p-Index From 2021 - 2026
14.233
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Al Bayan: Jurnal Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah ARABIYAT Shaut Al-'Arabiyah Inspiratif Pendidikan Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Jurnal Pendidikan Islam Al Ishlah Jurnal Pendidikan Shautut Tarbiyah DIDAKTIKA BIOLOGI: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Arabi : Journal of Arabic Studies Arabiyatuna : Jurnal Bahasa Arab Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) LLT Journal: A Journal on Language and Language Teaching MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Indonesian Journal of Science and Mathematics Education TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Al Mi’yar: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaaraban JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal on Education IZDIHAR Jurnal Pendidikan dan Konseling Geneologi PAI : Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan Agama Islam PHI: Jurnal Pendidikan Matematika An Naba Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam At-Tarbawi : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam International Journal of Arabic Language Teaching IJALT International Journal of Educational Management and Innovation (IJEMI) PrimEarly : Jurnal Kajian Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini (Journal of Primary and Early Childhood Education Studies CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Mantiqu Tayr: Journal of Arabic Language An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Bulletin of Community Engagement Loghat Arabi: Jurnal Bahasa Arab & Pendidikan Bahasa Arab Jurnal Kolaboratif Sains Indonesian Journal of Innovation Studies Ensiklopedia: Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Saburai Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Jurnal Bilqolam Pendidikan Islam EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Jurnal Studi Pesantren Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora TADRIS AL-ARABIYAT: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Bahasa Arab Borneo Journal of Language and Education Indonesian Research Journal on Education QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Action Research Journal Indonesia (ARJI) Journal of Advanced Islamic Educational Management Journal Of Arabic Language Studies And Teaching Moderasi : Journal of Islamic Studies Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak Majority Science Journal Jurnal Pustaka Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTIFHAM Naskhi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Bahasa Arab Al Waraqah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab An-nahdloh : Journal of Arabic Teaching Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam dan Sosial EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Syaikhuna: Jurnal Pendidikan dan Pranata Islam STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam SAKALIMA: Pilar Pemberdayaan Masyarakat Pendidikan Cultura Islamica: Journal of Islamic Studies, Management, and Culture Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Makkah: Journal Of Islamic Studies Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam EL-IBTIKAR: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Claim Missing Document
Check
Articles

METODE PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Ronaa Fitri Butsainah; Umi Hijriyah; Abdurochman
Makkah: Journal Of Islamic Studies Vol. 1 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Makkah: Journal Of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the development of Arabic in the context of learning and its teaching methodology, as well as its position within the dynamics of Islamic history and linguistics. The study focuses on the definition of Arabic language learning, its objectives and principles, the elements of the Arabic language, and the various teaching methods that have developed and are used in the learning process. This study aims to provide a comprehensive understanding of the concept of Arabic language learning and relevant methods to improve the effectiveness of Arabic language mastery, both orally and in writing. The research method used is a descriptive-qualitative method through a literature study by reviewing books, scientific journals, and academic sources related to Arabic language learning. The results of the study indicate that the success of Arabic language learning is greatly influenced by the selection of appropriate methods, understanding of learning principles, and mastery of language elements. Thus, the integration of varied and contextual learning methods is the main key to improving students' Arabic language competence.
IMPLEMENTASI SERVICE LEARNING DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMK NEGERI 2 BANDAR LAMPUNG Ade Putri Az Zahra; Uswatun Hasanah; Era Octafiona; Sa’idy; Umi Hijriyah
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 2 (2025): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Desember 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i2.1099

Abstract

Service learning merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan kegiatan akademik dengan pelayanan masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran sosial, empati, dan tanggung jawab peserta didik. Penelitian-penelitian sebelumnya mengenai service learning umumnya berfokus pada pendidikan umum dan belum banyak diterapkan dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI). Selain itu, masih sedikit yang membahas bagaimana model service learning dapat diintegrasikan dengan nilai, materi, dan tujuan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Berdasarkan kesenjangan berikut artikel ini membahas implementasi service learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Negeri 2 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan service learning mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai keagamaan melalui pengalaman langsung, terutama dalam kegiatan sosial, bakti masyarakat, dan proyek kolaboratif. Guru berperan sebagai fasilitator yang menghubungkan teori agama dengan aksi sosial. Meski demikian, ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan waktu pembelajaran, sarana prasarana, serta koordinasi antar pihak yang belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa service learning dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat pengembangan karakter dan spiritual peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
KIP-K STUDENTS’ PERCEPTIONS: EVALUATING THE TRANSFORMATION OF RELIGIOUS GUIDANCE AT MA’HAD AL-JAMI’AH, UIN RADEN INTAN LAMPUNG Rangga Aditia; Umi Hijriyah; Sunarto
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 3 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Maret 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i3.1206

Abstract

This study aims to describe the perceptions of students receiving the Indonesia Smart College Card Program (KIP-K) regarding the implementation of religious guidance at Ma’had Al-Jami’ah of UIN Raden Intan Lampung and its impact on their religious attitudes and practices. This research employs a descriptive qualitative approach, involving all KIP-K recipient students residing in the Ma’had as the population, with the sample selected through purposive sampling. Data were collected through semi-structured interviews, participatory observation, and documentation of the guidance activities, and were subsequently analyzed using the Miles and Huberman interactive analysis model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through technique triangulation. The findings indicate a transformation in students' religious behaviors due to the guidance program. Specifically, students showed increased consistency in performing both obligatory and recommended worship practices, and developed positive habits, such as regularly reciting the Qur’an. The religious guidance, which included halaqah sessions, congregational prayers, classical Islamic text studies, and Qur’anic recitation strengthening, significantly improved students' worship discipline and religious understanding. However, some students faced challenges in balancing academic schedules with the guidance activities, resulting in suboptimal participation in several supplementary programs. Overall, the religious guidance provided at the Ma’had is perceived as relevant and effective in strengthening the religious character of KIP-K recipients. These findings offer an important contribution to the development of more adaptive guidance strategies aligned with the needs of affirmative program beneficiaries in Islamic higher education.
ANALISIS FAKTOR KESULITAN MENGUASAI MAHARAH KALAM SANTRIWATI DALAM BI’AH LUGHAWIYYAH DI PESANTREN BABUL HIKMAH KALIANDA Salsabila Nur Hanifah; Umi Hijriyah; Damanhuri Damanhuri; Yeni Lailatul Wahidah
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 4 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Juni 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i4.1310

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan santriwati dalam menguasai maharah kalam pada lingkungan bi’ah lughawiyyah di Pesantren Babul Hikmah Kalianda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta verifikasi kesimpulan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan bi’ah lughawiyyah telah berjalan secara terstruktur melalui program kebahasaan dan penyediaan input bahasa yang cukup memadai. Meskipun demikian, praktik penggunaan bahasa Arab dalam komunikasi sehari-hari belum berlangsung optimal karena interaksi informal masih didominasi oleh bahasa Indonesia. Kesulitan santriwati dalam maharah kalam ditunjukkan oleh rendahnya keberanian berbicara, keterbatasan dalam menyampaikan gagasan secara lancar, serta belum terbiasanya penggunaan bahasa Arab dalam aktivitas harian. Faktor penyebab kesulitan meliputi aspek linguistik berupa kurang optimalnya pemanfaatan input bahasa, aspek afektif berupa kecemasan dan rendahnya kepercayaan diri, aspek pedagogis berupa dominasi metode hafalan yang kurang komunikatif, serta aspek sosial berupa pengaruh teman sebaya dan belum terbentuknya budaya bahasa yang konsisten. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola pesantren dalam mengoptimalkan program bi’ah lughawiyyah melalui penguatan praktik komunikasi, pengembangan pembelajaran komunikatif, dan pembiasaan budaya bahasa secara berkelanjutan.
INTERNALISASI NILAI-NILAI KEMANDIRIAN BELAJAR DALAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KEAGAMAAN DI MTS SRIWIJAYA LAMPUNG TIMUR Aprilia Trianingsih; Umi Hijriyah; Devi Sela Eka Selvia
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 4 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Juni 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i4.1395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi nilai-nilai kemandirian belajar melalui kegiatan ekstrakurikuler keagamaan di MTs Sriwijaya Lampung Timur serta menganalisis dampaknya terhadap perilaku peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi peserta didik yang aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler keagamaan, guru pembina, dan kepala madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses internalisasi nilai kemandirian belajar berlangsung melalui tiga tahapan, yaitu transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. Proses ini dilaksanakan melalui kegiatan seperti Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ), pesantren kilat, peringatan hari besar Islam, kultum, serta pembiasaan ibadah harian. Internalisasi nilai dilakukan melalui keteladanan guru, pembiasaan kegiatan religius, serta pemberian tanggung jawab langsung kepada siswa. Dampak internalisasi nilai kemandirian belajar terlihat pada meningkatnya inisiatif belajar, tanggung jawab, kepercayaan diri, kedisiplinan, kemampuan refleksi diri, dan motivasi internal siswa. Kegiatan ekstrakurikuler keagamaan terbukti tidak hanya memperkuat aspek religiusitas, tetapi juga berperan strategis dalam membentuk karakter kemandirian belajar peserta didik secara berkelanjutan.
Model Predict, Observe, Explain Berbantuan Time Sequence Card: Strategi Meningkatkan Keaktifan Belajar di MA Darul Huffaz Ayu Anggraini; Umi Hijriyah; Ida Faridatul Hasanah
SAKALIMA: Pilar Pemberdayaan Masyarakat Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): January - March | SAKALIMA: Pilar Pemberdayaan Masyarakat Pendidikan
Publisher : WISE Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70211/sakalima.v3i1.641

Abstract

Student learning activity in Islamic Cultural History learning remains a challenge when instruction is dominated by conventional teacher-centered methods. Such learning conditions may limit students’ participation in asking questions, engaging in group discussions, observing historical events, and explaining historical materials coherently. This study aimed to examine the effect of the Predict, Observe,Explain (POE) learning model assisted by Time Sequence Card media on students’ learning activity in Islamic Cultural History at MA Darul Huffaz Pesawaran. This study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a Posttest-Only Control Group Design. The sample consisted of 60 eleventh-grade students, comprising 30 students in the experimental class who received POE learning assisted by Time Sequence Cards and 30 students in the control class who received conventional instruction. Data were collected using a learning activity questionnaire covering students’ willingness to ask questions, participation in group discussions, and involvement in completing learning tasks. The data were analyzed using normality and homogeneity tests, followed by an independent-samples t-test using SPSS. The results showed a significance value of 0.005, which was lower than 0.05, indicating a statistically significant difference between the experimental and control groups. Therefore, the Predict, Observe, Explain learning model assisted by Time Sequence Card media had a significant effect on students’ learning activity in Islamic Cultural History learning.
PEMBELAJARAN DEEP LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA MATA PELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI KELAS V SDN 1 RINGIN SARI Mutiara Nur Azizah; Deden Makbuloh; Umi Hijriyah; Riyuzen
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2026): Mei-Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v6i1.1005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran deep learning berbantuan media audio visual pada mata Pelajaran PAI dan budi pekerti kelas V SDN 1 Ringin Sari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru Pendidikan Agama Islam dan peserta didik kelas V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber, Teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran deep learning berbantuan media audio visual dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Penggunaan media audio visual mampu meningkatkan keterlibatan aktif, motivasi belajar, serta pemahaman peserta didik terhadap materi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Respons peserta didik terhadap pembelajaran menunjukkan hasil positif, ditandai dengan meningkatnya antusiasme, keberanian bertanya, dan kemampuan bekerja sama dalam diskusi kelompok. Faktor pendukung pembelajaran meliputi tersedianya sarana pembelajaran, kemampuan guru dalam menggunakan teknologi, dan motivasi belajar peserta didik yang tinggi. Adapun faktor penghambat meliputi kendala teknis fasilitas, keterbatasan waktu pembelajaran, serta perbedaan kemampuan peserta didik. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran deep learning berbantu media audio visual dapat menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, reflektif, dan bermakna
Implementasi Nilai Moderasi Beragama Dalam Membangun Toleransi Beragama Pada Perserta Didik : Implementation of Scientific Approach in Realizing Student Learning Independence at SMP Negeri 1 Banyumas, Pringsewu Regency Era Octafiona; Muhammad Ilham Jaya Kesuma; Umi Hijriyah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6550

Abstract

Berdasarkan hasil pra penelitian yang dilaksanakan di MAN 1 Bandar Lampung, diperoleh informasi bahwa. dalam penanaman dan penerapan pemahaman moderasi beragama, mata pelajaran akidah akhlak merupakan yang selaras dengan moderasi beragama yang dilaksanakan di dalam tingkatan sekolah. Dari sembilan nilai moderasi beragama, ada 3 nilai dasar yang dirasa sangat penting dan menjadi tumpuan awal dari nilai moderasi beragama, yang ditanamkan di dalam jam pembelajaran akidah akhlak maupun diluar jam pembejalaran, Yakni nilai: Tawasuth, I’tidal, dan Tasamuh. Hal ini mengindikasikan bahwa akidah akhlak berada di balik layar pemnanaman nilai moderasi beragama. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk uji keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai moderasi beragama yang difokuskan kepada nilaidasar moderasi beragama, yakni nilai tawasuth, nilai i’tidal, dan nilai tasamuh sudah berjalan dengan baik, dan dapat dilanjutkan untuk mengimplementasikan keenam nilai moderasi beragama yang lain.
Integrating a Love-Based Curriculum and Pedagogical Deep Learning for Character Transformation in Indonesian Islamic Senior High Schools Guntur Cahaya Kesuma; Muhammad Aridan; Mohammed H. Al Aqad; Umi Hijriyah
Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 7 No. 3 (2026): Progressive Management of Islamic Education
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/munaddhomah.v7i3.2915

Abstract

The rapid growth of digital technology has intensified moral challenges in Islamic education, including bullying, cyberbullying, and declining reflective and ethical reasoning among students. Although previous studies have established relationships between religiosity, character education, and student behavior, they have largely remained correlational or conceptual, providing limited evidence on how value-based curricula can be pedagogically operationalized to achieve observable character transformation. This study analyzes the integration of the Love-Based Curriculum (KBC) and deep learning in Islamic Religious Education (PAI) to foster character transformation among Madrasah Aliyah students. A qualitative multi-case study was conducted across three Madrasah Aliyah using participatory observations, semi-structured interviews, and curriculum document analysis. The findings indicate that integrating KBC values through deep learning pedagogies positively transformed the school climate by increasing student engagement, reflective understanding of religious teachings, and meaningful participation in collaborative learning. The study also documented substantial reductions in bullying behaviors alongside increased student social participation and empathy. These changes were associated with the alignment of compassion-based curriculum values and deep learning strategies that promote critical reflection, ethical dialogue, contextual problem-solving, and prosocial behavior. The study contributes theoretically by demonstrating how value-based education can be operationalized through deep learning pedagogy, providing empirical evidence of value internalization and proposing an integrative model explaining the relationship between pedagogical processes and character transformation. The findings further highlight that the successful implementation of the Love-Based Curriculum depends not only on curriculum policy but also on teacher readiness and sustained institutional support for reflective and dialogical learning.
Islamic Educational Values in the Bedikekh Culture of the Liwa Community of West Lampung Elfira Sari; Imam Syafei; Umi Hijriyah; Baharudin Baharudin; Agus Faisal Asyha
ISTIFHAM Vol 2 No 3 (2024): ISTIFHAM: Journal Of Islamic Studies
Publisher : Seutia Hukamaa Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71039/istifham.v2i3.42

Abstract

The values ​​of Islamic education are everything in which there are positive elements that are beneficial for humans to develop human knowledge and insight both in the cognitive, affective and psychomotor domains so that they can develop optimally in accordance with Islamic teachings in the form of norms and rules contained in Islamic education, such as morals, faith and worship. Bedikekh culture is a custom that developed among the Lampung Saibatin community, namely an art in the form of chanting poetry of praise to Allah taken from the book of barzanji accompanied by musical drums together. In this case, the researcher wants to know the values ​​of Islamic education contained in the bedikekh culture of the Liwa people of West Lampung, which aims to see whether this bedikekh culture is in line with Islamic teachings or deviates from Islamic teachings and provides an understanding of the procession and meaning of bedikekh culture. Researchers try to find the realm of Islamic educational values ​​in bedikekh culture. This research uses qualitative research methods. The data was obtained using several data collection techniques, including interviews, observation and documentation. Then, after the data was collected, the researcher analyzed it by reducing, presenting, and drawing conclusions from the data. Furthermore, the validity of the data in this research uses source, time and model triangulation techniques. This research shows Islamic educational values ​​in the bedikekh culture of the Liwa people of West Lampung. The educational values ​​instilled indirectly are in the form of good morals, such as respecting each other/respecting/not being selfish, polite, helpful, patient, trustworthy and disciplined. The attitude of the members of the bedikekh participants is to follow these morals. This research also explains the supporting and inhibiting factors for bedikekh practice so that readers can better understand what bedikekh culture is
Co-Authors A. Ikhlas Muhtar Hadi Abdul Haris Kurniawan Abdurachman Abdurachman Abdurochman Achmad Naufal Ade Putri Az Zahra Adib, Muhammad Agung Heru Setiadi, Agung Heru Agung Setiyawan Agus Faisal Asyha Agus Pahrudin Agus Susanti Ahmad Arifin B. Sapar Ahmad Basyori Ahmad Ilham Fadli Ahmad Nur Mizan Ainun Mardiyah Ainun Mardiyah, Ainun Ais Istiana Ais Isti’ana Ajir, Ikhtiar Cahya Al Khansa, Elsa Alma'as, Lutfi Aribha Althaf Javid H. Aziz ALVATH, ACHMAT Amalia, Dian Risky Amri Saputra Anggara Dias, Naufal Anggil Viyantini Kuswanto Anisa Putri, Diana Rizkika Aprilia Trianingsih Apriyani, Hikma Arufah Chafshah, Nadhifa Asa Rispika Putri Asmaul Husna Asy’arie, Bima Fandi Aulia Novitasari Aulia, Paliya Faizatul Ayu Anggraini Ayu Nurhidayati Nurhidayati Azad, Inamul Aziz, Mahbub Humaidi Bagas Armayoga Baharuddin Baharuddin Baharuddin Baharuddin Baharudin Baharudin Baharudin Baharudin Baharudin Baharudin Baharudin Baharudin Baharudin Baher, Maylia Khairunnisa Bambang Irfani Bambang Irfani Basyar, Syarifuddin Basyar, Syarifudin Chairul Anwar Charles wahyu Wahyu Perdana Choirunnisa, Nur Wahidah Damanhuri Damanhuri Damanhuri Damanhuri Damanhuri Dealintang, Aldio Deden Makbuloh Dedy Irawan Dedy Irawan Deffa Arrum Adnie Dela Ayu Lestari, Dela Ayu Desmala Eliza Devi Sela Eka Selvia Devi Sela Eka Selvia Didik Wahyudi Didik Wahyudi Dimas Raba Pramodana Dwi Fujiani Dwi Suci Rahma Putri Efendy, Asip Eka Putri Zulfatussoraya Elfira Sari Elyas, Tariq Era Octafiona Erfha Nurrahmawati ERLINA Erlina Erlina Erlina Erlina Erlina Erlina Erlina Erlina Erlina Erlina Erlina Erlina, Erlina Erni Yusnita Erni Yusnita Etika Afdila Fachrul Ghazi Fachrul Ghazi Fachrul Ghazi Fachrul Ghazi, Fachrul Fadliyah, Ummu Lailatul Fatoni, Ilham Figo Rangga Bagaskara Fitri Isnaini Fujiani, Dwi Geng, Hui Guntur Cahaya Kesuma Guntur Cahaya Kusuma, Guntur Cahaya guntur kesuma HAMIDAH Hariansyah Muhammad Siddik Hartarto, Wilen Heny Wulandari Herlina Herlina Hery Widijanto Hidayatullah, Muhammad Subkhi Husnilawati Erlina Icha Mufassiroh Asy-Syauqi Ida Faridatul Hasanah Idri Utama, Muhammad Iis Dahlia Imam Syafei Imam Syafe’i Imron, Muhammad Al Indah Nur Bella Sari Indah Nur Bella Sari Irwandani Ismail, Muhammad Zaky Istihana Istihana Isti’ana, Ais Izmi Nopianda Jalaluddin Jalaluddin Jannah, Ihda Auliya Ainul Jaya Kesuma, Muhammad Ilham Juhri Abdul Muin Juliantika Juliantika Juliantika, Juliantika K . Mohd. Ilham Muttaqin Kesuma, Guntur Cahya Khabibjonovna, Kushieva Nodira Khairi Yazdi, M.Izzad Khairi Yazdi Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa, Auliya Khoirurrijal Khoirurrijal Khoirurrijal Khoirurrijal, Khoirurrijal Khoirut Tobib, Ahmad Syafak Kiki Irawan kiki nazira Koderi Kurnia Khoirun Nisa Kurniawan, Abdul Haris Latipah, Ucu Lepi Maya Sari Listiyani Siti Romlah Luthfi Qolbi Azzahra Wibowo M. Nuzulul Ulum M.Izzad Khairi Yazdi Mahdi, Tubagus Ahmad Meriyati Meriyati Miftahul Jannah Misalia Sari Mohamad Fauzan Adima Mohammed H. Al Aqad Mufassiroh Asy-Syauqi, Icha Muhamad Danu Anggara Muhamad Syahreza Muhammad Akmansyah Muhammad Aridan Muhammad Fadhli Muhammad Fadhli Muhammad Fatkhu Roji Muhammad Ilham Jaya Kesuma Muhammad Ilham Jaya Kesuma muhammad jundi robbany Muhammad Mustofa Muhammad Mustofa Muhammad Sufian Muhammad Sufian Muhammad Sufian muhammad syahreza, muhammad Muhammad Zaky Ismail Muhbib Abdul Wahab Muin, Juhri Abdul Mutiara Nur Azizah Muzekki, Muzekki Nadhifa Arufah Chafshah Nevy Agustina Nikita Dian Paranti NINGSIH, NINGSIH Nirva Diana Nisa, Hafidzotun Nisa, Kurnia Khoirun Nufus, Zahrotun Nur Anisa Nur Anisa Nur'aini, Intan Nurani Nurani Nurul Azizah NURUL AZIZAH Nurwijayanti NUZULI QURNIA ARASI Putri, Adzqi Amalia Qonita Shabira Qonita Shabira Rafli, Zaenal Rahma Diani Rahma Diani, Rahma Rahmah, Fadila Ramadhan, Ahmad Faisal Rangga Aditia Reggyna Gustika Sari Lasmilan Relit Nur Edi Relit Nur Edi Restriana, Aisyah Rika Wulandari Nasution Rimadhona Risa Nalwi Fatimah Risana, Fifi Riyuzen Riyuzen Praja Tuala Rizki Wahyu Yunian Putra robbany, muhammad jundi Robiyah, Siti Ronaa Fitri Butsainah Sa'idy Sa'idy Sa'idy Sa'idy Sa'idy, Sa'idy Saiful Bahri Salsabila Nur Hanifah Sampurna, Azet Sapitri, Vera Saputra, Amri Saputra, Joniska Wawan Sa’ad Ibrahim Khodr, Tamer Sa’idy Sa’idy Sa’idy, Sa’idy siti hajariah Siti Hajariah, Siti Siti Robiyah Siti Zulaikha Sovia Mas Ayu Subandi Subandi Sukatin, Sukatin Sulthan Syahril Sumanto, Yusika Sunarto Sunarto Sunarto Sunarto Susilawati, Beti Syafa'ah, Siti Lailatus Tamer Sa’ad Ibrahim Khodr Uswatun Hasanah Uswatun Hasanah USWATUN HASANAH Vivi Dwi Clarissa Wan Jamaluddin Z Wilen Hartarto Yantika, Ade Vera Yeni Lailatul Wahidah Yeni Lailatul Wahidah Yessy Velina Yessy Velina Yetri Hasan Yuniarti, Lita YUSNITA, ERNI Yuyun Khotimah Zahra Rahmatika Zughrofiyatun Najah Zulhanan Zulhanan Zulhanan Zulhanan Zulhannan Zulhannan Zulkifli Zulkifli