p-Index From 2021 - 2026
15.81
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Cakrawala Pendidikan Jurnal Ilmiah WUNY Jurnal Visi Ilmu Pendidikan SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Factum: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Paramita: Historical Studies Journal KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI TREUBIA ZOO INDONESIA Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS AL ISHLAH Jurnal Pendidikan QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Yupa: Historical Studies Journal International Journal Pedagogy of Social Studies DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Jurnal Moral Kemasyarakatan Tawarikh : Journal of Historical Studies Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JCES (Journal of Character Education Society) Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Aulad : Journal on Early Childhood Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Harmony : Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Business Innovation and Entrepreneurship Journal Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Diakronika The Indonesian Journal of Social Studies J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Syntax Idea ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Riayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan Jurnal Paedagogy Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Zoo Indonesia International Journal of Educational Management and Innovation (IJEMI) Didaktika: Jurnal Kependidikan Journal of Economics and Business UBS Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Journal of English Education and Linguistics IJORER : International Journal of Recent Educational Research Journal Corner of Education, Linguistics, and Literature International Journal of Social Service and Research Magelaran: Jurnal Pendidikan Seni OrchidAgro Journal of Education Research Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Social Landscape Journal Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Basicedu Journal of Innovation and Research in Primary Education Langgam International Journal of Social Science Education, Art and Culture Social Studies Conference Proceedings Mamangan Social Science Journal Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan IRSYADUNA: Jurnal Kemahasiswaan Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesian Research Journal on Education Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Sahid Mengabdi JOURNAL EDUCATIONAL MANAGEMENT REVIEWS AND RESEARCH Perwira Journal of Community Development (PJCD) TarbiyahMU Journal Education Innovation International Journal of Educational Qualitative Quantitative Research Jurnal Pendidikan Progresif SASANGGA: Journal of Education and Learning Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Harmonia: Journal of Arts Research and Education Berita Biologi
Claim Missing Document
Check
Articles

Social Studies Learning Applications Based on Science, Technology and Society Approaches in The Contemporary Era Hasni Hasni; Nana Supriatna; Sapriya Sapriya; Murdiyah Winarti; Moh Said
Social Studies Conference Proceedings 2022: The 1st International Conference of Social Studies (ICSS)
Publisher : Social Studies Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.077 KB) | DOI: 10.20527/sscp.vi.523

Abstract

This paper is based on the author's analysis that the future trend of developing science and technology requires people willing to learn in an integrative and innovative way. Therefore, social studies education, as the main subject for students in Junior High School, must always be responsive and improve themselves to keep up with the times. This study aims to examine the application of science, technology, and society approaches in social studies learning in junior high schools in the contemporary era. The method uses library research by collecting data from various journals and books relevant to the problem. The discussion method uses a descriptive-analytical method by explaining and elaborating the main ideas related to the problems discussed. Then present, it critically through primary and secondary library sources related to the problem. The results of the study found that the application of the science, technology, and society approach to social studies learning in junior high schools in the contemporary era can be applied in five stages, namely: (1) introduction to the issue of the problem, (2) concept formation, (3) application of concepts in life, (4) consolidation of concepts and (5) assessment. The implication of this research going forward is that it can improve students' competence and problem-solving abilities; for example, technological progress is positive and negative effects on the environment.
Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi dalam Menulis Pengalaman Historis Keluarga melalui Pembelajaran Sejarah Konstruktivistik Septiansyah Tanjung; Nana Supriatna; Wawan Darmawan
Yupa: Historical Studies Journal Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.007 KB) | DOI: 10.30872/yupa.v6i1.1071

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan keterampilan kolaborasi dalam menulis pengalaman historis keluarga bagi siswa Kelas 10 IIS 3 di SMA Negeri 1 Pangkalan Susu melalui desain pembelajaran sejarah konstruktivistik. Metode yang diterapkan adalah penelitian tindakan kelas model Elliot dengan 35 siswa sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data memanfaatkan observasi untuk mengamati aktivitas kolaborasi kelompok, penilaian antar teman untuk mengukur peningkatan keterampilan kolaborasi, dan penilaian produk untuk menilai laporan menulis pengalaman historis keluarga. Temuan data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan desain pembelajaran sejarah konstruktivistik mampu meningkatkan keterampilan kolaborasi dalam menulis pengalaman historis keluarga pada siswa Kelas 10 IIS 3 SMA Negeri 1 Pangkalan Susu Tahun Ajaran 2021-2022. Pada Siklus I, hasil observasi aktivitas kolaborasi kelompok mendapatkan rata-rata skor 27 (Cukup) dan sebanyak 74% atau 26 siswa lulus KKM 70 pada pengukuran keterampilan kolaborasi. Kemudian, rata-rata kelompok memperoleh skor 73,8 untuk penilaian menulis pengalaman historis keluarga (Cukup). Pelaksanaan Siklus II mampu memperbaiki aktivitas kolaborasi kelompok dengan skor rata-rata 34,4 (Baik) dan pengukuran peningkatan keterampilan kolaborasi menunjukkan 86% atau 30 siswa lulus KKM. Pada penilaian menulis pengalaman historis keluarga, rata-rata skor kelompok naik menjadi 81,4 (Baik). Peningkatan terjadi pada Siklus III dengan skor rata-rata observasi adalah 39,8 (Baik) dan 94% atau 33 siswa lulus KKM pengukuran peningkatan keterampilan kolaborasi. Pada penilaian produk, seluruh kelompok mendapatkan rata-rata skor 88 yang termasuk kategori mutu Baik.
Kampung Hijau: Bonding and Bridging Social Capital in Developing Sustainable Local Tourism Mutiani, Mutiani; Supriatna, Nana; Abbas, Ersis Warmansyah; Wiyanarti, Erlina; Jumriani, Jumriani
Komunitas Vol 14, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/komunitas.v14i2.31166

Abstract

Social capital can strengthen social potential in developing various aspects, including local tourism. Regarding the development of local tourism, social capital is described through 2 dimensions: bonds, and bridges (association). Bonding social capital is understood as close kinship capital (family environment to peers). Bridging social capital (association) is described as the capital of relatively distant kinship (coworkers and colleagues). This article describes the relationship between social capital, bonds, and bridges related to local tourism development. The research was conducted in Kampung Hijau Banjarmasin. The results show that the social capital of bonds and bridges, rooted in religious values and inherited through family parenting, play important roles in nurturing caring personality towards the environment. As a result, residential areas along river banks that were formerly slums become organized and healthy spaces.
UTILIZATION OF LOCAL WISDOM UMMA KALADA IN ELEMENTARY SCHOOL IPS MATERIALS TO IMPROVE STUDENTS SOCIAL SKILLS Heronimus Delu Pingge; Nana Supriatna; Sapriya; Abdul Azis Wahab
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v9i1.3870

Abstract

Student interaction in learning activities shows a lack of cooperation, mutual taunting between students, not listening during group work, and not standing in line to collect assignments. This situation shows the low social competence of the students. The local wisdom of  umma kalada among the Loura aborigines contains the value of social skills as a guide to help students who still have low social skills. The research aimed to improve the social skills of Class IVa SDK Bali Loura students by implementing the local wisdom of  umma kalada. Qualitative research with class action research methods is used as the research design. Action research was carried out according to the spiral model of Kemmis and Taggart in three cycles, with the cycle phases consisting of planning, implementation of the action, observation and reflection. Data collection techniques through observation, learning outcomes tests and interviews. The data is analyzed to obtain individual and classic completeness scores. Results showed that social skills increased from Cycles I to III in terms of knowledge, attitudes and skills, and psychomorphically. It was concluded that the students' social skills were improved through the application of  umma kalada's local wisdom. Interaksi siswa dalam kegiatan pembelajaran menunjukkan kurangnya kerja sama, saling mengejek antar siswa, tidak saling mendengarkan saat kerja kelompok dan tidak mengantri saat mengumpulkan tugas. Situasi tersebut menunjukkan rendahnya keterampilan sosial siswa. Kearifan lokal  umma kalada pada masyarakat adat Loura mengandung nilai keterampilan sosial sebagai pedoman dalam membantu siswa yang masih rendah keterampilan sosial. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa kelas IVa SDK Bali Loura dengan mengimplementasikan kearifan lokal  umma kalada. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode Penelitian Tindakan kelas. Penelitian tindakan dilakukan menggunakan model spiral dari Kemmis dan Taggart sebanyak tiga siklus, dengan tahapan siklus berpua perencanaan (plan), pelaksanaan tindakan (act), pengamatan (observe), dan refleksi (reflect). Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, Tes hasil belajar dan wawancara. Data dianalis untuk mendapatkan nilai ketuntasan individual dan klasikal. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan sosial baik dari aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan atau spikomorik dari siklus I hingga III. Dengan demikian disimpulkan adanya peningkatan keterampilan sosial siswa dengan munggunakan kearifan lokal  umma kalada.
Desain Pedagogi Kreatif Berbasis Teknologi Digital dalam Pengembangan Pembelajaran IPS SD Untuk Menstimulasikan Kebiasaan Berpikir Kreatif Neni Maulidah; Sapriya Sapriya; Nana Supriatna
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i1.72516

Abstract

Pengembangan keterampilan berpikir kreatif calon guru dalam mengembangkan pedagogi pembelajaran kreatif sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain pedagogi kreatif berbasis teknologi digital dalam mata kuliah pembelajaran IPS SD untuk menstimulasikan kebiasaan berpikir kreatif. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan desain ADDIE. Artikel ini merupakan bagian penelitian ADDIE pada tahap analysis, design, dan develop. Penelitian ini menghasilkan kerangka kerja konseptual desain pedagogi kreatif berbasis teknologi digital meliputi: (1) landasan filosofis, (2) definisi operasional, (3) unsur, (4) karakteristik, (5) kebiasaan berpikir kreatif, (6) langkah penggunaan dan (7) roda pedagogi kreatif berbasis teknologi digital. Desain ini memperkenalkan ‘Roda Pedagogi Kreatif berbasis Teknologi Digital’ sebagai komponen utama kerangka kerja operasional pedagogi kreatif berbasis teknologi digital dalam pembelajaran IPS SD. Desain disajikan dalam model nested yang berporos pada pengembangan kebiasaan berpikir kreatif. Pengembangan desain pedagogi kreatif berbasis teknologi digital ini diharapkan memberikan panduan bagi calon guru, guru dan dosen yang ingin memahami dan menggunakan pedagogi kreatif berbasis teknologi digital dalam upaya pengembangan kreativitas pada praktik pendidikan.
The urgency of social-creativepreneurship competency in social studies learning during the Covid-19 pandemic: Teachers perception Anik Widiastuti; Nana Supriatna; Disman Disman; Siti Nurbayani
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol 42, No 2 (2023): Cakrawala Pendidikan (June 2023)
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v42i2.45754

Abstract

Distance learning carried out in Indonesia during the Covid-19 pandemic allowed learning loss to occur due to the ineffectiveness of the implementation of learning. In this regard, students need to be provided with relevant competencies, one of which is social-creativepreneurship competency through Social Studies learning. This study is intended to investigate teachers perception about the urgency of the integration social-creativepreneurship competency in Social Studies learning during the Covid-19 pandemic as life skills for students. The method used is descriptive survey using an open questionnaire in google form format. The research respondents obtained were 68 Social Studies teachers at Junior High Schools in Yogyakarta. The data collected were analyzed descriptively. The findings are: 1) 81% teachers stated that the social-creativepreneurship competency is “urgent” to integrate in Social Studies learning, and 19% stated that “very urgent”; 2) 86% of teachers expressed interest in integrating social-creativepreneurship competencies in Social Studies learning, 10.29% were very interested, and 2.95% were quite interested; 3) social-creativepreneurship competency can be integrated into sub-themes: economic activities, markets and inter-regional and inter-island trade, as well as creative economy and international trade carried out using demonstration, observation, selling project, role playing, interview, and social problem solving based learning.
The Effectiveness of Teaching Materials of Local-Wisdom Based Picture Storybooks on the Eco-Literacy of Elementary School Students Devi Afriyuni Yonanda; Nana Supriatna; Kama Abdul Hakam; Wahyu Sopandi
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 10, No 1 (2023): June 2023
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v10i1.12558

Abstract

AbstractThe underlying background of this research with the importance of eco-literacy for students' elementary school. Ecoliteracy refers to the awareness of protecting nature and consuming local food for a healthy life. This experimental research aims to described the effectiveness of local wisdom-based picture storybook teaching materials on the eco-literacy of elementary school students. The applied design was a pretest-posttest control group design with a random sampling technique. The researchers used theme 3, caring for livings, and subtheme three, about loving the environment for the fourth graders of 2 (two) elementary schools in Indramayu, West Java. The results were 1) no significant experience increase found in the control group and 2) a significant experience increase found in the experimental group. Both groups' obtained N-gain values had huge differences, indicating the effectiveness of the applied local-wisdom-based picture storybook to improve students’ eco-literacy.Keywords: teaching materials, local wisdom, eco-literacy.Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya eco-literacy bagi siswa sekolah dasar. Ekoliterasi mengacu pada kesadaran menjaga alam dan mengkonsumsi pangan lokal untuk hidup sehat. Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan bahan ajar buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal terhadap literasi lingkungan siswa sekolah dasar. Desain yang digunakan adalah pretest-posttest control group design dengan teknik random sampling. Peneliti menggunakan tema 3, merawat kehidupan, dan subtema tiga, tentang mencintai lingkungan untuk siswa kelas IV dari 2 (dua) sekolah dasar di Indramayu, Jawa Barat. Hasilnya adalah 1) tidak ada peningkatan pengalaman yang signifikan pada kelompok kontrol dan 2) peningkatan pengalaman yang signifikan pada kelompok eksperimen. Nilai N-gain yang diperoleh kedua kelompok memiliki perbedaan yang sangat besar, hal ini menunjukkan keefektifan penerapan buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan eco-literacy siswa.Kata kunci: bahan ajar, kearifan lokal, eko-literasi.
Pembelajaran Mata Kuliah Gamelan Salendro/Pelog I dengan Menggunakan Media Audio Grafis Pada Program Pendidikan Seni Musik UPI Nanang Supriatna
Magelaran: Jurnal Pendidikan Seni Vol. 6 No. 1 (2023): Magelaran: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Prodi Pendidikan Sendratasik FKIP UMTAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/magelaran.v6i1.3670

Abstract

Salendro/Pelog I Gamelan adalah salah satu mata pelajaran praktis yang terdapat dalam kurikulum Program Pendidikan Musik Seni FPBS - UPI. Karena rendahnya minat siswa dalam berlatih di luar jam perkuliahan dan keterbatasan fasilitas, menyebabkan rendahnya kualitas pengajaran. Penggunaan media audio grafis dalam pengajaran orkestra gamelan tidak hanya dapat mengatasi kedua masalah tersebut, tetapi juga dapat meningkatkan kemampuan siswa, menghilangkan ketergantungan pada kelompok latihan, membuat waktu perkuliahan lebih efektif, dan mencapai lebih banyak permainan dalam waktu perkuliahan
Public History of Chinese-Javanese Harmony in Yogyakarta for History Learning with Diversity Insights Kurniawan, Hendra; Supriatna, Nana; Mulyana, Agus; Yulifar, Leli
Paramita: Historical Studies Journal Vol 33, No 1 (2023): Social and Religious Aspect in History
Publisher : History Department, Semarang State University and Historian Society of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/paramita.v33i1.35720

Abstract

History learning is often still dominated by mainstream material in textbooks. Local historical studies, such as Chinese-Javanese relations in Yogyakarta, have yet to be accommodated. For this reason, this study formulates the construction of history learning about Chinese-Javanese harmony in Yogyakarta in the context of utilizing public history. This qualitative research uses library methods to identify history learning sources about Chinese-Javanese relations in Yogyakarta. Furthermore, with the critical theory paradigm, the construction of history learning with the perspective of diversity regarding Chinese-Javanese harmony in Yogyakarta is formulated that can be applied in the classroom. As a result, it was found that the existence of the Chinatown area, inscriptions at the Yogyakarta Palace, kelenteng (temples), wayang Cina-Jawa or Wacinwa (Chinese-Javanese puppets), and local cuisine can be a source of learning the history of Chinese-Javanese harmony in Yogyakarta. These learning sources have the potential to be studied in the space of public history, so history learning can be constructed by encouraging students to produce public historical works in digital form through social media so that they can be widely enjoyed. Constructing history learning like this can contribute to building diverse discourses in society to strengthen national integration.Keywords: Chinese, Yogyakarta, public history, history learning, diversity.Pembelajaran sejarah kerap masih didominasi materi arus utama dalam buku teks. Kajian sejarah lokal seperti relasi Tionghoa-Jawa di Yogyakarta belum terakomodasi. Untuk itu, penelitian ini merumuskan konstruksi pembelajaran sejarah tentang keharmonisan Tionghoa-Jawa di Yogyakarta dalam konteks pemanfaatan sejarah publik. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode penelitian kepustakaan untuk mengindentifikasi sumber-sumber belajar sejarah tentang relasi Tionghoa-Jawa di Yogyakarta. Selanjutnya dengan paradigma teori kritis dirumuskan konstruksi pembelajaran sejarah berwawasan kebinekaan mengenai keharmonisan Tionghoa-Jawa di Yogyakarta yang dapat diterapkan di kelas. Hasilnya didapati bahwa keberadaan kawasan Pecinan, prasasti-prasasti di Keraton Yogyakarta, kelenteng, wayang Cina Jawa (Wacinwa), dan kuliner lokal dapat menjadi sumber belajar sejarah keharmonisan Tionghoa-Jawa di Yogyakarta. Sumber-sumber belajar tersebut berpotensi untuk dikaji dalam ruang sejarah publik, maka pembelajaran sejarah dapat dikonstruksi dengan mendorong siswa menghasilkan karya sejarah publik dalam bentuk digital melalui media sosial sehingga dapat dinikmati secara luas. Konstruksi pembelajaran sejarah seperti ini dapat berkontribusi membangun wacana kebinekaan di tengah masyarakat untuk menguatkan integrasi bangsa.Kata kunci: Tionghoa, Yogyakarta, sejarah publik, pembelajaran sejarah, kebinekaan.
Podcasts As a Medium to Foster the Historical Imagination of Students During the Covid-19 Pandemic Nur'aini, Fatwa; Supriatna, Nana; Ratmaningsih, Neiny
Paramita: Historical Studies Journal Vol 33, No 1 (2023): Social and Religious Aspect in History
Publisher : History Department, Semarang State University and Historian Society of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/paramita.v33i1.31102

Abstract

Online learning caused polemics in education, so teachers began showing action in creative pedagogy through the learning media, such as podcasts. This study aims to describe podcast media that can be used to grow students’ historical imagination in learning History and Social Sciences. Historical imagination is the cognitive ability to add or fill an insufficient space of historical facts. This research uses qualitative methods with a phenomenological approach. The subject of this study was an eleventh-grade student of the social studies program at SMA Negeri 1 Tuntang and a teacher—data collection through online interviews via a Google form. The results showed that podcast media is a form of creative learning in history and social studies. Podcasts as a medium to grow students’ historical imagination through the material “Stories from the Past” and “Come on Listen” content. The results showed that 74.6% of students responded positively about implementing podcast media. Despite having a high presentation in positive responses, 22.2% of students still have difficulty understanding the material using podcast media, and the rest feel ordinary, so they give advice. Based on this, it can be concluded that podcast media can be used to grow students’ historical imagination despite several internal and external obstacles. An internal bottleneck in the podcast creation process takes quite a while. In contrast, external barriers are caused by students’ growing demands for podcast-based learning.Keywords: Media Podcast, Historical Imagination, Social Studies, Covid-19 PandemicPembelajaran daring menimbulkan polemik dalam dunia pendidikan, sehingga guru mulai berunjuk aksi dalam pedagogi kreatif melalui media pembelajaran yang digunakan seperti pemanfaatan media podcast. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan media podcast yang dapat digunakan untuk menumbuhkan historical imagination peserta didik dalam pembelajaran Sejarah dan Ilmu Pengetahuan Sosial selama pandemi covid-19. Historical imagination merupakan kemampuan kognitif untuk menambah atau mengisi ruang fakta sejarah yang tidak lengkap. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Subjek penelitian ini merupakan siswa kelas XI program IPS di SMA Negeri 1 Tuntang dan seorang guru. Pengambilan data melalui wawancara secara online melalui google form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media podcast sebagai bentuk pembelajaran kreatif dalam pembelajaran Sejarah dan IPS. Podcast sebagai media untuk menumbuhkan historical imagination peserta didik melalui konten materi, konten “Cerita dari Masa Lalu (CDML)”, dan konten “Come on Listen”. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 74, 6% siswa memiliki respon positif tentang implementasi media podcast dalam pembelajaran. Walaupun memiliki presentasi yang cukup tinggi dalam respon positif, namun ada 22,2% siswa masih mengalami kesulitan memahami materi menggunakan media podcast, dan sisanya merasa biasa saja sehingga hanya memberikan saran. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa media podcast dapat digunakan untuk menumbuhkan historical imagination peserta didik selama masa pandemi covid-19 walaupun memiliki beberapa hambatan, baik secara aspek internal maupun eksternal. Hambatan secara internal proses pembuatan podcast yang membutuhkan waktu cukup lama. Sementara hambatan secara eksternal disebabkan oleh tuntutan siswa yang semakin banyak tentang pembelajaran berbasis podcast.Kata Kunci: Media Podcast, Historical Imagination, IPS, Pandemi Covid-19
Co-Authors , Yuliasti - Sapriya AA Sudharmawan, AA Abdul Azis Wahab Abidin, Rahman Acep Rahmat Acep Supriadi Adi Irfan Marjuqi Agus Mulyana Agus Mulyanto Agustin, Mitha Kirana Agustira, Deden Ahmal, Ahmal Aim Abdulkarim Aisiah Aisiah, Aisiah Alamsyah Elang Nusa Herlambang, Alamsyah Elang Nusa alfiah alfiah Alfisyah Alfisyah Amanullah, Muhammad Abror Andi Ima Kusuma Andrian Purwanto Andriani, Eli Nurlela Anggraini, Diana Noor Anggriani, Ni Ketut Anik Widiastuti Anik Widiastuti Animalesto, Gloria Apandi, Apandi Aprianti, Yuli aqwaliah, yuni Asih Wiarsih Asnimawati, Asnimawati Asy’ari, Hasyim Atep Sujana Aulia Novemy Dhita Ayuningtyas, Riva Azizah, Nur Azizah Bahri, Saiful Budi, Anang Setyo Cahyaningrum, Siti Indah Ciptro Handrianto, Ciptro Dadang Sundawa, Dadang Dahlena, Alni Darmawan Darmawan Dedeh Rohayati, Dedeh Dedi Kurniawan Dedi Setiawan Diana Maulida Rahman, Diana Maulida Disman Disman Disman, Disman Dwijayanti, Endah Eftiza Khairunniza, Liza Dwi Eirnanda, Aflaha Eko Supriyanto Elfrida Ratnawati Eli Nurlela Andriani Encep Supriatna Encilia, Encilia Eneng Martini Enok Maryani Erawati, Erna Rostika Erlina Wiyanarti Ernawulan Syaodih Ersis Warmansyah Abbas Euis Nela Fadlurrahman, Farras Farhana, Husna fatimah Fatimah Felia Siska Felia Siska Ferdian, Pamungkas Rizki Firdaus, Rizal Esya Firmansah, Agus Fitria Sari Fitriana, Yuli S. Fitriyani, Yani Fransiskus Xaverius Rema Galuh Tresnani Gustiana, Asep Deni Gyta Sari Harahap, Dharma Haerul, Haerul Hakim, Agam Sri Maqnul Hamdani, Haris Hamlan andi Hana Hari Mulyadi, Hari Hartutik (Hartutik) Hasani, Aceng Hasni Hasni Hasni Hasni Hasni Hasni Hedi Herdiyanto, Hedi Hendayani, Santi Hendra Kurniawan Hendra Kurniawan Herawati, Ignasia Anggi Heronimus Delu Pingge Heryati, Tuti I Made Pageh Idrus Affandi Ihsan, Muzhir Iis Husnul Hotimah Ima Rahmawati Irma Siti Nuravipah Ismiyati Sutarto Iwan Gunawan Jamaludin, Syaoqi Akbari Jumadi Jumadi Jumadi Jumadi Jumriani, Jumriani Kama Abdulhakam Karmila P Lamadang Kartika Dewi Khairunniza, Liza Khotibul Umam Kokom Komalasari krisdayanti, devi Kristanto, Kiki Kurnianingsih Kurnianingsih Kurnianingsih, Kurnianingsih Kurniati, Nur Faizah Labibatussolihah, Labibatussolihah Lanlan Muhria Leli Yulifar Lia Uzliawati Lutfi Salsa Rahayu Mabruroh Mamat Ruhimat, Mamat Maulana, Amri Dhimas Maulidan, Aldi Cahya Mawarni, Venti Meylawati, Nur Insani Mina Holilah, Mina Misnah Misnah Moch Eryk Kamsori Moh Said Muhamad Azisy Ramdani Muhammad Nur Muksin, Asep Mulya, Agus Surya Mulyadi Mulyadi Mulyanah, Uyun Murdiyah Winari Murdiyah Winarti Mustika, Dena Muthohharoh, Fajrin Muthia Mutiani Mutiani N. Utami, Catur Putri Nabila Jasmine Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Nashar Nashar Neiny Ratmaningsih Neni Maulidah Nour Muhammad Adriani NOVA MUJIONO Novemy Dhita, Aulia Novianti, Rahyuni Nuhiyah, N Nur'aini, Fatwa Nurbaeti, Iyus Nurfitriani, Senni Agis Nurhaman, Ujang Nurinsiyah, Ayu Savitri Nurmalia Susanti Pernantah, Piki Setri Pratiwi, Rani Tania Prayogi, Dimas Dwi Priandini, Dara Pribadi, Pandu Prihandini, Riena Prihatiningsih Prihatiningsih, Prihatiningsih Prijatna, Hendra Priyatna, Yayat Puji Rianti Purnama, Indra Purwanto, Andrian Putro, Rendy Wahyu Satriyo Qodri, Agmal Rachmatiyah, Rina Rahman Rahman Rahmawati, Deasy Ratmaningsih, Neiny Ratri Wahyuningtyas Rena Tri Hernawati Rima Fransiska Rinawati Risal Maulana Risma Nuriyanti Rofi’i , Agus Rofi’i, Agus Rohana Abdullah Rohili, Lili Rusdianto Rusdianto, Rusdianto Said Hamid Hasan Santi Santika Santoso, Pramono Hery Sapriya Saputri, Ferza Ayu Sari Sri Handani Sari, Mia Zultrianti Sarino . Saripudin, Didin Sariyatun Sariyatun Sauri, Sopian Sekarrini, Nastiti Zahra Septiansi, Ira Septiansyah Tanjung Shabirah Sulistiyani Shavab, Oka Agus Kurniawan Shidiq, Fajrin Shintanie Intan Ramadhan, Shintanie Intan Siti Nurbayani Siti Nurbayani K Sofyani, Umar Solihin, Rully Khoeru SORMIN, SALMAN ALPARIS Sri Gusmayanti, Aneu Sulaeman, Maman Sulastri Sulastri Sumantri, Yeni Kurniawati Suparno Suparno Supriatna, Mamat Supriatna, Rica Nanda Sushadi, Pangda Sopha Syaiful Rizal Syarifudin, Aip Tanjung, Septiansyah Tatat Hartati Toni Setiawan Sutanto Tri Atmowidi Trilaksono, Wahyu Utami, Lingga uus karwati Uyun, Hairul Vinco, Michael Silvester Mitchel Vioreza, Niken Wahyu Sopandi Wahyudin, Mohamad Wawan Darmawan Wawan Darmawan Wawan Setiawan Widi Kasetyaningsih, Sufi Wikanta, Hadi wildan Insan Fauzi Winari, Murdiyah WINDRA PRIAWANDIPUTRA, WINDRA Yani Kusmarni Yani Kusmarni, Yani Yeni Kurniawati Yeni Kurniawati Sumantri Yohanna, Yohanna Yonanda, Devi Afriyuni Yudi Sukmayadi Yuliadi Zamroni Yuliawati, Astri Yulifar, Leli Yuni Apriyanti, Yuni Yusfita Yusuf Yuver Kusnoto, Yuver Zachary, Hafidz Zamroni, M Afif Zulfikar, Hari Ahmad