p-Index From 2021 - 2026
26.338
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan Islam Indonesian MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Tafaqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman EDU-RELIGIA : Jurnal Keagamaan dan Pembelajarannya Al-Hayat: Journal of Islamic Education Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam PARAMUROBI Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Journal on Education AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Journal of Humanities and Social Studies Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam jurnal syntax admiration Jurnal Scientia Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara JURNAL PENDIDIKAN SAINS SOSIAL DAN AGAMA International Journal of Islamic Educational Psychology Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Ma'alim: Jurnal Pendidikan Islam Mukaddimah: Jurnal Studi Islam Jurnal Tawadhu Jurnal Pengabdian Masyarakat PGSD Ta'dib: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Peradaban Islam Journal of Social Research Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Journal Of Human And Education (JAHE) NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora International Journal of Education and Literature (IJEL) Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JURRIMIPA) Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Concept: Journal of Social Humanities and Education Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Bulletin of Indonesian Islamic Studies Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa (JURRIBAH) Al -Athfal Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Jurnal Pendidikan Islam Journal of Creative Student Research Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Student Research Jurnal Pendidikan Islam Indonesia Student Scientific Creativity Journal Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) JAKA Jurnal Nusantara Berbakti Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora AL QALAM JURNAL KEPENDIDIKAN Simpati: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Jurnal Kajian dan Penelitian Umum Al Yazidiy: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat Jurnal Sadewa: Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosial Jurnal Yudistira Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Abdimas Terapan: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Terapan Student Research Journal Alfihris: Jurnal Inspirasi Pendidikan Jurnal Sains Student Research Ihsanika : Jurnal Pendidikan Agama Islam International Journal of Education, Language, Literature, Arts, Culture, and Social Humanities Aspirasi : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN) Journal Innovation In Education Intellektika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Ardhi: Jurnal Pengabdian dalam Negri Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Interdisciplinary Journal of Social Science and Education (IJSSE) MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Jurnal Ilmiah Nusantara Jurnal Kemitraan Masyarakat Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam Reflection: Islamic Education Journal Jurnal Pelayanan Masyarakat Moral : Jurnal Kajian Pendidikan Islam Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Jurnal Faidatuna Al Jabiri: Jurnal Ilmiah Studi Islam Servis : Jurnal Pengabdian dan Layanan kepada Masyarakat Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam JIQSI : Jurnal Ilmu Al Qur'an dan Studi Islam Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Journal of New Trends in Sciences Journal Fascho KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN AKHLAK KEPADA GURU DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN DAN ADAB BELAJAR SISWA Anni Zulfatun Ni’mah; Agung Nugrahaning Gusti; Nur Farchatun Nafisah; Rendi Wahidin; Robingun Suyud El Syam
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran akhlak kepada guru dalam meningkatkan kedisiplinan dan adab belajar siswa. Latar belakang penelitian dimulai dari fenomena menurunnya adab peserta didik terhadap guru, seperti kurang sopan dalam berbicara, tidak menghargai guru saat pembelajaran, serta minimnya kepatuhan terhadap aturan kelas dan sekolah. Padahal dalam perspektif pendidikan Islam, akhlak merupakan fondasi utama keberhasilan proses menuntut ilmu, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an, hadis, serta pandangan ulama seperti Al-Ghazali dan Ibnu Hazm yang menekankan kewajiban memuliakan guru sebagai bagian dari adab penuntut ilmu. Penelitian ini menggunakan metode studi Pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai literatur berupa buku-buku pendidikan Islam, referensi tentang pendidikan karakter, artikel jurnal ilmiah nasional dan internasional, peraturan perundang-undangan seperti Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, serta karya ilmiah lainnya yang memiliki relevansi Peran Akhlak kepada Guru dalam Meningkatkan Kedisiplinan dan Adab Belajar Siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa akhlak murid kepada guru memiliki pengaruh signifikan terhadap kedisiplinan dan kualitas adab belajar siswa. Sikap hormat kepada guru melahirkan kepatuhan terhadap aturan pembelajaran, perhatian yang baik saat proses belajar mengajar, serta motivasi yang lebih kuat untuk menuntut ilmu. Selain itu, guru akidah akhlak memiliki peran strategis sebagai pendidik, pembimbing, teladan, dan penasihat yang berkontribusi dalam pembentukan karakter dan kebiasaan positif siswa. Implementasi nilai-nilai akhlak di sekolah dapat dilakukan melalui penguasaan materi, metode pengajaran yang tepat, pembiasaan ibadah, serta evaluasi berkelanjutan. Kajian ini menegaskan bahwa kedisiplinan siswa tidak hanya terbentuk melalui aturan, melainkan melalui internalisasi akhlak mulia, terutama adab kepada guru yang mencakup penghormatan, sopan santun, mengikuti arahan, dan menjaga etika dalam proses belajar. Dengan demikian, pendidikan akhlak yang terintegrasi dengan keteladanan guru merupakan faktor penting dalam menumbuhkan karakter disiplin dan beradab pada siswa.
Menerima Takdir: Integrasi Konsep Qadha-Qadar Dan Defense Mechanim Dalam Kesehatan Psikologis Muslim Fatin Bakitia; Siti Nur Khasanah; Tri Anisa Febriani; Mukhamad Alfi Syaifulloh; Robingun Suyud El Syam
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6736

Abstract

Artikel ini mengkaji secara mendalam integrasi antara konsep qadha dan qadar dalam Islam dengan teori mekanisme pertahanan diri (defense mechanism) dalam psikologi modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kedua kerangka tersebut meskipun berasal dari disiplin ilmu yang berbeda dapat saling melengkapi dalam membentuk kesehatan psikologis seorang Muslim. Melalui pendekatan penelitian studi kepustakaan, kajian ini menganalisis literatur klasik Islam, tafsir Al-Qur’an, karya-karya teologi, teori psikologi dasar, serta penelitian kontemporer dalam psikologi Islam di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang komprehensif dan benar mengenai qadha–qadar tidak menyebabkan sikap pasif atau fatalistik. Sebaliknya, keyakinan terhadap ketetapan Allah membentuk strategi koping religius yang positif. Keyakinan tersebut memberikan kemampuan untuk menafsirkan peristiwa hidup, terutama ujian dan musibah, sebagai bagian dari rencana ilahi yang memiliki hikmah. Dengan demikian, seseorang menjadi lebih tenang, sabar, dan tabah dalam menghadapi tekanan hidup. Sikap spiritual seperti ridha, ikhlas, dan tawakkal berfungsi sebagai regulasi emosi yang efektif sehingga mampu menurunkan kecemasan dan meningkatkan ketahanan psikologis. Di sisi lain, beberapa mekanisme pertahanan diri seperti sublimasi (mengalihkan energi negatif ke aktivitas positif), penerimaan (acceptance), antisipasi (anticipation), dan rasionalisasi (rationalization) dapat berjalan selaras dengan nilai-nilai Islam apabila digunakan secara adaptif. Ketika mekanisme-mekanisme ini dibingkai dengan kesadaran spiritual, fungsinya tidak lagi bersifat defensif semata, melainkan menjadi alat untuk memperbaiki diri, menata emosi, serta menguatkan mental. Integrasi antara konsep ketuhanan dan teori psikologi ini menghasilkan sebuah model regulasi emosi berbasis spiritualitas. Model ini memberikan sumbangan teoritis yang penting bagi pengembangan psikoterapi Islam, karena mampu memadukan dimensi kognitif, emosional, perilaku, dan spiritual secara harmonis dalam upaya mengatasi gangguan psikologis.
MENGUATKAN AKIDAH MELALUI IMAN KEPADA MALAIKAT DENGAN MENELADANI SIFAT-SIFATNYA Afiyana; Zulfa Nailal Kamila; Muhammad Azam Yasir; Rizky Ramadhan; Robingun Suyud El Syam
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6738

Abstract

Iman kepada malaikat merupakan salah satu pilar utama dalam akidah Islam yang memiliki peran penting dalam pembentukan karakter, moralitas, dan spiritualitas seorang muslim. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji penguatan akidah melalui pemahaman dan peneladanan sifat-sifat malaikat, serta mengeksplorasi relevansinya dalam kehidupan modern. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menghimpun data dari buku, jurnal, dan karya ilmiah terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan tentang malaikat tidak hanya sebatas keyakinan teologis, tetapi juga memiliki implikasi praktis berupa pembentukan perilaku taat, jujur, disiplin, serta peningkatan kualitas ibadah dan moralitas sosial. Nilai-nilai yang melekat pada malaikat seperti ketaatan total, ketulusan, kesucian, serta dedikasi pada kebaikan dapat menjadi pedoman dalam membangun keseimbangan hidup dan menghadapi tantangan era modern. Dengan demikian, peneladanan sifat malaikat dapat menjadi instrumen penguatan akidah sekaligus sumber etika dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Artikel ini menegaskan bahwa internalisasi nilai malaikat memiliki urgensi dalam pembinaan keimanan dan karakter generasi muslim di tengah kompleksitas perkembangan zaman.
ALIRAN MU’TAZILAH: GERAKAN TEOLOGI KLASIK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMIKIRAN ISLAM KONTEMPORER Diana Dwiyanti; Hidayatul Maula; Syahira Suci Almaidani; Muhammad Sholihul Falah; Robingun Suyud El-syam
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): In Press
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6699

Abstract

Artikel ini membahas aliran Mu’tazilah sebagai salah satu gerakan teologi rasional dalam sejarah Islam yang lahir dari perdebatan mengenai status pelaku dosa besar pada masa Wasil bin Atha. Dengan menekankan supremasi akal, Mu’tazilah mengembangkan lima prinsip utama tauhid, keadilan, janji dan ancaman, posisi di antara dua posisi, serta amar ma’ruf nahi munkar yang kemudian memberi pengaruh besar terhadap perkembangan ilmu kalam, filsafat, dan ilmu pengetahuan pada masa klasik. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka untuk menelaah sejarah kemunculan, tokoh-tokoh utama, serta pemikiran teologis Mu’tazilah. Hasil kajian menunjukkan bahwa meski aliran ini mengalami kemunduran dalam sejarah, rasionalisme Mu’tazilah tetap memberi dampak penting bagi pemikiran Islam kontemporer, terutama dalam bidang tafsir, pendidikan, dan pembaharuan pemikirantermasuk di Indonesia melalui gagasan Harun Nasution. Temuan ini menegaskan relevansi pemikiran Mu’tazilah dalam membangun tradisi intelektual Islam yang kritis, rasional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
TAZKIYATUN NAFS SEBAGAI PENDEKATAN HOLISTIK MENGATASI KECEMASAN MAHASISWA DI ERA DIGITAL INTEGRASI TASAWUF KLASIK DAN PSIKOLOGI KONTEMPORER guefara, rahmat lutfi; El Syam, Robingun Suyud; Linnaja, Ngatoillah
PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 8 No 2 (2025): Paramurobi: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UNSIQ Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/h8eg5v84

Abstract

This study examines tazkiyatun nafs (soul purification) as a culturally-grounded approach to addressing student anxiety in the digital era. Contemporary university students face unprecedented challenges including information overload, social media-induced anxiety, and intense academic pressure, contributing to escalating mental health concerns. Employing a qualitative library research methodology, this study analyzes classical and contemporary Sufism literature on tazkiyatun nafs and its application to digital-age student anxiety. Findings reveal that tazkiyatun nafs encompasses three progressive stages: takhalli (elimination of negative traits), tahalli (cultivation of virtuous qualities), and tajalli (spiritual illumination). These stages provide a comprehensive framework for managing digital anxiety through: (1) digital detox as takhalli, (2) positive spiritual habit formation as tahalli, and (3) mindful awareness as tajalli. The practical contribution of this research is a tazkiyatun nafs-based spiritual guidance model integrable into Islamic higher education student well-being programs. This approach offers a holistic, culturally-resonant solution that transcends symptom reduction to foster character transformation and life reorientation toward authentic flourishing (sa'ādah ḥaqīqiyyah).
HUBUNGAN HIZBUT TAHRIR INDONESIA (HTI) DENGAN DINAMIKA KEBERAGAMAAN DAN KEBERNEGARAAN DI INDONESIA Ahmad Taufiqurrohman; Wahyu Prastiyo; Desi Oktavia; Azzah Nur Laili; Robingun Suyud El Syam
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i1.8178

Abstract

This study examines the relationship between Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) and the dynamics of religiosity and statehood in Indonesia. As a transnational Islamist movement, HTI promotes the establishment of a global caliphate, positioning its ideology in tension with Indonesia’s national ideology, Pancasila. This article analyzes HTI’s religious discourse, political narratives, and mobilization strategies, alongside the state’s responses through regulations and deradicalization policies. Using qualitative descriptive methods through literature review, journal articles, policy documents, and empirical reports, this study finds that HTI significantly influenced the religious landscape by strengthening textualist and revivalist Islamic tendencies. However, its political agenda created friction within the pluralistic, democratic, and Pancasila-based state structure. The government’s disbandment of HTI in 2017 marked a turning point in Indonesia’s approach to non-democratic religious-political movements. This study concludes that HTI contributed to heightened debates on nationalism, Islamic identity, and the limits of political freedom in Indonesia.
Nilai-Nilai Pendidikan Humanis pada Tradisi Lokal Yasinan di Dusun Krasak dan Kecis Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosobo Nanang Sudiyono; Ngarifin Shidiq; Robingun Suyud El Syam
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v6i1.9605

Abstract

Humanist values ​​in education have long been rooted in the religious traditions and local culture of Indonesian society, but field facts are needed to strengthen this argument. This research focuses on three objectives: (1) analyzing the humanist educational values ​​contained in the local yasinan tradition in the hamlets of Krasak and Kecis, Selomerto, Wonosobo; (2) knowing the implications of humanist education from the implementation of the local yasinan tradition in the hamlets of Krasak and Kecis, Selomerto, Wonosobo; (3) understanding the relevance of humanist education reflected in the implementation of the local yasinan tradition in the hamlets of Krasak and Kecis, Selomerto, Wonosobo to Islamic religious education. This thesis is the result of a field study in the hamlets of Krasak and Kecis, Selomerto sub-district, Wonosobo regency regarding the local yasinan tradition. Primary sources were obtained through observation, interviews and documentation, strengthened by other relevant secondary sources, then analyzed qualitatively descriptively through three stages: data reduction, data presentation, and drawing conclusions—verification. The results of the analysis and discussion show that: (1) The Yasinan tradition in the Krasak and Kecis hamlets, Selomerto District, Wonosobo Regency contains a number of humanist educational values, namely: solidarity and brotherhood, empathy and sympathy, mutual cooperation, tolerance, knowing each other, character and moral education, and social concern; (2) The main implications of humanist educational values ​​in the Yasinan tradition in the Krasak and Kecis hamlets, Selomerto District, Wonosobo Regency, include: strengthening social solidarity and togetherness, instilling the values ​​of empathy and care, and character building based on local values; (3) The Yasinan tradition in the Krasak and Kecis hamlets, Selomerto District, Wonosobo Regency has strong relevance to Islamic Religious Education because it is an effective medium for instilling humanist educational values, such as solidarity, empathy, and togetherness, which are in line with Islamic teachings on human relations (muamalah) and noble morals.
PRAKTIK KEAGAMAAN KOMUNITAS RIFA’IYAH DAN RELEVANSINYA TERHADAP MODERASI BERAGAMA DI INDONESIA Rifana Azzahra; Imas Amanatu Zahro; Denisa Amni Nabilah Amin; Muhammad Khairy Abdullah Dzaky; Robingun Suyud El Syam
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6693

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis praktik keagamaan Komunitas Rifa’iyah dan relevansinya dalam memperkuat moderasi beragama di Indonesia. Komunitas Rifa’iyah dikenal dengan tradisi keagamaannya yang khas, seperti pembacaan khusus dalam ritual sehari-hari, penekanan pada perilaku moral, ketaatan kepada guru agama, dan komitmen terhadap tasamuh dan perilaku damai, seperti yang dijelaskan dalam penelitian sebelumnya. Praktik-praktik ini memiliki potensi yang kuat dalam mendukung nilai-nilai moderasi beragama, khususnya dalam aspek komitmen nasional, toleransi, dan anti-kekerasan. Nilai-nilai tasamuh dan tata krama sosial yang menjadi ciri khas komunitas ini juga telah terbukti memperkuat hubungan sosial antaragama. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dan tinjauan pustaka. Empat indikator moderasi beragama dari Kementerian Agama Republik Indonesia, yaitu komitmen nasional, toleransi, anti-kekerasan, dan akomodasi budaya lokal, menjadi dasar analisis. Temuan menunjukkan bahwa praktik utama Komunitas Rifa’iyah, seperti pembiasaan ibadah berjamaah, penguatan moral, dan penghormatan kepada guru, sangat relevan dengan prinsip-prinsip moderasi beragama. Lebih lanjut, nilai-nilai tawazun dan tasamuh yang diajarkan dalam komunitas tersebut mendorong pembentukan sikap keagamaan yang inklusif dan saling menghormati perbedaan. Temuan ini menegaskan bahwa tradisi keagamaan lokal seperti yang dilakukan Komunitas Rifa’iyah memainkan peran penting dalam memperkuat moderasi keagamaan di Indonesia dan menjaga keharmonisan sosial di tengah keragaman masyarakat.
TELAAH ULANG PERKEMBANGAN GERAKAN DAKWAH DARUL ARQAM Yoga Khoirul Anam; Devi Rahmawati; Kuni Ustuviana; Robingun Suyud El Syam
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6696

Abstract

Darul Arqom adalah sebuah gerakan yang didirikan pada tahun 1968 oleh seorang politikus Malaysia. Latar belakangnya adalah keinginan untuk mewujudkan Islam secara komprehensif seperti pada zaman Nabi. Para pengikut gerakan ini berusaha untuk lebih banyak berzikir dan meniru cara makan dan berpakaian pada zaman Nabi. Dalam akidah, Darul Arqom berpegang teguh pada prinsip-prinsip Ahlussunnah Waljamaah. Dalam hal ini, Darul Arqom menafsirkan hakikat Ahlussunnah Waljamaah sebagai ajaran Islam murni sebagaimana telah diterapkan oleh Nabi dan para pengikutnya. Dalam fiqih, ia merujuk pada Imam Syafi'i dan dalam mistisisme, ia merujuk pada Imam Ghazali.
Hubungan Akhlak Terhadap Diri Sendiri Dengan Perilaku Menyimpang Remaja: Kajian Literatur Pendidikan Islam Muti Kurniati; Alisa Qotrunada; Ahmad Nasir; Nur Hidayah; Robingun Suyud El Syam
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6776

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan akhlak terhadap diri sendiri dengan perilaku menyimpang remaja dalam kerangka Pendidikan Islam. Latar belakang masalah mencakup kerentanan remaja terhadap penyimpangan seperti penyalahgunaan narkoba, judi, dan kekerasan akibat pelemahan kontrol diri dan kesadaran moral. Tujuan penelitian adalah mengintegrasikan konsep akhlak Islam yang mencakup pemeliharaan fisik, mental, kehormatan, waktu, serta taubat melalui muraqabah dan muhasabah dengan faktor penyebab perilaku menyimpang, baik internal (kontrol diri lemah, kurang pemahaman agama) maupun eksternal (keluarga, teman sebaya, media). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui library research dengan sumber pustaka berupa buku, jurnal, dan artikel. Hasil kajian menunjukkan bahwa akhlak terhadap diri sendiri berfungsi sebagai benteng preventif terhadap perilaku menyimpang, yang diperkuat oleh pendidikan akhlak terpadu di keluarga, sekolah (melalui guru agama sebagai panutan), dan masyarakat. Kesimpulan menyatakan bahwa Pendidikan Islam efektif membentuk karakter remaja berakhlak mulia untuk mencegah penyimpangan.
Co-Authors -, Mushokhifah A. Adibudin Al-Halim Abdul Basir Abdul Basir Abdul Basir Abdurrohman Al Asyari Abdurrohman Al Asy’ari Abdurrohman Al Asy’ari Abdurrohman Al Asy’ari Achmad Bayu Wicaksono Achmad Subhi Amirul Hakim Adi Suwondo Adi, Nugroho Prasetya Adzra Aqilah Nuha Afifah Afni Novalia Afifah Eka Yulia Widiyani Afiyana Agung Nugrahaning Gusti Agus Faisal, Vava Imam Agus Riyadi Agus Sriyanto Ahmad Fatih Ahmad Fatih Ahmad Guspul Ahmad Guspul Ahmad Khoiri Ahmad Nasir Ahmad Rizal Muzakki Ahmad Taufiqurrohman Ahmad Zaffi Syafiq Ahmad Zuhdi Ahmad Zuhdi Aida Fitria Akhmad Khoiri Akhmad Mustangin Al Asy'ari, Abdurrohman Al Halim, A. Adibudin Al-Halim, A. Adibudin Alfan Nurngain Alfan Nurngain Alfan Nurngain Alfan Safik Alfiah Hasnatur Ristina Azizah Ali Imron Ali Imron Ali Imron Ali Imron Ali Mutafi Ali Mu’tafi Ali Mu’tafi Alif Laifudin ALISA QOTRUNADA Amalia Rizka Khasanah Amaliyah, Zulvika Amliur Rohmah Andika Saputra Aningrum, Astri Anisatun Novia Ariqoh Anjasmara Anjasmara Anni Zulfatun Ni’mah Annisa Wahyu Lailatufitria Aprezo Pardodi Maba Arief Viantoro Arum Wigatiningtyas Aryadi Nursantoso Asep Sunarko Ashief El Qorny Ashief El Qorny Asyhar Kholil Asyhar Kholil Aufa, Bima Aska Auliya Sholikhatun Azah Zumroh Azza Aulia Gladis Puspita Dewi Azzah Nur Laili Bagus Adi Saputro Bambang Sugiyanto Bambang Sugiyanto Chusnul Ayu Azizah Danang Isworo Daniel Happy Putra Darul Muntaha Darul Muntaha Dede Fadli Mubarok Deni Sutan Bahtiar Denisa Amni Nabilah Amin Desi Oktavia Devi Rahmawati Dewi Retnowati Dewi Saniatun Diana Dwiyanti Dinatun Nasyhah Diya Nur Ramadhani Dwi Rahmat Setiyono Dwinanto, Arif Ekarunia, Nabila Nastri Eko Eriyanto Elisa Qotrun Nadiah Etty Nur Rahmawati Ezuan Habib Ardiansyah Fachry Abda El Rahman Faisal, Vava Imam Agus Farid, Nur Farida Putri Afriyani fatimah, sinta Fatin Bakitia Fatkhurrohman Fatkhurrohman Fiki Abidatul Laili Kamilatussyarifah Fina Qurrotul Aini Fiqih Rizqiyah Firdaus Firdaus Fita Ulinni'ma Fitriatus Syaringah Hafid Aminudin Hafid Aminudin Haryanto, Sri Hasani, Zhul Fahmy Hendri Purbo Waseso Hendri Purbo Waseso Hermawan Hermawan Hidayatu Munawaroh Hidayatu Munawaroh Hidayatu Munawaroh, Hidayatu Hidayatul Maula Hilmy Pratomo Ibnu Zulfa Iga Nurmalasari Ihya Lutfi Musfiroh Ilhan Mansyur Al Huda Imam Arfiyanto Imas Amanatu Zahro Indah Mustafidah INDANA ZULFA Intan Masruroh Swastika Intan Nur Aini Irfan Syarif Nur Hidayat Ismi Muftalikhatuz Zahro Istighfara, Syahda Ivan Geovani Izzul Fahmi Al Kholiq Joko Karyanto Karin Nurlaeli Khabib Maskhur Rochman Khamid Murtadho Khaq, Ahmad Abdul Kholikin, Nofan Ahmad Khurniyati Krisdwiyanti Krisdwiyanti Kuni Ustuviana Linnaja, Ngatoillah Lukman Nur Amin Luluk Alawiyah Lutfan Muntaqo M. Syakur Sf. M. Yusuf A. N M. Yusuf Amin Nugroho M. Yusuf AN M. Yusuf AN M. Yusuf. AN Machfudz Machfudz Machfudz Maryono Maryono Masrokhan Iskhaq Masrokhan Iskhaq Masruroh, Wulan Sania Ma’ruf, Muhammad Miftah Amiliana Miftahul Huda Miladiah Shofa Misbahudin Misbahudin Moh Amin Moh Sakir Moh Sakir Moh. Amin Moh. Amin Moh. Amin Moh. Sakir Moh. Sakir Mohamad Fatkhurohman Mohammad Fauziddin Muafani Muafani Muafani Mubin, Nurul Muchammad Abdul Qodir Al Judiyyi Muhammad Abdul Latif Muhammad Akmal Muhammad Azam Yasir Muhammad Khairy Abdullah Dzaky Muhammad Saefullah Muhammad Sholihul Falah Muhtar Sofwan Hidayat Mukhamad Alfi Syaifulloh Mukromin Mukromin Mukromin Mukromin Mukromin, Mukromin MUNTAHA, DARUL Muntaqo, Lutfan Muntofingah Muntofingah Mushokhifah - Mustika Septi Handini Muti Kurniati Muzakky, Ahmad Faid Nabila, Nabila Nadifa Fadilah Al-Ayasy Naila Zulfa Nailul Khofifah Naina Khoirin Nida Nanang Sudiyono Nanang Sudiyono Nanda Cahyo Saputra Nandang Wicaksono Nasokah Nasokah Ngarifin Ngarifin Ngarifin Shidiq Ngatoilah Linnaja Ngatoillah Linaja Ngatoillah Linnaja Ngatoillah Linnaja Niken Kencono Ungu Ningamatuzzulfa, Alfi Nira Tri Nanda Noor Aziz Noor Aziz Noor Aziz Noor Aziz, Noor Nova Dwi Riyani Novida Aprilina Nisa Fitri Nur Farchatun Nafisah Nur Farida NUR HASANAH Nur Hidayah Nur Lu’lu’ul Maknunah Nur Sachidin Nurhuda Masdyon Nurlita Dwi Oktavia Nurngain, Alfan Nurul Farida Nurul Maftuchah Prasetya Prasetya Qulniyah Qulniyah Rachma Sari, Ika Tri Rafi Pramasani Rafika Lasya Ningrum Rahman, Rifqi Aulia Rahmat Lutfi Guefara Rendi Setiyawan Rendi Wahidin Ria Zulfa Lutfiyani Rifana Azzahra Rifqi Muntaqo Rifqi Muntaqo Rifqi Muntaqo Rifqi Muntaqo, Rifqi Rizky Ramadhan Robi'ah Adawiyah Robiah Adawiyah Robiah Adawiyah Roni Muslikah Sa'diyah, Arfina Sacha Mahardika Saefurrahman Saefurrahman Sagita Woulandari Sakir, Moh. Salis Irvan Fuadi Salis Wahyu Hidayati Salis Wahyu Hidayati Samsul Munir Sayyidah Bidayatul Hidayah Sekarinasih, Anggitiyas Setia Ningsih Shabrina Khalina Shinta Nuri Sidiq, Ngarifin Silvi Nur Khasanah Siti Lailiyah Siti Lailiyah Siti Lailiyah Siti Masfiah Lutfiana Siti Muamanah Siti Muamanah Siti Nur Khasanah Siti Rohmah Sofan Rizqi Sofan Rizqi Sofan Rizqi Soffan Rizqi Soffan Rizqi Sri Haryanto Sri Haryanto Sri Haryanto Sri Haryanto Sri Haryanto Sunanih Sunarko, Asep Sunaryo Sunaryo Supangat Supangat Susan Asasiyah Suwadi, Muhammad Ardin Suwondo, Adi Syabana Angga Zulfikar Syahira Suci Almaidani Syakur Sf, Mahlail Tri Anisa Febriani Ulfa Farihatu Vava Imam Agus Faisal Vina Izzatul Maliah Wahyu Prastiyo Wahyu Sukoco Waisatul Kurnia Wan Jusoh, Wan Noor Hazlina Wawan Saputro Widiana, Siti Wahyu Widya Novita Sari Winarti, Mukti Yoga Khoirul Anam Yumna, Shendya Lukyana Z. Sukawi Zahid Akhmad Surya Zaid Mudhofar zhul fahmi hasani Zulfa Nailal Kamila Zulkifli Musthan Zulkifli Musthan, Zulkifli