p-Index From 2021 - 2026
27.157
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan Islam Indonesian MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Tafaqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman EDU-RELIGIA : Jurnal Keagamaan dan Pembelajarannya Al-Hayat: Journal of Islamic Education Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam PARAMUROBI Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Journal on Education AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Journal of Humanities and Social Studies Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam jurnal syntax admiration Jurnal Scientia Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara JURNAL PENDIDIKAN SAINS SOSIAL DAN AGAMA International Journal of Islamic Educational Psychology Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Ma'alim: Jurnal Pendidikan Islam Mukaddimah: Jurnal Studi Islam Jurnal Tawadhu Jurnal Pengabdian Masyarakat PGSD Ta'dib: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Peradaban Islam Journal of Social Research Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Journal Of Human And Education (JAHE) NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora International Journal of Education and Literature (IJEL) Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JURRIMIPA) Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Concept: Journal of Social Humanities and Education Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Bulletin of Indonesian Islamic Studies Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa (JURRIBAH) Al -Athfal Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Jurnal Pendidikan Islam Journal of Creative Student Research Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Student Research Jurnal Pendidikan Islam Indonesia Student Scientific Creativity Journal Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) JAKA Jurnal Nusantara Berbakti Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora AL QALAM JURNAL KEPENDIDIKAN Simpati: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Jurnal Kajian dan Penelitian Umum Al Yazidiy: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat Jurnal Sadewa: Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosial Jurnal Yudistira Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Abdimas Terapan: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Terapan Student Research Journal Alfihris: Jurnal Inspirasi Pendidikan Jurnal Sains Student Research Ihsanika : Jurnal Pendidikan Agama Islam International Journal of Education, Language, Literature, Arts, Culture, and Social Humanities Aspirasi : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN) Journal Innovation In Education Intellektika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Journal of Innovative and Creativity Ardhi: Jurnal Pengabdian dalam Negri Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Interdisciplinary Journal of Social Science and Education (IJSSE) MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal Ilmiah Nusantara Jurnal Kemitraan Masyarakat Fundamentum: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam Reflection: Islamic Education Journal World Journal of Islamic Learning and Teaching Jurnal Pelayanan Masyarakat Moral : Jurnal Kajian Pendidikan Islam Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Jurnal Faidatuna Al Jabiri: Jurnal Ilmiah Studi Islam Servis : Jurnal Pengabdian dan Layanan kepada Masyarakat Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam JIQSI : Jurnal Ilmu Al Qur'an dan Studi Islam Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Journal of New Trends in Sciences Journal Fascho PAEDAGOGIE KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris Urwatul Wutsqo : Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman
Claim Missing Document
Check
Articles

Eskatologi Islam: Studi Dilalogis Umar bin Khattab dengan Munkar dan Nakir tentang Prosedur Pasca Kematian Ngatoillah Linnaja; Robingun Suyud El Syam
Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 4 (2025): Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/hikmah.v2i4.1587

Abstract

Among the afterlife in Islamic belief is the grave, where at the beginning of this period it is believed that the soul will be questioned by the angels Munkar and Nakir about his faith and deeds in the world. The purpose of this writing is focused on elaborating on Islamic eschatology in the story of Umar bin Khattab about post-death procedures. Literature research to find out a more in-depth discussion on the topic of post-death procedures by collecting, analyzing, and synthesizing information from books, journals, articles, and other relevant documents, was analyzed content. Findings: The story of Umar bin Khattab with the Angels Munkar and Nakir shows his concern for the welfare of the people. This reflects responsible leadership and is oriented towards the long-term good for all Muslims. Although this particular narrative is not widely documented in classical Islamic texts, it reflects a broader theme in Islamic teachings about the mercy and compassion of Allah and the angels. This story also highlights the exemplary character of Umar and his concern for the welfare of others, even in the afterlife. Conclusion: This story is about a leader who always thinks about the welfare of the people, including those who will face questions in the grave. Novelty: This finding highlights visionary leadership based on the essence of Islam that fosters true happiness in this world and the hereafter, considering the challenges of modern leadership oriented toward the afterlife.
Konsep Pendidikan Islam pada Sikap Gotong Royong Masyarakat Penggerak UMKM di Desa Talunombo Masruroh, Wulan Sania; El Syam, Robingun Suyud; Zuhdi, Ahmad
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konsep pendidikan Islam dalam penguatan sikap gotong royong pada masyarakat penggerak UMKM di Desa Talunombo, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program PPK Ormawa 2024 yang berfokus pada manajemen usaha menggunakan pendekatan POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Permasalahan utama yang ditemukan di lapangan Adalah memudarnya semangat gotong royong akibat pengaruh modernisasi dan meningkatnya individualisme ekonomi. Pelatihan manajemen usaha diberikan kepada masyarakat penggerak UMKM tas anyaman dan batik dengan tujuan meningkatkan kapasitas manajerial sekaligus menginternalisasikan nilai-nilai Islam seperti ta’awun (tolong-menolong), ukhuwah (persaudaraan), syura (musyawarah), dan amal jama’i (kerja kolektif). Hasil pendampingan menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan keterampilan teknis masyarakat penggerak UMKM, memperkuat semangat kerja kolektif, serta mendorong praktik ekonomi yang berlandaskan etika Islam. Selain itu, kolaborasi antar penggerak UMKM semakin meningkat, terlihat dari praktik saling berbagi fasilitas produksi dan kerja sama dalam memenuhi pesanan besar. Penelitian ini menyimpukan bahwa integrasi konsep pendidikan Islam dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat terbukti efektif dalam memperkuat nilai gotong royong serta mendukung keberlanjutan UMKM desa secara sosial, spiritual, dan ekonomis. Abstract This study aims to examine the implementation of Islamic education values in strengthening the spirit of mutual cooperation (gotong royong) among MSME actors in Talunombo Village, Sapuran District, Wonosobo Regency. The program was conducted through the 2024 PPK Ormawa initiative, which focused on entrepreneurship management training using the POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) approach. The main issue identified was the declining culture of mutual cooperation due to modernization and rising economic individualism. The training targeted woven-bag and batik MSME groups, aiming to enhance managerial skills while internalizing Islamic values such as ta’awun (mutual assistance), ukhuwah (brotherhood), syura (consultation), and amal jama’i (collective work). Findings indicate that the program successfully improved technical abilities, strengthened collective work ethics, and promoted economic practices rooted in Islamic morality. Collaboration among MSME actors increased significantly, demonstrated by shared production resources and cooperative efforts in fulfilling large orders. The study concludes that integrating Islamic educational concepts into community empowerment programs is effective in reinforcing mutual cooperation and supporting sustainable MSME development socially, spiritually, and economically.
Konsep Musyawarah dalam UMKM Masyarakat Mandiri Berwirausaha Berbasis Islam di Desa Talunombo Aningrum, Astri; El Syam, Robingun Suyud; Zuhdi, Ahmad
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3049

Abstract

Musyawarah merupakan salah satu prinsip utama dalam Islam yang menjadi pedoman bagi umat dalam mengambil keputusan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep musyawarah dalam praktik wirausaha masyarakat Desa Talunombo yang memiliki potensi besar di bidang batik dan tas anyaman. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan perspektif penulis berdasarkan pengamatan lapangan, dan telaah literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan musyawarah dalam UMKM di Desa Talunombo tidak hanya menjadi wadah penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah (persaudaraan) dan menumbuhkan nilai keadilan serta kejujuran dalam berwirausaha. Musyawarah yang dilakukan secara islami mampu menciptakan pola kerja yang harmonis dan mengarahkan pelaku usaha untuk berkompetisi secara sehat serta berorientasi pada keberkahan, bukan semata keuntungan materi. Abstract Deliberation is one of the main principles in Islam that serves as a guideline for the community in making collective decisions. This study aims to examine the concept of deliberation in the entrepreneurial practices of the people of Talunombo Village, which has significant potential in the batik and woven bag industries. The approach used is descriptive qualitative, with the author's perspective based on field observations and a literature review. The results show that the implementation of deliberation in MSMEs in Talunombo Village not only serves as a forum for problem solving and decision-making, but also serves as a means of strengthening ukhuwah (brotherhood) and fostering values ??of justice and honesty in entrepreneurship. Deliberation conducted in an Islamic manner can create harmonious work patterns and direct business actors to compete healthily and be oriented towards blessings, not just material gain.             
Pendidikan Diniyah Formal Ningamatuzzulfa, Alfi; Khurniyati; Sari, Widya Novita; Muzakky, Ahmad Faid; El Syam, Robingun Suyud
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3066

Abstract

Formal Diniyah Education (PDF) represents a systematic effort by the Indonesian government to recognize and integrate traditional pesantren religious education into the national education system. This study aims to synthesize and critically analyze various academic literatures regarding the philosophical foundations, regulatory frameworks, and curriculum implementation models of PDF since the enactment of related formal regulations. The method employed is library research with a qualitative content analysis approach toward policy documents, empirical research findings, and relevant scientific journal publications. Primary and secondary data sources were collected through online database searches and university repositories. The analysis results indicate a significant discourse regarding the challenges of synchronization between the universal goals of national education and the specific objectives of pesantren to produce Islamic scholars (tafaqquh fiddin). The study identifies that although the legal basis for PDF is robust, field implementation remains heterogeneous and depends on the local interpretation of the core curriculum by each pesantren. It is concluded that PDF has great potential as an integrated Islamic education model, but clearer standardization is needed concerning quality evaluation and graduate qualifications without eroding the autonomy and distinctiveness of the pesantren tradition.
Peran Moderasi Beragama sebagai Penangkal Hoax dan Disinformasi Keagamaan di Era Digital Widiana, Siti Wahyu; Yumna, Shendya Lukyana; Fatimah, Sinta; Amaliyah, Zulvika; El Syam, Robingun Suyud
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3092

Abstract

Di era digital arus informasi tidak di saring sehingga muncul penyebaran hoak dan dosonformasi, termasuk dalam informasi konteks keagamaan. Artikel ini mengkaji konsep peran moderasi beragma sebagai penangkal hoax dan Disinformasi keagamaan di era digital  melalui perlawanan terhadap berita hoax dan literasi terhadap informasi yang bertujuan untuk meninkatkan pemahaman, analisis, sikap kritis. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualititatif berbasis studi pustaka dengan sumber utama jurnal jurnal terdahulu buku dan ayat alquran mengenai peran moderasi beragama hasil kajian ini menjadikan moderasi agama sebagai pilar utama dalam menyangkal penyebaran informasi yang salah dan keliru sehingga menimpulkan pemikiran yang kritis dan membiasakan literasi. Abstract In the digital era, the flow of information is unfiltered, leading to the spread of hoaxes and disinformation, including information in a religious context. This article examines the concept of religious moderation as a counter to hoaxes and religious disinformation in the digital era through countering hoax news and information literacy, aimed at improving understanding, analysis, and critical thinking. This research uses a qualitative approach based on literature review, with primary sources being previous journals, books, and Quranic verses regarding the role of religious moderation. The results of this study establish religious moderation as a key pillar in refuting the spread of false and erroneous information, thus fostering critical thinking and fostering literacy.
TAZKIYATUN NAFS SEBAGAI PENDEKATAN HOLISTIK MENGATASI KECEMASAN MAHASISWA DI ERA DIGITAL INTEGRASI TASAWUF KLASIK DAN PSIKOLOGI KONTEMPORER guefara, rahmat lutfi; El Syam, Robingun Suyud; Linnaja, Ngatoillah
PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 8 No 2 (2025): Paramurobi: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UNSIQ Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/h8eg5v84

Abstract

This study examines tazkiyatun nafs (soul purification) as a culturally-grounded approach to addressing student anxiety in the digital era. Contemporary university students face unprecedented challenges including information overload, social media-induced anxiety, and intense academic pressure, contributing to escalating mental health concerns. Employing a qualitative library research methodology, this study analyzes classical and contemporary Sufism literature on tazkiyatun nafs and its application to digital-age student anxiety. Findings reveal that tazkiyatun nafs encompasses three progressive stages: takhalli (elimination of negative traits), tahalli (cultivation of virtuous qualities), and tajalli (spiritual illumination). These stages provide a comprehensive framework for managing digital anxiety through: (1) digital detox as takhalli, (2) positive spiritual habit formation as tahalli, and (3) mindful awareness as tajalli. The practical contribution of this research is a tazkiyatun nafs-based spiritual guidance model integrable into Islamic higher education student well-being programs. This approach offers a holistic, culturally-resonant solution that transcends symptom reduction to foster character transformation and life reorientation toward authentic flourishing (sa'ādah ḥaqīqiyyah).
HUBUNGAN HIZBUT TAHRIR INDONESIA (HTI) DENGAN DINAMIKA KEBERAGAMAAN DAN KEBERNEGARAAN DI INDONESIA Ahmad Taufiqurrohman; Wahyu Prastiyo; Desi Oktavia; Azzah Nur Laili; Robingun Suyud El Syam
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i1.8178

Abstract

This study examines the relationship between Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) and the dynamics of religiosity and statehood in Indonesia. As a transnational Islamist movement, HTI promotes the establishment of a global caliphate, positioning its ideology in tension with Indonesia’s national ideology, Pancasila. This article analyzes HTI’s religious discourse, political narratives, and mobilization strategies, alongside the state’s responses through regulations and deradicalization policies. Using qualitative descriptive methods through literature review, journal articles, policy documents, and empirical reports, this study finds that HTI significantly influenced the religious landscape by strengthening textualist and revivalist Islamic tendencies. However, its political agenda created friction within the pluralistic, democratic, and Pancasila-based state structure. The government’s disbandment of HTI in 2017 marked a turning point in Indonesia’s approach to non-democratic religious-political movements. This study concludes that HTI contributed to heightened debates on nationalism, Islamic identity, and the limits of political freedom in Indonesia.
Nilai-Nilai Pendidikan Humanis pada Tradisi Lokal Yasinan di Dusun Krasak dan Kecis Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosobo Nanang Sudiyono; Ngarifin Shidiq; Robingun Suyud El Syam
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v6i1.9605

Abstract

Humanist values ​​in education have long been rooted in the religious traditions and local culture of Indonesian society, but field facts are needed to strengthen this argument. This research focuses on three objectives: (1) analyzing the humanist educational values ​​contained in the local yasinan tradition in the hamlets of Krasak and Kecis, Selomerto, Wonosobo; (2) knowing the implications of humanist education from the implementation of the local yasinan tradition in the hamlets of Krasak and Kecis, Selomerto, Wonosobo; (3) understanding the relevance of humanist education reflected in the implementation of the local yasinan tradition in the hamlets of Krasak and Kecis, Selomerto, Wonosobo to Islamic religious education. This thesis is the result of a field study in the hamlets of Krasak and Kecis, Selomerto sub-district, Wonosobo regency regarding the local yasinan tradition. Primary sources were obtained through observation, interviews and documentation, strengthened by other relevant secondary sources, then analyzed qualitatively descriptively through three stages: data reduction, data presentation, and drawing conclusions—verification. The results of the analysis and discussion show that: (1) The Yasinan tradition in the Krasak and Kecis hamlets, Selomerto District, Wonosobo Regency contains a number of humanist educational values, namely: solidarity and brotherhood, empathy and sympathy, mutual cooperation, tolerance, knowing each other, character and moral education, and social concern; (2) The main implications of humanist educational values ​​in the Yasinan tradition in the Krasak and Kecis hamlets, Selomerto District, Wonosobo Regency, include: strengthening social solidarity and togetherness, instilling the values ​​of empathy and care, and character building based on local values; (3) The Yasinan tradition in the Krasak and Kecis hamlets, Selomerto District, Wonosobo Regency has strong relevance to Islamic Religious Education because it is an effective medium for instilling humanist educational values, such as solidarity, empathy, and togetherness, which are in line with Islamic teachings on human relations (muamalah) and noble morals.
PRAKTIK KEAGAMAAN KOMUNITAS RIFA’IYAH DAN RELEVANSINYA TERHADAP MODERASI BERAGAMA DI INDONESIA Rifana Azzahra; Imas Amanatu Zahro; Denisa Amni Nabilah Amin; Muhammad Khairy Abdullah Dzaky; Robingun Suyud El Syam
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6693

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis praktik keagamaan Komunitas Rifa’iyah dan relevansinya dalam memperkuat moderasi beragama di Indonesia. Komunitas Rifa’iyah dikenal dengan tradisi keagamaannya yang khas, seperti pembacaan khusus dalam ritual sehari-hari, penekanan pada perilaku moral, ketaatan kepada guru agama, dan komitmen terhadap tasamuh dan perilaku damai, seperti yang dijelaskan dalam penelitian sebelumnya. Praktik-praktik ini memiliki potensi yang kuat dalam mendukung nilai-nilai moderasi beragama, khususnya dalam aspek komitmen nasional, toleransi, dan anti-kekerasan. Nilai-nilai tasamuh dan tata krama sosial yang menjadi ciri khas komunitas ini juga telah terbukti memperkuat hubungan sosial antaragama. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dan tinjauan pustaka. Empat indikator moderasi beragama dari Kementerian Agama Republik Indonesia, yaitu komitmen nasional, toleransi, anti-kekerasan, dan akomodasi budaya lokal, menjadi dasar analisis. Temuan menunjukkan bahwa praktik utama Komunitas Rifa’iyah, seperti pembiasaan ibadah berjamaah, penguatan moral, dan penghormatan kepada guru, sangat relevan dengan prinsip-prinsip moderasi beragama. Lebih lanjut, nilai-nilai tawazun dan tasamuh yang diajarkan dalam komunitas tersebut mendorong pembentukan sikap keagamaan yang inklusif dan saling menghormati perbedaan. Temuan ini menegaskan bahwa tradisi keagamaan lokal seperti yang dilakukan Komunitas Rifa’iyah memainkan peran penting dalam memperkuat moderasi keagamaan di Indonesia dan menjaga keharmonisan sosial di tengah keragaman masyarakat.
TELAAH ULANG PERKEMBANGAN GERAKAN DAKWAH DARUL ARQAM Yoga Khoirul Anam; Devi Rahmawati; Kuni Ustuviana; Robingun Suyud El Syam
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6696

Abstract

Darul Arqom adalah sebuah gerakan yang didirikan pada tahun 1968 oleh seorang politikus Malaysia. Latar belakangnya adalah keinginan untuk mewujudkan Islam secara komprehensif seperti pada zaman Nabi. Para pengikut gerakan ini berusaha untuk lebih banyak berzikir dan meniru cara makan dan berpakaian pada zaman Nabi. Dalam akidah, Darul Arqom berpegang teguh pada prinsip-prinsip Ahlussunnah Waljamaah. Dalam hal ini, Darul Arqom menafsirkan hakikat Ahlussunnah Waljamaah sebagai ajaran Islam murni sebagaimana telah diterapkan oleh Nabi dan para pengikutnya. Dalam fiqih, ia merujuk pada Imam Syafi'i dan dalam mistisisme, ia merujuk pada Imam Ghazali.
Co-Authors -, Mushokhifah A. Adibudin Al-Halim Abdul Basir Abdul Basir Abdul Basir Abdul Majid Abdurrohman Al Asyari Abdurrohman Al Asy’ari Abdurrohman Al Asy’ari Abdurrohman Al Asy’ari Achmad Bayu Wicaksono Achmad Subhi Amirul Hakim Adi Suwondo Adi, Nugroho Prasetya Adzra Aqilah Nuha Afifah Afni Novalia Afifah Eka Yulia Widiyani Afiyana Agung Nugrahaning Gusti Agus Faisal, Vava Imam Agus Riyadi Agus Sriyanto Agus Sriyanto Ahmad Fatih Ahmad Fatih Ahmad Guspul Ahmad Guspul Ahmad Khoiri Ahmad Nasir Ahmad Rizal Muzakki Ahmad Taufiqurrohman Ahmad Zaffi Syafiq Ahmad Zuhdi Ahmad Zuhdi Aida Fitria Akhmad Khoiri Akhmad Mustangin Al Asy'ari, Abdurrohman Al Halim, A. Adibudin Al-Halim, A. Adibudin Alfan Nurngain Alfan Nurngain Alfan Nurngain Alfan Safik Alfi Rohmatina Zulva Alfiah Hasnatur Ristina Azizah Ali Imron Ali Imron Ali Imron Ali Imron Ali Mutafi Ali Mu’tafi Alif Laifudin ALISA QOTRUNADA Amalia Rizka Khasanah Amaliyah, Zulvika Amliur Rohmah Andika Saputra Aningrum, Astri Anisatun Novia Ariqoh Anjasmara Anjasmara Anni Zulfatun Ni’mah Annisa Wahyu Lailatufitria Aprezo Pardodi Maba Arief Viantoro Arum Wigatiningtyas Aryadi Nursantoso Asep Sunarko Ashief El Qorny Ashief El Qorny Asyhar Kholil Asyhar Kholil Aufa, Bima Aska Auliya Sholikhatun Aydalhaqq, Fathara Azah Zumroh Azza Aulia Gladis Puspita Dewi Azzah Nur Laili Bagus Adi Saputro Bambang Sugiyanto Bambang Sugiyanto Bambang Sugiyanto Bambang Sugiyanto Cahyono, Pawit Rohmat Chusnul Ayu Azizah Chuswatun Hasanah Danang Isworo Daniel Happy Putra Darul Muntaha Darul Muntaha Dede Fadli Mubarok Deni Sutan Bahtiar Denisa Amni Nabilah Amin Desi Oktavia Devi Rahmawati Dewi Retnowati Dewi Saniatun Dinatun Nasyhah Diya Nur Ramadhani Dwi Rahmat Setiyono Dwinanto, Arif Ekarunia, Nabila Nastri Eko Eriyanto Elisa Qotrun Nadiah Etty Nur Rahmawati Ezuan Habib Ardiansyah Fachry Abda El Rahman Faisal, Vava Imam Agus Farid, Nur Farida Putri Afriyani fatimah, sinta Fatin Bakitia Fatkhurrohman Fatkhurrohman Fiki Abidatul Laili Kamilatussyarifah Fina Qurrotul Aini Fiqih Rizqiyah Firdaus Firdaus Fita Ulinni'ma Fitriatus Syaringah Hafid Aminudin Hafid Aminudin Hasani, Zhul Fahmy Hendri Purbo Waseso Hendri Purbo Waseso Hermawan Hermawan Hidayat, Muhtar Sofwan Hidayatu Munawaroh Hidayatu Munawaroh Hidayatu Munawaroh, Hidayatu Hilmy Pratomo Ibnu Zulfa Iga Nurmalasari Ihya Lutfi Musfiroh Ilhan Mansyur Al Huda Imam Arfiyanto Imas Amanatu Zahro Indah Mustafidah INDANA ZULFA Intan Masruroh Swastika Intan Nur Aini Irfan Syarif Nur Hidayat Ismi Muftalikhatuz Zahro Istighfara, Syahda Ivan Geovani Izzul Fahmi Al Kholiq Joko Karyanto Karin Nurlaeli Khabib Maskhur Rochman Khamid Murtadho Khaq, Ahmad Abdul Kholikin, Nofan Ahmad Khurniyati Krisdwiyanti Krisdwiyanti Kuni Ustuviana Linnaja, Ngatoillah Lukman Nur Amin Luluk Alawiyah Lutfan Muntaqo M. Syakur Sf. M. Yusuf A. N M. Yusuf Amin Nugroho M. Yusuf AN M. Yusuf AN M. Yusuf. AN Machfudz Machfudz Machfudz Maryono Maryono Maryono Maryono Masrokhan Iskhaq Masrokhan Iskhaq Masruroh, Wulan Sania Ma’ruf, Muhammad Miftah Amiliana Miftahul Huda Miladiah Shofa Misbahudin Misbahudin Moh Amin Moh Sakir Moh Sakir Moh. Amin Moh. Sakir Moh. Sakir Mohamad Fatkhurohman Mohammad Fauziddin Muafani Muafani Muafani Mubin, Nurul Muchammad Abdul Qodir Al Judiyyi Muhammad Abdul Latif Muhammad Akmal Muhammad Azam Yasir Muhammad Khairy Abdullah Dzaky Muhammad Saefullah Muhtar Sofwan Hidayat Mukhamad Alfi Syaifulloh Mukromin Mukromin MUNTAHA, DARUL Muntaqo, Lutfan Muntofingah Muntofingah Mushokhifah - Mustika Septi Handini Muti Kurniati Muzakky, Ahmad Faid Nabila, Nabila Nadifa Fadilah Al-Ayasy Naila Zulfa Nailul Khofifah Naina Khoirin Nida Nanang Sudiyono Nanang Sudiyono Nanda Cahyo Saputra Nandang Wicaksono Nasokah Nasokah Ngarifin Ngarifin Ngarifin Shidiq Ngatoilah Linnaja Ngatoillah Linaja Ngatoillah Linnaja Ngatoillah Linnaja Niken Kencono Ungu Ningamatuzzulfa, Alfi Nira Tri Nanda Noor Aziz Noor Aziz Noor Aziz Noor Aziz, Noor Nova Dwi Riyani Novida Aprilina Nisa Fitri Nur Farchatun Nafisah Nur Farida NUR HASANAH Nur Hidayah Nur Lu’lu’ul Maknunah Nur Sachidin Nurhuda Masdyon Nurlita Dwi Oktavia Nurngain, Alfan Nurul Farida Nurul Maftuchah Pamungkas Stiya Mulyani Prasetya Prasetya Qulniyah Qulniyah Rachma Sari, Ika Tri Rafi Pramasani Rafika Lasya Ningrum Rahman, Rifqi Aulia Rahmat Lutfi Guefara Rendi Setiyawan Rendi Wahidin Ria Zulfa Lutfiyani Rifana Azzahra Rifqi Muntaqo Rifqi Muntaqo Rifqi Muntaqo Rifqi Muntaqo, Rifqi Rizky Ramadhan Robi'ah Adawiyah Robiah Adawiyah Robiah Adawiyah Roni Muslikah Roni Muslikah Rosyid, Muhammad Iqbal Sa'diyah, Arfina Sacha Mahardika Saefurrahman Saefurrahman Sagita Woulandari Sakir, Moh. Salis Irvan Fuadi Salis Wahyu Hidayati Salis Wahyu Hidayati Salis Wahyu Hidayati Samsul Munir Sayyidah Bidayatul Hidayah Sekarinasih, Anggitiyas Setia Ningsih Shabrina Khalina Shinta Nuri Sidiq, Ngarifin Silvi Nur Khasanah Siti Lailatul Ulya Siti Lailiyah Siti Lailiyah Siti Lailiyah Siti Masfiah Lutfiana Siti Muamanah Siti Muamanah Siti Nur Khasanah Siti Rohmah Sofan Rizqi Sofan Rizqi Sofan Rizqi Soffan Rizqi Soffan Rizqi Sri Haryanto Sri Haryanto Sunanih Sunarko, Asep Sunaryo Sunaryo Supangat Supangat Susan Asasiyah Suwadi, Muhammad Ardin Suwondo, Adi Syabana Angga Zulfikar Syakur Sf, Mahlail Tri Anisa Febriani Ulfa Farihatu Vava Imam Agus Faisal Vina Izzatul Maliah Wahyu Prastiyo Wahyu Sukoco Waisatul Kurnia Wan Jusoh, Wan Noor Hazlina Wawan Saputro Widiana, Siti Wahyu Widya Novita Sari Winarti, Mukti Yoga Khoirul Anam Yumna, Shendya Lukyana Yurita Erviana Z. Sukawi Zahid Akhmad Surya Zaid Mudhofar zhul fahmi hasani Zulfa Nailal Kamila Zulkifli Musthan Zulkifli Musthan, Zulkifli