p-Index From 2021 - 2026
29.27
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan Islam Indonesian MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Tafaqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman EDU-RELIGIA : Jurnal Keagamaan dan Pembelajarannya Al-Hayat: Journal of Islamic Education Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam PARAMUROBI Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Journal on Education AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Journal of Humanities and Social Studies Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat jurnal syntax admiration Jurnal Scientia Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara JURNAL PENDIDIKAN SAINS SOSIAL DAN AGAMA International Journal of Islamic Educational Psychology Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Ma'alim: Jurnal Pendidikan Islam Mukaddimah: Jurnal Studi Islam Jurnal Tawadhu Jurnal Pengabdian Masyarakat PGSD Ta'dib: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Peradaban Islam Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Journal Of Human And Education (JAHE) NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JURRIMIPA) YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Concept: Journal of Social Humanities and Education Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Bulletin of Indonesian Islamic Studies Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa (JURRIBAH) Al -Athfal Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Jurnal Pendidikan Islam Journal of Creative Student Research Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Student Research Jurnal Pendidikan Islam Indonesia Student Scientific Creativity Journal Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) JAKA Jurnal Nusantara Berbakti Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora AL QALAM JURNAL KEPENDIDIKAN Simpati: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Jurnal Kajian dan Penelitian Umum BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat Jurnal Sadewa: Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosial Jurnal Yudistira Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Abdimas Terapan: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Terapan Student Research Journal Jurnal Sains Student Research Ihsanika : Jurnal Pendidikan Agama Islam International Journal of Education, Language, Literature, Arts, Culture, and Social Humanities Aspirasi : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN) Journal Innovation In Education Intellektika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas La-Tahzan: Jurnal Pendidikan Islam Journal of Innovative and Creativity Ardhi: Jurnal Pengabdian dalam Negri Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Interdisciplinary Journal of Social Science and Education (IJSSE) MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal Ilmiah Nusantara Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara (JPGENUS) Jurnal Kemitraan Masyarakat Fundamentum: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Reflection: Islamic Education Journal World Journal of Islamic Learning and Teaching Jurnal Pelayanan Masyarakat Moral : Jurnal Kajian Pendidikan Islam Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Jurnal Faidatuna Harmony Philosophy: International Journal of Islamic Religious Studies and Sharia EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Al Jabiri: Jurnal Ilmiah Studi Islam Servis : Jurnal Pengabdian dan Layanan kepada Masyarakat Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam JIQSI : Jurnal Ilmu Al Qur'an dan Studi Islam Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora JURNAL EDUKASI DAN PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI Journal of New Trends in Sciences Journal Fascho PAEDAGOGIE KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Reflektif: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris Al Yazidiy: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan ALFIHRIS: Jurnal Inspirasi Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Agama Sosial dan Budaya
Claim Missing Document
Check
Articles

FASILITASI USAHA PRODUK ABON IKAN NILA DI DESA MONDORETNO KECAMATAN BULU KABUPATEN TEMANGGUNG Robingun Suyud El Syam; Ika Nur Hanifah; Khofifah Yuliarti; Ida Fania; Mellyana Mellyana; Husnul Khatimah; Idvina Ayu Nabila; Ika Yuliana Prastica
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam pengembangan usaha produk abon ikan nila di Desa Mondoretno, Kecamatan Bulu, Temanggung. Meskipun ikan nila memiliki potensi besar sebagai bahan baku produk olahan, usaha abon ikan nila di desa ini masih terkendala dalam hal pengolahan dan pemasaran yang efektif. Kegiatan pendampingan ini meliputi pelatihan pengolahan abon ikan nila yang baik dan benar, peningkatan manajemen usaha, serta strategi pemasaran yang dapat meningkatkan daya saing produk. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah partisipatif, dengan melibatkan masyarakat setempat dalam setiap tahap pelaksanaan. Hasil pendampingan ini menunjukkan dapat meningkatkan kualitas produk abon ikan nila, memperluas pasar, serta menciptakan peluang usaha baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa. Dengan demikian, usaha abon ikan nila di Desa Mondoretno diharapkan dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi terhadap perekonomian lokal
Teachers’ Strategies In Managing Learning For Early Childhood Students From Diverse Religious Backgrounds At Tk Kalibening 2 Wonosobo Khusnul Musyarofah; Bambang Sugiyanto; Robingun Suyud El Syam
Jurnal E-MAS (Edukasi dan Pembelajaran Anak Usia Dini) Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/e-mas.v2i2.771

Abstract

This study was motivated by the religious diversity among students at TK Kalibening 2 Wonosobo, which requires teachers to implement inclusive learning practices and foster tolerance from an early age. The study aimed to analyze teachers’ strategies in managing learning activities involving children from different religious backgrounds. This research employed a qualitative approach with a descriptive design. The research subjects consisted of the principal, teachers, and parents. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data validity was ensured through source and technique triangulation, while data analysis followed the Miles and Huberman model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that teachers implemented habituation, role modeling, collaborative play, storytelling, singing, and question-and-answer activities to promote tolerance among children. Learning activities were planned through inclusive and general approaches that accommodated students from different religious backgrounds. During Islamic religious activities, non-Muslim students were provided with alternative activities under teacher supervision. The main challenges included teachers’ limited knowledge of non-Muslim religions, the lack of diversity-based learning training, and young children’s limited understanding of religious differences. These challenges were addressed through communication with parents, teacher supervision, and simple explanations regarding religious diversity. The study found that tolerance can be effectively developed through daily interactions, habituation, and inclusive learning experiences. The novelty of this research lies in its focus on teachers’ strategies for managing learning in an early childhood classroom with students from different religious backgrounds. The findings contribute to the development of multicultural and inclusive education practices in early childhood education.
PERAN PETANI KENTANG UNTUK MENANAMKAN JIWA MANDIRI PADA ANAK USIA DINI DI DESA BANARAN WONOSOBO Bambang Sugiyanto; Robingun Suyud El Syam; Maulidya Anggraeni Puspita Asri
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i2.10271

Abstract

ABSTRACT This study is motivated by the importance of fostering independence from an early age as a foundation for children’s character development, particularly within farming families that have unique life dynamics. The family environment of potato farmers in Banaran Village, Wonosobo, provides contextual learning experiences through daily activities. This study aims to describe the role of potato farmers in instilling independence in early childhood and to identify the supporting and inhibiting factors. The study employs a qualitative approach with a case study design. The research subjects are potato farming families with children aged 3–6 years, supported by informants such as PAUD teachers and community leaders selected through purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing, with validity ensured through triangulation. The results show that the role of farmers is not limited to economic fulfillment but also shapes family life patterns that instill values of discipline, responsibility, hard work, initiative, and perseverance through modeling and habituation. Children are accustomed to being independent in daily activities and are also involved in simple farming tasks. Supporting factors include consistent habituation, an active family environment, and a culture of mutual cooperation, while inhibiting factors include limited parental time, differences in children’s characteristics, and a lack of awareness of stimulative parenting. In conclusion, the role of potato farmers is strategic in shaping early childhood independence. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman kemandirian sejak usia dini sebagai dasar pembentukan karakter anak, khususnya dalam keluarga petani dengan dinamika kehidupan khas. Lingkungan keluarga petani kentang di Desa Banaran, Wonosobo, memberikan pengalaman belajar kontekstual melalui aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran petani kentang dalam menanamkan kemandirian anak usia dini serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian adalah keluarga petani kentang yang memiliki anak usia 3–6 tahun, dengan informan pendukung guru PAUD dan tokoh masyarakat yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta diuji dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran petani tidak hanya pada pemenuhan ekonomi, tetapi juga membentuk pola hidup keluarga yang menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kerja keras, inisiatif, dan ketekunan melalui keteladanan dan pembiasaan. Anak dibiasakan mandiri dalam aktivitas sehari-hari serta terlibat dalam kegiatan pertanian sederhana. Faktor pendukung meliputi pembiasaan konsisten, lingkungan keluarga aktif, dan budaya gotong royong, sedangkan hambatan meliputi keterbatasan waktu orang tua, perbedaan karakter anak, dan kurangnya kesadaran pengasuhan. Dengan demikian, peran petani kentang bersifat strategis dalam membentuk karakter mandiri anak usia dini.
Pendidikan Islam tentang Mistikasi Hantu Legend di Indonesia Salis Irvan Fuadi; Robingun Suyud El Syam; Laila Ngindana Zulfa
La-Tahzan: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 18 No. 1 (2026): La-Tahzan: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Institut Agama Islam Bakti Negara Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62490/latahzan.v18i1.1564

Abstract

Amid the widespread public belief in mystical phenomena and legendary ghosts, an Islamic perspective-based study is important to provide an understanding that aligns with the values of Islamic creed. This article aims to reveal the mystification of legendary ghosts in Indonesia from the perspective of Islamic education, a topic that has not been discussed in previous studies. This paper is the result of a literature research using a descriptive qualitative approach referring to relevant literature and analyzed descriptively. The research findings show that ghosts are part of devils that disturb humans, not the spirits of deceased people, but manifestations of devils resembling human figures or other forms. Devils are supernatural beings created by Allah with the mission of misleading humans by disturbing, slandering, and deceiving them. The existence of supernatural beings such as jinn and devils is something Muslims must believe in because they are mentioned in the Qur’an; denying them means denying the essence of the holy scripture itself. These findings highlight the religious aspect as the foundation of belief, transcending the limitations of human logic. This research also provides direction for future studies that emphasize religiosity as an approach to understanding supernatural phenomena based on scriptural sources in comprehending the unseen world.
Dampak Tradisi Ampiran terhadap Partisipasi Belajar Anak Usia Dini di Hari Efektif Belajar di Kecamatan Kejajar Wonosobo Akhirina Putri Damayanti; Bambang Sugiyanto; Robingun Suyud El Syam
YASIN Vol 6 No 3 (2026): YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v6i3.10445

Abstract

Local traditions play an important role in early childhood education because they can shape children’s social values, cultural identity, and learning experiences. However, studies that specifically discuss the impact of the Ampiran tradition on early childhood learning participation on effective learning days remain limited. This study aims to analyze the impact of the Ampiran tradition on early childhood learning participation on effective learning days in Kejajar Subdistrict, Wonosobo. This study used a descriptive qualitative approach with a field research design, involving three early childhood education institutions, namely PAUD Al-Amin, PAUD Mutiara Hati, and TK NU Kejajar, which were selected using purposive sampling. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model. The results showed that the Ampiran tradition has a dual impact. On the one hand, this tradition fosters social values such as mutual cooperation, empathy, and the strengthening of cultural identity. On the other hand, when its implementation takes place on or close to effective learning days, this tradition affects the decline in children’s attendance, concentration, and learning participation due to fatigue from activities that continue until nighttime. These findings contribute to the development of Vygotsky’s sociocultural theory in the context of local culture-based early childhood education in Indonesia. The conclusion of this study emphasizes the importance of balancing cultural preservation and the fulfillment of early childhood learning rights. The implications of this study provide theoretical contributions to the development of the literature on culture-based early childhood education as well as practical contributions for teachers, parents, and policymakers in integrating local traditions into the Kurikulum Merdeka framework in a more adaptive and child-friendly manner.
Peran Pendidikan Akhlak dalam Menumbuhkan Kesehatan Mental Siswa di MA Takhassus al-Qur’an 1 Mojotengah Wonosobo Nala Fury Ashlah; Robingun Suyud El Syam; Muhtar Sofwan Hidayat
YASIN Vol 6 No 3 (2026): YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v6i3.10454

Abstract

Previous research on moral education and mental health has been dominated by quantitative approaches, so it has not fully described the process of internalizing moral values and students’ subjective experiences in depth. This study aims to describe students’ mental health conditions, analyze the role of moral education in fostering mental health, and identify supporting and inhibiting factors in its implementation at MA Takhassus Al-Qur’an 1 Mojotengah Wonosobo. This study used a qualitative approach with a field research design, involving the principal, the akidah akhlak teacher, the guidance and counseling teacher, and Grade XI students selected using purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The results showed that most students had fairly good mental health conditions, characterized by adaptability, positive social relationships, and active involvement in madrasah activities, although some students still experienced anxiety, lack of self-confidence, and difficulty controlling their emotions. Moral education played an important role through classroom learning, teacher role modeling, and religious habituation in helping students control their emotions, build inner calm, and strengthen character. Supporting factors in the implementation of moral education included the pesantren environment, rural community culture, a culture of tawaduk, and a religious school environment, whereas inhibiting factors included a lack of family support, the influence of negative peer environments, and the absence of a specific mental health program. The conclusion of this study emphasizes the importance of integrating moral education with structured mental health services so that students’ psychological needs can be addressed more optimally. These findings contribute to strengthening the literature on moral education and mental health and provide practical implications for madrasahs in designing character development programs integrated with professional psychological support.
PERAN PONDOK PESANTREN TAHFIDZUL QUR’AN AL-ASY’ARIYYAH 2 TERHADAP PENINGKATAN NILAI RELIGIUS MASYARAKAT DERODUWUR MOJOTENGAH WONOSOBO Yajid Hamdani; Robingun Suyud El Syam; Nugroho Prasetya Adi
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7691

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam dalam membentuk dan meningkatkan nilai religius masyarakat. Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Asy’ariyyah 2 Desa Deroduwur Mojotengah Wonosobo tidak hanya berfungsi sebagai tempat pendidikan santri, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial-keagamaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pondok pesantren dalam meningkatkan nilai religius masyarakat, bentuk kegiatan yang dilakukan, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Asy’ariyyah 2 terhadap peningkatan nilai religius masyarakat di Desa Deroduwur, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo. Selain itu, penelitian ini berupaya mengidentifikasi bentuk-bentuk kegiatan yang diselenggarakan pesantren dalam melibatkan masyarakat umum secara aktif, serta menganalisis berbagai faktor pendukung dan penghambat dalam upaya peningkatan nilai religius tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian mencakup pengasuh pondok, pengurus pondok, kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Asy'ariyyah 2 memiliki peran strategis sebagai pusat pendidikan agama dan pembinaan akhlak, sarana peningkatan pemahaman ibadah, teladan penggerak kehidupan religius, serta pilar pembangunan non-fisik bagi desa. (2) Bentuk kegiatan yang melibatkan masyarakat terbagi ke dalam kegiatan rutinan (pengajian mingguan, selapanan Rabu Kliwon), kegiatan tahunan berskala besar (Haflah Khotmil Qur’an, Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh), partisipasi pada momen khusus (Tarawih Ramadhan, silaturahmi Maulud), dan sinergi sosial kemasyarakatan (Genduren, tasyakuran). (3) Faktor pendukung program ini mencakup antusiasme warga, kekuatan tradisi budaya desa, peran aktif pengurus, dan sinergi kuat dengan pemerintah desa. Sementara itu, faktor penghambatnya adalah kesibukan kerja dan ekonomi warga, rendahnya partisipasi pemuda, kendala teknis cuaca, serta keterbatasan infrastruktur fisik pada kegiatan berskala besar.
RELEVANSI POLA ASUH NABI YA’QUB DALAM SURAH YUSUF AYAT 4–5 TERHADAP PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL ANAK DI ERA MODERN Karima Faizatunni’mah; Robingun Suyud El Syam; Muhtar Sofwan Hidayat
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pola asuh Nabi Ya’qub dalam Surah Yusuf ayat 4–5 serta mengkaji relevansinya terhadap pengembangan kecerdasan emosional anak di era modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), yang bersumber dari Al-Qur’an, kitab tafsir klasik dan kontemporer, serta literatur psikologi perkembangan dan pendidikan. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dan analisis wacana (discourse analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh Nabi Ya’qub dalam Surah Yusuf ayat 4–5 dapat dikategorikan sebagai pola asuh autoritatif (authoritative parenting) yang berkarakter emotion coaching. Pola ini ditandai dengan responsivitas tinggi, komunikasi empatik, validasi emosi anak, serta pemberian batasan yang jelas disertai alasan rasional dan spiritual. Selain itu, pola asuh tersebut memiliki relevansi yang kuat terhadap lima komponen kecerdasan emosional menurut Goleman, yaitu kesadaran diri, regulasi diri, motivasi, empati, dan keterampilan sosial. Dalam konteks era modern yang ditandai dengan tantangan digitalisasi dan menurunnya kualitas interaksi sosial, pola asuh Nabi Ya’qub menawarkan model pengasuhan yang holistik, integratif, dan kontekstual dalam membentuk anak yang cerdas secara emosional. Dengan demikian, Surah Yusuf ayat 4–5 tidak hanya mengandung nilai historis, tetapi juga memiliki implikasi praktis sebagai pedoman pengasuhan anak di masa kini.
HUBUNGAN HIZBUT TAHRIR INDONESIA (HTI) DENGAN DINAMIKA KEBERAGAMAAN DAN KEBERNEGARAAN DI INDONESIA Ahmad Taufiqurrohman; Wahyu Prastiyo; Desi Oktavia; Azzah Nur Laili; Robingun Suyud El Syam
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 1 (2026): Februari: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i1.8178

Abstract

This study examines the relationship between Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) and the dynamics of religiosity and statehood in Indonesia. As a transnational Islamist movement, HTI promotes the establishment of a global caliphate, positioning its ideology in tension with Indonesia’s national ideology, Pancasila. This article analyzes HTI’s religious discourse, political narratives, and mobilization strategies, alongside the state’s responses through regulations and deradicalization policies. Using qualitative descriptive methods through literature review, journal articles, policy documents, and empirical reports, this study finds that HTI significantly influenced the religious landscape by strengthening textualist and revivalist Islamic tendencies. However, its political agenda created friction within the pluralistic, democratic, and Pancasila-based state structure. The government’s disbandment of HTI in 2017 marked a turning point in Indonesia’s approach to non-democratic religious-political movements. This study concludes that HTI contributed to heightened debates on nationalism, Islamic identity, and the limits of political freedom in Indonesia.
Implementasi Pendidikan Islam melalui Kegiatan Majikan (Masyarakat Ngaji Kitab Sesarengan) di Desa Jatiluhur Kecamatan Rowokele Kabupaten Kebumen Tri Muryanti; Robingun Suyud El Syam; Rifqi Aulia Rahman
Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 2 (2026): April:Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/miftahulilmi.v3i2.502

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Majikan (Sesarengan Book Study Community) activities, identify supporting and inhibiting factors in the implementation of activities, and examine the contribution of the “Majikan” activities to the development of Islamic education in the community. This study uses a qualitative approach taking the object of the implementation of Islamic education through the “Majikan” activities located in Jatiluhur Village, Rowokele District, Kebumen Regency, with research subjects including the chairman of GP Ansor, the administrators of the “Majikan” activities, religious leaders, and the congregation participating in the “Majikan” activities. Data were obtained through in-depth interviews, observations, and documentation to then be analyzed descriptively. The results of the study indicate that the Majikan (Sesarengan Book Study Community) activities in Jatiluhur Village are carried out consistently as a form of community-based non-formal Islamic education. These activities include reading sholawat, studying fiqh books regarding basic worship using the bandongan method, as well as closing prayers and mushafahah. This activity was driven by community involvement and support from the village government, despite challenges such as differences in educational backgrounds, time constraints, weather conditions, and location. The contribution of the "Majikan" program is to improve religious understanding, foster appropriate worship behavior, strengthen Islamic brotherhood, and raise social awareness through alms management.
Co-Authors -, Mushokhifah A. Adibudin Al-Halim Abdul Basir Abdul Basir Abdul Basir Abdul Majid Abdurrohman Al Asyari Abdurrohman Al Asy’ari Achmad Bayu Wicaksono Achmad Subhi Amirul Hakim Adi, Nugroho Prasetya Adzra Aqilah Nuha Afifah Afni Novalia Afifah Eka Yulia Widiyani Afiyana Agung Nugrahaning Gusti Agus Riyadi Agus Sriyanto Agus Sriyanto Ahmad Fatih Ahmad Fatih Ahmad Guspul Ahmad Guspul Ahmad Khoiri Ahmad Mustangin Ahmad Nasir Ahmad Rizal Muzakki Ahmad Taufiqurrohman Ahmad Zaffi Syafiq Ahmad Zuhdi Ahmad Zuhdi Ahmad Zuhdi Aida Fitria Akhirina Putri Damayanti Akhmad Khoiri Akhmad Mustangin Al Asy'ari, Abdurrohman Al Halim, A. Adibudin Al-Halim, A. Adibudin Alfan Nurngain Alfan Nurngain Alfan Nurngain Alfan Safik Alfi Rohmatina Zulva Alfiah Hasnatur Ristina Azizah Ali Imron Ali Imron Ali Imron Ali Imron Ali Mutafi Ali Mu’tafi Alif Laifudin Alisa Qodrunnada Munawaroh ALISA QOTRUNADA Amalia Rizka Khasanah Amliur Rohmah Andika Saputra Anisatun Novia Ariqoh Anjasmara Anjasmara Anni Zulfatun Ni’mah Annisa Wahyu Lailatufitria Aprezo Pardodi Maba Arief Viantoro Arum Wigatiningtyas Aryadi Nursantoso Asep Sunarko Ashief El Qorny Ashief El Qorny Asyhar Kholil Asyhar Kholil Aufa, Bima Aska Auliya Sholikhatun Aydalhaqq, Fathara Azah Zumroh Azza Aulia Gladis Puspita Dewi Azzah Nur Laili Bagus Adi Saputro Bambang Sugiyanto Bambang Sugiyanto Bambang Sugiyanto Bambang Sugiyanto Bambang Sugiyanto Chusnul Ayu Azizah Chuswatun Hasanah Danang Isworo Daniel Happy Putra Darul Muntaha Darul Muntaha Dede Fadli Mubarok Deni Sutan Bahtiar Denisa Amni Nabilah Amin Desi Oktavia Devi Rahmawati Dewi Retnowati Dewi Saniatun Dinatun Nasyhah Diya Nur Ramadhani Dwi Rahmat Setiyono Dwinanto, Arif Ekarunia, Nabila Nastri Eko Eriyanto Elisa Qotrun Nadiah Etty Nur Rahmawati Ezuan Habib Ardiansyah Ezuan Habib Ardiansyah Fachry Abda El Rahman Faisal, Vava Imam Agus Farid, Nur Farida Putri Afriyani Fatin Bakitia Fatkhurrohman Fatkhurrohman Fiki Abidatul Laili Kamilatussyarifah Fina Qurrotul Aini Fiqih Rizqiyah Firdaus Fita Ulinni'ma Fitriatus Syaringah Hafid Aminudin Hafid Aminudin Hasani, Zhul Fahmy Hendri Purbo Waseso Hendri Purbo Waseso Hermawan Hermawan Hidayatu Munawaroh Hidayatu Munawaroh Hidayatu Munawaroh Hidayatu Munawaroh, Hidayatu Hilmy Pratomo Husnul Khatimah Ibnu Zulfa Ida Fania Idvina Ayu Nabila Iga Nurmalasari Ihya Lutfi Musfiroh Ika Nur Hanifah Ika Yuliana Prastica Ilhan Mansyur Al Huda Imam Arfiyanto Imas Amanatu Zahro Indah Mustafidah INDANA ZULFA Intan Masruroh Swastika Intan Nur Aini Irfan Syarif Nur Hidayat Ismi Muftalikhatuz Zahro Istighfara, Syahda Ivan Geovani Izzul Fahmi Al Kholiq Joko Karyanto Karima Faizatunni’mah Karin Nurlaeli Khabib Maskhur Rochman Khamid Murtadho Khaq, Ahmad Abdul Khofifah Khofifah Khofifah Yuliarti Kholikin, Nofan Ahmad Khurniyati Khusnul Musyarofah Krisdwiyanti Krisdwiyanti Kuni Ustuviana Laila Ngindana Zulfa Linnaja, Ngatoillah Lukman Nur Amin Luluk Alawiyah, Luluk Lutfan Muntaqo Lutfan Muntaqo M. Syakur Sf. M. Yusuf A. N M. Yusuf Amin Nugroho M. Yusuf AN M. Yusuf. AN Machfudz Machfudz Machfudz Machfudz Machfudz Maryono Maryono Maryono Maryono Maryono Maryono Masrokhan Iskhaq Masrokhan Iskhaq Masruroh, Wulan Sania Maulidya Anggraeni Puspita Asri Ma’ruf, Muhammad Mellyana Mellyana Miftah Amiliana Miftahul Huda Miladiah Shofa Misbahudin Misbahudin Moh Amin Moh Sakir Moh Sakir Moh. Amin Moh. Sakir Moh. Sakir Mohamad Fatkhurohman Mohamad Fatkhurohman Mohammad Fauziddin Muafani Muafani Muafani Mubin, Nurul Muchammad Abdul Qodir Al Judiyyi Muhammad Akmal Muhammad Azam Yasir Muhammad Khairy Abdullah Dzaky Muhammad Saefullah Muhtar Sofwan Hidayat Muhtar Sofwan Hidayat Muhtar Sofwan Hidayat Mukhamad Alfi Syaifulloh Mukromin Mukromin Mukromin Mukromin MUNTAHA, DARUL Muntaqo, Lutfan Muntofingah Muntofingah Mushokhifah - Mustika Septi Handini Muti Kurniati Muzakky, Ahmad Faid Nabila, Nabila Nadifa Fadilah Al-Ayasy Naila Zulfa Nailul Khofifah Naina Khoirin Nida Najmul Laili Fitriana Nala Fury Ashlah Nanang Sudiyono Nanang Sudiyono Nanang Sudiyono Nanda Cahyo Saputra Nandang Wicaksono Nasokah Nasokah Nawawi, Muhammad Latif Ngarifin Ngarifin, Ngarifin Ngarifin Shidiq Ngarifin Shidiq Ngarifin Shidiq Ngatoilah Linnaja Ngatoillah Linaja Niken Kencono Ungu Ningamatuzzulfa, Alfi Nira Tri Nanda Noor Aziz Noor Aziz Noor Aziz Noor Aziz, Noor Nova Dwi Riyani Novida Aprilina Nisa Fitri Nugroho Prasetya Adi Nur Farchatun Nafisah Nur Farida NUR HASANAH Nur Hidayah Nur Lu’lu’ul Maknunah Nur Sachidin Nurhuda Masdyon Nurlita Dwi Oktavia Nurngain, Alfan Nurul Farida Nurul Maftuchah Nurul Mubin Nurul Wahyu Utami Pamungkas Stiya Mulyani Prasetya Prasetya Qulniyah Qulniyah Rachma Sari, Ika Tri Rafi Pramasani Rafika Lasya Ningrum Rahman, Rifqi Aulia Rahmat Lutfi Guefara Rendi Setiyawan Rendi Wahidin Ria Zulfa Lutfiyani Rifana Azzahra Rifqi Muntaqo Rifqi Muntaqo Rifqi Muntaqo Rifqi Muntaqo, Rifqi Riza Sasmitasari Rizky Ramadhan Robi'ah Adawiyah Robiah Adawiyah Robiah Adawiyah Roni Muslikah Rosyid, Muhammad Iqbal Sa'diyah, Arfina Sacha Mahardika Saefurrahman Saefurrahman Sagita Woulandari Sakir, Moh. Salis Irvan Fuadi Salis Wahyu Hidayati Salis Wahyu Hidayati Salis Wahyu Hidayati Samsul Munir Sayyidah Bidayatul Hidayah Sekarinasih, Anggitiyas Setia Ningsih Shabrina Khalina Shinta Nuri Sidiq, Ngarifin Silvi Nur Khasanah Siti Lailatul Ulya Siti Lailiyah Siti Lailiyah Siti Lailiyah Siti Masfiah Lutfiana Siti Muamanah Siti Nur Khasanah Siti Rohmah Sofan Rizqi Sofan Rizqi Sofan Rizqi Soffan Rizqi Soffan Rizqi Sri Haryanto Sri Haryanto Sukawi, Z. Sunanih Sunarko, Asep Sunaryo Sunaryo Sunaryo Supangat Supangat Susan Asasiyah Suwadi, Muhammad Ardin Suwondo, Adi Syabana Angga Zulfikar Syakur Sf, Mahlail Tri Anisa Febriani Tri Muryanti Ulfa Farihatu Vava Imam Agus Faisal Vina Izzatul Maliah Wahyu Prastiyo Wahyu Sukoco Wahyu Sukoco Waisatul Kurnia Wan Jusoh, Wan Noor Hazlina Wawan Saputro Widya Novita Sari Winarti, Mukti Yajid Hamdani Yoga Khoirul Anam Yurita Erviana Zahid Akhmad Surya Zaid Mudhofar zhul fahmi hasani Zhul Fahmy Hasani Zulfa Nailal Kamila Zulkifli Musthan Zulkifli Musthan, Zulkifli