p-Index From 2021 - 2026
26.338
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan Islam Indonesian MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Tafaqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman EDU-RELIGIA : Jurnal Keagamaan dan Pembelajarannya Al-Hayat: Journal of Islamic Education Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam PARAMUROBI Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Journal on Education AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Journal of Humanities and Social Studies Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam jurnal syntax admiration Jurnal Scientia Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara JURNAL PENDIDIKAN SAINS SOSIAL DAN AGAMA International Journal of Islamic Educational Psychology Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Ma'alim: Jurnal Pendidikan Islam Mukaddimah: Jurnal Studi Islam Jurnal Tawadhu Jurnal Pengabdian Masyarakat PGSD Ta'dib: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Peradaban Islam Journal of Social Research Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Journal Of Human And Education (JAHE) NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora International Journal of Education and Literature (IJEL) Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JURRIMIPA) Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Concept: Journal of Social Humanities and Education Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Bulletin of Indonesian Islamic Studies Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa (JURRIBAH) Al -Athfal Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Jurnal Pendidikan Islam Journal of Creative Student Research Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Student Research Jurnal Pendidikan Islam Indonesia Student Scientific Creativity Journal Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) JAKA Jurnal Nusantara Berbakti Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora AL QALAM JURNAL KEPENDIDIKAN Simpati: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Jurnal Kajian dan Penelitian Umum Al Yazidiy: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat Jurnal Sadewa: Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosial Jurnal Yudistira Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Abdimas Terapan: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Terapan Student Research Journal Alfihris: Jurnal Inspirasi Pendidikan Jurnal Sains Student Research Ihsanika : Jurnal Pendidikan Agama Islam International Journal of Education, Language, Literature, Arts, Culture, and Social Humanities Aspirasi : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN) Journal Innovation In Education Intellektika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Ardhi: Jurnal Pengabdian dalam Negri Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Interdisciplinary Journal of Social Science and Education (IJSSE) MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Jurnal Ilmiah Nusantara Jurnal Kemitraan Masyarakat Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam Reflection: Islamic Education Journal Jurnal Pelayanan Masyarakat Moral : Jurnal Kajian Pendidikan Islam Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Jurnal Faidatuna Al Jabiri: Jurnal Ilmiah Studi Islam Servis : Jurnal Pengabdian dan Layanan kepada Masyarakat Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam JIQSI : Jurnal Ilmu Al Qur'an dan Studi Islam Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Journal of New Trends in Sciences Journal Fascho KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PEMBELAJARAN DIFERENSIASI DALAM PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN HETEROGENITAS SISWA MTS MA’ARIF GONDANG Afifah Afni Novalia; Diya Nur Ramadhani; Misbahudin Misbahudin; Ahmad Zaffi Syafiq; Robingun Suyud El Syam
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Januari 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i1.7686

Abstract

Learning in the subject of Akidah Akhlak is inherently faced with heterogeneous student characteristics, including differences in academic ability, learning styles, interests, family background, and readiness to comprehend religious concepts. These variations require teachers to implement instructional strategies that can accommodate diverse learning needs so that every student experiences meaningful and effective learning. Differentiated instruction serves as an approach that provides varied learning opportunities through the adaptation of content, process, and product based on individual student needs. In the context of Akidah Akhlak learning, differentiation enables teachers to adjust the delivery of faith and moral values in ways that are relevant and accessible for students with diverse abilities. This approach not only promotes inclusivity but also enhances student engagement, comprehension of religious principles, and internalization of moral character. This article aims to describe the urgency, implementation practices, and benefits of differentiated instruction in Akidah Akhlak learning as an effort to meet the heterogeneity of students in madrasah settings.
Eskatologi Islam: Studi Dilalogis Umar bin Khattab dengan Munkar dan Nakir tentang Prosedur Pasca Kematian Ngatoillah Linnaja; Robingun Suyud El Syam
Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 4 (2025): Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/hikmah.v2i4.1587

Abstract

Among the afterlife in Islamic belief is the grave, where at the beginning of this period it is believed that the soul will be questioned by the angels Munkar and Nakir about his faith and deeds in the world. The purpose of this writing is focused on elaborating on Islamic eschatology in the story of Umar bin Khattab about post-death procedures. Literature research to find out a more in-depth discussion on the topic of post-death procedures by collecting, analyzing, and synthesizing information from books, journals, articles, and other relevant documents, was analyzed content. Findings: The story of Umar bin Khattab with the Angels Munkar and Nakir shows his concern for the welfare of the people. This reflects responsible leadership and is oriented towards the long-term good for all Muslims. Although this particular narrative is not widely documented in classical Islamic texts, it reflects a broader theme in Islamic teachings about the mercy and compassion of Allah and the angels. This story also highlights the exemplary character of Umar and his concern for the welfare of others, even in the afterlife. Conclusion: This story is about a leader who always thinks about the welfare of the people, including those who will face questions in the grave. Novelty: This finding highlights visionary leadership based on the essence of Islam that fosters true happiness in this world and the hereafter, considering the challenges of modern leadership oriented toward the afterlife.
Konsep Pendidikan Islam pada Sikap Gotong Royong Masyarakat Penggerak UMKM di Desa Talunombo Masruroh, Wulan Sania; El Syam, Robingun Suyud; Zuhdi, Ahmad
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konsep pendidikan Islam dalam penguatan sikap gotong royong pada masyarakat penggerak UMKM di Desa Talunombo, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program PPK Ormawa 2024 yang berfokus pada manajemen usaha menggunakan pendekatan POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Permasalahan utama yang ditemukan di lapangan Adalah memudarnya semangat gotong royong akibat pengaruh modernisasi dan meningkatnya individualisme ekonomi. Pelatihan manajemen usaha diberikan kepada masyarakat penggerak UMKM tas anyaman dan batik dengan tujuan meningkatkan kapasitas manajerial sekaligus menginternalisasikan nilai-nilai Islam seperti ta’awun (tolong-menolong), ukhuwah (persaudaraan), syura (musyawarah), dan amal jama’i (kerja kolektif). Hasil pendampingan menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan keterampilan teknis masyarakat penggerak UMKM, memperkuat semangat kerja kolektif, serta mendorong praktik ekonomi yang berlandaskan etika Islam. Selain itu, kolaborasi antar penggerak UMKM semakin meningkat, terlihat dari praktik saling berbagi fasilitas produksi dan kerja sama dalam memenuhi pesanan besar. Penelitian ini menyimpukan bahwa integrasi konsep pendidikan Islam dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat terbukti efektif dalam memperkuat nilai gotong royong serta mendukung keberlanjutan UMKM desa secara sosial, spiritual, dan ekonomis. Abstract This study aims to examine the implementation of Islamic education values in strengthening the spirit of mutual cooperation (gotong royong) among MSME actors in Talunombo Village, Sapuran District, Wonosobo Regency. The program was conducted through the 2024 PPK Ormawa initiative, which focused on entrepreneurship management training using the POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) approach. The main issue identified was the declining culture of mutual cooperation due to modernization and rising economic individualism. The training targeted woven-bag and batik MSME groups, aiming to enhance managerial skills while internalizing Islamic values such as ta’awun (mutual assistance), ukhuwah (brotherhood), syura (consultation), and amal jama’i (collective work). Findings indicate that the program successfully improved technical abilities, strengthened collective work ethics, and promoted economic practices rooted in Islamic morality. Collaboration among MSME actors increased significantly, demonstrated by shared production resources and cooperative efforts in fulfilling large orders. The study concludes that integrating Islamic educational concepts into community empowerment programs is effective in reinforcing mutual cooperation and supporting sustainable MSME development socially, spiritually, and economically.
Konsep Musyawarah dalam UMKM Masyarakat Mandiri Berwirausaha Berbasis Islam di Desa Talunombo Aningrum, Astri; El Syam, Robingun Suyud; Zuhdi, Ahmad
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3049

Abstract

Musyawarah merupakan salah satu prinsip utama dalam Islam yang menjadi pedoman bagi umat dalam mengambil keputusan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep musyawarah dalam praktik wirausaha masyarakat Desa Talunombo yang memiliki potensi besar di bidang batik dan tas anyaman. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan perspektif penulis berdasarkan pengamatan lapangan, dan telaah literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan musyawarah dalam UMKM di Desa Talunombo tidak hanya menjadi wadah penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah (persaudaraan) dan menumbuhkan nilai keadilan serta kejujuran dalam berwirausaha. Musyawarah yang dilakukan secara islami mampu menciptakan pola kerja yang harmonis dan mengarahkan pelaku usaha untuk berkompetisi secara sehat serta berorientasi pada keberkahan, bukan semata keuntungan materi. Abstract Deliberation is one of the main principles in Islam that serves as a guideline for the community in making collective decisions. This study aims to examine the concept of deliberation in the entrepreneurial practices of the people of Talunombo Village, which has significant potential in the batik and woven bag industries. The approach used is descriptive qualitative, with the author's perspective based on field observations and a literature review. The results show that the implementation of deliberation in MSMEs in Talunombo Village not only serves as a forum for problem solving and decision-making, but also serves as a means of strengthening ukhuwah (brotherhood) and fostering values ??of justice and honesty in entrepreneurship. Deliberation conducted in an Islamic manner can create harmonious work patterns and direct business actors to compete healthily and be oriented towards blessings, not just material gain.             
Pendidikan Diniyah Formal Ningamatuzzulfa, Alfi; Khurniyati; Sari, Widya Novita; Muzakky, Ahmad Faid; El Syam, Robingun Suyud
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3066

Abstract

Formal Diniyah Education (PDF) represents a systematic effort by the Indonesian government to recognize and integrate traditional pesantren religious education into the national education system. This study aims to synthesize and critically analyze various academic literatures regarding the philosophical foundations, regulatory frameworks, and curriculum implementation models of PDF since the enactment of related formal regulations. The method employed is library research with a qualitative content analysis approach toward policy documents, empirical research findings, and relevant scientific journal publications. Primary and secondary data sources were collected through online database searches and university repositories. The analysis results indicate a significant discourse regarding the challenges of synchronization between the universal goals of national education and the specific objectives of pesantren to produce Islamic scholars (tafaqquh fiddin). The study identifies that although the legal basis for PDF is robust, field implementation remains heterogeneous and depends on the local interpretation of the core curriculum by each pesantren. It is concluded that PDF has great potential as an integrated Islamic education model, but clearer standardization is needed concerning quality evaluation and graduate qualifications without eroding the autonomy and distinctiveness of the pesantren tradition.
Peran Moderasi Beragama sebagai Penangkal Hoax dan Disinformasi Keagamaan di Era Digital Widiana, Siti Wahyu; Yumna, Shendya Lukyana; Fatimah, Sinta; Amaliyah, Zulvika; El Syam, Robingun Suyud
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3092

Abstract

Di era digital arus informasi tidak di saring sehingga muncul penyebaran hoak dan dosonformasi, termasuk dalam informasi konteks keagamaan. Artikel ini mengkaji konsep peran moderasi beragma sebagai penangkal hoax dan Disinformasi keagamaan di era digital  melalui perlawanan terhadap berita hoax dan literasi terhadap informasi yang bertujuan untuk meninkatkan pemahaman, analisis, sikap kritis. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualititatif berbasis studi pustaka dengan sumber utama jurnal jurnal terdahulu buku dan ayat alquran mengenai peran moderasi beragama hasil kajian ini menjadikan moderasi agama sebagai pilar utama dalam menyangkal penyebaran informasi yang salah dan keliru sehingga menimpulkan pemikiran yang kritis dan membiasakan literasi. Abstract In the digital era, the flow of information is unfiltered, leading to the spread of hoaxes and disinformation, including information in a religious context. This article examines the concept of religious moderation as a counter to hoaxes and religious disinformation in the digital era through countering hoax news and information literacy, aimed at improving understanding, analysis, and critical thinking. This research uses a qualitative approach based on literature review, with primary sources being previous journals, books, and Quranic verses regarding the role of religious moderation. The results of this study establish religious moderation as a key pillar in refuting the spread of false and erroneous information, thus fostering critical thinking and fostering literacy.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membangun Toleransi Beragama Siswa Di Sd Negeri 1 Buntu Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo Karin Nurlaeli; Robingun Suyud El Syam; Bambang Sugiyanto
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6631

Abstract

Indonesia sebagai negara multikultural memiliki tantangan dalam menjaga keharmonisan kehidupan beragama di tengah keberagaman keyakinan. Pendidikan dasar menjadi fase strategis dalam menanamkan nilai toleransi beragama sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Islam dalam membangun sikap toleransi beragama peserta didik di lingkungan sekolah dasar multireligius. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian di SD Negeri 1 Buntu, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Subjek penelitian meliputi guru Pendidikan Agama Islam, kepala sekolah, peserta didik kelas IV–VI, dan wali murid. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran yang komprehensif sebagai pendidik, pembimbing, teladan, motivator, dan pengelola kelas dalam menanamkan nilai toleransi beragama. Nilai toleransi diintegrasikan dalam pembelajaran akhlak, kisah Nabi Muhammad SAW, ayat Al-Qur’an, dan hadis, serta diperkuat melalui pembiasaan, keteladanan, dan kerja sama antara sekolah dan orang tua. Sikap dan respons peserta didik menunjukkan kecenderungan positif, tercermin dalam perilaku saling menghargai, tidak melakukan perundungan berbasis agama, serta mampu berinteraksi secara harmonis dengan teman yang berbeda keyakinan. Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang bersifat holistik dan kontekstual berkontribusi signifikan dalam membangun karakter toleransi beragama pada peserta didik sekolah dasar.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI ETIKA BERPAKAIAN SISWI DI MTS AL FUTUHIYYAH BUMIREJO Indah Mustafidah; Robingun Suyud El Syam; Bambang Sugiyanto
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6642

Abstract

Pergeseran pemahaman terhadap etika berpakaian sesuai syariat Islam di kalangan remaja menunjukkan pentingnya peran (PAI) dalam membentuk perilaku religius peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis etika berpakaian siswi, implementasi PAI dalam menanamkannya, serta bentuk pelanggaran dan solusi yang diterapkan di MTs Al Futuhiyyah Bumirejo.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kepala madrasah, guru PAI, guru BK, wali kelas, dan siswi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan metode, sedangkan analisis data dilakukan dengan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika berpakaian siswi secara normatif telah diatur berdasarkan nilai-nilai Islam, namun dalam praktiknya masih ditemukan pelanggaran seperti penggunaan seragam yang ketat, jilbab yang belum menutup dada, tidak memakai ciput, serta kecenderungan mengikuti tren mode modern. Implementasi PAI dilakukan melalui pembelajaran, keteladanan guru, pembiasaan keagamaan, serta pembinaan dan pengawasan oleh guru BK, namun belum sepenuhnya terinternalisasi dalam perilaku siswi akibat pengaruh lingkungan dan media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi PAI di MTs Al Futuhiyyah Bumirejo telah berjalan dengan baik, tetapi masih memerlukan penguatan pembinaan berkelanjutan, keteladanan pendidik, pengawasan konsisten, dan kerja sama dengan orang tua agar etika berpakaian siswi terbentuk sebagai kesadaran religius dan moral.
Qadariyah dan Konsep Kebebasan Berkehendak dalam Ilmu Kalam: Pemikiran Ma’bad al-Juhani Ulfa Farihatu; Sayyidah Bidayatul Hidayah; Ezuan Habib Ardiansyah; Robingun Suyud El Syam
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6674

Abstract

Penelitian ini membahas konsep kebebasan berkehendak dalam tradisi Qadariyah dengan fokus pada pemikiran Ma’bad al-Juhani dalam kajian Ilmu Kalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode penelitian kepustakaan dengan analisis deskriptif-analitis dan historis-konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa Qadariyah menegaskan kebebasan manusia dalam menentukan perbuatannya sebagai dasar tanggung jawab moral dan prinsip keadilan Tuhan. Pemikiran Ma’bad al-Juhani menolak pandangan fatalistik yang berkembang pada masa awal Islam dan hadir sebagai kritik teologis terhadap penyalahgunaan doktrin takdir pada masa Dinasti Umayyah. Meskipun Qadariyah tidak berkembang sebagai aliran teologi yang mapan, gagasan-gagasannya memberikan pengaruh penting terhadap perkembangan Ilmu Kalam, khususnya dalam pembentukan teologi rasional Mu’tazilah. Kajian ini menegaskan signifikansi historis dan teologis pemikiran Qadariyah dalam diskursus kebebasan berkehendak dan tanggung jawab manusia dalam teologi Islam.  
MTA DAN MODERASI BEAGAMA : STUDI TENTANG RESPON ORMAS TERHADAP KERAGAMAN PEMIKIRAN ISLAM Wawan Saputro; Fita Ulinni'ma; Fiki Abidatul Laili Kamilatussyarifah; Nova Dwi Riyani; Robingun Suyud El Syam
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6691

Abstract

Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA) merupakan salah satu organisasi keagamaan yang memiliki posisi unik dalam dinamika wacana Islam kontemporer di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons MTA terhadap keragaman pemikiran Islam, serta menilai sejauh mana pendekatan dakwah dan penafsirannya berkaitan dengan prinsip moderasi beragama. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis studi kepustakaan serta analisis terhadap ceramah, publikasi resmi, dan aktivitas dakwah MTA, penelitian ini menemukan bahwa MTA cenderung menggunakan pendekatan skripturalis dan literal dalam memahami teks Al-Qur’an. Pendekatan ini menjadikan MTA tegas dalam mempertahankan kemurnian akidah dan praktik keagamaan, namun sekaligus melahirkan sikap yang kritis terhadap tradisi keagamaan yang dianggap tidak memiliki dasar nash yang kuat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun MTA berupaya menegakkan nilai-nilai Islam secara konsisten, responsnya terhadap keragaman pemikiran Islam masih menunjukkan keterbatasan dalam aspek akomodatif dan dialogis yang menjadi ciri utama moderasi beragama. Studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang relasi antara model dakwah skripturalis dan perkembangan wacana moderasi beragama di Indonesia.
Co-Authors -, Mushokhifah A. Adibudin Al-Halim Abdul Basir Abdul Basir Abdul Basir Abdurrohman Al Asyari Abdurrohman Al Asy’ari Abdurrohman Al Asy’ari Abdurrohman Al Asy’ari Achmad Bayu Wicaksono Achmad Subhi Amirul Hakim Adi Suwondo Adi, Nugroho Prasetya Adzra Aqilah Nuha Afifah Afni Novalia Afifah Eka Yulia Widiyani Afiyana Agung Nugrahaning Gusti Agus Faisal, Vava Imam Agus Riyadi Agus Sriyanto Ahmad Fatih Ahmad Fatih Ahmad Guspul Ahmad Guspul Ahmad Khoiri Ahmad Nasir Ahmad Rizal Muzakki Ahmad Taufiqurrohman Ahmad Zaffi Syafiq Ahmad Zuhdi Ahmad Zuhdi Aida Fitria Akhmad Khoiri Akhmad Mustangin Al Asy'ari, Abdurrohman Al Halim, A. Adibudin Al-Halim, A. Adibudin Alfan Nurngain Alfan Nurngain Alfan Nurngain Alfan Safik Alfiah Hasnatur Ristina Azizah Ali Imron Ali Imron Ali Imron Ali Imron Ali Mutafi Ali Mu’tafi Ali Mu’tafi Alif Laifudin ALISA QOTRUNADA Amalia Rizka Khasanah Amaliyah, Zulvika Amliur Rohmah Andika Saputra Aningrum, Astri Anisatun Novia Ariqoh Anjasmara Anjasmara Anni Zulfatun Ni’mah Annisa Wahyu Lailatufitria Aprezo Pardodi Maba Arief Viantoro Arum Wigatiningtyas Aryadi Nursantoso Asep Sunarko Ashief El Qorny Ashief El Qorny Asyhar Kholil Asyhar Kholil Aufa, Bima Aska Auliya Sholikhatun Azah Zumroh Azza Aulia Gladis Puspita Dewi Azzah Nur Laili Bagus Adi Saputro Bambang Sugiyanto Bambang Sugiyanto Chusnul Ayu Azizah Danang Isworo Daniel Happy Putra Darul Muntaha Darul Muntaha Dede Fadli Mubarok Deni Sutan Bahtiar Denisa Amni Nabilah Amin Desi Oktavia Devi Rahmawati Dewi Retnowati Dewi Saniatun Diana Dwiyanti Dinatun Nasyhah Diya Nur Ramadhani Dwi Rahmat Setiyono Dwinanto, Arif Ekarunia, Nabila Nastri Eko Eriyanto Elisa Qotrun Nadiah Etty Nur Rahmawati Ezuan Habib Ardiansyah Fachry Abda El Rahman Faisal, Vava Imam Agus Farid, Nur Farida Putri Afriyani fatimah, sinta Fatin Bakitia Fatkhurrohman Fatkhurrohman Fiki Abidatul Laili Kamilatussyarifah Fina Qurrotul Aini Fiqih Rizqiyah Firdaus Firdaus Fita Ulinni'ma Fitriatus Syaringah Hafid Aminudin Hafid Aminudin Haryanto, Sri Hasani, Zhul Fahmy Hendri Purbo Waseso Hendri Purbo Waseso Hermawan Hermawan Hidayatu Munawaroh Hidayatu Munawaroh Hidayatu Munawaroh, Hidayatu Hidayatul Maula Hilmy Pratomo Ibnu Zulfa Iga Nurmalasari Ihya Lutfi Musfiroh Ilhan Mansyur Al Huda Imam Arfiyanto Imas Amanatu Zahro Indah Mustafidah INDANA ZULFA Intan Masruroh Swastika Intan Nur Aini Irfan Syarif Nur Hidayat Ismi Muftalikhatuz Zahro Istighfara, Syahda Ivan Geovani Izzul Fahmi Al Kholiq Joko Karyanto Karin Nurlaeli Khabib Maskhur Rochman Khamid Murtadho Khaq, Ahmad Abdul Kholikin, Nofan Ahmad Khurniyati Krisdwiyanti Krisdwiyanti Kuni Ustuviana Linnaja, Ngatoillah Lukman Nur Amin Luluk Alawiyah Lutfan Muntaqo M. Syakur Sf. M. Yusuf A. N M. Yusuf Amin Nugroho M. Yusuf AN M. Yusuf AN M. Yusuf. AN Machfudz Machfudz Machfudz Maryono Maryono Masrokhan Iskhaq Masrokhan Iskhaq Masruroh, Wulan Sania Ma’ruf, Muhammad Miftah Amiliana Miftahul Huda Miladiah Shofa Misbahudin Misbahudin Moh Amin Moh Sakir Moh Sakir Moh. Amin Moh. Amin Moh. Amin Moh. Sakir Moh. Sakir Mohamad Fatkhurohman Mohammad Fauziddin Muafani Muafani Muafani Mubin, Nurul Muchammad Abdul Qodir Al Judiyyi Muhammad Abdul Latif Muhammad Akmal Muhammad Azam Yasir Muhammad Khairy Abdullah Dzaky Muhammad Saefullah Muhammad Sholihul Falah Muhtar Sofwan Hidayat Mukhamad Alfi Syaifulloh Mukromin Mukromin Mukromin Mukromin Mukromin, Mukromin MUNTAHA, DARUL Muntaqo, Lutfan Muntofingah Muntofingah Mushokhifah - Mustika Septi Handini Muti Kurniati Muzakky, Ahmad Faid Nabila, Nabila Nadifa Fadilah Al-Ayasy Naila Zulfa Nailul Khofifah Naina Khoirin Nida Nanang Sudiyono Nanang Sudiyono Nanda Cahyo Saputra Nandang Wicaksono Nasokah Nasokah Ngarifin Ngarifin Ngarifin Shidiq Ngatoilah Linnaja Ngatoillah Linaja Ngatoillah Linnaja Ngatoillah Linnaja Niken Kencono Ungu Ningamatuzzulfa, Alfi Nira Tri Nanda Noor Aziz Noor Aziz Noor Aziz Noor Aziz, Noor Nova Dwi Riyani Novida Aprilina Nisa Fitri Nur Farchatun Nafisah Nur Farida NUR HASANAH Nur Hidayah Nur Lu’lu’ul Maknunah Nur Sachidin Nurhuda Masdyon Nurlita Dwi Oktavia Nurngain, Alfan Nurul Farida Nurul Maftuchah Prasetya Prasetya Qulniyah Qulniyah Rachma Sari, Ika Tri Rafi Pramasani Rafika Lasya Ningrum Rahman, Rifqi Aulia Rahmat Lutfi Guefara Rendi Setiyawan Rendi Wahidin Ria Zulfa Lutfiyani Rifana Azzahra Rifqi Muntaqo Rifqi Muntaqo Rifqi Muntaqo Rifqi Muntaqo, Rifqi Rizky Ramadhan Robi'ah Adawiyah Robiah Adawiyah Robiah Adawiyah Roni Muslikah Sa'diyah, Arfina Sacha Mahardika Saefurrahman Saefurrahman Sagita Woulandari Sakir, Moh. Salis Irvan Fuadi Salis Wahyu Hidayati Salis Wahyu Hidayati Samsul Munir Sayyidah Bidayatul Hidayah Sekarinasih, Anggitiyas Setia Ningsih Shabrina Khalina Shinta Nuri Sidiq, Ngarifin Silvi Nur Khasanah Siti Lailiyah Siti Lailiyah Siti Lailiyah Siti Masfiah Lutfiana Siti Muamanah Siti Muamanah Siti Nur Khasanah Siti Rohmah Sofan Rizqi Sofan Rizqi Sofan Rizqi Soffan Rizqi Soffan Rizqi Sri Haryanto Sri Haryanto Sri Haryanto Sri Haryanto Sri Haryanto Sunanih Sunarko, Asep Sunaryo Sunaryo Supangat Supangat Susan Asasiyah Suwadi, Muhammad Ardin Suwondo, Adi Syabana Angga Zulfikar Syahira Suci Almaidani Syakur Sf, Mahlail Tri Anisa Febriani Ulfa Farihatu Vava Imam Agus Faisal Vina Izzatul Maliah Wahyu Prastiyo Wahyu Sukoco Waisatul Kurnia Wan Jusoh, Wan Noor Hazlina Wawan Saputro Widiana, Siti Wahyu Widya Novita Sari Winarti, Mukti Yoga Khoirul Anam Yumna, Shendya Lukyana Z. Sukawi Zahid Akhmad Surya Zaid Mudhofar zhul fahmi hasani Zulfa Nailal Kamila Zulkifli Musthan Zulkifli Musthan, Zulkifli