p-Index From 2021 - 2026
12.599
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIKSI Lingua Didaktika: Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Diglossia BAHASTRA Language Circle : Journal of Language and Literature Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra BAHASA DAN SASTRA Lingua Cultura TEFLIN Journal: A publication on the teaching and learning of English Humano: Research Journal Mozaik Humaniora KEMBARA Celt: A Journal of Culture, English Language Teaching & Literature Jurnal Penelitian Humaniora Kajian Linguistik dan Sastra Tekstual KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture) Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial JEES (Journal of English Educators Society) EDULITE: Journal of English Education, Literature and Culture JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies) International Journal of Science and Applied Science: Conference Series Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Proceedings Education and Language International Conference MUDRA Jurnal Seni Budaya Jurnal Ilmiah Peuradeun Aksara Caraka : Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajarannya JURNAL LENTERA : Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi PRASASTI: Journal of Linguistics Script Journal: Journal of Linguistic and English Teaching RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Langkawi: Journal of The Association for Arabic and English Proceeding of International Conference on Art, Language, and Culture Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Jurnal Ilmiah Lingua Idea Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Edukasi : Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan ELS Journal On Interdisciplinary Studies in Humanities Jurnal Ilmiah Telaah Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Kandai Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics Jurnal Madah English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra Adabiyyat: Jurnal Bahasa dan Sastra International Journal of Supply Chain Management Efektor Thaqafiyyat : Jurnal Bahasa, Peradaban dan Informasi Islam Jo-ELT (Journal of English Language Teaching) Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Hasta Wiyata Humaniora Jurnal Masyarakat dan Budaya Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa Journal of English Language Teaching and Linguistics SALINGKA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia International Journal of Active Learning BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra MATAPENA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS) Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Sastra Indonesia Risenologi Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jantra IJOLTL (Indonesian Journal of Language Teaching and Linguistics) LINGUA : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Ethical Lingua: Journal of Language Teaching and Literature Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Cakrawala Linguista Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Cahaya Mandalika Jo-ELT (Journal of English Language Teaching) Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) ESTETIKA: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Jurnal Komunikasi Islam Kode : Jurnal Bahasa Indonesian Journal of EFL and Linguistics Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Mahakarya: Students' Journal of Cultural Sciences REDUPLIKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Kajian Linguistik dan Sastra Tamansiswa International Journal in Education and Science (TIJES) Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Journal of Language Development and Linguistics Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Studies in English Language and Education Surakarta English and Literature Journal Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Javanologi: International Journal of Javanese Studies International Proceedings of Nusantara Raya Leksema: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Jurnal Sastra Indonesia Tradition and Modernity of Humanity International Journal of Humanities, Education, and Social Sciences Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Translation and Linguistics Sutasoma : Jurnal Sastra Jawa Aksara Journal of Language Education Studies and Applied Linguistics (JoLESAL) EDUKASI : Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics Sawerigading Aksara Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Mabasan International Journal of Social and Education (INJOSEDU) Ranah: Jurnal Kajian Bahasa JENTERA: Jurnal Kajian Sastra
Claim Missing Document
Check
Articles

MAKNA TARI BEDHAYA KETAWANG SEBAGAI UPAYA PENGENALAN BUDAYA JAWA DALAM PEMBELAJARAN BIPA Nurul Hidayah Fitriyani; Andayani Andayani; Sumarlam Sumarlam
Proceedings Education and Language International Conference Vol 1, No 1 (2017): Proceedings of Education and Language International Conference
Publisher : Proceedings Education and Language International Conference

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberlakuan MEA pada Desember 2015 memberi peluang untuk internasionalisasi bahasa Indonesia. Bahasa dan sastra Indonesia berkembang cukup pesat. Sebagai bahasa dengan jumlah penutur paling banyak di kawasan ASEAN, bahasa Indonesia berpeluang menjadi bahasa ASEAN. Dengan demikian, diperlukan upaya pengembangan bahasa Indonesia, salah satunya melalui program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). BIPA merupakan pilar penting dalam kerjasama pembangunan bagi kepentingan Indonesia, seperti mendukung investasi, pembangunan kapasitas, dan kerjasama internasiaonal. Pengajaran BIPA harus memberikan muatan-muatan sosial budaya masyarakat Indonesia. Mengenalkan budaya Jawa dalam bahan ajar BIPA merupakan salah satu upaya yang dirasa tepat mengingat banyak penutur asing yang belajar bahasa Indonesia di Jawa. Jawa memiliki beragam tarian daerah, salah satunya adalah Tari Bedhaya Ketawang. Tari ini merupakan tarian tradisional keraton yang sarat makna dan erat hubungannya dengan upacara adat, sakral, religi, dan pusaka warisan leluhur yang dimiliki raja. Tari Bedhaya Ketawang dapat digunakan sebagai upaya pengenalan budaya Jawa pada pemelajar BIPA. Pengetahuan penutur asing terkait budaya-budaya Indonesia merupakan bekal dalam hidupnya di Indonesia. Dengan demikian, mereka tidak hanya mengetahui bahasa Indonesia, tetapi juga dapat mengaplikasikan dalam kehidupan nyata sesuai dengan kultur masyarakat Indonesia.  Kata Kunci: tari Bedhaya Ketawang, budaya Jawa, BIPA
KOHESI LEKSIKAL SINONIMI, ANTONIMI, DAN REPETISI PADA RUBRIK CERITA ANAK, CERITA REMAJA, DAN CERITA DEWASA DALAM SURAT KABAR HARIAN KOMPAS Siti Sukriyah; Sumarlam Sumarlam; Djatmika Djatmika
Aksara Vol 30, No 2 (2018): Aksara, Edisi Desember 2018
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.664 KB) | DOI: 10.29255/aksara.v30i2.230.267-283

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kepaduan wacana yang didukung oleh aspek kohesi leksikal, dibatasi pada penggunaan sinonimi, antonimi, dan repetisi dalam rubrik cernak, roman, dan cerpen dalam surat kabar harian Kompas. Penyediaan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode simak dan teknik baca; simak bebas libat cakap (SBLC) dan teknik catat. Data dianalisis dengan metode agih dan teknik bagi unsur langsung (BUL) dan teknik lanjutan teknik ganti serta teknik lesap. Penelitian ini menggunakan teori wacana Halliday untuk melihat penanda kohesi leksikal dalam sebuah teks. Hasil dan pembahasaan penelitian ini menunjukkan aspek kohesi leksikal sinonimi, antonimi, dan repetisi terdapat dalam setiap cerpen. Dalam rubrik cernak, roman, dan cerpen dalam surat kabar harian Kompas merupakan sebuah wacana yang padu karena di dukung oleh penanda kohesi leksikal yang tepat. Secara umum, penanda leksikal yang digunakan pengarang dalam tiga rubrik Kompas adalah sinonimi, antonimi, dan repetisi. Oleh karena itu, penelitian ini memfokuskan pada aspek kohesi leksikal yang terdapat pada rubrik cernak, roman, dan cerpen dalam surat kabar harian Kompas. 
DIKSI DALAM BUKU KUMPULAN PUISI SURAT KOPI KARYA JOKO PINURBO SEBAGAI BAHAN AJAR Kun Andyan Anindita; Soediro Satoto; Sumarlam Sumarlam
Aksara Vol 32, No 1 (2020): AKSARA, Edisi Juni 2020
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.809 KB) | DOI: 10.29255/aksara.v32i1.241.67-78

Abstract

AbstrakPenelitian ini menguraikan tentang diksi yang dipilih oleh Joko Pinurbo dalam sepuluh puisi yang bertemakan surat dan tergabung dalam buku kumpulan puisi Surat Kopi dengan menggunakan pendekatan stilistika. Puisi-puisi tersebut antara lain “Surat Cukur”, “Surat Kopi”, “Surat Kau”, “Surat Batu”, “Surat Pulang”, “Surat Libur”, “Surat Sarung”, “Surat Malam”, “Surat Senyap”, “Surat Kabar”. Pendekatan stilistika dipilih karena stilistika merupakan salah satu disiplin ilmu linguistik yang mengkaji keunikan atau kekhasan pemakaian bahasa dalam karya sastra terutama puisi yang dapat mendatangkan efek-efek tertentu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian jenis deskriptif kualitatif ini digunakan untuk menyangkut penjelasan mengenai aspek yang akan dideskripsikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam sepuluh puisi yang bertemakan surat tersebut terdapat 4 jenis diksi yang digunakan yaitu diksi denotasi, konotasi, konkret, dan abstrak. Diksi denotasi dan konkret menjadi diksi yang banyak digunakan dalam sepuluh puisi tersebut. Hal ini menimbulkan efek yang tidak membingungkan bagi pembaca karena sangat minim menggunakan bahasa kias. Puisi terlihat nampak terang dan tidak menimbulkan banyak tafsir namun tetap menjanjikan kedalaman makna. Dengan demikian, sepuluh puisi Joko Pinurbo dalam kumpulan puisi ini dapat digunakan sebagai bahan pengajaran sastra Indonesia bagi para siswa. Kesederhanaan puisi-puisi tersebut dapat memudakan para siswa untuk belajar dan mencoba membuat puisi sendiri dengan diksi yang tidak rumit seperti diksi denotasi dan konkret yang tidak banyak memainkan bahasa kias. This research was aimed to describe dictions in Joko Pinurbo’s poem anthology entitled Surat Kopi using stylistics study for teaching material. Questions that must be answered in this research were (1)what kinds of dictions used by the poet (2) whether this anthology was sufficient as teaching material. This research qualitative method with listening-taking note technique. From the result of the analysis, it could be concluded that this anthology used denotation, connotation, concrete, and abstract dictions. Denotation and concrete dictions were used the most thus the poems could be easily understood, simple, yet promised a depth of meaning. Surat Kopi was appropriate to be literature teaching material based on the simple structure yet deep in meaning and message presented to the readers. The poems in this anthology could be used by students to learn about how to make their own poems using denotation and concrete dictions, using less figurative language as seen in Surat Kopi.Keywords: dictions, stylistics, teaching material
PEMEROLEHAN BAHASA SISWA TUNAGRAHITA KELAS VI SD Reza Pandudinata; Sumarlam Sumarlam; Kundharu Saddhono
RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 11, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.857 KB) | DOI: 10.26858/retorika.v11i1.4988

Abstract

Abstract:  Language Acquisition of Mental Retardation Students at 6th Grade Elementary School. The aim of this research is to explain the comparison of vocabulary acquisition between student with severe mental retardation and student with mild mental retardation. This qulitative research used case study as strategy. Data collection technique used observation method and list of Swadesh Vocabulary. SLB YKK Pacitan was the location of this research. The result show that student with mild mental retardation can understand the vocabularies about 79%, and Nisa student with severe mental retardation can understand the vocabularies about 46%. This result proves that the ability of student with mild mental retardation to master vocabularies is better than the ability of student with severe mental retardation. Athough, the age of student with severe mental retardation is older than student with mild mental retardation. The mental age of the child with mental retardation influences their language ability.
UNSUR PEMBENTUK FRASA EKSOSENTRIS DALAM HIKAYAT HANG TUAH Kartika Bintari; Sumarlam Sumarlam
RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.266 KB) | DOI: 10.26858/retorika.v12i2.9468

Abstract

Exocentric Phrase Forming Elements in Hikayat Hang Tuah. The purpose of this study was to describe the exocentric phrase forming elements in Hikayat Hang Tuah. This type of research is descriptive qualitative with the object of research in the form of phrases in Hikayat Hang Tuah. The data in this study are sentences containing exocentric phrases from data sources in the form of Hikayat Hang Tuah book documents. Observation techniques are used in data collection techniques, while the data analysis method in this study is the agih method with techniques for direct elements as a basic technique and advanced techniques in the form of sloping techniques. In Hikayat Hang Tuah there are three types of exocentric phrases (1) exocentric phrases directive with phrase-forming elements in the form of prepositions+nouns; (2) nondirective exocentric phrases with phrase-forming elements, namely particles/designations +adjectives and particles/word designations+nouns; and (3) connective exocentric phrases which form the phrase in the form of conjunctions+verbs. The diversity of linguistic elements in Hikayat Hang Tuah shows the manifestation of literary works as a manifestation of the richness of language.
Riak in Dayak Maanyan Ritual Tradition (An Ethnolinguistics Study) Dwiani Septiana; Riyadi Santosa; Sumarlam Sumarlam
Langkawi: Journal of The Association for Arabic and English Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.314 KB) | DOI: 10.31332/lkw.v5i2.1378

Abstract

Riak is a part of the ritual language in Dayak Maanyan ritual tradition, and functioning as a notification about stages of the ritual that are being and will be conducted by the master of the ritual. This study attempted to describe the form of riak through ethnolinguistics study. This study used ethnography research method. The primary data of this study were obtained from riak delivered by wadian in the traditional rituals of the Dayak Maanyan community in Paku Beto village, Paku sub-district, East Barito district, Central Kalimantan province. They were collected through observation and interview during January and April 2019. Findings of the study indicate that each riak mostly consists of four lines, in which the first two lines aim to prepare rhyme and rhythm in order to ease audiences understanding. This first two lines, in the beginning, are an illustration of the culture and the natural or environmental conditions in which the Dayak Maanyan community lives. Meanwhile, the second two lines are the purpose or content of riak that reveal the purpose of the Wadian in the ceremony. Some forms of word use in riak are morphologically different from its usage in the daily DM language. Those differences are the use of affix -i, clitic -ni, and particle sa, in order to give senses of beauty to riak utterances.  Regarding the use of words, phrases, and sentences in riak utterances, there are found many descriptions about nature, living environment, habit, and local culture of the Dayak Maanyan community. This use clarifies that the community culture can affect language use.
Directive Speech Acts in Parenting and Politeness Implications Based on the Schools’ Missions: A Study on Kindergarten Teachers in Teaching Learning Process in Yogyakarta Surono Surono; Sumarlam Sumarlam; Tri Wiratno; Sri Marmanto
Langkawi: Journal of The Association for Arabic and English Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/lkw.v7i1.2560

Abstract

This study aims to explore the types of directive speech acts (DSA) in parenting employed by the kindergarten teachers in the teaching-learning process in Yogyakarta, reveal their DSA patterns implying politeness, and determine the factors influencing the phenomena based on the schools' missions. Seven kindergartens and 10 teachers were recruited as the sample to participate in this research. The data were collected by interviewing the kindergarten teachers and observing and video recording their teaching-learning processes. Then, the data were analyzed by using the thematic coding method. Kreidler's (1998) theory was used to classify the DSA. The research findings showed that there were three main DSA realized by the kindergarten teachers in Yogyakarta, namely, command (f=543/45.10%), request (f=525/43.60%), and suggestion (f=136/11.30%). Concerning the three main DSA patterns based on the schools' missions, the Islamic and public-private kindergartens showed request, command, and suggestion respectively; meanwhile, the Christian and state kindergartens showed command, request, and suggestion respectively. It means the former showed more polite DSA and the latter showed less polite DSA. The factors influencing such phenomena were the institutional missions, teachers' teaching in one class, the teachers' teaching creativities, and cultural aspects. This study implies that language aspects, particularly DSA, need to be incorporated in parenting either in schools or home environments.
Expressive Speech Acts of Politeness in The Counselling Process Tri Budiarta; Joko Nurkamto; Sumarlam Sumarlam; Dwi Purnanto
Langkawi: Journal of The Association for Arabic and English Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/lkw.v7i2.2961

Abstract

This study discusses the expressive speech acts of politeness in the counseling process. The study attempts to 1) identify the sub-types of expressive speech acts and their functions in the counseling process and (2) explain the realization of expressive speech act of politeness strategies in the counseling process. Data for the study were collected using passive participation observation and recording with closed-circuit television (CCTV). Data in this study were analyzed following the goal, heuristic method, and contextual methods. The findings of this study are associated with the stages of the counseling process. First, Building Relationships consists of sub-speech acts; Second, the Problem Identification Stage consists of sub-speech acts; Third, Facilitating Therapeutic Change consists of sub-actions speech act. Based on the findings of the study, praising is the most dominant utterance that always appears in every stage of the counseling process. It shows that the communication that happened in the counseling process is in a close, familial, warm, and comfortable atmosphere. This study demonstrates that language plays a critical role in the process of resolving human problems.
Functioning Expressive Speech Acts in the 2019 Indonesian Presidential Election Debates Azwar Abbas; Djatmika Djatmika; Sumarlam Sumarlam; Joko Nurkamto
Langkawi: Journal of The Association for Arabic and English Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/lkw.v7i1.2573

Abstract

This study aimed at investigating and explaining how the expressive speech acts functioned and differed in use among the candidates. A case study research design was employed. The data were the formal forms of expressive speech acts, lingual markers, and contexts. The sources were videos of five debate programs containing utterances, conversations, or dialogs made by both candidates. Candidates 01 belonged to Jokowi-Ma’ruf Amin, while candidates 02 belonged to Prabowo-Sandiaga Uno. Non-participatory observation and documentation techniques were used to collect data, and then they were analyzed using the content analysis model. Findings show sixteen functions of the expressive speech acts, namely, thanking, greeting, apologizing, blaming, praising, regretting, complaining, criticizing, expressing hopes, agreeing, disagreeing, expressing optimism, expressing wants, insinuating, making jokes, and appreciating. Then, candidates had different tendencies in functioning these expressive speech acts. Both candidates used greeting, apologizing, praising, complaining, disagreeing, expressing optimism, expressing wants, and making jokes almost equally. Then, candidate 01 tended to express hopes and insinuate, while candidates 02 were to thanking, blaming, regretting, criticizing, thanking, agreeing, and appreciating. Finally, in the 2019 Indonesian presidential election debate, both candidates functioned the speech acts still with Indonesian norms and values.
TUTURAN EKSPRESIF DALAM HUMOR POLITIK REPUBLIK SENTILAN SENTILUN DI METRO TV (TINJAUAN PRAGMATIK) Candra Kirana; Sumarlam -; Edy Tri Sulistyo
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 4 No. 1 (2018): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v4i1.5324

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah menemukan dan mendeskripsikan tindak tutur ekspresif dalam acara Republik Sentilan Sentilun yang berupa (1) tindak tutur ekspresif meminta maaf; (2) tindak tutur ekspresif humor; (3) tindak tutur ekspresif memuji; (4) tindak tutur ekspresif basa-basi; (5) tindak tutur ekspresif berterima kasih; (6) tindak tutur ekspresif mengeluh; dan  (7) tindak tutur ekspresif pernyataan perasaan (senang, sedih, marah, dan benci). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Data dalam penelitian ini berupa tuturan-tuturan humor politik dalam acara Republik Sentilan Sentilun yang mengandung tindak tutur ekspresif. Data dikumpulkan dengan teknik rekam dan catat kemudian dianalisis dengan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan tuturan ekspresif yang terdapat dalam humor politik Republik Sentilan Sentilun terdiri dari 1) tuturan ekspresif ucapan meminta maaf; 2) tuturan ekspresif ungkapan mengeluh; 3) tuturan ekspresif ucapan terima kasih; 4) tuturan ekspresif berhumor; 5) tuturan ekspresih pernyataan marah; 6) tuturan ekspresif ucapan memuji; dan 7) tuturan ekspresif ungkapan benci.Kata Kunci: humor, politik, tindak tutur, ekspresifAbstractThis study aimed at finding and describing expressive speech act in Republik Sentilan Sentilun of 1) a speech act expressive of apologized; 2) a speech act expressive of humor; 3) a speech act expressive of praise; 4) a speech act expressive of pleasantry; 5) a speech act expressive of grateful; 6) a speech act expressive of complaining; and 7) a speech act expressive of statement feelings (happy, sad, angry, and dislike). This research used a qualitative approach through the method of analysis the contents. Data in this research from speech act of political humor in the Republik Sentilan Sentilun that containing a expressive speech act. Data was collected a record and note then analyzed with a model interactive. The research result show in political humor of Republik Sentilan Sentilun of 1) a speech act expressive of apologized; 2) a speech act expressive of complaining; 3) a speech act expressive of grateful; 4) a speech act expressive of humor; 5) a speech act expressive of statement angry; 6) a speech act expressive of praise; and 7) a speech act expressive of statement dislike.Keywords: humor, politic, speech act, expressive
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdussalam Jabaruddin Yamjirin Achmad Sultoni Adolfina Krisifu Adriyanti, Nova Daniar Adzim, Sukron Agus Dwi Priyanto Agustin Eka Nuriati Agustin Eka Nuriati Agustina, Deka Ahfi Hikmawati Ahfi Hikmawati Ahmad Riza Fauzi Ahmad Zulfahmi Muwafiq Ahsin, M. Noor Aini, Aldila Arin Aini, Aldila Arin Aini, Aldila Arin Aini, Qurratul - Ainurrahma, Shinta Aisyah Saffura Akbar Al Masjid Akmal Jaya Aldila Arin Aini Ali Mohammed Saleh Al-Hamzi Ali, Sopyan Amanda, Putri Amirul Nur Wahid Amirul Nur Wahid Anak Agung Ayu Dian Andriyani Andayani Andayani Andayani Andika, Yunilis Angelita, Tasya Angga Cahyaning Utami, Angga Cahyaning Anggraini, Melina Anggun Melati Sari Anggun Melati Sari Anggun Melati Sari, Anggun Melati Ani Rakhmawati Anindita, Kun Andyan Anindita, Kun Andyan Anisah Kartika Putri Anisak Syaid Fauziah Anisak Syaid Fauziah Anita Rahayu Annas, Annas Anni Holila Pulungan Annisa Nurul Jannah Apri Pendri Ardhian Nurhadi Ariance, Fabio Testy Arief Setyawan Arief Setyawan Arkida, Teisar Arsyandikayani, Arsyandikayani Arya Dani, Setyawan Aulianisa Netasya Salam Azwar Abbas Bagus Prakoso Baiq Ningsum Ilham, Baiq Ningsum Bakdal Ginanjar Bakdal Ginanjar Bastiar, Islamiah Bastiar, Islamiah Bastiar, Islamiah Bening Biela Bhrata, Pramudya Dhana Biela, Bening Bima Aria Teja Budhi Setiawan Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanudin, Hanif Candra Kirana Chalimah Chalimah Chatarina Umbul Wahyuni Chattri Sigit Widyastuti Dany Ardhian Darmawan, Adhitya Desi Karolina Saragih Devanni Kusuma Putri Dewi Cahyaningrum Dewi Cahyaningrum Dhesti Qorita Ayun Diah Kristina Dian Wahyunianto Dina Komalasari Dini Febriani Djatmika . Dwi Purnanto Dwi Purnanto Dwi Purnanto Dwi Purnanto Dwi Purnanto Dwi Purnanto, Dwi Dwi Suryani Dwi Suryani, Dwi Dwiani Septiana Edi D. Subroto Edi Subroto Edy Tri Sulistyo Edysa Ariviani Efid Winarni Eko Joko Trihadmono Ellisa Indriyani Putri Handayani Ellisa Indriyani Putri Handayani Ely Triasih Rahayu Endah Marwanti Endras Setyadi Wicaksono Ermawati. S, Ermawati. S Erwin Salpa Riansi Esi Yulistiana Esi Yulistiana F.X. Sawardi F.X., Sawardi Fabio Testy Ariance Faisal Septiaji Faizal Risdianto Faraba, Karina Sofiananda Armaza Farida Indri Wijayanti Faris Febri Utama Faris Febri Utama Fatma Kasim Fauziah, Anisak Syaid Febrianti Dewi, Monica Felix Brian Eka Firstya Evi Dianastiti Fitri Puji Rahmawati Fitria Kurniawati Fitriani, Nurul Hidayah Galuh Kirana Dwi Areni Guntur Yuli Triasmoro Habib Rois Habib Hanif, Anisah Haris Khoironi Harun Joko Prayitno Hefy Sulistyawati Henry Yustanto Heny Kusuma Widyaningrum Heny Mawarni Hera Septriana Hera Septriana Hi Muhammad, Hujaefa Hidayat, Ryan Hikmawati, Ahfi Hilmatun Nafis Hodairiyah, Hodairiyah Hujaefa Hi Muhammad Husnayain, Nabila Ida Ismiyati Idha Nurhamidah Ikha Adhi Wijaya Imam Mas Arum Imanudin Hari Setyoko Imas Juidah Indri W, Farida Irfansyah, Nur Islamiah Bastiar Islamiah Bastiar Jannah, Annisa Nurul Ja’a Nazielatu Rois Nabila Jemima Jannah Darla Putri Joice Yulinda Luke Joko Nurkamto Kartika Bintari Khoirul Hasyim, Khoirul Khoirunnisa, Krismonika Khusnul Khotimah Kitra Asoka Pradestania Kodrat Eko Putro Setiawan Kokom Komariah Krismonika Khoirunnisa Krismonika Khoirunnisa Kristiandi Kristiandi Kumalasari, Selvia Putri Kun Andyan Anindita Kun Andyan Anindita Kundharu Saddhono Kurniawati, Fitria Kusnul Khatimah Linguistika Manumanasa, Sindhu Mahbub, Moh. Tarojjil Mahsa, Masithah Mahsun Mahsun Malikatul Laila Mangatur Nababan Manumanasa, Sindhu Linguistika Maria Ana Widyaningrum, Maria Ana Megawati Rustan Megawati Rustan Melina Anggraini Melina Anggraini Merty Karlina Sari Miftah Nugroho Mila Indah Rahmawati Mochamad Ighfir Sukardi Moh Zalhairi Moh. Tarojjil Mahbub Mohamad Jazeri Molas Warsi Nugraheni, Molas Warsi Mubarokah, Qoniatul Mugrib, Nuz Chairul Muhammad Arikunto Wibowo Muhammad Fatahillah Muhammad Rohmadi Muhammad Rohmadi Muharudin, Eko Mukhibun, Akhmad Mukhlis, Muhammad Muna Riswati Mustofa Kamal Mustofa Kamal Muwafiq, Ahmad Zulfahmi NABILA - AULIYA Nabila Auliya Nana Udawati Nanik Setyawati Nesya Yanmas Yara Netty Nurdiyani, Netty NFN Andayani Nina Queena Hadi Putri Ni’mah Dini Sadida Nofrahadi, Nofrahadi Nugraheni Eko Wardani Nugroho, Miftah Nur Irfansyah NUR LAILIYAH Nur, Hidayatun Nur, Nur Lailiyah Nurul Aini Nurul Aini nurul Nurul Fadhilah Nurul Hidayah Fitriani Nurul Hidayah Fitriyani Oktavia Winda Lestari Pahriyono Pahriyono Pamungkas, Onok Yayang Perbawani, Anin Akvian PRAKOSO, BAGUS Pramudita Septiani Pratiwi, Tia Pulungan, Husniah Ramadhani Purika, Dintya Ayu Puspita, Alvika Candra Puteri Syanti Dewi Islami Qoniatul Mubarokah Qoniatul Mubarokah Qurratul - Aini Qurratul - Aini Rahayu, Reni Rahmaditya Khadifa Abdul Rozzaq Wijaya Rakhmawati, Ani Ratna Susanti Rawuh Yuda Yuwana Regita Sekar Arrum Reni Rahayu Retno Winarni Reza Pandudinata Riajeng Woro Megaswari Rida Nurlatifasari Rina Wulandari Rininta Ratlin Indraswari Ririn Linda Tunggal Sari Riska Kusumawati Ristiya Krisnawati Riyadi Santosa Riza Perdana Riza Perdana, Riza Rizqi Citania Sari Robith Khoiril Umam Rohmah, Nada Humaida Rosita Rahma RR. Ella Evrita Hestiandari Safina Rihhadatul áisy Sudibiyo Salammah, Shelly Ika Nur Sampoerno, Mohd. Norma Santi Pratiwi Tri Utami Saptaningsih, Nur Saputra, Nanda Saputri, Nanda Dewi SATRIYAS ILYAS Sawardi, F.X. Septi Yulisetiani Septiani, Pramudita Setiyawan, Dwi Setyo Prasiyanto Cahyono, Setyo Prasiyanto Siti Aulia Umami Siti Aulia Umami Siti Sukriyah Slamet Subiyantoro Soediro Satoto Soediro Satoto Soediro Satoto Soediro Satoto Soediro Satoto Soediro Satoto, Soediro Sofian, Ela Sofiarti Sri Aju Indrowaty Sri Marmanto Sri Marmanto Sri Marmanto Sri Marmanto Sri Marmanto, Sri Sri Pamungkas Sri Samiati Tarjana Suhailee Sohnui Suhailee Sohnui Suhendi Syam Suhono Suhono, Suhono Sukardi, Mochamad Ighfir Sukardi, Mochamad Ighfir Sukriyah, Siti Sukriyah, Siti Sumarwati Supana Supana Suprapto Suprapto Surono Surono Suwandi, Sarwiji Suwanto Yohanes Suyami Suyami Syam, Suhendi Tabah Subekti, Tabah Teguh Santoso Teguh Santoso Teguh Sarosa Tia Pratiwi Titi Surya Ningrum Titis Bayu Widagdo Tri Budiarta Tri Wiratno Triana Ulfah Triasmoro, Guntur Yuli Trihadmono, Eko Joko Tripungkasingtyas, Sri Yuniarti Trisharsiwi Trisharsiwi, Trisharsiwi Udawati, Nana Utomo, Asep Purwo Y. Veronika Unun Pratiwi Wahyu Fajar Lestari Wahyunianto, Dian Wakit Abdullah Rais Wicaksono, Endras Setyadi Widyastuti Surtikanti, Monika Winarni, Efid Winda Dwi Hudhana Yamjirin, Abdussalam Jabaruddin Yanuar Bagas Arwansyah, Yanuar Bagas Yerry Mijianti Yohanes, Suwanto Yosani, Yosephine Marrietta Ardhya Yuliana, Rini Yuliarti Yuliarti Yulistiana, Esi Yundari, Yundari Yunilis Andika Yusuf Ibrahim Zahra Fizty Febriadina Zihan, Ahmad Khawarizmy