Keamanan informasi merupakan elemen krusial dalam mendukung operasional rumah sakit, khususnya pada Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM-RS) yang menangani data sensitif seperti informasi pasien dan data medis. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi praktik keamanan informasi pada SIM-RS di Rumah Sakit XYZ dengan pendekatan gabungan antara Indeks Keamanan Informasi (KAMI) dan metode OCTAVE Allegro. Indeks KAMI digunakan untuk mengukur kematangan dan kesiapan manajemen keamanan informasi, sementara OCTAVE Allegro membantu dalam identifikasi, penilaian, dan prioritisasi risiko. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat keamanan informasi berada dalam kategori “Cukup Baik” dengan skor 492. Namun, beberapa aspek seperti kategori Sistem Elektronik (skor 26) dan Pengelolaan Risiko (nilai 24) perlu ditingkatkan. Analisis risiko dengan OCTAVE Allegro mengidentifikasi beberapa risiko prioritas tinggi (kategori Mitigate) seperti kontrol akses, verifikasi data, backup rutin, dan perlindungan terhadap kebocoran data. Risiko Defer seperti penyalahgunaan hak akses dapat ditangani melalui kebijakan akses yang lebih selektif, sedangkan risiko Accept berdampak rendah cukup ditangani dengan pelatihan staf dan validasi input. Integrasi metode KAMI dan OCTAVE Allegro memberikan gambaran menyeluruh dalam memitigasi risiko serta memperkuat keamanan informasi di Rumah Sakit XYZ.