p-Index From 2021 - 2026
19.042
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar EDUKASIA Jurnal Al-Tadzkiyyah DIRASAT Jurnal Manajemen & Pendidikan Islam FIKRI : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam AL ISHLAH Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies FOKUS: Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Tafaqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman qolamuna : Jurnal studi islam Jurnal Pendidikan Islam Iqra' Al-Hayat: Journal of Islamic Education Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan JPPI | Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Jurnal Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM MUHARRIK: JURNAL DAKWAH DAN SOSIAL EduReligia : Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal al-Murabbi TSAQAFAH Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Murobbi: Jurnal Ilmu Pendidikan Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam Edification Journal : Pendidikan Agama Islam Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama dan Masyarakat Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan PUTIH JURNAL PENGETAHUAN TENTANG ILMU DAN HIKMAH Hikmah Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES) Asatiza: Jurnal Pendidikan Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan JPIn : Jurnal Pendidik Indonesia Academia Open AL-MUTTAQIN : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Rabbani: Jurnal Pendidikan Agama Islam Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Al-Riwayah : Jurnal Kependidikan Al Hikmah: Journal of Education HUDAN LINNAAS: JURNAL ILMU SOSIAL DAN HUMANIORA An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Al-Fikru : Jurnal Pendidikan dan Sains Journal of Education Research Jurnal Kependidikan Islam Didaktika Religia Jurnal Penelitian Agama Southeast Asian Journal of Islamic Education Jurnal Mappesona Al-Fakkaar: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Arab ELOQUENCE: Journal of Foreign Language Islam Realitas: Journal of Islamic and Social Studies Concept: Journal of Social Humanities and Education PEKERTI Journal Pendidikan Agama Islam & Budi Pekerti Tadris: Jurnal Pendidikan Islam JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam International Journal of Law and Society Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Alfihris: Jurnal Inspirasi Pendidikan Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa Jurnal Sains Student Research Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Interdiciplinary Journal of Education QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Cendikia Pendidikan Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Muhibbul Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi AT-TABAYYUN: Journal Islamic Studies Jurnal Budi Pekerti Agama Islam JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) JOIES (Journal of Islamic Education Studies) ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora EDUJAVARE: International Journal of Educational Research Jurnal Ilmiah Nusantara Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan Hudan Linnaas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Rabbayani: Jurnal Pendidikan dan Peradaban Islami Andragogi Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES) Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Al-Tadris: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Al-Hayat: Journal of Islamic Education International Journal of Interdisciplinary Research Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan AL TADIB : Jurnal Ilmu Pendidikan Reflektika
Claim Missing Document
Check
Articles

PENDIDIKAN SEBAGAI PILAR PERADABAN: SUATU PEMIKIRAN IBNU KHALDUN Anifa Wardah; Rere Redjo Sasmito; Tasniem Salsabila; M. Yunus Abu Bakar
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i2.6911

Abstract

Jurnal ini bertujuan untuk menggali pemikiran Ibn Khaldun mengenai pendidikan dalam perspektif Islam, khususnya bagaimana pendidikan mempengaruhi perkembangan sosial dan peradaban. Melalui kajian terhadap karya-karyanya, terutama Muqaddimah, jurnal ini mengeksplorasi hubungan antara pendidikan, filsafat ilmu, dan tujuan akhir pendidikan Islam yang tidak hanya terfokus pada penguasaan ilmu pengetahuan, akan tetapi juga berfokus pada pembentukan karakter dan akhlak yang mulia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan interdisipliner yang mencakup sejarah, filsafat, dan pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemikiran Ibn Khaldun relevan dalam konteks pendidikan Islam kontemporer, yang menekankan keseimbangan antara ilmu dunia dan akhirat. Pendidikan, menurut Ibn Khaldun, tidak hanya berfungsi sebagai sarana intelektual, tetapi juga sebagai alat untuk membentuk masyarakat yang adaptif terhadap perubahan sosial dan politik. Jurnal ini menekankan pentingnya sinergi antara pemikiran tradisional Islam dan kebutuhan kontemporer dalam menghadapi tantangan modern di dunia pendidikan.
RELEVANSI FILSAFAT REKONSTRUKSIONISME DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Nayyiroh, Azdatil Arifah; Falihah, Nadiyah Al; Salsabela, Siti Nur Salma; Bakar, M. Yunus Abu
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rekonstruksionisme dalam filsafat pendidikan adalah aliran yang memandang pendidikan sebagai sarana penting untuk mengubah masyarakat menuju arah yang lebih baik. Aliran ini berkembang pesat di abad ke-20 sebagai respons terhadap krisis sosial seperti ketidakadilan, kemiskinan, dan diskriminasi. Dalam filsafat pendidikan Islam, rekonstruksionisme menekankan pendidikan sebagai alat untuk merekonstruksi masyarakat berdasarkan nilai-nilai Islam, dengan tujuan menciptakan masyarakat yang adil, sejahtera, dan bermoral. Pendidikan Islam tidak hanya bertujuan untuk mengembangkan intelektualitas, tetapi juga membentuk karakter moral dan spiritual. Guru sebagai agen perubahan memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai moral dan mendorong peserta didik untuk kritis terhadap struktur sosial. Rekonstruksionisme dalam pendidikan Islam juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan zaman, tanpa meninggalkan esensi ajaran Islam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif meta-analisis, menggabungkan hasil dari berbagai literatur terkait. Analisis ini menunjukkan bahwa rekonstruksionisme dalam pendidikan Islam relevan untuk menghadapi tantangan modernisasi, dengan fokus pada revitalisasi nilai-nilai Islam yang dapat berperan sebagai motor penggerak perubahan sosial.Kata kunci: Rekonstruksionisme, Filsafat Pendidikan, Pendidikan Islam
MENEMUKAN ESENSIALISME DALAM PENDIDIKAN ISLAM Ika Oktaviani; Ilma Luthfia Maziana; M. Yunus Abu Bakar
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i3.6988

Abstract

Pendidikan, baik dalam konteks umum maupun Islam, memiliki esensi yang mendalam dalam membentuk karakter dan nilai individu serta masyarakat. Esensialisme dalam pendidikan adalah pendekatan yang menekankan pentingnya nilai-nilai fundamental yang bersifat universal, tidak terpengaruh oleh perubahan zaman, yang bertujuan untuk membentuk manusia yang utuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep esensialisme dalam pendidikan, khususnya dalam pendidikan Islam, dan bagaimana prinsip-prinsip ini diterapkan di era modern. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi pustaka sebagai dasar analisis data. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki elemen esensial yang berfokus pada penanaman nilai-nilai ketuhanan, etika, dan pengembangan karakter yang selaras dengan ajaran agama. Esensialisme dalam pendidikan Islam bertujuan untuk menciptakan manusia yang beriman, berakhlak, dan berilmu. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa esensialisme dalam pendidikan, khususnya pendidikan Islam, memiliki relevansi yang signifikan dalam menghadapi tantangan globalisasi dengan mempertahankan nilai-nilai dasar yang tidak berubah sebagai fondasi pendidikan yang ideal.
PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI PILAR PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA Salma Novi Safitri; Nauroh Mahdiyyah Azhim; Nabila Nisa Azzahra; M. Yunus Abu Bakar
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i4.7010

Abstract

Artikel ini mengulas peran strategis pendidikan Islam dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Pendidikan Islam dianggap sebagai landasan penting untuk membentuk individu yang memiliki iman, takwa, dan akhlak mulia, sekaligus mampu bersaing di era globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif deduktif untuk mengevaluasi relevansi pendidikan Islam dalam peningkatan kualitas SDM. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam berperan dalam membangun moral, karakter, serta keterampilan individu melalui penerapan strategi berskala makro dan mikro. Meski demikian, masih terdapat kendala seperti kurikulum yang kurang sesuai dengan kebutuhan dan pemisahan antara ilmu agama serta umum. Artikel ini menyarankan pengintegrasian kurikulum, penguatan kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan, serta penajaman visi pendidikan Islam guna menjawab tantangan zaman.
PANDANGAN FILSAFAT TERHADAP HUBUNGAN MANUSIA DAN PENDIDIKAN Nafis, Rasydan Mohammad; Furqon, M. Rully; A, Achmad Faisol; Bakar, M. Yunus Abu
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i5.7127

Abstract

Manusia adalah makhluk yang paling kompleks, karena manusia dapat menjadikan dirinya sekaligus subjek dan objek. Filsafat adalah induk semua ilmu yang ada dalam semesta ini, manusia berfilsafat guna mencari kebenaran dari sebuah ilmu. Berbicara tentang pendidikan berarti membicarakan tentang hidup dan kehidupan manusia. berbicara tentang kehidupan manusia berarti harus mempersoalkan masalah kependidikan. Jadi, antara manusia dan pendidikan terjalin hubungan kausalitas. Karena manusia, pendidikan mutlak ada dan karena pendidikan, manusia semakin menjadi diri sendiri sebagai manusia yang manusiawi. Hubungan interaktif antara filsafat dan pendidikan berlangsung dalam lingkaran kultural dan pada akhirnya menghasilkan yang disebut dengan filsafat pendidikan. Pendidikan adalah usaha sadar, terencana, sistematis dan berkelanjutan untuk mengembangkan potensi-potensi bawaan manusia. Kata kunci: Filsafat, Manusia, Pendidikan
TELISIK PERSPEKTIF FILSAFAT REKONSTRUKSIONISME DALAM RUANG LINGKUP PENDIDIKAN ISLAM Rindu Amelia; Shubhan Minan Nurir Rohman; M. Yunus Abu Bakar
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i7.7265

Abstract

Penelitian ini membahas perspektif filsafat rekonstruksionisme dalam konteks pendidikan Islam, menyoroti transformasi pendidikan Islam dari zaman sahabat hingga era modern, yang dipengaruhi oleh pemikir Muslim dan Barat. Rekonstruksionisme dipresentasikan sebagai pendekatan filosofis yang bertujuan untuk mengatasi krisis kehidupan modern dengan merekonstruksi nilai-nilai budaya dan praktik pendidikan agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Artikel ini menekankan pentingnya kurikulum yang relevan dengan tantangan kontemporer, yang mendorong pemikiran kritis dan kontribusi sosial di kalangan siswa. Metode yang digunakan ialah melalui tinjauan literatur dengan analisis data-data terkait implikasi rekonstruksionisme bagi pendidikan Islam, termasuk pendekatan pembelajaran aktif, kontekstualisasi materi, pengembangan karakter, keterlibatan sosial, dan dialog antarbudaya. Hasil dari penelitian ini membahas tentang bagaimana rekonstruksionisme mengadvokasi pendidikan yang holistik dan responsif terhadap tantangan sosial, budaya, dan politik, dengan tujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan siswa untuk berkontribusi positif bagi masyarakat.
LATAR BELAKANG MUNCULNYA FILSAFAT PENDIDIKAN: DARI ISLAM, SPIRITUALISME KUNO, HINGGA PEMIKIRAN SOCRATES, PLATO, DAN ARISTOTELES Alberto Edmund Feliciano H. P; Nadhief, Muhammad Ilham; Zai'muddin, Ahmad Kana; Bakar, M Yunus Abu
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i3.7860

Abstract

Filsafat pendidikan Islam merupakan sistem pemikiran yang berbasis pada nilai-nilai Al-Qur'an dan Hadis, bertujuan untuk mencetak individu yang unggul secara intelektual, bermoral, dan memiliki spiritualitas tinggi. Artikel ini mengupas pengertian, latar belakang, prinsip, dan penerapan filsafat pendidikan Islam, termasuk pengaruhnya di Indonesia. Dalam tradisi Islam, filsafat pendidikan terinspirasi oleh integrasi ilmu pengetahuan dan nilai-nilai agama, dengan tokoh seperti Al-Ghazali, Ibn Sina, dan Al-Farabi sebagai pelopor. Di Indonesia, tokoh seperti KH. Hasyim Asy'ari memajukan konsep pendidikan berbasis pesantren yang menyelaraskan ilmu agama dan pengetahuan umum. Artikel ini menyoroti peran penting filsafat pendidikan Islam dalam menciptakan sistem pendidikan yang mendidik, memuliakan manusia, dan relevan dengan kebutuhan sosial.
Optimalisasi Pembelajaran Melalui Pemahaman Kemampuan Awal Peserta Didik Khofifah Dwi Wulandari; Anifa Wardah; Lailatus Syarifah; M. Yunus Abu Bakar
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 2 No. 6 (2024): Desember : Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v2i6.2902

Abstract

Identifying learners' initial abilities is a key step in learning. This article describes six important indicators that can help an educator to identify learners' initial abilities. Like a chef planning a family meal, a teacher needs to understand the unique needs and abilities of each learner. Every learner has an initial ability, an ability that has been possessed before acquiring specific new end abilities Initial skills represent the learner's current level of knowledge and skills to achieve the future status that the educator expects from the learner. To analyze students' initial abilities, at least an educator can identify the initial abilities of students by using techniques to detect initial abilities. In addition, educators can know well the learning styles of different students. The ability of educators to analyze students' initial abilities affects the learning methods they develop, which ultimately results in superior learning outcomes.
Kontektualisasi Aliran Filsafat Prgresivisme Dalam Pandangan Pendidikan Islam di Indonesia M. Yunus Abu bakar; Nawal Zahwa Dzakiyyah; Inayah
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 2 No. 6 (2024): Desember : Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v2i6.2932

Abstract

This article discusses the philosophical schools of progressivism which cover various fields. The application of progressivism in learning based on the philosophy of progressivism in the concept of freedom to learn is so that readers can understand examples of the application of progressivism which are explained in detail in the educational curriculum in Indonesia. The method used in this article is a qualitative method using a library research approach. In this phase, the researcher tried to select data (books) related to the flow of progressivism and its figures. From the results of our research, we found that progressivism is a school of educational philosophy that supports educational change and progress as a response to changing times. Some of the figures in it are William James, John Dewey, and Hans Vaihinger. The goal of Progressivism is to develop students who can think practically and use their experience to solve problems effectively in an increasingly developing and advanced environment. Educators only act as motivators, guides, or instructors for students. The curriculum used is flexible, free, open and does not indoctrinate students. Indonesia is one of the countries that develops a curriculum to keep up with the times and compete with international education.
Melacak prinsip pemikiran Pendidikan Islam melalui Filsafat Klasik; Socrates, Plato dan Aristoteles. Trya Imamatul Istiqomah; Aulia Salsabila; M. Yunus Abu Bakar
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 2 No. 6 (2024): Desember : Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v2i6.2950

Abstract

How the emergence of ancient philosophy can influence Islamic education. This article explores the emergence of ancient philosophy and its influence in the perspective of the philosophy of Islamic education. Starting from the thoughts of Greek philosophers such as Socrates, Plato, and Aristotle, the concept of education they developed became an important foundation for the development of education in the Islamic world. Socrates with his dialogical method, Plato with the concept of education in the “Republic", and Aristotle with his empirical approach, all contributed to character building, the development of reason, and the attainment of wisdom. As Islamic civilization absorbed and adapted Greek philosophy, Muslim scholars integrated these ideas into the framework of Islamic teachings, resulting in a unique blend of Greek rationality and Islamic spirituality. This article explores how Islamic philosophy of education took shape through interaction with ancient philosophy, as well as how this intellectual legacy continues to influence the overarching concept of education in the Islamic tradition, which emphasizes the formation of the whole person, the harmonization of reason and faith, and the achievement of balance in the lives of individuals and society.
Co-Authors A, Achmad Faisol Abd Azis Tata Pangarsa Abdeljelil, Moncef Ben Abdillah Mahbubi Abdullah zaid Abdurakhmonovich, Yuldashev Azim Abdurrohim Abdurrohim, Abdurrohim Absor, Firdaus Ulul Addin Mustaqim Ah. Zakki Fuad Ahmad Abdur Rokhim AHMAD CHAFIDUT TAMAM Ahmad Fahresi Ahmad Makinun Amin Ahmad Zidqy Azmy Hilmani Ain, Hurul Aisa, Firda Akbari, M. Yudo Agresi Al-Ulya, Naila Nafahatus Sahariyah Alberto Edmund Feliciano H. P Alfi Manzilatur Rohma Alfi Manzilatur Rokhmah Alfi, Dewi Zainul Ali Mas’ud Ali Mudlofir Ali Musthafa Almi Novita Amir Hamzah Amir Mahmud Amir Maliki Abitolkha An Nisa Rahma Andhin Sabrina Zahra Anifa Wardah Apriliani, Widia Arif Rahman Arifuddin Arifuddin Arroyyanah F Assegaf, Abd. Rachman Astutik, Lutfiani Athaya Yulidian Athaya Yulidian Aulia Salsabila Ayu Ardila Ayu Nabilla Syaputri Ayu Shaumina Mubarokah Ayuningtias Yarun Az-Zahro, Fitri Charismaullah Azizatun Nafiah Azka, Sofiyyudin azmi, izzam Baharun, Hasan Bahri, Rosidi Brian Prilliano Cahyani, Desi Yati Wulan Celine, Devi Rofidah Chikmah, Khofshoh Roichanatul Chilya Nur Hidayah Choirul Anam Dedi Junaedi Dewi Khalwatus Salwa Dwi Tantri Indrajita Eka Firmansyah Evi Fatimatur Rusydiyah Fadlillah, Nilna Falihah, Nadiyah Al Fathirah, Annisaul Fathorrohman, Fathorrohman Fatihah, Nazilatul Fiqrotul Azizah Firdasari, Auliya Adiba Rahma Furqon, M. Rully Hadi, Mochammad Nur Hafidhotur Rohmah Hamdah Hanifah Hamidatul Ula Hana Zafira Zahra S Hana Zafira Zahra Subagyo Hasan, Ali Akbar Al Hendi Sugianto Henny Rahma Maulidina Hikmawati Rahayu Ika Oktaviani Ikrimah Manjilah Auliya Ilma Luthfia Maziana Imam Ibnu Hajar Imam Karya Bakti Imam Nasa’i Inayah Inna Zulfa Muhsinin Intan Dwi Safitri Intan Dwi Safitri Isabella Auralia Salsabila Jakiyem, Jakiyem Kamila, Farichatul Kamila, Khurun In Karim, Abdul Rahim Kasuwi Saiban Khabibatun Nisa Khofifah Dwi Wulandari KHOIRUN NISA Kholilullah, Mohammad Kholis, Nur Khurriyah , Nurul Kurniawan, Redite Kusaeri Lailatus Syarifah Lalu Nasrulloh Nasrulloh Lubis, Ardiansyah Luluk firdausiyah Luluk M. Ahim Sulthan Nuruddaroini M. Faiz Ahdan Hawari M. Fiqih Dwi Firmansyah M. Khoirul Huda Maghfiroh, Rohmatul Mahamid, Mochammad Nginwanun Likullil Maisyanah Maisyanah Maisyanah, Maisyanah Malika, Childa Mardiyah Mardiyah Marisa Amalia Hikmah Markus, Markus Mas'ud, Ali Masud, Ali Mas’ud, Ali Mas’udah, Laili Maulidah Syahrisyarifah Maulidatul Hasanah Maulindah, Dela Moh Asror Moh. Mahfud Moh. Zainal Abidin Aris Mohammad Mohan Mohammad Sholeh Mohammad Syamsul Maarif Mohammad ‘Ainul Fikri Mahmudi Mughni, Muhamad Syafiq Muhaemin Muhaemin Muhammad Achsin Muhammad Fatih Hidayatullah Muhammad hifdhul Islam Qur’aniy Zidna Muhammad Irfan Hasanuddin, Muhammad Irfan Muhammad Jawad Attaqy Muhammad Nurkholis Kholik Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi Muhsinin , Inna Zulfa Muniroh, Shofiyatu Zahrotil Mustain Mustain Mustofa, Moh. Ayyub Musyarofah, Umirul Nabila Nisa Azzahra Nadhief, Muhammad Ilham Nadia Ulya Wahidah Nafiah, Azizatun Nafis, Rasydan Mohammad Nailatuz Zamrudiah Najikhah, Devista Khoirun Nauroh Mahdiyyah Azhim Navisah Al Ainiyah Nawal Zahwa Dzakiyyah Nayyiroh, Azdatil Arifah Nihayatul Husna Nisa', Mas Ayu Ainun Nova Fitri Ananda Novi Mukhlishoh Novita, Almi Nur Aqilah L. R. Opier Nur Kholis Nur Silfiataun Hasanah Nuruzzaman, Muhammad Adib Oemar Muchtar Hakim Puspita Handayani Putri, Rika Triambarwati Diria Rahma Sekar Nigrum Rahma Sekarningrum Rahma Tiara Azzahra Ramdhani, Achmad Naufal Fajrur Redite Kurniawan Redite Kurniawan Rere Redjo Sasmito Ridhokusumo Rindu Amelia Ririn Inayatul Mahfudhoh Rizkika Qurroti A'yunina Rizqi, Muhammad Hadriq Ainur Rochmah, Zuliyatur Rofiqi, Rofiqi Rofiqoh, Nihayatur Roisah Maulidiyah Rohmah Roziqi, Ahmad Khoirur Rusdiyah, Evi Fatimatur Sa'adah, Nailis Salma Nabila Salma Novi Safitri Salma Novi Safitri Salsabela, Siti Nur Salma Salsabila, Nur ‘Aliyah Salwa Nala Rohmatal Izzah Salwa Zahrah Safiyah Samsul Ma'arif Savira Rahmania Sef, Widad Septa Nur Laila Ali Shofiatul Widad Sholihah, Ni'matus Shubhan Minan Nurir Rohman Shubhan Minan Nurirrohman Sinta Nailul Latifah Sirojuddin, Muhammad Siti Hanifah Siti Khoiriyah Siti Marfuah Siti Rahmatul Rizkiyah Siti Zahiroh Solikhah Mawadati Sri Bulan SRI BULAN Susilawati, Sinta Ayu Tasniem Salsabila Tobroni Tobroni Trya Imamatul Istiqomah Trya Imamatul Istiqomah Ulya, Vita Fitriatul Umar Faruq Umar, Abir Utien Kustianing Widad, Shofiatul Yarun, Ayuningtias Yeyen Afista Zahidah, Is’ad Churiyah Zahro’ Ummi Nashiifah Zai'muddin, Ahmad Kana Zainuddin Zakariyah Zuha El Widad Zuhrotus Saniyyah Zukhrufa Diana Azza Zulfa Kalimatul Fajriyyah Zuliyatur Rochmah Zulkarnain `Alin Nur Salsabila