p-Index From 2021 - 2026
23.585
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Irfani Jurnal Al-Tadzkiyyah DIRASAT Jurnal Manajemen & Pendidikan Islam FIKRI : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies FOKUS: Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Tafaqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman qolamuna : Jurnal studi islam Jurnal Pendidikan Islam Iqra' Al-Hayat: Journal of Islamic Education Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan JPPI | Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Jurnal Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan Journal on Education AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM MUHARRIK: JURNAL DAKWAH DAN SOSIAL EduReligia : Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal al-Murabbi TSAQAFAH Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Murobbi: Jurnal Ilmu Pendidikan Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Instructional Development Journal Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam Edification Journal : Pendidikan Agama Islam Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama dan Masyarakat Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan PUTIH JURNAL PENGETAHUAN TENTANG ILMU DAN HIKMAH Hikmah Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES) Asatiza: Jurnal Pendidikan Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan JPIn : Jurnal Pendidik Indonesia At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Jurnal Mu'allim AL-MUTTAQIN : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Alibbaa': Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Rabbani: Jurnal Pendidikan Agama Islam Journal of Science and Education (JSE) Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Al-Riwayah : Jurnal Kependidikan Al Hikmah: Journal of Education HUDAN LINNAAS: JURNAL ILMU SOSIAL DAN HUMANIORA An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Al-Fikru : Jurnal Pendidikan dan Sains Journal of Education Research Jurnal Kependidikan Islam Didaktika Religia Jurnal Penelitian Agama Southeast Asian Journal of Islamic Education Al-Fakkaar: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Arab ELOQUENCE: Journal of Foreign Language Islam Realitas: Journal of Islamic and Social Studies Concept: Journal of Social Humanities and Education PEKERTI Journal Pendidikan Agama Islam & Budi Pekerti Tadris: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Islam Al'Ulum Jurnal Pendidikan Islam Kartika: Jurnal Studi Keislaman JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam International Journal of Law and Society Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa Jurnal Sains Student Research Al-Jadwa: Jurnal Studi Islam Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Interdiciplinary Journal of Education QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Cendikia Pendidikan Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Muhibbul Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi AT-TABAYYUN: Journal Islamic Studies Journal of Innovative and Creativity Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) JOIES (Journal of Islamic Education Studies) ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora EDUJAVARE: International Journal of Educational Research Jurnal Ilmiah Nusantara Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan Hudan Linnaas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Rabbayani: Jurnal Pendidikan dan Peradaban Islami Maharot : Journal of Islamic Education Andragogi Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES) Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat Moral : Jurnal Kajian Pendidikan Islam Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Al-Tadris: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Al-Hayat: Journal of Islamic Education International Journal of Interdisciplinary Research Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan AL TADIB : Jurnal Ilmu Pendidikan Reflektika Kamil Educational Journal Jurnal Mappesona Academia Open Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) ALFIHRIS: Jurnal Inspirasi Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Isu Kontemporer Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiyah: Contemporary Issues in Arabic Language Learning in Elementary Islamic Schools Kamila, Farichatul; Aisa, Firda; Susilawati, Sinta Ayu; Abu Bakar, M. Yunus
MUHIBBUL ARABIYAH: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 3 No. 2 (2023): MUHIBBUL ARABIYAH: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/pba.v3i2.129

Abstract

The purpose of Arabic language learning in elementary Islamic schools has not yet achieved the intended goals, which include the four language skills: speaking, reading, listening, and writing. Based on the results of a field survey at Wahid Hasyim Elementary Islamic School in Yogyakarta, the purpose of Arabic language learning only prioritizes two skills, namely speaking and listening, where students are required to communicate using Arabic. However, the other two skills are addressed. According to the author, the Arabic language material in elementary Islamic schools is not ideal because many materials are taught in a sequence of straightforward, complex, moderate, challenging, and accessible, complicating students' receiving the prepared material. In contrast, the material should ideally start from easy, medium, and then hard to facilitate students' learning. In Arabic language learning in elementary Islamic schools, the "nadzariyatul wahdah" (all-in-one system) approach is ideal, where Arabic is taught from various skill aspects without separating the language. Pada dasarnya tujuan pembelajaran bahasa arab di madrasah ibtidaiyah belum mencapai tujuan yang diharapkan meliputi 4 kemahiran berbahasa yaitu kalam, qira’ah, istima’, dan kitabah. Berdasarkan hasil survey lapangan di Madrasah Ibtidaiyah Wahid Hasyim Yogyakarta tujuan bahasa arab hanya memprioritaskan 2 kemahiran saja yaitu kalam dan istima dimana siswa dituntut untuk dapat berkomunikasi menggunakan bahasa arab, meskipun 2 kemahiran lainnya tidak diabaikan.Materi bahasa arab di Madrasah Ibtidaiyah menurut penulis belum ideal karena banyak materi yang diajarkan berawal dari mudah- sukar- sedang- sukar- mudah yang menyulikan peserta didik dalam menerima materi yang diajarkan, sedangkan idealnya materi itu berawal dari mudah- sedang- lalu sukar agar memudahkan peserta didik dalam menerima pelajaran.Pada pembelajaran bahasa arab di Madrasah Ibtidaiyah idealnya menggunakan nadzariyatul wahdah (all in one system) yang mana bahasa arab diajarkan dari berbagai aspek kemahiran tanpa memisah- misahkan bahasa tersebut.  
Efektivitas 5 Madzhab Teori Belajar (Behavioris, Kognitifistik, Konstruktifistik, Generatif, Dan Humanistik Untuk Penerapan Pembelajaran Bahasa Arab: The Effectiveness of 5 Learning Theory Schools (Behaviorism, Cognitivism, Constructivism, Generativism, and Humanism) for Implementing Arabic Language Learning Chikmah, Khofshoh Roichanatul; Muniroh, Shofiyatu Zahrotil; Putri, Rika Triambarwati Diria; Bakar, M. Yunus Abu
MUHIBBUL ARABIYAH: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 3 No. 2 (2023): MUHIBBUL ARABIYAH: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/pba.v3i2.130

Abstract

Islamic education is a learning process that prioritizes religious issues. In Islam, differences of opinion are inevitable. Just as in jurisprudence, which has four schools of thought, there are five schools of thought in learning theory in education. Each learning theory has its understanding, characteristics, principles, and learning steps, as well as advantages and disadvantages. This article contains data obtained using library research techniques, where data is collected from references such as books, journals, articles, and other types of readings. The data presented is a compilation of six schools of thought in learning theory. The data includes the understanding, characteristics, principles, and learning steps, as well as the advantages and disadvantages of each school of thought. Understanding the schools of thought in learning theory is crucial before conducting a learning process based on Islam. The influence of learning theory schools on student learning outcomes is significant because each school of thought has its way of educating its students. Therefore, this article enables prospective Islamic educators to understand the learning theories that will be applied to their students. Pendidikan Islam merupakan proses belajar yang mengedepankan masalah keagamaan. Dalam Islam tentu tidak jauh dengan perbedaan pendapat. Seperti halnya di dalam fiqih yang memiliki empat madzhab, dalam pendidikan juga terdapat lima madzhab teori belajar. Setiap teori belajar memiliki pengertian, ciri-ciri, prinsip-prinsip, langkah-langkah pembelajaran serta kelebihan dan kekurangan masing-masing. Artikel ini memuat data yang diambil menggunakan teknik library research yang mana data diambil dari referensi berupa buku, jurnal, artikel, dan jenis bacaan lainnya. Data yang dimuat merupakan saringan data mengenai enam madzhab teori belajar. Data tersebut berisi pengertian, ciri-ciri, prinsip-prinsip, langkah-langkah pembelajaran serta kelebihan dan kekurangan dari masing-masing madzhab. Madzhab teori belajar sangat penting untuk dipahami sebelum melaksanakan sebuah pembelajaran yang berdasarkan Islam. Pengaruh madzhab teori belajar terhadap hasil belajar siswa tentunya sangat besar karena setiap madzhab memiliki caranya tersendiri untuk mendidik siswanya. Maka dibuatnya artikel ini dengan tujuan agar para calon pendidik Islam memahami tentang teori belajar yang akan diterapkan kepada peserta didiknya.
Relevansi Pendidikan Perspektif Al-Ghazali Terhadap Paradigma Pendidikan Islam di Indonesia Sef, Widad; Abu Bakar, M. Yunus
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 21 No. 1 (2024): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-hikmah:jaip.2024.vol21(1).14705

Abstract

Education often experiences challenges and developments that continue to occur according to changing times, so it is very important to prepare educators to have the ability to adapt to the transformation of science and technology to develop the potential of students in the future. This research is a type of descriptive qualitative research that refers to historical-factual philosophical research regarding figures with the object of research being the thoughts of a philosopher, using library research techniques. The results of this research is Al-Ghazali has listed several aspects of education, including: educational goals, characteristics that educators and students must have, educational curriculum, and learning methods. Al-Ghazali's thoughts have relevance to Islamic education in Indonesia in terms of educational goals, the importance of the role of educators towards students, apart from that the curriculum classifies fields of knowledge based on the needs and abilities of students. The learning method introduced by Imam Al-Ghazali is considered relevant to the context of Islamic education in Indonesia, considering the diversity of nations with different characteristics and backgrounds. So Al-Ghazali's thoughts regarding the concept of education are quite relevant to use, this can be implemented in Islamic education patterns in Indonesia and can be an inspiration and answer several challenges that arise in the world of education.
STUDI KEBIJAKAN TENTANG KURIKULUM PENGEMBANGAN MUATAN LOKAL Alfi, Dewi Zainul; Abu Bakar, M. Yunus
Rabbani: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2021): Maret
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/rjpai.v2i1.4140

Abstract

Muatan lokal adalah bahan kajian atau mata pelajaran pada satuan pendidikan yang berisi muatan dan proses pembelajaran tentang potensi dan keunikan lokal. Penerapan kurikulum muatan lokal dapat memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, pembentukan sikap dan perilaku siswa, berupa wawasan tentang keadaan lingkungan dan kebutuhan masyarakat. Pengembangan Muatan Lokal dilakukan dengan dua arah pengembangan dalam muatan lokal, yaitu Pengembangan untuk jangka jauh agar para siswa dapat melatih keahlian dan keterampilan yang sesuai dengan harapan yang nantinya dapat membantu dirinya, keluarga, masyarakat dan akhirnya membantu pembangunan nusa dan bangsanya. Studi ini merupakan studi literatur sehingga metode dalam menganalisis data dengan meninjau dan mengumpulkan informasi dari berbagai referensi baik buku, artikel ilmiah yang digunakan sebagai bahan dalam mempelajari dan menambah wawasan secara konseptual yang berhubungan dengan studi kebijakan tentang kurikulum pengembangan muatan lokal.
Pendidikan Karakter Dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam Cahyani, Desi Yati Wulan; Bakar, M Yunus Abu
Jurnal Metaedukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 4, No 2 (2022): Metaedukasi
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/metaedukasi.v4i2.6169

Abstract

Pendidikan karakter merupakan suatu kegiatan penanaman nilai-nilai budi pekerti, akhlak, moral kepada peserta didik sebagai upaya untuk melahirkan insan kamil generasi muda Islam yang bertakwa kepada Allah dan berakhlakul karimah. Terwujudnya seseorang yang berkarakter (Akhlaqul Karimah) melalui pendidikan karakter merupakan salah satu alternatif penyelesaian persoalan karakter anak yang bersifat preventif dan kuratif. Oleh  karena itu, pendidikan karakter akan terlaksana jika selaras dengan system pendidikan yang tepat. Adapun tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui lebih jauh mengenai pendidikan karakter dalam persepektif filsafat pendidikan Islam. Penulisan Artikel ini menggunakan Studi pustaka. Berdasarkan pembahasan pada artikel ini, dapat disimpulkan bahwa dalam perspektif pendidikan Islam, pendidikan karakter yang dikembangkan oleh Kementrian Pendidikan sangat relevan dengan pendidikan karakter yang diajarkan dalam pendidikan Islam. Nilai-nilai yang diajarkan dalam pendidikan karakter yang meliputi moral atau akhlak yang mana hal itu juga diajarkan dalam pendidikan Islam yang mengacu pada nilai-nilai karakter Rasulullah SAW (siddiq, amanah, tabligh dan fathanah). Tidak hanya itu, pendidikan karakter yang diajarkan dalam pendidikan Islam juga mencakup karakter yang didasarkan pada sifat-sifat mulia Allah (Asmaul Husna) seperti kasih sayang, pemaaf, menghormati, memuliakan orang lain, lemah lembut, santun, suka menolong, bijaksana, peduli, adil, memberi manfaat dan sabar. Karakter-karakter ini diharapkan dapat dimiliki oleh setiap perserta didik setelah mereka menempuh pendidikan Islam dan dapat mengaplikasikan karakter-karakter tesebut di tengah masyarakat
Innovation of Anti-Bullying Education Model in Islamic Boarding Schools: A Systematic Literature Review Abdurrohim, Abdurrohim; Rusdiyah, Evi Fatimatur; Abu Bakar, M. Yunus
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 3 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i3.5467

Abstract

This research investigates the development of anti-bullying education models in Islamic boarding schools between 2019 and 2024, with a focus on the effectiveness of prevention and intervention strategies. The method used is Systematic Literature Review (SLR), which involves article inclusion and exclusion criteria as well as data extraction and synthesis processes from two main databases, namely Google Scholar and ERIC, through the Publish or Perish version 8 application. A total of 146 articles were identified, but after selection process, only 25 articles met the inclusion criteria, while publications in the form of books and seminar proceedings were excluded due to the tendency for peer-review to be less stringent. The research results show that the two main models, namely early prevention and intervention against perpetrators and victims of bullying, have developed significantly. While both models are important, a humanist educational approach to prevention has stronger potential to reduce bullying incidents. In addition, a comprehensive holistic approach was found which includes humanist, sociological, participatory and psychotherapeutic educational aspects through dhikr. These findings provide practical insights for stakeholders to improve anti-bullying curricula and develop intervention strategies that are more sensitive to the cultural and religious context in Islamic boarding schools.
PENDIDIKAN SEBAGAI PILAR PERADABAN: SUATU PEMIKIRAN IBNU KHALDUN Anifa Wardah; Rere Redjo Sasmito; Tasniem Salsabila; M. Yunus Abu Bakar
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i2.6911

Abstract

Jurnal ini bertujuan untuk menggali pemikiran Ibn Khaldun mengenai pendidikan dalam perspektif Islam, khususnya bagaimana pendidikan mempengaruhi perkembangan sosial dan peradaban. Melalui kajian terhadap karya-karyanya, terutama Muqaddimah, jurnal ini mengeksplorasi hubungan antara pendidikan, filsafat ilmu, dan tujuan akhir pendidikan Islam yang tidak hanya terfokus pada penguasaan ilmu pengetahuan, akan tetapi juga berfokus pada pembentukan karakter dan akhlak yang mulia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan interdisipliner yang mencakup sejarah, filsafat, dan pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemikiran Ibn Khaldun relevan dalam konteks pendidikan Islam kontemporer, yang menekankan keseimbangan antara ilmu dunia dan akhirat. Pendidikan, menurut Ibn Khaldun, tidak hanya berfungsi sebagai sarana intelektual, tetapi juga sebagai alat untuk membentuk masyarakat yang adaptif terhadap perubahan sosial dan politik. Jurnal ini menekankan pentingnya sinergi antara pemikiran tradisional Islam dan kebutuhan kontemporer dalam menghadapi tantangan modern di dunia pendidikan.
RELEVANSI FILSAFAT REKONSTRUKSIONISME DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Nayyiroh, Azdatil Arifah; Falihah, Nadiyah Al; Salsabela, Siti Nur Salma; Bakar, M. Yunus Abu
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rekonstruksionisme dalam filsafat pendidikan adalah aliran yang memandang pendidikan sebagai sarana penting untuk mengubah masyarakat menuju arah yang lebih baik. Aliran ini berkembang pesat di abad ke-20 sebagai respons terhadap krisis sosial seperti ketidakadilan, kemiskinan, dan diskriminasi. Dalam filsafat pendidikan Islam, rekonstruksionisme menekankan pendidikan sebagai alat untuk merekonstruksi masyarakat berdasarkan nilai-nilai Islam, dengan tujuan menciptakan masyarakat yang adil, sejahtera, dan bermoral. Pendidikan Islam tidak hanya bertujuan untuk mengembangkan intelektualitas, tetapi juga membentuk karakter moral dan spiritual. Guru sebagai agen perubahan memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai moral dan mendorong peserta didik untuk kritis terhadap struktur sosial. Rekonstruksionisme dalam pendidikan Islam juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan zaman, tanpa meninggalkan esensi ajaran Islam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif meta-analisis, menggabungkan hasil dari berbagai literatur terkait. Analisis ini menunjukkan bahwa rekonstruksionisme dalam pendidikan Islam relevan untuk menghadapi tantangan modernisasi, dengan fokus pada revitalisasi nilai-nilai Islam yang dapat berperan sebagai motor penggerak perubahan sosial.Kata kunci: Rekonstruksionisme, Filsafat Pendidikan, Pendidikan Islam
MENEMUKAN ESENSIALISME DALAM PENDIDIKAN ISLAM Ika Oktaviani; Ilma Luthfia Maziana; M. Yunus Abu Bakar
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i3.6988

Abstract

Pendidikan, baik dalam konteks umum maupun Islam, memiliki esensi yang mendalam dalam membentuk karakter dan nilai individu serta masyarakat. Esensialisme dalam pendidikan adalah pendekatan yang menekankan pentingnya nilai-nilai fundamental yang bersifat universal, tidak terpengaruh oleh perubahan zaman, yang bertujuan untuk membentuk manusia yang utuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep esensialisme dalam pendidikan, khususnya dalam pendidikan Islam, dan bagaimana prinsip-prinsip ini diterapkan di era modern. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi pustaka sebagai dasar analisis data. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki elemen esensial yang berfokus pada penanaman nilai-nilai ketuhanan, etika, dan pengembangan karakter yang selaras dengan ajaran agama. Esensialisme dalam pendidikan Islam bertujuan untuk menciptakan manusia yang beriman, berakhlak, dan berilmu. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa esensialisme dalam pendidikan, khususnya pendidikan Islam, memiliki relevansi yang signifikan dalam menghadapi tantangan globalisasi dengan mempertahankan nilai-nilai dasar yang tidak berubah sebagai fondasi pendidikan yang ideal.
PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI PILAR PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA Salma Novi Safitri; Nauroh Mahdiyyah Azhim; Nabila Nisa Azzahra; M. Yunus Abu Bakar
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i4.7010

Abstract

Artikel ini mengulas peran strategis pendidikan Islam dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Pendidikan Islam dianggap sebagai landasan penting untuk membentuk individu yang memiliki iman, takwa, dan akhlak mulia, sekaligus mampu bersaing di era globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif deduktif untuk mengevaluasi relevansi pendidikan Islam dalam peningkatan kualitas SDM. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam berperan dalam membangun moral, karakter, serta keterampilan individu melalui penerapan strategi berskala makro dan mikro. Meski demikian, masih terdapat kendala seperti kurikulum yang kurang sesuai dengan kebutuhan dan pemisahan antara ilmu agama serta umum. Artikel ini menyarankan pengintegrasian kurikulum, penguatan kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan, serta penajaman visi pendidikan Islam guna menjawab tantangan zaman.
Co-Authors A'izzi, Rosda Aisyatul A, Achmad Faisol A. Hilwa Syauqy Mazidah Abd Azis Tata Pangarsa Abdeljelil, Moncef Ben Abdillah Mahbubi Abdullah zaid Abdurakhmonovich, Yuldashev Azim Abdurrohim Abdurrohim, Abdurrohim Abir Umar Addin Mustaqim Agis Ayuningtias Ah. Zakki Fuad Ahmad Abdur Rokhim Ahmad Azhar Alauddin AHMAD CHAFIDUT TAMAM Ahmad Fahresi Ahmad Makinun Amin Ahmad Zidqy Azmy Hilmani Ahmad, Bima Nawa Ain, Hurul Aisa, Firda Aisyah Karunia Ramadhani Akbari, M. Yudo Agresi Al-Ulya, Naila Nafahatus Sahariyah Alberto Edmund Feliciano H. P Alfa Sabila Ainurrahma Alfi Manzilatur Rohma Alfi Manzilatur Rokhmah Alfi Manzilatur Rokhmah Alfi, Dewi Zainul Ali Mas’ud Ali Mas’ud Ali Mudlofir Ali Musthafa Almi Novita Aminatul Mukhlisa Amir Hamzah Amir Mahmud Amir Maliki Abitolkha An Nisa Rahma Andhin Sabrina Zahra Andhin Sabrina Zahra Anifa Wardah Apriliani, Widia Arif Rahman Arifuddin Arifuddin Arroyyanah F Assegaf, Abd Rachman Assegaf, Abd. Rachman Astutik, Lutfiani Athaya Yulidian Athaya Yulidian Aulan Nuriyah Aulia Salsabila Auliya', Hilyatul Ayu Ardila Ayu Nabilla Syaputri Ayu Shaumina Mubarokah Ayuningtias Yarun Az-Zahro, Fitri Charismaullah Azizatun Nafiah Azka, Sofiyyudin azmi, izzam A’lal Aqil Baharun, Hasan Bahri, Rosidi Baiq Tuhfatul Unsi Brian Prilliano Cahyani, Desi Yati Wulan Chikmah, Khofshoh Roichanatul Chilya Nur Hidayah Choirul Anam Dedi Junaedi Devi Rofidah Celine Dewi Khalwatus Salwa DIAN FATMAWATI Dwi Tantri Indrajita Eka Firmansyah Elsy Yulia Rahmani Endah Rahmawati Evi Fatimatur Rusydiyah Fadlillah, Nilna Falihah, Nadiyah Al Fariha Romadloniyah Fathirah, Annisaul Fathorrohman, Fathorrohman Fika Rahmayani Fiqrotul Azizah Firdasari, Auliya Adiba Rahma Firdaus Ulul Absor Firdaus, Nazilatul Fatihah Firmansyah, Yoga Adhitya Fredy Fitrotin Nisa’ Fuad, Zakki Furqon, M. Rully Hadi, Mochammad Nur Hafidhotur Rohmah Hamdah Hanifah Hamidatul Ula Hana Zafira Zahra S Hana Zafira Zahra Subagyo hanifah hanifah Hanifah Sabrina Aulia Hasan, Ali Akbar Al Hawa Kamila Al-Khanifah Hendi Sugianto Henny Rahma Maulidina Herwati Hikmawati Rahayu Homaidah Ihda Ulvi Ulia Muhasonah Ika Oktaviani Ikrimah Manjilah Auliya Ilma Luthfia Maziana Imam Ibnu Hajar Imam Karya Bakti Imam Nasa’i Inayah Inna Zulfa Muhsinin Intan Dwi Safitri Intan Dwi Safitri intan mafirroh Intan Nadiroh Isabella Auralia Salsabila Jakiyem, Jakiyem Jamilah Jamilah Johan Rafaro Julita Dwi Anggraeni Kamila, Farichatul Kamila, Khurun In Karim, Abdul Rahim Kasuwi Saiban Khabibatun Nisa Khofifah Dwi Wulandari Khoirun Nisa Kholilullah, Mohammad Kholis, Nur Khurriyah , Nurul Kodri, Jalilatul Kurniawan, Redite Kurniawan, Rikza Syahrial Kusaeri Lailatus Syarifah Lalu Nasrulloh Nasrulloh Loli, Elma Zakiyyah Faturrahmah Ratu Lubis, Ardiansyah Luluk firdausiyah Luluk Lydia Ni’matul Mu’tamaroh M. Ahim Sulthan Nuruddaroini M. Ahim Sulthan Nuruddaroini M. Faiz Ahdan Hawari M. Fiqih Dwi Firmansyah M. Kholid Bayu Amrullah Maghfiroh, Muliatul Maghfiroh, Rohmatul Maisyanah Maisyanah Maisyanah, Maisyanah Malika, Childa Mardiyah Mardiyah Marisa Amalia Hikmah Markus, Markus Mas'ud, Ali Masud, Ali Mas’ud, Ali Mas’udah, Laili Maulidah Syahrisyarifah Maulidatul Hasanah Maulindah, Dela Mochammad Nginwanun Likullil Mahamid Moh Asror Moh Zainal Abidin Aris Moh. Ayyub Mustofa Moh. Mahfud Moh. Zainal Abidin Aris Mohammad Mohan Mohammad Sholeh Mohammad Syamsul Maarif Mohammad ‘Ainul Fikri Mahmudi mohan, mohammad Mughni, Muhamad Syafiq Muh. Syamsuddin, Muh. Muhaemin Muhaemin Muhammad Achsin Muhammad Adib Nuruzzaman Muhammad Fariq Faza Muhammad Fatih Hidayatullah Muhammad hifdhul Islam Qur’aniy Zidna Muhammad Iqbaal Al Ghifari Muhammad Irfan Hasanuddin, Muhammad Irfan Muhammad Jawad Attaqy Muhammad Nur Ilhammin Muhammad Nurkholis Kholik Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi Muhasona, Ihda Ulvi Ulia Muhsinin , Inna Zulfa Muniroh, Shofiyatu Zahrotil Mustain Mustain Mustofa, Moh. Ayyub Nabila Nisa Azzahra Nadhief, Muhammad Ilham Nadia Ulya Wahidah Nafiah, Azizatun Nafis, Rasydan Mohammad Naila Nafahatus Sahariyah Al-Ulya Nailatuz Zamrudiah Nailis sa adah Najikhah, Devista Khoirun Nanda Salsabila Nauroh Mahdiyyah Azhim Nauval Ardian Saputra Navisah Al Ainiyah Nawal Zahwa Dzakiyyah Nayla Hikmah Khairun Nisa Nayyiroh, Azdatil Arifah Nihayatul Husna Nikmatus Sholihah Nisa', Khabibatun Nisa', Mas Ayu Ainun Nisa, Nathasa Khoirun Nova Fitri Ananda Novi Mukhlishoh Novita, Almi Nur Aqilah L. R. Opier Nur Azmil Azizah Nur Halimatus Sa' Diyah Nur Kholis Nur Kholis Nur Silfiataun Hasanah Nuril Ma'rifah Oemar Muchtar Hakim Patianansa, Sebena Gaos Puspita Handayani Putri, Rika Triambarwati Diria Putri, Valen Azzahro Mahella Rahma Sekar Nigrum Rahma Sekarningrum Rahma Tiara Azzahra Ramdhani, Achmad Naufal Fajrur Rasydan Muhammad Nafis Ratnaningtyas, Oktavia Redite Kurniawan Redite Kurniawan Rere Redjo Sasmito Rere Rejo Sasmito Ridhokusumo Rifqiya Zahara Rindu Amelia Ririn Inayatul Mahfudhoh Riza Egy Ramadhani Rizkika Qurroti A'yunina RIZQI MAULANA Rizqi, Muhammad Hadriq Ainur Rochmah, Zuliyatur Rofiqi, Rofiqi Rofiqoh, Nihayatur Rohim, Muhammad Ainur Roisah Maulidiyah Rohmah Rosda Aisyatul A’izzi Roziqi, Ahmad Khoirur Sa'adah , Ikfina Himmatus Sa'adah, Nailis Sa'i, Mad Sal Sabilla Ulayya Zahro Salma Nabila Salma Novi Safitri Salma Novi Safitri Salsabela, Siti Nur Salma Salsabila, Nur ‘Aliyah Salwa Nala Rohmatal Izzah Salwa Zahrah Safiyah Samsul Ma'arif Savira Rahmania Sef, Widad Septa Nur Laila Ali Shofiatul Widad Sholihah, Ni'matus Shubhan Minan Nurir Rohman Shubhan Minan Nurirrohman Sinta Nailul Latifah Sirojuddin, Muhammad Siti A’yunuttazkiyah Siti Hanifah Siti Khoiriyah Siti Marfuah Siti Rahmatul Rizkiyah Siti Zahiroh Solikhah Mawadati Sri Bulan SRI BULAN Susilawati, Sinta Ayu Syach Dilla Bi Rizqi Yahya Tasniem Salsabila Tharwah Attia Tobi, Tobi Tobroni Tobroni Trya Imamatul Istiqomah Trya Imamatul Istiqomah Ulya, Vita Fitriatul Umar Faruq Umi Sumbulah Umirul Musyarofah Utien Kustianing Wafa, Rimayul Widad, Shofiatul Yarun, Ayuningtias Yeyen Afista Zahidah, Is’ad Churiyah Zahro’ Ummi Nashiifah Zai'muddin, Ahmad Kana Zainuddin Zakariyah Zuha El Widad Zuhrotus Saniyyah Zukhrufa Diana Azza Zulfa Kalimatul Fajriyyah Zuliyatur Rochmah Zulkarnain `Alin Nur Salsabila