p-Index From 2021 - 2026
13.93
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Syakhshiyyah : Jurnal Hukum Keluarga Islam dan Kemanusiaan Jurnal Hukum Lex Generalis CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Media Informatika Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Iso Journal of Education Research INTERNATIONAL JOURNAL OF EDUCATION, INFORMATION TECHNOLOGY, AND OTHERS The International Journal of Politics and Sociology Research BHIRAWA LAW JOURNAL Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) Majalah Ilmiah METHODA Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi (JURRIE) Journal of Law, Education and Business Indonesian Journal of Education and Development Research Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan VISA: Journal of Vision and Ideas Jurnal As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Journal of Innovative and Creativity Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum Journal of Accounting Law Communication and Technology Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi J-CEKI
Claim Missing Document
Check
Articles

Konsep Harta Pusaka (ERPEN) Dalam Hukum Adat Karo dan Relevansinya pada Konteks Pewarisan Islam Yopi, Mhd Hafiz Fahrezy; Hadiningrum, Sri; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Angkat, Agustrio Mahanggana; Siagian, Rimma Anisa; Naiborhu, Roslin
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6388

Abstract

Penelitian ini membahas konsep harta pusaka (Erpen) dalam hukum adat Karo dan relevansinya terhadap prinsip-prinsip pewarisan dalam Islam. Hukum adat Karo menerapkan sistem patriarki, di mana hak waris hanya diberikan kepada anak laki-laki, sedangkan anak perempuan tidak memperoleh bagian warisan dari orang tuanya. Hal ini berbeda dengan hukum waris Islam yang memberikan hak kepada semua anak, baik laki-laki maupun perempuan, meskipun dengan porsi yang berbeda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek mahasiswa Karo Muslim di Universitas Negeri Medan untuk menganalisis pemahaman dan praktik pewarisan yang terjadi di tengah masyarakat Karo Muslim. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan mendasar antara sistem pewarisan adat Karo dan hukum Islam, yang berpotensi menimbulkan konflik dalam praktik pembagian warisan. Masyarakat Karo Muslim dihadapkan pada dilema antara mempertahankan tradisi adat dan menerapkan prinsip keadilan dalam Islam. Penelitian ini juga mengkaji teori resepsi dan receptio in complexu untuk memahami interaksi antara hukum adat dan hukum Islam dalam konteks pewarisan. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman mahasiswa dan masyarakat mengenai perbedaan, dinamika, serta integrasi antara hukum adat dan hukum Islam dalam praktik pewarisan. Temuan penelitian ini juga memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesadaran hukum dan mendorong terciptanya keadilan dalam pembagian warisan di lingkungan masyarakat multikultural, khususnya di kalangan Karo Muslim.
Analisis Yuridis Efektivitas Klausul Denda Dalam Perjanjian Sewa Kamar Kos Terhadap Mahasiswa Manalu, Agnes Elizabeth; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Pakpahan, Pawer Erwin; Ginting, Solavide
Journal of Law, Education and Business Vol 3, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v3i2.6391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis efektivitas klausul denda dalam perjanjian sewa kamar kos terhadap mahasiswa khususnya mahasiswa yang menyewa kos di daerah pancing dan sekitarnya. Rumusan masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana kesesuaian klausul denda dalam perjanjian sewa kos mahasiswa dengan prinsip-prinsip hukum kontrak dan perlindungan konsumen, bagaimana transparansi dalam proses pembuatan perjanjian sewa kos, serta serta bagaimana pemahaman dan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya perjanjian tertulis memengaruhi keadilan sebagai penyewa kos. Metode penelitian yang digunakan adalah metode hukum normatif metode yang mengkaji norma hukum yang berlaku (secara normatif) sekaligus melihat penerapannya dalam kenyataan masyarakat (secara empiris), melalui kombinasi referensi buku dan jurnal yang berkaitan dengan penelitian serta studi lapangan. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang menyewa kos di sekitaran pancing sebanyak 15 (lima belas) orang. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dari 15 mahasiswa yang diwawancarai terdapat mahasiswa yang merasa keberatan dengan denda yang diberikan oleh pemilik kos karena denda tersebut mahal. Selain itu, perjanjian dibuat tanpa penjelasan secara lisan maupun tertulis, menunjukkan adanya potensi ketidakadilan dalam penerapan klausul tersebut. Kurangnya pemahaman dan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya perjanjian tertulis dan ketentuan di dalamnya secara langsung memengaruhi keadilan bagi mereka. Keadaan ini menciptakan ketidakseimbangan informasi dan kekuasaan antara pemilik kos dan penyewa, berpotensi merugikan mahasiswa. Oleh karena itu, kesimpulan dari penelitian ini meskipun klausul denda bertujuan untuk menjaga ketertiba khususnya kepatuhan terhadap pembayaran kos, implementasinya seringkali belum sejalan dengan prinsip keadilan, transparansi, dan perlindungan konsumen, terutama karena kurangnya transparansi atau kejelasan dalam perjanjian sewa, dan rendahnya kesadaran serta pemahaman mahasiswa terhadap pentingnya perjanjian tertulis.
Analisis Perbandingan Sistem Harta Warisan Perkawinan Dalam Kuhperdata dan Hukum Adat: Studi Kasus Masyarakat Multikultural Manik, Alvin Putra Hariando; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Gea, Benediktus Josua; Aqilah, Zahra Nur; Zega, Sarah Theresia; Damanik, Agnes Elsonya; Manurung, Thessa D Triputri
Journal of Law, Education and Business Vol 3, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v3i2.6428

Abstract

This study aims to analyze the comparison of the marital property system in the Civil Code and customary law in a multicultural society. This study uses a qualitative research method with observation, interview and documentation studies. The results of the study indicate that there are significant differences between the marital property system in the Civil Code and customary law, especially in terms of the distribution of inheritance. The Civil Code regulates marital property as joint property owned by husband and wife, while customary law has various variations in regulating marital property. This study also shows that multicultural societies have different cultural and customary law diversity, thus creating challenges in implementing a fair marital property system that is in accordance with the needs of the community.
Hubungan Antara Wanprestasi dan Pembatalan Perjanjian Terhadap Kewajiban Membayar Ganti Kerugian: Analisis Pasal 1266 dan 1267 KUHPerdata Sinurat, Bima Pandawa; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Damanik, Innes Ferancia; Manurung, Kevin Cornelius; Sitorus, Mhiranda T; Sembiring, Otista C A
Journal of Law, Education and Business Vol 3, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v3i2.6344

Abstract

Penelitian ini menganalisis hubungan antara wanprestasi dan pembatalan perjanjian terhadap kewajiban membayar ganti kerugian berdasarkan Pasal 1266 dan 1267 KUHPerdata. Metode yang digunakan ialah pendekatan normatif kualitatif dengan studi kepustakaan, termasuk peraturan, literatur hukum, dan putusan pengadilan. Hasilnya, wanprestasi merupakan syarat utama pembatalan perjanjian yang harus diputuskan hakim (Pasal 1266), sedangkan Pasal 1267 memberi hak kreditur memilih pemenuhan, pembatalan, atau ganti rugi. Pembatalan perjanjian akibat wanprestasi tidak menghapus kewajiban debitur membayar ganti rugi, termasuk biaya, kerugian, dan bunga. Praktiknya, meski ada klausul mengesampingkan Pasal 1266 dan 1267, hakim tetap menilai bukti wanprestasi demi keadilan. Kesimpulannya, wanprestasi, pembatalan perjanjian, dan kewajiban ganti rugi adalah kesatuan yang saling berkaitan, dengan pengadilan memegang peran penting dalam penyelesaian sengketa secara adil. 
Model Pembagian Harta Warisan yang Adil Bagi Anak Adopsi Dalam Konteks Pluralisme Hukum: Studi Kasus Masyarakat Karo Muallimah, Sri; Hadiningrum, Sri; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Wulandari, Dewi; Sinurat, Santi Theresia; Sebayang, Mikhael Juni Pratama
Journal of Law, Education and Business Vol 3, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v3i2.6440

Abstract

Penelitian ini mengkaji permasalahan pembagian harta warisan bagi anak adopsi dalam masyarakat Karo yang hidup dalam situasi pluralisme hukum yaitu hukum adat, hukum perdata nasional, dan hukum Islam. Tujuannya adalah merumuskan model pembagian warisan yang adil dan mampu mengakomodasi nilai-nilai hukum serta norma sosial budaya setempat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode hukum empiris melalui pendekatan yuridis sosiologis, dilaksanakan di Jl. Veteran No.37, Tambak Lau Mulgap I, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo pada Mei 2025. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan narasumber kunci yaitu tokoh adat, ahli hukum, dan keluarga dengan pengalaman langsung terkait warisan anak angkat serta dokumentasi pendukung. Hasil penelitian menegaskan bahwa kedudukan anak angkat dalam pewarisan masih menghadapi ketegangan antar sistem hukum serta adanya ketidakjelasan hak waris khususnya bagi anak angkat perempuan. Oleh karena itu, model pembagian warisan Tutur Si Walin diusulkan sebagai solusi integratif yang menggabungkan pengakuan adat, legalitas formal, musyawarah keluarga, dan prinsip keadilan proporsional guna menjamin kepastian hukum, keadilan sosial, dan keharmonisan keluarga dalam masyarakat Karo.
Analisis Komparatif Kedudukan Ahli Waris Dalam Pewarisan Menurut KUHPerdata dan Hukum Islam: Studi Kasus Perbedaan Agama Antara Pewaris Dengan Ahli Waris Simamora, Della Pebriani; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Bintang, Roma Nauli Stephany; Limbong, Samiullah Putra; Tarigan, Salwa Khairani; Hutauruk, Tiur Intan Febiana
Journal of Law, Education and Business Vol 3, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v3i2.6352

Abstract

Penelitian ini membahas secara komparatif kedudukan ahli waris dalam sistem pewarisan berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) dan Hukum Islam, dengan fokus pada kasus perbedaan agama antara pewaris dan ahli waris. Latar belakang penelitian ini menyoroti potensi sengketa dan ketidakjelasan hukum akibat perbedaan prinsip pewarisan dalam kedua sistem hukum tersebut, khususnya pada masyarakat pluralistik di Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pengumpulan data melalui studi kepustakaan terhadap perundang-undangan, literatur hukum, dan analisis putusan pengadilan terkait pewarisan lintas agama. Hasil penelitian mengungkapkan perbedaan mendasar: KUHPerdata bersifat inklusif tanpa diskriminasi agama, sedangkan Hukum Islam secara tegas melarang pewarisan antar agama berdasarkan prinsip kesatuan iman. Dampak praktis perbedaan ini menimbulkan dualisme hukum dan potensi konflik, karena KUHPerdata menjamin kesetaraan hak waris, sementara Hukum Islam dapat mengakibatkan ketidakadilan bagi ahli waris dari agama berbeda. Pewaris Muslim yang ingin memberikan warisan kepada non-Muslim harus menggunakan mekanisme hibah atau wasiat dengan batas maksimal sepertiga harta. Penelitian ini menekankan pentingnya perencanaan warisan untuk mencegah konflik dan menjaga kepastian hukum.
Hak dan Kedudukan Perempuan Dalam Pewarisan Menurut Hukum Adat Karo dan Hukum Islam: Analisis Komparatif Dengan Studi Kasus Sembiring, Elvina Br; Hadiningrum, Sri; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Harianti, Sintia; Nababan, Ridha; Simorangkir, Ayub Desrika; Sitompul, Juwita Helena
Journal of Law, Education and Business Vol 3, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v3i2.6369

Abstract

Pranata hukum waris berperan penting dalam menjaga struktur sosial masyarakat, khususnya dalam masyarakat adat karo yang menganut sistem patrilineal. Dalam sistem ini, anak laki-laki menjadi pewaris utama, sedangkan anak perempuan umumnya hanya menerima warisan simbolis. Namun, dalam masyarakat karo muslim, terjadi pergeseran nilai akibat pengaruh hukum islam yang memberikan hak waris kepada perempuan. Perbedaan prinsip ini menimbulkan dinamika dalam praktik pewarisan dan kedudukan perempuan. Penelitian ini menggunakan metode normatif empiris yang bertujuan untuk menganalisis secara mendalam hak dan kedudukan perempuan dalam pewarisan menurut hukum adat karo dan hukum islam dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian naratif, dan penarikan kesimpulan.
Pelindungan Hukum terhadap Tari Tor-Tor Sipitu Sawan sebagai Ekspresi Budaya Tradisional Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Lumbansiantar, Roselli Anjelina; Siahaan, Parlaungan Gabriel
Jurnal Hukum Lex Generalis Vol 6 No 3 (2025): Tema Hukum Adat dan Kebiasaan
Publisher : CV Rewang Rencang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56370/jhlg.v6i3.1720

Abstract

The Sipitu Sawan tortor dance is an art that has high cultural value. In the midst of developments, this dance faces challenges related to legal protection. This research aims to analyze the form of legal protection for the Sipitu Sawan tortor dance as expression of traditional culture, the challenges in efforts to provide legal protection for the Sipitu Sawan tortor dance as expression of traditional culture, and analyze the role of the government and indigenous/local communities in maintaining the existence and rights to the Sipitu Sawan tortor dance. Using qualitative descriptive methods and a normative-empirical approach, it was found the implementation of Article 38 of Law no. 28 of 2014 not optimal in the region. Lack of documentation, legal dissemination, risk of cultural claims are the main problems.
Pertimbangan Hukum Hakim Dalam Memutus Perkara Gugatan Cerai: Studi Kasus Putusan No. 31/Pdt.G/2024/PN Bnj Lumbansiantar, Roselli Anjelina; Siallagan, Abigael; Agustina, Gaby; Mahulae, Tri Santa; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Batu, Dewi Pika Lumban
Journal of Accounting Law Communication and Technology Vol 2, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jalakotek.v2i1.4079

Abstract

Dalam sistem hukum Indonesia, proses peradilan khususnya perkara perceraian memerlukan pertimbangan yang sangat matang dan hati-hati oleh hakim. Putusan Studi Kasus Nomor 31/Pdt.G/2024/PN Bnj yang dikeluarkan Pengadilan Negeri Binjai pada tanggal 26 September 2024 memberikan wawasan penting tentang bagaimana hakim memutus perkara perceraian.Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis dalam meneliti permasalahan pada penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif. Penelitian normatif adalah suatu proses untuk menemukan aturan hukum, prinsip-prinsip hukum, maupun doktrin-doktrin hukum guna menjawab isu hukum yang dihadapi. Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan di atas, Majelis Hakim berpendapat bahwa Gugatan Penggugat tidak terbukti dan sebab musababnya pun tidak jelas sehingga tidak cukup alasan untuk melakukan perceraian dengan Tergugat sebagaimana ketentuan Pasal 39 ayat (2) Undang Undang Nomor 1 Tahun 1974 Jo. Pasal 19 huruf b dan f Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975. Melihat pertengkaran antara Penggugat dan Tergugat tidaklah dapat dijadikan alasan untuk perceraian, karena pertengkaran tersebut merupakan perselisihan yang masih dapat diharapkan untuk rukun kembali karena berdasarkan keterangan saksi-saksi yang dihadirkan dipersidangan tidak ada yang menerangkan bahwa telah ada usaha dari keluarga maupun saksi-saksi untuk mendamaikan Penggugat dan Tergugat.
Analisis Putusan Majelis Hakim Dalam Tindak Pidana Pengeroyokan yang Menyebabkan Luka Ringan, Luka Berat (Studi Kasus Putusan Nomor 222/Pid.B/2024/PN Bnj) Harianto, Dedek; Saragih, Asha Yatri; Simangunsong, Melva; Ritonga, Nadila Septiani; Siahaan, Parlaungan Gabriel
Journal of Accounting Law Communication and Technology Vol 2, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jalakotek.v2i1.4024

Abstract

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai negara hukum menjunjung tinggi penegakan hukum demi tercapainya keadilan dan kepastian hukum. Salah satu bentuk kejahatan yang sering terjadi di masyarakat adalah tindak pidana pengeroyokan, yang diatur dalam Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis putusan majelis hakim terkait kasus pengeroyokan yang menyebabkan luka berat dan ringan, berdasarkan Putusan Nomor 222/Pid.B/2024/PN Bnj. Data primer diperoleh melalui observasi langsung dalam persidangan, sedangkan data sekunder berasal dari kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majelis hakim mempertimbangkan bukti-bukti medis, peran terdakwa, serta faktor lingkungan sebelum menjatuhkan vonis. Putusan ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan menekan angka tindak pidana serupa di masyarakat.
Co-Authors Adilah Adilla, Ananda Adinda Putri Br. Sitepu Afifah, Alya Agnes Irene Silitonga Agustina, Gaby Aisyah Aisyah Ramadhania, Jihan Akbar, Mhd Aldi Akza, Nursani Salsabillah Aldina, Dayang Alisya, Jeane Alnaya, Diva Alti Laksana Simaremare Amanda, Dwi Ambarwati, Ririn Amelia, Meya Ameliani, Reni Anan, Muhammad Jafar Ananda Meriah Ate Banurea Andini, Salwa Anggraini, Triya Angin, Reh Bungana Beru Perangin Angin, Reh Bungana Perangin Angkat, Agustrio Mahanggana Angkat, Febryanti Anhar, Ina Anisa Putri Aqilah, Zahra Nur Ariza, Dafa Armanda, Tri Bayu Ashura, Shalsa Harisa Asro, Fatimah Assiddiq Harahap, Putri Permata Asya Junita Rajagukguk Aulia Ramadhani Aulia, Indi Aulia, Nazlah Aulya, Fahrysyah Ayu, Fanny Mustika Ayunda, Alza Az-Zahra, Fatimah Balqis, Raditya Balqis, Tifany Laura Bangun, Kezia Thasa Emteta Karina Banurea, Rejeki Karina Barus, Marsyalina Br. Batu , Dewi Pika Lumban Batu, Dewi Pika Lbn Batu, Dewi Pika Lumban Batubara, Dewi Putri Batubara, Mahdiyana Aisyah Batubara, Radja Marihat Beru Perangin Angin, Reh Bungana Berutu, Rini Armianti Betsya, Della Bintang, Dandi Putra Bintang, Riris Bintang, Roma Nauli Stephany Boang Manalu, Vivin Silvia Br Bangun, Iren Br Bangun, Jacklyn Alona Br Ginting, Nurlela Br Kaban, Priska BR PA, Esra Julia Br Sembiring, Eshaulin Br Tarigan, Elsa Prida Br Tarigan, Puspita Sari Br. Barus, Emia Sapna Marsyalina Br. PA, Reh Bungana Br. Purba, Imelda Sri Ulina Butar-butar, Ikhsanul Fadly Butarbutar, Rahel Chairun Nisa Chairunisa, Puji Chairunnisa Chairunnisa Chia, Floren Green Christina Manurung, Christina Clever, Desswan Daeli, Samueli Defan Daely, Victoria Grace Dalimunthe, M Abdul Aziz Kalam Damanik, Agnes Elsonya Damanik, Indah Puja Claudia Damanik, Innes Ferancia Damayanti, Putri Dania, Dania Daulay, Nadia Saputri Depari, Samuel Pratama Desta, Muhammad Rafly Dwi Dewi Wulandari Dewi, Sri Fitri dianisa sinaga Dwitama, Tasya Efrilia , Dwi Heri Faiq, Muhammad Fadhal Fatimah, Ulfa Faudzi, Wan Shazmien Daniel bin Mohamed Fauzi, M. Iraqi Feby, Yohana Fitria Sinaga, Rahma Dhani Gajahmanik, Shelly Elprida Gea, Benediktus Josua Gea, Mayland Giawa, Ricarda Fani Aryanti Ginting, Bertaliana Br Ginting, Geby Theresa Ginting, Loficha Metesa Br Ginting, Loficha Metesa Br. Ginting, Solavide Gultom, Latifah Hanum Gultom, Rona Hinirim Gultom, Valtino Gabriel Gultom, Wida Bonor Gurning, Fretty Luciana Gurning, Fretty Luciana Malau Gurusinga, Haikel Bremana Hadiningrum, Sri Halimah Halimah Halimatun Sakdiah, Halimatun Handayani, Natassya Handoyo, Dwi Hanum, Syarifah Harahap, Amelia Patra Harahap, Ameliya Harahap, Dules Ery Pratama Harahap, Resti Ameliya Harahap, Sanjaya Harefa, Clara Jocelyn Hariana, Putri Harianti, Sintia Harianto, Dedek Harita, Riskamawati Haryati, Uci Hasibuan, Rahma Yani Hasibuan, Ramadhani Shohiro Hasibuan, Rizal Sanusi Hasni, Asih Maulida Hasugian, Pingky Monica Helida, Nazwa Husib, Muhammad Habib Husin, Muhammad Habib Hutagalung, Febrianti Hutajulu, Tivani Angelina Hutasoit, Reynaldi Hutauruk, Tiur Intan Febiana Irsyad, Ferozi Ramdana Isnaniah, Isnaniah Jane Agustin Sianturi Jeremy, Gabriel Satrio Julianty Cendana Edelweis Br. Simbolon Junaidi Junaidi Kegou, Likardus Khaila Aininda Saragih Kudadiri, Agnes Jessi L Tobing, Dian Uli Anatasia Lathifah, Muthi’ah Latifah, Muthi’ah Laudya, Davina Suci Lbn Batu, Dewi Pika Leryaldo, Manotar Lidwina, Rizka Limbong, Samiullah Putra Lubantobing, Joy Novi Yanti Lubis, Mutiara Azzahra Lubis, Yuli Indriani Lumban Batu, Dewi Pika Lumban batu, Rouli Lumban Gaol, Risky Sakti Lumbanbatu, Lestari Lumbangaol, Heri Manotas Lumbansiantar, Roselli Anjelina Lumbantobing, Joy Novi Yanti Mahulae, Tri Santa Malau, Maylani Magdalena Br. Manalu, Agnes Elizabeth Manalu, Febri Angelyos Br. Manalu, Magdalena Friskayanti Manalu, Vivin Silvia Boang Mangungsong, Al-firman Mangunsong, Al-Firman Manihuruk, Frido Evindey Manik, Alvin Putra Hariando Manik, Asianna Manik, Khatherine Sesilia Manullang, Ririn Marlina Manurung, Depi Yohana Manurung, Kevin Cornelius Manurung, Naomi olivia Br Manurung, Putri Adinda Manurung, Renova Catherina Manurung, Thessa D Triputri Manurung, Yunita Tri Carnova Marbun, Hissah Kristina Marpaung, Riska Maulida, Salsabila Frisa May, Bila Muallimah, Sri N., Satya Nofryanti Nababan, Cindy Nababan, Feryanto Nababan, Iwain Oktaviona Nababan, Limra GM Nababan, Ridha Nadiva, Salsabila Naibaho, Angelina Rolas Naibaho, Christian robert Naibaho, Hesly Irawanda Naibaho, Thalia Cornelia Angelica Naiborhu, Roslin Nainggolan, Johana Andriani Nainggolan, Noubel Putra Nainggolan, Titin Irawati Nainggolan, Tiurma Yuni Firli Kristi Nasution, Ilsa Mariska Nasution, Rendinova Cahyadi Natasya, melinda Ningsih, Putri Widia Nofryanti, Satya Novridah Reanti Purba Novyanti, Chrislyn Nur Jannah Nurlita, Nurlita O Hutapea, Dorlince Octaviani, Windi Oktania, Ainur PA, Reh Bungana Br Pakpahan, Lisa Caroline Pakpahan, Pawer Erwin Pakpahan, ⁠Kelvin Panggabean, Naulita Panjaitan, Geovany Panjaitan, Novia Panjaitan, Novia Adeliana Panjaitan, Pebriana Asina Parangin angin, Reh Bungana Pasaribu, Anjelina Pasaribu, Dyna MT Pasaribu, Ertika Susanti Pasaribu, Siska Dentina Paskah, Sovantri Putra Perangin-angin, Reh Bungana Beru Perangin-Angin, Zoan Gaharu Peranginangin, Reh Bungana Beru Philia, Ivana Theo Pinem, Octa Vioni Pinem, Ricci Oktaviani Piswatama, Dipo Prasetyo, Julius Andhika Prasiska, Gadis Pratama, Dules Ery Pratama, Raihan Insan Pratama, Raja Songkup Pratiwi, Sri Wahyuni Priscilia, Priscilia Pulungan, Nabila Amanda Purba, Fritji Frido Lourenjo Purba, Griyani Elisabeth Purba, Herlide Purba, Imelda Sri Ulina Br. Purba, Lia Desseloy Purba, Nadia Divani Purba, Novrida Reanti Purba, Novridah Reanti Purba, Novry Purba, Rani Oktavia Purba, Viona Francesca Putra Sinaga, Andre Dwi Putri Handayani Putri, Dwi Nabilla Putri, Fadia yulia Putri, Nadilla Putri, Rita Ivanka Pratama Putri, Shellya Eka Rachma, Alya Ramadhan, Taufiq Ramadhandy, Deny Tri Ramadhani, Aulia Putri Ramadhani, Kania Nova Rambe, Risa Rozzaqi Ramsul Nababan Reh Bungana Beru Perangin-angin Ringo, Ana Silva Siringo- Ritonga, Nadila Septiani Rizki, Hibatunnaila Ar- Rizqy, IImam Ariq RR. Ella Evrita Hestiandari Rumapea, Lidia Rusnita, Ayu Novidaniati Ruth, Stephanie Sabar Saur Matua Br Limbong Sabri, Tengku Muhammad Sabrina, Salwa Safitri, Dea Safitri, Rohma Safitri, Yunda Sahriani, Sahriani Salsabila, Cinta Salsabila, Sabrina Salsabila, Tengku Salsabila, Thara Shafa Salya, Vina Samosir, Fransiska Hirim M. Samura, Laras Hilda Sanggam, Daniel Santa Lasmarito, Tri Saragi, Desi Anggraini Saragih, Asha Yatri Saragih, Desvita Saragih, Jekson Saragih, Mima Defliyanti Saragih, Pretty Thalia Br. Saragih, Rama Rizky Septienda Saragih, Sry Enjelina Saragih, Yoshelin Belvri Sari Waruwu, Dela Septi Sari, Bertania Permata Sari, Gustina Sari, Siti Rahma Sebayang, Mikhael Juni Pratama Sembiring, Elvina Br Sembiring, Gadis Prasiska Sembiring, Gelora Rehliasta Sembiring, Julianti Sembiring, Nike Margaretha Br Sembiring, Otista C A Sembiring, Talita Sembiring, Vanessa Uli Siagian, Nancy Octavia Siagian, Rimma Anisa Siagian, Siti Zahra Siahaan, Alvando Siahaan, Fakhri Zul Azmi Siahaan, Ruth Yessika Siallagan, Abigael Siallagan, Nur Alifah Fitriyana Sianipar, Rosaria Sianipar, Tiominar Sianturi, Jhonni Erikson Siboro, Raymond Panuturi Siburian, Tesa Novia Siburian, Thereza Dwi Ningrum Siburian, Yeremia Elkana Tua Sidabutar, Hanna Tresia Sidauruk, Bertha Angelina Sihaloho, Ratu Chintia Zahara Sihombing, Agnes Natalia Sihombing, Angel A Sihombing, Bernis Dian Florensyah Sihombing, Grace Michael Sihombing, Theresia Sihotang, Agustin Pratama Sijabat, Yosua Gabe Maruli Silaban, Florensia Silaban, Jesicana Silaban, Marchiana Ivo Silfani, Dwi Simamora, Della Pebriani Simamora, Rani Marsela Simangunsong, Melva Simanjorang, Bartolomeus Marulitua Simanjuntak, Agatha Sofia Simanjuntak, Ester Simanjuntak, Johan Pardamean Simanjuntak, Lehonna Simanjuntak, Sri Susanti Simanjuntak, Yulia Evelyn Simanullang, Seevaira Chyta Simanungkalit, Donita Simatupang, Jernita Simatupang, Septian Arjuanda Putra Simbolon, Boy Dippu Tua Simbolon, Mahalia Talita De Enjel Br. Simbolon, Nur Anisa Simbolon, Tri Girl Simbolon, Yeni Yolanda Simorangkir, Agustina Verawati Simorangkir, Ayub Desrika Sinaga, Grace Violencia Sinaga, Randa Yosua Sinaga, Reylan Silverius Sinaga, Unedo Sinaga, Vanesia Syhana EZ Sinambela, San Mikael Sintania, Laras Sati Sinurat, Bima Pandawa Sinurat, Nurlia Aprianti Sinurat, Santi Theresia Sinurat, Winro William Sirait, Joan Agus Siregar, Delila Maya Sari Siregar, Dewi Sartika Siregar, Elisman Pangondiyan Siregar, Filja Azkiah Siregar, Rahel Veronica Siregar, Rahmi Siregar, Salsabila Balqis Siregar, Sri Wahyuni Siregar, Umar Haddad Sitanggang, Ade Tamaria Sitepu , Eka Mei Riska Br Sitepu, Arini Maulida Sitepu, Gracia Feby Yeski siti fadilah Sitohang, Agung Torang Sitohang, Gresia Septina Sitohang, Revania Sitompul, Agnes Olivia Sitompul, Jelita Geovani Sitompul, Juwita Helena Sitompul, Kristina Pujasari Sitorus, Hizkia Roland Prawyra Sitorus, Mhiranda T Sitorus, Nurainun Situmeang, Diva Angel Situmeang, Ture Ayu Situmorang, Agtrimas Situmorang, Dandi Abram Situmorang, Frandika Situmorang, Lennai Situmorang, Valentina Situmorang, Widia Febiola Situngkir, Josafath Arthur Sofia, Agatha Sri Hadiningrum Surbakti, Kesya Oktariana Br Surya Dharma Syafitri, Aura Mutasyifa Syahbana, Eza Syahfitri, Intan Dwita Syahputra, Bayu Ardian Syahru, Zahara Ain Nur Tambunan, Elliska Tambunan, Nia Rizkita Tambunan, Novelyn A.C.M Tambunan, Yusna Elfrida Tampubolon, Fikri Haykal Tampubolon, Fransiska Tampubolon, Sarah Lestari Tarigan, Calvin Mahaga Tarigan, Fandy Franata Tarigan, Lora Ernanta Tarigan, Putri Lopiga Br Tarigan, Salwa Khairani Tarigan, Yuni Desika Br Tarihoran, Dina Miranda Tasya Maulita Taufik, Taslima Amelia Telambanua, Restinawati Br Thesia , Devi Putri Tinambunan, Dewi Romantika Tobing , Widya Anggraini Lumban Tobing, Dian Uli Anatasia Lumban Tobing, Dies L Trisna, Wulan Ayu Turnip , Aldiwongki Bartolomeus Ulfa, Aulia Valent, Hansel Wahab, Nur Khalil Wahyuni, Devi Sri Wati, Diana Vera Wulandari, Siska Latifa Yopi, Mhd Hafiz Fahrezy Zahra, Muthia Ivana Zawani, Nadira Zega, Sarah Theresia