p-Index From 2021 - 2026
15.327
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Al-'Adl JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Syakhshiyyah : Jurnal Hukum Keluarga Islam dan Kemanusiaan CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Media Informatika Jurnal Kewarganegaraan Journal of Education Research INTERNATIONAL JOURNAL OF EDUCATION, INFORMATION TECHNOLOGY, AND OTHERS The International Journal of Politics and Sociology Research BHIRAWA LAW JOURNAL Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance Jurnal Dunia Pendidikan QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) Majalah Ilmiah METHODA Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi (JURRIE) Journal of Law, Education and Business Indonesian Journal of Education and Development Research Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan VISA: Journal of Vision and Ideas Jurnal As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum Journal of Accounting Law Communication and Technology JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Jurnal Cendekia Ilmiah
Claim Missing Document
Check
Articles

Gotong Royong Sebagai Strategi Pengetasan Kemiskinan: Analisis Kolaborasi Pemkot Medan Dengan Komunitas Lokal (Sila Ke-3) Sipayung, Dien Solia; Manurung, Togu Samuel Riady; Pasaribu, Tresa R K; Purba, Aprilla Revalina Br; Perangin-angin, Ripka Br; Siahaan, Parlaungan Gabriel
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 5, No 1 (2026): March 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i1.8149

Abstract

Kemiskinan di wilayah perkotaan masih menjadi salah satu permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat, termasuk di Kota Medan. Permasalahan ini tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan ekonomi, tetapi juga terbatasnya akses masyarakat terhadap layanan sosial dan pemberdayaan. Nilai gotong royong sebagai budaya masyarakat Indonesia dapat menjadi salah satu strategi dalam membantu mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran gotong royong melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Medan dan komunitas masyarakat dalam upaya penanggulangan kemiskinan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap program sosial seperti bank sampah, posyandu, dan komunitas pemuda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kolaboratif tersebut mampu meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat hubungan sosial, serta memberikan manfaat dalam bidang ekonomi, kesehatan, dan lingkungan. Dengan demikian, gotong royong yang didukung oleh kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dapat menjadi strategi yang efektif dalam membantu mengurangi kemiskinan serta memperkuat solidaritas sosial di masyarakat.
Implementasi Nilai Persatuan Dalam Penetapan Prioritas Penerima Bansos bagi Kelompok Rentan di Kelurahan Kenangan Baru Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Siregar, Usman Jalal; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Perangin-Angin, Rista Novita Sari; Sitepu, Dwi Afnelia Rivana Okta Br; Manday, Mardianti; Damanik, Desy Cristin; Huda, Eva Nurul
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 3, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8177

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi nilai Persatuan Indonesia dalam penetapan prioritas penerima bantuan sosial (bansos) bagi kelompok rentan di Kelurahan Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Bantuan sosial merupakan salah satu kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti masyarakat miskin, lansia, dan penyandang disabilitas. Namun, dalam pelaksanaannya sering ditemukan permasalahan seperti ketidaktepatan sasaran, kurangnya transparansi, serta dugaan diskriminasi yang dapat menimbulkan kecemburuan sosial dan konflik antar warga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian diharapkan dapat menggambarkan bagaimana pemerintah daerah menjaga prinsip non-diskriminatif dalam menentukan penerima bansos, menilai dampak distribusi bansos terhadap potensi konflik sosial, serta menganalisis peran nilai sila ke-3 Pancasila dalam menciptakan harmoni sosial. Penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah agar kebijakan bansos dapat dilaksanakan secara lebih adil, transparan, tepat sasaran, serta mampu memperkuat persatuan dan solidaritas masyarakat.
Evaluasi Transparansi Data Penerima Bansos di Kelurahan Sidorejo Kecamatan Medan Tembung Kota Medan Sumatera Utara Ditinjau dari Nilai Kejujuran dan Keadilan Pancasila Sitompul, Agnes Olivia; Manullang, Ririn Marlina; Sinaga, Putri; Manalu, Kristin; Siahaan, Parlaungan Gabriel
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 3, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8179

Abstract

Bantuan sosial (Bansos) merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu agar kesejahteraan sosial dapat terjaga secara merata. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan permasalahan seperti ketidakakuratan data penerima, keterbatasan keterbukaan informasi, serta dugaan ketidaktepatan sasaran yang dapat menimbulkan kecemburuan sosial dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap masyarakat di Kelurahan Sidorejo. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi transparansi data penerima bansos serta menilai sejauh mana transparansi tersebut mencerminkan nilai kejujuran dan keadilan dalam Pancasila, sekaligus memberikan rekomendasi perbaikan agar penyaluran bansos lebih akuntabel, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kepercayaan publik melalui partisipasi masyarakat, verifikasi data berkala, keterbukaan informasi, serta penguatan pengawasan.
Peran Musyawarah Kelurahan Dalam Menentukan Penerima Bansos: Studi Perspektif Nilai Sila Ke-4 Pancasila di Kelurahan Sidorejo Kecamatan Medan Tembung Sumatera Utara Sianturi, Jhonni Erikson; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Manurung, Claudia Novelita Br; Tamba, Yohana Impian; Pakpahan, Devina Joy Septina; Purba, Lia Desseloy
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 3, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8180

Abstract

Bantuan sosial (bansos) merupakan salah satu program pemerintah yang dirancang untuk mengatasi kemiskinan dan ketimpangan sosial di Indonesia. Dalam proses penentuan penerima bansos, musyawarah kelurahan berperan sebagai forum utama yang melibatkan lurah, perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, dan warga secara langsung. Namun dalam praktiknya, proses ini masih menghadapi berbagai persoalan seperti ketidaktepatan sasaran, kurangnya transparansi, rendahnya partisipasi masyarakat, hingga munculnya konflik sosial akibat ketidakpuasan terhadap hasil keputusan. Kondisi ini menunjukkan bahwa nilai sila ke-4 Pancasila yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan belum sepenuhnya diterapkan dalam proses tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme musyawarah kelurahan dalam menentukan penerima bansos, mengevaluasi penerapan nilai sila ke-4 Pancasila dalam proses musyawarah, serta menilai sejauh mana musyawarah mampu menghasilkan keputusan yang adil, partisipatif, dan transparan. Penelitian dilakukan di Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Sumatera Utara menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musyawarah kelurahan telah dilaksanakan sebagai mekanisme formal pengambilan keputusan dengan melibatkan aparat kelurahan, kepala lingkungan, dan tokoh masyarakat. Namun, partisipasi masyarakat umum masih terbatas, transparansi informasi belum optimal, dan akurasi data penerima bansos perlu ditingkatkan karena data DTKS tidak selalu diperbarui secara berkala.
Analisis Keadilan Distribusi Beasiswa KIP Kuliah oleh Pemerintah Daerah Berdasarkan Prinsip Keadilan Sosial Pancasila pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Pasaribu, Muhammad Ibnu Khoir; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Akbar, Aidil Henry; Tampubolon, Gloria; Ramadhani, Zhafirah; Ginting, Bertaliana Br; Priscilia, Priscilia; Simanullang, Sisca
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 3, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8176

Abstract

Keadilan dalam pembagian program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) menjadi hal yang sangat penting karena program ini dibuat sebagai alat oleh negara untuk memastikan hak konstitusional atas pendidikan tinggi yang setara dan adil, sesuai dengan Pasal 31 UUD 1945 dan sila kelima Pancasila. Namun, dalam praktiknya, masih ada banyak masalah seperti penentuan sasaran yang kurang tepat, penggelapan data, praktik nepotisme, keterlambatan dalam pencairan dana, serta kurangnya transparansi dan akuntabilitas yang menyebabkan beasiswa belum sepenuhnya sampai kepada mahasiswa yang benar-benar memerlukannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap lima mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan sebagai obyek penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis proses penentuan penerima Beasiswa KIP Kuliah oleh pemerintah daerah dari perspektif prinsip keadilan sosial Pancasila, meninjau kesesuaian kriteria penerima dengan prinsip pemerataan untuk mendapatkan pendidikan tinggi, serta untuk mengevaluasi kemungkinan adanya ketimpangan dan diskriminasi dalam proses seleksi dan distribusi beasiswa. Hasil penilitan mengungkapkan bahwa walaupun program KIP Kuliah telah memberikan keuntungan signifikan bagi mahasiswa yang berpenghasilan rendah, masih ada kekurangan dalam hal transparansi dalam proses seleksi, keakuratan dalam memverifikasi data, dan ketepatan dalam menentukan penerima. Ini menunjukkan bahwa asas keadilan sosial Pancasila belum sepenuhnya terwujud dalam pelaksanaan program KIP Kuliah di tingkat lokal. 
TRANSFORMASI ISTILAH KEPEMIMPINAN: DARI TUMENGGUNG KE PEMANGKU ADAT PADA SUKU ANAK DALAM DI DUSUN SEKALADI DESA PELEMPANG, JAMBI Simaremare, Tohap Pandapotan; Sihotang, Rina Oktaviana; Indriyati, Anisa; Sumardi, Lalu; Purba, Andiopenta; Megasari, Intan Indah; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Kolo, Adriana
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 1 (2026): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v11i1.6443

Abstract

Suku Anak Dalam merupakan komunitas masyarakat adat yang berasal dari Provinsi Jambi, yang bermukim di kawasan hutan dan tersebar di beberapa wilayah seperti Kabupaten Batanghari, Merangin, Sarolangun, Muaro Jambi, dan lainnya. Salah satu kelompok Suku Anak Dalam berada di Desa Pelempang, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi. Penelitian ini didasarkan pada pernyataan Datok Rahman, selaku Pemangku Adat Suku Anak Dalam di Desa Pelempang, yang menyatakan bahwa setelah kemerdekaan Indonesia, istilah “Tumenggung” diganti menjadi “Pemangku Adat.” Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara langsung dengan para Pemangku Adat Suku Anak Dalam di Desa Pelempang. Penelitian ini berfokus pada kepemimpinan para Pemangku Adat dalam komunitas Suku Anak Dalam di Desa Pelempang, serta mengkaji apakah terdapat perubahan dalam tugas dan wewenang mereka setelah istilah kepemimpinan tertinggi berubah dari Tumenggung menjadi Pemangku Adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang berubah hanya istilahnya, sedangkan tugas dan wewenang Pemangku Adat tetap sama seperti Tumenggung pada masa sebelumnya. Dengan kata lain, Pemangku Adat tetap memegang posisi kepemimpinan tertinggi dalam komunitas Suku Anak Dalam di Desa Pelempang. Pemilihan Pemangku Adat didasarkan pada garis keturunan, kemauan, serta kemampuan calon penerus, dan juga persetujuan dari masyarakat. Peran dan tanggung jawab Pemangku Adat dapat berbeda-beda di setiap komunitas dan kebudayaan.Kata kunci: Tumenggung, Pemangku Adat, Suku Anak Dalam
Digital Self-Enslavement: The Implications of the Internet of Things for Cyber Law Reform in the Society 5.0 Era within the Framework of Maqashid al-Sharia Lbn Batu, Dewi Pika; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Taufiq Ramadhan; Pinem, Windawati; Maulana Ibrahim; Sitorus, Gita Oktaviani
Al-'Adl Vol. 19 No. 02 (2026): Al-'Adl
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates the emerging phenomenon of "digital self-slavery" (perbudakan diri digital) within Indonesia's Society 5.0 landscape, focusing on the TikTok live-streaming ecosystem as a site of voluntary self-exploitation mediated by algorithmic systems. Employing a mixed-method approach combining an online survey of 304 respondents with qualitative essay analysis and social media observation this research identifies a critical gap in existing digital slavery literature, which predominantly addresses externally coerced exploitation while neglecting voluntary self-exploitation through digital platforms. Drawing on the Modern Slavery Wheel theory, the digital labor exploitation framework, and the Islamic jurisprudential concept of maqashid al-syariah, this article introduces "self-slavery" as a distinct analytical category separating it from conventional modern slavery. Empirical findings reveal that 85.5% of respondents—predominantly Generation Z—classified online gift-begging behavior as technology-disguised slavery, directly refuting the prevailing social stigma of generational digital apathy. Additionally, 33.2% reported experiencing algorithmic pressure to follow social media trends, and 73.3% expressed support for cyber law reform. From the Islamic legal perspective, this practice constitutes violations of hifzh al-'irdh (preservation of honor) and hifzh al-nafs (preservation of the self), rendering it inconsistent with the objectives of Islamic law. The study concludes that Indonesia's current cyber law framework—including the ITE Law and Presidential Regulation No. 47 of 2023—is structurally insufficient to address nuanced forms of digital self-exploitation, and proposes a reform agenda grounded in both positive law and Islamic normative principles.
Analisis Pelaksanaan Persidangan Perkara Pencurian dengan Pemberatan di Pengadilan Negeri Binjai Asari, Nur Arba; Sihite, Dwi Valentina; Lumban Gaol, Risky Sakti; Harahap, Ameliya; Manurung, Ruth Geraldine; Siahaan, Parlaungan Gabriel
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.4932

Abstract

Penelitian ini mengkaji pelaksanaan persidangan perkara pencurian dengan pemberatan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Binjai pada tanggal 23 September 2025. Observasi dilakukan terhadap jalannya sidang dengan fokus pada proses pembacaan dakwaan, pemeriksaan saksi dan terdakwa, serta putusan hakim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses persidangan berjalan sesuai prinsip peradilan yang sederhana, cepat, dan biaya ringan dengan pertimbangan hukum dan aspek kemanusiaan. Hukuman yang dijatuhkan seimbang antara keadilan dan pembinaan moral bagi terdakwa. Penelitian ini memberikan gambaran pentingnya penegakan hukum yang efektif serta implikasi sosial dari tindak pidana pencurian.
Co-Authors Adilah Adilla, Ananda Adinda Putri Br. Sitepu Afifah, Alya Agnes Irene Silitonga Agustina, Gaby Aisyah Aisyah Ramadhania, Jihan Akbar, Aidil Henry Akbar, Mhd Aldi Akza, Nursani Salsabillah Aldina, Dayang Alisya, Jeane Alnaya, Diva Alti Laksana Simaremare Amanda, Dwi Ambarwati, Ririn Amelia, Meya Ameliani, Reni Ampun, Hilda Umayyah Anak Anan, Muhammad Jafar Ananda Meriah Ate Banurea Andini, Salwa Andiopenta Purba Angin, Reh Bungana Beru Perangin Angin, Reh Bungana Perangin Angkat, Agustrio Mahanggana Angkat, Febryanti Anhar, Ina Anisa Indriyati, Anisa Anisa Putri Aqilah, Zahra Nur Aritonang, Adelina M Ariza, Dafa Armanda, Tri Bayu Asari, Nur Arba Ashura, Shalsa Harisa Asro, Fatimah Assiddiq Harahap, Putri Permata Asya Junita Rajagukguk Audina, Riska Aulia Ramadhani Aulia, Indi Aulia, Nazlah Aulya, Fahrysyah Ayu, Fanny Mustika Ayunda, Alza Azzahra, Amalia Balqis, Raditya Balqis, Tifany Laura Banurea, Rejeki Karina Barus, Marsyalina Br. Batu , Dewi Pika Lumban Batu, Dewi Pika Lbn Batu, Dewi Pika Lumban Batubara, Dewi Putri Batubara, Mahdiyana Aisyah Batubara, Radja Marihat Beru Perangin Angin, Reh Bungana Berutu, Rini Armianti Betsya, Della Bintang, Dandi Putra Bintang, Riris Bintang, Roma Nauli Stephany Br Ginting, Nurlela Br Kaban, Priska BR PA, Esra Julia Br Sembiring, Eshaulin Br Tarigan, Elsa Prida Br Tarigan, Puspita Sari Br. Barus, Emia Sapna Marsyalina Br. PA, Reh Bungana Br. Purba, Imelda Sri Ulina Butar-butar, Ikhsanul Fadly Butarbutar, Rahel Cahyani, Nabila Fri Chairun Nisa Chairunisa, Puji Chairunnisa Chairunnisa Chia, Floren Green Christina Manurung, Christina Clever, Desswan Daeli, Samueli Defan Daely, Victoria Grace Dalimunthe, M Abdul Aziz Kalam Damanik, Agnes Elsonya Damanik, Desy Cristin Damanik, Innes Ferancia Damayanti, Putri Dania, Dania Daulay, Nadia Saputri Depari, Samuel Pratama Desta, Muhammad Rafly Dwi Dewi Wulandari Dewi, Sri Fitri dianisa sinaga Dingga, Peggy Mahara Dwitama, Tasya Faiq, Muhammad Fadhal Fatimah, Ulfa Faudzi, Wan Shazmien Daniel bin Mohamed Fauzi, M. Iraqi Feby, Yohana Fitria Sinaga, Rahma Dhani Gajahmanik, Shelly Elprida Gaol, Anggelina Labora Dorasi Lumban Gea, Benediktus Josua Gea, Mayland Giawa, Ricarda Fani Aryanti Ginting, Bertaliana Br Ginting, Geby Theresa Ginting, Loficha Metesa Br Ginting, Loficha Metesa Br. Ginting, Solavide Girsang, Roma Nanda Gultom, Latifah Hanum Gultom, Rona Hinirim Gultom, Wida Bonor Gurning, Fretty Luciana Gurning, Fretty Luciana Malau Gurusinga, Haikel Bremana Hadiningrum, Sri Halimatun Sakdiah, Halimatun Handayani, Natassya Handoyo, Dwi Hanum, Syarifah Harahap, Amelia Patra Harahap, Ameliya Harahap, Dules Ery Pratama Harahap, Resti Ameliya Harahap, Sanjaya Harahap, Tasya Ananda Putri Harefa, Clara Jocelyn Hariana, Putri Harianja, Lusi Harianti, Sintia Harianto, Dedek Harita, Riskamawati Haryati, Uci Hasibuan, Rahma Yani Hasibuan, Ramadhani Shohiro Hasibuan, Rizal Sanusi Hasni, Asih Maulida Hasugian, Pingky Monica Helida, Nazwa Huda, Eva Nurul Hulu, Carles Syahputra Husib, Muhammad Habib Hutagalung, Febrianti Hutajulu, Tivani Angelina Hutasoit, Reynaldi Hutauruk, Tiur Intan Febiana Irsyad, Ferozi Ramdana Isnaniah, Isnaniah Jane Agustin Sianturi Jeremy, Gabriel Satrio Julianty Cendana Edelweis Br. Simbolon Junaidi Junaidi Kegou, Likardus Khaila Aininda Saragih Kolo, Adriana Kudadiri, Agnes Jessi L Tobing, Dian Uli Anatasia Lathifah, Dea Anis Lathifah, Muthi’ah Latifah, Muthi’ah Laudya, Davina Suci Lbn Batu, Dewi Pika Leryaldo, Manotar Lidwina, Rizka Limbong, Samiullah Putra Lubantobing, Joy Novi Yanti Lubis, Mutiara Azzahra Lubis, Yuli Indriani Lumban Batu, Dewi Pika Lumban Gaol, Risky Sakti Lumbangaol, Heri Manotas Lumbansiantar, Roselli Anjelina Lumbantobing, Joy Novi Yanti Mahulae, Tri Santa Malau, Grace Emmanuella Malau, Maylani Magdalena Br. Manalu, Agnes Elizabeth Manalu, Febri Angelyos Br. Manalu, Irga Selamat Febrianggi Manalu, Kristin Manalu, Magdalena Friskayanti Manalu, Vivin Silvia Boang Manday, Mardianti Mangungsong, Al-firman Mangunsong, Al-Firman Manihuruk, Frido Evindey Manik, Alvin Putra Hariando Manik, Asianna Manik, Khatherine Sesilia Manik, Vinolya Lidevia Br Manullang, Ririn Marlina Manurung, Claudia Novelita Br Manurung, Depi Yohana Manurung, Kevin Cornelius Manurung, Naomi olivia Br Manurung, Putri Adinda Manurung, Renova Catherina Manurung, Ruth Geraldine Manurung, Thessa D Triputri Manurung, Togu Samuel Riady Manurung, Yunita Tri Carnova Marbun, Hissah Kristina Marpaung, Riska Maulana Ibrahim Maulida, Salsabila Frisa May, Bila Megasari, Intan Indah Muallimah, Sri N., Satya Nofryanti Nababan, Cindy Nababan, Feryanto Nababan, Iwain Oktaviona Nababan, Limra GM Nababan, Ridha Nadiva, Salsabila Naibaho, Angelina Rolas Naibaho, Christian robert Naibaho, Hesly Irawanda Naibaho, Thalia Cornelia Angelica Naiborhu, Roslin Nainggolan, Johana Andriani Nainggolan, Noubel Putra Nainggolan, Titin Irawati Nainggolan, Tiurma Yuni Firli Kristi Nainggolan, Unedo Nasution, Ilsa Mariska Nasution, Rendinova Cahyadi Natasya, melinda Ningsih, Putri Widia Nofryanti, Satya Novianti, Aisyah Novridah Reanti Purba Novyanti, Chrislyn Nur Fadilla, Nur Nur Jannah Nurlita, Nurlita O Hutapea, Dorlince Octaviani, Windi Oktania, Ainur PA, Reh Bungana Br Pakpahan, Devina Joy Septina Pakpahan, Pawer Erwin Pakpahan, ⁠Kelvin Pandiangan, Tawarika M Pane, Agnes Panjaitan, Geovany Panjaitan, Novia Panjaitan, Novia Adeliana Panjaitan, Pebriana Asina Parangin angin, Reh Bungana Pasaribu, Anjelina Pasaribu, Dyna MT Pasaribu, Ertika Susanti Pasaribu, Muhammad Ibnu Khoir Pasaribu, Siska Dentina Pasaribu, Tresa R K Paskah, Sovantri Putra Perangin-angin, Reh Bungana Beru Perangin-angin, Ripka Br Perangin-Angin, Rista Novita Sari Perangin-Angin, Zoan Gaharu Peranginangin, Reh Bungana Beru Philia, Ivana Theo Pinem, Octa Vioni Pinem, Ricci Oktaviani Pinem, Windawati Piswatama, Dipo Prasetyo, Julius Andhika Prasiska, Gadis Pratama, Dules Ery Pratama, Raihan Insan Pratama, Raja Songkup Pratiwi, Salwa Risda Pratiwi, Sri Wahyuni Priscilia, Priscilia Pulungan, Nabila Amanda Purba, Aprilla Revalina Br Purba, Fritji Frido Lourenjo Purba, Griyani Elisabeth Purba, Herlide Purba, Imelda Sri Ulina Br. Purba, Lia Desseloy Purba, Nadia Divani Purba, Novrida Reanti Purba, Novridah Reanti Purba, Rani Oktavia Putri Handayani Putri, Dwi Nabilla Putri, Fadia yulia Putri, Nadilla Putri, Rita Ivanka Pratama Putri, Shellya Eka Rachma, Alya Ramadani, Tia Ramadhan, Taufiq Ramadhandy, Deny Tri Ramadhani, Aulia Putri Ramadhani, Kania Nova Ramadhani, Zhafirah Ramsul Nababan Reh Bungana Beru Perangin-angin Ringo, Ana Silva Siringo- Riski, Auliya Putri Ritonga, Nadila Septiani Rizki, Hibatunnaila Ar- Rizqy, IImam Ariq Rosy, Fitria RR. Ella Evrita Hestiandari Rumapea, Lidia Rusnita, Ayu Novidaniati Ruth, Stephanie Sabar Saur Matua Br Limbong Sabri, Tengku Muhammad Sabrina, Salwa Safitri, Dea Safitri, Rohma Safitri, Yunda Sahputra, M Ridho Sahriani, Sahriani Salsabila, Cinta Salsabila, Sabrina Salsabila, Tengku Salsabila, Thara Shafa Salya, Vina Samosir, Fransiska Hirim M. Samura, Laras Hilda Sanggam, Daniel Santa Lasmarito, Tri Saragi, Desi Anggraini Saragih, Asha Yatri Saragih, Desvita Saragih, Jekson Saragih, Mima Defliyanti Saragih, Pretty Thalia Br. Saragih, Sry Enjelina Saragih, Yoshelin Belvri Sari Waruwu, Dela Septi Sari, Bertania Permata Sari, Gustina Sari, Siti Rahma Sebayang, Mikhael Juni Pratama Sembiring, Elvina Br Sembiring, Gadis Prasiska Sembiring, Gelora Rehliasta Sembiring, Julianti Sembiring, Nike Margaretha Br Sembiring, Otista C A Sembiring, Talita Sembiring, Vanessa Uli Siagian, Nancy Octavia Siagian, Rimma Anisa Siagian, Siti Zahra Siahaan, Alvando Siahaan, Fakhri Zul Azmi Siahaan, Ruth Yessika Siallagan, Abigael Siallagan, Nur Alifah Fitriyana Sianipar, Rosaria Sianipar, Tiominar Sianturi, Jhonni Erikson Siboro, Raymond Panuturi Siburian, Pebryna Riosa Siburian, Tesa Novia Siburian, Yeremia Elkana Tua Sidabutar, Hanna Tresia Sidauruk, Bertha Angelina Sihite, Dwi Valentina Sihite, Samuel Sihombing, Agnes Natalia Sihombing, Angel A Sihombing, Bernis Dian Florensyah Sihombing, Grace Michael Sihombing, Theresia Sihotang, Agustin Pratama Sihotang, Rina Oktaviana Sijabat, Yosua Gabe Maruli Silaban, Florensia Silaban, Jesicana Silaban, Marchiana Ivo Silfani, Dwi Simamora, Della Pebriani Simamora, Rani Marsela Simangunsong, Melva Simanjuntak, Agatha Sofia Simanjuntak, Ester Simanjuntak, Johan Pardamean Simanjuntak, Lehonna Simanjuntak, Novita Sarah Simanjuntak, Sri Susanti Simanjuntak, Yulia Evelyn Simanullang, Seevaira Chyta Simanullang, Sisca Simanungkalit, Donita Simaremare, Tohap Pandapotan Simatupang, Jernita Simatupang, Septian Arjuanda Putra Simbolon, Boy Dippu Tua Simbolon, Mahalia Talita De Enjel Br. Simbolon, Nur Anisa Simbolon, Tri Girl Simbolon, Yeni Yolanda Simorangkir, Agustina Verawati Simorangkir, Ayub Desrika Sinaga, Grace Violencia Sinaga, Putri Sinaga, Randa Yosua Sinaga, Reylan Silverius Sinaga, Unedo Sinaga, Vanesia Syhana EZ Sinambela, San Mikael Sintania, Laras Sati Sinurat, Bima Pandawa Sinurat, Nurlia Aprianti Sinurat, Santi Theresia Sinurat, Winro William Sipayung, Dien Solia Sirait, Joan Agus Siregar, Delila Maya Sari Siregar, Dewi Sartika Siregar, Elisman Pangondiyan Siregar, Filja Azkiah Siregar, Rahel Veronica Siregar, Rahmi Siregar, Salsabila Balqis Siregar, Sri Wahyuni Siregar, Umar Haddad Siregar, Usman Jalal Sitanggang, Ade Tamaria Sitepu , Eka Mei Riska Br Sitepu, Arini Maulida Sitepu, Dwi Afnelia Rivana Okta Br Sitepu, Gracia Feby Yeski siti fadilah Sitohang, Agung Torang Sitohang, Gresia Septina Sitohang, Revania Sitompul, Agnes Olivia Sitompul, Jelita Geovani Sitompul, Juwita Helena Sitompul, Kristina Pujasari Sitorus, Gita Oktaviani Sitorus, Mhiranda T Sitorus, Nurainun Situmeang, Diva Angel Situmeang, Ture Ayu Situmorang, Agtrimas Situmorang, Frandika Situmorang, Valentina Situmorang, Widia Febiola Situngkir, Josafath Arthur Sofia, Agatha Sri Hadiningrum Sumardi, Lalu Surya Dharma Syafitri, Aura Mutasyifa Syahbana, Eza Syahfitri, Intan Dwita Syahputra, Bayu Ardian Syahru, Zahara Ain Nur Tamba, Yohana Impian Tambunan, Elliska Tambunan, Kevin Andreas Halomoan Tambunan, Nia Rizkita Tambunan, Novelyn A.C.M Tambunan, Yusna Elfrida Tampubolon, Fikri Haykal Tampubolon, Fransiska Tampubolon, Gloria Tampubolon, Sarah Lestari Tarigan, Calvin Mahaga Tarigan, Ella Debora Sri Karina Br Tarigan, Fandy Franata Tarigan, Lora Ernanta Tarigan, Salwa Khairani Tarigan, Yuni Desika Br Tarihoran, Dina Miranda Tasya Maulita Taufik, Taslima Amelia Taufiq Ramadhan Telambanua, Restinawati Br Thesia , Devi Putri Tinambunan, Dewi Romantika Tobing , Widya Anggraini Lumban Tobing, Dian Uli Anatasia Lumban Tobing, Dies L Trisna, Wulan Ayu Ulfa, Aulia Valent, Hansel Viranda, Ananda Wahab, Nur Khalil Wati, Diana Vera Wulandari, Siska Latifa Yopi, Mhd Hafiz Fahrezy Zahra, Muthia Ivana Zega, Sarah Theresia