Articles
Analysis on Part of Popular Learning Theory
Meezy Indriyansyah;
Neviyarni Neviyarni;
Herman Nirwana
Consilium Vol 1, No 2 (2021): Consilium
Publisher : Consilium
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0630cons
Learning theory is a collection of general principles that are interrelated and explain a number of facts and findings related to learning events. Learning theory is one of the keys to the success of the learning process carried out by educators. In popular learning theory, there are several things that can be discussed, namely related to intelligent character education, quantum learning, accelerated learning, active learning and Hypno teaching. This popular learning theory has implications for effective and efficient learning.
Gender analysis: the role of religiosity for mental health in the work environment during Covid-19
Rima Pratiwi Fadli;
Neviyarni Neviyarni;
Marjohan Marjohan;
Ifdil Ifdil;
Afdal Afdal
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 7, No 3 (2021): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/020211334
Individual quality of life is influenced by health, both physical and psychological health. Individual psychological health is related to mental health. The COVID-19 pandemic has had a significant impact on public health, especially in the world of work. Based on this, the researchers conducted research on the mental health condition of the community in the work environment in terms of gender and length of work. This study uses a comparative descriptive research method. The research sample amounted to 38 people, namely 11 male and 27 female. The research sample came from Sumatra and Java. The instrument used in this study is a mental health instrument. Data collection is done through google form. Data analysis using descriptive statistics and inferential statistics using the program JASP (Jeffrey's Amazing Statistics Program) version 0.12 and the Statistical Package for the Social Science (SPSS) program. The results showed that men's mental health was better in the work environment than women and there were differences in mental health in terms of length of work. Therefore, to improve the mental health of workers, it is possible to apply religiosity in the work environment.
Problem Based Learning: Strategi Efektif Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa pada Pendidikan Tinggi Vokasi
Sardi, Juli;
Neviyarni, Neviyarni;
Rahmat, Dedek;
Yuliana, Devi Faizah
JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional) Vol 10, No 1 (2024): JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional)
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtev.v10i1.126917
Kreativitas merupakan kemampuan untuk menghasilkan sesuatu yang baru dan bermanfaat. Kreativitas penting untuk dimiliki oleh mahasiswa, karena dapat membantu mereka untuk menyelesaikan masalah, berpikir kritis, dan beradaptasi dengan perubahan. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam pembelajaran pada pendidikan tinggi vokasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment). Desain penelitian yang dilakukan adalah one group pre test-post test design. Penelitian ini diukur dengan menggunakan pre test yang dilakukan sebelum diberi perlakuan dan post test yang dilakukan setelah diberi perlakuan. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalahGuilford's Alternative Uses Test (GAT). Data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis menggunakan uji t-test untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah data berdistribusi normal dan homogen. Pada pengujian hipotesis didapatkan hasil thitung = 4,81 dan ttabel = 1,72. Karena thitung > ttabel, maka dapat disimpulkan terdapat perbedaan signifikan antara nilai kreativitas mahasiswa sebelum dan sesudah diterapkan PBL dalam pembelajaran. PBL dapat menjadi pendekatan pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa pada pendidikan tinggi vokasi.PBL mendorong mahasiswa untuk berpikir kreatif dalam memecahkan masalah.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN BAHAN AJAR TEMATIK TERPADU BERBASIS MODEL DISCOVERY LEARNING DI KELAS IV SEKOLAH DASAR
Hanida, Hanida;
Neviyarni, Neviyarni;
Fahrudin, Farida
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.60
Guru dituntut berperan dalam mengembangkan bahan ajar yang efektif untuk mendorong kemajuan belajar siswa. Kenyataannya bahan ajar yang ada belum mampu melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Oleh sebab itu, perlu dicari solusi berupa pengembangan bahan ajar tematik terpadu dengan model Discovery Learning di kelas IV Sekolah Dasar.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (research and development). Rancangan yang telah didesain kemudian divalidasi oleh 3 orang ahli dan 2 orang praktisi yang terdiri dari validasi bahan ajar dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Kepraktisan dilihat melalui hasil analisis keterlaksaan RPP, angket respon siswa dan guru. Keefektifan dilihat melalui hasil analisis observasi aktivitas dan hasil belajar siswa.Hasil yang diperoleh, validasi RPP diperoleh rata-rata sebesar 3,68 dengan kategori sangat valid. Validasi bahan ajar diperoleh rata-rata 3,66 dengan kategori sangat valid. Pada tahap praktikalitas, diperoleh hasil bahwa bahan ajar sudah praktis untuk digunakan. Penggunaan bahan ajar tematik terpadu dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Tingkat ketuntasan hasil belajar siswa mencapai 85%. Ini berarti bahan ajar tematik terpadu efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa . Dari hasil penelitian diperoleh bahwa bahan ajar tematik terpadu yang dikembangkan telah valid, praktis dan efektif digunakan sebagai salah satu bahan ajar tematik terpadu di kelas IV sekolah dasar
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pendekatan Realistik di Sekolah Dasar
Suci, Dwi Wulan;
Firman, Firman;
Neviyarni, Neviyarni
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.229
Penelitian ini dilakukan di SDN 07 Pasaman Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat yang dilakukan pada 2 kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan tujuan meneliti peningkatan keterampilan berpikir kritis matematika siswa yang diajarkan dengan menggunakan pendekatan realistik dalam pembelajaran dengan yang menggunakan pembelajaran matematika secara konvensional. Dalam penelitian juga dikaji proses penyelesaian masalah kontekstual yang dilakukan oleh siswa berupa soal cerita masing-masing pendekatan. Penelitian ini menggunakan instrumen tes kemampuan berpikir kritis, wawancara, angket dan lembar observasi. Setelah jawaban siswa dianalisis, keterampilan berpikir kritis siswa dalam kelompok sedang dan tinggi di kelas eksperimen maupun kelas kontrol mengalami peningkatan yang cukup signifikan dan siswa di kelas eksperimen pada kelompok rendah mengalami peningkatan pada keterampilan berpikir kritisnya. Kelas eksperimen lebih tinggi peningkatan berpikir kritis matematika siswanya dibandingkan dengan siswa di kelas kontrol. Namun secara umum siswa antusias, tertarik dan lebih mudah menguasai konsep matematika dengan pembelajaran menggunakan pendekatan realistik dan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritisnya.Â
Peran Media Pembelajaran Dalam Meningkatkan Kemampuan Siswa Menulis
Daryanti, Daryanti;
Firman, Firman;
Neviyarni, Neviyarni
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.255
Menulis karangan bukanlah hal yang mudah bagi penulis mula. Siswa sekolah dasar sedini mungkin dilatih kemampuannya dalam menulis. Setelah dilaksanakan pembelajaran sebagian besar siswa belum mampu untuk menulis karangan . Kelemahan itu terlihat dari : 1) Penulisan judul. 2) Penulisan awal paragraf, 3) Jumlah kalimat dalam satu paragraf, 4) Penggunaan huruf kapital di awal kalimat. Penelitian ini berupa penelitian action research. Data diperoleh melalui pengamatan terhadap pembelajaran sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran berupa LCD Proyektor dari hasil belajar siswa
Pengaruh Penggunaan Bahan Ajar Tematik Terpadu terhadap Peningkatan Partisipasi Peserta Didik Melestarikan Lingkungan di Sekolah Dasar
Irawana, Tri Juna;
Firman, Firman;
neviyarni, Neviyarni
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.259
Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Kecamatan Pasaman. Penelitian ini dilatar belakangi karena guru kurang mampu melibatkan siswa berpartisipasi untuk ikut serta melestarikan lingkungan. Berdasarkan analisis yang peneliti lakukan hal ini disebabkan pada  materi yang ada pada buku siswa  masih sedikit, sehingga pengetahuan yang didapatkan siswa masih sedikit, dan  Tampilan yang ada pada buku siswa kurang menarik perhatian peserta didik dalam belajar. Pembelajaran tematik terpadu terkait dengan beberapa tema yang berhubungan dengan aktifitas yang dilakukan siswa dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran tematik terpadu difasilitasi dengan adanya buku guru dan buku siswa yang memberikan kemudahan bagi guru ataupun siswa dalam melaksanakan kegiatan dalam proses pembelajaran. Pembelajaran tematik terpadu belum cukup apabila hanya bersumber pada buku guru dan buku siswa saja. Dalam pembelajaran, guru seharusnya memberi kesempatan kepada peserta didik untuk belajar lebih aktif dalam setiap pembelajaran. Guru harus dapat membimbing dan mengarahkan kegiatan belajar peserta didik sesuai dengan tujuan pembelajaran yang bermakna.  Adapun tujuan penelitian ini adalah menggunakan bahan ajar tematik terpadu untuk meningkatkan partisipasi peserta didik melestarikan lingkungan. This research was conducted in Pasaman District Elementary School . Research is dilatar background as teachers are less able to engage students to participate to participate as well as preserving the environment . Based on the analysis the researchers did things this is due to the materials that exist on the books the students are still slightly , so that the knowledge which obtained the students are still slightly , and the view that there is onthe books the students less attractive the attention of the participant students in learning . Learning thematic integrated associated with some of the themes that relate to activities which do students in life everyday . Thematic learning   integrated facilitated by the existence of teacher books and student books that make it easy for teachers or students to carry out activities in the learning process . Learning thematic integrated is not enough if only sourced on a book teacher and guide students only . In learning , the teacher should give an opportunity to the participants of the students to learn more active in every lesson . Teachers should be able to guide and direct the activities of study participants learners in accordance with the objectives of learning are meaningful .  As for the purpose of research it is using the material taught thematic integrated to increase the participation of the participant students to preserve the environment .Â
PEMBELAJARAN PKn DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TALKING STICK DI SEKOLAH DASAR
Fitri, Raudatul;
Neviyarni, Neviyarni;
Zikri, Ahmad
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i1.322
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn dengan model Cooperative Learning tipe Talking Stick di kelas IV SDN 01 Bandar Buat. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian adalah guru dan siswa yang berjumlah 30 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan pada hasil belajar siswa. Pada siklus I diperoleh rata-rata hasil belajar siswa 81 dan pada siklus II adalah 89. Jadi, model Cooperative Learning tipe Talking Stick dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn di kelas IV SDN 01 Bandar Buat Kota Padang.
Korelasi Pola Asuh Orang Tua dengan Hasil Belajar Matematika di Sekolah Dasar
Yunita, Rahmania;
S, Neviyarni;
Syarifuddin, Hendra;
Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i3.390
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi dan data hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat atau tidaknya korelasi pola asuh orangtua dengan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 21 Jalan Kereta Api yang berjumlah 25 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampling jenuh. Pengambilan data tentang pola asuh orangtua dikumpulkan melalui angket. Teknik analisa data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis korelasi sederhana dan uji signifikan menggunakan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis lebih baik dengan nilai rata-rata 62,5. Pola asuh permisif dengan nilai rata-rata 57,5. Pola asuh otoriter dengan nilai rata-rata 55. Guru hendaknya lebih memperhatikan dan memahami pola asuh orangtua dari masing-masing siswa, sehingga guru dapat menyesuaikan cara mengajarnya dengan perkembangan siswa.
Pengembangan Desain Pembelajaran Model Assure Menggunakan VAK di Sekolah Dasar
Noviandi, Hendra;
S, Neviyarni;
F, Farida
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.491
Penelitian ini bertujuan menghasilkan desain pembelajaran model ASSURE menggunakan VAK pada pembelajaran tematik terpadu tema 9 kelas IV Sekolah Dasar yang valid, praktis, dan efektif. Desain pembelajaran yang dikembangkan berupa RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran). Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model ASSURE menggunakan VAK. Subjek penelitian peserta didik kelas IV SD Negeri 16 Gadut. Data dikumpulkan menggunakan lembar pengamatan keterlaksanaan desain pembelajaran, angket respon peserta didik, angket respon pendidik, aktivitas peserta didik selama proses pembelajaran dan hasil belajar. Data yang diperoleh selanjutnya diolah dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain pembelajaran yang dikembangkan berada pada kategori sangat valid. Berdasarkan hasil uji coba yang dilakukan, diperoleh bahwa desain pembelajaran memenuhi aspek kepraktisan ditinjau dari respon pendidik dan peserta didik. Desain pembelajaran ini juga memenuhi aspek keefektifan yang dilihat dari : 1) aktivitas peserta didik; 2) sikap; 3) pengetahuan peserta didik yang diharapkan melampaui KBM (Ketuntasan Belajar Minimal) ; 4) keterampilan peserta didik. Desain pembelajaran yang dikembangkan berupa RPP memiliki karakteristik: 1) praktis dalam penggunaan dan 2) menggunakan bahasa yang jelas, logis, dan sistematis