Articles
MAINTAINING CHILDREN'S LEARNING INTERESTS THROUGH AN ISLAMIC EDUCATIONAL PSYCHOLOGICAL APPROACH
Saiful Akhyar Lubis;
Yusnaili Budianti;
Mhd Noor Sitorus
Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 8 No 2 (2022): Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Raden Fatah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/tadrib.v8i2.13803
This research aims to examine and describe the urgency of Islamic education psychology in maintaining interest in early childhood learning. This study also intends to study, propose and compare to conclude the understanding of early childhood according to the perspective of Islamic education. This study also intends to examine and present learning barriers and challenges related to maintaining interest in early childhood learning and also aspects of learning that need to be developed through the principles of Islamic education psychology, which are traced through the verses of the Qur'an, the hadiths of the prophet Muhammad SAW., and experts’ opinion in Islamic religious literature. This research is a literature review research with a qualitative approach. The collection of data sources is grouped into primary sources and secondary sources. The sources that were collected thematically were parsed and studied to be compared and drawn conclusions, and presented qualitatively. The results of this study are descriptive descriptions of how the psychology of Islamic education is a very urgent solution to maintain interest in early childhood learning based on an educational curriculum designed through the principles of Islamic educational psychology.
Pembinaan Kompetensi Profesional Guru Dalam Melakukan Layanan Konseling Di Madrasah Aliyah Swasta Al-Washliyah 30 Kota
Muhammad Armansyah;
Saiful Akhyar Lubis;
Yusnaili Budianti
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 03: Agustus 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v7i03.4896
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari pembinaan kompetensi profesional Guru. Bimbingan dan Konseling dalam melakukan layanan Konseling. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan reset ke lapangan. Pengumpulan data penelitian diperoleh melalui cara observasi, wawancara, dan tudi dokumen, penelitan iniberupaya agar penelitian ini bisa mencapai hasil yang maksimal sesuai harapan Adapun subjek yang diteliti oleh peneliti dalam memperoleh data penelitian yaitu: kepala sekolah, Guru Bimbingan dan Konseling (BK) yang ada di Madrasah Aliyah wasta Al-Washliyah 30 Jl.Perintis Kemerdekaan Kebun Lada Binjai. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri, objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru Bimbingan dan Konseling khusus di Madrasah Aliyah wasta Al-Washliyah 30 Kota Binjai sudah memiliki standard kompetensi profesional sesuai bidangnya dan terbukti dengan memiliki ijazah minimal (S1) dibagian konseling. Kesimpulan dalam penelitian ini Guru Bimbingan dan Konseling di Madrasah Aliyah wasta Al-Washliyah 30 Kota Binjai juga telah melakukan tugasnya dengan baik, bertanggung jawab, dan kompeten secara profesional. Kata kunci: pembinaan, kompetensi, professional
Manajemen Konseling Dalam Membina Disiplin Belajar Santri Pondok Pesantren Shuffah Hizbullah Al Fatah Tanjung Pura Kabupaten Langkat
kader munir;
Saiful Akhyar Lubis;
Salim
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 01 (2023): Desember 2023, G Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v8i01.5008
Penelitian bertujuan untuk mengetahui perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing) pelaksanaan (actuating) dan pengkontrolan (controlling) faktor pendukung dan penghambat dalam membina disiplin belajar santri di Pondok Pesantren Shuffah Hizbullah Al Fatah Tanjung Pura. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) pendekatan fenomenologi. Sasaran penelitian ini adalah santri, tenaga pengajar, pimpinan pondok pesantren dan warga sekitar yang tinggal di lingkungan dekat dengan Pondok Pesantren Shuffa Hizbullah Al-Fatah. Instrumen yang digunakan pedoman wawancara mendalam, pedoman observasi dan pedoman dokumentasi. Hasil penelitiannya pertama, perencanaan (planning) dalam membina disiplin belajar santri di pondok Pesantren Shuffa Hizbullah Al-Fatah, kedua, pengorganisasian (organizing) berupa perencanaan organisasi dan ekstrakulikuler santri ketiga, pelaksanaan (actuating) dan pengkontrolan (controlling) berupa manajemen kesantrian dalam meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Shuffah Hizbullah Al Fatah Tanjung Pura. Kesimpulannya yaitu dengan adanya manajemen kesantrian di pondok pesantren Shuffah Hizbullah Al Fatah Tanjung Pura dapat meningkatkan kedisiplinan santri. Kata kunci: manajemen, konseling, membina
IMPLEMENTASI MANAJEMEN BIMBINGAN KONSELING DALAM MEMBANGUN SELF ACCEPTACE MELALUI LAYANAN INFORMASI DI MAN KOTA BINJAI
Siti Rianti Rizki Utami;
Saiful Akhyar Lubis;
Yusuf Hadijaya
Research and Development Journal of Education Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/rdje.v9i2.19363
Penelitian ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang implementasi manajemen bimbingan dan konseling dalam membangun self acceptance siswa melalui layanan informasi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Binjai. Dalam konteks ini, penelitian menggunakan pendekatan kualitatif untuk memberikan gambaran yang mendalam tentang bagaimana manajemen bimbingan dan konseling diimplementasikan untuk membantu siswa memperoleh self acceptance, atau penerimaan diri yang positif. Dalam upaya mendapatkan data yang akurat dan komprehensif, metode observasi, wawancara, dan studi dokumentasi digunakan sebagai alat pengumpulan informasi. Observasi memungkinkan peneliti untuk melihat secara langsung bagaimana layanan informasi dan manajemen bimbingan dan konseling dilaksanakan di lingkungan sekolah. Wawancara dengan para guru bimbingan dan konseling, serta siswa, memberikan pandangan yang berharga tentang perspektif mereka terhadap layanan ini. Sementara itu, studi dokumentasi membantu dalam memperoleh data terkait program-program yang telah dijalankan sebelumnya, serta evaluasi dan dokumentasi hasil dari layanan yang telah diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan implementasi manajemen bimbingan dan konseling dalam membangun self acceptance siswa melalui layanan informasi di MAN Binjai berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari persiapan yang matang dari para guru bimbingan dan konseling dalam merancang program-program layanan yang relevan dan efektif. Mereka menyusun rencana pelaksanaan layanan dengan seksama, memastikan bahwa setiap langkah dijalankan dengan tepat dan terarah. Dalam layanan ini, guru bimbingan dan konseling berperan sebagai pendamping yang peduli, memberikan dukungan emosional, dan memberikan informasi yang relevan untuk membantu siswa meraih self acceptance yang positif.
PENGARUH MANAJEMEN KONFLIK DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA GURU MAN SE-KABUPATEN ACEH TENGGARA
April Lidan;
Saiful Akhyar Lubis;
Yusuf Hadijaya
Research and Development Journal of Education Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/rdje.v9i2.20658
Dalam rangka mewujudkan output pendidikan yang bermartabat, cakap dan terampil sebagaimana tercantum dalam tujuan pendidikan nasional maka dibutuhkan banyak persiapan dan dukungan, diantara persiapan dan dukungan itu beasal dari guru. Peran guru dalam menunjang pendidikan sangatlah penting bahkan dapat dikatakan sumber terpenting dalam pencapaian pendidikan yang berkualitas itu berasal dari guru yang berkualitas pula. Guru diharapkan memiliki keahlian dalam hal merancang program perencanaan pembelajaran, menjalanjan proses pembelajaran dan menilai hasil pembelajaran dengan baik dan sesuai standar yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Pengaruh yang signifikan dari manajemen konflik terhadap kinerja guru MAN se-Kabupaten Aceh Tenggara, 2) Pengaruh yang signifikan dari motivasi terhadap kinerja guru MAN se-Kabupaten Aceh Tenggara dan 3) Pengaruh yang signifikan dari manajemen konflik dan motivasi secara bersama-sama terhadap kinerja guru MAN se-Kabupaten Aceh Tenggara. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori dan pendekatan ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru MAN se-Kabupaten Aceh Tenggara yang berjumlah 102 orang dan sampel penelitian berjumlah 35 orang. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori dan menggunakan pendekatan ex-postfacto. Instrumen menggunakan angket dengan skala likert. Analisis data penelitian menggunakan teknik analisis statistik deskriptif, dan uji hipotesis melalui analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Terdapat pengaruh yang signifikan dari manajemen konflik terhadap kinerja guru MAN se-Kabupaten Aceh Tenggara; 2) Terdapat pengaruh yang signifikan dari motivasi terhadap kinerja guru MAN se-Kabupaten Aceh Tenggara; 3) Terdapat pengaruh yang signifikan dari manajemen konflik dan motivasi secara bersama-sama terhadap kinerja guru MAN se-Kabupaten Aceh Tenggara.
EVALUASI PROGRAM BIMBINGAN KONSELING DI SMK PENERBANGAN PBD MEDAN
Siti Kholilah Siregar;
Saiful Akhyar Lubis;
Makmur Syukri
Research and Development Journal of Education Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/rdje.v9i2.19515
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk evaluasi program bimbingan dan konseling di SMK Penerbangan PBD Medan untuk mendukung taruna-taruni untuk penyelesaian masalahnya, pengembangan kepribadiannya, yang didukung program dan konsep manajemen bimbingan dan konseling. Model evaluasi yang digunakan adalah model evaluasi context, input, process, product (CIPP) untuk mengetahui efektifitas program bimbingan dan konseling di SMK. Penelitian yang diunakan ini adalah kualitatif, fenomenologi data di dapatkan dari wakil kepala sekolah ketarunaan. guru bimbingan dan konseling, dan taruna-taruni SMK Penerbangan PBD Medan. Hasil evaluasi Context, berada di katagori cukup baik, dengan adanya program yang sesuai dengan Regulasi, keterlibatan warga sekolah, taruna-taruninya. Hasil evaluasi Input ada di katagori cukup baik dengan pada kriteria guru BKnya belum memenuhi syarat dan sarana dan prasarana belum memadai. Hasil evaluasi Proses di katagori cukup baik masih kurang pada rancangan programnya dan belum adanya ruangan kusus bimbingan dan konseling. Hasil evaluasi Productnya berada pada katagori cukup baik pada tahapan ini program bimbingan dan konseling mampu menolong taruna- taruni dalam pengembangan diri, dan akademiknya.
LAYANAN INFORMASI DAN MOTIVASI BELAJAR DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN SISWA DI MTS NEGERI 3 LANGKAT
Bayyinah Bayyinah;
Saiful Akhyar Lubis;
Abdul Aziz Rusman
Research and Development Journal of Education Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/rdje.v9i2.19516
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan Layanan informasi untuk menumbuhkan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui: (1) Deskripsi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian belajar Siswa di MTs Negeri 3 Langkat (2) Upaya guru BK dalam Meningkatkan kemandirian belajar Siswa di MTs Negeri 3 Langkat. (3) Deskripsi hambatan guru BK dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa di MTs Negeri 3 Langkat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan mengumpulkan informasi menggunakan tehnik observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian informasi yang diperoleh diselidiki menggunakan pengurangan informasi. Partisipan dalam penelitian ini adalah empat guru BK. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan administrasi data untuk menumbuhkan kebebasan belajar sangat efektif dalam membantu mendorong kemandirian belajar siswa seperti percaya diri, dapat bekerja sendiri, menguasai kemampuan, mengenai waktu dan kewajiban. dalam pelaksanaan layanan informasi bagi guru BK dengan menggunakan tiga tahapan yaitu: Tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi. Strategi yang digunakan dalam layanan informasi di MTsN 3 Langkat yaitu dengan metode ceramah, menggunakan media audio visual dalam memberikan informasi yang terkait dengan peningkatan kemandirian belajar. Kebiasaan siswa yang selalu mengandalkan orang lain, selalu mencari bantuan orang lain, dan keengganan untuk bereksperimen sendiri dalam hal belajar merupakan akar penyebab sulitnya mengembangkan kemandirian belajar. Beragam faktor berkontribusi terhadap kesulitan dalam mendorong siswa untuk belajar secara mandiri. Dalam belajar dan menyelesaikan tugas, siswa yang selalu mengandalkan orang lain belum tentu dapat mencapai hasil belajar yang optimal.
Desain Pembelajaran Akidah Akhlak Berbasis Kontekstual Untuk Meningkatkan Sikap Religius Siswa Madrasah Tsanawiyah Ex. PGA Proyek Univa Medan
Rusydi Ananda;
Mely Nadia;
Saiful Akhyar Lubis
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30868/ei.v11i02.3239
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) pengembangan model pembelajaran kontekstual mata pelajaran Akidah Akhlak dalam membina sikap keagamaan siswa, dan (2) kelayakan model pembelajaran kontekstual mata pelajaran Akidah Akhlak dalam membina sikap keagamaan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan model yang digunakan oleh Sugiyono. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Ex PGA Univa Medan Project. Pemilihan subjek penelitian ditentukan berdasarkan kebutuhan pengembangan model pembelajaran. Produk yang dikembangkan adalah buku model, buku guru dan buku siswa yang kelayakannya divalidasi oleh ahli desain, ahli materi, dan praktisi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) model pembelajaran yang dikembangkan adalah model pembelajaran kontekstual mata pelajaran Akidah Akhlak untuk menumbuhkan sikap keagamaan siswa yang terdiri dari sintaksis, sistem sosial, prinsip reaksi dan sistem pendukung dilengkapi juga dengan buku model, buku guru, dan buku siswa. buku, dan (2) model pembelajaran kontekstual mata pelajaran Akidah Akhlak dan seluruh rangkaian model pembelajaran layak digunakan dalam pembelajaran Akidah Akhlak.
Efektivitas Konseling Kelompok Rational Emotive Behavior Therapy dalam Meningkatkan Regulasi Emosi Remaja Sekolah Menengah Atas
Sari, Putri Mayang;
Lubis, Saiful Akhyar;
Daulay, Nurussakinah
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 13, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/gdn.v13i3.7678
Low emotional regulation abilities indicate that students cannot control the emotions they feel and cannot control the emotions they will display. This research aims to determine the effectiveness of Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) group counseling in improving students' emotional regulation abilities. This research uses a Quasi-Experimental type with a non-equivalent control group design. In the two groups, both pretests and posttests were carried out. The research subjects were class IX students of SMAN 1 Hamparan Perak who were identified as having low emotional regulation abilities. As for the results of the Wilcoxon Signed Rank Test calculation, the Z value obtained is -2.805 with a p-value (Asymp. Sig 2 tailed) of 0.005, which is less than the research critical limit of 0.05, so the hypothesis decision is to accept H1 or which means there is a difference significant between the pretest and posttest groups. Apart from that, the average posttest score in the experimental class was more significant than that of the control class (100.6> 71). It can also be seen from the percentage level in the high category. Namely, the experimental class is higher than the control class (10% > 0%). Based on the results of this research, it can be concluded that the Rational Emotive Behavior Therapy technique can improve the emotional regulation abilities of the class.
Hubungan Keluarga Broken Home Dengan Perilaku Sosial Siswa Yang Menyimpang Pada Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)
Kamila Soraya;
Saiful Akhyar Lubis
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.6352
Perilaku sosial remaja sangat dipengaruhi oleh perlakuan dan arahan orang tuanya, serta pemberdayaan dan panutan mereka tentang cara berperilaku. Penelitian ini didorong untuk mengetahui apakah keluarga yang berantakan memiliki hubungan dengan pendekatan sosial yang merosot terhadap tindakan siswa dan pekerjaan organisasi koordinasi individu di MAN 3 Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa di MAN 3 Medan. Sampel dipilih dengan kriteria 1) siswa yang berasal dari keluarga yang berantakan, dan 2) siswa yang memiliki catatan membimbing masalah keluarga. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala perilaku sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa di MAN 3 Kota Medan keluarga broken home memiliki hubungan terhadap perilaku sosial siswa yang menyimpang pada siswa MAN 3 Kota Medan. Maka di butuhkan layanan bimbingan dan konseling dalam membantu siswa untuk menghadapi masalah keluarga dengan tujuan agar siswa tidak melakukan perilaku sosial yang menyimpang di sekolah. Kata kunci: keluarga broken home, prilaku sosial, siswa SMA