p-Index From 2021 - 2026
11.495
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Indo-Islamika Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Al-Ulum Irfani Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam Conciencia Intizar Jurnal Pendidikan Islam Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran EL-IDARE: JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM AL ISHLAH Jurnal Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan IRJE (Indonesian Research Journal in Education) Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Journal on Education Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan Ulumuddin : Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Geneologi PAI : Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan Agama Islam Al-Musannif JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Journal of Research and Thought on Islamic Education (JRTIE) Academia Open Sustainable: Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Muaddib: Islamic Education Journal IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Bedelau: Journal of Education and Learning Didaktika: Jurnal Kependidikan International Journal of Engineering, Science and Information Technology Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Journal of Educational Sciences Jurnal Kajian Islam Modern Millah: Journal of Religious Studies Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Tatsqif Jurnal Cendekia : Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam TOFEDU: The Future of Education Journal Jurnal Konseling Pendidikan Islam Tarbiya Islamica Jurnal Pendidikan Islam Journal of Innovative and Creativity Journal of Social Work and Science Education EDUKASI Suhuf: International Journal of Islamic Studies FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah Madania: Jurnal Kajian Keislaman Cendekia: Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam Edumaspul: Jurnal Pendidikan KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Claim Missing Document
Check
Articles

English Teachers’ Strategies in Managing Large Classes: A Case Study Lenny Marzulina; Dian Erlina; Muhammad Holandyah; Kasinyo Harto; Deta Desvitasari; Dessi Angreini
Indonesian Research Journal in Education |IRJE| Vol. 5 No. 2 (2021): IRJE |Indonesian Research Journal in Education|
Publisher : Universitas Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.898 KB) | DOI: 10.22437/irje.v5i2.15705

Abstract

This study aimed at finding (1) English teachers’ strategies in managing large classes, and (2) students’ perceptions towards their English teachers’ strategies. The design of this research is qualitative with a case study approach. This study involved four English teachers and ten students at one state Madrasah Tsanawiyah in Palembang, Indonesia. The data were collected through observations, interviews, and document review. Thematic analysis was conducted across a data set. The findings demonstrated that planning the lesson, organizing and controlling the students, managing classroom communication and talking time, then giving written and timely feedback on students’ works were the strategies applied by the English teachers. The use of these strategies was positively perceived by the students that they could have a better understanding, practice mutual-respect, and enjoy the lesson. Therefore, it might be a good idea to review teachers’ strategies in this study to address the difficulty of teaching English in large class settings.     
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PAI BERWAWASAN ISLAM WASATIYAH : UPAYA MEMBANGUN SIKAP MODERASI BERAGAMA PESERTA DIDIK Kasinyo Harto; Tastin Tastin
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 18, No 1 (2019): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v18i1.1280

Abstract

Abstract: Development of PAI Learning with Islamic Wasatiyah Insight: Efforts to Build Moderation Attitude Religious Learners. The human dignity of the Indonesian people has fallen to the deepest abyss, the violence and crime that occurred is an indication that our society has shifted into a society that has lost national identity. The motive for terror is carried out over and over again about jihad fisabilillah in order to achieve a degree of martyrdom, which is a noble degree in upholding the religion of Allah. The meaning of jihad is understood literally-textualist, that is only limited to war (qital) in the physical sense by taking up arms aimed at people both individually and institutionally. Such a textual-literary understanding implies rigid, exclusive and intolerant social-religious attitudes and behaviors to people who are different from them so that there is some kind of belief that people who are outside their group are not right (kafir) and are required fought. Our religious education seems to still be trapped in the teaching of the cognitive dogmatic realm which is teaching the knowledge of rules and religious law with fiqh oriented (fiqh oriented), so the fiqh is considered as religion itself. Departing from these problems, it is necessary to reconstruct a scientific-doctrinaire-based modern learning approach. The students are allowed to inner and intellectual encroachment, so they will find maturity in religion, both in terms of their religious affections and intellectual dimensions. This research includes library research, therefore the steps to be taken are the exploration of a number of data from various literature, both primary data, and secondary data. The method of data collection is done by collecting books, articles, journals, scientific opinions in which it reveals and examines the wasatiyah. The data analysis techniques using descriptive-analytic methods. The data that has been analyzed presented with the deductive method which departs from general theory to lead to conclusions to answers to the research problem. The results of the study show that applying a contextual scientific approach is a must because the approach touches three domains: attitudes, knowledge, and skills. The result is an increase and balance between the ability to be a good human being and have the skills and knowledge to live properly. Learning about Islamic wasatiyah insight is expected to be: first, students become more aware of their own religious teachings and aware of the reality of the teachings of other religions. Second, students are able to develop an understanding and presentation of other people's religions. Third, encourage students to participate in social activities which involve various adherents of different religions. Fourth, students can develop all of their own potential including their diversity potential, so they can control their own lives and more empowered.Abstrak: Pengembangan Pembelajaran PAI Berwawasan Islam Wasatiyah : Upaya Membangun Sikap Moderasi Beragama Peserta Didik. Martabat kemanusiaan bangsa Indonesia sudah terpuruk ke jurang paling dalam, kekerasan-kekerasan dan tindak kriminal yang terjadi merupakan sebuah indikasi bahwa masyarakat kita telah bergeser normanya menjadi masyarakat yang kehilangan jatidiri kebangsaan yang ramah. Motif teror yang dilakukan lagi-lagi soal jihad fisabilillah dalam rangka mencapai derajat syahid, yang dalam agama merupakan derajat yang mulia dalam menegakkan agama Allah. Makna jihad dipahami secara literalis-tekstualis, yakni hanya sebatas perang (qital) dalam arti fisik dengan mengangkat senjata yang ditujukan kepada orang baik secara perorangan maupun kelembagaan. Pemahaman yang tekstual-literal semacam itu, berimplikasi kepada sikap dan perilaku sosial keagamaan yang rigid, eksklusif dan intoleran  kepada orang yang berbeda paham dengan mereka, sehingga ada semacam keyakinan, bahwa orang yang diluar dari kelompok mereka  adalah tidak benar (kafir) dan wajib untuk diperangi. Pendidikan agama kita nampaknya masih terjebak dalam pengajaran ranah kognitif dogmatis yang sibuk mengajarkan pengetahuan peraturan dan hukum agama dengan disiplin ilmu fiqh yang menjadi orientasinya (fiqh orientid) sehingga fiqh dianggap sebagai agama itu sendiri. Berangkat dari problematika tersebut, Maka perlu melakukan rekonstruksi pendekatan pembelajaran modern berbasis scientific-doktriner dengan demikian, peserta didik dibiarkan melakukan perambahan batin dan intelektual, sehingga kelak menemukan dalam dirinya kedewasaan dalam beragama, baik dalam hal afeksi religiusnya maupun dimensi intelektualnya. Penelitian ini termasuk library research, karena itu langkah-langkah yang akan dilakukan adalah eksplorasi terhadap sejumlah data dari berbagai literatur, baik data primer, maupun data sekunder. Metode pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan buku-buku, artikel, jurnal, opini ilmiah yang didalamnya mengungkap dan mengkaji wasatiyah. Adapun teknik analisa data dengan menggunakan metode deskriptif-analytic. Data yang telah dianalisis kemudian dipaparkan dengan metode deduktif yang berangkat dari teori umum untuk menuju pada kesimpulan yang merupakan jawaban dari rumusan masalah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menerapkan pendekatan saintifik kontekstual merupakan suatu keharusan, karena dengan pendekatan tersebut menyentuh tiga ranah, yaitu sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Hasilnya adalah peningkatan dan keseimbangan anatara kemampuan untuk menjadi manusia yang baik dan memiliki kecakapan dan pengetahuan untuk hidup secara layak. Pembelajaran PAI berwawasan Islam wasatiyah diharapkan dapat: pertama, peserta didik menjadi lebih sadar terhadap ajaran agama mereka sendiri dan sadar terhadap adanya realitas ajaran agama lain. Kedua, peserta didik mampu mengembangkan pemahaman dan paresiasi terhadap agama orang lain. Ketiga, mendorong peserta didik untuk berpartipasi dalam kegiatan sosaial yang di dalamnya terlibat berbagai penganut agama yang berbeda. Keempat, peserta didik dapat mengembang seluruh potensi mereka sendiri termasuk potensi keberagaman mereka sehingga mereka dapat mengontrol kehidupan mereka sendiri, dan dengan cara demikian mereka lebih berdaya. 
Implementasi Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan pada Masa Pandemi Covid-19 di SMK Muhammadiyah Pagar Alam Ade Wulandari; Kasinyo Harto; Mardiah Astuti; Ari Sandi
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 4, No 02 (2021): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v4i02.1519

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis Implementasi Strategi pemasaran jasa pendidikan pada masa pandemi Covid-19 serta menganalisis faktor yang mempengaruhi Implementasi Strategi pemasaran jasa pendidikan pada masa pandemi Covid-19 di SMK Muhammadiyah. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini berupa sumber data primer dan sumber data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi pemasaran jasa pendidikan pada masa pandemi covid-19 di SMK Muhammadiyah Pagaralam yang difokuskan pada kegiatan positioning menunjukkan bahwa implementasi kegiatan positioning di SMK Muhammadiyah pada masa pandemi covid-19 telah diterapkan dengan baik dalam keadaan pandemi covid-19. Hal ini dapat dilihat dari terpenuhinya beberapa indikator dalam implementasi strategi pemasaran jasa pendidikan pada kegiatan positioning yakni: pertama, lembaga pendidikan menyediakan atribut pemasaran atau media pemasaran, lembaga mendeskripsikan prospek bagi lulusan serta memberikan informasi yang valid terkait pembiayaan pendidikan pada kegiatan positioning. Adapun faktor pendukung kegiatan positioning pada masa pandemi covid-19 ini yakni: latar belakang pendidikan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa pendidik dan civitas akademik memiliki latar belakang yang relevan dengan bidang yang kerjakan, selain itu SMK Muhammadiyah juga memiliki sarana dan prasarana yang memadai hal lainnya yang menjadi faktor pendukung adalah letak sekolah yang strategis dan mudah dijangkau oleh konsumen pendidikan. Sedangkan faktor penghambat adalah penetapan harga atau biaya pendidikan yang harus mampu bersaing pada masa pandemi covid-19, penawaran produk pendidikan juga mengalami kesulitan pada masa pandemi covid-19 dikarenakan keterbatasan akses untuk melakukan kegiatan promosi.
Pola Pengkaderan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dalam Membentuk Kepribadian Muslim di Perguruan Tinggi Se-Kota Palembang Bobi Sugara; Kasinyo Harto; Rusdy A Siroj
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 2 No 2 (2019): Muaddib : Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v2i2.5660

Abstract

KAMMI cadre education process is a process that is continuous and constantly experiencing growth. From a number of trainings attended by KAMMI cadres, there is a tendency and correlation between KAMMI cadre patterns and the religious behavior of participants / cadres. The higher the level of education followed by KAMMI pastors / cadres, the more thought patterns and religious behavior of participants / cadres will be formed as a Muslim person. This research uses descriptive qualitative research methods. The purpose of this research is to find out the pattern of cadre of Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) in universities throughout Palembang in shaping Muslim personalities, to find out their Muslim personalities and to understand the religious behavior of their cadres. The results showed that the KAMMI cadre pattern was oriented to the Cadre Identity Index (IJDK) as a measure to determine the success of the cadre pattern that was carried out and the implementation of the KAMMI cadre pattern in shaping Muslim personalities in direct proportion to the level of cadre membership. Muslim personalities will be formed when KAMMI members / cadres follow the regeneration pattern to the maximum. The pattern of KAMMI cadre formation of Muslim personalities has implications for the cadre's religious behavior. Referring to the understanding of Muslim personality from Hasan Al-banna about muwashofat Muslim personality, that KAMMI cadres in terms of aqidah, worship and morality tend to have reached mowasofat or cadre identity index (IJDK) but in some muwashofat (index) or indicators are still lacking, as in the case of maintaining physical / physical health, expertise and breadth of scientific insight, especially foreign languages and writing scientific papers. In addition, in terms of economic independence, the majority of KAMMI cadres are still not economically independent.
The EFL Students’ Perceptions on the Plagiarism in Writing Thesis Proposals: A Case Study Lenny Marzulina; Rizqy Dwi Amrina; Dian Erlina; Muhamad Holandyah; Raudhatul Jannah; Herizal Herizal; Kasinyo Harto
Indonesian Research Journal in Education |IRJE| Vol. 6 No. 1 (2022): IRJE |Indonesian Research Journal in Education|
Publisher : Universitas Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.603 KB) | DOI: 10.22437/irje.v6i1.17880

Abstract

This study aimed to investigate the plagiarism phenomenon in thesis proposal writing by EFL students of UIN Raden Fatah Palembang through their perceptions. The data of this qualitative case study were obtained through interviews with the research participants. They were selected based on the results of the Turnitin plagiarism checker for their thesis proposals. Thematic analysis was carried out to analyze the research data. We found that the students had similar perceptions of plagiarism, both in general and academic writing contexts, but they had various perceptions of the forms of plagiarism. Some of them were unaware of committing plagiarism in their thesis proposals. They were familiar with the term paraphrasing to avoid plagiarism, but they could not paraphrase the quotations properly in writing their proposals. Unawareness about plagiarism, lack of knowledge and practice for proper paraphrasing, getting stuck while writing, laziness in writing, and easiness of getting information from the internet were the main contributing factors why they committed plagiarism in their works.
Education in The Period of Adult Development and Its Implications on Education Ari Mawarni; Muhammad Halim Munandar; Kasinyo Harto; Ermis Suryana
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5 No 3 (2022)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v5i3.1841

Abstract

This research looks at education in adult development and how it affects education. This study is motivated by the rapid advancement of science, technology, and communication at this time, which necessitates the development and improvement of human quality as a solution to face the current of modernization; thus, an educational process is required that can play an active role in following changes and developments that exist both now and in the future. Recognize that adulthood is a time when you have reached a mature and complete view of life, which can be achieved through consistent decision-making. However, it frequently appears when people fail to recognize the significance of adulthood and middle age. The goal of this study was to examine and analyze education during the adult development period, as well as its surprise in education. This study employs an approach approach in data processing through literature analysis, particularly literature descriptions. Helping people face life's problems objectively, assisting adults with problem-solving skills, assisting people in changing social circumstances, and assisting people in acquiring or skills required to complete their life needs are all realizations of adult education practices that are frequently overlooked.
REKONSTRUKSI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERWAWASAN HAM Kasinyo Harto
Millah: Journal of Religious Studies Vol. XII, No. 1, Agustus 2012 Islam dan Hak Asasi Manusia
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/millah.vol12.iss1.art1

Abstract

This working paper discusses the need for human rights insight in the learning of Islamic religious education. The emergence of many violations of human rights values, such as the case of conflict among students, bullying disturbance, conflicts and violence, and so forth, is a shining example of powerlessness of an educational system in this country, specifically Islamic religious education. It is sure that there is something wrong in procedure and mechanism of religious education. After analyzing it in depth, author designed a systemic methodology of teaching of Islamic religious education with human rights insist.
Internalisasi Nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Religius Peserta Didik Sidarman Sidarman; Kasinyo Harto; Abdul Hadi
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 4 No 2 (2021): Muaddib : Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v4i2.14666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pelaksanaan pembelajaran daring dan kendala yang dihadapi ketika proses pelaksanaan pembelajaran daring pada mata pelajaran Fiqih. Metode penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Setelah data dikumpulkan kemudian di analisis menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menemukan bahwa dalam proses pelaksanaan pembelajaran menggunakan aplikasi Whatsapp, guru selalu membagikan materi pembelajaran di awal pembelajaran. Guru juga memberikan motivasi di awal dan di akhir pembelajaran kepada peserta didik agar selalu semangat dalam mengikuti pembelajaran. Proses pelaksanaan pembelajaran daring mempunyai beberapa kendala. Kendala yang dirasakan oleh peserta didik adalah mereka masih usia kanak-kanak, masih sangat memerlukan bimbingan dari seorang guru, mereka juga masih terbiasa belajar sambil bermain dengan temannya. Kendala yang dirasakan oleh wali siswa adalah mereka tidak bisa mengawasi anak terus-menerus dalam pembelajaran daring dan mereka kadang juga tidak mengerti bagaimana cara mengajari anaknya terkait materi pembelajaran. Kendala yang dihadapi oleh guru adalah pelaksanaan pembelajaran daring hanya dapat menggunakan media yang terbatas karena mengimbangi kemampuan orang tua siswa, jam kerja yang bertambah, serta ada beberapa siswa yang kadang menyepelekan tugas yang diberikan oleh guru sehingga ada saja yang telat bahkan tidak mengumpulkan tugas, ditambah lagi ada beberapa materi yang seharusnya penilaiannya dilakukan secara praktik tatap muka dialihkan menjadi pembuatan video seperti praktik shalat dan wudhu.
Pengaruh Penerapan Metode Hypnoteaching pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Peserta Didik Muhammad Rifqi; Kasinyo Harto; Ermis Suryana
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 5 No 1 (2022): Muaddib : Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v5i1.15091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode hypnoteaching terhadap motivasi belajar dan hasil belajar pada mata pelajaran pendidikan agama Islam. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jenis quasi experiment. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Adapun desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperimental semu design. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah semua siswa kelas XI. Sampel yang terpilih adalah siswa kelas XI berjumlah 36 orang dari 4 kelas yang memiliki motivasi belajar dan hasil belajar rendah. Teknik pengumpulan data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah angket, tes dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kuantitatif menggunakan uji t dan uji regresi linier ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil uji hipotesis pada data motivasi diperoleh nilai thitung sebesar 2,714 dengan nilai signifikan 0,011 dan sesuai tabel statistik distribusi t dengan taraf signifikan 5% diperoleh hasil nilai ttabel sebesar 1,671. Sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai thitung (2,714) > nilai ttabel (1,671) dan nilai signifikan (0,011) < (0,05) yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima, maka dapat disimpulkan ada pengaruh penerapan metode hypnoteaching terhadap motivasi belajar. Selain itu hasil uji hipotesis pada data hasil belajar diperoleh nilai thitung sebesar 3,418 dengan nilai signifikan 0,011 dan sesuai tabel statistik distribusi t dengan taraf signifikan 5% diperoleh hasil nilai ttabel sebesar 1,671. Sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai thitung (3,418) > nilai ttabel, (1,671) dan nilai signifikan (0,000) < (0,05) yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penerapan metode hypnoteaching terhadap hasil belajar. Kemudian, hasil uji regresi linier dalam mengetahui besarnya pengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar setelah menggunakan metode hypnoteaching didapatkan nilai Fhitung sebesar 31,343 > nilai Ftabel (3,19) dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan motivasi belajar dan hasil belajar setelah menggunakan metode hypnoteaching.
English Speaking Class in a Mathematics Program: Students’ Difficulties Muhamad Holandyah; Kasinyo Harto; Ayu Mei Suli
Edukasi Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, South Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ejpp.v9i2.14241

Abstract

This is a qualitative research with a case study research design which aimed to find out the students’ difficulties in speaking at Non-English Speaking Class in Mathematics program study at UIN Raden Fatah Palembang. The researchers selected three students who met the criteria as a research participant by using criterion sampling. In collecting the data, the researchers used an interview as instrument. Thematic analysis was used to analyze the data. The result showed that the students faced some difficulties in speaking, such as lack of vocabulary, inhibition, mother-tongue use, and lack of confidence. The findings of the study encouraged students to practice speaking English more until they developed a speaking habit, which made them able to improve their speaking skills and also expanded their vocabulary better.
Co-Authors Abdul Hadi Abdullah Idi Abdurahmansyah Abdurahmansyah Ade Sentia Arsy Sabila Ade Wulandari Adhelmi Adien, Ria Afriantoni Afriantoni Afryansyah Ahmad Zainuri Aisyah Aisyah Khairunnisa Aisyah, Neng Aisyah, Siti Ayu Aji Purwinarko, Aji Akmal Hawi Al Ghifari, Barkah Ali, Marwan Alshehari, Azzam Amil Salim Amilda Amilda Amilda Amin Maulani Amirul Mukminin Amjad, Haidarul Andika Apriansyah Aprina, Marni Prasyur Ara, Tyara Maharani Ari Koswar Ari Mawarni Ari Sandi Asbiri Asmuni Asmuni Asmuni Asmuni Asmuni Asmuni Asri Karolina, Asri Astri Astri, Astri Astuti, Serli Widia AYU LESTARI Ayu Mei Suli Azzahra, Radhita Bahrudin, Andre Bastomi Bastomi Bastomi, Bastomi Bobi Sugara Bonita, Eva Chan, Rahul Choirun Niswah Choirun Niswah, Choirun Choirunniswah, Choirunniswah Citra Lestari Cukup Islamiarso Darmanto Darwin Eka Saputra Datuzuhriah, Ifa Derri Adi Fernando Dessi Angreini Destriyati Deta Desvitasari Dian Erlina Diana, Miska Rossa Divy, Ellen Okta Duski Ibrahim, Duski Edi Zalharis Efendi, Ridwan Ega Rismasita Eka Salindri, Agesta Eka Saputra, Darwin El-Razy, KM. Ridho Ellen Okta Divy Endah Kusuma Dewi ENI ELYATI Eprianto Erlina, Dian Ermis Suryana Fathima Az Zahra Febrianto, Andre Ferdino, Muhammad Farhan Firianto, Firianto Fitri Ovie Yanti Fitri Oviyanti Fridiyanto, Fridiyanto Fuadi, Moh Haidarul Amjad Hamdani, Imron Hamdani, M. Imron HANDAYANI Handayani Handayani Harmayanti, Ayu Alawiya Hartatiana Hartatiana Haryati, Mita Hasbi Ashsiddiqi Hasby, M. Hasdikurniati, Amrina Ika Helen Sabera Adib Helmi Handoko Hepriyanti, Lisa HERIZAL HERIZAL Hesti Winingsih Hidayat Hidayat Hidayatullah Holandyah, Muhammad Husni, Hafizul Ibrahim Ibrahim Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ika lenaini Ikas Kasenda Imron Irja Putra Pratama Juli Kustanto Juli Setio Julius Saputra Jumiati Jumiati Jumiati Kamil, Dairabi Khaf Shah Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa, Aisyah Khairunnisa, Fadhillah Izzah Khotima, Husnul KM. Ridho El-Razy Komariah Hawa Kurnia, Riza Kurniawan, M. Riski Larissa Putri Isyara Lenny Marzulina, Lenny Lewis, Azizul Mahdha Lia Laili Rosadah Linda lini Suryani Lorens, Xena M Soinun Amrillah M. Aditya Salam M. Anasrul M. Anasrul Dwi Novriansyah Majidah Majidah Mandala Putra, Fahmi Mansir, Firman Mardiah Astuti Marsudin, Ahmad Rizaldi Maryamah, Maryamah maskin Meli, Meli Puspita Meriyanti Meriyanti Mia Audina, Mia Milda, Jefpi Misnani Misnani Moe, Sithu Moh Fuadi Mohd Ali, Fatin Aliya Mortalisa, Tara Putri Muhamad Fauzi Muhamad Holandiyah Muhammad Fakhri Ramadhan Muhammad Halim Munandar Muhammad Ikbal Muhammad Ilham Fahmi Muhammad Komarudin Muhammad Komarudin Muhammad Rifqi Muhammad Wahyudi Muhthadi, Muhthadi Mujahid, Ahmad Zarkasyi Mukti Mukti Mukti Mulyadi Eko Purnomo Munir Munir, Munir Mustakim, Iqbal Muthmainna, Aqila Muzakkir, Evan Sahibul Naila Putri Imani Nawawi, Muhammad Latif Nopalia Nopalia Nurlaili Nurul Qomariyah Nurwijayanti Oktariani, Humairo Oktarina, Wulan Oskar, Ruani Pagarayu, Mifza Parasih Parida Parida Pratama, Irja Putra Pratama, Rendo Alesta Putra Pratama, Irja Putri, Hikmah Zalifah Putri, Nabila Irfany Putri, Umi Amelia Rahayu Suprapti Rahma Rahma Rahmah Fithriani Rahmania, Elvina Ramdhani, Iqbal Rastiana Rastiana Raudhatul Jannah Resti Utami RESTI UTAMI Ria Adien Riadi, Buya Rinawati, Maida Rindiani, Natasya Rizqy Dwi Amrina Robi Yanto Robiyanto Robiyanto Romadhon, Muhammad Qomari Rusdy A. Siroj Sagita, Eci Sahniarti Saidina, Saidina Saipul Annur Saipul Anwar Saipul Anwar Salim, Amil Santoso Santoso Saprianingsih , Sri Whenti Sari, Iin Puspa Sartika Satria, Rama Setiowati, Lilis Shania, Shania Sherin Destianjasari Sibron, Ahmad Sidarman Sidarman Sirozi, Muhammad Siska Septia Ulfa Siska Wulandari, Siska Sri Mulyani Sri Mulyani Sukirman Kalam Sukirman Kalam Suryani, Irma Syarnubi, Syarnubi Syifaurrahmah, Sabrina Tastin Taufik Hidayat Tiara Nadilah Trisnawati, Nadia Tutut Handayani Tutut Handayani Wahyu, Dwi Wardiansyah, Muhammad Widiyanto Widiyanto Winda Nopriani Winingsih, Hesti Wulan Oktarina Yana, Leli Yolanda Yudistira Nugraha, Muhammad Yulia Wahyuni Yuniar Yuniar Zainal Berlian Zulhijra, Zulhijra