p-Index From 2021 - 2026
17.519
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Ilmiah WUNY Jurnal Visi Ilmu Pendidikan SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Factum: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Paramita: Historical Studies Journal KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan ZOO INDONESIA Al Ishlah Jurnal Pendidikan QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Yupa: Historical Studies Journal International Journal Pedagogy of Social Studies DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Jurnal Moral Kemasyarakatan Tawarikh : Journal of Historical Studies Jurnal Ilmiah Iqra' Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JCES (Journal of Character Education Society) Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Aulad : Journal on Early Childhood Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Harmony : Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Business Innovation and Entrepreneurship Journal Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Diakronika The Indonesian Journal of Social Studies J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Syntax Idea ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Edukasi IPS Riayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan Jurnal Paedagogy The Innovation of Social Studies Journal Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Zoo Indonesia International Journal of Educational Management and Innovation (IJEMI) Indonesian Journal of Social Research (IJSR) Didaktika: Jurnal Kependidikan Journal of Economics and Business UBS Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Journal La Edusci Journal of English Education and Linguistics IJORER : International Journal of Recent Educational Research Journal Corner of Education, Linguistics, and Literature International Journal of Social Service and Research Magelaran: Jurnal Pendidikan Seni OrchidAgro Journal of Education Research Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Social Landscape Journal Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Basicedu Journal of Innovation and Research in Primary Education Langgam International Journal of Social Science Education, Art and Culture Social Studies Conference Proceedings Journal of Pedagogy and Education Science Mamangan Social Science Journal IRSYADUNA: Jurnal Kemahasiswaan Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesian Research Journal on Education Jurnal Sahid Mengabdi JOURNAL EDUCATIONAL MANAGEMENT REVIEWS AND RESEARCH Perwira Journal of Community Development (PJCD) TarbiyahMU Journal Education Innovation International Journal of Educational Qualitative Quantitative Research Jurnal Pendidikan Progresif SASANGGA: Journal of Education and Learning Harmonia: Journal of Arts Research and Education Berita Biologi OSTINATO Journal of Music Study and Research INDONESIAN JOURNAL OF SOCIAL SCIENCE EDUCATION (IJSSE) Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI JPP (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran) Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda)
Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Imajinasi Sejarah melalui Penggunaan Novel dalam Pembelajaran Sejarah Ira Septiansi; Nana Supriatna; Wildan Insan Fauzi
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 11 No 3 (2025): September
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v11i3.31615

Abstract

This study aims to examine the influence of using the historical novel Kurir-Kurir Kemerdekaan as a learning source on high school students’ historical imagination. Historical imagination includes the ability to re-enact past events, interpret their meaning reflectively, and understand the emotions and motivations of historical actors within their temporal context. A quasi-experimental design with a non-equivalent pretest–posttest group approach was employed. Two classes participated: the experimental group, which used a historical novel, and the control group, which engaged in a project-based shadow puppet performance. Results showed that the experimental group experienced a statistically significant improvement (p < 0.001), from an average score of 25.42 to 52.33, with an N-Gain of 35.56, higher than the control group’s 22.86. Indicator-based analysis revealed the highest gain in empathy (0.39), followed by interpretation (interrogation) at 0.28, and narrative reconstruction (re-enacting) at 0.24. These findings demonstrate that historical novel-based instruction is more effective in enhancing students’ affective and reflective engagement with history. The narrative elements within novels help students form emotional and cognitive connections with the past and interpret historical events in a more humanistic manner.
Perbedaan Efektivitas Model Pembelajaran Social Action Berbasis Creative Pedagogy dan Project Based Learning untuk Meningkatkan Kompetensi Kewirausahaan: Studi di SMP N 1 Pakem Sleman DIY Widiastuti, Anik; Supriatna, Nana; Disman, Disman; Nurbayani, Siti
Edukasi IPS Vol. 6 No. 2 (2022): EDUKASI IPS
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/EIPS.006.02.03

Abstract

Entrepreneurial competence is one of the important competencies to master as one of the keys to preparing a generation that is ready to face the challenges of the 21st century. The importance of entrepreneurial competence has not been fully realized to be integrated into learning and has not been matched by the use of learning models that lead to strengthening entrepreneurial competence in students. This study aims to determine the differences in the effectiveness of Social Action models based on Creative Pedagogy and Project Based Learning to increase entrepreneurial competence. This research is an experimental research pre test-post test control group design. The research respondents were SMP 1 Pakem Sleman DIY students with a total of 32 students in class A as the experimental class and 32 students in class D as the control class who were selected by purposive sampling technique. Data collection techniques using tests, questionnaires, and observation sheets. The results of the study show that the Social Action model based on Creative Pedagogy is more effective in increasing social-creativepreneurship competencies   Abstrak Kompetensi kewirausahaan merupakan salah satu kompetensi penting untuk dikuasai sebagai salah satu kunci menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan abad 21. Pentingnya kompetensi kewirausahaan belum sepenuhnya disadari untuk diintegrasikan dalam pembelajaran dan belum diimbangi dengan penggunaan model pembelajaran yang mengarahkan pada penguatan kompetensi kewirausahaan pada diri peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan keefektifan model Social Action berbasis Creative Pedagogy dan Project Based Learning untuk meningkatkan kompetensi kewirausahaan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen pre test-post test control group design. Responden penelitian adalah peserta didik SMP 1 Pakem Sleman DIY dengan jumlah 32 peserta didik kelas A sebagai kelas eksperimen dan 32 peserta didik kelas D sebagai kelas kontrol yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, angket, dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Social Action berbasis Creative Pedagogy lebih efektif meningkatkan kompetensi social-creativepreneurship.
Membangun Kecerdasan Ekologis Dengan Menggunakan Konten Kreatif Youtube Berbasis Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran IPS Setiawan, Dedi; Supriatna, Nana; Maryani, Enok
Edukasi IPS Vol. 7 No. 2 (2023): EDUKASI IPS
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/EIPS.007.2.01

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menjaga lingkungan dan memiliki sikap kepedulian terhadap lingkungan alam yang rusak serta makhluk hidup lain yang terancam kehidupannya akibat dari aktivitas manusia. Perilaku kepedulian peserta didik terhadap lingkungan di kelas IX-B tergolong dalam kategori rendah, hal tersebut dilihat dari permasalahan yang ditemukan yaitu banyaknya sampah disekitar kelas baik itu di dalam ruangan maupun di luar kelas. Oleh karena itu peserta didik perlu meningkatkan kecerdasan ekologis terutama pada aspek pengetahuan, keterampilan dan partisipasi peserta didik terhadap lingkungan. Pembuatan konten kreatif mengenai kearifan ekologis masyarakat kampung adat Ciptarasa merupakan salah satu upaya untuk membangun kecerdasan ekologis peserta didik. Kajian utama penelitian ini adalah identifikasi nilai-nilai kearifan ekologis masyarakat kampung adat Ciptarasa, hasil identifikasi dibuatkan konten berupa video yang di upload ke media sosial youtube sebagai bahan ajar dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 1 Pabuaran kelas IX-B. Hasil penelitian menunjukan bahwa masyarakat kampung adat Ciptarasa memiliki kearifan ekologis yang dapat dijadikan konten kreatif youtube sebagai media belajar IPS meliputi nilai pelestarian hutan, nilai pelestarian sungai, mitigasi bencana, dan pola konsumsi ramah lingkungan. Implementasi penggunaan konten kreatif youtube tentang kearifan ekologis masyarakat kampung adat Ciptarasa dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 1 Pabuaran menunjukkan hasil yang bagus. Peserta didik memiliki rasa peduli terhadap lingkungan dan alam dan berempati terhadap mahluk hidup dan alam. Penelitian ini merekomendasikan supaya dijadikan rujukan bagi pengembangan pembelajaran IPS yang menggunakan konten kreatif youtube berbasis budaya diberbagai sekolah.
Philosophical Reflection on Pancasila as a Source of Digital Ethics in Shaping Good Digital Citizenship Piki Setri Pernantah; Nana Supriatna; Kokom Komalasari; Siti Nurbayani K; Mutiani Mutiani; Aisiah Aisiah
The Innovation of Social Studies Journal Vol 7, No 1 (2025): The Innovation of Social Studies Journal, September 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/issj.v7i1.14804

Abstract

The digital era has significantly transformed social structures, cultural dynamics, and human interactions, presenting novel challenges in the realms of ethics and citizenship. The rapid advancement of digital technology has introduced complex ethical dilemmas, necessitating reflection and adaptation of national values and moral principles. This study explores the philosophical underpinnings of Pancasila as a moral foundation for cultivating good digital citizenship, emphasizing the principles of responsibility, constructive freedom of expression, and active, ethical participation within digital communities. Employing an integrative review methodology, this research examines theoretical perspectives on digital ethics and Pancasila, as well as the assimilation of its core values, drawing from interdisciplinary social science literature. By integrating the philosophical values of Pancasila, digital ethics can be developed to address challenges such as hate speech, hoaxes, and misinformation, thereby creating a healthier and more sustainable digital ecosystem. This study also emphasizes the relevance of Pancasila in shaping responsible digital citizens and strengthening social cohesion in the face of technological advancements.
Integrasi Kearifan Lokal Gusjigang dalam Pembelajaran IPS untuk Menumbuhkan Keterampilan Social Entrepreneurship Ahmad Farohi; Nana Supriatna; Neiny Ratmaningsih
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi nilai-nilai kearifan lokal Gusjigang ke dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk menumbuhkan keterampilan social entrepreneurship pada peserta didik di tingkat sekolah menengah pertama (SMP). Gusjigang, yang berasal dari budaya kearifan lokal masyarakat Kudus, mencakup tiga nilai utama: Bagus (akhlak), Ngaji (pembelajaran), dan Dagang (kewirausahaan). Penelitian ini menggunakan pendekatan mix method concurrent embedded design dengan metode utama studi kasus kualitatif dan survei (angket) kuantitatif sebagai metode pendukung. Data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap tokoh budaya dan guru IPS, sementara data kuantitatif diperoleh dari angket (survei) yang disebar ke 28 peserta didik menggunakan angket skala Likert. Hasil menunjukkan bahwa integrasi nilai Gusjigang berkontribusi positif terhadap pembentukan karakter moral, berpikir kritis, kreativitas, dan keterampilan kewirausahaan sosial (social entrepreneurship) peserta didik. Integrasi ini membentuk model pembelajaran kontekstual yang mampu melokalkan nilai-nilai global dalam pendidikan IPS secara bermakna sesuai budaya kearifan lokal. Temuan ini relevan bagi pengembangan kurikulum, pelatihan guru, dan kebijakan pendidikan yang mendorong integrasi nilai-nilai lokal dalam sistem pendidikan formal.
Integrasi Sound Design dalam Kurikulum Musik: Studi Kualitatif di Universitas Pendidikan Indonesia Andrian Purwanto; Zakaria Sukarya Soeteja Sukarya Soeteja; Nanang Supriatna
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2812

Abstract

Perkembangan industri musik digital menuntut pendidikan musik untuk beradaptasi, khususnya dalam aspek teknologi seperti sound design untuk live performance. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model kurikulum sound designyang relevan dengan kebutuhan industri di Program Studi Musik, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum yang ada masih dominan berfokus pada teori musik dan instrumen tradisional, sementara pembelajaran terkait teknologi musik modern belum diakomodasi secara optimal. Hambatan utama yang ditemukan meliputi keterbatasan fasilitas laboratorium yang mendukung praktik sound design, kurangnya alokasi waktu dalam struktur mata kuliah, serta minimnya pendekatan berbasis praktik dalam pembelajaran. Mahasiswa menyatakan kebutuhan akan pembelajaran yang lebih aplikatif dan berorientasi industri, termasuk penguasaan perangkat lunak digital audio dan perangkat keras yang umum digunakan dalam pertunjukan musik modern. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian merekomendasikan pengembangan kurikulum berbasis praktik, peningkatan fasilitas laboratorium, serta integrasi sound design sebagai bagian dari kompetensi inti dalam pendidikan musik. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pembaruan kurikulum musik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu membekali mahasiswa dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri musik digital masa kini.
Developing Integrative Learning Model in Social Studies Education to Enhance Students Cultural Sensitivity at Junior High School Mansyur, Alif Ilman; Supriatna, Nana; Sapriya; Komalasari, Kokom
Indonesian Journal of Social Research (IJSR) Vol 8 No 1 (2026): Indonesian Journal of Social Research (IJSR)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ijsr.v8i1.953

Abstract

This study develops and validates a contextually grounded Integrative Learning model that effectively bridges global multicultural education frameworks with Indonesian local wisdom to enhance cultural sensitivity among junior high school students. in Lombok, West Nusa Tenggara. The research addresses the gap between multicultural education theory and practical implementation in diverse cultural contexts. Using Research and Development (R&D) methodology, this study encompasses three phases: preliminary study, development, and testing. Data were collected through observations, interviews, documentation, and questionnaires involving teachers and students from six schools in West Lombok. The preliminary findings indicate that current social studies instruction lacks integration of local cultural values and multicultural perspectives. The developed model incorporates Sasak local wisdom and employs Fogarty's curriculum integration framework, utilizing multiple integration patterns including connected, nested, sequenced, shared, and webbed approaches. Validation by experts and field testing demonstrate the model's feasibility. Pre-experimental design with one-group pretest-posttest was employed to measure effectiveness across three implementation sites: SMPN X (n=28), SMPN Y (n=26), and SMPN Z (n=31). Statistical analysis revealed significant improvements at all sites with paired samples t-tests showing p-values of 0.020, <0.001, and 0.010 respectively. Normalized Gain (N-Gain) analysis yielded consistent "Medium Gain" results with mean scores of 0.5120, 0.5030, and 0.4980. This research contributes to social studies pedagogy by providing a contextually relevant model that bridges global competencies with local cultural preservation, demonstrating scalability and readiness for broader implementation in transforming how cultural sensitivity is cultivated in Indonesian educational settings.
Historical Literacy in Social Studies Learning at Junior High School: Analysis of Implementation and Challenges Uun Lionar; Nana Supriatna; Agus Mulyana; Murdiyah Winarti; M Maman Sumaludin; Yelda Syafrina
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 6, No 2 (2024): Juli
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v6i2.3953

Abstract

Historical literacy is crucial in the teaching of social studies to enhance students' understanding of historical aspects. In this research, an analysis was conducted regarding the implementation of historical literacy development in social studies teaching at Junior High Schools in Bandung City. The research method used was qualitative descriptive to identify the efforts of historical literacy development by teachers and to identify the challenges faced. Data was obtained through observations and interviews with teachers and students at Kartika XIX-2 Junior High School in Bandung City. The results of the research indicate that teachers have been developing historical literacy through classroom activities focusing on historical investigation, historical writing, and the development of historical understanding. However, some challenges persist, such as low student participation, time constraints within the social studies curriculum, and the need for improvement in teachers' pedagogical skills. To enhance historical literacy in the future, it is recommended to utilize technology, develop contextual teaching materials, and implement a multiliteracy learning approach. Thus, it is hoped that students can be more active and critical in understanding social studies subjects with a relevant historical context to contemporary life. This research has implications for the development of social studies curriculum in the future to pay more attention to integrating historical literacy as an integral part of social studies learning.
Development of Digital Teaching Materials Based on Betawi Local Food to Increase Ecoliteracy in Elementary School Students Niken Vioreza; Nana Supriatna; Kama Abdul Hakam
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 9 No. 2 (2022): October 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v9i2.11888

Abstract

AbstractEcoliteracy is an awareness about the importance of saving the environment from potential hazards. Consuming local food is part of ecoliteracy which can be introduced through digital teaching materials. This research aims to produce such materials based on Betawi local food to increase ecoliteracy in elementary school students. The approach used was research and development involving 52 grade IV elementary school students from two different schools in East Jakarta for a small-scaled trial. Product validation was carried out through qualitative descriptive analysis by classifying information from inputs, suggestions, responses, and criticisms acquired from data collection instruments. Quantitative descriptive data was also used to process data obtained through tests and questionnaires in the form of descriptive percentages. Results show that digital teaching materials based on Betawi local food can be implemented in learning and can increase student ecoliteracy effectively in the aspect of head (cognitive). Based on these results, the product is ready to be implemented on a large scale and can be enhanced to increase students’ ecoliteracy.Keywords: digital teaching materials, Betawi local food, ecoliteracy.AbstrakEcoliteracy merupakan kesadaran akan pentingnya melindungi lingkungan dari potensi kerusakan. Mengonsumsi pangan lokal merupakan bagian dari ecoliteracy yang dapat diperkenalkan melalui bahan ajar digital. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar digital berbasis pangan lokal Betawi untuk menumbuhkan ecoliteracy siswa sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah research and development yang melibatkan 52 siswa kelas IV sekolah dasar dari dua sekolah yang berbeda di Jakarta Timur untuk uji skala kecil. Validasi produk dilakukan melalui analisis data deskriptif kualitatif yang dilakukan dengan mengelompokkan informasi berupa masukan, saran, tanggapan, dan kritik yang terdapat dalam instrumen pengumpulan data. Data deskriptif kuantitatif juga dilakukan untuk mengolah data yang diperoleh melalui tes dan angket dalam bentuk persentase deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan produk bahan ajar digital berbasis pangan lokal Betawi dapat diimplementasikan dalam pembelajaran dan efektif menumbuhkan ecoliteracy siswa pada aspek head (kognitif). Berdasarkan hasil tersebut, bahan ajar siap diimplementasikan pada skala besar dan dapat dikembangkan untuk menumbuhkan ecoliteracy siswa.Kata kunci: bahan ajar digital, pangan lokal Betawi, ecoliteracy.
The Effectiveness of Teaching Materials of Local-Wisdom Based Picture Storybooks on the Eco-Literacy of Elementary School Students Devi Afriyuni Yonanda; Nana Supriatna; Kama Abdul Hakam; Wahyu Sopandi
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 10 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v10i1.12558

Abstract

AbstractThe underlying background of this research with the importance of eco-literacy for students' elementary school. Ecoliteracy refers to the awareness of protecting nature and consuming local food for a healthy life. This experimental research aims to described the effectiveness of local wisdom-based picture storybook teaching materials on the eco-literacy of elementary school students. The applied design was a pretest-posttest control group design with a random sampling technique. The researchers used theme 3, caring for livings, and subtheme three, about loving the environment for the fourth graders of 2 (two) elementary schools in Indramayu, West Java. The results were 1) no significant experience increase found in the control group and 2) a significant experience increase found in the experimental group. Both groups' obtained N-gain values had huge differences, indicating the effectiveness of the applied local-wisdom-based picture storybook to improve students’ eco-literacy.Keywords: teaching materials, local wisdom, eco-literacy.Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya eco-literacy bagi siswa sekolah dasar. Ekoliterasi mengacu pada kesadaran menjaga alam dan mengkonsumsi pangan lokal untuk hidup sehat. Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan bahan ajar buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal terhadap literasi lingkungan siswa sekolah dasar. Desain yang digunakan adalah pretest-posttest control group design dengan teknik random sampling. Peneliti menggunakan tema 3, merawat kehidupan, dan subtema tiga, tentang mencintai lingkungan untuk siswa kelas IV dari 2 (dua) sekolah dasar di Indramayu, Jawa Barat. Hasilnya adalah 1) tidak ada peningkatan pengalaman yang signifikan pada kelompok kontrol dan 2) peningkatan pengalaman yang signifikan pada kelompok eksperimen. Nilai N-gain yang diperoleh kedua kelompok memiliki perbedaan yang sangat besar, hal ini menunjukkan keefektifan penerapan buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan eco-literacy siswa.Kata kunci: bahan ajar, kearifan lokal, eko-literasi.
Co-Authors - Sapriya AA Sudharmawan, AA Abdul Azis Wahab Acep Rahmat Acep Supriadi Adi Irfan Marjuqi Agus Mulyana Agus Mulyana Agus Mulyanto Agustin, Mitha Kirana Agustira, Deden Ahmad Farohi Ahmal, Ahmal Aim Abdulkarim Aisiah Aisiah Aisiah Aisiah, Aisiah Alamsyah Elang Nusa Herlambang, Alamsyah Elang Nusa alfiah alfiah Alfisyah Alfisyah Alni Dahlena Amanullah, Muhammad Abror Andi Ima Kusuma Andrian Purwanto Andriani, Eli Nurlela Anggraini, Diana Noor Anggriani, Ni Ketut Anik Widiastuti Anik Widiastuti Animalesto, Gloria Annisa’a Ambarnis Apandi, Apandi Aprianti, Yuli aqwaliah, yuni Asih Wiarsih Asnimawati, Asnimawati Asy’ari, Hasyim Atep Sujana Aulia Novemy Dhita Ayuningtyas, Riva Azizah, Nur Azizah Budi, Anang Setyo Bunyamin Maftuh Cahyaningrum, Siti Indah Candra Permana Ciptro Handrianto, Ciptro Dadang Sundawa, Dadang Darmawan Darmawan Dedeh Rohayati, Dedeh Dedi Kurniawan Dedi Setiawan Diana Maulida Rahman, Diana Maulida Disman Disman Disman, Disman Dwijayanti, Endah Edwin Nurdiansyah Eftiza Khairunniza, Liza Dwi Eirnanda, Aflaha Eka Yuliana Rahman Eko Supriyanto Elfrida Ratnawati Elly Malihah Encep Supriatna Encilia, Encilia Eneng Martini Enok Maryani Erawati, Erna Rostika Erlina Wiyanarti Ernawulan Syaodih Ersis Warmansyah Abbas Euis Nela Fadlurrahman, Farras Farhana, Husna fatimah Fatimah Felia Siska Felia Siska Ferdian, Pamungkas Rizki Firdaus, Rizal Esya Firmansah, Agus Fitria Sari Fitriana, Yuli S. Fitriyani, Yani Galuh Tresnani Gustiana, Asep Deni Gyta Sari Harahap, Dharma Haerul, Haerul Hakim, Agam Sri Maqnul Hamdani, Haris Hamlan Andi Baso Malla Hana Handani, Sari Sri Hari Mulyadi, Hari Hartutik (Hartutik) Hasani, Aceng Hasni Hasni Hasni Hasni Hasni Hasni Hedi Herdiyanto, Hedi Hendayani, Santi Hendra Kurniawan Herawati, Ignasia Anggi Heronimus Delu Pingge Heryati, Tuti I Made Pageh Idrus Affandi Ihsan, Muzhir Iis Husnul Hotimah Ima Rahmawati Ira Septiansi Irma Siti Nuravipah Iwan Gunawan Iwan Gunawan Juju Masunah Jumadi Jumadi Jumadi Jumadi Jumriani, Jumriani Kama Abdulhakam Karmila P Lamadang Kartika Dewi Khairunniza, Liza Khoridatun Lailia Al Ayuni Kokom Komalasari krisdayanti, devi Kristanto, Kiki Kurnianingsih Kurnianingsih Kurnianingsih, Kurnianingsih Kurniati, Nur Faizah Labibatussolihah, Labibatussolihah Lanlan Muhria Lasido, Nur Allan Leli Yulifar Lia Uzliawati Lutfi Salsa Rahayu M Maman Sumaludin M. Afif Zamroni Mabruroh Mamat Ruhimat, Mamat Mansyur, Alif Ilman Maulana, Amri Dhimas Maulidan, Aldi Cahya Mawarni, Venti Meylawati, Nur Insani Mina Holilah, Mina Minasyan, Sona Misnah Misnah Moch Eryk Kamsori Moh Fikri Pomalingo Moh Said Muhamad Azisy Ramdani Muhammad Nur Muksin, Asep Mulya, Agus Surya Mulyadi Mulyadi Mulyanah, Uyun Murdiyah Winari Murdiyah Winarti Mustika, Dena Muthohharoh, Fajrin Muthia Mutiani Mutiani N. Utami, Catur Putri Nabila Jasmine Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Nashar Nashar Neiny Ratmaningsih Neni Maulidah Nour Muhammad Adriani NOVA MUJIONO Novemy Dhita, Aulia Novianti, Rahyuni Nuhiyah, N Nur'aini, Fatwa Nurbaeti, Iyus Nurfitriani, Senni Agis Nurhaman, Ujang Nurinsiyah, Ayu Savitri Nurmalia Susanti Nurwijayanti Pernantah, Piki Setri Piki Setri Pernantah Pratiwi, Rani Tania Prayogi, Dimas Dwi Priandini, Dara Pribadi, Pandu Prihandini, Riena Prihatiningsih Prihatiningsih, Prihatiningsih Prijatna, Hendra Priyatna, Yayat Puji Rianti Purnama, Indra Purwanto, Andrian Putro, Rendy Wahyu Satriyo Qodri, Agmal Rachmatiyah, Rina Rahman Rahman Rahmawati, Deasy Ratmaningsih, Neiny Ratri Wahyuningtyas Rena Tri Hernawati Rima Fransiska Rinawati Risal Maulana Risma Nuriyanti Rofi’i , Agus Rofi’i, Agus Rohana Abdullah Rohili, Lili Rusdianto Rusdianto, Rusdianto Said Hamid Hasan Santi Santika Santoso, Pramono Hery Sapriya Sapriya Saputri, Ferza Ayu Sari, Mia Zultrianti Sarino . Saripudin, Didin Sariyatun Sariyatun Sauri, Sopian Sekarrini, Nastiti Zahra Septiansyah Tanjung Shabirah Sulistiyani Shavab, Oka Agus Kurniawan Shidiq, Fajrin Shintanie Intan Ramadhan, Shintanie Intan Siti Nurbayani Siti Nurbayani K Sofyani, Umar Solihin, Rully Khoeru SORMIN, SALMAN ALPARIS Sri Gusmayanti, Aneu Sulaeman, Maman Sulastri Sulastri Sumantri, Yeni Kurniawati Suparno Suparno Supriatna, Mamat Supriatna, Rica Nanda Sushadi, Pangda Sopha Syaiful Rizal Syarifudin, Aip Tanjung, Septiansyah Tatat Hartati Toni Setiawan Sutanto Tri Atmowidi Trilaksono, Wahyu Utami, Lingga Uun Lionar uus karwati Uyun, Hairul Vinco, Michael Silvester Mitchel Vioreza, Niken Wahyu Nugroho Wahyu Sopandi Wahyudin, Mohamad Wawan Darmawan Wawan Darmawan Wawan Setiawan Widi Kasetyaningsih, Sufi Wikanta, Hadi wildan Insan Fauzi Winari, Murdiyah WINDRA PRIAWANDIPUTRA, WINDRA Yani Kusmarni Yani Kusmarni, Yani Yelda Syafrina Yeni Kurniawati Yeni Kurniawati Sumantri Yohanna, Yohanna Yonanda, Devi Afriyuni Yudi Sukmayadi Yuliadi Zamroni Yuliawati, Astri Yulifar, Leli Yuni Apriyanti, Yuni Yusfita Yusuf Yuver Kusnoto, Yuver Zakaria Sukarya Soeteja Sukarya Soeteja Zulfikar, Hari Ahmad