Articles
Tridharma Perguruan Tinggi untuk Membangun Akademik dan Masyarakat Berpradaban
Amalia, Nur
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 4 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i4.12886
Tridharma Perguruan Tinggi merupakan konsep integral yang meliputi pendidikan tinggi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Konsep ini memegang peran penting dalam pembangunan akademik dan masyarakat yang berpradaban. Melalui pendidikan tinggi, Tridharma membentuk karakter dan kompetensi akademik individu yang menjadi agen perubahan dalam masyarakat. Penelitian menjadi landasan untuk inovasi dan pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi yang mendukung kemajuan berkelanjutan. Sementara itu, pengabdian kepada masyarakat mendorong integrasi ilmu pengetahuan dengan kebutuhan dan permasalahan riil yang dihadapi masyarakat. Dalam konteks pembangunan akademik, Tridharma Perguruan Tinggi memberikan landasan bagi proses pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan intelektual, keterampilan, dan nilai-nilai moral. Dengan menyediakan lingkungan yang memfasilitasi diskusi, penelitian, dan refleksi, perguruan tinggi menjadi tempat yang mendorong pertumbuhan intelektual dan karakter mahasiswa. Selain itu, melalui penelitian, lembaga pendidikan tinggi mampu menciptakan inovasi, menyelesaikan masalah kompleks, dan memberikan kontribusi berkelanjutan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan prosedural. Model pengembangan prosedural menjelaskan langkah-langkah yang perlu diikuti untuk menghasilkan suatu barang.
Peran Sejarah Terhadap Learning Manajemen System Pembelajaran (LMS)
Amalia, Nur
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 5 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i5.13324
Pembelajaran sejarah memiliki peran yang sangat penting, Sejarah memberikan konteks dan kerangka kerja bagi pengembangan konten dalam LMS(Learning management System),Dengan memahami bagaimana metode pengajaran telah berevolusi dari masa ke masa, pengembangan Learning Management System ( LMS) dapat menciptakan materi yang lebih efektif dan relevan. Penelitian kualitati merupakan penelitian ilmiah yang bertujuan untuk memahami fenomena dari sudut pandang subjek. Dibandingkan dengan metode kuantitatif yang menggunakan angka dan statistik, pendekatan ini lebih menekankan pemahaman konteks, proses, dan makna. Penelitian kualitatif sering digunakan dalam ilmu sosial, antropologi, psikologi, dan bidang lain di mana pemahaman mendalam tentang fenomena sosial atau perilaku manusia diperlukan. Oleh karena itu, penting bagi pengelola LMS untuk menggunakan wawasan sejarah pembelajaran untuk menyesuaikan platform mereka dengan kebutuhan saat ini dan masa depan, sehingga dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih baik bagi pengguna.
Meningkatkan Keterampilan Berpikir Siswa melalui Pembelajaran Sejarah yang Inovatif
Amalia, Nur
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 9 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i9.14759
Pendidikan sejarah memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan keterampilan berpikir kritis siswa. Pembelajaran sejarah yang inovatif tidak hanya berfokus pada penguasaan fakta dan tanggal, tetapi juga mendorong siswa untuk berpikir analitis, evaluatif, dan reflektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji metode pembelajaran sejarah yang inovatif dan dampaknya terhadap keterampilan berpikir siswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, penelitian ini melibatkan observasi kelas, wawancara dengan guru, serta kuesioner yang diisi oleh siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang melibatkan penggunaan teknologi, proyek kolaboratif, dan pendekatan berbasis masalah dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan reflektif siswa secara signifikan. Selain itu, pembelajaran sejarah yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa mampu meningkatkan minat dan motivasi mereka dalam belajar sejarah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi dalam pembelajaran sejarah merupakan kunci untuk mengembangkan keterampilan berpikir yang lebih tinggi dan mendalam pada siswa, serta merekomendasikan implementasi strategi pembelajaran yang lebih kreatif dan interaktif di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang lebih memfokuskan pada kebaruan penelitian agar pembelajaran sejarah di kelas menjadi inovatif.
Strategi Menuju Universitas Riset yang Berkualitas dan Bereputasi
Amalia, Nur;
Sihotang , Sudiman;
Ali Nasution , Syamsudin
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 10 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i10.14870
Di era sekarang dosen harus mampu untuk melakukan penelitian ilmiah dan melakukan publikasi sebagai tugas yang harus dipenuhi dosen sebagai syarat Tri Darma Perguruan Tinggi. Pemerintah sekarang sudah melakukan beberapa upaya untuk mendorong dosen menerbitkan karya ilmiah, Universitas menekankan bahwa hanya dosen dan mahasiswa yang dapat membenahi kualitas kemampuan riset ilmiah yang mungkin lebih dihargai dan dapat menarik mahasiswa yang memiliki kemampuan melakukan penelitian. Oleh karena itu, universitas harus mengembangkan berbagai program pelatihan untuk dosen dan tenaga pendidik agar dapat membangun budaya riset yang diperlukan di universitas. Upaya meningkatkan kemajuan di universitas perlu ditingkatkan kembali . Melakukan riset di kampus membutuhkan unit yang berada di bawahnya agar dapat menentukan tujuan penelitian yang baik dan benar, riset membutuhkan waktu yang lama untuk dapat berkembang dengan baik dan ketika sudah selesai penelitian harus terdapat pengembangan dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian
Meningkatkan Keterampilan Berpikir Siswa Melalui Pembelajaran Sejarah yang Inovatif
Amalia, Nur;
Gunadi, Gugun
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i7.18100
Pendidikan sejarah memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan keterampilan berpikir kritis siswa. Pembelajaran sejarah yang inovatif tidak hanya berfokus pada penguasaan fakta dan tanggal, tetapi juga mendorong siswa untuk berpikir analitis, evaluatif, dan reflektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji metode pembelajaran sejarah yang inovatif dan dampaknya terhadap keterampilan berpikir siswa. penelitian ini melibatkan observasi kelas, wawancara dengan guru, serta kuesioner yang diisi oleh siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang melibatkan penggunaan teknologi, proyek kolaboratif, dan pendekatan berbasis masalah dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan reflektif siswa secara signifikan. Selain itu, pembelajaran sejarah yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa mampu meningkatkan minat dan motivasi mereka dalam belajar sejarah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi dalam pembelajaran sejarah merupakan kunci untuk mengembangkan keterampilan berpikir yang lebih tinggi dan mendalam pada siswa, serta merekomendasikan implementasi strategi pembelajaran yang lebih kreatif dan interaktif di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai penerapan pembelajaran sejarah yang inovatif dan dampaknya terhadap keterampilan berpikir siswa, dengan menggunkan teknik wawancara mendalam. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian studi literatur, sehingga data yang dihasilkan berasal dari buku atau jurnal sejarah.
Penerapan Kurikulum Pendidikan Sejarah di Sekolah Menengah Atas
Amalia, Nur
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 11 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i11.15765
Penerapan kurikulum pendidikan sejarah di sekolah menengah menjadi salah satu sarana utama dalam upaya membangun kesadaran sejarah ini. Kurikulum yang dirancang dengan baik dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai peristiwa masa lalu, dan memotivasi siswa untuk menganalisis serta menghargai peran sejarah dalam membentuk masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah, baik nasional maupun dunia, serta menumbuhkan kesadaran akan identitas, kebudayaan, dan perkembangan masyarakat. Berikut adalah beberapa poin penting tentang pendidikan sejarah di sekolah menengah Sejarah di sekolah menengah (Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian Kualitatif merupakan bagian dari penelitian yang dapat menjelaskan fenomena sosial dan budaya secara menyeluruh dan mendalam, penelitian kualitatif menghasilkan data yang deskriptif yang hasilnya nanti berupa data tertulis dan lisan dari penelitian yang diamati.
Peran Unit Dikdasmen untuk Meningkatkan Mutu di Sekolah Amaliyah
Amalia, Nur;
Gunadi , Gugun
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i12.16267
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan mutu kompetensi tenaga pengajar di unit dikdasmen dengan cara mengadakan pelatihan dan workshop secara berkala yang berguna untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi guru sesuai dengan standar kompetensi yang berlaku. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang lebih berfokus pada pemahaman objek yang akan diteliti dan pada penelitian kualitatif ini berfokus pada makna dan konteks denan menggunakan variabel X dan y juga menggunakan kelas control dan kelas Ekperimen. Kemudian untuk pengolahan data menggunakan SPSS 23 dengan menggunakan skala likert. Peningkatan mutu di unit dikdasmen juga sangat dipengaruhi oleh mutu siswa dan guru di sekolah tersebut. Guru dan siswa harus mampu untuk melakukan Kerjasama dan kolaborasi dua arah agar tercipta hubungan yang selaras untuk mengembangkan potensinya masing masing. Kolaborasi guru dan murid ini sangat penting untuk terus dilanjutkan dan diupayakan agar unit pendidikan dasar dan menengah di sekolah dapat berkembang ke arah positif.
Mewujudkan Kesetaraan di Sekolah dalam Pendidikan Inklusi
Amalia, Nur
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 5 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i5.18116
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada siswa yang memiliki keterbatasan fisik, mental, intelektual, dan sensorik yang akan membantu mereka untuk terus berkarya dan berkembang menjadi lebih baik. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode penelitian kuantitatif yang lebih berfokus mengembangkan ilmu pengetahuan, hipotesis, dilihat dari variabel dan populasi dan diuji menggunakan beberapa teori tertentu. Dengan mewujudkan adanya kesetaraan di sekolah membuat siswa yang memiliki keterbatan dapat merasa diterima di lingkungannya. Penelitian ini mengunakan penelitian kuantitatif yang menggunakan instrument tertentu sehingga dapat dihitung dan diukur secara objektif Penelitian ini berkonsentrasi pada pengumpulan dan pengolahan data yang dapat dihitung atau diukur, sehingga hasilnya dapat digeneralisasi dan objektif. Metode penelitian kuantitatif ini menggunakan populasi siswa kelas X SMA, dengan menggunakan kelas kontrol dan kelas eksperimen dengan menggunakan analisis skala likert.
Mengintegrasikan Kearifan Lokal dalam Implementasi Program Adiwiyata: Studi pada Sekolah Berbasis Budaya Sunda di Jawa Barat
Amalia, Nur;
Gunadi , Gugun
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.20616
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi kearifan lokal budaya Sunda dalam implementasi Program Adiwiyata di sekolah-sekolah berbasis budaya di Jawa Barat. Program Adiwiyata sebagai kebijakan pendidikan lingkungan hidup nasional dinilai akan lebih efektif apabila disinergikan dengan nilai-nilai lokal yang hidup dalam masyarakat. Budaya Sunda memiliki prinsip ekologis yang kuat, seperti silih asah, silih asih, silih asuh, serta falsafah hidup harmonis dengan alam, yang sejalan dengan tujuan pendidikan lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan instrumen berupa wawancara, angket, observasi, dan tes tertulis. Sampel penelitian adalah 20 siswa kelas X di SMA Amaliyah yang telah mengikuti program Adiwiyata lebih dari satu tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai lokal dilakukan melalui kurikulum muatan lokal, kegiatan ekstrakurikuler, tradisi sekolah, dan penggunaan simbol budaya Sunda dalam komunikasi lingkungan. Integrasi ini berdampak positif terhadap peningkatan kesadaran dan perilaku ramah lingkungan warga sekolah. Namun demikian, tantangan seperti minimnya dokumentasi kearifan lokal dan keterbatasan pelatihan guru masih menjadi hambatan dalam pelaksanaan program. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model pendidikan lingkungan yang adaptif terhadap budaya lokal guna memperkuat karakter ekologis peserta didik dan menjadikan sekolah sebagai agen pelestarian budaya dan lingkungan secara berkelanjutan.
Kajian Sistem Dekolonisasi dalam Pembelajaran Sejarah untuk Meningkatkan Pemahaman dan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SMA
Amalia, Nur;
Gunadi , Gugun
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.21394
Pembelajaran sejarah sering kali mencerminkan perspektif dominan, baik dalam struktur kurikulum, narasi sejarah, maupun tokoh-tokoh yang diangkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecenderungan dominasi narasi kolonial dalam pendidikan sejarah di sekolah serta mengeksplorasi bagaimana pendekatan dekolonisasi dapat diterapkan secara efektif dalam kurikulum dan metode pembelajaran. Melalui pendekatan ini, penelitian berusaha memahami dampak dekolonisasi terhadap pemahaman siswa tentang identitas nasional, kesadaran sosio-politik, dan keterampilan berpikir kritis Penelitian ini berhasil mengembangkan instrumen kuesioner menggunakan skala Likert untuk mengukur kemajuan proses dekolonisasi dalam pembelajaran sejarah di sekolah, sekaligus peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan melakukan uji-t parametrik yang membandingkan kelas kontrol dan kelas eksperimen.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala yang mengukur makna esensial dekolonisasi, khususnya dekolonisasi dalam pembelajaran sejarah yang telah diterapkan di kelas. Analisis data dilakukan menggunakan uji-t parametrik dengan membandingkan dua variabel, yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimenPenelitian ini menawarkan pendekatan baru dengan mengukur secara kuantitatif proses dekolonisasi dalam pendidikan sejarah, menganalisis hubungan antara proses tersebut dengan perkembangan keterampilan berpikir kritis siswa, serta mengintegrasikan penggunaan teknologi sebagai bagian dari strategi dekolonisasi. Pendekatan ini berbeda dari penelitian sebelumnya yang dominan menggunakan metode kualitatif dan fokus pada analisis narasi, sehingga memberikan perspektif inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan sejarah di tingkat sekolah menengah.