Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pendidikan Islam pada masa awal Islam dengan menelaah dua lembaga utama yang dibentuk oleh Rasulullah SAW, yaitu Dar al-Arqam di Mekkah dan Ahlus Suffah di Madinah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Sumber data diperoleh dari literatur klasik dan modern yang membahas sejarah serta konsep pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa Dar al-Arqam berfokus pada pembinaan iman, akhlak, dan keteguhan spiritual dalam kondisi dakwah yang penuh tekanan, sedangkan Ahlus Suffah menekankan pengembangan ilmu, pembentukan masyarakat berilmu, dan pengabdian sosial. Kedua sistem ini saling melengkapi dan menjadi fondasi utama pendidikan Islam yang integratif antara iman, ilmu, dan amal. Nilai-nilai yang dihasilkan, seperti ketauhidan, keteladanan, dan pembelajaran berbasis komunitas, tetap relevan bagi sistem pendidikan Islam modern yang berorientasi pada pembentukan insan kamil.