p-Index From 2021 - 2026
12.076
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humanis : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat TAZKIYA JOURNAL OF PSYCHOLOGY Jurnal Kreatif Tadulako Online ELT Worldwide: Journal of English Language Teaching Al-'Adalah KURVA S JURNAL MAHASISWA Al-Hikmah Jurnal Kesehatan Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Teknologi Pertanian JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Kartika Kimia Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Jurnal Ilmiah Ecosystem Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi PubBis : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Publik dan Administrasi Bisnis Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Jurnal Pengabdian Dharma Laksana GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Fakultas Ilmu Komputer Universitas Al Asyariah Mandar Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid Jurnal Abdi Insani AL-Ishlah : Jurnal Ilmiah Hukum Journal On Teacher Education (Jote) JURNAL USM LAW REVIEW Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Indonesia Berdaya Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ekonomi Trend : Pemasaran, Produksi, Keuangan, SDM, Akuntansi dan Sistem Informasi Manajemen Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Kesehatan Tambusai Buletin Poltanesa JPPHK (Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan) Indonesian Journal of Legality of Law JOURNAL LA MEDIHEALTICO JURNAL MANAJEMEN AKUNTANSI (JUMSI) Cokroaminoto Journal of Primary Education Legislatif Journal of English Language and Education Berajah Journal Jurnal Abdimas Bina Bangsa Proceeding International Seminar of Islamic Studies Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Journal of Education Research Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Tsaqila Jurnal Pendidikan dan Teknologi Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam WAHANA LITERASI: Journal of Language, Literature, and Linguistics Journal of Lex Theory (JLT) Journal of Lex Philosophy (JLP) Journal of Health and Nutrition Research Al Hurriyah : Jurnal Hukum Islam KOMUNIDA: Media Komunikasi dan Dakwah English Language Teaching Methodology (ELTM) Jurnal At Taujih Jurnal Ceteris Paribus: Jurnal Sejarah dan Humaniora Indonesian Journal of Fundamental Sciences Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan E-JRM Innovative: Journal Of Social Science Research Nanggroe: Journal Of Scholarly Service Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Nanggroe: Journal of Scholarly Service Socius: Social Sciences Research Journal Sabangka Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA) EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Jurnal Penelitian Pendidikan Islam BIMA : Journal of Business and Innovation Management CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin International Journal of Didactic Mathematics in Distance Education FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Al-Hashif: Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Islam Parabela: Jurnal Ilmu Pemerintahan & Politik Lokal Omni Health Journal Studia Islamika Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

The Factors Causing The Emerging of Transactional Politics in The Local Election in East Kalimantan 2005 From The Perspective of Siyasah Syar'iyyah Ashar, Ashari; Sultan, Lomba Sultan; Rahim, Abdul; Rahman, Abd
al-'adalah Vol 17 No 1 (2020): al-'Adalah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/adalah.v17i1.6633

Abstract

This study examines the practice of the Pilkada (Regional election) that took place in East Kalimantan in 2005. The aim is to obtain an overview of the extent to which the democratic process meets the quality standards desired by law and society at large. Based on the findings of the research, the quality standard is not met optimally due to the emergence of several fraudulent practices, one of which is in the form of transactional politics. Transactional politics or what in an Islamic perspective is called risywah (bribery) are strongly prohibited in legislation and haram in Islamic law. However, the reality is that such practices still take place in certain ways, such as gifts, shadaqah, wages, transport fees, and several other ways to get rid of the impression of bribery. This phenomenon occurs due to several factors including 1) weak regulation and law enforcement; 2) weak understanding of politics; 3) weak community ethics; 4) economic factors.
PELATIHAN PSIKOEDUKASI SEKSUAL SEBAGAI UPAYA MEMPROTEKSI KEKERASAN SEKSUAL PADA REMAJA Rahman, Abd; Radhiah, Sitti; Vidyanto, Vidyanto; Hasanah, Hasanah
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 4 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i4.2279

Abstract

Upaya proteksi dilakukan untuk mencegah remaja, khususnya siswa SMAN 3 Palu, dari risiko kekerasan seksual. Permasalahan yang dihadapi mitra berkaitan dengan perlindungan dan pencegahan kekerasan seksual yang berpotensi terjadi pada remaja. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman siswa melalui pelatihan psikoedukasi seksual sebagai bentuk perlindungan dari kekerasan seksual. Pada tahap persiapan, kegiatan diawali dengan sesi pembukaan yang mencakup pengenalan konsep pelatihan psikoedukasi. Selanjutnya, tahap pelaksanaan berfokus pada pemberian materi psikoedukasi seksual kepada siswa. Tahap evaluasi dilakukan melalui sesi tanya jawab dengan metode bermain peran (role play) untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan. Pelaksanaan pelatihan psikoedukasi seksual ini memberikan dampak positif bagi siswa, ditandai dengan peningkatan pemahaman mereka terhadap upaya pencegahan kekerasan seksual sejak dini. Hasil evaluasi pengetahuan diperoleh melalui pretest dan posttest, di mana nilai rata-rata pretest sebesar 65,11 meningkat menjadi 77,38 pada posttest. Secara statistik, hasil uji paired sample test menunjukkan nilai t-hitung sebesar -12,277 dengan tingkat signifikansi 0,000 (p-value < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan dalam pemahaman siswa sebelum dan sesudah pelatihan. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah bahwa pelatihan psikoedukasi seksual terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa mengenai upaya perlindungan dari kekerasan seksual. Hasil pengukuran menunjukkan adanya peningkatan pemahaman setelah mengikuti pelatihan. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi referensi serta momentum dalam upaya pencegahan kekerasan seksual pada remaja, khususnya siswa sekolah. Selain itu, pelatihan serupa disarankan untuk dilakukan secara berkala di sekolah guna memperkuat pemahaman dan kesadaran siswa terhadap isu ini.
Tinjauan Sosiologi Hukum Terhadap Masyarakat Yang Masih Menggunakan Rincik Sebagai Alas Hak Atas Tanah A’yuni, Qurrata; Rahman, Abd; Poernomo, Sri Lestari
Journal of Lex Philosophy (JLP) Vol. 6 No. 1 (2025): Journal of Lex Philosophy (JLP)
Publisher : Program Pascarajana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian menganalisis secara sosiologis dan yuridis mengenai fenomena masih digunakannya rincik sebagai alas hak atas tanah oleh masyarakat, terutama di wilayah pedesaan. Meskipun rincik bukan merupakan bukti kepemilikan tanah yang diakui secara sah menurut hukum positif di Indonesia, kenyataannya dokumen ini masih dianggap memiliki kekuatan legitimasi oleh sebagian masyarakat. Hal ini menimbulkan problematika hukum, terutama dalam hal kepastian hukum dan perlindungan hak atas tanah. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi hukum dengan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan wawancara terhadap masyarakat yang masih menggunakan rincik sebagai bukti kepemilikan tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan rincik dilatarbelakangi oleh berbagai faktor, antara lain keterbatasan ekonomi, minimnya akses informasi, kepercayaan terhadap adat dan dokumen lama, serta ketidakefisienan layanan administrasi pertanahan. Ditemukan pula bahwa terjadi jurang antara hukum formal dan hukum yang hidup (living law) di masyarakat. Oleh karena itu, perlu adanya pendekatan sosiologis dan kebijakan inklusif dalam reformasi pertanahan agar hukum dapat diterima secara substantif oleh masyarakat. The research objective is to analyse both sociologically and juridically the phenomenon of communities still using rincik (land tax documents) as the basis of land ownership, particularly in rural areas. Although rincik is not legally recognised as a valid proof of land ownership under Indonesian positive law, it continues to be perceived as a legitimate document by segments of society. This creates legal challenges, particularly in terms of legal certainty and land rights protection. The study employs a socio-legal approach using descriptive qualitative methods. Data were collected through literature review and interviews with community members who still rely on rincik as evidence of land ownership. The findings reveal that the continued use of rincik is influenced by various factors such as economic limitations, lack of access to legal information, strong cultural attachment to traditional documents, and inefficiencies in land administration services. The study also finds a gap between formal law and the living law within society. Therefore, a sociological approach and inclusive policy reform in land affairs are needed to ensure that law is substantively embraced by the people.
ANALISIS DAMPAK PENERAPAN NILAI AL-ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN TERHADAP KASUS BULLYING PADA SANTRI/AH PESANTREN MODERN MUHAMMADIYAH KWALA MADU LANGKAT A’yunina, Qurrota; Rahman, Abd
Berajah Journal Vol. 5 No. 3 (2025): Berajah Journal
Publisher : CV. Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v5i3.600

Abstract

Bullying is a form of verbal and physical violence that continues to occur in educational environments, including Islamic boarding schools. This phenomenon contradicts the values of Islam and morality that should be instilled through student character development. This study aims to analyze the influence of implementing Islamic and Muhammadiyah values on bullying cases among students at the Muhammadiyah Modern Islamic Boarding School of Kwala Madu, Langkat. A quantitative approach was used, employing a survey method with questionnaires distributed to 287 respondents. Data analysis involved tests of validity, reliability, normality, linearity, Pearson correlation, and simple linear regression using statistical software. The results showed that all instrument items were valid and reliable, and the relationship between variables was linear. A strong and significant negative correlation was found between the implementation of Islamic and Muhammadiyah values and bullying behavior. The higher the internalization of these values, the lower the tendency for bullying among students. This study concludes that Islamic and Muhammadiyah values play a crucial role in shaping student character and serve as a strategic factor in preventing bullying in boarding schools effectively and sustainably.
Pelestarian Tekuluk Sebagai Warisan Budaya Melayu Jambi Fatonah, Fatonah; Hudaya, Padhil; Defrianti, Denny; Lestari, Inda; Rahman, Abd
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i6.899

Abstract

This community service activity aims to preserve Jambi Malay culture through the use of tekuluk, a traditional head covering rich in cultural and philosophical values. Tekuluk, as a symbol of Jambi Malay women's identity, is now rarely used, especially by the younger generation. This program was implemented in Kelurahan Muara Jangga, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari, which has experienced a decline in the use of tekuluk in the daily lives of its people. The approach used was socialization and training for the community, especially young people, about the meaning, history, and how to use tekuluk in everyday life and traditional events. In addition, this program also promoted the adaptation of tekuluk in modern fashion trends so that it would be more popular with the younger generation. The results of the activity showed an increase in public awareness of the importance of preserving tekuluk as part of cultural heritage, as well as the emergence of interest among the younger generation to wear tekuluk again on various occasions. By using participatory and collaborative methods, this program is expected to contribute to the preservation of Jambi Malay culture in a sustainable manner and as an effort to popularize the use of Jambi tekuluk in the community, especially the younger generation in Kelurahan Muara Jangga through one of the tri daharma activities of higher education in community service.ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melestarikan budaya Melayu Jambi melalui penggunaan tekuluk, penutup kepala tradisional yang kaya akan nilai budaya dan filosofi. Tekuluk, sebagai simbol identitas perempuan Melayu Jambi, kini semakin jarang digunakan, terutama oleh generasi muda. Program ini dilaksanakan di Kelurahan Muara Jangga, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari, yang mengalami penurunan penggunaan tekuluk dalam keseharian masyarakatnya. Pendekatan yang digunakan adalah sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat, khususnya kaum muda, tentang makna, sejarah, dan cara penggunaan tekuluk dalam kehidupan sehari-hari dan acara adat. Selain itu, program ini juga mempromosikan adaptasi tekuluk dalam trend busana modern agar lebih diminati generasi muda. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian tekuluk sebagai bagian dari warisan budaya, serta munculnya minat generasi muda untuk mengenakan tekuluk kembali dalam berbagai kesempatan. Dengan menggunakan metode partisipatif dan kolaboratif, program ini diharapkan dapat berkontribusi pada pelestarian budaya Melayu Jambi secara berkelanjutan dan sebagai salah satu upaya memasyarakatkan pemakaian tekuluk Jambi pada masyarakat khususnya generasi muda di kelurahan Muara Jangga melalui kegiatan salah satu tri dharma perguruan tinggi dalam pengabdian pada masyarakat.
Akses Keadilan Yang Tidak Sampai: Studi Kajian Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin Marlina, Andi; Rasna, Rasna; Rahman, Abd; Suci, Purnama
JURNAL USM LAW REVIEW Vol. 7 No. 2 (2024): AUGUST
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/julr.v7i2.8668

Abstract

This research aims to identify and analyze the factors causing the ineffectiveness of legal aid information in society and ways to enhance the understanding and legal awareness of the community, particularly among the impoverished, to utilize legal assistance. Despite legal provisions and institutions to address this issue, significant challenges still need to be addressed to ensure that the less privileged members of society have adequate access to justice. This research utilizes qualitative methods, specifically field research, employing a descriptive-analytical approach. The study delves into how to deepen the public's understanding of legal concepts to access advocacy services, especially for low-income groups. The findings of this research highlight the legal aid institutions in the Ajatppareng area, namely the Justice Image Institution of Parepare City, the Bhakti Justice Legal Aid Institution of Parepare, the Sunan Legal Aid Institute of Parepare, the Patriot Justice Legal Aid Institute of Sidrap, and the Patriot Indonesia Foundation, South Sulawesi Branch in Pinrang. These legal institutions provide legal assistance to impoverished communities in their respective areas, particularly in general criminal, narcotics, and juvenile cases. However, legal aid for impoverished communities facing legal issues in the Ajatppareng area has yet to be fully optimized, as many people still need to learn of the existence of these legal aid institutions. This lack of awareness is attributed to the limited dissemination of information to the community, resulting in unfulfilled access to justice for the impoverished. It is hoped that there will be an outreach to all segments of society, especially those with low incomes, regarding the existence of legal aid centers.Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor penyebab kurang efektifnya informasi bantuan hukum dalam masyarakat dan cara meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum masyarakat khususnya bagi masyarakat miskin untuk menggunakan bantuan hukum. Meskipun sudah ada ketentuan dan lembaga hukum untuk mengatasi masalah ini, masih terdapat tantangan besar dalam memastikan masyarakat kurang mampu mendapatkan akses efektif keadilan. Metode penelitian ini dengan menggunakan penelitian kualitatif dengan penelitian lapangan (field research) dengan metode deskriptif-analitis kritis. Kajian ini secara mendalam membahas tentang cara dan metode yang digunakan untuk memperdalam konsep pemahaman hukum publik untuk mengakses layanan advokasi khususnya bagi kelompok berpendapatan rendah. Hasil penelitian ini ialah Lembaga bantuan hukum yang ada di wilayah Ajatppareng yaitu Lembaga Citra Keadilan Kota Parepare, Lembaga Bantuan Hukum Bhakti Keadilan Parepare, YLBH Sunan Kota Parepare, LBH Bantuan Hukum Patriot Keadilan Sidrap, dan Yayasan Patriot Indonesia Sulsel Cabang Pinrang. Lembaga-lembaga hukum tersebut telah memberikan pendampingan hukum bagi masyarakat miskin yang ada di wilayah masing-masing dalam beberapa kasus seperti kasus pidana umum, narkotika dan kasus anak. Bantuan hukum bagi masyarakat miskin yang berhadapan dengan hukum yang ada di wilayah Ajatppareng belum berjalan maksimal, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang keberadaan lembaga bantuan hukum tersebut. Hal ini disebabkan minimnya informasi sampai kepada masyarakat sehingga akses untuk mendapatkan keadilan bagi masyarakat miskin tidak tercapai. diharapkan adanya penyuluhan kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya masyarakat berpendapatan rendah terkait adanya pusat bantuan hukum. 
Integritas Hakim Terhadap Penegakan Supremasi Hukum Di Indonesia Perspektif Hukum Tata Negara Hasanuddin, Ashar; Rahman, Abd; Aswari, Aan
Journal of Lex Theory (JLT) Vol. 6 No. 1 (2025): Journal of Lex Theory (JLT)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini menelaah hubungan antara integritas dan akuntabilitas hakim dengan kepercayaan publik serta stabilitas tata negara melalui pendekatan hukum tata negara. Dalam konteks kekuasaan kehakiman yang merdeka, integritas tidak hanya dimaknai sebagai moralitas individu, tetapi juga sebagai tanggung jawab institusional dalam menegakkan keadilan yang berlandaskan nilai-nilai konstitusi. Temuan menunjukkan bahwa lemahnya integritas hakim berdampak pada menurunnya legitimasi lembaga peradilan, menggerus kepercayaan publik, dan mengancam keseimbangan antar cabang kekuasaan negara. Sebaliknya, penerapan sistem pengawasan yang transparan, kode etik yang tegas, serta peningkatan kapasitas profesional hakim berkontribusi signifikan terhadap pemulihan citra lembaga peradilan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan mekanisme akuntabilitas, pembenahan sistem rekrutmen dan promosi hakim, serta internalisasi nilai-nilai etika yudisial untuk membangun budaya hukum yang berkeadilan dan berintegritas. Dengan demikian, integritas hakim bukan hanya menjadi aspek moral pribadi, melainkan prasyarat konstitusional bagi tegaknya supremasi hukum dan demokrasi di Indonesia. This paper examines the relationship between judicial integrity, accountability, public trust, and constitutional stability through the lens of constitutional law. Within the framework of judicial independence, integrity is viewed not only as an individual moral virtue but also as an institutional duty to uphold justice based on constitutional values. The findings reveal that a decline in judicial integrity leads to the erosion of public trust and threatens the balance among state powers. Conversely, transparent oversight mechanisms, strict ethical codes, and enhanced professional competence significantly contribute to restoring the judiciary’s legitimacy. The study recommends strengthening accountability systems, improving judicial recruitment and promotion processes, and internalising judicial ethics to foster a just and integrity-based legal culture. Thus, judicial integrity serves not merely as a personal moral stance but as a constitutional prerequisite for the rule of law and democratic governance in Indonesia
Implementasi Program Menghafal Al-Qur'an Dengan Metode Sambung Ayat di Madrasah Aliyah Swasta Plus Al-Ulum Medan Muttaqin, Imam; Rahman, Abd
FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol. 14 No. 2 (2025): In Progress
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jf.v14i2.1183

Abstract

The decline in students' motivation and effectiveness in memorizing the Qur'an raises concerns about the sustainability of traditional approaches in Islamic education. Although the tahfidz program is central in strengthening students' religiosity, existing practices are still partial, lack structured methods, and are not equipped with systematic evaluation. This indicates the urgency of developing innovative techniques that remain based on Islamic culture and can foster consistency, interest, and quality in students' memorization. This study aims to explore the implementation of the sambung ayat method in improving students' ability to memorize the Qur'an by examining the stages of planning, implementation, and evaluation applied in the school context. The research method uses a qualitative approach with a descriptive phenomenological design, conducted at MAS Plus Al-Ulum Medan in the 2025/2026 academic year. The research subjects were selected purposively, including teachers, students, and the head of the madrasah, who were directly involved in the tahfidz program. Data were obtained through semi-structured in-depth interviews, participant observation, and documentation studies. Data analysis followed Moustakas' phenomenological steps, while data validity was maintained through methodological and source triangulation. The results showed that the sambung ayat method significantly improved students' memorization fluency, as indicated by a reduction in errors and hesitations compared to before its implementation. Students were more enthusiastic and active, while a structured mechanism for monitoring progress assisted teachers. Weekly evaluations strengthened memory and provided constructive feedback. The verse-linking method offers a practical and empirical approach to optimizing Quran memorization. This study contributes by providing a conceptual and empirical basis for contextual, structured, and interactive tahfidz innovation while guiding the development of pedagogy and teacher training policies.
Preparedness of Lab School Middle School Students Towards Earthquakes for Disaster Risk Reduction Salmawati, Lusia; Pertiwi, Pertiwi; Syahril, Muhammad Sabri; Satria, Muhammad Aji; Radhiah, Sitti; Rahman, Abd
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v3i2.209

Abstract

The primary objective of this research is to observe and analyze the preparedness of Labschool Middle School students in Palu City for Disaster Risk Reduction. The population in this study consisted of all students at Palu City Labschool Middle School, using a total sampling technique, resulting in a sample size of 100 students. Data was collected using structured questionnaires that were directly filled out by the students. The questionnaires were designed to cover all aspects of the research variables and provide a comprehensive assessment of the student's preparedness. Data processing in this study utilized a computerized system via MS Excel. Knowledge: 95% of respondents rated their knowledge on the subject as not good. This indicates that the majority of respondents have a poor understanding of the topic. Early Warning System: 57% of respondents rated the early warning system as not good. Resource Mobilization: 73% of respondents rated resource mobilization as not good. This indicates significant issues in resource mobilization, with the majority of respondents feeling that improvements are needed in this area. The findings indicate a significant gap in disaster preparedness among Labschool Middle School students. The majority lack basic knowledge about natural disasters and have minimal exposure to disaster-related training or education. Despite the availability of disaster warning tools in schools, awareness and understanding of their use remain limited. An effective early warning system is crucial for community safety, yet many students exhibit low awareness and preparedness levels
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Karakter Siswa di SD Negeri 21 Usaha Jaya Kabupaten Raja Ampat Loji, Harudin; Sudirman, Sudirman; Rahman, Abd; Ahriani, Andi
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): October
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.49107

Abstract

Penelitian ini bertujuan: pertama, menganalisis peran guru PAI dalam pembentukan karakter siswa di SD Negeri 21 Usaha Jaya Raja Ampat; kedua, menganalisis pelaksanaan PAI dalam pembentukan karakter siswa di SD Negeri 21 Usaha Jaya Raja Ampat; dan ketiga, menganalisis faktor pendukung dan penghambat PAI dalam pembentukan karakter siswa di SD Negeri 21 Usaha Jaya Raja Ampat.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles Huberman dan Saldana dengan beberpa tahapan seperti pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Temuan penelitian menunjukkan bahwa: 1) pembentukan karakter siswa di SD Negeri 21 Usaha Jaya Raja Ampat dilakukan secara strategis melalui peneladanan guru PAI dalam menunjukkan kejujuran, kesopanan, kesabaran, dan disiplin. Nilai-nilai karakter diintegrasikan ke dalam pembelajaran dan praktik sehari-hari seperti shalat dan sopan santun, didukung oleh kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum melalui rencana pembelajaran dan pelatihan. Kolaborasi dengan orang tua membantu memastikan kesinambungan nilai-nilai antara sekolah dan rumah; 2) Penerapan nilai-nilai karakter oleh guru di SD Negeri 21 Usaha Jaya Raja Ampat bersifat holistik, menggunakan peneladanan dan pembiasaan positif. Guru PAI dan guru lainnya secara konsisten menunjukkan kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan sopan santun baik di dalam maupun di luar kelas. Nilai-nilai karakter juga dipupuk melalui rutinitas sehari-hari seperti shalat berjamaah, salam pagi, antri, dan menjaga kebersihan; 3) Faktor pendukung peran guru PAI dalam pembentukan karakter siswa meliputi keteladanan, pembiasaan positif, kolaborasi dengan orang tua, dan kegiatan ekstrakurikuler. Sistem penghargaan juga memperkuat perilaku positif siswa. Namun, tantangannya meliputi kurangnya dukungan keluarga, pengaruh media sosial, dan inkonsistensi antar guru. Oleh karena itu, pendidikan karakter perlu diimplementasikan secara holistik dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Co-Authors A. Sumardin Abbas, Ilham Abda Abda Abdi Hanra Sebayang Abdul Mahsyar Abdul Rahim Abdul Wahab Abdurakhman Abdurakhman Adiguna, Richad Afrina Januarista, Afrina Agussalim, Agussalim Ahmad, Zul Kahfi Ahmadin Ahmadin Al Idrus, Thalhah Alam, Muh Syahrul Alfathan, Andy Reza Alfi Amalia Alfisyah, Nanda Lifia Alif Sunandar Alwana, Alwana Amir, Yusri Andi Ahriani Andi Asikin Muchtar Andika, Winda Fingki Andri Ulus Rahayu Anis Safitri, Anis Annashr, Nissa Noor Anwar, Alfiansyah Ardi Satrial Ardiyanto, Alvin Ariany, Devy Arief, Anggreany Arjang, Arjang Arlina Wiyata Gama Arnas J, Eva Arpandjam’an, Arpandjam’an Arum, Indah Sekar Ashar, Ashari Ashar, Sitti Nurlaelah Ramadhani Muhammad Ashari Ashari Astutik, Heny Sri Aswari, Aan Azwan Azwan A’yuni, Qurrata A’yunina, Qurrota Badaru, Baharuddin Baehaqi Bahri, Nisfan Bahri, Zainul Bambang Sugiyanto, Bambang baroroh, nurin Basalamah, Muhammad Ridwan Basir, Rezky Amalia Bima, Muh. Rinaldy Busman Busman, Busman Citron S Payu Darmawangsa, Andi Daswati Daswati Defrianti, Denny Dewa Gede Eka Setiawan Dewi Purnama Sari Diana Eka Pratiwi Dilalatul Urfiah Muchlis, Dilalatul Urfiah dwi wulan, nur suci Edvin Priatna Erwin Erwin Evawarta I Pagisi F, Fatonah Fadikal, Muh Fahmi, Muhammad Zuhdi Hamdi Faisal, Muh. Fakhriyanti, Fakhriyanti Fatonah Fatonah Fitrianingsih, Sri Dewi Gilang Ramadhan Randalembah, Gilang Ramadhan Hadiono, Abdi Fauji Hambali, Aswad Rachmat Hambali, Azwad Rachmat Hamid, Abd. Haris Hanum, Aminah Hardianto Djanggih, Hardianto Hasanah Hasanah Hasanuddin, Ashar Hasnawati Hasnawati Hasri Hasri Haura Mudya Maysha Henny Fauziah Herman Hermiyanti Hermiyanti, Hermiyanti Hilmiyah, Mifda Ibnu Hajar Idawati Idawati Imam Muttaqin, Imam Inar, Inar Inda Lestari, Inda Indifatul Anikoh Indrayani, Nelly Irawati, Nur Bebi Ulfah Irfandi, Rizal Iriani, Nisma Islamul Haq Jahja, Mohamad Jayawarsa, A.A. Ketut Jufri Jufri Jusman Jusman Kamal, Kamal Kamaruddin Khaera, Ummul Khaerun Nisa Nuur Khalisah, Nurul Khatimah AR, Husnul Kusuma Anwar, Wan Syakillah Alvina La Ode Bariun La Ode Munawir, La Ode Lampasa, Yunitawati Larasati, Iip Launuru, Melani Putri Loji, Harudin Lomba Sultan Luluk Hermawati Lusia Salmawati M. Jayadin Ilham M. Yogi Riyantama Isjoni Maidin, Andi Muh Rusdi Majid, Fattakhu Firli Dewi Nur Mappiwali, Hermawati Mardia Mardia Mardiah Mardiah Mardjudo, Ahsan Marlina, Andi Mazaya, Maulida Muh Jusman Rau Muhammad Aji Satria muhammad fikri Muhammad Rinaldy Bima Muhammad Ryman Napirah Muhammad Taufiq Muhammad Yasin Mukadar, Suraya Munir, Ardi Muniro, Jahro Murni Murni Mursal, Irhas Fansuri Musafir Pababbari Musdalipa, Musdalipa Muslih Ambri Naim, Nidar Nadrotan Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Nashihah, Indah Ismy Nasrullah Nasution, Sinar Negara, Satria Putra Jaya Netti Herawati Nisma Iriani Niswa, Khairun Nur Filda Yani Sitania Nur Hakiki, Muhammad Ramadhan Nurlaelah Nurlaelah, Nurlaelah Nurlindah, Nurlindah Nurul Hiron, Nurul Nurwati Djam’an Padhil Hudaya Paramitha, Dyan Pertiwi Pertiwi Putera, Wahyudi Rachmawati, Nurlaely Mida Rahadi Arie Hartoko Rahman, Ikhwan Rahmi Damis Ramadhan, Harmansyah Rasna, Rasna Resiyani, Wulan Rifani, Risqa Adila Rijal, Rijal Rizal, Khairul Rostini, Rostini Ruslan Renggong Saharuddin Sahban, Sahban Saiful Anwar Salim Aktar Salim, Firza Umar Salle, Salle Sami'in, Sami'in Samuddin, Syurwana Farwita Sangkota, Megawaty Sarianto, Debi Saumia, Zulfa Sinulingga, Rajesta Siregar, Isrina Sitti Radhiah Sri Lestari Poernomo suatama, ignasius putu Subianto Suci Wulandari Suci, Purnama Sudirman Sudirman Sufriaman, Sufriaman Suharto Suharto Sujarwadi, Sujarwadi Sumiati Side Supian Supriadi, Aliya Azizah Suriati Eka Putri Syahribulan Syahribulan, Syahribulan Syahril, Muhammad Sabri Syamel, Sitti Sahara Syamsuddin, Darussalam Syaqila, Nurul Syarifuddin, Said Tatik Winarti, Putri Ranjani Tiara Anjani, Diajeng Tirtawaty Abdjul Tjolleng, Arfah Tri Sudarwanto Usman Usman Vidyanto, Vidyanto Walitakhri, Andi ZF, Nurul Zahriani Zuliana, Zuliana