Articles
Rangkaian Modalitas Kepedulian dari Struktur Generik Iklan Sirup ABC 2021
Ignatia Evelyn Susanti Sitompul;
Rustono Farady Marta;
Cosmas Gatot Haryono
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 13, No 1 (2021): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jupiis.v13i1.24856
The holy month of Ramadan is a month that is highly anticipated by the people of Indonesia. We can find various kinds of messages during the Holy Month of Ramadan. This certainly encourages many people to compete to present unique and creative messages, one of which is by using advertising media. One of the food categories that uses television as marketing media is syrup products. They are competing to make an advertisement that is interesting and of course unique so that it can attract the interest of the wider community. In 2017-2020, ABC became one of the syrups that Indonesians are interested in. The advertisement that is currently appearing, namely the ABC syrup ad ‘Berbagi Rasa Kebersamaan Dibulan Ramadhan’ will be examined using John Bateman's multimodal semiotics using interpretive qualitative methods. Through this research, the meaning contained in the advertisement namely concern for fellow family. Therefore, this research can be seen how the ABC syrup advertisement promotes its products as a brand that cares about the moment of Ramadan in the advertisement of Sharing the Feelings of Togetherness in the Month of Ramadan.
Hubungan Komunikasi Partisipatif Dan Modal Sosial Terhadap Keberlanjutan Ekologi Ekowisata Mangrove Desa Teluk Naga
Denny Putra Jayanegara;
Rustono Farady Marta;
Muhamad Isnaini
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 3, Juli 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/warta.v24i3.13224
Penelitian ini berjudul hubungan komunikasi partisipatif dan modal social terhadap keberlanjutan ekologi ekowisata mangrove desa teluk naga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar hubungan komunikasi partisipatif dan modal sosial terhadap keberlanjutan ekologi di ekowisata mangrove di desa teluk naga, kecamatan teluk naga, kabupaten Tangerang. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif yang didukung oleh pendekatan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota pengurus Ekowisata Teluk Naga Tangerang yang berjumlah 32 responden dan semua anggota digunakan sebagai sampel penelitian. Data dianalisis dengan menggunakan aplikasi Microsoft Excel 2016 dan IBM SPSS Statistics 25 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis 1 dapat diterima dengan ditunjukkan adanya hubungan yang cukup signifikan antara tingkat komunikasi parsitisipatif dengan tingkat keberlanjutan ekologi dan hipotesis 2 juga diterima, hal ini ditunjukkan oleh adanya hubungan yang yang kuat dan signifikan antara modal sosial dengan tingkat keberlanjutan ekologi dengan nilai koefisien korelasi dan nilai sig. Disimpulkan bahwa semakin tinggi komunikasi partisipatif maka semakin tinggi keberlanjutan ekologi Ekowisata Mangrove Desa Teluk Naga dan semakin tinggi modal sosial, maka semakin tinggi keberlanjutan keberlanjutan Ekologi Ekowisata Mangrove Desa Teluk Naga.
Tinjauan Historitas Simbol Harmonisasi Antaretnis Tionghoa dan Melayu di Bangka Belitung
Meta Sya;
Rustono Farady Marta;
Teguh Priyo Sadono
Jurnal Sejarah Citra Lekha Vol 4, No 2 (2019): Nasionalisme, Demokrasi, dan Identitas
Publisher : Department of History, Faculty of Humanities, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jscl.v4i2.23517
This article discusses the historical background of the formation of the Bangka Belitung islands as a province full of harmonization symbols, namely ethnic Chinese and Malays (Thongin Fangin Jit Jong). Based on historical searches using primary and secondary sources, it can be concluded that the arrival of the Chinese in Bangka as miners has made a mixture of Chinese and Malay ethnic groups in Bangka. Then, the assimilation was expressed with an attitude of solidarity between the two, which began with the arrival of the white nation in Bangka, causing a resistance between ethnic Chinese and Malays through the Bangka War led by Depati Amir. This was done because of the feelings of oppression and suffering experienced by ethnic Chinese and Malays at that time. Then, the attitude of solidarity did not stop at that moment, but when Bangka Belitung struggled to break away from South Sumatra. The participation of the entire community of the Bangka Belitung Islands together struggled to be able to provide prosperity. Therefore, historical ties become very important media in the formation of the symbol of harmonization.
Reaktualisasi mahasiswa diaspora Indonesia dalam menjaga identitas budaya bangsa di Benua Australia
Joshua Fernando;
Rustono Farady Marta;
Ratih Kurnia Hidayati
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 8, No 2 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (553.472 KB)
|
DOI: 10.24198/jkk.v8i2.25219
Setiap tahun semakin banyak mahasiswa Indonesia yang memilih untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri. Penyebaran mahasiswa Indonesia terjadi hampir di seluruh benua seperti Asia, Amerika, Eropa, dan Australia. Diaspora Indonesia merupakan julukan bagi warga Indonesia yang berada di luar negeri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat konstruksi dimensi kultural Hofstede menurut prespektif mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi di Benua Australia. Pengalaman terpenting ketika mahasiswa Indonesia di luar negeri sebagai representatif bangsa atau disebut dengan istilah “diaspora” memasuki wilayah baru, sehingga menjadi tantangan untuk menjaga identitas bangsa dalam berinteraksi dengan kultur baru. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi berdasarkan pengalaman mahasiswa Indonesia selama berkomunikasi dengan sistem di Benua Australia, kemudian menggunakan paradigma dialektis yang merupakan kombinasi kognitif dan intrepretif di elaborasi dengan teori Dimensi Kultural prespektif Hostede. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa sebagai mahasiswa diaspora di Australia dapat mempertahankan dan merefleksikan identitas bangsa dengan baik. Mahasiswa Indonesia juga terus meningkatkan kapasitas diri untuk dapat diterapkan saat mereka kembali di Indonesia guna modal kapasitas untuk membangun bangsa setelah kembali dari studinya di Benua Australia. Rekomendasi penelitian ini mendorong diaspora Indonesia untuk selalu mampu menjaga identitas bangsa dengan baik dan belajar mengenai budaya yang baik dan secara akademik komunikasi lintas budaya bisa menjadi jembatan untuk adaptasi mahasiswa Indonesia selama berada di benua Australia.
Memetakan tautan budaya Lasem melalui dokumenter Net. biro Jawa Tengah dan MetroTVNews
Harry Harry;
Rustono Farady Marta;
Rizki Briandana
ProTVF Vol 5, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/ptvf.v5i2.33411
Penanaman akulturasi budaya di Pulau Jawa telah terjalin sejak 600 tahun silam dan tertuangkan dalam video dokumenter. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan persatuan budaya di Kota Lasem, Jawa Tengah, melalui dua video dokumenter dari akun Net. Biro Jawa Tengah dan MetroTVNews menggunakan Analisis diskursus multimodalitas. Penelitian ini menggunakan teori Performa Kultural yang menjelaskan cara sebuah budaya merepresentasikan realita sosial, dan konsep Kishore yang menuturkan performa kultural dari video dokumenter digunakan sebagai media observasi realita sosial dalam penggunaan model visual, dan teori Metafora Visual yang membahas cara visual merajut makna atau ideologi kepada khalayak. Adapun metodologi yang digunakan adalah analisis teks dengan metode Multimodality Discourse Analysis. Objek penelitian ini mencakup dua video dokumenter Kota Lasem yang dipublikasi oleh dua akun yang berbeda, berupa Net. Biro Jawa Tengah dan MetroTVNews. Penelitian dilakukan dari bulan Januari hingga Mei 2021 dan dilakukan secara daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua akun memiliki kesamaan ideologi dari pelestarian budaya Lasem berdasarkan jejak sejarah melalui karya seni. Ideologi ini juga mencerminkan perbedaan sudut pandang sineas pelaku komunikator pesan, dimana terdapat penciri khas dari karya seni yang ditayangkan. Net. Biro Jawa Tengah menampilkan Batik Tulis Lasem sebagai media konservasi budaya, sementara MetroTVNews menggunakan Tarian Tiga Warna sebagai model pelestarian budaya Lasem.
Eksplikasi Kualitas Konten Peran Keluarga Pada Instagram @Kemenpppa
Rustono Farady Marta;
Joshua Fernando;
Ruth Florencia Simanjuntak
ETTISAL : Journal of Communication Vol 4, No 2 (2019): ETTISAL: Journal of Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor collaboration with ISKI (Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi Indo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21111/ejoc.v4i2.3702
Abstrak Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi membuat lembaga pemerintah harus beradaptasi dengan cara penyebaran informasi kepada masyarakat. Media sosial Instagram menjadi alat pemerintah menggunakan media sosial sebagai layanan electronic goverment (E-Goverment) sebagai sarana dalam memberikan informasi yang baik serta bermanfaat untuk masyarakat. Keluarga merupakan forum pendidikan primer dalam kehidupan dan menjadi dasar penting bagi pembentukan karakter anak. Karakter yang kuat dan jiwa baik pada anak akan terbentuk dengan adanya peran keluarga yang harmonis dan dinamis. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) saat ini turut serta, selaku lembaga yang berkontribusi dalam mengedukasi masyarakat melalui media sosial Instagram @kemenpppa. Penelitian ini berusaha menganalisis layanan e-goverment KPPPA dalam upaya memberikan edukasi mengenai pentingnya peran keluarga melalui media sosial Instagram @KEMENPPPA periode Juli – Oktober 2019. Penelitian ini menggunakan menggunakan metode analisis isi Mayring sebagai pisau analisis, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dan teori Family Roles Communication perspektif Beth A. Le Poire untuk memahami layanan e-goverment KPPPA mengenai pentingnya peran keluarga dalam pemberdayaan anak dan perempuan Indonesia.Quality Explication Of Family Role Content Through Instagram @KEMENPPPA Abstrack The development of communication and information technology makes government institutions have to adapt to the way of disseminating information to the public. Instagram social media is a tool for the government to use social media as an electronic government service (E-Government) as a means of providing good information that is beneficial to the community. The family is the primary education forum in life and is an important basis for the formation of children's character. Strong character and good soul in children will be formed with the existence of a harmonious and dynamic family role. The Ministry of Women's Empowerment and Child Protection (KPPPA) is currently participating as an institution that contributes to educating the public through the social media Instagram @KEMENPPPA. This study seeks to analyze the KPPPA e-government services in an effort to provide education about the importance of the role of the family through social media Instagram @kemenpppa for the period July - October 2019. This research uses the Mayring content analysis method as the analysis knife, the researcher uses a qualitative approach and the theory of Family Roles Communication Beth A. Le Poire's perspective to understand KPPPA e-government services regarding the important role of the family in empowering Indonesian children and women.
Determinan Karakteristik Konten dan Pengaruhnya terhadap Penerimaan Pengguna pada Aplikasi Travelation
Muhamad Isnaini;
Rustono Farady Marta;
Lieta Septiarysa;
Vincent Atmadja;
Michelle Michelle
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 25, No 2 (2021): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31445/jskm.2021.3961
Inovasi selama pandemi adalah sebuah keharusan bagi perusahaan. Hal ini juga berlaku bagi perusahaan yang bergerak di bidang jasa kebandarudaraan. Aplikasi Travelation merupakan inovasi PT. Angkasa Pura 2, yang dikembangkan dengan tujuan untuk memudahkan pengurusan perjalanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganlisis pengaruh karakteristik konten dengan penerimaan pengguna pada aplikasi Travelation. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode survei online. Hasil penelitian menunjukkan, dari kelima karakteristik konten, yakni keuntungan, kesesuaian, kerumitan, observabilitas, dan akurasi data, dapat diterima dengan baik oleh pengguna. Pengguna juga merasa bahwa aplikasi Travelation memberikan manfaat sehingga menerima kehadiran aplikasi berbasis web itu. Pengujian hipotesis membuktikan, terdapat pengaruh antara karakteristik konten dengan penerimaan pengguna. Untuk perbaikan, aplikasi Travelation diharapkan memperbarui informasi serta meningkatkan keakuratan data.
DEFINING BRAND IDENTITY OF NOESA WOVEN FABRIC THROUGH TOTAL BRANDING IN ONLINE MEDIA
Agus Daniar;
Rustono Farady Marta;
Angelia Sampurna
Mediakom Vol 3 No 1 (2020): Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Aplikasi Informatika, Informasi dan Komunikasi Publik (APTIKA dan IKP) Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17933/diakom.v3i1.105
Woven fabric is a handicraft product that has been passed down through generation. This fabric commonly used as traditional dance costumes at parties or traditional events. Along with the times, the variety of products produced from woven fabrics are keep growing. The interest and awareness of woven fabrics is gradually increasing, which can serve as an opportunity for industry players to highlight their products. This study aims to explore the brand identity of a local product that uses woven cloth as its basic material, namely Noesa. The method used in this research is a case study in qualitative approach with data collection techniques using observation methods, as well as documentation to obtain primary and secondary data. Data analysis techniques were carried out by reduction, presentation and drawing conclusion. The result shows that the strategy implementation through brand identity applied by Noesa is in line with total branding of marketing communication, which include aspects of Noesa's brand, Watobi craftsmen (suppliers), a variety of products in fulfilling the needs of the consuments (competitors) and various network through social media (distribution) in its marketing
WOMEN’S RESISTANCE ON INSTAGRAM ACCOUNT @SINGLEMOMSINDONESIA
Octavia Putri Tjajadi;
Rustono Farady Marta;
Engliana Engliana
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 5, No 2 (2021): Journal of Humanities and Social Studies
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33751/jhss.v5i2.3710
Women are considered different from men. This has been a society stereotype from generation to generation. Feminists want to make changes, one of which is the resistance to the stigma of society that every human being has gender equality. One of the Instagram accounts that focuses on women's rights is @SingleMomsIndonesia, where every woman has the right to have their own life and needs to support each other. Their account shared a video, namely “Para Puan”. This research uses a qualitative method and uses paradigm interpretive analysis semiotic and theory intertextual from Julia Kristeva. The result shows that every figure has different roles and human rights. Women's rights are also reflected in the rights of feminists who speak out for their rights. Most importantly, the woman must balance their roles in order, and egalitarian societal roles are necessary.
Social Media and Identity Formation: Content Analysis of Movie “Eighth Grade”
Herawati Herawati;
Rustono Farady Marta;
Hana Rochani G. Panggabean;
Changsong Wang
The Journal of Society and Media Vol. 5 No. 2 (2021): The Influence of Media in Society Life
Publisher : Department of Social Science, Faculty of Social Science &Law, Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jsm.v5n2.p385-408
Movie is regarded as a visual medium that offers a comprehensive presentation of a phenomenon in a defined time. This study employed a qualitative method to provide an interpretive paradigm on the movie titled “Eighth Grade” (directed by Bo Burnham, 2018). It aims to understand the massive role of the use of social media in shaping the identity of young people. The content analysis of movie “Eighth Grade” was carried out by considering abstraction, explication, and structuring. To understand this phenomenon, this study employed Luyckx's perspective on identity formation theory and the social identity model of deindividuation effect. The results of the research showed that the movie "Eighth Grade" vividly described the process of identity formation in a sequential and comprehensive manner, as well as showcased the occurrence of deindividuation processes in social media activities. It Is suggested that to construct a healthy identity, digital activities should complement offline activities, not replace them.