p-Index From 2021 - 2026
20.991
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Komunikasi Pembangunan Jurnal Penyuluhan Nirmana Jurnal Komunikasi Kinesik E-Journal of Tourism Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi HUMANIKA JKMS : Jurnal Ilmu Komunikasi Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal KOMUNIKA Journal Communication Spectrum: Capturing New Perspectives in Communication Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Studi Komunikasi dan Media Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Dakwah Risalah Channel : Jurnal Komunikasi Komunikator WARTA ANDHARUPA Jurnal Sejarah Citra Lekha Jurnal Kajian Komunikasi Jurnal The Messenger Nomosleca ProTVF Jurnal Orasi Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi ETTISAL Journal of Communication Jurnal Sejarah dan Budaya KOMUNIKA Educational Management Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies The Journal of Educational Development KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Jurnal Ilmiah Peuradeun Jurnal Studi Komunikasi Inklusi Journal of Disability Studies JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study PRofesi Humas Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Nyimak: Journal of Communication Jurnal Komunikasi Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Jurnal ASPIKOM Jurnal Komunikasi dan Kajian Media Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Integritas: Jurnal Antikorupsi Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Expose: Jurnal Ilmu Komunikasi PeTeKa LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra International Journal of Social Science and Business PRoMEDIA Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Diakom : Jurnal Media dan Komunikasi Journal of Humanities and Social Studies Jurnal Komunikasi Profesional Ultimacomm: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Masyarakat dan Budaya Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Bimbingan Konseling Journal of Primary Education Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Koneksi GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS) MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Riset Komunikasi JOBS (Jurnal Of Business Studies) Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bricolage : Jurnal Magister Ilmu Komunikasi Jurnal Sastra Indonesia Jurnal Manajemen Komunikasi Communication Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Lemuru : Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia JURNAL LENSA MUTIARA KOMUNIKASI Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Journal of Tourism Destination and Attraction The Journal of Society and Media PERSPEKTIF International Journal of Communication and Society International Journal of Visual and Performing Arts Risenologi Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Coverage: Journal of Strategic Communication Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Komunikasi Nusantara Jurnal Komunikasi Nusantara Medium : Jurnal Ilmiah Fakultas Ilmu Komunikasi Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Agrinika : Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Komunikasiana: Journal of Communication Studies Kalijaga Journal of Communication International Journal Of Science, Technology & Management (IJSTM) Journal of Servite DEDIKASI PKM Jurnal Komunikasi Islam (J-KIs) Jurnal Pengabdian dan Kewirausahaan Jurnal Ilmiah Multimedia & Komunikasi Soetomo Communication and Humanities ASPIRATION Journal Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Scriptura: Jurnal Ilmiah Komunikasi Fish Scientiae : Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Kelautan Palakka : Media and Islamic Coummunication Jurnal Kata : Penelitian tentang ilmu bahasa dan sastra Community Services and Social Work Bulletin Jurnal InterAct Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies International Journal of Entrepreneurship, Business, and Creative Economy Jurnal Indonesia Sosial Sains Komunikologi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Indonesian Journal of Digital Public Relations Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology Mediator: Jurnal Komunikasi Jurnal Pustaka Dianmas Jurnal Komunikasi Indonesia Jurnal Sastra Indonesia MAUIZOH: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi International Journal of Education, Vocational and Social Science International Journal of Economics, Business and Innovation Research JURNAL KELUARGA SEHAT SEJAHTERA AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Komunikatif : Jurnal Ilmiah Komunikasi Jurnal Bahasa Rupa Aksara
Claim Missing Document
Check
Articles

Komparasi Efektifitas Komunikasi pada Bimbingan Belajar Konvensional dengan Ruang Guru di Masa Pandemi COVID-19 Sari Mudhita; Sendy Setiawan; Laurencia Steffanie Mega Wijaya Kurniawati; Rustono Farady Marta; Michael Chinmi
Expose: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : President University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33021/exp.v4i1.1346

Abstract

Pendidikan Era Digital adalah bentuk dari perkembangan zaman dan teknologi yang membawa inovasi baru dalam bidang pendidikan. Contoh dari Pendidikan Era Digital adalah aplikasi ruang guru yang menyediakan video-video pembelajaran untuk membantu para pelajar memahami materi, pembelajaran dapat dilaksanakan kapan pun dan dimana saja namun harus dengan konektivitas yang memadai. Artikel ilmiah ini dibuat menggunakan metode penelitian komparatif yang membahas secara rinci mengenai aplikasi ruang guru, serta teknik pengumpulan data kuesioner melalui google form. Dan juga menggunakan teori matematika komunikasi. Hasil dari penelitian kami adalah banyak narasumber yang beranggapan bahwa aplikasi ruang guru sangat efektif terutama dikala pandemi dimana kita harus tetap di rumah, namun banyak dari narasumber yang lebih memilih les/bimbel secara langsung dibanding les/bimbel secara online melalui aplikasi ruang guru karena mereka berfikir bahwa bertemu secara langsung adalah cara yang paling baik untuk mengajar, dan juga disayangkan aplikasi ruang guru masih memiliki berbagai kelemahan.
Identifikasi Perempuan Penggerak Agribisnis Sayur Organik Menyiasati Masa Pandemik di Konten Digital dalam Perspektif Greimas Rustono Farady Marta; Octavia Putri Tjajadi; Julia Loisa
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 6, No 1 (2022): MARCH
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v6i1.2107

Abstract

When the pandemic hit, the family's economy became less stable. Such a situation is when women's role is needed and has an impact on the family economy. One of the women in the city of Blitar opened an agribusiness of organic vegetables harvested from her garden. Her optimistic attitude made the business survive facing the changing events. A study was aimed to analyze how the woman's upbeat attitude survived in the pandemic era regarding business in the agriculture sector (agribusiness). The study employed a qualitative approach and interpretive paradigm. It analyzed a news coverage video with semiotics square analysis from AJ Greimas. The results include the priority dimension was personalization. The subject saw that external problems (the pandemic) could be resolved. Moreover, there was a pervasiveness dimension: belief for the situation to get better. The study results found that in the era of the COVID-19 pandemic, the role of women and their optimistic attitude were required to drive and survive the business. In conclusion, to achieve success in starting or conducting a business, self-confidence and an attitude of optimism are essential, which sees the challenges of life are temporary and will improve in the future.Ketika pandemi melanda, ekonomi keluarga pun menjadi kurang stabil. Di sinilah, peran perempuan diperlukan dan berdampak bagi ekonomi keluarga. Salah satu perempuan di kota Blitar, membuka usaha agribisnis dengan menjual sayuran organik yang ia tanam di pekarangan rumahnya cukup menghasilkan keuntungan. Hal ini berkaitan dengan sikap optimisme yang dimiliki perempuan, untuk tetap bertahan dalam keadaan menghadapi perubahan peristiwa. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana sikap optimisme perempuan tersebut bertahan di era pandemic dengan membuka bisnis sayur organik. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif serta paradigma interpretif dan menganalisis sebuah video liputan berita dengan analisis semiotika square dari AJ Greimas. Hasil penelitian ini meliputi dimensi yang diutamakan adalah personalisasi, dimana subjek melihat masalah eksternal (pandemi Corona) dapat terselesaikan dan adanya dimensi pervasiveness, yakni keyakinan akan menjadi lebih baik. Hasil penelitian ditemukan bahwa di era pandemi COVID-19, peran perempuan dan sikap optimis perempuan diperlukan demi bertahan hidup dan mengerakkan bisnis. Kesimpulan dari penelitian ini untuk mencapai kesuksesan dalam bisnis atau membuka bisnis maka diperlukan keyakinan diri serta serta sikap optimisme yang melihat tantangan hidup seperti di era pandemi ini bersifat sementara dan akan menjadi lebih baik di masa depan.
Resolusi Konflik Melalui Model Pengampunan Vita Activa Arendt Dalam Komunikasi Generasi Muda Kalimantan Barat Joshua Fernando; Rustono Farady Marta
Jurnal ASPIKOM - Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 1 (2019): Juli 2019
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.491 KB) | DOI: 10.24329/aspikom.v4i1.511

Abstract

The life of a cultural society cannot be avoided by potential conflicts that arise at any time. West Kalimantan has a history of inter-ethnic conflict, which is currently still undergoing a recovery phase. The young generation is the subject that encourages harmony in West Kalimantan. This study aims to find a model of the forgiveness process of past ethnic conflicts that occur in the young generation of West Kalimantan. This study was examined using a qualitative method through an explorative phenomenological study with the phenomenological perspective of forgiveness Hannah Arendt. The results of this study indicate that the collective relationships built by the younger generation and the occurrence of cultural acculturation help in the process of natural forgiveness. On the other hand, forgiveness is not fully realized due to the occurrence of collections of collective memory such as stereotypes, past stories, and exposure to charged media content about past ethnic conflicts in the young generation of West Kalimantan. The substance of this study is in the form of policy recommendations on the role of the community, traditional leaders, and regional governments collaborating to achieve just and prosperous reconciliation in West Kalimantan.
Aktivasi Psikologi Kognitif Melampaui Kesepian dengan Perspektif Komunikasi dalam Film Joker Yohanes Probo Dwi Sasongko; Joshua Fernando; Rustono Farady Marta
MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 1 (2020): Medialog: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UM Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/medialog.v3i1.517

Abstract

Perkembangan kognitif pada dasarnya merupakan bagian dari perkembangan karakteristik manusia yang penting untuk dipahami. Ditengah laju tertumbuhan teknologi perkembangan kognitif manusia justru jatuh dan semakin terpuruk pada rasa tidak peduli terhadap sesama. Manusia terpuruk didalam rasa ketidakadilan terhadap perlakuan dalam hidupnya dan ditengah itu semua, manusia tersandera serta tidak bisa mengelak dan menghindar dari rasa kesepiannya. frekuensi laju dan gerak pertumbuhan pengetahuan yang semakin tinggi tidak diimbangi oleh kecakapan dan kepandaian manusia dalam mengelola kesepian yang menghinggapinya. Akhirnya, apa yang terjadi dalam hidupnya tidak dapat di pahami sebagai yang baik sekaligus tidak menjadi penawar serta daya sembuh yang optimal ketika manusia mengalami kesepian dalam hidupnya. Film Joker karya Todd Phillpis menjadi salah satu cerminan bahwa ditengah arus kemajuan teknologi, pertumbuhan ekonomi yang semakin dirasa sulit. Manusia kerap mengalami degradasi dalam moralitas. Ketika manusia tidak mampu mengenal dekat mengenai kesepiannya, tindakan pelepasan, pelarian dan pelampiasannya dapat dilakukan secara tidak wajar dan manusiawi. Jalan tengah yang dapat menjadi solusi adalah mengenali dan menyadari diri sendiri dengan utuh. Menerima dan mengakui dan berdamai dengan diri sendiri. Menyadari dan bersikap terbuka terhadap diri sendiri merupakan keutamaan yang harus dipahami dalam proses psikologi kognitif individu.
MEMOTRET ETNOGRAFI VIRTUAL FESTIVAL FOHORAI KOMUNITAS MASYARAKAT ADAT BELU Nicodemus Koli; Frederikus Fios; Rustono Farady Marta; Hilda Yunita Wono; Sherly Sherly
MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4 No 2 (2021): Medialog: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UM Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/medialog.v4i2.1562

Abstract

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi membuat manusia terpapar akan seluruh informasi yang ada dalamruang dan waktu. Manusia juga dapat berinteraksi satu sama lain secara instan dan ruang sudah tidak menjadi masalahuntuk komunikasi melalui dunia digital. Akibatnya, seluruh informasi yang tersebar di dunia virtual akan tersimpanuntuk digunakan dalam waktu kini hingga waktu kedepan. Salah satu arsip informasi tersebut berupa media sosialFacebook yang membuat interaksi festival virtual bagi pengguna internet. Perspektif konstruktivis yang membantupembangunan identitas kultural Belu, NTT, di dunia digital menjadi pandangan penelitian ini, dimana identitaskultural direpresentasikan dari adat istiadat melalui Festival Forohai. Berberapa ritual adat tersebut berupa Fohon Hareyang berada di Desa Matabesi, Ukun Badu dan Hasa’e Kakaluk di Desa Mandeu Raimanus, An Tama di DesaDuarato-Nualain, hingga ritual Nokar Ui dan Bei Gege Asu di Desa Dirun. Hasil dari penelitian ini menunjukkanjaringan budaya yang tercipta dari Festival Forohai yang mempersatukan seluruh penganut budaya di NTT dariwilayah yang berbeda
Optimization of Privacy Management for Edho Zell Impression Intensity Improvement Alvin Alexander Prasetya; Rustono Farady Marta; Laurencia Steffanie Mega Wijaya Kurniawati
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : UIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/inject.v7i1.1-20

Abstract

This article explores Edho Zell’s, a celegram’s privacy management in determining how deep his Instagram’s impressions toward his followers. The videos he uploaded on YouTube depicted his past experiences when he wanted to commit suicide. It was assumed that these should have an effect on the formation of the impression Edho Zell built in a certain period of time. This study employed an explanatory research survey method from a quantitative approach, with the criteria of privacy boundary rules from communication privacy management as the basis for independent variables. Based on the results of data collection through the distribution of questionnaires, it was found that videos containing Edho Zell's personal information had an effect on the formation of his self-image by 45%. It is hoped that through the results of this study, everyone who is categorized as an active social media user can understand how to manage privacy boundaries in terms of forming an impression.
Social Media Effect: Building the Customers Loyalty of Hennes & Mauritz Brand Fashion in Indonesia Liesta Augustine; Rewindinar Rewindinar; Rustono Farady Marta
International Journal of Social Science and Business Vol. 5 No. 2 (2021): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijssb.v5i2.34355

Abstract

Economic growth has accelerated in recent years. Company owners’ tactic was to used social media as a bridge to reach out to customers. A brand gains who gains consumers would attempt to establish a relationship with them and also gain their commitment. This is referred to as consumer loyalty. This loyalty was very critical to the brand’s long term sustainability and growth. Customers’ satisfaction can be used to gain customer loyalty. This study aims to examine H&M's use of Twitter as a social networking platform for building consumer loyalty. This study used a netnographic approach to examine H&M's marketing strategy for building consumer loyalty through the use of social media, specifically Twitter. The netnography approach is an ethnographic method that combines the use of internet with ethnography. The data for this analysis was gathered by reprocessing H&M post data obtained via Twitter. The findings in this research conclude that games and interaction will undoubtedly be required to capture customers' interest and generate their loyalty.  Essentially, consumers' willingness to be in touch with a company decides whether or not they want to give commitment. This commitment will determine the customers’ loyalty by their behaviour in purchase continuously. As a result, it's possible to reduce those customers has chosen to make H&M brand their first preference which show a sign of customers’ loyalty.
SIMPLIFIKASI RITUAL HARAI DAN DIMENSI KULTURAL HOFSTEDE DALAM IKLAN FORTE VERSI SUMO Bernard Realino Danu Kristianto; Rustono Farady Marta
Bricolage : Jurnal Magister Ilmu Komunikasi Vol 5, No 01 (2019): Accredited by Kemenristekdikti RI SK 36/E/KPT/2019
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.964 KB) | DOI: 10.30813/bricolage.v5i01.1744

Abstract

ABSTRACTThis research is entitled Simplification of Hit Ritual and Hofstede Cultural Dimensions in Sumo Version of Forte Ads. This study aims to understand the Harai Rituals in simplified Sumo rituals and Hofstede's cultural dimensions in FORTE cigarette product advertisements. The FORTE cigarette product is relatively new in the Indonesian market. This cigarette product originating from a Japanese company was launched by a local Indonesian company, PT Djarum. But in the advertisement, the product featured Sumo wrestlers who were squeezed by a frame which later revealed mighty tiny writing as the main FORTE cigarette slogan. In the discussion, it will be explained how Hofstede's dimensions of cultural cross are presented through the overall appearance of Forte's cigarette advertisements and products. The researcher concluded that the audio-visual work of Forte cigarette products in the form of advertisements was a simplification of the ritual of the Sumo sport for the purpose of product promotion and the duration of the ad itself. The Japanese cultural identity that appears in FORTE's cigarette advertisements through Sumo sports has the complexity of historical cultural dimensions which are full of meaning and philosophy.Keywords; Simplification, Harai, ritual, cultural, Hofstede, Forte.ABSTRAKPenelitian ini berjudul Simplifikasi Ritual Harai dan Dimensi Kultural Hofstede dalam Iklan Forte Versi Sumo. Penelitian ini bertujuan memahami Ritual Harai dalam ritual Sumo yang tersimplifikasi serta dimensi budaya Hofstede dalam iklan produk rokok FORTE. Adapun produk rokok FORTE ini tergolong baru di pasar Indonesia. Produk rokok yang berasal dari perusahaan Jepang ini diluncurkan oleh perusahaan lokal Indonesia, PT Djarum. Namun dalam penayangan iklannya, produk ini menampilkan pegulat Sumo yang terhimpit oleh frame yang kemudian memunculkan tulisan mighty tiny sebagai slogan utama rokok FORTE tersebut. Dalam pembahasan, akan dipaparkan bagaimana dimensi-dimensi lintas kultural Geert Hofstede dipaparkan melalui penampilan keseluruhan iklan dan produk rokok Forte. Peneliti mengambil kesimpulan bahwa karya audio visual produk rokok Forte yang berbentuk iklan merupakan simplifikasi ritual harai dalam olahraga Sumo demi tujuan promosi produk dan durasi iklan itu sendiri. Identitas budaya Jepang yang tampil dalam iklan rokok FORTE melalui olah raga Sumo memiliki kompleksitas dimensi kultural historis yang sarat makna dan filosofi.Kata kunci; Simplifikasi, ritual, Harai, kultural, Hofstede, Forte.
POST-INDUSTRIAL MOTIVATION POLEMICS BEHIND THE ISSUE OF CROSS-MEDIA PLASTIC BAGS DIET Yesica Yuliani Clara; Laurencia Steffanie Mega Wijaya Kurniawati; Rustono Farady Marta; Aditya Kumar Shukla
Bricolage : Jurnal Magister Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2 (2021): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 36/E/KPT/2019
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/bricolage.v7i2.2749

Abstract

Garbage is often an environmental problem, especially in Indonesia, which produces more than 100 tons of waste that is difficult to decompose. This fact creates a separate concern for the government both at home and abroad, especially in the maintenance of the environment and forestry. After socializing the minimization of plastic bags, other problems arise such as reduced employment opportunities due to lower levels of plastic bag consumption. This research reveals several viewpoints of domestic and foreign media that show the disadvantages of plastic factories since the government decree on reducing the use of plastic bags, and with media comparative research methods that will show the objectives of each media through news packaging with analysis of the language used. 
Studi Kasus Implementasi Kebijakan Reposisi Sumber Daya TVRI Pada Target Audience Generasi Milenial christina christina; Sandy Alifiansyah; Rustono Farady Marta
PRoMEDIA Vol 5, No 2 (2019): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v5i2.2332

Abstract

Televisi Republik Indonesia or TVRI is the first and only public television in Indonesia. The main problem of TVRI lies in the problem of corruption, human resources that are old, so that it influences the program, it seems old-fashioned. Researchers conducted this research because TVRI became one of the main highlights of significant changes both internally and also the resulting outcomes. This research will analyze TVRI's policies related to the repositioning of their brands to attract viewers and creators from millennial generation who have been indifferent to TVRI shows. This analysis is based on the case study strategy method used by a public broadcasting institution called TVRI which is trying to regain its existence in the midst of competition with private televisions. The purpose of this study is to find out the repositioning policy strategy adopted by TVRI in accordance with millennial generation audiences as its target market. The results of this study indicate that TVRI has changed the logo, changed the work culture and organizational culture into APIK, namely Adaptive, Positive, Informative and Creative. TVRI is ready to move from analog to digital, then the recruitment of expert staff from non-CPNS, program changes that reach a wide audience such as the Premier League, Badminton Houses, and also educational and entertainment programs that build communities by elevating their local wisdom. regions that are more modern, contemporary, and can compete with private TV. Keywords: Millennial Generation, Policy, Repositioning, TVRI      Abstraksi Televisi Republik Indonesia atau TVRI merupakan televisi publik pertama dan satu-satunya di Indonesia. Permasalahan utama dari TVRI terletak pada permasalahan korupsi, sumber daya manusia yang sudah berumur, sehingga mempengaruhi programnya terkesan kuno. Peneliti melakukan penelitian ini karena TVRI menjadi salah satu sorotan utama perubahan yang cukup besar baik secara internal dan juga luaran yang dihasilkan. Penelitian ini akan menganalisis kebijakan TVRI terkait dengan reposisi merek mereka untuk menggaet penonton dan kreator dari generasi milenial yang selama ini acuh terhadap tayangan TVRI. Analisis ini berdasar pada metode studi kasus strategi yang digunakan sebuah institusi lembaga penyiaran publik bernama TVRI yang mencoba untuk memperoleh kembali eksistensinya di tengah persaingan dengan televisi-televisi swasta. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi kebijakan reposisi yang diterapkan oleh TVRI disesuaikan dengan khalayak generasi milenial sebagai target marketnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa TVRI telah melakukan perubahan logo, mengubah budaya kerja dan budaya organisasi menjadi APIK, yaitu Adaptif, Positif, Informatif dan Kreatif. TVRI telah siap untuk berpindah dari analog menjadi digital, kemudian perekrutan staff ahli dari non-CPNS, perubahan program yang menjangkau luas khalayak seperti Premier League, Rumah Bulutangkis, dan juga program-program edukasi serta hiburan yang membangun masyarakat dengan mengangkat kearifan lokal masing-masing daerah yang dikemas lebih moderen, kekinian, dan dapat bersaing dengan TV swasta. Kata Kunci: Generasi Milenial, Kebijakan, Reposisi, TVRI
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdul Haris Achmad Jamil Achmad Rifai RC, Achmad Rifai Adhitya, Galant Nanta Aditya Kumar Shukla Adrianmovich, Mochammad Zlatan Afifah, Hanan Karunia Afriliana, Vio Amandini Agus Daniar Agus Nuryatin Agustina, Anna Agustinus Rusdianto Berto Agustinus, Ferdinand Ahmad Hariyadi, Ahmad Ahmad Syaifudin Ahmad, Rosmalia Alessandro Kurniawan Ulung Alfaris, Lukman Aliagan, Isiaka Zubair Almuntarizi, Almuntarizi Alvin Alexander Prasetya Amanda, Mercedes Amanda, Mercedes An Nur, Fitrinanda Andreas Lumampauw Andriyani, Monica Angelia Sampurna Angreani, Natasia Antonius Nesi Anwar Sutoyo Arlis Muryani Arni Ernawati Asmara, Shenja Nanta Asrofah Asrofah Astuty Astuty, Astuty Augustine, Liesta Aulia, Rifa Auria, Tifani Rizki Awalya Awalya, Awalya Ayudia, Alda Marsya Azizah, Septi Nur Azman Azwan Azmawati Azzahra, Adinda Febriyan B. Wahyudi Joko Santoso Baehaqi, Imam Baihaqi, Aufa Izzudin Bakti, Hari Bangun, Nurlina Benedicta Yovi Claudia Bernard Danu Kristianto Beryl Gandakusumah Borges, Serilio Verdial Maria Cahyani, Galuh Changsong Wang Changsong Wang Chinmi, Maichael Chinmi, Maichel Cholifah, Cholifah Christian, Thomas Christiani, Resistia Friska Christina, Christina Christina, Selly Clara R.P. Ajisuksmo Claudia, Benedicta Yovi Cong, Phang Kerry Cosmas Gatot Haryono Cut Meutia Karolina Dabukke, Fatrica Ivana Damayati, Anindita Denise Monica William Monica William Denny Putra Jayanegara Desy Ratnasari Desy Ratnasari Devi Jatmika, Devi Dewis, Meilia Dina Amalia DINDIN DIMYATI Dini Agustina Dwi Sasongko, Yohanes Probo Dwijatmiko, Heru Dwijatmiko, Heru Edi Astini Su’udi, Edi Astini Edo Prasetyo Eka Perwitasari Fauzi Ekayanthi, Daesy Endah Dyah Wardani Endah Murwani Engliana Engliana, Engliana Erna Zuni Astuti Ety Syarifah, Ety Evelyn Kristanti Fadhilla, Deva Naufal Fathur Rahman Fathur Rokhman Fatiha, Raisha Aulia Febryan Kurniawan Fernandes, Maristela Julia Fernando, Joshua Fitri Murfianti Fitri Sarasati M Frederikus Fios Gandakusumah, Beryl Gatcho, Al Ryanne Gabonada Goma, Nurhalisa Sy Guru, Elisabet Gustina, Fenti Hadi, Sholihul Hakim, Lulu Nadya Halim Agung Halim, Umar Halla Puspita Yuri Hana Rochani Gustasari Panggabean Handoko, Liliek Hanifatusholihah, Hanifatusholihah Hari Bakti Mardikantoro Hariyanti, Nunik Harliyono, Maria Harry Harry Harry, Harry Hartanto Jahja Haryadi - Hasan Sazali Hayat, Nahrul Hayati, Itsnaini Nur Hendrawan, Ian Herawati Herawati Heri yanto Herman J.Waluyo, Herman Hermanto, Febe Oriana Hidayat, Endik Hilarius Bambang Winarko, Hilarius Bambang Hilda Yunita Wono Himawan, Adi Himawan, Muhammad Noor Rahman I Gede Wisnu Satria Chandra Putra Ida Zulaeha Ignatia Evelyn Susanti Sitompul Ignatius Cahyanto Imaliya Imam Baehaqie Imam Baehaqie Irin Mirrah Luthfia ISKANDAR Iskandar Iskandar Iskandar, Hari Istriwati, Enita Ita Suryani Iwan Hermawan Jarata, Jesus Rafael Boado Jean Sierjames Rieuwpassa Jingga, Jingga Jouns Candy Felice Lang Jouns Candy Felice Lang Julia Loisa Junaedi Junaedi Junida, Isma Kartono, Miranda Millian Kenny Kevin Benedict Lesmana Kezia Yohanes Kherin, Kherin Khoerunisa, Asti Khoiruddin Muchtar Krisbiono, Agung Dias Kristanti, Evelyn Kristianto, Bernard Realino Danu Kuniawati, Laurencia Steffanie Mega Wijaya Kurnia, Maya Dewi Kurniasari, Nani Kurniawan, Febryan Kurniawan, Johannes Kurniawati, Laurencia Steffanie Mega Wijaya Kurniawati, Laurencia Steffanie Mega Wijaya Kusworo, Andy L-Islami, CA Bunia Laksono, Tegar Dwi Lang, Jouns Candy Felice Laurencia Steffanie Mega Wijaya Kurniawati Laurencia Steffanie Mega Wijaya Kurniawati Laurencia Steffanie Mega Wijaya Kurniawati Laurensia, Bella Le Duc, Anthony Lenga, Klemens Maksianus Liem, Silva Liesta Augustine Lieta Septiarysa Likha Sari Anggreni Litasari Widianingsih, Litasari Luahambowo, Melkisedek Lubis, Efiana Helfrida Luh Putu Ratna Sundari Lukas, Theresia Lukman, Steven Leo Naryi Lumampauw, Andreas Luthfiani, Elma Maemonah, Maemonah Mafaza, Sofia Maichel Chinmi Manalu, Tifani Dianisya Mandaru, Silvania Stella Epiphania Maria Anggreini Grace Kelly Habeahan Maria Borges, Serilio Verdial Maulida Laily Kusuma Wati Meifida Ilyas Mellasanti Ayuwardani Menayang, Alfred Pieter Merry Agustina Meta Sya Meta Sya Michael Chinmi Michelle Michelle Michelle Michelle Mijan, Rohana Mila Roysa, Mila Mimi Mulyani Misnawati, Desy Modesti Triasrini, Fransiska Mohd Sofian, Muhammad Raqib Monica, Nisa Monika Sri Yuliarti, Monika Sri Mufid Salim, Mufid Muh Bahruddin Muhamad Isnaini Muhamad Isnaini Muhammad Iman Adi Perkasa, Muhammad Iman Adi Muhammad Isnaini Muhammad Japar Muhammad Rayhan Murti, Desideria Cempaka Wijaya Musriyono, Anna Ardiyani Muthmainah, Syifa Salmah Muttaqin, Nufi Azam Nafia, Fikriana Naili Rohmah, Naili Nantu, Marselina Yosefina Naseer, Moazzam Natasia Angreani Neldy Lesilolo Nicodemus Koli Nindyta Aisyah Dwityas Ninuk Sholikhah Akhiroh Nisa, Ainun Nobertus Ribut Santoso Noviarti Novita Sari Nufindra, Ardin Nur Faizah, Ati Rizki Nur Faizah, Ati Rizki Nurhakki Nurhalisa Nurhayati Nurhayati Nurhayati, Kristina Nurhayati, Kritina Nurul Hidayat Octavia Putri Tjajadi Octavia Putri Tjajadi Olivia, Helen Pamungkas, Betty Tri Pangabean, Hana Paniya, Paniya Pebri Dwi Lesmono Nugroho Permana, Achmad Taufan Prakoso, Teguh Budi Pudji Muljono Puspitasari, Eka Harum Puspitasari, Hestri Afri Putri, Ayu Faizah Putri, Shalfa Zahra Amanda Putri, Triana Putri, Yessi Mareta Andari Putriyanti, Lina Qomarullah, Dian Qudratullah, Qudratullah Rafiqoh, Eva Rahayu Pristiwati Rahayu, Caswin Rahayu, Caswin Rahayu, Imaniah Kusuma Rahmadani, Rina Rahmania, Sofi Aulia Rahzanie, Risha Devina Ralvin Januar Wijaya Rama Kertamukti Rara Ririn Budi Utaminingtyas Rashid, Sabrina Mohd Ratih Kurnia Hidayati Regina Caeli Cahaya Tarsisty Resa Nurul Fahmi, Resa Nurul Rewindinar, Rewindinar Reynaldi, Reynaldi Riena F Telussa Rieuwpassa, Jean Sierjames Rifa’i, Achmad Rifani, Athaya Aurellia Rifa’i, Achmad Rini Lestari Rismi Juliadi Risqi Inayah Dwijayanti Rizki Briandana Rizkiansyah, Rio Anugrah Rokhana, Daning Wahyu Romaria, Gustina Rosario, Teresa Metta Rosdian, Erwin Dwi Sabna Rustanta, Agustinus - Ruth Florencia Simanjuntak Ruth Florescia Simanjuntak Ruvianto, Alit Widi Ruvianto, Alit Widi Saliman Saliman Samantha Tandranegara Samosir, Ricky Fhernando Sampurna, Angelia Samsudi . Samsudin Samsudin Sandi, Fitriana Sandy Alifiansyah Santi Pratiwi Tri Utami Santoso, B. Wahyudi Joko Santoso, Bernardus Wahyudi Joko Sarah Harun, Margaretha Catherine Sari Mudhita Sari, Adinda Permata Sari, Desi Novita Sari, Pipin Diana Sarno Sarno Sa’adah, Hamlatus Sendy Setiawan Septiarysa, Lieta Septina Sulistyaningrum Setiadi, Adrian Bintang Setyabudi, Kelian Wulandari Shanty Sudarji, Shanty Sigit Saptono Silva Liem Silvia Pristianita Siregar, Sri Rachmawati H. Sitanggang, Hot Junita Siti Nurjanah Sitinah, Sitinah Sitorus, Sandra Marissa Siyam, Sahrul SM, Umar Abdur Rahim Solihin, Mohammad Solten Rajagukguk Sri Eka Sadriatwati Sri Hesti Sri Rahayu, M. Fransiska Sri Wahyuni Sari Su’udi, Edi Astini Sudarsono, Achmad Budiman Sudiyati Sudiyati Sudiyati, Citra Amelia Sugeng Wahjudi Sujana Joko Sukardi, Cindy Fransisca Sukarismanti Sulaiman Girivirya Suminto A. Sayuti Sunar Wibowo Sunny Lie Supina, Supina Suroija, Noor - Susiati, Susiati Sutarman, Tifanny Suwito Eko Pramono Sya, Meta Syafuddin, Khairul Syarnubi, Kenn Lazuardhi Taryono, Mohamad Rizal Teguh Hartono Patriantoro Teguh Priyo Sadono Teguh Rifandi Teguh Supriyanto Tirta Lestari Tjajadi, Octavia Putri Todd Lyle Sandel Tommi Yuniawan Tri Mulyono Trihastuti, Maria Claudia Wahyu Triyudanto, Arya Tururaja, Tresia Sonya Umar Umar Urip Rahmani Utami, Febi Putri Veronica Viona Vincent Atmadja Vincent Atmadja Wafiq, Chici Al Wagiran Wagiran Wahyuddin Wahyuddin Wahyuddin Wandi Wandi Wang, Changsong Wati, Maulida Laily Kusuma Wibowo, Sunar Widaningsih, T. Titi Widaningsih, Titi Widianti, Nurhannah Widiyastuti, Wiwin Widodo, Aan Widyanto Widyanto Wijaya, Beby Chandra Wijaya, Boy Sandy Surya Wijayanti, Wenny Wiliem Lesmana William, Martin Yanuar, Fit Yesica Yuliani Clara Yesica Yuliani Clara Yohanes Nugroho Widiyanto Yohanes Nugroho Widyanto Yudha, Yusuf Hadi Yuli Utanto Yuliarti Yuliarti Yuri Alfrin Aladdin ZhiYing, Jin