p-Index From 2021 - 2026
26.717
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Nusantara Islam Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Islam PSYMPATHIC MUSLIM HERITAGE: JURNAL DIALOG ISLAM DENGAN REALITAS Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Ilmiah Peuradeun Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Jurnal Pendidikan Islam al-Afkar, Journal For Islamic Studies Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah AL-Jauhari Jurnal Studi Islam dan Interdisipliner Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam JPPI | Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Jurnal Teknologi Pendidikan Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam Journal on Education Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM AL-ASASIYYA: Journal Of Basic Education Journal of Humanities and Social Studies Jurnal Kajian Peradaban Islam GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Indonesian Journal of Halal Research Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam EDUTEC : Journal of Education And Technology Buana Ilmu Alim | Journal of Islamic Education BENING Rayah Al Islam : Jurnal Ilmu Islam As-Syar'i : Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Asatiza: Jurnal Pendidikan Elementeris : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Islam Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan, dan Hukum Islam Al-fahim : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Asyahid Journal of Islamic and Quranic Studies (AJIQS) Al-Mubin: Islamic Scientific Journal Didaktika: Jurnal Kependidikan Teaching and Learning Journal of Mandalika (Teacher) International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Al-Hasanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Ascarya: Journal of Islamic Science, Culture and Social Studies Bestari: Jurnal Studi Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Teunuleh: The International Journal of Social Sciences Jurnal Kajian Peradaban Islam An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Bulletin of Science Education Waniambey: Journal of Islamic Education MUNTAZAM: JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan International Journal Of Science Education and Technology Management (IJSETM) Jurnal Cakrawala Ilmiah Definisi: Journal of Religion and Social Humanities Journal of Mathematics Instruction, Social Research and Opinion Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial International Journal Corner of Educational Research (IJCER) Jurnal Sosial dan Sains Pinisi Journal of Sociology Education Review INJURITY: Journal of Interdisciplinary Studies Cross-border JIPM: Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin Action Research Journal Indonesia (ARJI) Kartika: Jurnal Studi Keislaman Wildan Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam TOFEDU: The Future of Education Journal JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling Tadrusuun: Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan Islam Jurnal SMART: Sosial Ekonomi Kerakyatan Atthiflah: Journal of Early Childhood Islamic Education Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Advances In Social Humanities Research J-STAF: Siddiq, Tabligh, Amanah, Fathonah International Journal of Nusantara Islam Jurnal Pendidikan Islam Journal of Language and Literature Education (JoLaLE) Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Expectation: Journal of Islamic Education Management (JIEM) International Journal of Islamic Educational Research International Journal of Contemporary Sciences (IJCS) Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity Journal of Education and Teacher Training Innovation (JETTI) Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Eduprof Edumaspul: Jurnal Pendidikan Ta’dib : Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan dan Hukum Islam Urwatul Wutsqo : Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Journal of Education and Social Culture ABDUSSALAM: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Islam Al-Tarbawi Al-Haditsah Ilmuna: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Genta Mulia
Claim Missing Document
Check
Articles

The Relevance of The Character Education Development Model in Islamic Boarding Schools Dandy Sobron Muhyiddin; Dodo Suhada; Mohamad Yamin; Bambang Samsul Arifin; Aan Hasanah
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2022): Islamic Education
Publisher : Universitas Pesantren Kh Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v5i3.2479

Abstract

Formal educational institutions in Indonesia, carrying out character education in Indonesia, the implementation is carried out by formal education units that follow the program launched by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology (Kemendikbudristek) and the Ministry of Religion (Kemenag). Meanwhile, Islamic boarding schools in Indonesia, as independent educational institutions, have basically implemented character education with their concepts. Islamic boarding schools are considered traditional institutions but still attract public interest. Among the advantages possessed by Islamic boarding schools so that they are in demand by the public is that they are considered to have advantages in terms of character education, this is evidenced by the application of the Islamic boarding school curriculum that is independent, not co-opted with any party including the government (Kemendikbudristek/Kemenag). Furthermore, this independent nature is also proven that every Islamic boarding school in Indonesia has a unique curriculum, different from one another. In general, the curriculum applied in Islamic boarding schools is through the study of classical books or better known as the yellow book. As a result, the development of character education models in Islamic boarding schools in Indonesia is based on integrated yellow book studies in the context of tafaqquh fiddiin and seeks to realize it in the form of daily practice with refraction and training accompanied by exemplary examples from teachers/ustadz/kyai.
PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNTUK MEMBENTUK KARAKTER BANGSA INDONESIA Fiqih Amrullah; Aan Hasanah; Bambang Samsul Arifin
BUANA ILMU Vol 8 No 1 (2023): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v8i1.6012

Abstract

Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang bertujuan untuk menumbuhkan dan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang mampu bertaqwa kepada tuhan yang maha esa, berakhlak mulia, berbadan sehat, berhati lembut dan berilmu pengetahuan yang luas. Metode penelitian yang di gunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian Kualitatif. Metode yang duganakan adalah metode kajian Pustaka yaitu kajian yang menggunakan studi telaah terhadap bukubuku, literatur-literatur, catatan-catatan, dan laporan-laporan yang ada hubungannya dengan masalah yang dipecahkan. Pendidikan karakter sangatlah penting dalam tercapainya proses Pembelajaran. Berdasarkan penelitian Heckman, James & Pedro Carneiro, bahwasanya kecerdasan intelektual yang dimiliki oleh Individu manusia terhadap tercapainya keberhasilan itu hanya memberikan dampak dan implikasinya sebanyak 20 % saja, sedangkan 80 % keberhasilan seseorang di pengaruhi oleh kecerdasan Emosianal yang didalamnya termasuk adanya Pendidikan karakter. Pendidik yang hebat dan berkualitas pasti memiliki pribadi dan karakteristik yang Tangguh dan cerdas yang dapat melahirkan generasi cerdas yang mempunyai moral yang baik. sehingga proses Pendidikan karakter dan implementasinya di lingkungan sekolah dapat tersampaikan secara maksimal. Pembentukan karakter di zaman Teknologi canggih ini di butuhkan semangat yang kuat yang bermula dari pendidiknya serta di ikuti oleh peserta didik. Hadirnya teknologi Informasi dan Komunikasi dilingkungan Pendidikan dapat menambah ilmu pengetahuan tanpa harus menghilangkan karakter bangsa Indonesia berteknologi yang sehat dan cerdas.
LANDASAN TEORI PENDIDIKAN KARAKTER Husen Ali Badri; Aan Hasanah; Bambang Samsul Arifin
BUANA ILMU Vol 8 No 1 (2023): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v8i1.6013

Abstract

Karakter merupakan watak dan kepribadian seseorang yang diperoleh dari hasil internalisasi berbagai kebijakan yang diyakini dan sebagai landasan sebagai cara pandang, berfikir, bersikap dan bertindak. Dalam konteks pendidikan Islam, karakter memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan peserta didik. Pendidikan karakter bertujuan untuk mengembangkan sikap, watak dan karakter peserta didik. Oleh karena itu, tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk menggambarkan konsep pendidikan karakter secara ideal.Pendekatan yang digunkana dalam penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif dengan menggunakan studi literature. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa karakter merujuk padasifat, kebiasaan, akhlak atau kepribadian individu yang terbentuk melalui internalisasi berbagai kebijakan yang diyakini menjadi dasar pandangan, pemikiran, sikap dan tindakan. Ada beberapa landasan yang menjadi dasar dalam pendidikan karakter, diantaranya yaitu landasan ontology, epistemology dan aksiologi. Pendidikan karakter ini perlu ditanamkankepada peserta didik sejak dini dan dilakukan secara berkesinambungan, mulai dari lingkunagn keluaraga, sekolah hingga masyarakat luas.
KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER MENURUT KAJIAN HADIS Herdian Kertayasa; Aan Hasanah; Bambang Samsul Arifin
BUANA ILMU Vol 8 No 1 (2023): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v8i1.6018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendidikan karakter menurut telaah hadis. Pendidikan adalah sebuah aktivitas manusia yang memiliki maksud mengembangkan individu sepenuhnya. Islam merupakan agama yang sangat menekankan pendidikan bagi manusia. Hal itu terbukti dengan adanya banyak hadis dan ayat al-Quran yang menunjukkan tentang pendidikan, khususnya pendidikan karakter. Kajian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan kajian literatur pada hadis tentang pendidikan karakter bertujuan untuk memberikan gambaran secara sistematis telaah konsep dan kajian hadis-hadis Nabi Saw tentang pendidikan karakter dan bagaimana relevansinya di lembaga Pendidikan khususnya pada peserta didik yang sangat penting dalam pengembangan diri dalam menjaga nilai-nilai karakter dan akhlak. Hasil penelitian menunjukkan telaah hadis pendidikan karakter meliputi: Semua orang berilmu harus menjadi teladan bagi orang lain dalam tutur kata dan tingkah lakunya, pembentukan karakter yang didasari keteladanan akan menuai kebaikan bagi dirinya sendiri dan orang lain, kasih sayang dan hubungan harmonis dalam keluarga dapat terbangun sejak masa prenatal, pendidikan aqidah harus dilaksanakan yang pertama kali sebelum pendidikan-pendidikan yang lain,memerintahkan anak untuk salat pada usia tujuh tahun (syari’ah), mempunyai kesadaran beragama dan bermasyarakat dengan amal ma’ruf nahi munkar, sabar merupakan tahapan terakhir yang dilalui peserta didik dalam menjalankan syari’at agama, pendidikan akhlak seperti berbakti kepada orang tua dan menjauhi karakter tercela, dan hendaklah dalam bersikap itu yang sederhana, rendah hati dan tidak sombong. Implikasi dari penelitian ini bahwa karakter sesuai dengan norma Islam dapat mengantarkan keselamatan dan kebahagian bagi siapapun terutama peserta didik sehingga dapat menunjang proses pendidikan menjadikan ilmu yang bermanfaat dan menjadi nilai hidup bagi dirinya dan masyarakat.
PENGEMBANGAN MODEL PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KELUARGA Deni Tata Kusuma; Aan Hasanah; Bambang Samsul Arifin
BUANA ILMU Vol 8 No 1 (2023): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v8i1.6023

Abstract

Saat ini terasa sekali sulitnya untuk mendidik dan mengarahkan seorang anak kepada hal yang baik, cerdas, mandiri, kreatif, serta berani mengambil keputusan. Hal tersebut terjadi kurangnya teladan dan bimbingan dari keluarga dalam memakai berbagai model mendidik anak kearah yang positif yaitu pembentukan karakter dalam lingkungan keluarga. Seorang anak seharusnya menjadi aset luarbiasa dalam membahagiakan keluarga agar harmonis dengan adanya anggota baru. Mewujudkan hal tersebut perlu kerja keras dari orangtua maupun lingkup keluarga yang harus diterapkan dan diperktekkan dengan berbagai hal yang baik bagi perkembangan anak. Dengan model seperti itulah bisa menjadikan perkembanagan anak akan tumbuh normal dan selalu mengarah pada hal yang baik, namun akan tetapi jika terjerumus kepada hal yang salah anak akan langsung sadar dari perbuatan yang salah. Anak memiliki rem jika salah jalan apabila ia telah menginjak dewasa dan jauh dari keluarga.
TANTANGAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN PAI DI PERGURUAN TINGGI UMUM Herdian Kertayasa; Asep Andi Rahman; Uus Ruswandi; Bambang Samsul Arifin
BUANA ILMU Vol 8 No 2 (2024): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v8i2.7235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Tantangan Pengelolaan Pembelajaran PAI di Perguruan Tinggi Umum. Dalam visi PAI untuk Perguruan Tinggi disebutkan bahwa PAI bervisi menjadikan ajaran Islam sebagai sumber nilai dan pedoman yang mengantarkan mahasiswa dalam pengembangan profesi dan kepribadian Islami. Dalam dinamika pengelolaan pembelajaran PAI di Perguruan Tinggi harus diperkuat dengan strategi dan penguatan kebaragaman serta terbuka dalam teknologi informasi. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan pada metodologi yang menyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah manusia. Pada pendekatan ini, peneliti membuat suatu gambaran kompleks, meneliti kata-kata, laporan terinci dari pandangan responden, dan melakukan studi pada situasi yang alami. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan pembelajaran PAI harus merujuk kepada penguatan pemahaman agama berlandaskan Iman, Islam dan Ihsan. Pendekatan yang dapat digunakan dalam pengajaran dan pembelajaran PAI; pendekatan psikologis, sosio kultural, dan saintifik. Dari segi kutikulum, mahasiswa seharusnya diajarkan dan dibiasakan tidak hanya dengan materi-materi yang bersifat normatif-doktrinal-deduktif namun juga materi yang bersifat historis-empiris-induktif. Dalam mengadapi tantangannya seperti; banyaknya mahasiswa yang belum lancar membaca al-Qur’an, masih terkontaminasi pemahaman liar dari penggunan gadget, pergaulan di luar norma dan kesusilaan, berkenaan dengan alokasi waktu belajar yang 2 sks, dan menghadapi dunia global tentunya harus disiapkan secara utuh dengan penguatan nilai-nilai Islam dan karakter kebangsaan agar terciptanya pendidikan yang berkualitas dan keunggulan dalam menjawab tantangan zaman.
Analisis Kritik Terhadap Pelaksanaan Pembelajaran PAI di Sekolah Shalahudin Ismail Ismail; Asep Saepulmillah; Uus Ruswandi; Bambang Samsul Arifin
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jpi.v11i2.5901

Abstract

The purpose of this study was to analyze the implementation of Islamic Education learning in schools. The method used in this research is library research, where the author bases on data sources or references in the form of text from the opinions of experts that have been formulated in the form of books, journals, and others. The results show that the critical analysis in the implementation of Islamic Education learning in schools is that the level of concern of the teachers to present a good and systematic planning, implementation and evaluation of learning, and their level of expertise in their respective scientific disciplines is not sufficient to be able to design a learning concept. The solution in the implementation of effective Islamic education learning is that Islamic education teachers must have the ability to understand the characteristics and desires of their students through the use of various methods that can arouse student creativity so that they can be motivated to learn Islamic education. Also the teacher must be communicative so that it can adapt to the conditions of the students. The teacher must also provide opportunities for students to express opinions so that a learning process occurs which is not only a transfer of material from teacher to student but also a reciprocal process between the two.
Kiai Pesantren Leadership in Internalizing the Independence Attitude of Students Said Harismansyah; Nina Nurmila; Irawan Irawan; Bambang Samsul Arifin
Jurnal sosial dan sains Vol. 3 No. 11 (2023): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v3i11.1061

Abstract

Background: Indonesia is one of the countries that is prone to earthquakes, especially tectonic earthquakes, because of its geographical location between three large plates.   As an Indonesian society, studying natural phenomena from an early age is very important. Therefore, the involvement of educated young people is needed to minimize the impact of earthquakes. Stacked (Stacko for Education) is present as a learning medium for earthquake disaster preparedness based on card games derived from paper waste. The Uno card comes from recycled paper. After that, paper is used to print cards containing questions about earthquake disaster preparedness. Purpose: The purpose of this study is to identify and analyze programs, program implementation, elaborate on internalization and contribution, leadership impact, program evaluation and supporting and inhibiting factors of kiai pesantren efforts in internalizing the independence attitude of students. Method: The approach chosen in this study is a qualitative approach with analytical descriptive methods. Results:  shows that: First, the kiai leadership program consists of learning programs, training programs and practice in the field. Second, the implementation of the program is carried out by providing exemplary attitudes, providing motivation, and instilling positive behaviors, especially in the individuals of students. Third, internalization and contribution of kiai leadership by adhering to the values of honesty through, candid and objective speech impacts the attitudes and behaviors of saritri to be honest not manipulative, especially in entrepreneurship. Fourth, the impact is the growth of the spirit of independence of students through the management process of pesantren education to foster and realize the independence attitude and entrepreneurial skills of students. Fifth, program evaluation is carried out through non-attitude scale tests. Sixth, Inhibiting factors, there is a public view that pesantren are not to give birth to entrepreneurs but to produce scholars, the lack of resources (human and natural), equipment, raw materials and capital / finance pesantren, lack of partnership institutions and business capital pesantren. And the supporting factors, there are: support of facilities and infrastructure; support from kiai and ustadz for their students to become independent students; through education and training; The learning process from the pesantren experience that began with direct practical activities in the field students also wanted to follow in the footsteps of the founder kiai. Conclusion: Pesantren as an education provider has advantages compared to other educational institutions.
Core Ethical Values Pendidikan Karakter Berdasarkan Sumber Nilai Ajaran Islam Siti Nurmela; Hobir Asyari; Aan Hasanah; Bambang Samsul Arifin
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i4.6384

Abstract

This research is qualitative research using a library study method from various trusted references such as reputable journals, results of scientific conferences, and various other sources, and of course from the main sources of Islamic teachings, namely the Al-Qur'an and Hadith. The aim of this research is to examine and describe the core values ​​of character education based on Islamic teaching sources. The research results explain that in QS. Verse An-Nisa 9 explains the command to look after generations and not leave behind weak generations. Humans are born in a state of nature, but often due to human actions that nature changes, both due to internal and external factors. Therefore, the application of the core values ​​of character education which originate from Islamic teachings is very necessary so that students can consistently implement them in their daily lives. The core values ​​of character education based on Islamic teaching sources include character towards God Almighty, character towards oneself, character towards fellow humans, character towards the environment, character towards the nation, and other good characters completely and authentically to be applied in life. The results of this research also explain how core values ​​originating from Islamic teachings are internalized, assimilated and applied in educational character to maintain human nature and become the khaira of the ummah.
CHALLENGES OF USING TECHNOLOGY IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION LEARNING (Application of Flipped-Classroom in Class X PAI Subjects at SMA Plus Pagelaran Subang) Fitri Meliani; Dandy Sobron Muhyiddin; Uus Ruswandi; Bambang Samsul Arifin; Suzana Suzana
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 001 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i4.3536

Abstract

PAI material at various levels of high school has different characteristics compared to the levels below, namely in terms of content, weight, and deepening of the material both psychologically, philosophically, sociologically, and technologically. This article aims to discuss the use of flipped-classroom in PAI subjects at the high school level, to find out its implementation, disadvantages, advantages, and ethical issues that arise. The method used is qualitative with a descriptive approach. The data collected is from interviews with PAI class X teachers, based on interviews, it can be concluded that by using a flipped classroom, the advantage for PAI teachers is to become more skilled in the use of technology. Students are more independent and activate their time to study. But in the lack of flipped-classroom, teachers have become busier in preparing materials in the form of videos or oPPTsPT so that students can access them at home. As for students, their free time has become less. The challenge that arises is that PAI learning has long used the teacher center so that students can learn as well as get suri tauladan directly from the teacher's knowledge. Meanwhile, with flipped classrooms that use student center methods and technology, there are fewer opportunities for students to get knowledge transfer, value transfer, and character building from suri tauladan PAI teachers.
Co-Authors 2Ayub Ahmad FA AA Sudharmawan, AA Aan Hasanah Abdul Raup Abdullah, Asep Abdusalam, Agus Ace Nurasa Ace Nurasa Aceng Amrullah Aceng Amrulloh Achmad Fauzi Fauzi Adah Aliyah Adah Aliyah ADI ROSADI Aditya Firdaus, Muhammad Agus Abdussalam Agussalim, Rahman Ahmad Fauzi Zakaria Ahmad Firdaus Ahmad Hilman Ahmad Husni Hamim Ahmad Sarbini Ahmad Sayuti Ahmad Subarna Aisah, Heti Akhmad Faisal Alawi, Dindin Amar Amrullah Amarullah, Risal Qori Ambya, Rachanda Amet Amet Amirudin, Ja’far Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andewi Suhartini Andi Mappaenre Andi Saefulloh Anwar Andi Saefulloh Anwar Andri Irawan Andri Kusmayadi Andri Andri, Andri Kusmayadi andry setiawan Ani Fatimah Zahra Saifi Ani Ramayanti Ani Rindiani Anis Fahrurozi Anisa Wahyuni Annisa Mayasari Anwar, Andi Saefulloh Apap Nazihah Arif Maryadi Arif Rahman Hakim Arif Rahman Hakim Arifudin, Muhammad Irfan Asep Abdullah Asep Bahria Asep Nursobah, Asep Asep Saepulmillah Asep Sopian Asep Sumarna Asep Supriyadi Asep Supriyadi Asy'ari, Asy'ari Asyari, Hobir Asy’ari Atik Rosanti Atik Rosanti Awaliyah Fitri, Sofia Ratna Ayub Ahmad FA Aziz, Asep Abdul Badrudin Badrudin Bambang Qamaruzzaman Basuki Bayu Bambang Nurfauji Ceceng Ahmad Cucu Munawaroh D Abdul Kohar Dadun Abdul Kohar Dafik Sahal, Yosep Farhan Dandy Sobron Muhyiddin Dandy Sobron Muhyiddin Darojat, Jajat Daryaman, Daryaman Dayudin, Dayudin Dede Ahmad Ramdani Dede Ahmad Ramdani Dede Ramdani Dede Sutisna Deden Kurnia Adam Deden Kurnia Adam Dedi Junaedi Dedi Junaedi Deni Tata Kusuma Deny Setiawan Dian Wildan Diansyah Permana Didi Mulyadi Didih Syakir Munandar Didih Syakir Munandar Dindin Alawi Dindin Jamaluddin Dindin Jamaludin Dodo Murtado Dodo Suhada Dodo Suhada Ebi Nabilah Ega Rahmat Pauzi Eko Budi Prasetyo Elly Zumailah Elva Siti Fatimah Enoh enoh Enoh Erni Susilawati Erwin Muslimin Euis Erha Rohmah Euis Komala Euis Latipah Fachmi Farhan Fadillah, Raden Muhammad Yasin Fahad Abdusomad Fahri, Muhammad Raja Iqbal Fahrurozi, Anis Fardan Abdul Basith Fathurahman Fathurrahman Fatimah, Ima Frima Fauzan, Mochammad Naufal Fazryansyah, Fiqih Feri Rustandi Fikri Audah NSY Fikri Rafsanjani, Mohammad Fiqih Amrullah Fiqih Amrullah Fiqih Fazryansyah Firdaus, Janatun Fitri Meliani Fitri Meliani, Fitri G. Ginanjar Masruri Galih Permana Galih Permana gozali Gunawan, Jujun Habibi, Riki Habibie, Dienha Hadiansyah Haditsa Qur'ani Nurhakim Hafidin Nurhadi hafidin nurhadi Hammam Fauzi, Ibnu Abdillah Harkit Rahmawati Herdian Kertayasa Hermawan, A. Heris Herniawati, Ani Heru Nugraha Heti Aisah Hidayatullah, Ajat Syarif Hilman Rasyid Hinggil Permana Hisny Fajrussalam Hobir Asyari Husen Ali Badri Iin Nurjannah Ikhwan Nugraha Ilham Agustian Widia Yusuf ilmi, irpan Ilyas Rohili Imam Fauji, Imam Imroatus Solihah Indah Wahyu Ningsih Indriana, Nina Ipan Suparman Iqbal Anggi Yusuf Irawan Irawan Irawati, Dini Irvan Destian Irwan Ruswandi Ismail, Shalahudin Isnan Rojibillah Isnan Rojibillah Isti Khomah Isti Khomah Iwan Hermawan Iwan Sanusi Jaja Jahari Jaja Jahari, Jaja Jamilah, Juliani Juhana, Hendri Kameswara, Dhika Kardi Kardi Karman Karman karman karman Khambali, Khambali Komala, Ela Kurnia, Asep Kusuma, Deni Tata Lala Tansah Lelly Robiatul Adawiyah Lilis Sholihah Lilis Sholihah Lisnawati, Unung Luthfi Fauziyyah Nur’aiini M. Shalahuddin M. Shalahuddin Mada Sumringah Mada Sumringah Sari Mahmud Mahmud Mahmud Mahmud Maman Maman Mamun Zahrudin Marlina, Yuli Marlina, yuli Masruri, G. Ginanjar Maulidya Makalao, Dwi Ajeng Mauzifa Mayasari, Annisa Miftahul Fikri Mileandi Indra Regina Miswan Ramdani Moh Yusup Saepuloh Jamal Moh. Hifzul Muiz Mohamad Erihadiana, Mohamad Mohamad Sabarudin Mohamad Yamin Mohammad Aqil Baihaqi Mohammad Yamin, Mohammad Muaz Muaz Muflikhun, Muflikhun Muh. Hasan Marwiji Muhamad Fajri Faresi, Gilang Muhamad Mugni Sahid Muhamad Rizka Saomi Muhammad Aditya Firdaus Muhammad Ali Muhammad Fasya, Nizar Muhammad Heri Numaeri Muhammad Hilmi Maulana Al-Arief Muhammad Miqdad Arromy Muhammad Muhammad Muhammad Rakha Fauzan Muhammad Ridho Abdul Rozaq Muhammad Sufyan As-Tsauri Muhammad Syauqi Mubarok Muhammad Syauqi Mubarok, Muhammad Syauqi Muhammad Tisna Nugraha, Muhammad Tisna Muhammad, Giantomi Muhibbin Syah Mukti, Saepul Mulyawan Safwandy Nugraha Mulyawan Syafwandy Nugraha Mumu Zainal Mutaqin Munadi Munadi Munawaroh, Cucu Muslikhin Mutawakil Husaini, Qudsi N. Fitri Amaliya Nada Nabila Az-Zahra Nadia Kurnia Fauzia Nadia Kurnia Fauziah Najili, Hakin Nazihah, Apap Nia Kurniasih Nia Rosita Nina Napisah Nina Nurmila Nina Nurmila Ningsih, Indah Wahyu Ni’mawati Ni’mawati Nok Nasibah Noorchasanah Nopri Dwi Siswanto NSY, Fikri Audah Nur Fatimah Nur Hidayat Nur Hidayat Nur Hidayat Nurasa, Ace Nurfauji, Bayu Bambang Nurhakim, Aam Nurhasan Nurhasan Nurjaman, Irman Nurobiyanto Nurti Budiyanti Pahrizal Pahrizal Palah Palah Palah Qiqi Yuliati Zaqiah, Qiqi Yuliati Qomaruzzaman, Bambang Qomusuddin, Ivan Fanani Qudsi Mutawakil Husaini Qur'ani Nurhakim, Haditsa R Marfu Muhyidin Ilyas R. Rofiani Rachanda Ambya Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahman, Adun Rahman, Asep Andi Ramadhana, Ari Ramdani, Ibnu Laksana Aulia Ratu Utami Raup, Abdul Rida Nurfarida Ridho Budi Utomo Ridwan Fauzi, Muhammad Rifki Abadullah Rifqi Rohmatulloh Rista Erika Riyan Nuryadin Roby Salim Rofiani, R Rohimah, Elis Roman Tsarev Ropi Fahmi, Dede Rosita, Nia Rulia Ruskandar, Acep Ruswandi, Uus Sahliah Sahliah Sahliah Sahliah Sahliah Sahliah, Sahliah Said Harismansyah Sally Badriya Hisniati Salmani, Siti Mimbi Sam'un Sapitri, Wina Sarah Nofis A’raaf Sari, Yuni Purnama sarwo edy Satria Wiwaha, Rizzaldy Setiabudi, Dede Indra Shalahudin Ismail Shalahudin Ismail Ismail Shopiah Syafaatunnisa Sibaweh, Imam Siti Latifah Siti Mimbi Salmani Siti Nurmela Siti Nurmela Siti Rodiah Siti Rosyidah Solehuddin Syaf Solihin Solihin Solihin, Solihin Sugiana, Yusuf Suhana Suhendri Suhendri Sumarta Supian, Yayan Supiana Supiana Suzana Suzana Syaf, Solehudin Syafaatunnisa, Shopiah Syah, Muhibbin Tamlekha, Tamlekha Taofik Andi Rachman Tarsono Tarsono Tarsono Tarsono Tatang Muh Nasir Tb. Ahmad Mahdi Tedi Priatna Teguh Hariyanto, Teguh Teti Muliawati Teti Muliawati Thoha, Anis Malik Titin Sa’diah Ulfiah Ulfiah Ulfiah Ulfiah Unung Lisnawati USWATUN HASANAH Uus Ruswandi Uus Ruswandi Uus Ruswandi Uus Ruswandi Uus Ruswandi Uwoh Saepuloh Wahyudin Wahyudin Wanayati, Sri Wawan Purnama Wawan Ridwan Wawan Ridwan Wemama, A-eshah Wendi Saepul Mikdar Wicaksono, Mochammad Jiva Agung Widia Yusuf, Ilham Agustian Wildan Baihaqi Wildan Mahmudin Willy Alawiah Yanti Amali Afifah Yanti Nurdiyanti Nurdiyanti Yanto Maulana Restu Yasykur, Luthfi Yayah Khoeriyah Yayan Supian Yeni Nuraini Yosep Farhan Dafik Sahal Yuli Supriani Yuli Supriani Yuliana M.Pd.I Yuliana Yuliana YULIANI Yuni Purnama Sari Yusuf Hidayat Yusuf Sugiana Yusuf, Iqbal Anggia Zahrudin, Mamun