Articles
INTEGRASI MODEL TGT DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS 3
Rahmatika, Difa;
Fakhriyah, Fina;
Saputra, Rizky Oktavian
JP2MS Vol 9 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jp2ms.9.2.252-265
Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran yang mengintegrasikan model Team Games Tournament (TGT) dalam pembelajaran berbasis proyek guna meningkatkan keaktifan belajar matematika siswa kelas 3. Permasalahan yang menjadi dasar dari penelitian ini adalah kurangnya keaktifan belajar siswa di kelas dalam pembelajaran matematika sehingga berdampak pada motivasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas 3B di SD Negeri 1 Barongan yang berjumlah 32 siswa, dengan 17 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Objek dari penelitian ini adalah keaktifan belajar siswa setelah diterapkan pembelajaran berbasis proyek yang terintegrasi model TGT. Teknik penggumpulan data dari penelitian ini melalui observasi berkala dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi awal prasiklus, keaktifan belajar siswa sebesar 49,76%. Kemudian setelah diterpakan model TGT dalam model pembelajaran berbasis proyek pada siklus 1, keaktifan belajar meningkat menjadi 70.47%% dan di akhir siklus II keaktifan belajar siswa menjadi 80,16%. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi model TGT dalam pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas 3 SD dalam pembelajaran matematika. Dengan demikian, integrasi model ini dalam pembelajaran berbasis proyek terbukti efektif dalam meningkatkan interaksi siswa dan keterlibatan aktif mereka dalam proses pembelajaran sehingga dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar.
PENERAPAN MODEL TGT BERBANTUAN MEDIA PADIDAS TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SD
Nadia, Sarifa;
Riswari, Lovika Ardana;
Fakhriyah, Fina
INSPIRAMATIKA Vol 11 No 2 (2025): Inspiramatika: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Matematika, July-Decem
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Islam Darul Ulum
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52166/inspiramatika.v11i1.9884
The lack of application of learning models and media makes students less active when participating in learning activities. The lack of student activity during learning activities makes students less able to understand the material, resulting in low students' mathematical concept understanding ability. The purpose of this study was to determine the difference in the average value of students' mathematical concept understanding ability before and after using the TGT model assisted by PADIDAS media. This study is a quantitative pre-experimental study with a one group pretest-posttest design. The study was conducted at SD 4 Troso with a sample of 30 fourth grade students. In this study, data collection techniques used tests, interviews, observations and documentation and data analysis techniques used normality tests and hypothesis tests with the Paired Sample T-Test test. The results of the Paired Sample T-Test test obtained a Sig. (2-tailed) value of 0.000 <0.05 so that Ha was accepted and Ho was rejected. From these results it can be concluded that there is a difference in the average value of understanding mathematical concepts before and after using the TGT model assisted by PADIDAS media.
Empowering Elementary School Teachers Based on Digital Literacy To Develop TPACK Skills
Fakhriyah, Fina;
Masfuah, Siti;
Pratiwi, Ika Ari;
Rondli, Wawan Shokib
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v14i3.20342
Background: Integrasi teknologi informasi dalam bidang pendidikan memiliki peran penting sebagai pendamping guru dalam melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar. Selain itu perlunya pengetahuan TPACK kepada guru perlu dikembangkan, karena integrasi antar kemampuan pedagogi, konten materi dan teknologi sangat diperlukan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis literasi digital untuk pengembangan keterampilan TPACK guru di SD 3 Peganjaran, meningkatkan kompetensi dan keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis literasi digital untuk pengembangan keterampilan TPACK guru di SD 3 Peganjaran, dan guru mampu menyusun dan mengembangkan media pembelajaran berbasis literasi digital untuk pengembangan keterampilan TPACK guru di SD 3 Peganjaran. Metode: pelaksasnaan kegiatan menggunakan teknik Service Learning. Teknik ini guru diajak untuk aktif, kreatif dan inovatif dalam merancang dan membuat pendampingan merancang media pembelajaran berbasis literasi digital. Kegiatan dilakukan dengan memberikan pendampingan dan pelatihan interaktif dengan studi kasus, tanya jawab, diskusi, curah pendapat, ide, praktik pembuatan produk dan observasi lapangan dengan mitra. Hasil: Hasil kegiatan PKM ini berupa pengembangan media pembelajaran berbasis literasi digital dan diaktifkan dalam penerapannya untuk mengembangkan keterampilan TPACK guru sehingga memberikan hasil yang optimal pada proses pembelajaran di sekolah, produk media pembelajaran berbasis literasi digital diterapkan secara terprogram dan produktif oleh guru. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kompetensi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) para guru. Kesimpulan: Guru tidak hanya memperoleh keterampilan teknis (Technological Knowledge) dalam mengoperasikan platform Quizizz, tetapi juga mampu mengintegrasikannya dengan pemahaman pedagogis (Pedagogical Knowledge) dalam merancang evaluasi yang menarik, serta menyesuaikannya dengan materi terbuka (Content Knowledge).
EDUKASI PERSIAPAN KELUARGA BERENCANA METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III
Fakhriyah, Fakhriyah;
Wasilah, Siti;
Noor, Meitria Syahadatina;
Putri, Andini Octaviana;
Ulhaq, Diva Dhiya;
Salsabila, Theodolita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20132
Abstrak: Indonesia negara ke-4 di dunia dengan estimasi jumlah penduduk terbanyak yaitu 277 juta jiwa. Kebijakan pemerintah dalam mengatasi hal tersebut melalui program keluarga berencana dengan prioritas MKJP. Angka capaian MKJP di Kabupaten Banjar masih rendah yaitu hanya 4,70%. Di Puskesmas Martapura Barat angka MKJP belum mencapai target yaitu 3,78. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui edukasi persiapan KB MKJP. Metode pengabdian dengan memberikan edukasi persiapan KB MKJP pada ibu hamil. Sasaran adalah ibu hamil yang berkunjung ke Posyandu Harapan desa Keliling Benteng Utara sebanyak 25 orang. Sebelum dilakukan edukasi dilakukan pretest terlebih dahulu, kemudian dilakukan edukasi menggunakan media video. Setelah itu, diberikan posttest untuk mengevaluasi pengetahuan ibu hamil. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan edukasi pada ibu hamil sebanyak 32%. Kesimpulan terdapat perbedaan pengetahuan ibu hamil tentang MKJP sebelum dan sesudah dilakukan edukasi menggunakan media video. Rekomendasi untuk petugas Kesehatan dapat memberikan edukasi menggunakan media yang menarik seperti video dalam penyuluhan agar mudah dimengerti oleh masyarakat.Abstract: Indonesia is the 4th country in the world with an estimated population of 277 million. The government's policy in overcoming is through a family planning program with the priority is LAPCMs. The achievement rate of LAPCMs in Banjar Regency is still low, which is only 4.70% and 3.78 At Martapura Barat Health Center. This service purpose to increase the knowledge of pregnant women through education on the preparation of LAPCMs family planning. The service’s method by providing education on the preparation of LAPCMs family planning to pregnant women. The target is pregnant women who visit Posyandu Harapan in Keliling Benteng Utara village. Before the education, a pretest was conducted first, then education was carried out using video media. After that, a posttest was given to evaluate the knowledge of pregnant women. The result is that there is an increase in knowledge before and after education for pregnant women. The conclusion there is a difference in the knowledge of pregnant women about LAPCMs before and after education using video media. Recommendations for health workers can provide education using interesting media such as videos in counseling which is easily understood by the community.
The Effectiveness of a Technological Pedagogical Content Knowledge Based Somatic, Auditory, Visual, Intellectual Learning Model in Developing Self Regulated Learning Among Pre-Service Elementary Teachers
Fakhriyah, Fina;
Masfuah, Siti;
Prestoza, Mark Jhon R.;
Meidina, Putri Alifia Nur
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 13, No 4 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jpsi.v13i4.49340
Self-regulated learning is a crucial competency that pre-service elementary teachers must possess, particularly in the face of the challenges of education in the digital era. This study aims to: (1) analyse the level and development of students' self-regulated learning (SRL), and (2) test the effectiveness of somatic, auditory, visual, and intellectual learning models based on technological pedagogical content knowledge in improving SRL. This study used a quasi-experimental design with an unequal control group. The sample consisted of 143 students in the Biophysics course. Data were collected through pre- and post-tests and an SRL questionnaire, and then analysed using paired sample t-tests and n-gain tests. The results showed a significant increase in SRL scores in the experimental group (gain = 12.7; p = 0.002), while the control group showed no significant changes. Although there was no significant difference in the final learning outcome scores, the technological pedagogical content knowledge (TPACK)-based somatic, auditory, visual, intellectual (SAVI) learning model was proven to be effective in improving SRL components, particularly in the application of learning strategies and planning. This study recommends the use of the SAVI learning model based on TPACK in pre-service teacher education
Penguatan Literasi dalam Pembelajaran dengan Optimalisasi Media Melalui Lesson Study
Masfuah, Siti;
Fakhriyah, Fina;
Pratiwi, Ika Ari;
Amaliyah, Fitriyah
Jurnal Muria Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24176/jmpm.v2i2.15493
Implementasi kurikulum merdeka seharusnya mengakomodir guru dan siswa bebas melaksanakan pembelajaran sesuai karakteristik sesuai koridor undang-undang yang berlaku, namun hal itu membuat sebagian guru mengalami kesulitan dalam implementasinya, diantaranya terkait pemenuhan kebutuhan media pembelajaran sesuai karkateristik siswa. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pelatihan interaktif dan pendampingan pembuatan skenario pembelajaran berbasis lesson study guna menghasilkan media pembelajaran interaktif berbasis literasi yang mampu membantu guru dalam memaksimalkan pembelajaran deferensiasi. Kegiatan pengabdian IbM bertujuan memberikan pendampingan pembuatan skenario pembelajaran berbasis lesson study guna menghasilkan media pembelajaran interaktif berbasis literasi yang mampu membantu guru dalam memaksimalkan pembelajaran deferensiasi yang dimulai dengan 1) analisis kesulitan guru dalam penerapan kurikulum merdeka, 2) pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis literasi untuk pembelajaran deferensiasi, 3) follow-up, 4) implementasi media dalam pembelajaran tematik di SD 1 Bakalan Krapyak, 5) evaluasi kegiatan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini memberikan pendampingan dan pelatihan interaktif dengan studi kasus, tanya jawab, diskusi, curah pendapat, praktik pembuatan produk dan observasi lapangan dengan mitra. Hasil pengabdian menunjukkan guru mampu membuat media pembelajaran IPA dan matematika melalui proses lesson study.
Case Study of Improving Reading and Writing Literacy Skills of Grade 2 Students
Umamah, Naila Farikhatun;
Fakhriyah, Fina;
Santoso, Denni Agung
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 42 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpp.v43i1.31783
The purpose of this study is to describe the teacher's strategies applied in improving the literacy skills of second-grade students of Muhammadiyah Birrul Walidain Elementary School, Kudus. Literacy is a comprehensive ability that aims for students to understand various fields and apply knowledge in everyday life. This study uses a qualitative method with a case study approach. The research subjects were second-grade teachers and second-grade students of Muhammadiyah Birrul Walidain Elementary School, Kudus. Research data were obtained using observation, interviews and documentation techniques. The validity of the data in this study used several triangulation tests including source triangulation, technical triangulation and theory triangulation. Data analysis used an integrative model with the stages of data reduction, data presentation, drawing conclusions. The results of the study are divided into three stages of strategy, namely from the habituation stage there are four strategies that aim to get used to reading and writing, the development stage there are three strategies that aim to develop students' literacy skills, the learning stage there are three strategies that aim to always be interactive in the learning process through several interesting activities.
Efektivitas Penggunaan Video Animasi 3D melalui Model PBL terhadap Hasil Belajar Materi Sistem Pernapasan Manusia
Apriliya, Wiwik;
Fakhriyah, Fina;
Khamdun, Khamdun
FONDATIA Vol 10 No 1 (2026): MARET
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36088/fondatia.v10i1.6082
The low IPAS learning outcomes of Grade V students at SDN Purwokerto on the abstract topic of the human respiratory system, the limited use of contextual learning media, and the continued dominance of conventional teaching practices form the background of this study. This research aimed to analyze the difference in learning outcomes before and after the implementation of 3D animation videos through a Problem Based Learning (PBL) model and to measure its effectiveness. A quantitative approach was employed using a pre-experimental one-group pretest–posttest design involving 20 Grade V students. Data were collected through learning achievement tests, observation, and documentation, and were analyzed using a paired-sample t-test and N-Gain analysis. The results show an increase in the mean score from 51.4 on the pretest to 87.3 on the posttest, with the paired-sample t-test indicating a significant difference (p < 0.001) and an N-Gain score of 0.7451, categorized as high. These findings demonstrate that the use of 3D animation videos through the PBL model is effective in improving students’ IPAS learning outcomes on the human respiratory system topic. The study concludes that the application of 3D animation videos based on Problem Based Learning is not only effective in enhancing IPAS learning outcomes in elementary schools but also contributes to the development of technology-based IPAS instruction and provides recommendations for the systematic implementation of 3D visual media in contextual learning.
Pengaruh model pembelajaran discovery learning berbantuan media replika simulasi bencana terhadap hasil belajar siswa SD
Rikhayana, Nur Aini;
Fakhriyah, Fina;
Ratnasari, Yuni
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/collase.v9i2.28853
The learning process carried out monotonously can cause low student learning outcomes. This is evidenced by the conditions at SD Negeri Tambahmulyo 01 where the average student learning outcomes obtained were 73% which is classified as low in the subject of science. The discovery learning model assisted by simulation replica learning media in learning that requires students to be active in learning by finding and investigating solutions to a problem so that results will be obtained that last a long time in memory. This study was conducted to test the hypothesis (1) There is a difference in the average student learning outcomes before and after the use of the Discovery Learning learning model assisted by disaster simulation replica learning media, (2) there is an increase in learning outcomes obtained by students with the use of the Discovery Learning learning model assisted by disaster simulation replica learning media. This study was conducted at SD Negeri Tambahmulyo 01 with a sample of 23 fifth grade students. This study used a quantitative Pre-Experimental research method with a One Group Pretest-Posttest research design. The data collection techniques used were observation, interviews, tests, and documentation. The data analysis techniques used were normality test, Paired Sample T-test, and N-Gain test. Keywords: Discovery Learning, Learning Outcomes, Disaster Simulation Replica Media
KORELASI ANTARA MINAT BELAJAR IPAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR
Wicahyani, Serly Eka;
Yulianti, Aulia Ananta;
Alyaningrum, Dia;
Fakhriyah, Fina;
Aditia Ismaya, Erik
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36636/primed.v6i1.7559
Kajian ini dilaksanakan guna mengevaluasi sejauh mana keterkaitan antara minat belajar peserta didik dancapaian akademik mereka pada pelajaran IPAS pada siswa kelas 3 di SD Negeri 1 Bae Kudus. Pendekatan kuantitatifdengan metode korelasional dipergunakan untuk menguji hubungan antara kedua variabel tersebut. Sampel penelitianberjumlah 20 siswa yang dipilih secara purposif. Dalam mengumpulkan data dijalankan dengan angket minat belajarmemakai skala Likert dan dokumentasi nilai tes harian IPA. Hasil uji normalitas (Shapiro-Wilk) dan linearitasmemperlihatkan jika data berdistribusi normal serta ada keterkaitan linier antara variabel. Hasil analisis memakaikorelasi Pearson memperlihatkan jika nilai koefisien korelasi (r) senilai 0,976 dengan tingkat sig. 0,000 (p < 0,01), yangmengindikasikan ada nya korelasi positif yang sangat kuat diantara minat belajar siswa dan hasil belajarnya. Temuanini memperkuat pemahaman bahwa minat belajar mempunyai kontribusi yang signifikan dalam mendorongpeningkatan prestasi akademik siswa. Berdasarkan hal tersebut, kajian ini merekomendasikan pentingnya penerapanstrategi pembelajaran yang inovatif guna menumbuhkan dan memperkuat minat belajar siswa, terutama padapelajaran IPA.