p-Index From 2021 - 2026
27.022
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Kertha Semaya Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Media Komunikasi FPIPS Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Jurnal Pendidikan Humaniora Media Komunikasi Geografi Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED PIONIR: Jurnal Pendidikan Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Palapa: Jurnal Study Keislaman dan Ilmu Pendidikan POLYGLOT Yupa: Historical Studies Journal Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Istiqro' Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) AT-TA`DIB Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Research and Evaluation International Journal of Community Service Learning Journal of Education Action Research International Journal of Elementary Education Mimbar Ilmu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Widya Balina :Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Kappa Journal Thinking Skills and Creativity Journal Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Jurnal PORKES Unnes Law Journal Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Paedagogy Jurnal Darma Agung Studies in Philosophy of Science and Education Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan GANESHA CIVIC EDUCATION JOURNAL Jurnal Komunitas Yustisia Indonesian Values and Character Education Journal JURNAL PENDIDIKAN DASAR FLOBAMORATA Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Didaktika: Jurnal Kependidikan Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Jurnal Pendidikan PKn Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Cokroaminoto Journal of Primary Education International Journal of Social Science SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Journal for Lesson and Learning Studies Jurnal Ekonomi Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan JURNAL PENDIDIKAN IPS Wijayakusuma Law Review Jurnal Locus Delicti COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Indonesian Journal of Research and Educational Review (IJRER) Education and Counseling Journal International Journal of Applied Science and Sustainable Development (IJASSD) Indonesian Journal of Instruction Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Prisma Sains: Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Indonesian Research Journal on Education The Es Economics and Entrepreneurship Jurnal Ilmu Hukum Sui Generis PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Walada: Journal of Primary Education Blantika : Multidisciplinary Journal Global Education Trends Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Pratama Widya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Ekuitas Jurnal Pnedidikan Ekonomi Presidensial: Jurnal Hukum, Administrasi Negara, Dan Kebijakan Publik JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Journal of Media, Sciences and Education MIMBAR PGSD FLOBAMORATA Lensa Pendas Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Unnes Law Journal : Jurnal Hukum Universitas Negeri Semarang
Claim Missing Document
Check
Articles

MENINGKATKAN MINAT LITERASI BACA TULIS DENGAN MULTIMEDIA ANIMATION TEXT QUESTION SOUND BERBASIS CERITA RAKYAT NUSANTARA (ANCAK) L.P.S. Maharani; I.W. Lasmawan; I.G. Margunayasa
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 8 No 1 (2024): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v8i1.3107

Abstract

Minat literasi baca tulis yang rendah menyebabkan rendahnya ranking Indonesia dalam hal literasi. Hal ini disebabkan kurangnya media literasi yang memadai dan inovasi guru dalam memerhatikan kemampuan literasi siswa. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan multimedia berbasis cerita rakyat Nusantara yang valid, praktis dan efektif meningkatkan minat literasi baca tulis siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analys, Design, Development, Implementation, Evaluation. Data penelitian dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dokumentasi, rating scale, dan angket. Data diperoleh dengan memberikan pretest dan posttest pada subjek. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SD Negeri 8 Banjar Anyar yang berjumlah 32 siswa. Data utama dianalisis dengan metode persentase dan paired sample t-test. Desain penelitian ini adalah one group pretest posttest. Hasil penelitian pengembangan ini berupa (1) cerita rakyat nusantara yang dikemas menjadi sebuah multimedia digital untuk meningkatkan minat literasi baca tulis siswa di kelas III sekolah dasar diproses dengan menggabungkan beberapa objek, seperti gambar, teks, video, grafik, dan musik yang dikemas menjadi sebuah multimedia berupa video, (2) Tingkat validitas isi multimedia berbasis cerita rakyat mendapat hasil rata-rata 96% sehingga dinyatakan validitas isi sangat tinggi. (3) Hasil analisis kepraktisan respons guru dan respons siswa mendapat skor rata-rata 95% sehingga dinyatakan validitas sangat baik, (4) Hasil analisis efektivitas multimedia berbasis cerita rakyat memperoleh hasil 0,00 < 0,05, artinya produk signifikan terhadap peningkatan minat literasi baca tulis siswa kelas III SD Negeri 8 Banjar Anyar setelah belajar menggunakan multimedia berbasis cerita rakyat.
PENINGKATAN LITERASI MELALUI E-MODUL PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA N.L.P.J. Dewi; I.W. Lasmawan; I.G. Margunayasa
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 8 No 1 (2024): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v8i1.3243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rancang bangun E-Modul Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang layak, praktis dan efektif untuk literasi membaca dan menulis siswa kelas 1 sekolah dasar. Subjek yakni 2 ahli materi, 2 ahli media pembelajaran, 1 guru kelas satu, 2 guru kelas dua dan 28 siswa kelas satu di SD No. 2 Dalung. Model pengembangan yakni ADDIE. Metode dan instrumen pengumpulan data yakni kuesioner untuk mengetahui kelayakan E-Modul berdasarkan ahli materi dan ahli media pembelajaran, kuesioner untuk mengetahui kepraktisan E-Modul berdasarkan praktisi guru, serta tes membaca dan menulis untuk mengetahui efektifitas E-Modul. Teknik analisis data yang digunakan untuk kelayakan dan kepraktisan yaitu skor angket diubah dalam bentuk persentase kemudian pengambilan keputusan dilakukan menggunakan konversi PAP skala 5, sedangkan untuk efektivitas menggunakan paired sample t-test. Hasil dari penelitian yaitu: (1) Rancang bangun terdiri atas cover, pengantar, relevansi proyek, tujuan, alur, target, dimensi, perkembangan sub-elemen per fase. Aktivitas 1- 2 untuk berlatih melenturkan pergelangan tangan siswa saat menulis dengan menarik garis, serta belajar menyebutkan dan menulis huruf alfabet. Aktivitas 3-4 untuk siswa belajar membaca dan menyusun huruf menjadi suku kata. Aktivitas 5-6 untuk siswa belajar menyusun huruf menjadi kata dan membacakannya didepan kelas. Aktivitas 7-8 untuk siswa belajar membaca dan menulis kata dari contoh sampah organik dan anorganik. Aktivitas 9 yakni pengolahan sampah anorganik, aktivitas 10 yakni pengolahan sampah organik, aktivitas 11 yakni penghijauan. Aktivitas 12-13 untuk siswa belajar membaca dan membuat kalimat ajakan hemat energi. Aktivitas 14 untuk siswa belajar membuat rangkaian kalimat untuk poster hemat energi. Aktivitas 15 yakni persiapan gelar karya, aktivitas 16 yakni gelar karya, biodata penulis dan penutup. (2) Kelayakan ahli materi yakni 85,2% (layak) dan ahli media pembelajaran 88,4% (layak). (3) Kepraktisan oleh guru diperoleh yakni 88,2% (praktis). (4) Terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan literasi membaca siswa, sebelum dan sesudah menggunakan E-Modul Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. (5) Terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan literasi menulis siswa, sebelum dan sesudah menggunakan E-Modul Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DILEMBAGA PENDIDIKAN : STUDI LITERATUR Wapa, Andi; Suastra, I Wayan; Lasmawan, I Wayan
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i2.4618

Abstract

Penelitian ini menjawab persoalan tentang manset kurikulum merdeka yang dianggap menjadi revolusi kurikulum yang tidak disukai oleh guru. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Lembaga Pendidikan terutama guru agar dapat merubah manset dari yang tidak mau berubah menjadi dapat beradaptasi. Penelitian ini dilakukan dalam studi literatur diberbagai sumber seperti buku, jurnal, surat edaran, serta sumber lainnya yang dapat memberikan informasi dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Adapun hasil dari penelitian berdasarkan sumber yang peneliti dapatkan Kurikulum merdeka dapat memberikan kebebasan kepada siswa dalam meningkatkan bakat dan minat sesuai dengan keahliannya. Selain juga diberikan kemerdekaan memilih keterampilan, juga dapat mengembangkan sesuai dengan keinginan siswa dalam memilih materi dan pengetahun. Bagi guru akan lebih mempermudah dalam mengembangkan materi karena disesuaikan dengan kampuan siswa. Guru sebagai fasilitator yang dapat membimbing dan mengarahkan siswa dalam belajar sehingga dapat mengakomudir pengetahuan yang ada pada dirinya.
PENDEKATAN PLURALISME AGAMA DALAM PENDIDIKAN DI INDONESIA: TANTANGAN DAN STRATEGI IMPLEMENTASI Walad, Muzakkir; Dewi, Ni Wayan Risna; Windayani, Ni Luh Ika; Mudana, I Wayan; Lasmawan, I Wayan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 3 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i3.3749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyoroti bagaimana pendekatan pluralisme agama dalam pendidikan akan memberikan gambaran komprehensif, mengkaji tantangan dan hambatan dalam menerapkan pendekatan pluralisme agama dalam pendidikan di Indonesia, serta menawarkan arah untuk tindakan selanjutnya dalam memperkuat kerukunan antarumat beragama dan membangun masyarakat yang lebih inklusif, toleran, harmonis dan berbudaya. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan observasi untuk mengumpulkan data yang mendalam mengenai pluralisme agama dalam pendidikan. Pembahasan dalam artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitik yaitu suatu metode penelitian yang menggabungkan elemen deskriptif dan analitis dalam menganalisis suatu fenomena atau masalah. Pendekatan tersebut menegaskan bahwa Indonesia, dengan keragaman agama yang kaya, menghadapi dinamika kompleks dalam interaksi antaragama. Meskipun ada tantangan, potensi untuk menciptakan masyarakat yang harmonis dan toleran tetap besar melalui pendekatan pluralisme agama yang inklusif. Berbagai metode dan strategi dalam pendidikan, seperti pengembangan kurikulum yang inklusif, penggunaan literatur yang mewakili berbagai agama, dan pendekatan dialogis, terbukti efektif dalam mempromosikan pluralisme agama. Beberapa rekomendasi yang mendukung pendekatan pluralisme agama dalam pendidikan mencakup integrasi kurikulum yang inklusif, pelatihan bagi guru dalam pendekatan dialogis dan pedagogis inklusif, penggunaan literatur yang mendukung keragaman agama, penguatan program ekstrakurikuler, kegiatan komunitas, perbaruan kebijakan pendidikan, dan kampanye publik.
Android-Based Educational Game Learning Media Containing Gending Rare Local Wisdom on Science Subjects for Grade 5 Elementary Schools Ni Made Milayani Suarningsih; I Gede Margunayasa; I Wayan Lasmawan
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v8i2.73609

Abstract

Android-based educational game media based on local wisdom, Gending Rare, is a solution to the problem of low student learning outcomes. This research aims to produce Android-based educational game learning media containing local wisdom of gending rare in science subjects for grade 5 elementary school. This research is development research using the ADDIE model. This model is divided into five steps, namely: (1) analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation, and (5) evaluation. The research results are; (1) Android-Based Educational Game Learning Media Containing Gending Rare Local Wisdom in Science Subjects for Grade 5 Elementary School in the form of an application that can be installed on a smartphone. (2) The validity test obtained the qualification "Very Valid and Suitable for use. (3) The practicality test obtained the qualification "Very Practical and Interesting”. (4) Based on the calculation of the pretest and posttest results with the correlated sample t-test, it is known that the average pretest value is 59.68 and posttest is 81.60 with a sig value. (2-tailed) less than 0.05. So, the Android-based educational game learning media containing local wisdom of gending rare in science subjects for grade 5 elementary school is valid, practical and effective in improving students' science learning outcomes. This research has implications for education as a solution media in responding to low student learning outcomes.
Team Game Tournament Cooperative Learning Model Based on Problem Solving Impact on Collaboration Ability and Learning Outcomes I Gusti Ayu Sri Trisna Dewi; I Wayan Lasmawan; I Gede Margunayasa
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v8i2.74368

Abstract

The low collaboration ability and learning outcomes of Pancasila Education are caused by the appropriate learning model and the learning method is still rote memorization. The purpose of this research is to determine the differences in student learning collaboration skills between groups of students taught with the TGT learning model and groups of students taught with the conventional learning model, differences in Pancasila education learning outcomes between groups of students taught with the TGT learning model and groups of students taught with conventional learning model, differences in collaboration skills and Pancasika education learning outcomes between groups of students taught using the TGT learning model and groups of students taught using the conventional learning model. This type of research is quasi-experimental research. The research design used was post-test only control group design. Data collection methods use test and non-test techniques. Data were analyzed using Manova. The research results showed that there was a significant influence of the problem-solving-based TGT learning model on collaboration skills and Pancasila Education learning outcomes. With the TGT learning model, students get direct learning experience so that learning is more interesting and can improve collaboration skills and student learning outcomes. From the data, it is recommended that teachers use the TGT learning model in teaching Pancasila education in elementary schools to improve collaboration skills and student learning outcomes.
Four Decades of Pop-up Book Media in Education: A Bibliometric Analysis Supriani, Ni Made; Lasmawan, I Wayan; Kertih, I Wayan
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 15, No 2 (2024): Edisi Oktober 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v15i2.85694

Abstract

This study aims to analyse the development and impact of pop-up book media in education over the past four decades, focusing on their effectiveness as pedagogical tools for enhancing learning experiences among young readers. A bibliometric analysis was conducted using data sourced from Scopus, examining 117 articles related to pop-up books and education. The analysis employed performance assessment and science mapping techniques to evaluate research contributions and relationships within the field. The findings reveal that pop-up books engage young readers through interactive, tactile, visual, and textual modalities, significantly improving reading literacy and comprehension. They have been effectively integrated into various subjects, including language and art, and have shown positive outcomes in enhancing creativity and cognitive abilities among children. However, challenges such as high production costs and limited accessibility remain. The study underscores the potential of pop-up books as effective educational resources, advocating for their broader implementation in early childhood education. It suggests that educators and curriculum developers should consider incorporating pop-up books to foster engagement and improve learning outcomes. This research contributes to the existing literature by providing a comprehensive bibliometric overview of pop-up books in education, highlighting their evolving role and the need for further exploration of hybrid learning tools that combine physical and digital elements.
ANALISIS KESIAPAN GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI SD NEGERI TAUBNENO Lakapu, Pifa A; Lasmawan, I Wayan; Suastra, I Wayan
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 Edisi Oktober 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v9i2.12251

Abstract

The independent learning curriculum is a new policy initiated by the government as one of the first steps in supporting the realization of national education goals, namely to make the nation's life smarter through liberating education. Teachers play an important role in both curriculum development and implementation. The aim of this research is to determine the readiness of Inpres Taubneno Elementary School teachers to implement the independent learning curriculum at Inpres Taubneno Elementary School. This type of research method is a qualitative-descriptive research method. The subjects in this research were teachers from grades 1 to IV and the principal of SD Inpres Taubneno. Data collection techniques in this research included interviews and documentation. This research shows that the teachers at SD Inpres Taubneno are ready to implement the independent learning curriculum. The teachers were prepared by attending offline workshops held at the school. Teacher preparation has not been optimal because they are still waiting for workshops to be held at schools for training in preparing teaching tools, but the independent learning curriculum has been implemented. The independent learning curriculum is implemented in stages so that the independent learning curriculum has been implemented in grades I and IV. The implementation of the independent learning curriculum at Inpres Taubneno Elementary School is known as the independent learning curriculum. From the results of this research, it can be concluded that the teachers at SD Inpres Taubneno are ready to implement the independent learning curriculum at school. However, the preparation of teachers at Inpres Taubneno Elementary School has not been optimal because Inpres Taubneno Elementary School teachers are still in the preparation stage.
THE INDEPENDENT CURRICULUM IN EDUCATIONAL THEORY REVIEW: CHALLENGES AND SOLUTIONS Mustakim, Mustakim; Suastra, I Wayan; Lasmawan, I Wayan
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 Edisi Oktober 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v9i2.12391

Abstract

This research aims to: 1) Analyze the understanding and implementation of the concepts and basic principles of the Independent Curriculum within the context of existing educational theories; 2) Identify the main challenges in educational theory related to the implementation of the Independent Curriculum at the elementary education level; and 3) Evaluate and formulate proposed solutions in educational theory to address the challenges of implementing the Independent Curriculum at the elementary education level. This study employs literature research and case study methods to evaluate the implementation of the Independent Curriculum. The literature research design includes source identification, critical analysis, synthesis of findings, and conclusion drawing. The case study design involves selecting four public elementary schools in the village of Sukarara, data collection through interviews, classroom observations, and document analysis. The results indicate that: 1) Educators have a good understanding of the Independent Curriculum as a flexible curriculum that integrates local wisdom and encourages active student engagement. However, field implementation reveals a gap between theoretical understanding and practice, caused by limited training and resources; 2) The main challenges identified include teacher readiness, availability of educational resources, and administrative support. Many teachers feel unprepared to adopt more innovative and flexible teaching approaches. Additionally, limited resources such as teaching materials and technology pose significant barriers, especially in remote areas. Insufficient policy and administrative support at schools also act as impediments; and 3) Proposed solutions to address these challenges include ongoing professional training and development for teachers, provision of adequate educational resources, and flexible policy support. Enhancing community and parental involvement in the educational process is also considered important for creating a more inclusive and supportive learning environment. The implications of these findings are expected to provide guidance for policymakers and educational practitioners in effectively implementing the Independent Curriculum at the elementary education level.
The Problems and Dilemmas of Implementing the MBKM Curriculum Education Study Program in the Social Science in the Lombok Region Hanapi Hanapi; I Wayan Lasmawan; I Gusti Putu Suharta
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v13i2.1114

Abstract

The implementation of the merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) curriculum in education study programs at private universities in the social sciences cluster in Lombok is still facing various problems and dilemmas, even though the government has established regulations and guidelines for its implementation. This study aims to identify the challenges of implementing the MBKM curriculum in private tertiary education study programs within the IPS (Social Sciences) family in Lombok. It also seeks to analyze and elaborate on the dilemmas that arise during its implementation. The study utilizes a qualitative method by combining two types of methods, namely library research (literature review) and field study. The findings of this study indicate a lack of budgetary support from most institutions, including insufficient competence and concern among lecturers, resulting in a low level of student interest in the implementation. On the other hand, the dilemma faced in its implementation is that the curriculum and academic culture are primarily developed internally within tertiary institutions, while externally, there is a scarcity of partner institutions that share the same vision as the business world and industry within the context of the social sciences field.
Co-Authors ., I Made Sukaya ., I Wayan Doni ., Komang Satria Wibawa A.A. Ketut Agung Cahyawan W A.A.I.P. Ari A.A.R. Paramitha Abdul Rahman Abed Nego Tampubolon Adi Winata, I Made Oka Afnan, M. Agata, Febriella Happy Agus Rofi’i Agwe Sheling Dranisa Ahmad, Zaqinah Aiman, Ummu Amalia Puspayanti ANAK AGUNG GDE ANOM SEPARSA . Anak Agung Istri Ngurah Marhaeni Anak Agung Nia Trisilya Anak Agung Sri Haryanti Anantawikrama Tungga Atmadja Andari, Ni Wayan Puji Andi Wapa Andriadi Andriadi Andriadi Andriadi Angga Mahendra, Putu Ronny Antara, I Gede Wahyu Suwela Anto, Ruli Apriani, Luh Ari, Ida Ayu Nyoman Maye Denia Arianti, Ni Nyoman Sri Aridiantari, Putu Ariestu, I Putu Dwika Arini, Ni Putu Piki Pia Artanayasa, Wayan Asthadi Mahendra Bhandesa, Asthadi Mahendra Astiti - Astiti, Ni Nyoman Sari Astuti, Ni Made Ignityas Prima Atiaturrahmaniah Atiaturrahmaniah Ayu Ngurah Trisna Widya N, I Gusti Ayu Swandewi Baiq Aryani Novianti Cintya Dewi Claudia Magdalena Ritonga D.B. Sanjaya Defa Defa, Defa Desak Gede Suryawati Desak Gede Twelva Wiryani Desak Putu Parmiti Dewa Bagus Sanjaya Dewa Gede Sudika Mangku Dewa Nyoman Wija Astawa, Dewa Nyoman Wija Dewi , Ni Luh Putu Santika Dewi, Kadek Ayu Permana Dewi, Luh Kadek Ari Krisna dewi, Ni Ketut Dessy Fitri yanti DEWI, NI PUTU ELLYS SUCITHA Dewi, Ni Wayan Risna Dewi, Patricia Komang Ayu Asmara Dharma Tari, I Dewa Ayu Eka Purba Dhea Adela Dina Apriana - Dranisa, Agwe Sheling Drs. I Wayan Mudana,M.Si. . Dukha Yunitasari Durasa, Helfra Dwisukamsurya, P.Md.Desy E. Susanto EDI SAPUTRA Edi Saputra Edwin Edwin Eka Junaidi Elizabeth Prima Erdi Guna Utama Ester, Kartini Eva Zulfa Ariyani Febriyanto, Budi Fernando Tobing Firmansah Koesyono Efendi G.K. Mantra Gazali Gazali Gede Hendri Ari Susila Gede Kamardana Gede Metta Adnyana Gelgel Anom Sarwa Adi Widagda, I Nyoman Gunada, I Wayan Agus GUSTI AYU ARTATIK . Gusti Ayu Gita Cemara Gusti Komang Ngurah Wiratama Hanapi Hanapi Hanifah Hanifah Haris, Iyus Akhmad Hasyda, Suryadin Hela Anggraini Hela Anggraini Hermayuni, Ni Made Tri Dhana Hidayat Hidayat Husin, Vivi E. R Husnul Mukti I Gede Astra Wesnawa I Gede Margunayasa I Gede Ratnaya I Gede Suardana I Gusti Agung Ayu Lily Purnami I Gusti Ayu Ngurah Trisna Widya N I Gusti Ayu Ngurah Trisna Widya Ningrum I Gusti Ayu Sri Trisna Dewi I Gusti Ayu Sundari Meyanti I Gusti Ketut Arya Sunu I Gusti Ngurah Santika I Gusti Putu Suharta I Gusti Putu Suharta I Kadek Arta I Kadek Tediana Saputra I Ketut Suparya I KT GD ADI TRISNA SUGARA . I M. Diartawan I MADE ADI WIRANATA . I Made Aditya Dharma I Made Aditya Dharma I Made Aditya Dharma I Made Ardana I Made Astra Winaya I Made Astra Winaya I Made Candiasa I Made Gunamantha I Made Hendra Sukmayasa I Made Oka Adi Winata I Made Pasek Anom Sarwa Adi Wisesa I Made Pasek Anom Sarwa Adi Wisesa I Made Satyawan I Made Subandi I MADE SUJANA . I Made Sukaya . I Made Yudana I Nengah Muliarta, I Nengah I Nengah Suastika I Nengah Suastika I Nengah Suastika I Nengah Suastika I Nyoman Gelgel Anom Sarwa Adi Widagda I Nyoman Jampel I Nyoman Natajaya I Nyoman Pursika I Nyoman Sudirman I Nyoman Sujana I PUTU PASEK SURYAWAN I Putu Sriartha I Putu Suardika Putra I Putu Suharta I Putu Windu Mertha Sujana I Putu Wira Adi Kusuma I Wayan Dedi Armana I Wayan Doni . I Wayan Kertih I Wayan Landrawan I Wayan Pardi I Wayan Pardi I Wayan Putra Yasa I WAYAN SUANDI I Wayan Suastra I Wayan Suja I Wayan Widiana I Wayan Yudi Antara I.B. Putrayasa I.D.A.I. Swari I.G. Marganuyasa I.G. Margunayasa I.K. Gading I.K. Gading I.K. Supriana I.M. Ardana I.W. Suastra Ida Bagus Putrayasa Ida Bagus Putu Arnyana Imanuel A. W. Chrismastianto Imanuel Adhitya Wulanata Chrismastianto Indahwati, Christine Indra Himayatul Asri Iyus Akhmad Haris Jamaah Jamaah Jayadiningrat, Made Gautama Johar Permana Kadek Hengki Primayana . Kadek Uki Septiani Kadek Yudiana Karno Dinata, Karno Kasanah, Uswantun Kertih, Wayan Ketut Suarni Ketut Suma Ketut Susiani Khairun Nisa Komang Febrinayanti Dantes Komang Febrinayanti Dantes Komang Satria Wibawa Komang Satria Wibawa . Komang Tri Wahyu Utama Kristoforus Dowa Bili, Kristoforus Kusrianto, Wiwin Kusuma, I Dewa Made Aryananda Wijaya Kusuma, Ketut Chandra Adinata Kusuma, Komang Nada Kusumasari, Putu Rastiti L.P.S. Maharani Lakapu, Pifa A Lase, ndah Permata Sari laxmi zahara Ledyari Noviyanti, Putu LETASADO, MUHAMAD RUSADI Lia Widiastuti Lianda Dewi Sartika Lina Wahyuni Lughelsa Wiliang Nisandra Luh De Liska Luh Gede Ria Utami Agustin Luh Kadek Ari Krisna Dewi Luh Putu Mina Kusuma Dewi, Mina Luh Tu Selpi Wahyuni Luh Tu Selpi Wahyuni M.A.D.P. Dita M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . Made Agus Dwi Pradnyana Dita Made Kurnia Widiastuti Giri Made Padmarani Sudewiputri Made Sri Astika Dewi . Made Sugi Hartono Mahayanti, Kadek Mahlianurrahman Mahlianurrahman Margunayasa, I G Mijahamuddin Alwi Muh. Yazid Muhamad Ajwar Muhammad Romli dan Suprihatin Andes Ismayana Muhammad Sururuddin Muhammad Zainul Majdi Murzani Mustakim Mustakim N.K. Suarni N.K. Suarni N.L.P.J. Dewi N.L.R.A. Dewi N.M.D.A. Astari Nengah Bawa Atmaja Nengah Kadek Selamet Ni Kadek Ena Juliatni Ni Ketut Alit Yudi Astuti Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Luh Julianti Ni Luh Putu Cahayani Ni Luh Putu Yesy Anggreni Ni Luh Wayan Yasmiati Ni Made Ari Dwijayanti NI MADE AYU DWI ANGGRENI . Ni Made Dina Rahmawati Ni Made Ignityas Prima Astuti Ni Made Milayani Suarningsih Ni Made Wisudarini Pratiwi Ni Nengah Septiari NI NYOMAN AYU SUNIADI . Ni Nyoman Kurnia Wati Ni Nyoman Risna Yanti Ni Nyoman Rusmini Ni Nyoman Sari Astiti Ni Nyoman Satriani Ni Putu Eni Astuti Ni Putu Era Marsakawati Ni Putu Kusuma Widiastuti Ni Putu Melsa Putri Aryani Ni Putu Melsa Putri Aryani Ni Putu Rai Yuliartini NI PUTU SUMIATI . Ni Putu Yuniari Ni Putu Yuniarika Parwati Ni Wayan Cika Pratiwi Ni Wayan Ramastuti NI WAYAN SUDARMINI . Ni Wayan Widia Astuti Ningsih, Kadek Ayu Mira Purnama Nyoman Ayu Putri Lestari Nyoman Dantes Nyoman Natajaya Nyoman Natajaya Nyoman Tia Resita Dewi P.Md.Desy Dwisukamsurya Pande Ni Luh Putu Ayu Riantini Pande Ni Luh Putu Ayu Riantini Patiung, Amos Pidada, Ida Ayu Intania Sari Pramana, Pande Made Aditya Pratiyaksi, Ni Made Diantari Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA . Pujiani, Ni Luh Nopi Purwanti - Putra , Adnyana Putra, Mujiono Sang Putu Aridiantari Putu Asih Ardani Putu Budi Adnyana PUTU DWILA YOSIANI . Putu Gede Asnawa Dikta PUTU INDAH LESTARI Putu Ronny Angga Mahendra RELA, NI LUH CINDY Ria Utami Agustin, Luh Gede Rodiyah, Hadiatul Rodiyah, Hadiatul Rudi Hartono Rudi Hartono Rukmana, Gede Weda Rusdiana Yusuf Rusdianto S. Megawati Sanjaya, I W. Heru Saputra, Dudu Suhandi Sariyasa . Sarwa Adi Wisesa, I Made Pasek Anom Sella Marsellena Mercury Sepnita Lestari Yanti, Ni Putu Septiari, Ni Nengah Shinta Dila Pinastiti Shinta Dila Pinastiti SI NGURAH GEDE OKADANA . Sinta Javani Sriariani, Ni Luh Made Sriartha, Putu Suantini, Ni Nyoman SUARDIANI, NI PUTU Suarsika, I Made Agus Subarjo, Michael Donny Pradana Suci, I Made Sudiarti, Ni Putu Sudiartini, Ni Putu Suharta, Gusti Putu Suherpan, Suherpan SUKUR . SUMARTINI, NI WAYAN Supriani, Ni Made Swadnyana, Ida Bagus Yoga Syafruddin Syafruddin Syudirman TATI NURHAYATI Tauhid Hidayat Trisilya, Anak Agung Nia Uki, Nonci Melinda Ummu Aiman Wadi, Hairil Wahyuni, Lina Wahyuni, Luh Tu Selpi Walad, Muzakkir Wayan Koyan Wibawa, Komang Satria Widiartha, Kadek Dwi Rahayu Wijaksono, Cahyo Febri Windasari, Rizkika Windayani, Ni Luh Ika Wisudarini Pratiwi, Ni Made Yamtinah Yanuarius Bria Seran Yasmiati, Ni Luh Wayan Yonanda, Devi Afriyuni Yovhandra Ockta yudyantara Yuliawati