Articles
Sengketa Hak Kepemilikan terhadap Tanah yang Bergeser Pasca Bencana dalam Tinjauan Hukum Islam: Ownership Rights Dispute Against the Soil Shifts Post Disaster in a Review of Islamic Law
Rosmita, Rosmita;
Fitriani, Fitriani;
Nasaruddin, Nasaruddin
BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam Vol. 5 No. 2 (2024): BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M), Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36701/bustanul.v5i2.1701
This research aims to determine the process of resolving disputes over land that has shifted after a natural disaster and the law on ownership rights. This research uses a type of library research. This research is included in the qualitative research category with data collection techniques by conducting a review study of books, literature, notes and reports that are related to the problem. From the results of this research, if a land dispute occurs among the community, the dispute resolution process is carried out with two options, carried out through the courts or carried out outside the courts. Settlement through court takes quite a long time to complete. Settlement carried out outside of court is carried out by making peace between the parties to the dispute. Methods outside of court are much more effective in resolving disputes without leaving wounds in the opponent's heart. Islam shows that dispute resolution should be done outside of court. Ownership rights to land that is shifted after a disaster remain the property of the community. It will not be transferred to the government or other communities because after the disaster the government tries to review the land ownership rights of each affected family and re-measure the land directly in the field. But several natural disasters caused property rights to be returned to the government. One of them is abrasion, the cause of abrasion is causing land to be destroyed due to natural factors for which the State is not held responsible.
Aplikasi Sistem Informasi Repository Skripsi Berbasis Web Menggunakan Algoritma K-Means Pada Universitas Dipa Makassar
Khasmawaru, Khasmawaru;
Oktavianus, Michael;
Nasaruddin, Nasaruddin
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 2 (2024): Periode September 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47709/digitech.v4i2.4677
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi repository skripsi berbasis web di Universitas Dipa Makassar dengan menerapkan algoritma K-Means. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah mahasiswa dalam mencari dan mengakses referensi skripsi berdasarkan program studi, yang sebelumnya dilakukan secara manual dan memakan waktu. Algoritma K-Means digunakan untuk mengelompokkan skripsi berdasarkan kesamaan program studi dengan menghitung jarak antara data menggunakan metode Euclidean, sehingga setiap skripsi dikelompokkan ke dalam prodi yang sesuai. Implementasi sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam pencarian referensi skripsi dan membantu pustakawan dalam pengelolaan dan pengarsipan data skripsi secara lebih terstruktur. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses informasi akademik dan meningkatkan kualitas layanan di Universitas Dipa Makassar, khususnya dalam pelayanan akses dan pencarian skripsi mahasiswa.
Perancangan Sistem Pelaporan Aktivitas Siswa Berbasis Web Di Ma Muallimin Muhammadiyah Makassar
Umrah, Alya Nahdatul;
Seknun, Maulana M.H;
Nasaruddin, Nasaruddin;
Rizal, Muhammad
DIPAKOMSI Vol. 17 No. 2 (2023): Jurnal Dipanegara Komputer Sistem Informasi (DIPAKOMSI)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dipa Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36774/dipakomsi.v17i2.1519
Pendidikan merupakan hal yang sangat penting di dalam kehidupan seseorang. semakin tinggi pendidikannya, maka semakin tinggi pula wawasan dan pengetahuannya. MA Muallimin Muhammadiyah Makassar merupakan salah satu sekolah yang terdapat di kota Makassar, Sulawesi selatan. Salah satu misi yang terdapat pada sekolah tersebut adalah meningkatkan kedisiplinan bagi siswa-siswi terhadap peraturan yang ada. Namun kenyataan yang terjadi masih terdapat siswa yang kurang disiplin, seperti siswa tersebut tidak mengikuti kegiatan belajar disekolah, tidak mengerjakan tugas yang diberikan, serta hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan akademik lainnya. Permasalahan tersebut terkadang tidak di ketahui oleh pihak orang tua siswa-siswi. Berdasarkan permasalahan yang terjadi maka perlu dibuatkan sistem pelaporan aktivitas siswa berbasis web. Dengan adanya aplikasi tersebut kami berharap agar pihak orang tua siswa/siswi bisa dengan mudah mengetahui aktivitas anaknya disekolah
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN 3 M DI TK NEGERI 09 RABADOMPU BARAT KOTA BIMA
Heryati, Heryati;
Nasaruddin, Nasaruddin;
Masita, Masita
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52266/pelangi.v6i1.2714
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengevaluasi efektivitas penggunaan pendekatan 3 M (Melukis, Membentuk, dan Merangkai) dalam pengembangan kemampuan motorik halus Anak Usia Dini di TK Negeri 09 Rabadompu Barat, Kota Bima. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan desain pre-test dan post-test control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen (N = 30) dan kelompok kontrol (N = 30). Pengumpulan data dilakukan melalui tes observasi terstruktur sebelum dan setelah intervensi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji t independent untuk membandingkan skor rata-rata pre-test dan post-test antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan motorik halus anak di kelompok eksperimen setelah intervensi 3 M, dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini mendukung efektivitas pendekatan 3 M sebagai strategi untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini. Implikasi praktis dari penelitian ini menyarankan penerapan pendekatan 3 M dalam kurikulum TK untuk memperkuat pengembangan keterampilan motorik halus anak secara holistik.
Penguatan Spritual Masyarakat Perumahan Puri Taman Sari Kelurahan Borong melalui Pengajian Lorong (PELOR): Spritual Strengthening of the Puri Taman Sari Residential Community Borong District through Lorong Reaction (PELOR)
Rosmita, Rosmita;
Nasaruddin, Nasaruddin
WAHATUL MUJTAMA': Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): WAHATUL MUJTAMA': Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36701/wahatul.v6i1.1926
The Lorong Recitation Activity (PELOR) is presented as a strategic program of the Makassar City Government, namely "Strengthening the Faith of the People". Lorong Recitation aims to strengthen the spiritual life of Lorong residents through teaching religious sciences such as teaching the Koran, strengthening faith and other jurisprudential sciences. This activity is carried out every week for approximately 9 months from February to November 2024. At the last meeting, this activity became even more lively with the provision of free health therapy by the Makassar Fohoway therapist team at the initiation of the missionary on duty. The results of the activity were successful in bringing in 20 participants and trying to follow up in the form of regular monthly recitations. The evaluation results showed that several weeks of activities did not take place due to participants being busy with other activities, coinciding with ELECTION week and unfavorable weather, including many moments of collective leave. The solution increases the motivation of the participants to be better able to manage their time in participating in these activities.
PENDIDIKAN ETIKA MORAL DALAM PERSPEKTIF IBNU MISKAWAIH
Fathurrahman, Fathurrahman;
Nasaruddin, Nasaruddin
Tajdid Vol 7 No 2 (2023): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52266/tadjid.v7i2.1106
Tulisan ini bertujuan menelaah konsep dan praktek pendidikan akhlak yang terdapat dalam kitab Tahzib al-Akhlak karya seorang filosof Muslim Ibnu Miskawaih. Ibnu Miskawaih merupakan tokoh utama yang memusatkan kajiannya tentang etika dengan pendekatan filosofis. Upayanya meramu ajaran syariat Islam dengan teori-teori filsafat etika Yunani, Persia dan pengalaman hidup, menjadikan konsep etikanya sangat kaya dan dinamis untuk berbagai waktu dan tempat. Etika Ibnu Miskawaih didasarkan pada pentinya pemahaman tentang konsep jiwa/nafs sebagai unsur utama dalam diri manusia dalam pembentuk moral. Baginya, meskipun manusia diciptakan dengan karakter tertentu, karakter tersebut dapat diubah melalui pendidikan dan pembiasaan yang baik. Tujuan dari pendidikan akhlak ini adalah tercapainya kebahagiaan sempurna (al-sa’adah). Paradigma etika moral Ibnu Miskawaih dikenal dengan istilah doktrin jalan tengah (al-wasathan) yaitu sebuah posisi harmoni, moderat karena berada pada posisi tengah antara dua kutub ekstrim. Pendidikan etika ini mulai diajarkan dan dilatih pada anak sejak anak mulai mengenal rasa malu dengan metode dan materi yang dirancang untuk memperoleh keutamaan akhlak
ETIKA KOMUNIKASI DI MEDIA SOSIAL MELALUI PRINSIP 3A (KAJIAN SURAH AN-NAHL AYAT 125)
Nasaruddin, Nasaruddin;
Munir, Abdul;
Abdussahid, Abdussahid;
Mubarak, Fathani
Tajdid Vol 7 No 2 (2023): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52266/tadjid.v7i2.2274
Artikel ini difokuskan untuk membahas tentang etika komunikasi di media sosial melalui prinsip 3A yang berlandaskan pada QS. An-Nahl ayat 125 yang dapat diterapkan dalam bermedia sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan jenis penelitian library research. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam berkomunikasi di media sosial perlu untuk menerapkan dan menggunakan prinsip 3A, yakni: Al-Hikmah yang artinya kebijaksanaan, dalam hal ini kita ajarkan untuk bijaksana dalam berkomunikasi dalam artian kita bisa bijak dalam memberikan arahan atau berkomentar, tetapi harus melihat kondisi dan situasi. Al-Wal Mauidhatil Khasanah artinnya Nasehat yang baik, Wajadilhum Bil Lati Hiya Ahsan yang artinya berdebat dengan cara yang baik, mengajarkan kita untuk berdebat dengan munggunakan raut wajah yah ramah, perkataan yang baik serta lemah lembut dalam bertutur kata.
MEMBANGUN KARAKTER DAN TOLERANSI MELALUI PENDIDIKAN ISLAM MULTIKULTURAL DAN INKLUSIF
Nasaruddin, Nasaruddin;
Ilham, Ilham;
Ahmad, Ahmad
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 9 No 2 (2025): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52266/tadjid.v9i2.5433
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan strategi implementasi pendidikan Islam multikultural dan inklusif dalam membangun karakter serta toleransi peserta didik di era global. Kajian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tantangan sosial akibat konflik intoleransi dan pergeseran nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat yang semakin beragam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan (library research), melalui penelusuran berbagai sumber ilmiah seperti buku, jurnal, artikel akademik, dan kebijakan pendidikan yang relevan dengan topik penelitian. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk menemukan pola, makna, dan hubungan antar konsep dalam literatur yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam multikultural memiliki peran penting dalam memperkuat karakter peserta didik melalui penanaman nilai keadilan, empati, dan penghargaan terhadap perbedaan. Sekolah berfungsi sebagai miniatur masyarakat yang mempraktikkan nilai Islam rahmatan lil ‘alamin melalui budaya inklusif dan kegiatan kolaboratif yang menumbuhkan solidaritas sosial. Kepala sekolah berperan dalam menciptakan kebijakan dan iklim pendidikan yang mendukung penerapan nilai multikultural, sedangkan guru menjadi agen utama dalam mengintegrasikan nilai-nilai toleransi dalam pembelajaran. Pemanfaatan teknologi juga menjadi faktor penting yang memperluas akses pengetahuan lintas budaya serta menumbuhkan sikap terbuka terhadap keberagaman.
Balancing Global and Local Standards: A Study of Al-'Arabiyyah Baina Yadaik in the Context of Indonesian Islamic Education
Zakiyah, Zakiyah;
Nasaruddin, Nasaruddin;
Taufik, Mirwan Akhmad;
Huda, Hisbullah;
Baihaqi, M.;
Rady, Mohammed Jassim Mohammed
Arabiyat : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/a.v12i1.45677
This study evaluates the suitability of the textbook Al-‘Arabiyah Baina Yadaik based on Amani and Awatif’s criteria and the Directorate General of Islamic Education Decree (KEPDIRJENPENDIS) No. 3302 of 2024. It examines: (1) the textbook’s quality per Amani and Awatif’s standards, (2) its alignment with KEPDIRJENPENDIS policy, and (3) its strengths and weaknesses. Using qualitative library research and content analysis, data were collected through documentation and analyzed descriptively. The results show that the textbook meets Amani and Awatif’s standards, though it lacks a reference list and does not adequately address individual learner differences. According to KEPDIRJENPENDIS, it is suitable for grades 7–9 students. Strengths include QR-code features for interactive learning, the four Arabic language skills development, and integration of Arab-Islamic cultural values. In conclusion, Al-‘Arabiyah Baina Yadaik is useful for Arabic language education and aligns with current educational standards and policies.
SPATIAL PATTERN IN BETA DIVERSITY OF ECHINOIDEA AND ASTEROIDEA COMMUNITIES FROM THE COASTAL AREA OF TOMIA ISLAND, WAKATOBI MARINE NATIONAL PARK, SOUTHEAST SULAWESI, INDONESIA
Analuddin, Kangkuso;
Nasaruddin, Nasaruddin;
Septiana, Andi;
Sarliyana, Wa Ode;
Nurlyati, Agus;
Masa, Wa;
Rahim, Saban
BIOTROPIA Vol. 22 No. 1 (2015): BIOTROPIA Vol. 22 No. 1 June 2015
Publisher : SEAMEO BIOTROP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.11598/btb.2015.22.1.355
The present study was aimed to elucidate the spatial pattern in the beta diversity of marine bentic for Echinoidea and Asteroidea that assemblages the coastal area of Tomia Island, Wakatobi Marine National Park, Indonesia. The two transect lines of 460 and 260 m in length with small quadrats of 1m2 wide were placed at the open and unopen beaches perpendicularly to the coastlines. The important value index and similarity index SI of organisms on these taxa were estimated in each the transect. Echinometra mathaei was the most dominant Echinoidea at open and unpen beaches, while Protoreaster nodusus was the most dominant Asteroidea at both areas. Most of SI values of Echinoidea at open beach were estimated less than 50%, which was lower than SI values that of organisms at unopen beach. On the other hand, most of SI values of Asteroidea at both areas were estimated more than 70% representing high similarity degree of its species composition among sites. The disimilarity index of organisms in the taxa of Echinoidea and Asteroidae was increased significantly as increasing the distance of among stands, which suggested that pettern in beta diversity of these taxa was associated with the spatial heterogenity.