p-Index From 2021 - 2026
21.623
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dedikasi JURNAL GIZI INDONESIA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Simetris Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Jurnal Teknologi Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Prosiding SNATIF Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara Rekayasa Mesin JFA (Jurnal Fisika dan Aplikasinya) ATAVISME JURNAL ILMIAH KAJIAN SASTRA Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan Jurnal Pendidikan Agama Islam ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Jurnal Ilmiah Mahasiswa Educational Management JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Jurnal Manajemen Pendidikan TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal Diglosia Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Rekayasa Material, Manufaktur & Energi Jurnal Pembelajaran Prospektif Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Journal of Physics and Its Applications Journal of Public Health for Tropical and Coastal Region Jurnal Analis Kesehatan Jurnal Medik Veteriner GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Journal of Maternal and Child Health JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Proceedings of the International Conference on Applied Science and Health Jurnal Basicedu Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Amerta Nutrition JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Unes Law Review JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal STIE Semarang (Edisi Elektronik) EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Al-Ta'lim MUWAZAH: Jurnal Kajian Gender JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia) JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Jurnal Ilmu Dakwah BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar) JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan) International Journal for Educational and Vocational Studies Health Sciences and Pharmacy Journal Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra JCER (Journal of Chemistry Education Research) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Mediteg) Journal of Social Politics and Governance (JSPG) Jurnal Keperawatan (JKEP) Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Jurnal Sasindo Unpam Jurnal Nutrisi Ternak Tropis (JNT) JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Jurnal Abdi: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Christian Humaniora Jurnal Paedagogy Indonesian Journal of Global Health research Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Ilmu Administrasi Negara ASIAN (Asosiasi Ilmuwan Administrasi Negara) SPEKTA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Teknologi dan Aplikasi) Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru International Journal of Educational Management and Innovation (IJEMI) Otonomi El-Iqtishady Jurnal Pari Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Altifani Journal: International Journal of Community Engagement Journal of Global Sustainable Agriculture Jurnal Syntax Fusion : Jurnal Nasional Indonesia Edible : Jedb Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam JURIDICA : Jurnal Fakultas Hukum Universitas Gunung Rinjani Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Jurnal Progress Administrasi Publik (JPAP) Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Bulletin of Pedagogical Research Journal of Education Research Edusoshum: Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Humaniora Jurnal Pijar MIPA Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Jurnal Pengabdian Ilung (Inovasi Lahan Basah Unggul) Jurnal Pengabdian Papua Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Jurnal Basicedu Analisa: Journal of Social Science and Religion JURNAL INOVASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Jurnal Pendidikan Islam IUS FACTI : Jurnal Berkala Fakultas Hukum Universitas Bung Karno Eduvest - Journal of Universal Studies Asas wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan, dan Sosial Keagamaan Sewagati Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Hasil Karya Aisyiyah Untuk Indonesia International Journal of Educational Narratives Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran SULUH ABDI : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat IIJSE Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Anayasa Jurnal Multidisiplin Indonesia Indonesian Journal of Education and Social Studies Abdimas Dinamis Proceeding of International Conference on Humanity Education and Society PESARE: Science and Engineering Service Journal Jurnal Intelek Insan Cendikia Jurnal Medika: Medika Journal of Social Work and Science Education Profesi Pendidikan Dasar Manajemen Pendidikan Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah Jurnal Pendidikan Progresif Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Jurnal Masyarakat Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya
Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI PEMBUATAN KUAH LAKSAN INSTAN DENGAN PERBANDINGAN BUBUK SANTAN DAN UDANG REBON SUNGAI Oktarini, Dwi; Suyatno, Suyatno; Yani, Ade Vera
Edible: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Teknologi Pangan Vol 6, No 1 (2017): Edible
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jedb.v6i1.631

Abstract

This Study of Making Instant Laksan Soup by Coconut Milk and the Powder of River Small Shrimp Comparison", using Completely Randomized Design (RAL) which were arranged in nonfactorial with coconut milk and the powder of river small shrimp comparison treatment factor with five levels factor treatment and repeated 4 (four) times. The parameters were observed in this study, includes chemical analysis of water content, fat content and protein content. Organoleptic tests include aroma, flavor, and color. The highest water content is in F0 treatment (coconut milk 60%: the powder of river small shrimp 0%) with an average value of 4.45%. The highest fat content contained in F0 treatment (60% coconut milk: the powder of river small shrimp 0%) with an average value of 2.74%. The highest protein content in F4 treatment (40% coconut milk: the powder of river small shrimp 20%). The value of the highest pleasure levels of instant laksan soup color was found in the F0 treatment (60% coconut milk: the powder of river small shrimp 0%) with an average value of 4.26 (preferred criteria). The value of the highest pleasure levels of instant laksan soup aroma was found in the F2 treatment (coconut milk 50%: the powder of river small shrimp 10%) with an average value of 4.13 (preferred criteria). The value of the highest pleasure levels of instant laksan soup flavor was found in F2 treatment (50% coconut milk: the powder of river small shrimp 10%) with an average value of 4.04 (preferred criteria).
KARAKTERISTIK KIMIA, FISIKA DAN INDRAWI SURIMI IKAN MUJAIR (Oreochromis mossambicus L.) DENGAN JENIS DAN WAKTU PENYIMPANAN DINGIN Suyatno, Suyatno; Dasir, Dasir
Edible: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Teknologi Pangan Vol 7, No 1 (2018): Edible: Jurnal Penelitian Ilmu dan Teknologi Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jedb.v7i1.1652

Abstract

ABSTRACT Surimi is a semi-finished product that can be processed into several advanced products as pempek, kamaboko, chikuwa whose specification demands splinting (spingines). The study aimed to study changes in chemical, physical and sensory characteristics of surimi  mujair fish (Oreochromis mossambicus L.) due to the effect of old and cold storage types. The research method used is Split Plot design. The first factor (main plot) is a type of cold storage (P), ie: P1 uses a freezer and P2 uses Ice. The second factor (plot) is the storage period (W), ie: W0 = 0 days, W1 = 3 days, W2 = 6 days, and W3 = 9 days. The results showed the lowest water content, highest protein content, highest pH and lowest EMC power were found in P1W0 interaction (freezer storage type and 0 day storage) with an average value of 76.38%. 16.92%, 6.67 and 13.84% respectively. The highest surge rate value for surimi color on P1W3 (type of freezer storage and 9 day storage) with an average value of 3.95, the aroma of P1W0 interaction with an average value of 3.40 and the highest preferred level of the level of elasticity is in the interaction P1W0 with an average value of 0.39 (chewy criteria). ABSTRAK Surimi merupakan produk setengah jadi yang dapat diolah menjadi bebrapa produk lanjutan seperti pempek, kamaboko, chikuwa yang spesifikasinya menuntut kelenturan (spingines). Penelitian bertujuan untuk mempelajari perubahan karakteristik kimia, fisika dan inderawi surimi ikan mujair (Oreochromis mossambicus L.) akibat pengaruh lama dan jenis penyimpanan dingin. Metode penelitian yang digunakan adalah  Rancangan Petak Terbagi  (Split Plot design). Faktor Perlakuan utama adalah jenis penyimpanan dingin (P), yaitu : P1  menggunakan freezer  dan P2  menggunakan Es. Faktor kedua adalah lama pembekuan (W), yaitu : W0= 0 hari, W1=3 hari, W2 = 6 hari, dan W3=9 hari. Hasil penelitian menunjukkan kadar air terendah, kadar protein tertinggi,  pH tertinggi dan  daya EMC terendah terdapat pada  interaksi P1W0 (jenis penyimpanan freezer dan penyimpanan 0 hari) dengan nilai rata-rata 76,38%. 16,92%, 6,67  dan  13,84%. Nilai tingkat  kesukaan tertinggi terhadap warna surimi pada P1W3 (jenis penyimpanan freezer dan penyimpanan 9 hari) dengan nilai rata-rata 3,95, aroma pada interaksi P1W0 dengan nilai rata-rata 3,40 dan nilai tingkat  kesukaan tertinggi terhadap tingkat kekenyalan   terdapat  pada interaksi P1W0 dengan nilai rata-rata 0,39 (kriteria kenyal).
KARAKTERISTIK KIMIA, FISIKA DAN ORGANOLEPTIK CUKO PEMPEK BUBUK DARI BERBAGAI FORMULASI GULA SEMUT DAN SUKROSA CHEMICAL, PHYSICAL, AND ORGANOLEPTIC OF CUKO PEMPEK POWDER FROM SUGAR ANTS AND SUCROSE FORMULATION Syukri, Alhanannasir Syukri; Suyatno, Suyatno; Handi, M. Tri Handi
Edible: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Teknologi Pangan Vol 3, No 1 (2014): EDIBLE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jedb.v3i1.145

Abstract

Sugar is an indispensable component in the manufacturing process cuko pempek, including in the manufacture of pempek cuko powder. This study aims to test the sugar ants and sucrose formulations against chemical properties, physical and organoleptic cuko pempek powder. This study used a randomized block design are arranged in a non fakorial formulation with treatment factors and sucrose sugar ants on making cuko pempek powder consisting of five factors and the treatment was repeated four times. Parameters observed in this study is the chemical analysis includes analysis of total sugar content and physical tests include viscosity and velocity soluble. As for organoleptic tests include flavor, color and scents cuko pempek powder by using multiple comparison test. Treatment formulation of sugar ants and sucrose on making cuko pempek powder very significant effect on the total sugar content and viscosity of soluble cuko pempek speed powder. Sugar content was highest in the treatment of C5 with an average value of 64.828%, the highest level of consistency found in the C1 treatment with an average value of 3.492 cPs and time is needed to dissolve the speed at which the C5 treatment 8.30 seconds. Multi-sensory test data flavor and scents, color cuko pempek powder obtained that treatment has treatment C1 sense of color, and aroma, no real different to the cuko pempek standard. Plural formulation test C1 has a flavor (37.50%), color (38.39%) and scents (46.43%), which is almost the same as the cuko pempek standard.
PENGARUH BERBAGAI FORMULASI SURIMI IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepsinus) TERHADAP KADAR PROTEIN DAN TEKSTUR PEMPEK Idealistuti, Idealistuti; Suyatno, Suyatno; Mutatauwi’ah, Mutatauwi’ah
Edible: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Teknologi Pangan Vol 10, No 1 (2021): Edible : Jurnal Penelitian Ilmu dan Teknologi Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jedb.v10i1.3643

Abstract

Salah satu komoditas ikan air tawar yang melimpah di Indonesia adalah lele Sangkuriang (Clarias gariepinus). Diversifikasi olahan ikan lele sangkuriang saat ini berkembang seiring dengan kenaikan produksinya. Ikan lele Sangkuriang (Clarias gariepinus) berpotensi menjadi bahan baku surimi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh berbagai formulasi surimi ikan lele Sangkuriang (Clarias gariepsinus) terhadap kadar protein dan tekstur pempek yang dihasilkan, dengan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara Non Faktorial dengan satu perlakuan berbagai formulasi surimi ikan lele Sangkuriang (Clarias gariepsinus) yang terdiri dari enam faktor dan diulang sebanyak empat kali. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah untuk uji kimia yaitu kadar protein dan uji fisik meliputi tekstur (kekenyalan) dengan uji Texture Profile Analysis (TPA). Data uji kimia dan uji fisik dihitung menggunakan analisis keragaman Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial. Hasil pengamatan kadar protein pada berkisar antara 3,69% hingga 6,27%. Hasil pengamatan tekstur (tingkat kekenyalan) pada pempek berkisar antara 275,7gf sampai 1038,7gf. Kadar protein tertinggi terdapat pada perlakuan L6 (surimi ikan lele sangkuriang 1,50 bagian dan tepung tapioka 1,00 bagian) dengan nilai rata-rata 6,27% dan kadar protein terendah pada perlakuan L1 (surimi ikan lele sangkuriang 0,25 bagian dan tepung tapioka 1,00 bagian) dengan nilai rata-rata 3,69%. Tekstur (kekenyalan) pempek tertinggi terdapat pada perlakuan L1 (surimi ikan lele sangkuriang 0,25 bagian dan tepung tapioka 1,00 bagian) dengan nilai rata-rata 1038,7gf dan tekstur (kekenyalan) pempek terendah pada perlakuan L6 (surimi ikan lele sangkuriang 1,50 bagian dan tepung tapioka 1,00 bagian) dengan nilai rata-rata 275,7gf.
UJI PERBANDINGAN EKSTRAK ASAM JAWA DAN JERUK KUNCI PADA PEMBUATAN CUKA PEMPEK Nurman, Nurman; Suyatno, Suyatno; Alhanannasir, Alhanannasir
Edible: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Teknologi Pangan Vol 2, No 1 (2013): Edible
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jedb.v2i1.518

Abstract

Panganan pempek selalu disajikan bersama saos berwarna hitam kecoklat-coklatan yang disebut cuka atau cuko. Cuka pempek dibuat dari air yang didihkan, kemudian ditambahkan air gula, udang ebi, cabe rawit tumbuk, bawang putih dan garam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan ekstrak asam jawa dan jeruk kunci pada pembuatan cuka pempek. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Muhamadiyah Palembang pada bulan September 2012 Sampai dengan april 2013. Dalam peneltian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara non faktorial dengan empat tingkat faktor perlakuan dan di ulang sebanyak lima kali. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah analisis kimia kadar vitamin C. Sedangkan uji indrawi meliputi rasa dan aroma. Perlakuan perbandingan ekstrak asam jawa dan jeruk kunci berpengaruh sangat nyata terhadap kadar vitamin C dan pH serta uji organoleptik berpengaruh nyata terhadap rasa dan aroma cuka pempek. Dari hasil penelitian kadar vitamin C tertinggi terdapat pada perlakuan A4 (ekstrak asam jawa 20% dan jeruk kunci 80% ) dengan nilai rata-rata 3,238 mg/100g dan pH tertinggi terdapat pada perlakuan A1 Sedangkan kadar Vitamin C terendah terdapat pada perlakuan A1 (ekstrak asam jawa 80% dan jeruk kunci 20% ) dengan nilai rata-rata 1,859 mg dan pH terendah terdapat pada perlakuan A4 (ekstrak asam jawa 20% dan jeruk kunci 80% ) dengan nilai rata-rata 4,44 mg. Hasil penelitian menunjukan Nilai tingkat kesukaan tertinggi terhadap rasa dan aroma cuka pempek terdapat pada perlakuan A4 (ekstrak asam jawa 20% dan jeruk kunci 80%) dengan nilai rata-rata 3,80 dan 3,64 (kriteria agak disukai). Sedangkan Nilai tingkat kesukaan terendah terhadap rasa dan aroma cuka pempek terdapat pada perlakuan A1 (ekstrak asam jawa 80% dan jeruk kunci 20%) dengan nilai rata-rata 3,10 (kriteria agak disukai). dan 2,99 (kriteria tidak disukai). Dalam pembuatan cuka pempek sebaiknya menggunakan perlakuan A4 (ekstrak asam jawa 20% dan jeruk kunci 80%). Perlakuan A4 menghasilkan cuka pempek yang disukai oleh panelis.
PERBANDINGAN SIRSAK DAN TEPUNG KETAN PADA DODOL SIRSAK YANG DIHASILKAN Tahufik, Ahmad Mada; Murtado, A.D.; Suyatno, Suyatno
Edible: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Teknologi Pangan Vol 2, No 1 (2013): Edible
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jedb.v2i1.517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh perbandingan sirsak dan tepung ketan dalam pembuatan dodol sirsak yang baik. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Palembang pada bulan Oktober 2012 sampai dengan Desember 2012. Metode penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok yang disusun secara non faktorial terdiri dari tiga tingkat faktor perlakuan dan diuji sebanyak lima kali. Dengan masing-masing perlakuan F1 (20% daging sirsak+40% tepung ketan+10% santan kelapa+30% gula merah), F2 (30% daging sirsak+30% tepung ketan+10% santan kelapa+30% gula merah) dan F3 (40% daging sirsak+20% tepung ketan+10% santan kelapa+30% gula merah). Parameter yang diamati dalam penelitian terdiri dari analisis kimia meliputi kadar air, kadar gula dan kadar vitamin C. Sedangkan uji organoleptik terdiri dari warna, rasa dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan sirsak dan tepung ketan berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air, kadar gula dan kadar vitamin C. Penilaian uji organoleptik menunjukkan bahwa perbandingan sirsak dan tepung ketan berpengaruh nyata terhadap warna, rasa dan tekstur dodol sirsak yang dihasilkan. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa perlakuan F3 menghasilkan dodol sirsak terbaik dengan kadar air (26,564 %), kadar gula (41,591 %) dan kadar vitamin C (10,933 mg/100g), warna (3,23), rasa (3,23), dan tekstur (3,58) dengan kriteria agak disukai oleh panelis.
EFEKTIFITAS ANTIMIKROBA TEPUNG BUNGA KECOMBRANG (Nicolaia spesiosa Horan) TERHADAP KARAKTERISTIK PERTUMBUHAN MIKROORGANISME CUKA PEMPEK SELAMA PENYIMPANAN Sari MZ, Rika Puspita; Suyatno, Suyatno; Anggareni, Mely
Edible: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Teknologi Pangan Vol 4, No 1 (2015): Edible
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jedb.v4i1.472

Abstract

Cuka pempek adalah saus pelengkap saat mengkonsumsi pempek, makanan kuliner khas palembang yang biasa disebut masyarakat palembang cuko pempek. salah satu upaya untuk memperpanjang umur simpan cuka pempek adalah dengan penambahan tepung bunga kecombrang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana efektifitas antimikroba tepung bunga kecombrang terhadap karakteristik kurva pertumbuhan mikroorganisme cuka pempek ditinjau dari uji fisik, kimia dan mikrobiologi selama 12 hari masa penyimpanan. Metode yang digunakan yaitu rancangan deskriptif kualitatif dengan faktor perlakuan tanpa penambahan tepung bunga kecombrang (C0) dan perlakuan penambahan tepung bunga kecombrang dengan konsentrasi 3% (C3). Parameter yang diamati yaitu analisis mikrobiologi meliputi TPC dan uji strain, analisis kimia meliputi analisis kadar gula total dan nilai pH serta analisis fisik meliputi uji viskositas selama 12 hari masa penyimpanan. Dan untuk mengetahui korelasi antara total mikroba dengan gula total, pH dan viskositas maka dijelaskan dalam bentuk kurva perbandingan. Kurva jumlah total mikroorganisme didalam C0 terus meningkat secara cepat. Sedangkan kurva pertumbuhan mikrorganisme didalam C3 lebih stabil kemudian mulai meningkat dengan laju pertumbuhan yang lambat. Beberapa mikroorganisme yang terdapat di dalam cuka pempek adalah BAL, Pseudomonas,sp dan Sacharomycess cereviceae. Jumlah mikroorganisme pada cuka pempek berperan terhadap perubahan kadar gula total dan nilai pH selama penyimpanan. Meningkatnya jumlah mikroorganisme didalam cuka pempek akan menurunkan kadar gula total (C0 32,20 menjadi 29,93 0Brix dan C3 32,23 menjadi 29,97 0Brix) dan nilai pH (C0 4,47 menjadi 3,33 dan C3 4,46 menjadi 3,35). Dan hasil metabolit jenis mikroorganisme tertentu berperan terhadap perubahan viskositas seperti asam laktat oleh BAL, lendir oleh Pseudomonas. sp dan alkohol beserta air oleh Saccharomycess. Viskositas tertinggi C0 pada hari ke-7 yaitu 0,621 cP dan C3 pada hari ke-9 yaitu 0,556 cP.
PERBANDINGAN TEPUNG SUWEG DAN TEPUNG TAPIOKA DALAM PEMBUATAN MIE BASAH Nawawi, Ahmad; Muchsiri, Mukhtarudin; Suyatno, Suyatno
Edible: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Teknologi Pangan Vol 4, No 1 (2015): Edible
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jedb.v4i1.477

Abstract

Mie basah merupakan salah satu jenis makanan yang disukai masyarakat Asia dan telah menjadi pangan alternatif pengganti nasi. Pada umumnya mie basah dibuat dari bahan terigu dengan sedikit subtitusi tepung umbi-umbian, tetapi dalam penelitian ini mie basah seutuhnya dibuat dari bahan tepung umbi yaitu tepung suweg dan tapioka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan terbaik antara tepung suweg dan tepung tapioka dalam pembuatan mie basah. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan tepung suweg dan tepung tapioka berpengaruh nyata terhadap kadar air, abu dan protein mie basah yang dihasilkan. Kadar air, abu dan protein tertinggi terdapat pada perlakuan M1 yaitu sebesar 67,929%, 1,29% dan 12,15%. Sedangkan yang terendah pada perlakuan M5 yaitu sebesar 59,163%, 0,52% dan 9,90%. Tingkat kesukaan panelis berdasarkan uji hedonik terhadap rasa, aroma dan warna yaitu diketahui perlakuan M5 memiliki nilai kesukaan rata-rata tertinggi terhadap aroma dan warna. Sedangkan untuk rasa, perlakuan M2 memiliki nilai rata-rata tertinggi. Untuk tekstur terbaik diperoleh pada perlakuan M3 dengan tekstur kenyal dan tidak lengket.
MEMPELAJARI PENGARUH KONSENTRASI DARI TEPUNG BUNGA KECOMBRANG (Nicolaia spesiosa Horan) SEBAGAI BAHAN PENGAWET ALAMI TERHADAP DAYA SIMPAN TAHU Hadiansyah, Firman; Suyatno, Suyatno
Edible: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Teknologi Pangan Vol 3, No 1 (2014): EDIBLE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jedb.v3i1.152

Abstract

This study aims toStudy Effect ConcentrationOf Flour Flowers kecombrang (Nicolaiaspesiosa Horan) As Preservatives Natural to Power Save Know . This study was conducted in June 2014 to August 2014 in the laboratory of the Faculty of Agriculture, University of MuhammadiyahPalembang.The method used was a completely randomized design (RAL) are arranged in a non factorial with 5 (five) factor treatment concentration of flour kecombrang interest as a natural preservative know that repeated five (5) times. Each treatment with a concentration of as much as 0.00 % interest kecombrang0,00%,1%, 2%, 3%, 4%.The parameters observed in this study, for the analysis of the level of acidity (pH) and protein levels were tested before and after storage for 5 days and the visual observation of the odor, mold, slime and discoloration that occurs during the storage process. Organoleptic include,aroma, color and taste to know sebelumdan after 5 days of storage. of interest flour kecombrang significantly affect the color, aroma and flavor, to know before and after storage.Test storability visual observations to changes in smell , if there is mold , presence or absence of mucus and discoloration on out during 5 days of storage that has not changed is the T4 treatment (kecombrang interest flour concentration 4,00 %).
SUBSTITUSI JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus Jacq.) SEBAGAI PENGGANTI IKAN PADA PEMBUATAN GETAS Irawan, Piter; Suyatno, Suyatno
Edible: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Teknologi Pangan Vol 6, No 1 (2017): Edible
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jedb.v6i1.629

Abstract

This study aims to determine the effect of substitution of white oyster mushroom (Pleurotus ostreatus Jacq.) As a substitute for fish in the manufacture of getas round. This research has been conducted in laboratory Faculty of Agriculture, University of Muhammadiyah Palembang in April 2016 until the month of February 2017. This study uses a randomized block design (RAK) are arranged in a nonfactorial with oyster mushroom substitution factor of five levels of treatment factors and repeated four times. The parameters observed in this study, for chemical analysis is the concentration of protein and moisture content. As for organoleptic tests include color, flavor, and aroma to test hedonic as well as the level of crispness with a ranking test on spherical brittle already fried. Substitution of white oyster mushroom (Pleurotus ostreatus Jacq.) Instead of fish highly significant effect on levels of protein and moisture content getas round. The protein content and the water content is highest at treatment P5 (oyster mushroom 90% and 10% starch) with an average value of 7.57% and 6.02%. While the protein content and low water levels in treatment P1 (oyster mushroom 10% and 90% starch) with an average value of 3.67% and 3.91%. The highest preference level value to the colors found in P1 treatment with an average value of 3.90 (criterion rather liked). Rated highest preference level of the flavor, aroma and crispiness level contained in P2 treatment with an average value of 4.10 (criteria like) and 3.95 (criterion rather liked) and 0.79 (crispy criteria once). To obtain a good getas round preferred by the panelists are advised to use the treatment P2 (white oyster mushroom 30% and 70% starch). For further research is recommended in the manufacture of ductile using other types of fungi that exist in Indonesia.
Co-Authors A, M. NABIL A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdulloh, Imron Habib Abel, Andrea K.M. Achadi Budi Santosa Achmad Udin Zailani Achrifa, Silfia Indah AD, Adi Saputera Ade Nurhayati, Ade Adelia, Revina Adi Sutanto Adila, Hani Lutfiatari Afrani, Aurora Agam Sulaksono Agung, Yermia Nugroho Agus Irfan, Agus Agus Kuswanto Agus Salim Agus Salim, Alfi Tranggono Agustiningsih Agustiningsih Ahmad Nawawi Ahmad Sofian ahmad yani Akbar, Kintan Pratiwi Akmal Lu’lu’ Zahrota Firdaus Alawiyyah, Mujtahidatul Aleksander Purba Alfarobby, Mufti Alfi Fairuz Asna Alfons, Alfred Benjamin Algifarie, Abue Dzar Alhanannasir, Alhanannasir Alva Nurvina Sularso Amnes, Putri Anisa Amri, Miftachul Anantasya, Galuh Mutia Andriana, Wahyu Dian Anggareni, Mely Anggraeni, RR Dewi Anshor, Muhamad Hambalie Antok, Antok Apoina Kartini Ardy Maulidy Navastara Ariyani, Nenden Armijon . Arqam, Mhd. Lailan Asiati, Diah Isnanini Asih Mardati, Asih Astari Puruhita Ansokowati Aulia, Azka Widi Zulfa Aulia, Zalsa Aurimawati, Khodijah Tri Aziza, Avivatul Novi Azkia, Bardiatul AZWAR ANNAS, MUHAMAD Bagus Saputro, Triono Balantang, Ardito Bambang Santoso Bambang Sudarsono Bambang Sudarsono Bambang Suhartawan Bastian, Norma Betta Kurniawan, Betta Boby Muslimin, Boby Budi Astuti Budi Purwo Widiarso Budi Santosa, Achadi Budiman, Delima Siskawati cahyaningsih, Arista Cahyo, Anggoro Abiyyu Ristio Casmini Casmini, Casmini Darmawan, Ardhian Indra Darmawansayah, Adi Darmawansyah, Adi Dasir, Dasir Dawudi, Dandy Ashghor Della, Permata Desi, Desi Ari Dessy Wardiah, Dessy Dewi Hartinah Dewi, Elysia Arianti Diah Kartika Nurmahmudah, Diah Kartika Diana Andrianita Kusumaningrum, Diana Andrianita Diana, Riska Dina Rahayuning Pangestuti, Dina Djoko Widodo Dody Hartanto Dwi Ariyani Dwi Harmilia, Elva Dwi Miarsa, Fajar Rachmad Edi Iskandar, Edi Efendi, Rachmat Efendri, Yunis Eka Askafi Eka Nurjanah Eka Putra, Aan Novianus Eriko Arvin Karuniawan ERMAN ERMAN Fadhila, Akbar Kholish Fadlillah, M Fahmi, Inneke Abdillah Faida, Alfia Zul Fajri, Surya Faridawati Faridawati, Faridawati farliansyah, farliansyah Fatimah, Iim Fauzieyah, Lathifah Ummul Febrianti, Denisa Eka Fitri Nur Mahmudah Gontjang Prajitno Gunawan, Arief Gusti Yanti Habibie Nazri, Ahmad Hadiansyah, Firman Handi, M. Tri Handi Hanum, Upi Laila Harmilia, Elva Dwi Hartanto hartanto hartanto Hasanah, Enung Hasanah, Fitri Yani Nur Haslina Haslina Haurissa, Jusuf Hawa, Nabila Tsani Hawa, Putri Siti Hayati, Fitri Nur Hayuningtyas, Asti Helen Riupassa Helma, Fitria Helmizuryani Helmizuryani, Helmizuryani Hendro Widodo Hendry Y. Nanlohy Henry Setyawan Susanto Henry Setyawan Susanto Heri Susanto Hermansah, Bambang Heru Widodo, Mochammad Hesmi Aria Yanti Hidayat, Recky Hidayati, Dian Hilhamsyah Himawan, Oei Leonardo I Made Sudana Idealistuti, Idealistuti Iin Siti Aminah, Iin Siti Ika Maryani inayatillah, fafi INDARTI, TITIK Indrawati, Dianita Indrawati, Weny Indriyani, Catharina Risti Irawan, Piter Iriyanto, Santje M Irmanto, Irmanto Iskandari, Yuli ISMONO ISMONO Jamhari Jamhari Joko Minardi, Joko Kamelia Quzwain Karimah, Isyatul Karimi, Amir Karuniawan, Dwiky Yoga Kharisma, Canggih Khoirunah, Wahdatun Nisa khusnul khotimah Kiky Bella Yuniar, Audrey Koswara, Eko Kristiani, Devita Kristiyadi Kristiyadi Kriswanto, Didi Kulsum, Umu Kumalasari, Dian Novita Kurniyati, Nany Noor Kusnanto Kusnanto Laily, Ulul Laksmi Widajanti Latifah, Hasna Izdihar Leny Yuanita Lila Yuwana Lilis Endang Wijayanti, Lilis Endang Lindriany, Julita Lubis, Nasrul Rizal A. Lubis, Nelly Khoiriah Lucky Putri Rahayu Lukis Alam M, MOSES M. Saman, Asrina M. Zamroni, M. Madiatri, Maulida Wahyu Madlazim Madlazim Mahmudah Mahmudah Mahmudah, Ani Mashunatul Mardiyah, Sayidatul Margana, Juli Susila Maria, Debby Yulianthi Martha Irene Kartasurya Marthina Mini, Marthina Ma’ruf, Irkhamiawan Meredian Alam Mintowati, Maria Misdi, Misdi Mohamad Nur Mohammad Zen Rahfiludin Moudizka, Kevin Dewanda Muchsiri, Mukhtarudin Mudrikah, Mudrikah Muhammad Andriansyah, Muhammad Muhammad Gunawan Muhammad Hafidz Muhammad Ilham MUKHTARUDIN MUKHTARUDIN Mulyono Mulyono Munfa'ati, Nida Murtado, A.D. Murtado, Asep Dodo MUSLIMIN IBRAHIM Mutatauwi’ah, Mutatauwi’ah Muthmainnah, Melania Suweni Muntini Muttaqin, Fardian Imam Nadzifah, Hidayatun Nafisati, Novi Naintina Lisnawati Narendas, Orrochelcya Mardly Narendas, Orrocherrya Mardly Nasori, Nasori Ndari, Wulan Neni Marlina Nidya, Indriana Rahma Ningsih, Oktasari Wardia Ningsih, Septia Ningsih, Wirna Noor Cholifah Norman Wijaya Gati Nugraeni, Deni Nugroho, Atilla Pramudya Nugroho, Dhimas Setyo Nur Mahmudah, Fitri Nurani , Arum Titi Nuridzin, Dion Zein Nurman Nurman NURUL AZIZAH NURUL HIDAJATI Nurul Hidayati Nurul Jadid Nurwan Reza Fachrurrozi Nurwijayanti Okimustava Okimustava Oktarini, Dwi Okti, Okti Panda, Daniel Patimah, Lilis PERMATASARI, ANNISA Pietra Dorand Poedjiastuti, Sri Pranawati, Erma Prasetyowati, Eka Novvy Pratomo, Susatyo Sunu Priambodo, Joko Pujiati, Tri Purnomo, Parmadi Sigit Purwati Anggraini, Purwati Puspita, Hilya Puspitasari, Meika Putri, Diah Aprilia R Hadapiningradja Kusumodestoni Rahayu , Virnanda Rahayu, Bety Agustina Rahayu, Lucky Putri Putri Rahayu, Tri Puji Rahmadani, Noviana Dwi Rahman Aliffianto, Lutfir Rahmatika, Nuniek Ramadhani, Lidia Anggita Rasnasuri, Dita Ratnawati Ratnawati Reinara, Dick Richard Reotutor, Mark Angelo C Restyaningsih, Mega Bella Riandara , Fatur Roza RINI RINI Risdiana, Herra Riyatmoko, Erwin RIZKY, M. ROIHAN, M. Romadhon, Ahmad Heru Roni, Roni Ronny Aruben Rosmiah Rosmiah, Rosmiah Rumawak, Sarah A Rusdarti - S, ALVA NURVINA Sa'adah, Widadatus Sa'id, Sukron Sabriana, Sabriana Saepulloh, Saepulloh Safruddin . Samaalee, Abdunrorma Saman, Asrina Samik Samik Santika, Sela Sari MZ, Rika Puspita Sari, Bela Indria Sari, Reni Nofita Saripudin Saripudin Sasmiaji, Vani Sausanindra, Sherly Nur Sa’id, Sukron Septiana, Hespi Septiyani Septiyani, Septiyani Seputra, Hawreyvian Rianda Setiani, Fifin Setiyo Gunawan Setyaningrum, Niken Setyawati, Anastasia Putri Sevierda Raniprima Shodiq, Syamsul Silitonga, Steward Febrianto Sisno Riyoko Siti Fatimah Siti Fatimah Muis Siti Fatimah Pradigdo Siti Komariah Siti Nurlaela Slamet Untung Sri Achadi Nugraheni Sri Hidayati Syarief Sri Poedjiastoeti Sri Ratnawati Sri Setyowati Sri Tutur Martaningsih Sroyer, Katherina Sudarsono Sugiyo Sugiyo, Sugiyo Suharmanto Suhendro, Budi Suhendro, Budi Sukiman Sukiman Sukirman , Sukirman Sukirman Sukirman Sukisnadi, Dewoto Sulistyo, Asmania Rizki Nurjannah Suntoro, Adi Supatmi Supatmi Supatmi Supatmi Supratno, Haris Surono Surono Suryani, Dewi Amanatun Suryani, Wihdati Susilo Indrawati Suvi, Muhammad Pandu Suweni Muntini, Melania Suyono Suyono Syakdiah Syakdiah, Syakdiah Syamsiana, Frisca Syamsul Sodiq Sylviana, Sylviana Taba, Herman Tjolleng Tahufik, Ahmad Mada Tamba, Khairunissa Br Tamba, Khairunnisa Br Tasniah, Siti Tatan Kostaman Taufikurahmah, Titik Tengsoe Tjahjono, Tengsoe Timur, Chika Nurcahyani Tukiran Tukiran Tursilowati, Sri Yuni Tutik Nurhidayati Ulfa, Nastiti Almira Ulwan, Abdullah Utami, Widya Utari, Varisa Tri Verawati, Erie Waharjani, Waharjani Wahono Widodo Wahyu Widodo Wahyudi Wahyudi Wantini Wantini Wati, Rosyidah Dyah Purnama Wida Yuliar Rezika, Wida Yuliar Widodo Widodo Wijayanti, Clara Shinta Wijayanti, Puji Yani, Ade Vera Yanti, Dewi Yap, Siti Nursheila Khairuddin Yasir Mubarok Yuanita, Yuni Sri Yudhy Dharmawan Yuli Arif Tribudi Yuli Astuti, Dwi Yuliana, Putri Yuliastuti, Estin Yuniarti, Erliza Yuniseffendri, Yuniseffendri Yus Natali Z. A. Imam Supardi Zuhaery, Muhammad Zultinur Muttaqin