Articles
PERSEPSI DAN TINGKAT ADOPSI PETANI TERHADAP INOVASI TEKNOLOGI PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) PADI SAWAH DI DESA TRIBUDISYUKUR KECAMATAN KEBUN TEBU KABUPATEN LAMPUNG BARAT
Septiani Nurul Imani;
Iwan Setiawan;
Benidzar M Andrie
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/jimag.v9i2.7596
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui: (1) Persepsi petani terhadap inovasi teknologi PTT padi sawah; dan (2) Tingkat adopsi inovasi petani terhadap teknologi PTT padi sawah. Penelitian ini didesain secara kualitatif dengan menggunakan metode survei terhadap petani padi di Desa Tribudisyukur Kecamatan Kebun Tebu Kabupaten Lampung Barat. Sebanyak 58 sampel diambil dari 580 populasi petani padi sawah dengan menggunakan teknik acak sederhana. Persepsi dan tingkat adopsi petani yang diukur dengan menggunakan skala likert dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi petani terhadap inovasi teknologi PTT berada pada kategori tinggi, dengan rata-rata skor 32,43 (84,34%). Persepsi petani terhadap komponen teknologi PTT juga terkategorikan tinggi. Persepsi petani yang tinggi terjadi terlihat pada keuntungan relatif, kompatibilitas, triabilitas dan observabilitas, sedangkan kompleksitas teknologi PTT terkategori sedang. Tingkat keputusan adopsi petani terhadap inovasi teknologi PTT padi sawah berada pada kategori tinggi, dengan rata-rata skor di lapangan 11,67 (77,80%).
ANALISIS KELAYAKAN USAHA AGROINDUSTRI TAHU DI KABUPATEN PANGANDARAN
Santi Rahayu;
Iwan Setiawan;
Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/jimag.v9i2.7534
Industri rumah tangga seharusnya melakukan pencatatan dalam pengelolaan usahanya, sehingga diketahui secara pasti pendapatan dan kelayakan usaha yang sebenarnya. Pada kenyataannya, sebagian tidak melakukannya, termasuk usaha agroindustri tahu di Desa Parigi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha agroindustri tahu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan dengan pendekatan studi kasus. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan juga wawancara dengan responden serta data sekunder yang diperoleh dari dinas dan instansi terkait. Teknik penarikan sampel dilakukan secara sensus terhadap 4 perajin agroindustri tahu yang ada di Desa Parigi Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Data dianalisis secara kualitatif menggunakan analisis biaya, penerimaan, pendapatan, dan kelayakan usaha. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) Besarnya biaya produksi rata-rata yang dikeluarkan oleh perajin agroindustri tahu adalah sebesar Rp 667.537,52 dan penerimaan rata-rata yang diperoleh perajin sebesar Rp 1.240.000 dalam satu kali proses produksi sehingga pendapatan rata-rata yang diperoleh perajin agroindustri tahu sebesar Rp 572.462,48 dalam satu kali proses produksi; 2) Usaha agroindustri tahu menguntungkan dengan nilai R/C 1,96.
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA KERAJINAN TEMPURUNG KELAPA
Taufik Rizki Ramadan;
Iwan Setiawan;
Tiktiek Kurniawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/jimag.v9i2.7552
Kerajinan tempurung kelapa (Cocos Nucifera L) prospektif untuk dikembangkan, namun belum diketahui kelayakannya dalam skala UMKM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pendapatan usaha kerajinan Fitri Jaya Lestari; dan (2) kelayakan usaha kerajinan Fitri Jaya Lestari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi kasus. Data primer dan data sekunder diperoleh langsung dari informan penelitian (pemilik usaha kerajinan Fitri Jaya Lestari) dan dipilih cara purposive karena sangat memahami dan ahli kerajinan tempurung kelapa. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pendapatan yang diperoleh pelaku usaha dari kerajinan tempurung dalam setiap bulannya sebsar Rp. 1.607.069. (2) Nilai R/C pada usaha kerajinan Fitri Jaya Lestari adalah sebesar 1,45, artinya setiap Rp.1 biaya yang dikeluarkan oleh kebun tersebut akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp.1,45 sehingga usaha kerajinan Fitri Jaya Lestari tersebut dapat dikatakan layak untuk diusahakan karena nilai R/C > 1.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN BELIMBING (Averrhoa carambola L.)
Jeni Gunawan;
Iwan Setiawan;
Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/jimag.v9i2.6967
Belimbing merupakan komoditas pertanian yang sedang trend di kalangan masyarakat, sudah banyak yang membudidayakan buah belimbing, salah satunya disentra produksi belimbing Kota Banjar di Desa Waringinsari Kecamatan Langensari. Penjualan buah belimbing cukup bagus sehingga konsumen mudah untuk membeli buah belimbing, melaluai internet langsung di pasar-pasar Kota Banjar. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui peluang dan ancaman pasar komoditas belimbing 2) mengetahui potensi (kekuatan dan kelemahan) pasar komoditas belimbing. Jenis penelitian ini menggunakan studi kasus, dengan analisis SWOT. 1) Kekuatan strategi pasar komoditas belimbing meliputi lokasi strategis di jalur alternatif dua provinsi, harga yang ditawarkan murah dan terjangkau, pelayanan yang ramah terhadap pengunjung dan kekhasan buah belimbing. Kelemahannya, terletak pada keterbatasan fasilitas pemasaran buah belimbing. 2) Peluang pengembangan strategi pasar belimbing datang dari presepsi masyarakat lokal yang positif, terutama terkait dengan pengembangan agrowisata yang meningkatkan pendapatan dan membuka lapangan pekerjaan, kesediaan bantuan modal dari pemerintah, gaya hidup masyarakat yang kembali ke alam dan adanya dukungan pemerintah terhadap akses lokasi. Ancaman strategi pengembangan pasar komoditas belimbing datang dari kondisi iklim yang sulit diprediksi.
Penerapan dan Pelatihan SID dalam Rangka Good Corporate Governance di Kabupaten Bandung Barat Kecamatan Paromponng Jawa Barat
Nisa Hanum Harani;
Roni Habibi;
Iwan Setiawan
Merpati: Media Publikasi Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pos Indonesia Vol. 1 No. 1 (2019): Merpati
Publisher : LPPM Politeknik Pos Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (845.822 KB)
|
DOI: 10.36618/merpati.v1i1.839
Pada zaman yang sangat modern ini masyarakat dihimbau untuk mengetahui dan mengerti perkembangan tentang pentingnya teknologi di kehidupan. Teknologi memberikan kemudahan untuk membantu setiap kegiatan manusia baik dunia akademik, pembangunan dan lain sebagainya terutama di bidang pemerintahan (E-Government). E-Government didefinisikan sebagai suatu mekanisme interaksi baru antara pemerintah dengan masyarakat dan pihak-pihak lain yang berkepentingan, dimana pemanfaatan teknologi komunikasi dengan tujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Suatu penyampaian informasi menggunakan sebuah sistemberbasis web akan lebih membantu bila menerapkan E-Government ini pada Desa Cihanjuang, Bandung Barat. Pada saat ini Desa Cihanjuang, Bandung Barat masih menggunakan sistem manual yang pada akhirnya masyarakat tidak dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan setiap saat, sehingga banyak sekali informasi yang tidak diketahui. Untuk meningkatkan kualitas suatu layanan data dan informasi, sebuah sistemwebsite sangatlah dibutuhkan. Mengacu pada hal tersebut, maka diharapkan Desa Cihanjuang agar menggunakan sistem informasi berbasis Web dengan tujuan agar dapat mempublikasikan ke masyarakat luas serta memudahkan masyarakat mendapatkan informasi yang dibutuhkan setiap saat hanya dengan menggunakan device yang sudah terkoneksi oleh internet
SOSIALISASI PEMAHAMAN TENTANG PENCEGAHAN DAN PENYEBARAN COVID-19 DAN BANTUAN LANGSUNG KEPADA KELUARGA TERDAMPAK DI DESA KAWASAN BANDUNG BARAT
Widia Resdiana;
Supriady Supriady;
Iwan Setiawan;
I Made Yadi Dharma
Merpati: Media Publikasi Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pos Indonesia Vol. 2 No. 2 (2021): Merpati
Publisher : LPPM Politeknik Pos Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36618/merpati.v2i2.967
Sebuah Desa di Kawasan Parongpong Bandung Barat sebagai salah satu daerah yang terdapat di daerah Jawa Barat, yang sedang berusaha pula untuk memutus rantai penyebaran virus COVID-19, merupakan daerah yang juga terkena dampak ekonomi karena pembatasan sosial dalam rangka pencegahan penularan virus tersebut lebih luas lagi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, yang fokus pada Peran Sektor Pendidikan di dalam Pencegahan Penyebaran Virus COVID-19 di Desa di Kawasan Parongpong Bandung Barat ini dilaksanakan dalam tiga tahapan, yakni 1) tahapan analisis kebutuhan, 2) tahap persiapan, dan 3) tahapan pelaksanaan. Berdasarkan analisis situasi dan kebutuhan, Desa di Kawasan Parongpong Bandung Barat ini berbatasan dengan daerah-daerah terkonfirmasi COVID-19 dan dampak dari penyebaran virus tersebut 65% masyarakat desa telah kehilangan pendapatan harian karena implementasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Oleh karena itu, tahapan persiapan pelaksanaan PKM ini, antar lain untuk mengedukasi masyarakat Desa di Kawasan Parongpong Bandung Barat ini tentang bahaya COVID-19, dengan rencana mendistribuksikan flyer dan Alat Pelindung Diri (APD) individu. Diharapkan masyarakat desa memiliki pemahaman tentang virus tersebut setelah mendapatkan flyer dan berkontribusi di dalam terputusnya rantai penyebarannya ini dengan memakai APD individu mengingat desa ini berada di sekeliling daerah terkonfirmasi. Kemudian, di dalam kegiatan PKM ini pun dilakukan tahap persiapan untuk membantu masyarakat yang terkena imbas ekonomi dengan rencana pengadaan dan bantuan pendistribusian Sembako kepada masyarakat desa yang terdampak COVID-19 secara ekonomi. Pendistiribusian flyer, APD, dan Sembako dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan dengan bantuan mitra dari Desa di Kawasan Parongpong Bandung Barat.
PENGEMBANGAN BISNIS TANPA RIBA
Iwan Setiawan
TAHKIM Vol 13, No 2 (2017): TAHKIM
Publisher : IAIN Ambon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33477/thk.v13i2.716
The development of wealth is not something that is prohibited but God has outlined the rules in the development of wealth to create harmony and human order. The development of assets with usury instruments is a prohibited method. Likewise with interest based on the 2003 MUI fatwa which states that even interest is usury that is unlawful. Usury is not only forbidden based on the syar'i argument, but the practice of usury has a negative impact on the economic order of a country. This study uses a descriptive qualitative research approach, namely by describing the phenomenon of usury as well as arguments that are pro and counter to interest as an innovation of capitalist ideology. The results of this study are that interest included in usury is prohibited even though it does not multiply and has a negative impact on the economy such as causing inflation in 1998. The solution to avoiding usury practices is the mudharabah contract. This contract is friendly to entrepreneurs and consumers because profits and losses are borne together. Keywords: Usury, business, interest
FAKTOR PENDUKUNG KINERAJA PENYULUH PERTANIAN SWADAYA DALAM MENDORONG REGENERASI PETANI DI KABUPATEN CIANJUR, JAWA BARAT
Nofri Amin;
Iwan Setiawan;
Dini Rochdiani
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 14 No 1 (2019)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (221.579 KB)
|
DOI: 10.51852/jpp.v14i1.410
Self-supporting agriculture extension can be an example and a good motivator for young farmers and young people to work in the agricultural sector. The existence of adequate work facilities can also ensure high work motivation. In the instructor, performance has not shown significant benefits in increasing farmers' income and welfare. This study aims to determine the characteristics and supporting factors of the performance of effective independent agriculture instructors. The analysis used is descriptive statistics with a number of respondents 106 self-help counselors using survey methods and structured interviews conducted by census. The results showed that the characteristics of independent agriculture instructors have a high level of contribution because it is reflected in its position in society, age, organizational experience and high altruism (empathy, care). While the supporting factors of the performance of independent agriculture instructors also have a high contribution to the regeneration of agricultural actors. The supporting factors of the performance of independent agriculture instructors can be improved if the extension materials are well prepared, modified with conformity to the current target conditions can be improved.Penyuluh pertanian swadaya dapat menjadi contoh dan pemberi motivasi yang baik kepada petani muda dan pemuda untuk bekerja di sektor pertanian. Adanya fasilitas kerja yang memadai juga dapat menjamin adanya motivasi kerja yang tinggi Pada penyuluh, kinerjanya belum menunjukkan manfaat yang signifikan dalam peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan faktor pendukung kinerja penyuluh pertanian swadaya yang efektif. Analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif dengan jumlah responden 106 orang penyuluh swadaya dengan menggunakan metode survey dan wawancara terstruktur yang dilakukan secara sensus. Hasil penelitian menujukkan bahwa Karakteristik penyuluh pertanian swadaya memiliki tingkat kontribusi yang tinggi karena tergambarkan dari posisinya di masyarakat, usia, pengalaman organisasi dan altruisme (empati, peduli) yang tinggi. Sedangkan faktor-faktor pendukung kinerja penyuluh pertanian swadaya juga memiliki kontribusi tinggi terhadap regenerasi pelaku pertanian. Faktor-faktor pendukung kinerja penyuluh pertanian swadaya dapat ditingkatkan apabila materi penyuluhan dipersiapk
Penerapan Knowledge Management System Menggunakan Boisot And I-Space Model (Studi Kasus: Politeknik Pos Indonesia)
Roni Habibi;
Iwan Setiawan
Competitive Vol. 14 No. 2 (2019): Jurnal Competitive
Publisher : Politeknik Pos Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36618/competitive.v14i2.624
Politeknik Pos Indonesia merupakan sebuah perguruan tinggi vokasi yangmemiliki komitmen terhadap penelitian, jurnal, karya ilmiah, data, dan dokumen penting lainnya. solusi dalam pengolahan dan penyediaan sistem informasi adalah dengan adanya sistem file sharing. File sharing digunakan untuk pegawai yang sudah melakukan penelitian, jurnal, pembuatan surat atau data penting lainnya lalu membagikannya. Penelitian ini untuk melakukan analisis perancangan knowledge management dengan acuan kerangka kerja Boisot And I-Space Model. Hasil kajian ini berupa analisis dan perancangan knowledge management. Dengan metode Boisot And I-Space Model menekankan bahwa pengetahuan dapat digeneralisasikan ke dalam situasi dan kondisi sesuai dengan studi kasus dengan tujuannya adalah untuk menghasilkan skema yang lebih baik yang memungkinkan aliran transformasi pengetahuan untuk dianalisis secara lebih rinci. Dari hasil analisis dan perancangan knowledge management ini dapat di implementasikan dan di gunakan secara efektif dan efisien karena ketika ada pegawai yang membutuhkan data atau file akan mempermudah pencarian karena data atau file sudah tergabung dalam satu sumber daya.
Perancangan Alat Untuk Optimalisasi Pemakaian Energi Listrik untuk Rumah Tinggal Hemat Energi
charles pangaribuan;
iwan setiawan
Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE UNIBA) Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE UNIBA)
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Balikpapan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (646.9 KB)
Abstract— The use of electrical energy in houses sometimes not optimal and inefficient, because during the houses the have been left by the owner sometimes tedapat the lights or an electrical device that there was really no need operated but still operating, this is what lead to the use of electrical energy vain.To address this so perlulah made a an electronic device that beneficial to control the use of electrical energy home live that devices electricity unnecessary functioned can be made inactive by a device that fitted. A device that made is software of programming c language adjusted with the regulation discharging electricity energy planned and will be upload into device microcontroller electrical Circuit. This Microcontroller also have relay, keypad and other devices supporting from apparatus produces by results according to which planned namely device electricity can active or inactive at the device electicity made this is very effective used in building with installation that uses electric power large