p-Index From 2021 - 2026
15.725
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konseling dan Pendidikan KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri (e-journal) Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Indonesian Journal of Educational Counseling Al-Hayat: Journal of Islamic Education GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JURNAL MAHASISWA BK AN-NUR : BERBEDA, BERMAKNA, MULIA JAMBURA Guidance and Counseling Journal JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa JOMSIGN: Journal of Multicultural Studies in Guidance and Counseling QUANTA Jurnal Consulenza : Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Bulletin of Counseling and Psychotherapy Jurnal Peduli Masyarakat Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam International Journal of Social Science and Religion (IJSSR) Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Locus Journal of Academic Literature Review Education and Counseling Journal SWARNA Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia Al-DYAS : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia AHKAM : Jurnal Hukum Islam dan Humaniora Indonesian Research Journal on Education Dedikasi Saintek Jurnal Pengabdian Masyarakat Asian Journal of Early Childhood and Elementary Education Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Kajian Pendidikan dan Psikologi Jurnal Pengabdian Sosial KONSELOR Jurnal Inovasi Global International Journal of Multicultural Counseling and Development DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling COUNS-EDU: The International Journal of Counseling and Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Membangun Kemampuan Sosial Melalui Penerapan Konseling Kelompok Adlerian untuk Mengatasi Perilaku Egosentris pada Remaja Habsy, Bakhrudin All; Binarsia, Ildagis; Samcha, Nurina Dzawata; Ratnawati, Noor Avia
Jurnal Inovasi Global Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v2i4.88

Abstract

Egosentrisme pada remaja sebagai ciri psikologis yang umum terjadi di masa remaja. Hal ini mencakup pemahaman diri yang terpusat pada diri sendiri, di mana remaja cenderung melihat segala sesuatu dari sudut pandangnya sendiri tanpa mempertimbangkan perspektif orang lain. Mereka mungkin cenderung egosentris dalam cara mereka berpikir, merasakan, dan bertindak. Egosentrisme pada remaja dapat dilihat sebagai bagian dari tantangan perkembangan yang perlu diatasi untuk mencapai kesejahteraan psikologis dan sosial yang lebih baik. Konseling Adlerian, yang berakar dari teori kepribadian Alfred Adler, menekankan pentingnya memahami individu dalam konteks hubungan sosialnya dan pengaruh lingkungan pada perkembangan kepribadian. Penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis metode  study literatur (study literature). ”sumber untuk melakukan tinjauan ini meliputi pencarian secara elektronik dengan menggunakan beberapa database yaitu Google Scholar dalam bentuk jurnal penelitian dan artikel .Hasil akhir dari penulisan artikel ini adalah (1) Perspektif Historis Konseling Adlerian 2) Konsep Dasar Konseling Kepribadian dalam Konseling Adlerian 4) Tujuan Konseling Adlerian (5) Proses Konseling Adlerian (6) Situasi Hubungan Konseling, Adlerian (7) Mekanisme Pengubahan Konseling Adlerian.
Etika dalam Penelitian Kualitatif: Tinjauan Literatur atas Prinsip, Tantangan, dan Implementasi dalam Konteks Masa Kini Prasetiyowati, Tri; Nursalim, Mochamad; Habsy, Bakhrudin All
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i3.2603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah prinsip etika, kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan lapangan, serta strategi penerapan etika dalam penelitian kualitatif. Pentingnya etika dalam pendekatan ini terletak pada intensitas interaksi antara peneliti dan partisipan, yang menuntut tanggung jawab moral serta kepekaan sosial. Studi ini menggunakan metode kajian literatur dengan teknik purposive sampling untuk memilih sumber yang relevan, termasuk buku akademik, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan yang membahas isu etika dalam penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui pembacaan mendalam dan diklasifikasikan berdasarkan tiga fokus utama: prinsip dasar etika, tantangan lapangan, dan strategi implementasi. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip seperti persetujuan berdasarkan informasi, kerahasiaan, keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab sosial, esensial untuk melindungi hak partisipan. Sementara itu, tantangan utama yang sering muncul meliputi konflik peran, ketimpangan kekuasaan, dan potensi pelanggaran kerahasiaan. Oleh karena itu, strategi implementasi etika harus dilakukan secara menyeluruh, reflektif, dan kontekstual. Temuan ini berkontribusi pada penguatan praktik penelitian yang etis dan mendorong eksplorasi lebih lanjut di berbagai bidang ilmu sosial.
Menelaah Profil Pelajar Pancasila dan Perwujudannya dalam Pendidikan yang Berpihak pada Peserta Didik Habsy, Bakhrudin All; Mujiono, Alivia Pratiwi; Halmahera, Amelia Dhamara Sofyati; Rohmawati, Laili Indah Sari; Nikmah, Luluk Ainun; Hilman, Luthvan; Mariatiningsih, Mariatiningsih
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.12239

Abstract

Pendidikan Indonesia mengalami perubahan dan perkembangan melalui strategi reformasi kurikulum sesuai dengan perkembangan zaman. Penguatan karakter dengan nilai-nilai Pancasila ditekankan dalam Merdeka Belajar, sebuah terobosan pemerintah untuk mengembangkan potensi unik setiap peserta didik. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk dilakukan telaah secara mendalam terhadap implementasi Program Profil Pelajar Pancasila yang diberikan kepada peserta didik. Bagaimana Program Profil Pelajar Pancasila diimplementasikan di sekolah, serta apakah program tersebut telah memenuhi kriteria berpihak pada peserta didik. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, yang melibatkan pengumpulan sumber-sumber dokumen pustaka. Hasil studi pustaka menunjukkan keberhasilan banyak sekolah dalam menerapkan teknik pembelajaran profil pelajar Pancasila, dengan kegiatan di dalam dan di luar kelas untuk memperkuat karakter peserta didik sesuai tujuan pendidikan nasional. Selain itu faktor penghambat implementasi proyek ini melibatkan kesadaran dan pemahaman rendah tentang nilai-nilai Pancasila, adanya nilai-nilai yang bertentangan, serta faktor dari pendidik seperti minimnya waktu belajar, substansi pelajaran yang terbatas, dan minat rendah dari pelajar.
Landasan Historis Pendidikan Indonesia : dari Masa Penjajahan Sampai Kemerdekaan Habsy, Bakhrudin All; Irsu, Aulia Fihatny; Mutaqin, Miftahul Anwaril; Pratanti, Anisa Dwi; Sabella, Agnesya Salsa; Putratama, Wahindha Lantip; Putricia, Anjani Rizki
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13108

Abstract

Perjalanan pendidikan Indonesia telah mengalami banyak perkembangan mulai dari penyelenggaraan pendidikan yang paling sederhana sampai pendidikan yang perlu beradaptasi dengan teknologi digital. Tujuan dari penelitian ini menggambarkan tentang perkembangan pendidikan di Indonesia melalui sebuah sejarah panjang. Metode penelitian ini adalah kualitatif menggunakan jenis penelitian studi kepustakaan, merujuk pada artikel ataupun data dari penelitian sebelumnya. Fokus dalam penelitian ini adalah: 1) Apa bentuk ajaran agama yang menjadi landasan pendidikan?, 2) Bagaimana kondisi masa kolonialisme kepentingan penjajah mampu menjadi landasan pendidikan di indonesia?, Serta 3) Bagaimana wajah pendidikan Indonesia pasca kemerdekaan?. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masa kolonial pendidikan hanya melalui nilai-nilai lokal budaya yang mencakup ajaran agama. Masa kemerdekaan diadopsinya Pancasila sebagai dasar filosofis pendidikan nasional. Dimana hak belajar diperluas untuk semua masyarakat, dan pendidikan keagamaan diakui sebagai bagian integral sistem pendidikan. Era reformasi membawa langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui penerapan merdeka belajar yang diimplementasikan dalam Profil Pelajar Pancasila.
Urgensi Mempertahankan Nilai-Nilai Pancasila sebagai Identitas Manusia Indonesia di Revolusi Industri 5.0 Habsy, Bakhrudin All; Lailah, Alful; Damayanti, Alfian; Asy'ari, Arinal Haq; Fitrianti, Lutfiah Indar; Saputri, Melenia Ayu; Alifah, Sofiyah Asy Syarifatul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13153

Abstract

Pada era Revolusi Industri 5.0 identitas nasional Indonesia menghadapi tantangan serius akibat globalisasi dan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis urgensi penanaman nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara untuk menjaga keberlanjutan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal di tengah dinamika ini. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan analisis isi, penelitian mengeksplorasi ancaman-ancaman terhadap nilai-nilai Pancasila. Hasilnya menunjukkan dampak positif dan negatif globalisasi serta teknologi terhadap masyarakat Indonesia, dengan akses mudah generasi muda terhadap budaya asing melalui teknologi menjadi perhatian utama. Penelitian ini menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong dan toleransi, sebagai ciri khas masyarakat Indonesia. Kesimpulannya, upaya kolaboratif lintas sektor, melibatkan pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, diperlukan untuk mempertahankan identitas nasional sambil menghadapi tantangan global di era Revolusi Industri 5.0.
Tantangan Pendidikan Abad Ke-21: Pemikiran Ki Hajar Dewantara dan Implementasi Kurikulum Merdeka Habsy, Bakhrudin All; Rohida, Annisa Iffa; Sudarsono, Mahadi; Sholikhah, Mar’atus; Firdaus, Maylia; Anzhani, Validya Alfira
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13163

Abstract

Prinsip pendidikan Ki Hajar Dewantara meliputi pendidikan yang berkelanjutan mengikuti perkembangan zaman, pengambilan inspirasi dari berbagai sumber, serta sesuai dengan nilai-nilai kebudayaan di Indonesia. Perwujudan prinsip pendidikan tersebut adalah melalui kurikulum merdeka. Selaras dengan hal tersebut berbagai tantangan pendidikan muncul sebagai penyesuaian dari kurikulum merdeka. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan Ki Hajar Dewantara dan relevansinya terhadap tantangan pendidikan saat ini serta implementasi kurikulum merdeka. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan jenis studi literatur untuk menggambarkan hasil temuan dengan beberapa artikel jurnal. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa relevansi kurikulum merdeka dengan konsep Ki Hadjar Dewantara terletak pada prinsip kemandirian dan kebebasan dalam pendidikan. Adapun tantangan pada peserta didik saat ini yaitu maraknya kasus perundungan, intoleransi, dan kekerasan.
Penerapan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Self-Management untuk Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa di Sekolah Menengah Atas Mujiono, Alivia Pratiwi; Putricia, Anjani Rizki; Sholikhah, Mar’atus; Asy’ari, Arinal Haq; Habsy, Bakhrudin All; Sotipah, Sotipah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan dan konseling (PTBK). Subjek penelitian adalah enam orang siswa yang mempunyai disiplin belajar rendah. Berdasarkan data yang diperoleh setelah siswa mendapat bimbingan kelompok dengan teknik self management, terjadi peningkatan kedisiplinan belajar pada siklus I, dari skor awal antara 48 sampai 59, dengan rata-rata persentase kelompok sebesar 53,5%, tergolong rendah. Setelah kegiatan pada siklus I terjadi peningkatan sebesar 15,88% dengan skor individu meningkat dari 58 menjadi 65 mencapai persentase 62% dengan kategori memuaskan. Pada siklus II peningkatan skor individu berkisar antara 70 hingga 82 memberikan persentase peningkatan sebesar 27,41%, dengan rata-rata prestasi kelompok pada kategori tinggi mencapai 79%. Membuktikan bahwa penggunaan bimbingan kelompok dengan teknik self manajemen dapat meningkatkan kedisiplinan belajar siswa menengah keatas.
Counsellor Ideal Character Based on Javanese Cultural Values Habsy, Bakhrudin All; Mariani Binti Md Nor
International Journal of Multicultural Counseling and Development Vol. 1 No. 1 (2024): March
Publisher : ILIN Education Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/ijomcd.v1i1.2303

Abstract

When dealing with other people, especially counsellors, counsellors must be able to be ngemong by showing a tolerant attitude, not reproaching, not demanding and helping them in fulfilling their needs. by showing a ngemong attitude, the counsellor will show himself as a trustworthy and compassionate person. Of course, professional counsellors have at least reached the level of "tepa sarira" where the counsellor is able to understand what others feel. In order not to become "The wounded healer", a counsellor needs to be "introspective" where he tries to understand his own situation as honestly as possible. However, it would be even better if the counsellor is able to determine his/her identity as a person (mulat sarira). Thus, a counsellor can carry out his role as a professional person with selflessness for the good of many people and as a divine person. As a person born in Java, a Javanese counsellor should instil the values of Javanese cultural wisdom in his/her life while remaining flexible and open to the times. So, in addition to staying updated with the outside world, the counsellor is also a successor to the noble values of the nation.
Penerapan Teknik Self Management Terhadap Perilaku Terlambat Pada Peserta Didik Di SD Negeri Jajar Tunggal III Surabaya Mustikaningtyas, Rania Putri; Adelia, Fyrza Mariska; Sriandi, Adelia Kusuma; Habsy, Bakhrudin All
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 7 (2024): Mei
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/f24hd634

Abstract

Teknik self management merupakan salah satu strategi yang dalam penerapannya bertujuan untuk mewujudkan pengubahan  perilaku yang dimana dalam prosesnya individu akan mengarahkan perubahan tingkah lakunya sendiri menggunakan suatu teknik atau kombinasi dari teknik terapeutik. Perilaku terlambat yang terjadi terus menerus akan menjadi penyebab awal terjadinya penurunan prestasi belajar pada peserta didik. Hal ini dikarenakan ketika datang terlambat, peserta didik akan kehilangan dan tertinggal sebagian materi pembelajaran yang telah dijelaskan oleh guru. Pengabdian ini didasarkan pada kecenderungan peserta didik yang menerapkan perilaku datang terlambat ke sekolah. Pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan teknik self management terhadap perilaku datang terlambat pada peserta didik di SD Negeri Jajar Tunggal III Surabaya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Adapun prosedur dalam penelitian tindakan kelas terdapat empat langkah - langkah, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, serta refleksi. Hasil dari pengabdian ini bahwa penerapan teknik self management terhadap perilaku datang terlambat pada peserta didik dianggap efektif, sehingga dapat menumbuhkan komitmen pada diri sendiri dalam menghargai waktu dan merubah perilaku yang maladaptif menjadi adaptif.
Penerapan Teknik Reinforcement Dan Punishment Di Sekolah Ramah Anak Habsy, Bakhrudin All; Hanani, Azrina Khalwa; Anggraini, Faradita Ayu; Zulfah, Sayyidah Zakiyah; Rahma, Arsyadana Aulia'u
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 7 (2024): Mei
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/xqae3k16

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada penerapan teknik reinforcement dan punishment yang dilakukan dalam kegiatan belajar mengajar di Sekolah Ramah Anak. Sekolah ramah anak dirancang khusus untuk menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif dan aman, sehingga anak terlindung dari segala hal yang memiliki dampak buruk terhadap kondisi fisik dan psikisnya. Dengan penerapan teknik reinforcement dan punishment bertujuan untuk memperbaiki perilaku dan karakter anak, serta secara efektif dapat mengidentifikasi kemajuan dan kendala penerapan yang terjadi di lokasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis action research. Peneliti juga melakukan studi literatur untuk menunjang penelitian. Meskipun terkadang masih menggunakan teknik punishment, namun dirasa teknik punishment merupakan teknik yang tidak efektif untuk memperbaiki perilaku dan karakter siswa. Dikarenakan dengan penerapan teknik punishment hanya membuat siswa merasa takut dan merubah tingkah lakunya secara terpaksa, sehingga perilaku tersebut dapat berubah sewaktu-waktu. Maka, sekolah ramah anak ini lebih sering menggunakan teknik reinforcement yang dirasa lebih efektif untuk memperbaiki perilaku dan karakter siswa untuk menjadi lebih baik. Selain itu dengan penerapan teknik reinforcement perubahan perilaku yang terjadi pada siswa murni dari kemauannya sendiri, dapat dirasakan secara cepat, serta siswa merasa lebih senang dan nyaman. Terkadang beberapa guru memberikan reward berupa barang atau pujian sebagai bentuk apresiasi kepada siswa setelah melakukan perubahan perilaku lebih baik.
Co-Authors A'yun, Siti Qurotul Abdullah, Mirza Ghulam Adelia, Fyrza Mariska Agus Rizal Aji, Oetari Zakiyah Akhmad, Giralda Aufadzatul Hanan Alamsyah, Aisyah Dzakia Alfath, Ivan Alifah, Sofiyah Asy Syarifatul Amalda, Amalda Amali, Azzah Nabila Amania, Rukhil Andani, Novia Fitri Anggraeny, Trya Ayu Anggraini, Faradita Ayu Anggreani, Kintan Anzhani, Validya Alfira Apriliani, Imaniar Apriliya, Karina Aprilyana, Gian Salsabilla Arfianti, Yunica Putri Arfiyani, Maulidia Putri Ari Khusumadewi Arisa, Ayu Jingga Armania, Selomita Dianing Arsalan, Fidelalika Inasa Putri Aryanti, Dwi Wulan Asfinda, Hany Asfindha, Hany Asmarani, Eka Meylana Assalsabila, Farikh Asy'ari, Arinal Haq Asy’ari, Arinal Haq Atsila, Butsaina Altaf AYU LESTARI Azizah, Elsa Nur Azizah, Erliyana Freida Nur Azizah, Latif Nur Azizah, Mutiara Azizah, Najwa Hikmahtul Azizah, Taqiyyatul Azmil, Ulil Baktiadi, Athallah Nadhif Berliana, Aulia Risa Billa, Nur Amanah Binarsia, Ildagis Buana, Imanda Riska Tri Budi Purwoko BUDIYANTO Budiyanto Budiyanto Cahyo, Ach. Tegas Tri Choirunisa, Lia Christian, Jerry Sheva Chueyra, Sankara Pramahadi Damayanti, Alfian Damayanti, Shinta Anisa Damayanti, Tamara Avrelia Danendra, Naufal Daffa DENOK SETIAWATI Durrotun Nafisah Elisabeth Christiana Ely Roy Madoni Emiliasari, Cahya Endang Pudjiastuti Sartinah Eraeni, St. Evi Winingsih, Evi Fadhilla, Intan Nur Fadilah, Ela Nur Fajar, Tasha Haty Faricha, Ifta Nur Fasa, Redita Amalia Fathana, Arya Surya Fathira, Sheilawaty Arum Febiyanti, Dela Febriani, Dwita Febrianti, Aliya Putri Fikri, Choiril Ibadiyah Firdaus, Azzahro Firdaus, Maylia Firdaus, Musyaffa Dafa Firmansyah, Alfian Hari Fitria, Verda Fitriano, Lino Fitrianti, Lutfiah Indar Habibah, Noviana Hafizah, Maryam Hakiki, Intan Ainul Halmahera, Amelia Dhamara Sofyati Hamida, Amaliah Hanani, Azrina Khalwa Hanifudin, Muhamad Haq, Muhammad Akmal Ahsanul Harianto, Ine Muro'afah Hariono, Kanaya Violetta Harsantik, Gatis Sri Sri Hati, Adinda Mutiara Hati, Angela Amanda Berlian Hidayat, A. Taufiq HILMAN, LUTHVAN Husna, Aulia Mustafida Hutauruk, Andrea Briliana Christie Ilhamuddin, Muhammad Farid Ilzam, Ahmadur Inayah, Putri Indah, Nur Mutiara Indriyani, Auriza Fitri Irsu, Aulia Fihatny Isdwiyanti, Dian Ismi Faradila, Ismi Jannah, Ilda Miftakhul Jatmiko, Maia Rahmanindia Putri Jelita, Rania Surya Kadri, Nursyuhaidah Mohd Karim, Najwa Anisah Kartikasari, Dea Dwi Kasih, Zelma Setya Khaelani, Fawwas Firdaus Khairunnisa Khairunnisa Krisnandini, Shindy Kristiana, Efi Tri Kurnianto , Yovityo Azitya Kurnianto, Yovityo Azitya Kurniawan, Nanda Alfan Kusumanegara, Dyah Ayu Lailah, Alful Laksmana, Tiffada Islamic Latifia, Nihayatul Lena, Annora Malva Lestari, Pingkan Duwi Lestari, Ria Eka Lestari, Shafika Ayudyah Livi, Ratna Nur Lubis, Shabrina Nailah Lutfiah, Zahra Rizqi M, Syifa’ul Ummah Salsabila Putri Maharani, Alifia Putri Maharani, Meutya Faiha Adila Mahendra, Wiratama Malika, Avrie Dzakkiya Malora, Popo Indra Mareta, Dwi Ajeng Mareta, Riska Dwi Mariani Binti Md Nor Mariatiningsih, Mariatiningsih Masruroh, Hanim Maula, Anjany I’anatu Maulana, Hikmal Maulidiyah, Nuris Saidah Rahmah Maulidynan, Dinda Avrilia Mauliyah, Hayyin Farihatul Meifiana, Neha Eka Melati, Shella Merivasari, Chelvi Agusty Mochamad Nursalim Mochammad Nursalim, Mochammad Mosleh, Ikrimania Mubarok, Alfi Kamelia Muckorobin, Moch. Ilham Mufidah, Fikriyatul Mufidha, Nazwatul Muflikhatin, Luluk Mujiono, Alivia Pratiwi Mukti, Farrel Alvydi Mulia Putra, Alexander Mario Angger Murtadlo, Wildan Nasruddin Mustika, Ayunda Laras Mustika, Erika Winda Mustikaningtyas, Rania Putri Mutaqin, Miftahul Anwaril Nabella, Kharisma Putri Nabila Nafis, Bunga Ragil Nabila, Fitri Ayu Nafisah, Candara Aulia Naisyla, Alinza Zahra Najlatun Naqiyah Naqiah, Nadjlatun Naqiyah , Najlatun Nashihah, Durrotun Nikmah, Luluk Ainun Ningtias, Citra Ardiani Dwi Ayu Ningtyas, Niken Mahara Nishafa, Difani Khoirun Novitasari, Radya Putri Noza, Aufa Zakia Nur Mahmudah Nurarifah, Dinda Yuli Nurfirda, Ida Nurhayati, Novida Nurjanah, Intan Oetari, Aiuningtyas Yuni Oktafiani, Falisa Oktaviana, Dian Omoyemiju, Michael Adeniyi Pagho, Amanda Agustin Putri Posopati, Anggita Nawangwulan Pradana, Giovanny Pudji Prasetiyowati, Tri Prasetyo, Intan Anggraheni Zahrin Pratama, Gadis Putri Amelia Pratanti, Anisa Dwi Prayoga, Ammi Purnama, Ivan Fadilah Putra Puspitahaqni, Vivi Putratama, Wahindha Lantip Putri, Abrillianty Tivany Surya Putri, Alifia Febriana Putri, Cindy Kartika Putri, Dwi Ajeng Mareta Putri, Evelyna Eka Putri, Fira Alviana Rachelia Putri, Shafyra Ayunda Putricia, Anjani Rizki Qurrotussalwa, Fahmida R, Daura Dirasyia Nadzinniya Rachmania, Nita RACHMAWATI, AJENG Rachmawati, Amalia Putri Rahayu, Farida Muji Rahayu, Indah Rahma, Arsyadana Aulia'u Rahma, Nabila Faza Rahmadania, Aulia Nur Rahmadhani, Rizky Rahmah, Dwi Oktavia Naila Rahmawati, Alya Rahmawati, Maria Yustiana Rahmawati, Rahmawati Rahmiawan, Natasya Artamefilla Rakhmanita, Aulia Ratnawati, Noor Avia Retno Tri Hariastuti, Retno Tri Ridjal, Tadjoer Rizki, Reza Aulia Rohida, Annisa Iffa Rohmawati, Laili Indah Sari Rusty, Fisya Aulia Rusydi, Wasilatur Rahmah Siftia Sabella, Agnesya Salsa Sabrina, Nailah Aura Saleha, Aula Niswa Salma, Tania Salsabiela, Najwa Salsabila, Adinda Salsabila, Dona Maretta Salsabila, Hussana Salsabila, Qonita Salsabila, Salsabila Samcha, Nurina Dzawata Sanallah, Ahsin Kama’ah Sania, Farah Nikmatus Santoso, Hikmal Ramdhan Priyo Saputra, Fanzha Erza Nanda Saputra, Muhammad Ivan Dwi Saputra, Reri Saputri, Berbella Khayla Syavanda Saputri, Melenia Ayu Saputri, Warnanda Eka Sari, Fauziah Ardelia Sari, Siska Amelia Sari, Wahyu Asri Nur Tri Via Sartinah, Endang Pudjiastutik Satsabhila, Adhelea Senja, Agesti Tria Fatma Septianingtyas, Dwi Lutviani Shafira, Rizka Rusydah Reza Shelomita, Cahyaning Shidqah, Syafira Badhiatus Sholihah, Zizamatus Sholihuddin, Nasywa Salsabila Sholikah, Erika Badriyahtus Sholikhah, Mar’atus Siftia Rusydi, Wasilatur Rahmah Siti Aisyah Siti Fatimah Siti Kholijah, Siti Siti Nurjanah Sofiana Sofiana, Sofiana Sotipah, Sotipah Soviana, Amelia Fauziyyah Sriandi, Adelia Kusuma Sudarsono, Mahadi Sufiandi, Adhelia Caroline Sukma, Fara Fairuz Suroso, Dimas Heri Susanti, Dyah Amelia Susanti, Nur Ainy Pricillia Susanto, Adianna Muthia Syahputra, Mohammad Rizky Adi Syakilah, Najwa Jihan Fauha Tarigan, Kevin Leonardo Tengku Riza Zarzani N TITIN INDAH PRATIWI Unaisah, Unaisah Vicania, Iit Viola, Nadin Putri Wadhlah, Zulfa Huwaidah Walidah, Zianah Wandari, Nadya Indria Widya Anggraeni, Widya Widyastutik, Dwi Rahayu Wijaya, Nonik Dina Aprilia Wiryanto, W Wiyono, Bambang Dibyo Wiyono, Rima Faradillah Wati Fidaus Wulandari, Dewi Putri Yahya, Khairunisha Nabila Yuliana, Tabita Tindie Yurianto, Ardini Farzana zahra, Kevina Firdaus Az Zahro, Chintya Inayatus Zahro, Putri Awalia Zain, Hilda Hanuf Hamida Zainiah, Nisrina Salwa Zakirah, Amirah Zuhriyah, Sofia Aminatuz Zulfah, Sayyidah Zakiyah ‘Ula, Elviana Rohmah Rosyidatul