p-Index From 2021 - 2026
9.249
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MEDIA PETERNAKAN - Journal of Animal Science and Technology Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Journal The Winners Journal of Nonformal Education EDUTECH: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Journal of Governance and Public Policy Jurnal Manajemen Pelayanan Publik QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Historika Solidaritas Al-Hayat: Journal of Islamic Education Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Journal of Maternal and Child Health JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal of Educational Research and Evaluation Journal on Education Jurnal Artefak Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Sosial Humaniora Sigli Resolusi: Jurnal Sosial Politik Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Journal of Innovation in Educational and Cultural Research G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Moderasi; Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial Padaringan : Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi: JPPP Tarikhuna: Journal of History and History Education Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Bandung Conference Series: Psychology Science Jurnal Psikologi Universitas Gadjah Mada JURNAL PENDIDIKAN IPS Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Jurnal Social Society International Journal of Education, Vocational and Social Science Asian Journal of Management, Entrepreneurship and Social Science Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam dan Sosial J-CEKI Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi At-Tadris: Journal of Islamic Education Jurnal Pertanahan Matrik: Jurnal Manajemen, Strategi Bisnis, Dan Kewirausahaan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Artefak

ANALISIS PEMBELAJARAN SEJARAH ISU KONTROVERSIAL DI SMA (Studi Kasus di SMA Negeri 1 Banyumas) Saefudin, Arif
Jurnal Artefak Vol 5, No 2 (2018): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.556 KB) | DOI: 10.25157/ja.v5i2.1937

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk, memaparkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran sejarah isu-isu kontroversial yang ada di SMA Negeri 1 Banyumas. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Banyumas yang menggunakan bentuk penelitian kualitatif dengan strategi penelitian studi kasus tunggal. Sumber data terdiri atas informan (guru-guru sejarah dan peserta didik), tempat dan peristiwa (aktivitas pembelajaran isu kontroversial dikelas), dokumen dan arsip (silabus, RPP, promes, prota, dll). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi langsung, dan pengkajian dokumen dan arsip (content analysis). Untuk teknik cuplikan (sampling) menggunakan purposive sampling dan time sampling. Validitas data menggunakan triangulasi data, triangulasi metode, dan triangulasi teori. Sedangkan analisis data menggunakan analisis interaktif dengan tiga tahapan analisis yang terjadi secara bersamaan, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan/verifikasi yang berinteraksi dengan pengumpulan data secara bersiklus/berkesinambungan. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa: dalam menyusun perencanaan pembelajaran, guru membuat perangkat pembelajaran secara mandiri, tetapi tidak terlepas dari contoh yang telah dibuat secara top down dari pemerintah; dan pelaksanaan pembelajaran sejarah isu-isu yang masih kontroversial masih berjalan setengah hati karena konsep yang dipegang oleh guru masih berada dalam tahap refleksi dan lemah dalam tahap aktualisasi, sehingga pembelajaran menjadi out of context.Kata Kunci: pembelajaran sejarah, sejarah isu-isu kontroversial, SMAThis research has a purpose to, explain and implementation learning performing plannings controversial issue issue histories that is at SMA Negeri 1 Banyumas. This research is done at SMA Negeri 1 Banyumas who utilizes to form kualitatif's research with cases study observational strategy single. Data source comprise of informan (history and participant teacher is taught), temp at and scene (controversial issue learning activity is brazed), document and archives (syllabus, RPP, promissory note, prota, etc.). Data collecting tech utilize visceral interview tech, direct observation, and pengkajian is document and archives (content analysis). For cuplikan's tech (sampling) utilize purposive is sampling and time is sampling. Data validity utilize data triangulation, cognitive triangulation, researcher triangulation and method triangulation. Meanwhile analisis is data utilizes analisis interactive with three happening analisis step concurrently, namely data reduction, data representation, and simpulan's pull verifies that gets interaction with ala data collecting gets cycle continual. Observational result already been done points out that: deep arrange learning plannings, teacher making independent ala learning peripheral, but don't despite example already being made by ala top down of government; and history learning performings issue issue that still controversial still heart half walking because concept which held by teacher is still lie deep reflection phase and namby pamby in actualization phase, so learning becomes out of context.Keywords: history learning, controversial issue history, SMA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CTL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XII IPS 5 SMA NEGERI 2 PURBALINGGA Arif Saefudin
Jurnal Artefak Vol 5, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.435 KB) | DOI: 10.25157/ja.v5i1.1910

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar sejarah melalui penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada siswa kelas XII IPS 5 semester I di SMA Negeri 2 Purbalingga tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini terdiri dari 3 siklus, dengan masing-masing 4 tahap setiap siklusnya. Sebelum penelitian memasuki tahapan siklus, terlebih dahulu diadakan tindakan pra siklus. Setelah tindakan pra siklus dilakukan, kemudian dilanjutkan tindakan siklus I, II, dan III. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model CTL ternyata dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Pada kegiatan pra siklus jumlah rata-rata 72,88 jumlah siswa yang tuntas 22 (64,71 %). Pada siklus I, dengan rata-rata nilainya adalah 74,85 jumlah tuntas 22 peserta didik (64,71 %), pada siklus II, rata-rata nilainya adalah 86,82, dengan jumlah tuntas 25 peserta didik (73,53 %), kemudian pada siklus III, rata-rata nilainya adalah 89,91 dengan jumlah tuntas 35 peserta didik (100 %).AbstractThis research was conducted with the aim to determine the increase in historical learning achievement through the application of the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model. This research is a Classroom Action Research (CAR) which is conducted on students of class XII IPS 5 in the first semester at Purbalingga 2 Public High School 2014/2015 academic year. This study consists of 3 cycles, with each of the 4 stages each cycle. Before the research enters the cycle stage, pre-cycle actions are first held. After the pre-cycle action is carried out, then the actions of cycle I, II, and III are continued. The results showed that the application of the CTL model turned out to be able to improve student learning achievement. In pre-cycle activities the average number of 72.88 the number of students who completed 22 (64.71%). In the first cycle, with an average value of 74.85 the total number of 22 students (64.71%), in the second cycle, the average value was 86.82, with a complete number of 25 students (73.53%), then in the third cycle, the average value is 89.91 with a complete number of 35 students (100%).
KONTRIBUSI USMAN JANATIN DALAM KONFRONTASI INDONESIA-MALAYSIA, 1962-1966 Arif Saefudin
Jurnal Artefak Vol 4, No 2 (2017): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.373 KB) | DOI: 10.25157/ja.v4i2.903

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini mencakup beberapa pertanyaan penelitian yang harus dijawab, yaitu menjelaskan biografi singkat Usman Janatin (2) konfrontasi antara Indonesia-Malaysia; (3) dan kontribusi Usman Janatin dalam konfrontasi. Metode dalam penulisan sejarah ini menggunakan metode peneltian sejarah. Menurut Kuntowijoyo, peneltian yang dilakukan ketika menggunakan metode sejarah ada 5 tahap, yaitu (1) pemilihan topik; (2) heuristik atau pengumpulan sumber; (3) verifikasi atau kritik sejarah, keabsahan sumber; (4) interpretasi; dan (5) historiografi atau penulisan. Hasil dalam penelitian ini adalah kehidupan Janatin dari kecil hingga menjadi anggota Korps Komando Angkatan Laut (KKO-AL). Konfrontasi Indonesia dan Malaysia diakibatkan karena rencana Inggris yang akan membentuk Sebuah Gabungan wilayah jajahanya menjadi Federasi Malaysia. Presiden Sukarno menolak keras pembentukan Federasi Malaysia yang dianggap sebagai proyek Neo-kolonialisme oleh Inggris. Hal ini membuat Presiden Sukarno mengeluarkan Dwi Komando Rakyat (Dwikora). Janatin bersama rekan-rekannya berhasil melakukan infiltrasi dan sabotase ke MacDonaal House di Singapura, yang saat itu masih menjadi bagian dari Federasi Malaysia. Namun, aksi Janatin terhenti ketika ia tertangkap. Dengan proses yang panjang, akhirnya Janatin divonis hukuman mati dengna cara digantung. Setelah eksekusi berlangsung, Presiden Soeharto menetapkan Janatin sebagai Pahlawan Nasional dengan SK Presiden RI No. 050/TK/1968 tertanggal 17 Oktober 1968.The research objective includes several research questions that must be answered, namely explaining the brief biography of Usman Janatin (2) confrontation between Indonesia-Malaysia; (3) and agreed to Usman Janatin in the confrontation. The method in this historical discussion uses historical research methods. According to Kuntowijoyo, the research that was compiled using the historical method was drunk, namely (1) topic selection; (2) heuristics or source collection; (3) historical verification or criticism, source validity; (4) interpretation; and (5) historiography or approved. The results in this study are the story of Janatin from childhood to become a member of the Navy Command Corps (KKO-AL). The confrontation between Indonesia and Malaysia was acquired because of the British plan to form its Joint Regional Zone to become the Federation of Malaysia. President Sukarno strongly rejected the formation of the Malaysian Federation which considered the Neo-colonial project by the British. This made President Soekarno issue the Dwi Komando Rakyat (Dwikora). Janatin and his colleagues managed to infiltrate and sabotage MacDonaal House in Singapore, which is currently still part of the Malaysian Federation. However, the action of Janatin stopped the compilation he was arrested. With a long process, Janatin was finally sentenced to death by hanging. After the execution went on, President Soeharto established Janatin as a National Hero with Decree of the President of the Republic of Indonesia No. 050 / TK / 1968 dated October 17, 1968.
Co-Authors Abiansyah Putra, Dzaki Adji Suradji Muhammad Afdhal Chatra Perdana Afifah, Juliana Nur Afifah, Yasmin Nur Afifuddin Afifuddin Ahmad Nurfajri Subhi Ahmad Yasir Ibrahim Akmal, Najwa Zakia Alfi Syahrin Ali Rahman Alnaznabila Aghnii Hafnieva Imanda Alvin Alvani Tresna A Amalia, Nabila Nur Amelia, Wanda Andes Safarandes Asmara, Andes Safarandes Andi Masrich Andriya Risdwiyanto Anggy Giri Prawiyogi aniati Annisa Anggraeni, Andi Anugriaty Indah Asmarany Anwar Muhammad Radiamoda Anzal Fitri, Ayu Arffien, Afferdhy Arief Fahmi Lubis ARIWIBOWO, PRASETIO Ariyani, Zulfa Asnath Maria Fuah, Asnath Maria Aulia Nabila Safitri Ayatullah Ayatullah Ayi Abdurahman Ayu Citra Santyaningtyas Azizah, Dinda Nur Bachri, Nova Eliza Bagus Hari Sugiharto Bais, Revly Haiqal Canggih Tri Satria - Catur Kumala Dewi Chr Argo Widiharto Cinta, Mutiara Conita, Syifa Damaianti, Lira Fessia Dasep Supriatna Dedy Irawan Destyana, Tiara Dewi Sartika DEWI SARTIKA Didik Supriyanto, Didik Divani Truna Wijayanti Diyanti, Winda Djunaedi Eka Setyowati Eka Setyowati Eka Suswaini Engkos Kosasih Ernawati Ernawati Etika Pujianti Fahruddin Fahruddin Fahruddin Fairuzabad, Mohammad Farhany Luthfiana Salahudin Fathiya Jasmine Noor Indira Fatih, M. Al Fatih, Muhammad Al Faujiah, Irfa Nur Fauziyyah, Rahmaniar Ghifari, Muhammad Athif Raufan Hadi Peristiwo Hadtan, Muhammad Dzakiy Abdul A’la Hafbi, Najwa Hakim, Abdul Azizul Hanifa Khoirunnisa Azahra Hariyono, H. Hegar Harini Helli Ihsan Heriyanto Heriyanto I Komang Gede Wiryawan Ichsan Ichsan Ihsan, Helli Ihsana Sabriani Borualogo Ilham Wahyudi Ilyas Subki, Ahmad Imam Nazarudin Latif Imelda Suryati Maulani Indra Kertati Indriyani, Alipia Irfan Azim Irfan syah, Irfan Ismah Jatsiyah, Venti Judianto, Loso Judijanto, Loso Kamila, Kaisyah Kamila, Lula Najwa Kamila, Najwa Khairul Akmal Khairunisa, Khairunisa Khairunnisa Nabilah Khikmatul Islah Kiki Farida Ferine Kundharu Saddhono Kusumo Aji, Haryo LAUNTU, ANSIR Lilis Khotijah Loso Judijanto M. Zahari Made Ayu Anggreni Median Wilestari Meira, Ravenaanda Mia Aina Misbahul Munir Mubarak, Muhammad Reza Mudzalifah, Nazwa Muh Haritsah Hizbullah Muh. Darwis Muhammad Ana Nasarudin Muhammad Hafizh Sandy Al Fauzan Muhammad Iqbal Birsyada Muhammad Rizki Fadhilah Muhammad Sidik Muhiddin, Syurawasti Mukhlis, Hasan Mukhtar Mukhtar Mumtaz Zahra, Aliya Murliasari, Rikha Mustanir, Ahmad Najwa Maulida Zahra Nazwa Aulia Rahmah Ni Ketut Widhiarcani Matradewi Nicolas, Djone Georges Nofirman, Nofirman Nooraniyah Karima Afifah Nur Hidayati, Nabila Nur Ramadhani, Shabrina Nuraenun Nuraenun Nurazizah Nurendah, Gemala Nurfadhillah, Nanda Nurhayana, Hafiz Fauzan Nurjanah, Arum Nurlaela Kumala Dewi, Nurlaela Kumala Nuzula, Fitria Difa Oktavianti Gumelar, Yesti Putri Pangestu, Rani Samudra Permana, Muslimin Nurmahdean Prasetyo, Danang Bagus Putra, Juniawan Mandala Putri, Esha Cinta Nayuana Rahma, Filasti Rahman, Muhammad Taufik Rahmawati, Wulan Ramadani, Reza Rikha Murliasari Rina Setyaningsih, Rina Ristiana, Lia Rony, Zahara Tussoleha Rosiana, Ainun Nisa rosyida, ulva fatiya Rudi Priyanto Rustiana, Riska Sabil Mokodenseho Sari, Fiona Puspita Sariyatun, S. Sarjono, Herning Suryo Satriadi Setya, Dya Pramesti Sholihah, Rianti Siddik, Ihsan Abdurrahman Sigit Wahyudi Sigit Wahyudi, Sigit Sinta Maharani Sirajun Nasihin Siti Andini Siti Ardhya Mutiara Syifa Siti Khairunnisa, Siti Sitti Nadirah Sjahruddin, Herman Slamet Riyadi Sri Maslihah Subchi, Imam Sucahyo Heriningsih Sudarto Sudarto Suharti, Sri Suhendi Afryanto, Suhendi Sulistianingsih Sulistianingsih Sulistiyaningtias, Intan Sulisworo Kusdiyati Suljatmiko Suljatmiko Suljatmiko, Suljatmiko Supia, Asnun Surya Bayu Ansori Sutrisno Sutrisno Syahlani, Cahya Nailah Shafa Syifa Nur Zihan Zahra Taslim Djafar Tengku Sri Ramadonna Thohir, Kholis Thontowi, Haidar Buldan Triansah, Mohamad Rizal Ulfah Sayidah Mutamimah Utomo, Jepri Valdewa, Satya Wahyudi, Hedi Wahyudi, Johan Wahyudin Rahman Wardhana, Rechal Azhari Wibowo, Bayu Ananto Windarti, Yuli Wiwik Handayani Wyandini, Diah Zaleha Yohny Anwar Yulistina Nur DS Yusron, Ali Zahra, Alfiyyah Aqilah Zahra, Syakilla Zakia Salma Deva Zulaiha, Eha