p-Index From 2021 - 2026
16.457
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha ELKHA : Jurnal Teknik Elektro Attoriolong bionature Humanis : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Administrasi Publik AL KAUNIYAH JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Pattingalloang : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan JAM : Jurnal Aplikasi Manajemen Jurnal Adabiyah REKAYASA Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan JURNAL ILMU BUDAYA JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Al-Wijdan : Journal of Islamic Education Studies LENTERA: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) Journal of Islamic Education Policy UNM Geographic Journal Al-Daulah : Jurnal Hukum dan Perundangan Islam Muaddib : Studi Kependidikan dan Keislaman JURNAL MANAJEMEN Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Jurnal Pertanian Agros Jurnal Infomedia JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Istawa: Jurnal Pendidikan Islam SANGKEP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan Jambura History and Culture Journal Jambura Journal of Educational Management Pusaka : Jurnal Khazanah Keagamaan JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum JISKa (Jurnal Informatika Sunan Kalijaga) Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Abdimas Universal Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH) Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science JAMIN : Jurnal Aplikasi Manajemen dan Inovasi Bisnis Jurnal Sistem Komputer & Kecerdasan Buatan JEKPEND Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Ihtiyath : Jurnal Manajemen Keuangan Syariah jurnal ilmu keolahragaan Tangible Journal International Journal of Social and Management Studies (IJOSMAS) Journal La Bisecoman Poros Onim EduLine: Journal of Education and Learning Innovation PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Mimbar Agama Budaya Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Innovation Research and Knowledge JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mamangan Social Science Journal Jurnal Marine Inside Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Journal of Management and Administration Provision Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Ceddi Journal of Education Innovative: Journal Of Social Science Research Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM PERFORMANCE: JOURNAL OF ENGLSH EDUCATION AND LITERATURE DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis International Journal of Trends in Mathematics Education Research (IJTMER) Qawwam Ininnawa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Insaniyah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Global Ilmiah eProceeding of TIK Lentera: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Jurnal Inovasi Global Journal of Innovative and Creativity Jurnal Riset Multidisiplin : Agrisosco Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Asian Journal of Social and Humanities Rechtsvinding JURNAL ILMIAH WAHANA LAUT LESTARI (JIWaLL) International Journal of Economics, Business and Innovation Research Mekongga: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vokasi UNESA Bulletin of Engineering, Technology and Applied Science Jurnal Edukasi Saintifik Padaidi: Journal of Tourism Dedication Jurnal Pusat Kolaborasi Pengabdian Kepada Masyarakat Padaidi: Journal of Tourism Dedication ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research Service Al-Umm: Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Mushawwir: Jurnal Manajemen Dakwah dan Filantropi Islam Jurnal Teknologi Rekayasa Informasi dan Komputer SNTE Journal of Noesantara Islamic Studies Journal of Humanities Research Sustainability
Claim Missing Document
Check
Articles

To Salama' Sheikh Muhammad Idris Ulama from Mandar Amirullah, Amirullah
Journal of Noesantara Islamic Studies Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/jnis.v1i3.1114

Abstract

This research discusses To Salama' Sheikh Muhammad Idris, who is a figure close to God who comes from Mandar. This research uses a qualitative approach. In collecting the data used is library research with various literature related to what is being studied and various other supporting data. The results of this research show that To Salama' Sheikh Muhammad Idris is a figure who is close to God. This is proven by his frequent communication with the public even though he has been dead for a long time. This is the beginning of the large number of pilgrims who come to his grave. It is hoped that this thesis can be a lesson for the next generation that making a pilgrimage to the To Salama' grave is a form of belief that after this worldly life there will be an afterlife and can increase our spiritual knowledge and be able to apply it in life as taught by Rasullah Saw.
Rituals Pattorani In the Masalima Island Community, Pangkep Regency (Cultural Studies Islam) Amirullah, Amirullah
Journal of Humanities Research Sustainability Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/jhrs.v1i3.1282

Abstract

Background. Pattoraniis a ritual carried out before the arrival of Islamic teachings which is based on mythical community beliefs. Rituals pattoranicarried out once a year on Masalima Island, Pangkep Regency. Purpose. This research aims to explain the origins of the ritualpattorani.Through a form of Islamic cultural analysis. So you will find forms of Islamic culture in ritualspattoraniwhich was carried out by the people of Masalima Island, Pangkep Regency. Method. The method used, qualitative observation is a method carried out in direct recording in the field. Results. The first series of pattorani rituals at the puggawa's house continued on the beach then on the boat with several rituals, namely:Pakkaja's parents, appassili biseang, andacaru-caru beseangafter that the fishermen's wives had a meal together near the bridge, and pamacca activities were also held, after the seasonpattoranithen a second meal was held while listening to religious lectures and prayers. ritualpattoraniThere are forms of acculturation of local culture with Islamic culture, namely: prayer, reading barazanji, religious lectures, and sholawatan and in which there are Islamic values   such as spiritual values   and the value of cooperation. Conclusion. RitualspattoraniThere are forms of Islamic culture, namely: Prayer, the reading of barazanji which is read during rituals on a boat during umandemande (together eating) activities. Not only reading the book of barazanji, but we can also see and watch religious lectures and sholawatan during the second group meal held after the season.pattorani, a religious lecture delivered by a cleric who gave advice on gratitude for sustenance.
Monumen Perjuangan di Makassar sebagai Media Pembelajaran Sejarah dan Penguatan Nasionalisme Peserta Didik Amirullah, Amirullah
Jurnal Pattingalloang Vol. 12, No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pattingalloang.v12i1.68601

Abstract

Monumen perjuangan di Makassar menyimpan memori kolektif mengenai perjuangan rakyat Sulawesi Selatan dalam mempertahankan dan menegakkan kemerdekaan Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran monumen perjuangan sebagai media pembelajaran sejarah dan instrumen penguatan nasionalisme bagi peserta didik SMA Negeri di Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan pada Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat dan Monumen Korban 40.000 Jiwa, wawancara mendalam dengan lima guru sejarah, serta penyebaran angket kepada 60 peserta didik dari tiga SMAN (SMAN 1, SMAN 5, dan SMAN 8 Makassar). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan monumen dalam pembelajaran sejarah meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap konteks sejarah lokal sebesar 72%, meningkatkan ketertarikan belajar sebesar 81%, serta memperkuat rasa nasionalisme peserta didik. Monumen terbukti menjadi sumber belajar autentik yang memungkinkan siswa mengalami pembelajaran kontekstual, reflektif, dan bermuatan nilai patriotisme. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pembelajaran berbasis situs sejarah ke dalam kurikulum sekolah menengah serta penguatan kerja sama antara sekolah dan pengelola monumen. Kata Kunci: monumen perjuangan, pembelajaran sejarah, nasionalisme, pendidikan sejarah lokal, Makassar.AbstractThe struggle monuments in Makassar preserve collective memories of the people of South Sulawesi in defending Indonesia’s independence. This study aims to analyze the role of these monuments as learning media in history education and as instruments to strengthen nationalism among students of public senior high schools in Makassar. This research employed a descriptive qualitative approach, including field observations at the Mandala Monument for the Liberation of West Irian and the 40,000 Lives Monument, in-depth interviews with five history teachers, and questionnaires distributed to 60 students from three public high schools. The findings reveal that monument-based learning increases students’ understanding of local history by 72%, enhances learning engagement by 81%, and strengthens students’ nationalism. Monuments function as authentic learning sources that promote contextual and value-based historical learning. The study recommends integrating site-based learning into the curriculum and enhancing collaboration between schools and monument administrators.Keywords: struggle monuments, history learning, nationalism, local history education, Makassar.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR MELALUI INOVASI PENGOLAHAN IKAN MENJADI NUGGET DAN SOSIS DI KELURAHAN BUNGKUTOKO Ahmad, Sitti Wirdhana; Ardiansyah, Ardiansyah; Amirullah, Amirullah; Ambardini, Sri; Muzuni, Muzuni; Ampa, Andi Tendri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pemanas.v5i2.36921

Abstract

Kegiatan demonstrasi produk olahan makanan berbasis sumber daya lokal dilaksanakan di Balai Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Nambo, Kota Kendari, dengan tujuan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat pesisir. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa yang didampingi oleh tim Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) memperkenalkan dua jenis produk olahan ikan, yaitu sosis ikan dan nugget ikan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan demonstrasi langsung pembuatan produk olahan ikan. Kegiatan diikuti oleh 37 peserta yang terdiri atas anggota UMKM, ibu-ibu PKK, dan tokoh masyarakat setempat. Selama pelatihan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Melalui kegiatan ini, masyarakat memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah yang berpotensi menjadi sumber penghasilan tambahan. Dampak nyata dari kegiatan ini terlihat pada meningkatnya motivasi peserta, khususnya ibu rumah tangga sebanyak 90% menyatakan kesiapan untuk memproduksi olahan ikan secara mandiri dari rumah, sehingga mendukung upaya penguatan ekonomi keluarga dan pemberdayaan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
Upaya Peningkatan Pemahaman Museum Melalui Sosialisasi Sebagai Wadah Edukasi Kultural Untuk Generasi Muda Saifuddin, Saifuddin; Amirullah, Amirullah; Usman, Alwi Usra; Nisa, Fadhilah Ainun; Muis, Nurhasni
Humanis Vol 24, No 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/humanis.v24i2.77195

Abstract

Museum merupakan lembaga yang menyimpan, merawat, dan menyajikan warisan budaya serta sejarah bangsa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman generasi muda tentang permuseuman. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, pemutaran museum sebagai wadah edukasi kultural video edukatif, diskusi kelompok, serta kunjungan langsung ke museum terdekat. Hasil evaluasi untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta sosialisasi museum, menunjukkan pengetahuan peserta meningkat dari 65 (pre-test) menjadi 85 pada saat post-test. Sebanyak 90 persen peserta menyatakan tertarik untuk kembali mengunjungi museum secara mandiri. Dalam diskusi juga menunjukkan munculnya kesadaran baru tentang pentingnya museum sebagai ruang belajar, bukan sekedar tempat menyimpan benda-benda lama atau benda bersejarah. Abstract. Museums are institutions that preserve, maintain, and present the nation's cultural and historical heritage. This community service activity aims to increase the insight and understanding of museums among the younger generation. Methods used include interactive lectures, screenings of museums as a cultural education platform, educational videos, group discussions, and direct visits to nearby museums. Evaluation results to measure the level of knowledge of museum socialization participants showed an increase in participants' knowledge from 65 (pre-test) to 85 in the post-test. As many as 90 percent of participants expressed interest in returning to the museum independently. The discussion also showed a new awareness of the importance of museums as learning spaces, not just places to store old or historical objects.
Edukasi Pelestarian Lukisan Prasejarah Gua Leang-Leang Kepada Mahasiswa Pendidikan Sejarah UNM Subair, Ahmad; Khaerunisa, Khaerunisa; Amirullah, Amirullah; Asmunandar, Asmunandar; Patahuddin, Patahuddin
Humanis Vol 24, No 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/humanis.v24i2.78603

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh ancaman degradasi lukisan prasejarah cap tangan dan babi rusa berusia 35.000–45.000 tahun di Gua Leang-Leang, Maros, serta rendahnya pemahaman mahasiswa Pendidikan Sejarah UNM terhadap nilai sejarah, seni, dan ekologi situs tersebut. Metode yang digunakan adalah blended learning selama dua hari, mengintegrasikan seminar daring, kunjungan lapangan, simulasi praktik pelestarian, dan workshop penyusunan modul pembelajaran. Pelaksanaan diawali seminar oleh arkeolog BPCB Sulsel dan dosen UNM, dilanjutkan observasi langsung 45 mahasiswa di gua dengan pemetaan GIS, dokumentasi non-invasif, replika cap tangan, serta diskusi kearifan lokal; ditutup penyusunan 9 modul edukasi berbasis Leang-Leang yang siap diintegrasikan ke kurikulum sekolah menengah, guna menjadikan mahasiswa agen pelestarian warisan prasejarah.Abstract: This community service activity is motivated by the degradation threats to prehistoric hand stencil and babirusa paintings aged 35,000–45,000 years in Leang-Leang Caves, Maros, as well as the low understanding among History Education students at Universitas Negeri Makassar (UNM) regarding the historical, artistic, and ecological values of the site. The method employed is a two-day blended learning approach, integrating an online seminar, field visit, conservation practice simulations, and a learning module design workshop. Implementation began with a seminar delivered by BPCB Sulsel archaeologists and UNM lecturers, followed by direct observation of 45 students at the caves involving GIS mapping, non-invasive documentation, eco-friendly hand stencil replicas, and discussions on local wisdom; it concluded with the development of 9 Leang-Leang-based educational modules ready for integration into secondary school curricula, transforming students into agents of prehistoric heritage preservation.
The Dual Role of Women and Digital Literacy in Improving the Performance of the Home and Industrial Social Center of the Fisherwomen's Group: JEL Classification: J16, O33, D83, J22, L26 Imaduddin, Imaduddin; Syahnur, Muh. Haerdiansyah; Amirullah, Amirullah; Syaiful, Andi Zulfikar; Haerani, Haerani
Journal La Bisecoman Vol. 6 No. 5 (2025): Journal La Bisecoman
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallabisecoman.v6i5.2671

Abstract

This paper explores how fisherwomen in Makassar mediate the compounded tensions of family obligation and economic labor of co-operation as they adjust to digital technologies in the Home and Industrial Social Center. With a qualitative descriptive design, which is supported by phenomenology and has a linkage-bridging viewpoint, the study looks at how digital literacy is transforming quotidian practices, moderating collaborative practice, and intertwining with culturally normative values that command shared practice. Fifteen participants were interviewed using in-depth interviews and participant observation and reviewed documents, which allowed gathering data related to the pragmatic experience, as well as the emotional and embodied aspects of digital engagement. The results suggest that the digital literacy is a transformative force that broadens the market, enhances the efficiency of the operations, and strengthens the feeling of agency in the fisherwomen. At the same time, it is associated with new stressors, such as physiological exhaustion, time disruption, and increased domestic tension levels in regard to prolonged online activity. Instead of reducing the dual burden, the digital tools re-structure it into a hybrid taxonomy of domestic, manual and digital work which the women have to negotiate all the time. The analysis of linkage-bridging shows that internal resources (siri Naa pacce and peer-based learning) are compatible with external digital resources to enable adaptive capabilities within the cooperative. This overlap brings about the Dual Digital Bridge framework which illustrates how local cultural values can be made in line with technological innovation in coastal locations.
The Constitutionality of Forest Protection in the Era of Decentralization: A Juridical Analysis of the Weaknesses in Anti-Illegal Logging Enforcement Amirullah, Amirullah; Rahayu, Sri; Ermalinda, Jenny; Hasbullah, Mardiana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the constitutionality of Indonesia’s forest protection within the decentralization regime by combining normative and empirical approaches. Article 28H paragraph (1) of the 1945 Constitution guarantees every person the right to a good and healthy environment; however, data from 2019-2025 reveal a significant gap between constitutional norms and practice: 2,133 cases of illegal logging in Sulawesi, 22,000 hectares of forest fires in Riau, Sonokeling logging in TTU valued at IDR 600 million, and the smuggling of 55 containers of illegal timber through sea routes. The study finds that fragmented authority due to decentralization, weak inter-agency coordination, and limited enforcement capacity have created an enforcement gap that results in violations of citizens’ constitutional rights. Using the frameworks of environmental constitutionalism, multi-level governance, and the rule of law, this research argues that the state’s failure to fulfill its obligations in forest management under Articles 28H and 33 of the 1945 Constitution constitutes a denial of the public trust doctrine. The main recommendations include establishing a “Green Constitutional Authority,” creating cross-provincial task forces, harmonizing central–regional regulations, and implementing a model of constitutional-based forest governance to ensure forest protection as a constitutional commons that is ecologically just and sustainable.
Co-Authors A Kamaruddin, Syamsu A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd. Rajab Abdul Wahid Abubakar Idham Madani Afdinal, Muhammad Noor Affandy, Fachrudin Fiqri AGUS AGUS Ahfandi Ahmad Ahmad, M. Ridwan Said Ahmad, Sitti Wirdhana Ahmadin Ahmadin Ahmadin Ahmadin Aini Samsul Putri, Aniqo Aini Samsul Putri Akbar Akbar Akbar, Muh Akbar, Muhammad Tulus Al Ansari, Muhammad Al-Basrah, Muh. Ammar Zhafran Alim, Putra Chandra Rachmat Alvian Demaz Peramutya Amalia, Kartika Amin, Fatimah Hidayahni Aminah, R. Iin Siti Amiruddin Amiruddin Amirullah , Amirullah Ampa, Andi Tendri Andi Aco Agus, Andi Aco Andi Cahyono Andi Irwan Nur, Andi Irwan Andi Syahwiah A. Sapiddin Andi Tenri Ampa Andi Zulfikar Syaiful Anggie Yulpa Aqtania Anip Dwi Saputro, Anip Dwi ANIS FITRIANI Annajihah, Isra’ Anugrah Manippi, Wahyu Aprilian, Nur Alam Apriyanti, Nina aras, faulyna ARDIANSYAH ARDIANSYAH Arham, Muhammad Arhami, Muhammad Arista, Della Ariyani, A. Rina arliana, selvy armon, ariani Arsalina, Rara Arupadatu, Sanca Asepta Surya Wardhana Asfah, Indrawaty Asmunandar, Asmunandar Atriana Djabbar Azhar Azhar Baa, Sultan Baharuddin Baharuddin Baharuddin Bahri bahri Bakkareng, Sitti Wirdhana Ahmad Bakkareng, Wirdhana Basri Basri Bhumkittipich, Krischonme Bosra, Mustari Bunga Dara Amin Bunyamin Bunyamin Busnawir Busnawir Bustam, Bustam Bustan Bustan Danial - Daniel Happy Putra Darman Manda Manda Daswan, Lestari Dewi Prameswari, Meutia Dewi, Putri Annisa Djafar, Syahrul Djagolado, Martinus W Dwi Fajri, Muhammad Dzakwan, Muhammad ENDRI ENDRI Eppang, Buntu Marannu Ermalinda, Jenny Ernawati, Potjut Fachry Abda El Rahman Fahinu, Fahinu Fahlevi, Muhammad Rizky Falihin, Dalilul Farah Salsabila, Farah Farahdiba, Aulya Farhana, Nida Faria Ruhana Farid Said, Farid Farras, Muhammad Anwar Fatimah Hidayahni Amin Febria Surjaman Firdaus Firdaus Firzan Nainu Fitra Ananta Sujawoto Fitra Widya Wati Fitri, Nurul Fitriyani Fitriyani Gayatri, Nanda Sekar Haerani Haerani Halim, Didin Haliza, Siti Nur Hamami, R. Abudullah Hanafi, Hasdar Hanafie, Nurharsya Khaer Hanafie, Nurharsyah Khaer Haris, Muhammad Fadel Hartini Hasbul, Wahyuni Hasbullah, Mardiana Hasni Hasni Hasrawati, Nurmi hasyim, hasyim Hendrawaty Hendrawaty, Hendrawaty Herman H, Herman Herry Rachmat Widjaja Hesriva, Fani Hidayatuloh, Ade Taopik Hisyamuddin, Muhammad Zida Hudan Studiawan Husain, Fahrisal Ibrahim Ibrahim Imaduddin Imaduddin Imaduddin, Imaduddin Imani Zahra, Alliya Indrayogi, Indrayogi Irfandi Irfandi, Irfandi Irma Irma Irno, Irno Ischak, Rabbani Ishak, Muh. Ismi, Nur Izal, Izal Januar, Wika Jubaedillah, Asep Jumadi Jumadi Jumadi Sahabuddin, Jumadi Jumriana Jumriana, Jumriana Kabubu, Rusmala Dewi Kamaruddin, Syamsu A. Kartika Kartika Kelibia, Muhidin Khadafi, M. Khaeruddin Khaeruddin Khaerunisa Khaerunisa, Khaerunisa Khasanah, Niswatul Kiswantono, Agus Kumala, Anisia Kurniawan Kurniawan Kurniawan, Ahmad Kurniawan, Lutfi Athanuzul La Ode Saidi Lianna, Nur Lomba Sultan M Tahir Machmud, Mukarramah Madjid, Muh Saleh Madjid, Saleh Mahdi Mahdi, Mahdi Makayasa, Bagas Adi Makkulau Makkulau Maksud Hakim, Maksud Malihu, La Mansur, Sri Indarwati MARIA BINTANG Maria Ulfah Siregar Mario Mario Masri Ridwan, Masri Maulana, Muhammad Andra Meita Puspa Dewi Miftahul Khaer Imaman Muh Arham, Muh Muh Rasyid Ridha Muh. Kasim Muh. Rasyid Ridha Muh. Rusdi Muhammad Aksha Wahda Muhammad Arfin Muhammad Salim Muhammad Arief Wicaksono Muhammad Basri Muhammad Ikbal Muhammad Rifqi Muhammad Rusdi Muhammad Syukur Muhammad Tahmid Nur, Muhammad Tahmid Muhammad Yusuf Muhammad, Uais Sabilah Muhandy, Rachmad Surya Muhib Rosyidi Muhsin Muhsin Muhyiddin, Syaiful Muis, Nurhasni Mulia, Rauza Mulyadi Mulyadi Musawantoro, Muhammad Muslim, Jusva Agus Muslimin, Nurul Fadilah Muzuni, Muzuni Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Nasaruddin Nasaruddin Naswar, Naswar Ngesti Dwi Prasetyo Nikmah Nikmah Nisa, Fadhilah Ainun Novita, Noni Nugraha, Maulana Adhika Nur Arfa Yanti Nur Ismiyati Nur, Andini Putri Mochamad Nur, Hajra Nurdin, Elmiati Nurfadillah Nurfadillah Nurhaeni Nurhaeni Nurhalimah Nurhalimah Nurharsya Khaer Hanafie NURHAYU MALIK, NURHAYU Nurhikmah Nurhikmah NURLAELA NURLAELA Nurlina Nurlina Nurma Dwi Wisudiyantie Nursyamsu, Nursyamsu Nurul Inayah Okolie, Ugo Chuks Oktafiani Oktafiani, Oktafiani Padli, Feri Palayukan, Kurniati Mana' Palembangan, Semuel Pasinringi, Andi Achruh AB. Patahuddin Patahuuddin Peni Indarwati Pertiwi, Ermy Plangklang, Boonyang Prasetya, Audrey Putri Prasetya, Wandy Murti Prasetyo, Sukono Hadi Pratama, Gery Andra Putra Pratiwi, Mutiara Dina Pulmalasari, Erika Putri Putra, Muhammad Alfinur Putri, Sabrina Qadafi Lubis, M. Zidane Qaidah, Nur Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahayu, Neng Rahman Syahputra Rahman, Rezki Abdul Rahmat Santoso, Rahmat Rahmawati, Ayuk Dian Rahmawati, Rahmawati Raihansyah, Moh. Ramdhaniyah, Istiqomah Randan, Gracela Hera Rante, Margaretha Wadid Ratnasari, Ike Razak, Linda Arisanty Rifal, Rifal Riftianto, Andrian Eko Rika Rahma Rinaldi, Irfan rinda, ruth Riri Amandaria Riska Dwi Agustin RISKA WAHYUNI Riski, Muftika Rismawati Rismawati Rismayana Rismayana, Rismayana Risnaldi, La Ode Fabir Rizki A, Andhika Ade Roslina Alam Rosmalah Rosmalah, Rosmalah Rosmaya, Rosmaya Rosmiah Rosmiah, Rosmiah Royyana Muslim Ijtihadie Rudi Harun Irwansyah Rudia, Adi Parman Rudia, La Ode Adi Parman Rumbaru, Musa Rusdi Rusdi Rusdi, Muh Ruslan Ruslan Sabri Sabri Sabrina, Syafa Safirah, Elvi safry, sarah SAHABUDDIN SAHABUDDIN Sahib, Rahmawansyah bin Said, Amri Amsyari Saidah Saidah Saifuddin Saifuddin Salahuddin Salahuddin Salsabila, Mutia Samsudin Samsudin Sanur, Ilham Samudra Sari, Juleka Sari, Suci Indah Sari, Zamah Sarira, Matthew Tinna Sartini Sartini Seny Luhriyani Sunusi Setiawan, Idul Setiawan, Muhammad Nandar Shulhany M, Ahmad Sianipar, Christina Indriani Simbolon, Parlindungan Simbolon, Zulfan Khairil Siti Helmyati Sitokkonni, Joice Sitti Syahar Inayah SN, Tunggul Anshari Soleh Amini Yahman Sri Ambardini Sri Maryati SRI RAHAYU Subair, Ahmad Sukardi Weda, Sukardi Sultansyah, Muhammad Sumardin, Oschar Sunra, La Supardin Supardin, Supardin Suparto, Windy Puspitasari Supriadin Supriadin Surachma, Wahyuni Nurul Suriana Suriana Suryadi, Andi Fitriani Syahnur, Muh. Haerdiansyah Syam, Adi Syamsul Arifin Tati, Andi Dewi Riang Tengku Riza Zarzani N Tenrisau, Muhammad Aksan Tri Atmojo, Purbo Widagdo triyanda, ayu Tuzzakiah, Siti Nur Wahdah Usman, Alwi Usra Visca, Suviana Wagay, Javaid Ahmad Wardoyo, Tri waslia, waslia Watif Massuanna, Muhammad welso, welso Widyahwati, Fitrah Wusandi Janu Ramadhan Yahya, Muh. Yahya, Rony Yayan Sudrajat Yulia, Irma Denada Yulianto, Achmad Yusdar Yusdar, Yusdar Zamakhsyari, Fardan