p-Index From 2021 - 2026
15.869
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sain Veteriner Jurnal Informatika DIKSI JURNAL KIMIA SAINS DAN APLIKASI JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR Jurnal INKOM Buletin Al-Turas Dentika Dental Journal Jurnal Buana Informatika BAHASA DAN SASTRA Biosfer: Jurnal Tadris Biologi JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi International Journal of Advances in Intelligent Informatics JPAP (Jurnal Penelitian Administrasi Publik) (e-Journal) Jurnal Al-Ijtimaiyyah Jurnal Penelitian Pendidikan Jurnal Dimensi Daya Saing : Jurnal Ilmu Manajemen Ikonomika : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Padjadjaran Journal of Dentistry Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Abdimas Talenta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat FITRAH:Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian EKONOMIS : Journal of Economics and Business IJEBA (International Journal of Economic, Business & Applications) Fokus Ekonomi Parafrase: Jurnal Kajian Kebahasaan dan Kesastraan Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology (Majalah Obstetri dan Ginekologi Indonesia) Jurnal Hukum Magnum Opus Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) International Journal of Social Science and Business B-Dent, Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah International Journal of Educational Dynamics (IJEDS) Ensiklopedia of Journal ENLIGHTEN (Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam) Almana : Jurnal Manajemen dan Bisnis Referensi : Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Husada Mahakam: Jurnal Kesehatan Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi JAIM (Jurnal Abdi Masyarakat) Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan INAQUE: Journal of Industrial & Quality Engineering Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Ecces: Economics, Social, and Development Studies Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial Indonesia (JRDI) Bidayah: Studi Ilmu-Ilmu Keislaman Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Jurnal At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Target : Jurnal Manajemen Bisnis International Journal of Industrial Optimization (IJIO) FASHLUNA Indomera : Jurnal Magister Manajemen J-ISCAN : Journal of Islamic Accounting Research Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Jurnal Investasi Islam Studi Ilmu Manajemen dan Organisasi Indonesian Journal of Counseling and Development International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Al-Mizan: Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Syariah Jurnal Publik: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Administrasi Negara Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Journal of Infrastructure and Civil Engineering Jurnal Ilmiah Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial (JEMeS) SIGn Journal of Social Science Kande : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of Comprehensive Science Jurnal Ekonomi dan Pembangunan SAINSTEK Jurnal Bisnis Manajemen dan Akuntansi International Journal of Advanced Multidisciplinary Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam Media Bina Ilmiah Jurnal Bisnis Kompetitif Aceh Journal of Community Engagement (AJCE) Borneo Journal of Science and Mathematics Education Jurnal Riset Manajemen Indonesia Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat The International Journal of Tropical Veterinary and Biomedical Research Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Journal of Health Science and Medical Therapy Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Palito: Politics, Humanities, Laws, International Relations and Social ISTIFHAM Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Smart Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Agripet Proceedings of The International Conference on Multidisciplinary Science Jurnal Mesin Sains Terapan Ekonomika : Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Singkite Journal JIO: Jurnal Inovasi Olahraga Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Eko-Regional: Jurnal Pembangunan Ekonomi Wilayah Eko-Regional: Jurnal Pembangunan Ekonomi Wilayah INTECH (Informatika dan Teknologi) TECHNOLOGIC Prosiding Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan (SNKP)
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)

PEMBUATAN EDIBLE FILM DARI PATI KULIT SINGKONG MENGGUNAKAN PLASTICIZER SORBITOL DENGAN ASAM SITRAT SEBAGAI CROSSLINKING AGENT Husna, Uswatun; Masrullita, Masrullita; hakim, Lukman; Sylvia, Novi; Azhari, Azhari
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 6 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i6.17135

Abstract

Kulit tanaman singkong dibuang sebagai limbah industri dan jarang dimanfaatkan. Berdasarkan kandungan di dalamnya, kulit singkong mengandung semua yang mungkin dibutuhkan seseorang untuk nutrisi: air, kalsium, magnesium, fosfor, protein, serat, karbohidrat, dan 44-59% pati. Karena kandungan pati pada kulit singkong cukup tinggi, maka dapat dibuat film yang dapat dimakan (edible film) dengan menggunakan bahan baku pati kulit singkong. Pada penelitian sebelumnya tidak ada perbandingan antara karagenan dan asam sitrat dan uji meliputi, kuat tarik, elongasi, derajat swelling, uji biodegradability dan uji pengemasan, penelitan ini melakukan perbandingan antara karagenan dan asam sitrat dan uji meliputi kuat tarik, elongasi, derajat swelling dan uji pengemasan perbandingan dengan membandingkan   karagenan dan asam sitrat. Produk makanan dapat dilapisi dan dikemas dengan menggunakan film yang dapat dimakan, yaitu lapisan tipis yang terdiri dari bahan-bahan yang dapat dimakan. Karena film yang dapat dimakan bersifat terbarukan dan dapat terurai secara hayati, film ini dapat digunakan sebagai pengganti plastik sintetis yang ramah lingkungan, yang lebih sulit terurai oleh alam. Mempelajari kondisi operasi untuk memproduksi film yang dapat dimakan dari kulit singkong adalah tujuan dari proyek ini.
ANALISA PENGARUH KONSENTRASI DELIGNIFIKASI DENGAN PELARUT ETHANOL PADA GULA REDUKSI DARI KULIT KOPI ROBUSTA (Coffea canephora L.) Ardiansyah, Zul Fadly; Azhari, Azhari; Bahri, Syamsul; Dewi, Rozanna; Zulnazri, Zulnazri
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 5 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - October 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i5.17353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengekspolari potensi kulit kopi robusta sebagai sumber gula reduksi. Kulit kopi, sering dianggap sebagai limbah dalam industry kopi, mengandung beberapa senyawa bioaktif termasuk gula reduksi seperti glukosa dan fruktosa. Proses penghilangan lignin dilakukan dengan proses organosolv menggunakan pelarut ethanol dan proses extraksinya dengan hidrolisa asam menggunakan katalis asam sulfat. uji metode luff shcrool untuk menghitung berapa jumlah gula reduksi yang terkandung di kulit kopi Robusta,Dimana Penelitian ini sudah dilakukan sebelumnya oleh Suryati Dkk, 2021 dengan judul Pembuatan Gula Reduksi Dari Kulit Kopi Arabika Dengan Proses Organosolv Menggunakan Pelarut Ethanol yang membedakan adalah bahan utama kulit kopi. Hasil menunjukkan bahwa kandungan gula tertinggi terdapat pada konsentrasi 40%, waktu delignifikasi 2 jam dengan kadar gula reduksi yang dihasilkan 23,311%. Untuk gula reduksi terendah terdapat padakonsentrasi 20%, 1 jam dengan kadar gula reduksi yang dihasilkan 20,816%. Untuk kadar yield terbesar  terdapat pada konsentrasi 40%  waktu delignifikasi 2 jam dengan kadar yang yield yang dihasilkan sebesar 40,87%. Kadar terendah untuk yield pada percobaan ini pada konsentrasi 20% selama 1 jam dengan kadar yield sebanyak 40,78%. Dari percobaan diatas dapat diketahui makin lama waktu penghilaangan lignin, maka makin besar pula kadar gulanya, hal ini terjadi karna lignin akan tergradasi dan selulosa akan berubah menjadi gula reduksi.ANALISA PENGARUH KONSENTRASI DELIGNIFIKASI DENGAN PELARUT ETHANOL PADA GULA REDUKSI DARI KULIT KOPI ROBUSTA (Coffea canephora L.)
Pengolahan Air Payau (Brackish Water) Menjadi Air Bersih Dengan Metode Elektrokoagulasi Menggunakan Panel Surya (Photovoltaic) Safriani, Siti Widya; Hakim, Lukman; Meriatna, Meriatna; Fibarzi, Wiza Ulfa; Azhari, Azhari
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 3 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-June 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i3.15349

Abstract

Wilayah Indonesia merupakan wilayah yang sebagian penduduk menempati daerah pesisir pantai yang merupakan wilayah yang sangat miskin akan sumber air bersih, dikarenakan sumber air didaerah tersebut umumnya memiliki kualitas yang sangat rendah. Air payau (brackish water) merupakan air yang sulit diproses menjadi air bersih di karenakan memiliki kandungan garam yang cukup tinggi. Penggunaan metode elektrokoagulasi merupakan metode pengolahan yang melibatkan proses elektrokimia dengan menggunakan elektroda stainless steel grade 316 C menggunakan panel surya (photovoltaic) sebagai arus listrik searah (DC). Metode elektrokoagulasi dapat menurunkan kadar TDS, Salinitas, maupun kandungan lainnya. Penelitian mengenai metode elektrokoagulasi ini sudah pernah dilakukan sebelumnya, namun dengan penggunaan energi listrik dan elektroda yang berbeda. Yang belum pernah dilakukan adalah penggunaan metode elektrokoagulasi menggunakan elektroda stainless steel grade 316 C menggunakan panel surya. Dalam penelitian ini divariasikan tegangan (voltase) yaitu 10, 15, 20, dan 25 volt dan waktu elektrokoagulasi 40, 60, 80, dan 100 menit. Dari hasil penelitian proses elektrokoagulasi diperoleh hasil terbaik pada kondisi tegangan 25 volt dan waktu elektrokoagulasi selama 100 menit dengan penurunan kadar TDS sebesar 581 mg/l, penurunan salinitas sebesar 631 mg/l (0,06%), pH sebesar 6,8, dan tidak berbau, berasa, maupun berwarna. Dan diperoleh hasil terendah pada kondisi tegangan 10 volt dan waktu 40 menit dengan perolehan TDS sebesar 857 mg/l, salinitas sebesar 854 mg/l, dan pH 6,55. Dari hasil penelitian tersebut disimpulkan kadar kualitas air sudah memenuhi standar baku mutu air bersih. Kata Kunci : Air Payau, Elektrokoagulasi, Panel Surya (photovoltaic), Standar Kualitas AirWilayah Indonesia merupakan wilayah yang sebagian penduduk menempati daerah pesisir pantai yang merupakan wilayah yang sangat miskin akan sumber air bersih, dikarenakan sumber air didaerah tersebut umumnya memiliki kualitas yang sangat rendah. Air payau (brackish water) merupakan air yang sulit diproses menjadi air bersih di karenakan memiliki kandungan garam yang cukup tinggi. Penggunaan metode elektrokoagulasi merupakan metode pengolahan yang melibatkan proses elektrokimia dengan menggunakan elektroda stainless steel grade 316 C menggunakan panel surya (photovoltaic) sebagai arus listrik searah (DC). Metode elektrokoagulasi dapat menurunkan kadar TDS, Salinitas, maupun kandungan lainnya. Penelitian mengenai metode elektrokoagulasi ini sudah pernah dilakukan sebelumnya, namun dengan penggunaan energi listrik dan elektroda yang berbeda. Yang belum pernah dilakukan adalah penggunaan metode elektrokoagulasi menggunakan elektroda stainless steel grade 316 C menggunakan panel surya. Dalam penelitian ini divariasikan tegangan (voltase) yaitu 10, 15, 20, dan 25 volt dan waktu elektrokoagulasi 40, 60, 80, dan 100 menit. Dari hasil penelitian proses elektrokoagulasi diperoleh hasil terbaik pada kondisi tegangan 25 volt dan waktu elektrokoagulasi selama 100 menit dengan penurunan kadar TDS sebesar 581 mg/l, penurunan salinitas sebesar 631 mg/l (0,06%), pH sebesar 6,8, dan tidak berbau, berasa, maupun berwarna. Dan diperoleh hasil terendah pada kondisi tegangan 10 volt dan waktu 40 menit dengan perolehan TDS sebesar 857 mg/l, salinitas sebesar 854 mg/l, dan pH 6,55. Dari hasil penelitian tersebut disimpulkan kadar kualitas air sudah memenuhi standar baku mutu air bersih. Kata Kunci : Air Payau, Elektrokoagulasi, Panel Surya (photovoltaic), Standar Kualitas Air
PENGARUH JENIS RAGI TERHADAP PEMBUATAN BIOETANOL DARI LIMBAH KULIT KOPI ARABIKA (Coffea Arabica L.) MENGGUNAKAN PROSES FERMENTASI Frastika, Triana Indah; Azhari, Azhari; Suryati, Suryati; ZA, Nasrul; Sylvia, Novi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 2 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Mei 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i2.20531

Abstract

Bioetanol adalah produk hasil fermentasi karbohidrat (pati) menggunakan bantuan mikoorganisme. Tanaman yang dapat menghasilkan bioetanol adalah tanaman yang didalamnya terkandung pati serta selulosa yang dibuat dengan bantuan aktivitas mikroorganisme (ragi). Penelitian ini menggunakan bahan yang mengandung selulosa yang berasal dari limbah kulit kopi arabika. Bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit kopi arabika jenis ateng super yang tidak dimanfaatkan oleh petani kopi. Metode penelitian yang dilakukan diantaranya proses hidrolisis, fermentasi dan distilasi dengan variasi ragi yaitu ragi roti dan ragi tape, variasi %berat ragi yaitu 3, 5, 7, dan 9%, variasi waktu fermentasi 1, 3, 5, dan 7 hari. Hasil dari penelitian ini didapatkan yield tertinggi yaitu 4.37% dengan variasi waktu fermentasi selama 5 hari dan berat ragi 9%  untuk ragi roti dan 4.01% untuk ragi tape dengan lama fermentasi 5 hari dan berat ragi 9%  untuk ragi roti, densitas terbaik pada fermentasi 5 hari dan berat ragi 9% sebesar 0,7821 gr/ml, viskositas tertinggi 1.13 cP, kadar bioetanol terbaik dengan lama fermentasi 5 hari dan berat ragi roti 9% sebesar 47.70%, namun bioetanol yang dihasilkan belum menyala. Uji GC-MS menghasilkan peak etanol terdeteksi pada peak ke-2 dengan waktu retensi 1.593 dan kemurnian 43.48%. Penelitian ini khusus memanfaatkan kulit kopi arabika varietas Ateng Super yang memiliki karakteristik unik seperti kandungan selulosa berkisar 60-70% yang berpotensi menghasilkan bioetanol lebih optimal. 
Pemanfaatan Ekstrak Daun Ketapang (Terminalia Catappa) sebagai Inhibitor Korosi pada Plat Baja ST 37 dalam Media Air Laut Dian, Hadyan; Rizka Nurlaila, Rizka Nurlaila; Azhari, Azhari; jalaluddin, jalaluddin; zulnazri, zulnazri
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.23544

Abstract

Korosi merupakan proses degradasi logam akibat reaksi elektrokimia dengan lingkungan sekitarnya. Salah satu upaya mitigasi korosi adalah melalui penggunaan inhibitor, yakni senyawa yang mampu menurunkan laju korosi. Ekstrak daun ketapang diketahui mengandung tanin, senyawa organik yang dapat berperan sebagai inhibitor alami melalui pembentukan kompleks pelindung pada permukaan logam. Baja ST 37, yang banyak digunakan dalam konstruksi mesin, memiliki kandungan unsur Fe lebih dari 90% dan karbon antara 0,022–0,30%, dengan kekuatan tarik mencapai 37 kg/mm². Pada penelitian ini, ekstrak daun ketapang dimanfaatkan sebagai inhibitor hayati pada konsentrasi 50, 100, dan 150 ppm, dengan durasi pencelupan ditetapkan selama 12 hari. Pengukuran dilakukan secara bertahap pada hari ke 3 dst. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi inhibitor menyebabkan penurunan laju korosi, sedangkan perpanjangan waktu perendaman cenderung meningkatkan laju korosi. Tingkat korosi paling rendah tercatat sebesar 0,0368 mm/tahun diperoleh pada konsentrasi 150 ppm di hari ke-12, dengan efisiensi inhibisi tertinggi mencapai 72%.
PEMBUATAN SABUN MANDI CAIR BERBASIS CHARCOAL DENGAN TEMPURUNG KEMIRI Sari, Ava Komala; Sulhatun, Sulhatun; Suryati, Suryati; Azhari, Azhari; Sylvia, Novy
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 1 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i1.11976

Abstract

AbstrakKarbon aktif (charcoal) adalah bahan baku yang dihasilkan dari proses pengolahan limbah cangkang kemiri. Limbah ini sering kali terjadi penumpukan sehingga perlu dilakukan penanggulangan yang nantinya akan menghasilkan manfaat yang memiliki nilai produk yang bebas dari bahaya serta ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sabun mandi cair yang berkomposisi baik, menguji kualitas sabun mandi cair dan pengaruh penambahan massa Charcoal dan minyak zaitun pomace terhadap nilai pH, uji organoleptik, uji ketahanan busa, dan uji ketinggian busa. Penelitian ini sudah dilakukan sebelumnya, yang belum adalah penambahan massa charcoal tempurung kemiri yaitu 2, 5, 7, 12 gram dalam pembuatan sabun mandi cair yang akan dilihat dari penambahan massa charcoal tempurung kemiri terhadap karakteristik sabun mandi cair dengan waktu pengadukan 6, 8, 10, 12 menit. Ada beberapa tahapan proses pada penelitian ini, diantaranya tahap mempersiapkan bahan baku, tahap penyaringan charcoal, tahap menjadikan sabun mandi cair. Adapun beberapa massa charcoal yang dipakai ialah 2, 5, 7, 12 gram. Berdasarkan hasil penelitian nilai pH yang dihasilkan bersifat basa sesuai dengan nilai persyaratan pH sediaan sabun yaitu 8-9. Sabun mandi cair tidak menghasilkan busa karena sabun tidak tersaponifikasi sempurna dan kurangnya penambahan surfaktan.
PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN PEPAYA SEBAGAI INHIBITOR KOROSI PADA PLAT BAJA ST 37 DALAM MEDIA AIR LAUT Rahman, Muhammad Akbar Aditya; Bahri, Syamsul; Muhammad, Muhammad; Suryati, Suryati; Azhari, Azhari
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 1 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i1.12003

Abstract

Korosi ialah pengurangan kualiti logam akibat tindak balas elektrokimia dengan persekitarannya. Dalam pencegahannya, korosi bisa diatasi dengan penambahan zat penghambat korosi baik organik maupun anorganik ataupun bahan kimia. Inhibitor korosi adalah zat yang mampu menghambat laju korosi logam ketika ditambahkan ke dalam lingkungan tertentu. Salah satu contoh inhibitor korosi yang dapat digunakan untuk memperlambat laju korosi adalah ekstrak organik daun pepaya yang mengandung tanin. Zat ini mampu membentuk senyawa kompleks pada permukaan logam akibatnya dapat menurunkan laju korosi. Penelitian ini sudah pernah dilakukan sebelumnya, yang belum pernah dilakukan adalah pembuatan inhibitor korosi dengan variasi pH media korosif asam dan basa juga variasi konsentrasi inhibitor. Baja ST 37 merupakan baja dengan kekuatan tarik ‰¤ 37kg/mm2 dengan komposisi besi lebih dari 90% dan hanya mengandung 0,022%-0,30% karbon dan sering digunakan dalam konstruksi-konstruksi mesin yang saling bergesekan. Penelitian penggunaan ekstrak daun daun pepaya menjadi inhibitor korosi pada plat baja ST 37 dilakukan dengan menggunakan metode perendaman. Dimana air laut dengan variasi pH asam dan basa digunakan sebagai media korosif pada plat baja ST 37 dan menggunakan inhibitor ekstrak daun pepaya. Perendaman dilakukan selama 8 hari dengan variasi konsentrasi inhibitor 0, 200, 250 dan 300 ppm. Perhitungan laju korosi dilakukan dengan metode weight loss. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju korosi dipengaruhi oleh pH air laut, dimana laju korosi lebih meningkat pada suasana asam namun penggunaan inhibitor tetap menunjukkan hasil signifikan dalam penurunan laju korosi baik pada perendaman air laut dengan suasana asam maupun basa seiring dengan meningkatnya konsentrasi inhibitor yang digunakan. Kecepatan korosi paling kecil didapatkan dengan perendaman air laut pada pH basa dengan konsentrasi inhibitor 300 ppm dengan laju korosi sebesar 1,41 mmpy dengan efisiensi tertinggi pada perendaman 300 ppm pada suasana asam sebesar 81%.
PEMANFAATAN LIDAH BUAYA SEBAGAI KOAGULAN PADA PENJERNIHAN AIR Maulana, Firman; Azhari, Azhari; Ishak, Ishak; Zulnazri, Zulnazri; Sulhatun, Sulhatun
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 1 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i1.13266

Abstract

Koagulan adalah suatu material yang digunakan untuk mengikat partikel atau kotoran dalam air yang selanjutnya menjadi flokulan yang mengubah partikel tersebut terikat menjadi gumpalan dan mempunyai berbeda ukuran untuk mengendap. Penelitian ini bertujuan meneliti lidah buaya mampu menjadi biokoagulan, melihat pengaruh waktu reaksi dan karakteristik koagulan yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan variasi dosis koagulan dengan 0,2 ml, 0,4 ml dan 0,6 ml serta lama pengadukan yaitu 30, 45 dan 60 menit, dengan kecepatan pengadukan 30 rpm. Penelitian ini sudah pernah dilakukan sebelumnya, yang belum pernah dilakukan adalah dengan mengggunakan lidah buaya sebagai koagulan pada penjernihan air. Air yang dimaksudkan untuk sanitasi dan higiene harus tersedia memenuhi kebutuhan kesehatan yang meliputi kebutuhan fisik, biologis dan kimia. Hasil yang diperoleh dari pengukuran pH, kekeruhan, kesadahan, suhu dan warna terbaik yaitu pada dosis 0,6 ml dengan lama pengadukan 60 menit.  Nilai pH terbaik dari 7,8 menjadi 6,6. Nilai kekeruhan air yang terbaik dari 154,62 menjadi 42,894. Nilai kesadahan air dari 3,7548 ppm menjadi 0,2058 ppm. Suhu tidak ada perubahan dikarenakan tidak ada reaksi kimia yang cepat berlangsung, dan warna air berubah dari 178 menjadi 46.  Sehingga dari semua hasil yang didapat pada penelitian diketahui bahwasanya variasi jumlah dosis gel lidah buaya yang digunakan dan lama pengadukan mempengaruhi hasil kadar koagulan yang dihasilkan. Semakin banyak massa yang digunakan maka semakin baik pH, kekeruhan, kesadahan, suhu dan warna yang dihasilkan.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT NANAS SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN BIOETANOL MENGGUNAKAN RAGI Saccharomyces Cereviceace Salim, Muhammad Alfis; Zulnazri, Zulnazri; Azhari, Azhari; ZA, Nasrul; Bahri, Syamsul
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 3 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i3.14654

Abstract

Bioetanol yakni bahan bakar pengganti dari proses fermentasi gula sebagai sumber karbohidrat dengan pemberian mikroba. Kulit nanas adalah bahan baku yang cukup berpotensi untuk dapat dimanfaatkan menjadi bioetanol. Tujuan penelitian ini yaitu menentukan kadar bioetanol dari kulit nanas, kemudian mengoptimasi proses fermentasi kulit nanas dan kadar bioetanol terhadap konsentrasi ragi dan variasi waktu fermentasi. Penelitian ini mengaplikasikan hidrolisis fermentasi dan distilasi menggunakan katalis asam klorida (HCl) dengan variasi pemberian ragi 4, 8, 10 dan 12 gram serta lama fermentasi 2, 3, 4 dan 5 hari. Pada penelitian ini dilakukan pengujian densitas, viskositas dan komposisi senyawa etanol dengan GC. Penelitian ini sudah pernah dilakukan sebelumnya, yang belum pernah dilakukan adalah menggunakan variasi konsentrasi ragi 4, 8, 10 dan 12 gram dan lama fermentasi 2, 3, 4 dan 5 hari. Hasil terbaik  di penelitian ini ditunjukkan pada variasi penggunaan ragi 12 gram dan lama waktu fermentasi 5 hari dengan hasil densitas 0,892 gr/ml dan viskositas 0,0829 cP. Analisa kandungan bioetanol menggunakan GC menunjukkan bahwa hasil yang didapat memiliki kandungan etanol.
ANALISA KARAKTERISTIK SEDIAAN MASKER PEEL-OFF DARI LIMBAH CANGKANG TELUR DENGAN PENAMBAHAN BUBUK KULIT BATANG KAYU MANIS Lubis, Muhammad Irvan Maulana; Muarif, Agam; ZA, Nasrul; Azhari, Azhari; Muhammad, Muhammad
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 1 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i1.14679

Abstract

Masker peel-off merupakan masker yang berbentuk gel yang di aplikasikan ke kulit dan dalam waktu tertentu akan membentuk lapisan film transparan yang elastis, setelah kering masker dapat langsung diangkat tanpa perlu dibilas, Masker wajah tentu memiliki banyak manfaat sesuai dengan jenis bahan utama yang terkandung dalam produk tersebut mulai dari mencerahkan wajah, memudarkan bekas jerawat, mengecilkan pori-pori hingga menyamarkan garis-garis halus pada wajah, Pada penelitian ini penulis menambahkan bubuk batang kayu manis sebagai zat aktif, dan dmdm hidantoin sebagai pengawet, pengujian juga dilakukan selama 1 minggu lama penyimpanan untuk mengamati karakteristik sediaan dengan variasi perbandingan PVA (8, 10, 12 gram) dan CMC (0, 1, 3, 5 gram), dari masing-masing sediaan dilakukan uji evaluasi, meliputi: organoleptik, daya sebar, waktu kering, homogenitas, dan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi massa sediaan memberikan pengaruh pada sifat fisika masker, hasil evaluasi dapat disimpulkan bahwa  sediaan masker dengan perbandingan 10 gram PVA dan 1 gram CMC, merupakan formula yang memenuhi SNI, dengan nilai pH 7,3-7,5, daya sebar 5-5,1 cm, waktu kering 25-26 menit, kestabilan homogenitas yang baik, dan uji organoleptik yang paling banyak disukai.
Co-Authors . Darniati AA Sudharmawan, AA Abdul Rahman Abel Tasman Yuza, Abel Tasman Abqa, Rizkan Ade Kurniawan Adewi, Mayanil Adi, I Ketut Yudana Adianita, Happy Afriana, Afriana Agam Muarif Agam Sakti, Tengku Muda Ahmad Farouq Mulku Zahari Ahmad, Ghazali Ahmed, Ishfaq AISYA, SITI Akbar, Arbi Fadilah Alfi Syahrin, Alfi Alfiyana, Siti Alifta Salsabila AlKautsar, AlKautsar Alpionita, Ningsih Alvilusia, Alvilusia Aminul Islam, MD Amir Fauzi Amiruddin Amiruddin Ananda, Rifki Ade Andi Novita Andriani Andriani Anggrieni, Nurul Anshar Zulhelmi antari, Nimade sari Anugrahrosah, M. Rabbani Aprilia, Nanda Dwi Ardaisi, Mukminatun Ardaysi, Mukininatun Ardiansyah, Zul Fadly Arifin Zain, Arifin Ariska, Emalia Arnanto, Andy Afnan Asmi Hasibuan, Saiful Asrun Azis R, Laode Auzar Ali Awan Nurtjahyo Ayi, Nasrun Kinanti D Ayu Anora Ayuti, Siti Rani Azahra, Sresta Bachtiyar, Achmad Akbar Agym Baehaqi Baharuddin , Yulizar Baharuddin, Yulizar Bahri , Syamsul Bancin, Nurhasanah Basem, Zamhir Belly Sam Buchori Buchori, Buchori Budiman Rusli Cahyati, Annisa Ayu Chikmah, Lailatul Cut Dahlia Iskandar Danang Ananda Yudha Darman Moenir, Haiyyu Destari, Dinda Destiarini, Destiarini Dewinta, Astrid Fauzia Dian, Hadyan Dwi Irnawati Dwi Meisari, Erika Edy Suhartono Eko Subiyantoro Eko Sujadi Ellen Lumisar Panggabean Enggar Susetya, Ipanna Erdalina, Eva Ernawati Ernawati Fachrurazi Fadilah, M Farid Fadilah, Rika Nur Fadlah, Iga Fahmi Oscandar, Fahmi Faisal Jamin Fakhri, Fakhri Farida Ferine, Kiki Ferdy Joely, Muhammad Fibarzi, Wiza Ulfa Firdaus Firman Maulana, Firman Firmansyah Basir Fitri Kartiasih Fitri, Khairani Fitri, Nur Eka fitri, silvia Fitriani Fitriani Frastika, Triana Indah Gazali Gazali Gianto Gianto Ginta Riady Gussyafri Halimah, Mustika Ridhatul Hamdani Hamdani Hasan, Denny Irmawati Hasan, Nur Shabrina Hasbi Hayati Hayati Helmi, T Zahrial Hennivanda, Hennivanda Henrizal, Henrizal Heriansyah, Jhon Hermanto MZ, Hermanto Hilaliyah, Maimunah Hujana, Raihan Rabih Hulu, Paolinus Husna, Uswatun Ibrahim Ibrahim Ibrahim, Karlina Idris, Abdullah Idris, M. Arif Ikhsan Ikhsan Ilyas Ilyas Imam Syaifudin Indirawati, Donna Meilia Innayah, Nabila Alifia Iqnasus Panjaitan, Iwan Sunarnya Ircham Ali Irnanda Pratiwi Ishak Ishak Ismail Ismail Iswani, Resti Izah, Wizka Rif'atul Jalaluddin Jalaluddin Jamillah, Maryam Juli Andriyani Juni Ahyar Kamaruddin Kamaruddin Kamaruddin Kamaruddin Karnawi Kamar, Karnawi Kisno Kurdi Kurdi Kusmawati Hatta Kusumaning Putri, Diyah Utami Leni Maulinda, Leni Lestari, Astia Dwiputri Lestari, Astia Dwiputri Litra Diantara Lubis, Muhammad Irvan Maulana Lubis, Yan Hariadi Lubis, Yan Hariadi Lukman Hakim Lusi Epsilawati M. Saleh Mahdi Mahdi, Mahdi Mahdi NK Mahindra Awwaludin Romdlon Mahyu, Danil Mai Suriani Makmur, Ali Maryadi, Deri Masda Admi Masrullita, Masrullita Maturidi, M Maulidawati, Maulidawati Median Agus Priadi Meriatna Meriatna Miftahul Jannah Minurita Sholichah Mirna Ilza Mi’raj, Rahimatul Moh. Mustofa Muchsin Muchsin Muda Agam Sakti, Tengku Muh Syauqi Malik Muhammad Iqbal Muhammad Irsan Saleh Muhammad Muhammad MUHAMMAD RIZAL Muhammad Sulaiman Muiz, Ahmad Habibul Mukhlis Mukhlis Mulku Zahari, Ahmad Farouq Mulyadi Mulyadi Mulyawan, Rizka Muntazar, Teuku Mursalin . Murugaiah, Suganya Musrizal, Musrizal Mustafa Kamal Muthia Septiana, Muthia Muttaqien Muttaqien, Muttaqien Muzlifa, Lola Nasrianti, Nasrianti Nasrul ZA, Nasrul Novan, Andre Novi Sylvia Nugroho, Achmadi S Nur Sofyana, Nanda Nurasiah Nurasiah Nurbayani Nurbayani Nurhidayah, Utin Nursari Abdul Syukur Nursim, Nursim Nursyahid Siregar Nuryanti, Yulis Octarina, Thina Octaviary, Anggi Chairani Permatasari, Vigi Indah Pirmansyah Pirmansyah Pramatika, Berty Pramatika, Berty Pramona, Yules Pratomo, Dinar Nugroho Pusparini, Helena I Gusti Ayu Putu Putri, Balqis Eka Putri, Librina Tria Qisom, Shobikhul R. Yudhistira Adi Seputra S.E., M.M. Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahayu, Ririn Rahil Helmi Rahmadhini, Vivi Rahmadini, Galih Rahman, Muhammad Akbar Aditya Rahmat Arfan Rahmat Hidayat rahmawati, Salsa billa Rahmi Novalita Ramadhan, Nurul RAMADHANIAH, SUGIARTI Rasmaidar Rasmaidar Rastina, Rastina Restu, Agust Retantyo Wardoyo Retno Muslinawati Retno Purwaningsih Reza Anggapratama Ria Noerianingsih Firman, Ria Noerianingsih Riandi, Lian Varis Ridhana, Fita Rif'atul Izah, Wizka Rinangku, Rahadian Eka Bagus Indra Rini Rita T. Marpaung Rini Susana Riski Pratama, Riski Riyandi Riyandi Rizfie, Muhammad Dala Rizka Nurlaila, Rizka Nurlaila Rizki, Elfera Rizky, Fitrian Rohkman, Nur Rosmaidar Rosmaidar, Rosmaidar Rozanna Dewi Rusdiman, Rusdiman Sadputranto, Seto Adiantoro Safarudin Safarudin, Safarudin Safriani, Siti Widya Sakti, Tengku Muda Agam Salim, Muhammad Alfis Samiani, Aiti Sandyaningrum, Juairiah Nastiti Santosa, Yulistia Citra Wardani Sanusi Sanusi Sapitri, Marlina Saputra, Sulaiman Sari, Ava Komala Sari, Leny Permata Sari, Wahyu Eka Selfi, Selfi Selvia Aprilyanti, Selvia Setia Anggarista, Erika Tri Setiawan , Adi Shaliha, Chairunnisa Ahsana Amalan Sigian, Zikri Husni Simahatie, Mai Simorangkir, Yosua Sitepanus Zebua Sitepu, Dinda Meilinda Br Siti Hadijah Siti Nur Azizah, Siti Nur Sitti Aminah Soares, Teotino Gomes Sonny Muhammad Ikhsan Mangkuwinata Sri Hartati SRI RAHAYU Sri Wahyuni Sri Yanna Subahar, Subahar Subanar . Sudiati Sudiati Sudiyono, Rachma Nadhila Sudiyono, Rachma Nadila Suhadi, Alpin Suhardjo Sitam, Suhardjo Sukma, Yoana Sukriyah, Sukriyah Sulbahri, Robby P. Sulhatun Sulhatun Sulistia Ningsih, Sulistia Sumanti Sumanti, Sumanti Sumardi . Supri Hartini, Supri Suprijanto Suprijanto Suryani, Faizah Suryati Suryati Syafitri, Cut Zulfahnur Syafruddin Syafruddin Syaiful Indra, Syaiful Syamsul Bahri Sylvia, Novy T. Reza Ferasyi, T. Reza Tamalika, Tolu Tanjung, Irfan Tarisafitri, Nahla Taufik Hidayat Tedjo Darmanto Tedjo Darmanto Tenia Wahyuningrum Tetuko Barruansyah, Rauf Teuku Reza Ferasyi Theodorus Theodorus Trisniarti, Noviami Ulandari, Ulandari Wahyu Satrya Lalsana, Okta Bella Wahyudin, Aris Wendari, Sri Wendari, Sri whildania, Putri Wijaya, IK Kusuma Win Konadi WINANTI, WINANTI Winaruddin Winaruddin Wresnindyatsih Wresnindyatsih, Wresnindyatsih wulandari, Isra Wulandari, Mawar Wusnah Wusnah, Wusnah Yanto, Ferri Yulia, Yayah Yulizar Yulizar Yurika A. Lita, Yurika A. Yusnidar Yusnidar Zainuddin, Zainuddin Zikrullah, Muhammad Zubaidah R, Zubaidah Zulhelmi, Anshar Zulher, Zulher Zulkhairi Sofyan Zulnazri, Z