Articles
Analysis on Part of Popular Learning Theory
Meezy Indriyansyah;
Neviyarni Neviyarni;
Herman Nirwana
Consilium Vol 1, No 2 (2021): Consilium
Publisher : Consilium
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0630cons
Learning theory is a collection of general principles that are interrelated and explain a number of facts and findings related to learning events. Learning theory is one of the keys to the success of the learning process carried out by educators. In popular learning theory, there are several things that can be discussed, namely related to intelligent character education, quantum learning, accelerated learning, active learning and Hypno teaching. This popular learning theory has implications for effective and efficient learning.
Hubungan Kepercayaan Diri dengan Prokrastinasi Akademik Siswa Sekolah Menengah Atas
Mila Risnanda Wati;
Herman Nirwana
Consilium Vol 2, No 1 (2022): Consilium
Publisher : Consilium
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0821cons
Prokrastinasi akademik adalah penundaan dalam mengerjakan tugas. Salah satu faktor yang diduga mempengaruhi prokrastinasi akademik adalah kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) kepercayaan diri siswa (2) prokrastinasi akademik siswa, serta (3) menguji dan menganalisis hubungan kepercayaan diri dengan prokrastinasi akademik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis deskriptif korelasional. Populasi penelitian ini sebanyak 1.153 siswa yang terdaftar di kelas X, XI dan XII SMA Negeri 2 Dumai pada semester Juli-Desember Tahun ajaran 2023/2024 dengan sampel berjumlah 297 yang dipilih dengan teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah “Daftar Isian Kepercayaan Diri” dan “Daftar Isian Prokrastinasi Akademik” dengan menggunakan skala model likert. Pengolahan data menggunakan teknik analisis korelasi Pearson Product Moment melalui program statistic statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 20.0. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa (1) kepercayaan diri siswa pada umumnya berada pada kategori rendah, (2) prokrastinasi akademik pada umumnya berada pada kategori sedang, (3) terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara kepercayaan diri dengan prokrastinasi akademik dengan koefisien korelasi sebesar -0,327 dan signifikan 0.000.Keywords: Kepercayaan Diri, Prokrastinasi Akademik
Efektivitas Konseling Kelompok dengan pendekatan REBT untuk mengurangi perilaku menyontek siswa
Marianna Harahap;
Netrawati Netrawati;
Herman Nirwana;
Rezki Hariko
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 8, No 2 (2022): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/1202222409
Perilaku menyontek merupakan perbuatan melanggar aturan dalam pendidikan karena menggunakan cara-cara yang tidak jujur dalam pencapaian nilai akademik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tentang gambaran mengenai perilaku menyontek serta cara penanggulangannya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif, menggunakan alat pengumpulan data berupa angket perilaku menyontek. Sampel penelitian ini adalah siswa SMAN 6 Padang dan SMA N 3 Padang. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku menyontek terdiri dari berbagai aspek. Pada setiap aspek memiliki besaran persentase yang tidak sama‚ pada aspek social active yang memiliki presentase terbesar pada kategori sedang yaitu 38,25 %, aspek social passive memiliki presentase terbesar pada kategori sedang yaitu 56,25%, aspek individual opportunistic memiliki presentase terbesar pada kategori sedang yaitu 44,25 %, sedangkan individual planned memiliki presentase terbesar pada kategori sangat tinggi yaitu 43,75% . Hasil ini menunjukkan bahwa banyaknya responden yang melakukan perilaku menyontek. Sehingga penelitian ini dapat dijadikan informasi bagi Guru BK/Konselor sebagai dasar dalam upaya mengatasi serta mencegah perilaku menyontek
Kontribusi Motivasi Menyelesaikan Masalah dan Komunikasi Interpersonal terhadap Strategi Pemecahan Masalah Siswa Sekolah Menengah
Minarsi Minarsi;
Herman Nirwana;
Yarmis Syukur
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 3, No 2 (2017): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/02017113
This research was conducted from the student low level toward student problem solving strategies. The student problem solving strategies were affected by motivation problem to resolve and interpersonal communication. This research was intended to describe: (1) the motivation of students in problem solving, (2) student interpersonal communication, (3) the student problem solving strategies, (4) the contribution of the motivation problem to resolve toward student problem solving strategies (5) the contribution of the interpersonal communication toward student problem solving strategies, and (6) the contribution of the motivation problem to resolve and interpersonal communication toward student problem solving strategies.This correlational descriptive research applied quantitative methods. The population of this research were 601 students of SMA Negeri 2 Pariaman on grade XI and XII, also 240 students there were chosen by proportional stratified random sampling technique.
Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Kesulitan Belajar
Alya Eresti;
Herman Nirwana
MISTER: Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 1 No. 3 (2024): MEI-JULI
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32672/mister.v1i3.1696
Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih banyak siswa yang mengalami kesulitan belajar di sekolah, Banyak faktor yang menyebabkan kesulitan belajar pada siswa salah satunya yaitu teman sebaya yang nakal. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan kesulitan belajar siswa 2) mendeskripsikan dukungan sosial teman sebaya 3) Mendeskripsikan hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan kesulitan belajar yang dialami siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Populasi penelitian ini sebanyak 626 orang siswa yang terdaftar di kelas X, XI di SMAN 1 Lubuk Basung Tahun Ajaran 2023/2024 yang dipilih dengan menggunakan teknik teknik Proportional random sampling. Instrumen yang digunakan adalah “Angket Dukungan Sosial Teman Sebaya” dan “Angket Kesulitan Belajar”. Data dianalisis dengan deskriptif korelaional Pearson Product Moment. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa (1) dukungan sosial teman sebaya di SMAN 1 Lubuk Basung berada pada kategori sedang, (2) kesulitan belajar siswa SMAN 1 Lubuk Basung berada pada kategori sedang, dan (3) terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan kesulitan belajar siswa dengan nilai koefisien korelasi -0,606 dan nilai signifikansi sebesar 0,000. Artinya, semakin besar dukungan sosial teman sebaya, maka kesulitan belajarnya akan cenderung lebih rendah, begitupun sebaliknya semakin rendah dukungan sosial teman sebaya maka kesulitan belajar nya akan cenderung tinggi.
Development of Information Service Modul to Enhance Meaning of Life: A Study on Minangkabau Adolescents
Yuli Permatasari;
Herman Nirwana;
Hanifah Usman
Journal of Educational, Health and Community Psychology Vol 13 No 2 June 2024
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jehcp.v13i2.28927
This study examined the development of informational service materials aimed at enhancing the meaning of life among Minangkabau ethnic students in secondary schools. "Meaning of life" is a psychological concept referring to an individual's sense of purpose, significance, and life satisfaction. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, and data analysis was conducted using the Wilcoxon Signed Rank Test. The results indicate that the developed informational service materials are valid in terms of content and design, practical, and effective in improving the students' meaning of life. These materials were tested on a small group using a limited trial method, which demonstrated an increase in the meaning of life before and after the informational service was provided. The implications of this study suggest that the use of informational services to enhance the meaning of life can be effectively applied to students, as it has a positive psychological impact.
Problematika Layanan Bimbingan dan Konseling Di Sekolah Dasar
Rahmi, Tysa Sufia;
Mudjiran, Mudjiran;
Neviyarni S., Neviyarni S.;
Nirwana, Herman
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1753
This study is motivated by the problems found by elementary school teachers during the implementation of guidance and counseling services in elementary schools. This study aims to look at guidance and counseling services in elementary schools and describe the problems experienced by teachers in their implementation and the solutions that can be given to solve these problems. This research uses descriptive qualitative research. The researcher determined SDN 13 Parit Putus as the research location and the teacher as the research subject. Researchers collected research data through in-depth interviews, observations, and documentation of teachers at SDN 13 Parit Putus. The results of the study show that the problems of guidance and counseling services in elementary schools are the absence of guidance and counseling teachers, the absence of training on guidance and counseling services, teachers do not have an understanding of designing administration, and inadequate guidance and counseling service facilities at SDN 13 Parit Putus. The solutions provided by researchers are to procure counseling teachers in elementary schools, provide training through gifted counselors, complete the administration of counseling services, and facilitate the needs of guidance and counseling.
Pengaruh Bimbingan Konseling dan Program Parenting untuk Meningkatkan Pemahaman Orangtua tentang Pentingnya Peran Orang Tua dalam Pendidikan
Arsilawita, Arsilawita;
Suhaili, Neviyarni;
Mudjiran, Mudjiran;
Nirwana, Herman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidikan yang maju adalah pendidikan yang memiliki program yang mampu memberikan pendampingan dan pasilitas kepada peserta didik untuk dapat mengikuti proses pembelajran yang bermaknah. Hal ini akan mampu terwujudkan apabila ada kerjasama anatara orangtua dan guru. Guru memainkan perannya sebagai konselor untuk memahami dan mencarai solusi dari permasahan dari peserta didik, sedangkan orangtua memiliki peran memberikan pendidikan dalam rumah tangga dengan memperhatikan perkembangan anak, sehingga apa yang diberikan di rumah akan menjadikan proses dalam pembentukan karakter anak. Karakter yang terbentuk akan menjadi dasar untuk penyelesaian permasalahan yang terjadi. Permasalahan akan dapat diatasi karena orangtua dan guru sudah memiliki hubungan yang baik dalam kegiatan parenting dan guru menyelesaikan permasalahan di sekolah karena permasalahan yang dialami oleh peserta didik tidak terlepas dari permaslahan dari lingkungan dan keluarga. Bimbingan konseling memiliki pengaru dengan bimbingan konseling karena peran orangtua dalam pola asuh anak akan memebntuk karakter anak, dalam perkembangan sehingga guru lebih muda untuk menyelesaikan permasalahan peserta didik.
Penerapan Pendidikan Karakter Melalui Pendidikan Keluarga Dalam Pendidikan Nasional
Sandowil, Oktatul;
Yusuf, A.Mury;
Nirwana, Herman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i2.1498
Padaiartikeliini membahasitentang membentukipendidikan karakter disetiap individu melalui pendidikan keluarga dalam pendidikan nasional, untuk membentuk karakter pada siswa, bukan hanya siswaiyang akan terbentuk karakternnya, tetapi juga harus guru, alasannya seketikai mendidikidan mengajar itu semua akan tertular dari bentuk akrakter gurunya. Materi artikel ini diampu oleh dosen A.Mury Yusuf, Herman Nirwana yang berasal dari FIP Bimbingan Konseling Universitas Negeri Padang.
THE ROLE OF COUNSELING TEACHERS BASED ON THE CURRICULUM FREEDOM TO LEARN
Elfira, Yenni;
Mudjiran, Mudjiran;
Nirwana, Herman;
Karneli, Yeni
Widyagogik Vol 10, No 1 (2022): Widyagogik
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/widyagogik.v10i1.15262
This paper aims to determine the role of guidance and counseling teachers based on the “Merdeka Belajar” curriculum. This writing uses a qualitative research method which is a literature study. The concept of the curriculum "Merdeka Belajar" is the freedom of learning for BK teachers to be free to think, innovate, and be creative. The expected evaluation is that it can provide comfort in the learning process.