p-Index From 2021 - 2026
21.44
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Nusantara Islam Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan EDUKASI: Jurnal Pendidikan Islam Al Ishlah Jurnal Pendidikan QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Penjaminan Mutu al-Afkar, Journal For Islamic Studies Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal of Educational Research and Evaluation Journal on Education JABE (Journal of Applied Business and Economic) Simtek : Jurnal Sistem Informasi dan Teknik Komputer Journal of Humanities and Social Studies Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Eduscience (JES) Jurnal Dirosah Islamiyah JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) RESLAJ: RELIGION EDUCATION SOCIAL LAA ROIBA JOURNAL International Journal of Educational Review Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Social Science Altruis: Journal of Community Services IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) International Journal Of Science, Technology & Management (IJSTM) Journal of Industrial Engineering & Management Research (JIEMAR) Didaktika: Jurnal Kependidikan International Journal of Social and Management Studies (IJOSMAS) Jurnal Visionary : Penelitian Dan Pengembangan Di Bidang Administrasi Pendidikan International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Journal of Science and Education (JSE) Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam EduLine: Journal of Education and Learning Innovation MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Foramadiahi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Keislaman J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Journal of Integrated Elementary Education MUNTAZAM: JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM International Journal of Science and Society (IJSOC) JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi JIPMukjt:Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Djati International Journal of Multidisciplinary Research and Literature (IJOMRAL) International Journal of Humanities Education and Social Sciences International Journal of Social Science, Education, Communication and Economics Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) International Journal Of Science Education and Technology Management (IJSETM) Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) al-fikrah: Jurnal Manajemen Pendidikan Journal of General Education and Humanities Media Nusantara Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Karya Abdi Masyarakat Tanzhimuna : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Penjaminan Mutu Indonesian journal of teaching and learning AHKAM : Jurnal Hukum Islam dan Humaniora Jurnal Tahsinia Action Research Journal Indonesia (ARJI) Journal of Social Science Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Paramaedutama EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Journal of Innovative and Creativity Wali Pikir: Journal of Education International Journal of Nusantara Islam Journal of Social Work and Science Education Jurnal Pendidikan Nusantara
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DEEP LEARNING DALAM PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN IPA SISWA SMP DI KABUPATEN BANDUNG Hajar Nurjanah; R. Supyan Sauri
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.10545

Abstract

This study is motivated by the low level of scientific literacy among Indonesian students and the suboptimal implementation of learning practices that promote deep cognitive engagement at the junior secondary school level. Although the Merdeka Curriculum policy emphasizes student-centered learning, the implementation of deep learning approaches in schools still faces various pedagogical and managerial challenges. This study aims to analyze the implementation of deep learning policy in science learning and examine its implications for the quality of the learning process. This research employs a qualitative approach using a multi-site case study design conducted at SMPN 1 Majalaya and SMPN 1 Ibun, Bandung Regency. Data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and document analysis, and analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, including data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through triangulation and member checking. The findings reveal that the implementation of deep learning is carried out through management functions, namely planning, organizing, actuating, and controlling. Learning practices have shown increased student participation and the use of active learning strategies; however, the implementation remains inconsistent across teachers. Supporting factors include school leadership and teacher collaboration, while constraints involve limited teacher understanding, inadequate facilities, and administrative workload. The study concludes that the successful implementation of deep learning depends on the integration of management functions and a supportive school ecosystem. It implies the need for strengthening teacher capacity, adaptive school management, and contextual policies to ensure sustainable implementation. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya capaian literasi sains peserta didik Indonesia serta belum optimalnya implementasi pembelajaran yang mendorong keterlibatan kognitif mendalam di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Meskipun kebijakan Kurikulum Merdeka telah mendorong penerapan pembelajaran berpusat pada peserta didik, implementasi pembelajaran mendalam di sekolah masih menghadapi berbagai tantangan, baik dari aspek pedagogis maupun manajerial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pembelajaran mendalam dalam pembelajaran IPA serta mengkaji implikasinya terhadap mutu proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multi-situs di SMPN 1 Majalaya dan SMPN 1 Ibun Kabupaten Bandung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data dijaga melalui triangulasi dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran mendalam berlangsung melalui fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Pembelajaran telah mengarah pada peningkatan partisipasi siswa dan penggunaan strategi pembelajaran aktif, namun belum berjalan secara konsisten di seluruh guru. Faktor pendukung meliputi kepemimpinan sekolah dan kolaborasi guru, sedangkan hambatan meliputi keterbatasan pemahaman guru, sarana prasarana, serta beban administratif. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi pembelajaran mendalam sangat bergantung pada integrasi fungsi manajemen dan dukungan ekosistem sekolah. Implikasinya, diperlukan penguatan kapasitas guru, manajemen sekolah yang adaptif, serta kebijakan yang kontekstual untuk mendukung implementasi yang berkelanjutan.    
Kompetensi Manajerial Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Jabatan Fungsional Guru Rochmani; Engkus Kuswarno; Nanang Hanafiah; U. Supyan Sauri
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2021): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.741 KB) | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v1i2.98

Abstract

This research is motivated by the phenomenon of the lack of knowledge or the ability of teachers in making scientific papers, which causes obstruction of the promotion of functional positions of teachers from class IV / a to group IV / b. The approach used in this research is a qualitative approach with descriptive analysis method. The data collection technique is done through observation, interview and documentation study. The results showed that: 1) Forecasting used is a type of "Demand Forecasting", Forecasting is based on long, medium and short term time horizons. However, it does not meet the criteria of good forecasting, that is, it does not meet the standard of accuracy, cost and convenience forecasting. 2) Planning has been implemented properly through the 5W1H answer technique, but the results are not optimal. 3) Organizing has been carried out by compiling the Madrasah organizational structure, but there is no specific organizational structure to facilitate the implementation and coordination of the teacher functional position promotion program. 4) Controlling or control in Madrasah has been carried out through supervision activities, but it is not optimal, because the supervision is not in accordance with standard operating procedures and only to meet administrative reporting needs. 5) Commanding or briefing is carried out by involving civil servant teachers in education and training activities, as well as fostering and motivating PNS teachers to increase the number of credit scores, but the results of the coaching are not optimal. 6) Coordinating or coordination in Madrasahs has been carried out vertically, both internal and external, but the implementation has not been optimal.
KEBIJAKAN SISTEM ZONASI DALAM PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) TERHADAP KUALITAS INPUT SISWA DI SMA NEGERI 3 BANDUNG Firman Maulana; Rohimat Rohimat; Cucu Nurjanah; R. Supyan Sauri
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 2 (2026): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i2.23106

Abstract

Kebijakan zonasi dalam PPDB bertujuan untuk meningkatkan pemerataan akses pendidikan di sekolah-sekolah negeri dengan memprioritaskan siswa yang berasal dari daerah sekitar sekolah. Sebagai salah satu sekolah unggulan di Kota Bandung, SMA Negeri 3 Bandung menjadi objek penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kebijakan zonasi mempengaruhi kualitas akademik dan latar belakang sosial-ekonomi siswa yang diterima. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Kualitatif deskriptif dengan analisis data yang bersifat komparatif antara siswa yang diterima melalui jalur zonasi dan siswa yang diterima melalui jalur prestasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan zonasi berpengaruh signifikan terhadap keberagaman latar belakang akademik dan sosial-ekonomi siswa yang diterima. Selain itu, kebijakan zonasi juga berkontribusi pada peningkatan keberagaman perspektif dan pengalaman sosial dalam proses belajar-mengajar di SMA Negeri 3 Bandung. Namun, kebijakan ini juga membawa tantangan dalam pengelolaan kelas dan penyesuaian kurikulum untuk mengakomodasi keberagaman kemampuan akademik siswa. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penyesuaian lebih lanjut terhadap kebijakan zonasi, terutama dalam penyediaan sumber daya yang cukup untuk mendukung siswa dengan latar belakang akademik yang lebih lemah, serta peningkatan program remedial dan bimbingan belajar untuk membantu siswa menyesuaikan diri dengan standar akademik SMA Negeri 3 Bandung.
A Managerial Leadership Model for Teacher Performance Improvement: Insights from Madrasah Aliyah in Garut Regency Dayum Sugandi; R. Supyan Sauri
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 1 (2026): February
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i1.1019

Abstract

Madrasah principals' managerial leadership is crucial for enhancing teacher performance, a key factor in the quality of Madrasah Aliyah education. This study examines principals' managerial leadership practices to improve teacher performance, focusing on work discipline, academic supervision, and instructional planning. To address challenges such as inconsistent performance and discipline at Madrasah Aliyah Al Maarif and Al Ulfa in Garut Regency, this study uses a descriptive qualitative case study design. Data from interviews, observations, and documents were analysed using reduction, display, and verification, with triangulation to ensure validity. Findings show principals' leadership boosts performance through structured planning, organisation, implementation, and evaluation. Planning goes beyond administration, with principals as motivators and models. Organisation involves systematic learning management, professional development, democratic styles, and collaborative environments. Implementation leverages motivation, communication, and supportive settings to advance professionalism through guidance, supervision, and training. Evaluation provides direction, communication, and potential nurturing through monitoring and appraisals. Ultimately, effective leadership holistically integrates these functions with discipline, supervision, and planning to elevate teacher professionalism and educational quality.
Management of the Integration of the National Curriculum and Islamic Boarding Schools in Improving the Quality of Graduates from Islamic Boarding Schools Ade Mahmud; Nana Herdiana Abdurrahman; R. Supyan Sauri; Ida Tejawiani; Abdul Holik
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 18 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v18i2.7015

Abstract

The integration of the national curriculum and the Islamic boarding school (pesantren) curriculum is often limited to combining religious and general subjects, while its management process remains underexplored. This study examines curriculum integration management in improving graduate quality at Daarul Muttaqin and Al Mansyuriyah Islamic Boarding Schools. A qualitative multi case study was conducted using in-depth interviews, participant observation, and document analysis involving school leaders, teachers, ustadz, education staff, and curriculum documents. Data were analyzed through condensation, display, conclusion drawing, and cross-site analysis. The findings indicate that curriculum integration is implemented through four management functions: planning, organizing, implementation, and evaluation. These functions generate four interconnected dimensions of integration: academic integration, character integration, student potential development, and educational governance. Academic integration aligns religious, general, and vocational learning; character integration is strengthened through pesantren values; student development emphasizes leadership, life skills, entrepreneurship, and community engagement; while governance integration is supported by collaborative curriculum planning, continuous monitoring, parental involvement, and quality assurance. The study proposes a Conceptual Model of Curriculum Integration Based on Educational Management, demonstrating that sustainable graduate quality depends on a holistic management system integrating academic, character, developmental, and governance dimensions.
Manajemen Ekstrakurikuler Pramuka dalam Meningkatkan Prestasi dan Disiplin Siswa SMA Retno Intan Sari Fatimah; Otong Karma; Intan Puji Utami; R. Supyan Sauri
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2578

Abstract

Secondary education focuses not only on academic achievement but also on character formation and social skills development. Extracurricular activities, particularly the Scout Movement, serve as strategic instruments in integrating students' cognitive, affective, and psychomotor development. However, the managerial mechanisms underlying Scouting's contribution to student achievement and discipline remain underexplored. This study aims to analyze Scout extracurricular management and its contribution to student achievement and discipline at SMA Negeri 7 Bandung. A qualitative approach with case study design was employed. Data were collected through semi-structured interviews, observations, and document analysis involving purposively selected principals, Scout instructors, and students. Data analysis used the Miles, Huberman, and Saldaña interactive model with source, method, and time triangulation. Results indicate that Scout extracurricular management is systematically implemented through planning, organizing, actuating, and controlling functions. Strengthening the Student Scout Council and ambalan system positions students as activity managers, developing leadership, responsibility, and organizational discipline. Scout management contributes positively to academic and non-academic achievement through enhanced self-management, learning discipline, and leadership experiences. Alumni support as social capital strengthens program sustainability. The study concludes that structured and participatory Scout extracurricular management functions as a strategic school instrument in fostering discipline and supporting sustainable student achievement;ABSTRAKPendidikan menengah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan keterampilan sosial peserta didik. Kegiatan ekstrakurikuler, khususnya Gerakan Pramuka, menjadi instrumen strategis dalam mengintegrasikan pengembangan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa. Namun, mekanisme manajerial yang melatarbelakangi kontribusi Pramuka terhadap prestasi dan disiplin siswa masih terbatas dikaji. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen ekstrakurikuler Pramuka dan kontribusinya terhadap prestasi serta disiplin siswa di SMA Negeri 7 Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah, pembina Pramuka, dan siswa yang dipilih secara purposive. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dengan triangulasi sumber, metode, dan waktu. Hasil menunjukkan manajemen ekstrakurikuler Pramuka dilaksanakan sistematis melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Penguatan Dewan Kerja dan sistem ambalan memposisikan siswa sebagai pengelola kegiatan, mengembangkan kepemimpinan, tanggung jawab, dan disiplin organisasi. Manajemen Pramuka berkontribusi positif terhadap prestasi akademik dan non akademik melalui penguatan manajemen diri, disiplin belajar, dan pengalaman kepemimpinan. Dukungan alumni sebagai modal sosial memperkuat keberlanjutan program. Penelitian menyimpulkan bahwa manajemen ekstrakurikuler Pramuka yang terstruktur dan partisipatif berfungsi sebagai instrumen strategis dalam membentuk disiplin dan mendukung prestasi siswa berkelanjutan
Manajemen Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Pembelajaran di Homeschooling R. Supyan Sauri; Dewi Rohimah; Neng Kiki Handayani; Nimas Maesaroh; Puji Ratna Dwi Utami
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2577

Abstract

The integration of digital technology in homeschooling learning requires systematic management to ensure effectiveness and sustainability. The gap between technology availability and effective management capabilities, particularly in nonformal education contexts, creates an urgent need for a comprehensive management model. This study aims to analyze the management of digital technology utilization in learning at Homeschooling Focus, Arcamanik District, Bandung City, focusing on planning, implementation, and evaluation. The research employed a descriptive qualitative approach with in-depth interviews, participatory observation, and documentation as data collection techniques, then analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña model. The findings indicate that planning is conducted contextually through initial assessment, implementation utilizes various digital platforms with facilitative strategies emphasizing rewards and appreciation, and evaluation is performed in layers involving self-reflection, peer collaboration, and managerial supervision. This study concludes that systematic digital technology management through integrated planning, implementation, and evaluation functions contributes significantly to improving learning quality, learning motivation, creativity, and development of students' interests and talents in the homeschooling context;ABSTRAKIntegrasi teknologi digital dalam pembelajaran homeschooling memerlukan manajemen yang sistematis untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutan. Kesenjangan antara ketersediaan teknologi dan kemampuan pengelolaan yang efektif, terutama dalam konteks pendidikan nonformal, menimbulkan kebutuhan mendesak akan model manajemen yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran di Homeschooling Focus, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, dengan fokus pada perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan secara kontekstual melalui asesmen awal, pelaksanaan memanfaatkan beragam platform digital dengan strategi fasilitatif yang mengedepankan reward dan apresiasi, serta evaluasi dilakukan secara berlapis melibatkan refleksi mandiri, kolaborasi sejawat, dan pengawasan manajerial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen teknologi digital yang sistematis melalui fungsi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang terintegrasi berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, motivasi belajar, kreativitas, dan pengembangan minat bakat peserta didik dalam konteks homeschooling.
Quality Management of Academic Supervision by Principals in Improving Elementary School Teachers' Performance: A Qualitative Study at SD IT Matahati and SD Al-Falah Boarding School, Bandung Regency Syatiri Ahmad; Hanafiah Hanafiah; Endang Koswara; R. Supyan Sauri
Journal of Science and Education (JSE) Vol. 7 No. 1 (2026): September 2026
Publisher : CV. Media Digital Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58905/jse.v7i1.467

Abstract

The gap that occurs in elementary schools is related to the principal's academic supervision between performance demands that are still suboptimal. However, the function of the principal's academic supervision in improving the performance of elementary school teachers remains suboptimal. This study aimed to determine and analyze the planning, implementation, evaluation, follow-up, constraints, and solutions for improving the performance of elementary school teachers. The approach used was a descriptive qualitative method with data collection techniques through observation, interviews, documentation studies, and triangulation. The results of this study show that (1) the principal's academic supervision planning is based on objectives, making supervision schedules, compiling supervision instruments, and analyzing schoolwork programs; (2) implementation through classroom visits, classroom observations, and providing learning tools; and (3) evaluation consisting of mastery of material and communication with students. (3) Evaluation, consisting of mastery of material, communication with students, types and evaluation techniques; (4) follow-up, enrichment, improvement, coaching, reflection and reporting; (5) obstacles, namely the lack of linear education personnel, inadequate facilities, and late payment of tuition fees for some students; (6) solutions for human resources, namely the procurement of teachers who are in accordance with the needs of elementary schools, namely PGSD graduates and training such as in-house training (IHT), seminars, and workshops in developing teacher soft skills. Facilities and infrastructure solutions, namely procurement of new classes and adequate fields for teaching and learning activities. The financing solution is the school's cooperation with student guardians in terms of tuition payments and home visits when payments are due with a prior notification letter from the school. billing either in the form of a certificate, informing via wa or telephone, and finally, through home visits to student guardians for those who are late in paying.
Strengthening Teacher-Parent Collaboration in Moral Education: A Case Study at Islamic Boarding Schools Al-Izz Sukabumi Sofa Sari Miladiah; Ade Tutty R. Rosa; Fahrurozi Fahrurozi; R. Supyan Sauri
Journal of Science and Education (JSE) Vol. 7 No. 1 (2026): September 2026
Publisher : CV. Media Digital Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58905/jse.v7i1.468

Abstract

The collaboration between teachers and parents in shaping the moral character of students in Islamic boarding schools is crucial yet often overlooked. This study aims to analyze the collaboration between teachers and parents in shaping students' moral character at Islamic boarding schools Al-Izz Sukabumi. This research employs a qualitative case study approach to explore the planning, implementation, and evaluation of teacher-parent collaboration. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving teachers, parents, and school administrators. Thematic analysis was conducted to identify key patterns and challenges in fostering students' moral development. Findings reveal that the collaboration is planned through meetings, home visits, and communication via digital platforms such as WhatsApp groups. The implementation involves joint activities such as parenting workshops and counseling sessions. Evaluation is conducted regularly through meetings and feedback mechanisms. Challenges include parental disengagement due to economic constraints, generational gaps, and limited awareness of their role in moral education. Effective collaboration between teachers and parents enhances students' moral development by providing consistent guidance at home and school. Improved communication and active parental involvement are critical in addressing behavioral challenges. The study suggests strengthening communication channels and developing more inclusive programs to foster parental engagement. Teacher-parent collaboration significantly impacts students' moral character development in Islamic boarding schools. Strengthening communication and parental involvement can enhance the effectiveness of moral education efforts. Further research is recommended to explore similar collaborations in different educational settings.
Management of Lecturer Certification in Standardizing the Lecturer Profession Within the Ministry of Religious Affairs (Study on the Directorate General of Islamic Education) Nurul Huda; Iim Wasliman; R. Supyan Sauri; Deti Rostini
Journal of Science and Education (JSE) Vol. 7 No. 1 (2026): September 2026
Publisher : CV. Media Digital Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58905/jse.v7i1.469

Abstract

This research is motivated by the phenomenon that there are still many PTKI (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam) lecturers who still have not had the opportunity to take part in Educator Certification for Lecturers who until 2023 have not been certified as many as 16,349 lecturers or 41.67% of the total PTKI lecturers of 39,452 lecturers and the low quota of certification participants within the Directorate General of Islamic Education.  In 2023, as many as 1,724 PTKI lecturers have been successfully certified, with 69% of them coming from Private PTKI (PTKIS) and 31% from State PTKI (PTKIN) based on data from the Ministry of Religion of the Republic of Indonesia. The research generally aims to describe and analyse the management of lecturer certification in effort to standardise the lecturer profession at the Directorate General of Islamic Education which includes management functions of planning, organising, actuating, and controlling. This research is a qualitative research with descriptive approach. The data collection techniques used are documentation, observation and interviews. The theoretical basis used: 1) Management Theory by George R. Terry; 2) Human Resource Management Theory; dan 3) Undang-undang (UU) Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen with all its derivative regulations. The results of the study illustrate that the implementation of lecturer certification does not have a strong legal basis after 2015 and in budgeting it has not received much attention even though it is mandatory. In the organisation there is a potential for delaying opportunities for universities that have met the requirements to become PTPS (Perguruan Tinggi Penyelenggara Serdos); Implementation of lecturer certification in general has fulfilled the provisions of the lecturer certification guidelines both managed by the Directorate of PTKI and those carried out by the Certification Implementation Committee located at PTPS and in controlling the implementation of certification using an internal approach carried out by elements in PTPS through the Quality Assurance Organization and the Inspectorate General of the Ministry of Religious Affairs and external approaches are the responsibility of external supervisory apparatus, the Audit Board of the Republic of Indonesia.
Co-Authors A. Ishaq Fauzi Al-Fauzany Aan Puspita Aas Purnamasari Abda Abda Abdul Holik Abdul Rahman Abdul Rojak, Abdul Achmad Mudrikah Achmad Mudrikah Achmad Mudrikah Achmad Muharam Basyari AD Rima Widianingsih Ade Mahmud Ade Ripai Ade Tutty R. Rosa Ade Tutty R. Rosa Adi Sopian Adjat Sudrajat Afifah, Rasma Agus Hermawan Agustini , Tita Ahadiat Ahmad Khori Ai Citra Susanti Ai Nurhaeti Ai Yeyeh Rukiyah Alfaris, Muhammad Muadz Alvina Putri Sukmana Amir Supriatna Andi Saleh Andrias Nurkamil Ani Kania Anisa Sriwandita Yuni Anjani Putri Belawati Pandiangan Anwar Arifin Aries Rapelianto Arif Samsudin Arifin, Furqon Arifudin, Opan Aris Munandar Arja Bayirudin Arman Tirtajaya Asan Azhari Asep Fauzi Amanu Asep Mulyana Ashri Hidayati Ate Jamaludin Mubarok Awaliyah, Ai Siti Hajar Ayi Najmul Hidayat Ayi Nazmul Hidayat Ayi Ruswandi Aziza, Nisa Panca Baidhawi, Muhamad Bambang Riksa Gelar Perdana Barlian, Ujang Cepi Bastaman, Rudi Berliana Berliana Boy Arief Rochman Burhan, Barri Mochamad Cahya Syaodih Cecep Mustofa Zajuli Cecep Tatang Wijaya Cepi Nugraha Chaira Saidah Yusrie Cindy Yunisa Sutiansyah Cucu Juhariah Cucu Nurjanah Cucu Suwandana Dadang Iskandar Dadang Suherman Dahlan, Elon Daniel Happy Putra Dayum Sugandi Deasy Nurmaulidah Deddy Erwandi M Dedi Mulyadi Delis Sri Maryati Deni Hadiansah Deni Hendrawan Desemberi Trianugrahwati Dessy Ismaya Firmani Desy Handayani Murni Lira Dewi Fitriyani Dewi Maria Dewi Rohimah Dhita Annisa Fauzia Dian Mardia Dian Rini Handayani Diana, Eva Dina Hairun Nissa Dini Ahmad Hidayat Dini Anggraeni Saputri Setiaji Dini Astuti Drajat Dwi Yulia, Mira Eddy Suharyanto Edi Ruslani Een Rohaeni Efendi, Iyan Eka Sumintarsih Elis Lisyawati Elis Marsidah Elisa Roosmawati Ella Dewi Latifah Emay Mastiani Endang Komara Endang Koswara Endang Supiani, Endang Supiani Endaryono, Bakti Toni Endun Abdul Haq Engkus Kuswarno Engkus Kuswarno Engkus Kuswarno Entang Rukman Entis Sutisman Eri Arif Munandar Erta Apriata Euis Nurhasanah Eva Hastuti, Eva Hastuti Fadlullah, Fadlullah Fahruroji Fahrurozi Fahrurozi Fandu Anugrah Farhan Hudori Abaz Farid, Mahmud Fatkhullah, Faiz Karim Fikri, Ahmad Ma’mun Firman Fauzan Adima Firman Maulana Fitri Rachmiati Sunarya Fitrianingsih Gaffar, Muhammad Andriana Ghoer, Hilman Farouq Gunawan, Nomi Gustania, Ristia Habaib, Muhammad Hadi Nasbey Hajar Nurjanah Hanafi, Muhammad Zakaria Hanafiah Hanafiah Hanafiah Hanafiah, Hanafiah Haris Fadillah Harry Nugraha Haryanto, Danni Haryono, Wasis Helmawati Helmawati Helmawati Hendi Suhendraya Muchtar Heni Handayani, Heni Hidarya Ia Hima Alawiyah Husen Saeful Insan Husna, Nahdiyatul Ia Hidarya Ida Nurlela, Ida Nurlela Ida Tedjawiani Ida Tejawiani Idah Rosidah Idis Suherlan Iim Wasliman Iis Kurniawati Iis Suryani Ikka Kartika AF Ikke Kurniati Ilyas, Aa Aman Abdur Rahman M. Iman Cahyanto Iman Ramadan Imas Nanan Nuraeni Inayah Indri Hapsari Intan Nurunnahar Intan Puji Utami Irma Suryani Irnawati, Riska Ismawadi, Adi Ita Rosita Iwan Asmadi Jabar, Reny Jajang Rukmana Jalil, Dani Muhammad Jamalus Jamilah Muryati Jamilah, Evie Jam’an, Paojan Jonisar Juandi Azi Wijaya Juliana, Nurul Juwarto, Juwarto Kamilah, Neneng Khaerul Anwar Khairunnisa Khoirudin, Asmi King Muttaqien Kingking Muttaqien Koswara, Nandang Kunaefi, Piping Henri Kurniati, Ikke Kusnandar, Nandang Kustasi Kustasi L. Lisnawati Lastriyani, Indri Latifah, Ella Dewi Leni Eka Yuniar Lidiawati Lili Robiah Lilih Nurmilah Lina Marlina Lis Pahliani Aryani, Lis Pahliani Aryani Lisnawati Lisnawati Listianti Listianti Lufi Ardiana M Farid Yudha Bahari Ma'mun, Abin Syamsudin Mansyuriah, Siti Maryam Marsad, Marsad Mas'amah, Siti Maulana, Arman Miftahul Hadi Minorita Putri, Irany Miranty Nurhayati Moh. Munir Muallim Mukhtar Muhamad Arifin, Muhamad Muhammad Fahri Rizqi Muhammad Firman Muhammad Yunus Rangkuti Muhammmad Faiz Habibi Mulyanti, Imas Sri Murniati . Muthi Fadilah N. Siti Mariam Nana Herdiana Abdurrahman Nana Herdiana Abdurrahman Nana Herdiana Abdurrahman, Nana Herdiana Nanang Hanafiah Nandang Kusnandar Nani Suryani Nany Kusmiyati Narti Nurlaela Nasyanawati, Nevi Naufal Hilmizen Naufal Syahrul Anwari, Naufal Syahrul Anwari Nendeh Hirsa Novera Nenden Rosmaya Neneng Komariah Neneng Purwanti Neng Kiki Handayani Neng Siti Nuraliah Nimas Maesaroh Nina Ambarawati Nugraha, Cepi Nunung Kurniasih Nur Ainiyah Nur Asyiah Nur Endah Sariningsih Nur Sucahyo Nurali, Nurali Nurhayati Nurhayati Rahayu, Yayu Nurhidayah Nurhidayah Nurlaeni Nurlatifah Nurlatifah, Nurlatifah Nuron Rhamdani Nursaleh, Ayi Nurul Huda Nurul Wangsa Maesyaroh Nurwijayanti Oktri , Yosi Oo Sodikin Opan Arifudin Otong Karma Palah, Saepul Pirngadi, Her Prisna Defauzi Puji Ratna Dwi Utami puri, Nurtania Qomarudin Khaqiqi, Irfan Raden Dewangga Tresna Erawan Rahayu, Sari Ramadhan, Fadjar Rizky Wahyu Ratnawati Raudlatul Munawarah Rd. Alfi Muhammad T. Rembang Supu Retno Intan Sari Fatimah Revita Yanuarsari Ria Restu Ramadhanty Ricky Rosadi Ridwan Asyadi Rifqi Zaeni Achmad Syam Rismawati, Irma Ristia Gustania Rita Sulistini Rochmani Rohimat Rohimat Rohman Rohman Rohman Sidik roji, Fahru Romdah Romansyah, Romdah Romdon Romdon Rosdamayanti, Rosdamayanti Rosiana Nurwa Indah Rosmayati, Siti Rostini, Deti Rudi Alam Rukhaida, Ida Rukiyah, Ai Yeyeh Ruqayah, Farah Rusmiati, Esih Ruyatus Saefullah , Selvia S, Usanto Saadah, Endah Sadiyah Safar Dwi Kurniawan Sahala Martua Solin Samsudin Sanusi , Achmad Saputra, Wahyu Rananda Sarah Adawiyah Sari Rahayu Sartono Sartono, Sartono Setiadi, Asep Sidiq Aulia Rahman Silahusada, Agus Cipto Sima Mulyadi, Sima Siti Aminah Siti Halimah Siti Hana Adlina Khairunnisa Siti Hassanah Siti Saodah Susanti Sobari Sobari Sofa Sari Miladiah Solly Aryza Sopandi, Uus Sopian, Adi Sri Haryani Sri Retno Kuswahyuni Stefanie , Sylviana Sucahyo, Nur Sudarajat AM Suhaimi, Ahmad Suharyanto Suharyanto H. Soro Suherman, Asep Irwan Sujiarto, Heru Sulastriningsih , Kursih Supendi, Supendi Supriadi, Herdiana Mulia Surury, Alfan Suryana, Teddy Susi Susanti Susilawati Susilo Wardoyo Sutaryat Trisnamansyah Sutaryat Trisnamansyah Sutaryat Trisnamansyah Sutisna, Syarip Hidayat Syaodih, Cahya Syatiri Ahmad Syatiri Ahmad Taufik Taufik Rahman Tb. Abin Syamsudin Tentri Septiyani Tera Ummuttaufiqoh Teti Hartati Tirtajaya, Arman Tita Sumiarsih Titi Marlina Ujang Nasruloh Ujang Permana Ulfah Ulfah Ulfiah Ulfiah, Ulfiah Umi Mahmudah Umronih, Dewi Usanto S Usep Kosasih Usep Setiawan Veni Oktaviani Victor Deak Vita Puspita Sari Wahidin, Didin Wahyudi, Nendi Wahyudin Waluyo, Agus Hadi Warta, Waska Wasliman, Lim Waslliman, Iim Wawan Hermawan Wawan Kustiawan Wawan Kuswanda Wawan Rilyawan Wibowo, Agung Hardianto Widaningsih Winda Wulandari, Winda Winna Islamiyathi Wulansari, Destianti Yanti , Damai Yanti Humaira Fitriyani Yanti Rosmiyanti Yanti Sofayantina Yayi Solihah DM Yeni Suhaeni Yosa Iriantara Yosal Iriantara Yudianto Yulia Rusmiati Yuniawati Yusi Srihartini Yusuf Yusuf Yuyun Yuningsih Z, Eddy Khairani Zajuli, Cecep Mustofa