p-Index From 2021 - 2026
27.004
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Disease Prevention and Public Health Journal Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Prosiding Seminar Biologi Biomedical Journal of Indonesia Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Manuju : Malahayati Nursing Journal SRIWIJAYA JOURNAL OF MEDICINE Jurnal Kesehatan Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Jurnal Ners Jurnal Medika Hutama Science Midwifery Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia International Journal of Social Science and Religion (IJSSR) Journal of Holistic and Traditional Medicine (JHTM) MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Metta : Jurnal Ilmu Multidisiplin Jurnal Mata Optik Archives of The Medicine and Case Reports Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Community Medicine and Education Journal Interdisciplinary Social Studies juremi: jurnal riset ekonomi Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA) East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) Jurnal Pengabdian Mandiri Jurnal Suara Pengabdian 45 KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) Tarumanagara Medical Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Sewagati: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Jurnal Manajemen dan Bisnis Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Jurnal Indonesia Sosial Sains Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Prominentia Medical Journal Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Kabar Masyarakat Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Journal of Educational Innovation and Public Health Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Jurnal Abdimas Indonesia Ebers Papyrus Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Nian Tana Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan Compromise Journal : Community Proffesional Jurnal Kedokteran Meditek Medicor : Journal of Health Informatics and Health Policy Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Journal of Medicine and Health Cermin Dunia Kedokteran Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Jurnal Serina Abdimas KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

KEGIATAN DETEKSI DINI DEMENSIA PADA POPULASI LANJUT USIA DI PANTI WERDA HANA Tadjudin, Noer Saelan; Firmansyah, Yohanes; Herdiman, Alicia; Satyo, Yovian Timothy
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32134

Abstract

Dementia and Alzheimer's disease are closely related conditions. Dementia is a condition that describes a decline in cognitive function that often occurs in the elderly population. Meanwhile, Alzheimer's disease is the most common cause of dementia, which is characterised by slow and progressive memory loss and cognitive decline that significantly impacts quality of life and poses a large public health and economic burden. Early detection and prevention are very important, considering the long prodromal phase of Alzheimer's. The Mini Mental State Examination (MMSE) is a widely used cognitive screening tool, assessing multiple cognitive domains with high sensitivity and specificity. This activity uses the PDCA (Plan-Do-Check-Act) method to carry out early detection of dementia in 61 elderly participants at the Hana Nursing Home, South Tangerang. The examination results showed that 5 people (8.2%), 10 people (16.39%), and 7 people (11.48%) experienced mild, moderate and severe cognitive impairment, respectively. Routine cognitive assessment and early detection are very important in order to provide appropriate interventions to slow the progression of dementia, thereby improving the participant's quality of life. ABSTRAK Demensia dan penyakit Alzheimer merupakan kondisi yang berkaitan erat. Demensia merupakan suatu kondisi yang menggambarkan penurunan fungsi kognitif yang sering terjadi pada populasi lanjut usia. Sementara itu, penyakit Alzheimer merupakan penyebab paling umum dari demensia, yang ditandai dengan hilangnya memori dan penurunan kognitif secara perlahan dan progresif yang secara signifikan berdampak pada kualitas hidup dan menimbulkan beban kesehatan dan ekonomi masyarakat yang besar. Deteksi dan pencegahan dini sangat penting mengingat fase prodromal Alzheimer yang panjang. Mini Mental State Examination (MMSE) adalah alat skrining kognitif yang banyak digunakan, menilai berbagai domain kognitif dengan sensitivitas dan spesifisitas tinggi. Kegiatan ini menggunakan metode PDCA (Plan-Do-Check-Act) untuk melakukan deteksi dini demensia pada 61 partisipan lansia di Panti Werda Hana, Tangerang Selatan. Pada hasil pemeriksaan didapatkan peserta yang mengalami gangguan kognitif ringan, sedang, dan berat masing-masing adalah 5 orang (8,2%), 10 rang (16,39%), dan 7 orang (11,48%). Penilaian kognitif secara rutin sebagia deteksi dini sangat penting dilakukan agar dapat memberikan intervensi yang tepat untuk memperlambat perkembangan demensia, sehingga meningkatkan kualitas hidup peserta.
KEGIATAN PEMERIKSAAN KESEHATAN TELINGA SEBAGAI DETEKSI DINI PADA POPULASI WANITA LANJUT USIA Ernawati, Ernawati; Firmansyah, Yohanes; Gunaidi, Farell Christian; Lo, Geoffrey Christian
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32137

Abstract

The ear has a natural cleaning mechanism for excessive ear wax. Ear cleaning practices, such as inserting objects into the ear canal like cotton buds, matchsticks, and other objects commonly used to clean the ears, can pose a risk of injury. Earwax, or cerumen, functions to protect the ears from dust and foreign particles. However, excessive accumulation of earwax, especially in elderly people, can impair hearing and increase the risk of infection. As a result, physical examination of the ear is an important early detection method for the elderly. This activity uses the PDCA (Plan-Do-Check-Act) methodology to carry out ear examinations in the elderly group at St. Mary's Church, Francis of Assisi, Jakarta. The physical examination results showed that 7 (19.4%) respondents had an unassessable right eardrum, 2 (5.6%) had a perforated left eardrum, 7 (19.4%) had prop cerumen in their right ear, and 3 (8.3%) had prop cerumen in their left ear. Educating the public about the importance of proper ear cleaning practices is crucial for maintaining overall ear health. This can help prevent injuries and maintain hearing health. ABSTRAK Telinga memiliki mekanisme pembersihan alami terhadap kotoran atau serumen telinga yang berlebihan. Praktik pembersihan telinga, seperti memasukkan benda ke dalam liang telinga seperti cotton bud, batang korek api, dan benda lainnya yang biasa digunakan untuk membersihkan telinga dapat menimbulkan risiko cedera. Kotoran telinga atau serumen berfungsi melindungi telinga dari debu dan partikel asing. Namun, akumulasi kotoran telinga yang berlebihan, terutama pada orang lanjut usia, dapat mengganggu pendengaran dan meningkatkan risiko infeksi. Oleh karena itu, pemeriksaan fisik telinga sebagai deteksi dini sangat penting dilakukan pada lansia. Kegiatan ini menggunakan metodologi PDCA (Plan-Do-Check-Act) untuk melakukan pemeriksaan telinga pada kelompok lanjut usia di Gereja St. Fransiskus Asisi, Jakarta. Pada hasil pemeriksaan fisik diketahui bahwa terdapat 7 (19,4%) responden memiliki gendang telinga kanan yang tidak dapat dinilai, 2 (5,6%) responden memiliki gendang telinga kiri yang perforasi, 7 (19,4%) responden mengalami serumen prop pada telinga kanan serta 3 (8,3%) responden mengalami serumen prop pada telinga kiri. Edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya praktik pembersihan telinga dengan tepat sangat penting untuk kesehatan telinga secara keseluruhan. Hal ini dapat membantu mencegah cedera dan menjaga kesehatan pendengaran.
The Association Between Vitamin D Levels and Glycemic Control Parameters in Elderly Populations Gunawan, Shirly; Kosasih, Robert; Wijaya, Bryan Anna; Santoso, Alexander Halim; Firmansyah, Yohanes
Sriwijaya Journal of Medicine Vol. 8 No. 3 (2025): Vol 8, No 3, 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/sjm.v8i3.357

Abstract

Diabetes is common in the elderly, and routine monitoring of HbA1c and blood glucose is required to prevent complications. HOMA-IR assesses insulin resistance, while vitamin D may influence glucose metabolism by enhancing insulin sensitivity. This study examines the relationship between vitamin D levels and glycemic control, including HbA1c, fasting glucose, insulin, and HOMA-IR. This cross-sectional observational study included 91 elderly residents of Panti Wreda Bina Bhakti, excluding those with acute illness or chronic conditions affecting Vitamin D and diabetes parameters. All participants provided informed consent. The study measured serum Vitamin D-25(OH) and insulin using ELISA, while fasting blood glucose and HbA1c were assessed via blood chemistry analysis. HbA1c control was categorized as good (<6.5%), moderate (6.5–8.0%), or poor (>8%). HOMA-IR was calculated using a standard formula. Pearson correlation analysis determined the relationship between Vitamin D levels and glycemic parameters, with statistical significance at p < 0.05. The correlation analysis found a significant negative relationship between vitamin D levels and HbA1c (r: -0.211; p: 0.044). However, no significant correlation was found between vitamin D and fasting blood glucose levels (r: 0.057; p: 0.590), insulin (r: -0.083; p: 0.432), and HOMA-IR (r: -0.040; p: 0.704).  Vitamin D levels show a significant negative correlation with HbA1c in the elderly, indicating its role in long-term glycemic control. Although no significant relationship was found with other glycemic parameters, these findings suggest that monitoring vitamin D status may be considered as part of a more comprehensive approach to diabetes management in the geriatric population.
FAKTOR PREDIKTIF SINDROM METABOLIK TERHADAP PENURUNAN KEKUATAN GENGGAMAN OTOT TANGAN: STUDI DI TIGA KELURAHAN DKI JAKARTA Ernawati; Satyanegara, William Gilbert; Firmansyah, Yohanes
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v5i1.35874

Abstract

Pendahuluan: Sindrom metabolik merupakan salah satu masalah kesehatan global yang berkaitan erat dengan penurunan kekuatan otot, termasuk kekuatan genggaman tangan, yang dapat menjadi prediktor dini disabilitas, morbiditas, dan mortalitas. Namun, penelitian di Indonesia mengenai hubungan faktor metabolik dengan kekuatan otot masih terbatas. Metode: Studi ini menggunakan desain observasional potong lintang multisenter di tiga kelurahan DKI Jakarta dengan consecutive sampling terhadap 240 responden dewasa. Data antropometri, biomarker darah, dan kekuatan genggaman tangan diukur, lalu dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan pendekatan Backward Likelihood Ratio (Backward LR) dengan signifikansi p<0,05 Hasil: Rerata usia responden adalah 51,28 tahun dengan kekuatan genggaman tangan gabungan 22,01 kg. Analisis regresi menunjukkan bahwa usia berhubungan negatif signifikan dengan kekuatan otot (p<0,001), sedangkan hemoglobin berhubungan positif signifikan (p≈0,001–0,002). Sebaliknya, HDL (High-Density Lipoprotein) (p≈0,001–0,002) dan gula darah puasa (p≈0,014–0,041) berhubungan negatif signifikan. WHR (Waist-Hip Ratio) juga terbukti signifikan pada model akhir (p≈0,006–0,023). Model terbaik (Model 3–6) menunjukkan adjusted R² sebesar 0,333–0,337, artinya sekitar 33% variasi kekuatan genggaman tangan dapat dijelaskan oleh variabel-variabel tersebut. Kesimpulan: Kekuatan genggaman tangan masyarakat Jakarta dipengaruhi oleh usia, hemoglobin, HDL, WHR, dan gula darah puasa. Faktor metabolik terbukti berperan penting terhadap fungsi muskuloskeletal, sehingga pemeriksaan kekuatan genggaman tangan dapat dijadikan skrining sederhana dalam deteksi dini risiko penurunan fungsi otot dan intervensi preventif.
Counseling On Prevention Of Scabies Transmission, Scabies Screening And Secondary Infection Through Gram Examination And Comprehensive Scabies Treatment Sukmawati Tansil Tan; Yohanes Firmansyah; Alicia Sarijuwita; Joshua Kurniawan; William Gilbert Setyanegara
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v3i2.1449

Abstract

Scabies is a highly contagious infection that falls under the category of neglected diseases. If not treated as soon as possible, scabies rapidly spreads throughout a community, causing significant distress for those affected. In a more advanced stage, scabies can lead to malnutrition in children and threaten their growth and development. Obviously, scabies can impair the quality of life of adult patients. In addition to screening and diagnosis as early as possible to prevent secondary and tertiary infections, education regarding the prevention and complete treatment of scabies is crucial. This community service therefore focuses comprehensively on educating the public about the introduction and prevention of scabies transmission, in addition to screening for scabies by doctors and examination of secondary infections by performing gram examinations, screening for growth disorders caused by scabies, and comprehensive treatment for not only sufferers, but also their families
PERAN PEMERIKSAAN ANTROPOMETRI, CALIPER, DAN HANDGRIP DALAM MEMPREDIKSI FUNGSI GINJAL POPULASI DEWASA Dinali, Diana; Dzakwan, Muhammad Fikri; Bustam, Steve Geraldo; Gunawan, Shirly; Firmansyah, Yohanes
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 4 (2026): Edisi 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penyakit ginjal kronik merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi yang meningkat dan menimbulkan beban yang signifikan pada sistem kesehatan. Pelaksanaan pemeriksaan laboratorium seringkali terkendala di komunitas, sehingga pemeriksaan fisik berpotensi menjadi metode alternatif deteksi dini fungsi ginjal. Tujuan penelitian untuk menilai kemampuan parameter pemeriksaan fisik sederhana sebagai alternatif prediksi fungsi ginjal di tingkat komunitas. Metode: Penelitian potong lintang dilaksanakan di lima wilayah administrasi Jakarta dengan responden dewasa yang memenuhi kriteria inklusi. Parameter yang diukur meliputi antropometri, tekanan darah sistolik, lipatan kulit, lingkar betis, lingkar perut, indeks massa tubuh, serta handgrip strength. Fungsi ginjal diestimasi melalui eGFR (CKD-Epi formula). Analisis menggunakan korelasi Pearson, dilanjutkan regresi linear berganda. Analisis regresi menghasilkan lima model dengan nilai R 0,517–0,527 dan Adjusted R² 0,254–0,255, menunjukkan kontribusi prediksi moderat. Hasil: Pada model akhir, parameter yang signifikan terhadap fungsi ginjal adalah tekanan darah sistolik (B = −0,337; p < 0,001), lingkar betis (B = 1,187; p = 0,001), caliper suprailiac (B = −0,971; p < 0,001), serta handgrip strength (B = 0,321; p = 0,023) dengan koefisien persamaan adalah 118,339. Kesimpulan: Pemeriksaan fisik sederhana, terutama lingkar betis, caliper suprailiac, tekanan darah sistolik, dan handgrip strength, berpotensi sebagai fungsi prediktif terhadap penurunan fungsi ginjal sebagai skrining awal di komunitas dengan melibatkan kader kesehatan.
PERAN BCG SEBAGAI STANDAR EMAS PADA NON-MUSCLE INVASIVE BLADDER CANCER: TINJAUAN PUSTAKA BERBASIS BUKTI Goh, Daniel; Gracienne; Soni, Yulfitra; Firmansyah, Yohanes; Kartika, Ronald Winardi; Gosal, Darren
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 4 (2026): Edisi 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kanker kandung kemih non-muscle invasive bladder cancer (NMIBC) tetap menjadi masalah kesehatan global dengan angka rekurensi dan progresi yang tinggi. Terapi intravesikal Bacillus Calmette–Guérin (BCG) telah lama menjadi standar emas, namun respons klinis yang bervariasi, toksisitas, dan kelangkaan BCG menimbulkan tantangan dalam praktik klinis. Tujuan: Tinjauan ini merangkum bukti ilmiah mengenai efektivitas, prediktor respons, toksisitas, alternatif terapi, dan pendekatan molekuler terkini pada penggunaan BCG intravesikal untuk NMIBC. Metode: Pencarian sistematis dilakukan pada PubMed menggunakan kombinasi kata kunci dan MeSH terkait “BCG therapy” dan “NMIBC”. Kriteria inklusi mencakup RCT, kohort, meta-analisis, dan guideline dalam 20 tahun terakhir. Total 1.284 artikel disaring melalui evaluasi judul, abstrak, dan full-text hingga diperoleh 54 studi yang memenuhi syarat. Hasil: BCG menurunkan rekurensi hingga 40–60% dan progresi 27–48%, terutama dengan maintenance ≥1 tahun. Variasi respons dipengaruhi biomarker inflamasi (NLR, SII, MPVL), ekspresi PD-L1, dan aktivasi trained immunity. Terapi alternatif seperti gemcitabine–docetaxel, pembrolizumab, nadofaragene firadenovec, oncolytic virus, dan device-assisted therapy menunjukkan hasil menjanjikan pada pasien BCG-unresponsive. Efek samping muncul pada >60% pasien, namun umumnya ringan–sedang. Kesimpulan: BCG tetap merupakan terapi utama dari NMIBC, namun personalisasi berbasis biomarker, optimalisasi regimen maintenance, dan integrasi imunoterapi baru diperlukan untuk meningkatkan outcome jangka panjang.
DARI PIXEL KE GRAIN: EKSPLORASI PERFECTION FATIGUE GEN Z DAN RELEVANSI VISUAL FOTOGRAFI DI ERA DIGITAL Wijaya, Bryan Anna; Setiawan, Fiona Valencia; Firmansyah, Yohanes; Dewi, Fransisca Iriani Roesmala
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 4 (2026): Edisi 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Generasi Z hidup dalam budaya digital yang sangat tersaturasi, dengan ekspektasi visual yang terkurasi dan serbapolished. Tekanan ini berkaitan dengan meningkatnya perfeksionisme, kecemasan, ketidakpuasan tubuh, serta kelelahan psikologis. Fenomena beralihnya Gen Z pada kamera analog dan estetika visual yang lebih “tidak sempurna” menjadi indikasi pencarian keaslian serta resistensi halus terhadap tekanan visual digital. Tujuan: Kajian ini bertujuan memetakan bukti ilmiah mengenai hubungan antara pengalaman digital, perfeksionisme, kesehatan jiwa remaja, serta peran fotografi sebagai medium ekspresi psikososial, sambil mengulik kesenjangan literatur terkait preferensi kamera analog pada Gen Z. Metode: Pencarian sistematis dilakukan melalui PubMed menggunakan kombinasi MeSH dan kata kunci terkait kesehatan jiwa remaja, perfeksionisme, media digital, dan fotografi. Dari 432 artikel awal, seleksi bertahap menghasilkan 33 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Literatur ditelaah secara naratif untuk mengidentifikasi tema-tema utama. Hasil: Tiga tema besar muncul: tekanan perfeksionisme dan representasi diri di media sosial; dampak pengalaman digital terhadap kesehatan jiwa remaja; serta peran fotografi dalam ekspresi emosional dan pemulihan psikososial. Bukti menunjukkan bahwa budaya visual yang terlalu sempurna berkontribusi pada stres dan ketidakpuasan diri, sementara praktik fotografi kreatif mendukung kesejahteraan psikologis. Diskusi: Temuan mengindikasikan bahwa preferensi Gen Z terhadap estetika analog dapat dipahami sebagai respons terhadap tekanan visual digital dan kebutuhan ekspresi autentik. Namun, bukti langsung mengenai fenomena ini masih terbatas. Kesimpulan: Kejenuhan estetika digital berperan dalam dinamika kesehatan jiwa generasi muda dan mendorong pencarian media visual yang lebih organik. Studi lanjutan diperlukan di Indonesia untuk memahami fenomena ini secara lebih mendalam.
Kegiatan Pengabdian Masyarakat dalam Rangka Edukasi Masyarakat Terhadap Hipertensi serta Deteksi Dini Penyakit Gagal Ginjal Sebagai Komplikasi dari Hipertensi Donatila Mano S; Pasuarja Jeranding Ezra; Agnes Marcella; Yohanes Firmansyah
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 2 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v2i2.1776

Abstract

Hypertension and kidney failure are two types of diseases related to kidney health. Hypertension or high blood pressure can cause damage to the kidneys, while kidney failure is a condition in which the kidneys cannot function properly to build up metabolic waste and fluids from the body. Hypertension can cause damage to the small blood vessels in the kidneys, so that the kidneys cannot excrete waste properly. As a result, harmful substances can accumulate in the body and cause organ damage. If hypertension cannot be controlled properly, it can cause kidney damage and eventually lead to kidney failure. Failure is a kidney condition in which the kidneys cannot function properly to remove metabolic wastes and fluids from the body. Kidney failure can occur for a variety of reasons, including untreated hypertension, diabetes, congenital kidney disease, and use of certain medications. If left untreated, kidney failure can lead to accumulation of waste in the body and serious complications such as anemia, osteoporosis, heart disease and even death. Treatment of hypertension and kidney failure usually involves medication and lifestyle changes. Treatment includes the use of drugs prescribed by a doctor and the management of complications that may occur. Lifestyle changes include managing a healthy diet, reducing salt and fat consumption, exercising regularly, avoiding smoking, and managing stress. Early detection is very important in the management of hypertension and kidney failure. Regular blood pressure checks, urine tests to detect protein in the urine, and blood tests to detect levels of creatinine, blood glucose, and cholesterol in the blood can help detect risks and early symptoms of kidney disease.
Kegiatan Pengabdian Masyarakat dalam Rangka Peningkatan Pemahaman Masyarakat Tentang Penyakit Perlemakan Hati dan Deteksi Dini Penyakit Liver Shirly Gunawan; Alicia Sarjuwita; Vini Claudya Agustine Rajagukguk; Yohanes Firmansyah
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2023): Juli : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v3i2.1819

Abstract

Non-alcoholic fatty liver disease has become a health problem increasing worldwide. This disease is characterized by excessive fat accumulation in the liver cells unrelated to alcohol consumption. Education and risk factor detection are essential in identifying and preventing the development of this disease. This community service involved 52 respondents at Kalam Kudus II Jakarta High School in May 2023. All participants participated in a series of activities starting from community counseling, disease detection, and education. The results of the medical examination revealed that there were 2 (3.8%) respondents who had increased serum glutamic oxaloacetic transaminase (SGOT)/ serum glutamic pyruvic transaminase (SGPT) levels and 6 (11.5%) had hypercholesterolemia. Education about fatty liver disease can increase public awareness of this condition and promote a healthy lifestyle and good eating habits. Detection of risk factors through laboratory tests such as SGOT, SGPT, bilirubin, and cholesterol is also important in early identification of this disease. In effective fatty liver disease management, it is important to increase awareness of counseling and risk factor detection. Collaborative efforts between medical personnel, health educators, and communities can help reduce the burden of this disease and improve the quality of life of affected individuals.
Co-Authors Adjie, Eko Kristanto Kunta Afladhanti, Putri Mahirah Agnes Marcella Agnes Marcella Agus Hadian Rahim Agustina Alda Clarissa Sunaryo Alexander Halim Santoso Alexander Halim Santoso Alfred Sutrisno Sim Alicia Herdiman Alicia Sarijuwita Alicia Sarijuwita Alicia Sarijuwita Alicia Sarjuwita Alicia Sarjuwita Alifia, Tosya Putri Alvianto, Fidelia Amanda, Shelma Tria Amelia Setiawati Soebyanto Amelia, Devi Astri Rivera Amimah, Ranindita Maulya Ismah Anastasia Ratnawati Biromo Andi Eka Putra Andi Eka Putra Andini Ghina Syarifah Andria Priyana Andriana Kumala Dewi Angel Sharon Suros Angelika S, Michelle Angelika, Michelle Anggita Tamaro Anggita Tamaro Anggraeni, Natasha Anna Maria Tri Anggraini Annisa Kharenina Augustine Anthon Eka Prayoga Khoto Aribowo, Aretha Sarah Atzmardina, Zita Averina, Friliesa Ayleen Nathalie Jap Badruddin, Gabriella Hafidha Bambang, Kresna Baroto, Radian Tunjung Bayu Aditya Belinda Angie Belinda Junitia Biromo, Anastasia Ratnawati Brahmana, Ririn Efranisa Sembiring Brian Albert Gaofman Bruce Edbert Bryan Anna Wijaya Bryan Anna Wijaya Buntara, Ivan Bustam, Steve Geraldo Catharina Sagita Moniaga Catherine Christiana Pranata Cendi, Sylvia Chalishah Shifa Martiana Chandra, Cindy Christella Charissa, Olivia Charity Harlim Chau, Welhan Chesia Angelina Christiani, Lidya Chua, Jimmy Cindy Christella Chandra Clarissa Hartawan Clarissa Sunaryo , Alda Daniel Goh Daniel Goh Daniel Ruslim Darren Gosal Darren Gosal Darren Gosal Darren Gosal Dean Ascha Wijaya Dean Ascha Wijaya Dean Ascha Wijaya Destra, Edwin Dewi, Andriana Kumala Dewi, Andriana Kumawa Dian Emiria Tunggadewi Dinali, Diana Dinata, Freddy Djulia Djulia Donatila Mano S Donatila Mano S Drew, Clement Dzakwan, Muhammad Fikri Edbert, Bruce Edwin Destra Edwin Destra Edwin Destra Edwin Destra Edwin Destra Edwin DESTRA Edwin Destra Edwin Destra Eko Kristanto Kunta Adjie Elfrida Ratnawati Elizabeth, Jessica Emilda, Emilda Erdiana, Grace Eric Hartono Ernawati Ernawati . Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Su Fadhila, Arni Ismi Fajarivaldi, Kresna Bambang Farell Christian Farell Christian Gunaidi Farell Christian Gunaidi Febriastuti, Abebi Fendy Wellen Fernando Nathaniel Fernando Nathaniel Fernando Nathaniel Fidelia Alvianto Fidelis Samudra Kadang Fiona Valencia Setiawan Fladys Jashinta Mashadi Fransisca I. R. Dewi Fransisca Iriani R Dewi Friliesa Averina Friliesa Averina Frisca Frisca Frisca Frisca Frisca Frisca Gabriella Hafidha Badruddin Gaofman, Brian Albert Geoffrey Christian Lo Geoffrey Christian Lo Ghina, Andini Gilda, Gilda Ginting, Desi Natalia Giovanno Sebastian Yogie Giovanno Sebastian Yogie Goh, Daniel Gosal, Darren GRACE SHALMONT, GRACE Gracieene Gracienne Gracienne Gracienne Gracienne Gracienne Gracienne Gunaidi, Farell Christian Gunawan Widjaja Gunawan, Paskalis Andrew Halim Santoso Halim Santoso, Alexander Hamzah Hamzah Handar Subhandi Bakhtiar Handayanti, Luthfi Hanna Wijaya Hanna Wijaya Hanna Wijaya Hanna Wijaya Hanna Wijaya Hanna Wijaya Hanna Wijaya Hanna Wijaya Hans Sugiarto Hardjanto, Kevin Shen Angga Hari Sutanto, Hari Hariesti, Ribka Anggeline Harjono, Johan Lucas Hartono, Vincent Aditya Budi Haryanto, Imam Hawari, Irawati Heiddy Chandra Sumampouw Heiddy Chandra Sumampouw Hendry Agustian Hendry Agustian Hendsun Hendsun Hendsun Hendsun Hendsun Hendsun Hendsun Hendsun Hendsun Hendsun, Hendsun Herdiman, Alicia Hernani, Anggit Hetty Karunia Tanjungsari Hidayat, Fadil Ida Ayu Putu Sri Widnyani Imam Hartanto Imam Haryanto Irawaty Hawari Irawaty Hawari Irene Dorthy Santoso Irene Setiawan Irvan Baharits Al Basith Jap, Ayleen Nathalie Jasmine Syabania Noviantri Jasmine Syabania Noviantri Jaya, I Made Satya Pramana Jeffrey ., Jeffrey Jeffry Luwito Jeffry Luwito Jessica Elizabeth Jessica Elizabeth Jessica Elizabeth Jessica Elizabeth Jessica Elizabeth Jessica Elizabeth Jessica Nadia Dinda Jimmy Chua Jonathan Hadi Warsito Joshua Kurniawan Joshua Kurniawan Joshua Kurniawan Junius Kurniawan Juvenius Martin Kartika, Ronald Kartika, Ronald Winardi Kasvana Kasvana Kasvana, Kasvana Kharenina Augustine, Annisa Khoto, Anthon Eka Prayoga Kosasih, Robert Kurniawan, Joshua Kurniawan, Junius Kusrini, Henni Lidya Christiani Lie, Jason Gunawan Liesia Asiku Linda Yulianti W Linginda Soebrata Lo, Geoffrey Christian Lontoh, Susy Olivia Louise Audrey Lumintang, Valentino Gilbert Mahaputera, Pramadio Mandalika, Astin Mano S, Donatila Marendra Shinery Kartolo Margaretha Pramesti Utar Martin, Alfianto Maryani, Luh Putu Endyah Santi Mashadi, Fladys Jashinta Mei Ie Melian Anita Meliyana Meliyana, Meliyana Melkior Michael Fransisco Michael Michael Michelle Angelika S Michelle Angelika S Michelle Angelika S Michelle Angelika S Michelle Angelika S Michelle Angelika S Michelle Angelika S Michelle Angelika S Michelle Angelika S Moniaga, Catharina Sagita Muhamad Rizki Nanda F Muhammad Ali Hanafiah Selian Murni L Naibaho Murni L Naibaho Muslichah Muslichah Nancy Suwarna Nanda Lessi Hafni Eka Putri Natasha Anggraeni Natasha Fiorentina Kusumawati Nathaniel, Fernandho Nathaniel, Fernando Nicholas Setia Nicole Nastassja Kurniawan Nimas Berlian Betta Chantika Noer Saelan Tadjudin Noer Saelan Tadjudin Noer Saelan Tadjudin Normala, Ajeng Novendy, Novendy Novia, Elizabeth Olivia Charissa Olivia Paulus Pasuarja Jeranding Ezra Pasuarja Jeranding Ezra Pati, Vanessa Irenea Peter Ian Limas Pratomo, Farhan Prawiro, Evy Luciana Pujiono, Sheryn Purnomo, Yonathan Adi Purwadhi Purwadhi Putra, Muhammad Dzakwan Dwi Putri Bennya Aisyah R Dewi, Fransisca Iriani RA Rengganis Ularan Rafif, Akhtar Nawfal Raharjo, Budiarjo Notonagoro Ramadhanty, Prajnya Kamila Ravenska Theodora Ravenska Theodora Rayhan, Naufal Refael Alfa Budiman Rendy Singgih Rendy Singgih Ribka Anggeline Hariesti Ribkha Anggeline Hariesti Sitorus Robert Kosasih Robert Kosasih Rudi Rudi Ruslim, Welly Hartono S, Michelle Angelika S., Michelle Angelika Samara, Trisha Samuel Halim Santoso, alex Santoso, Alexander Santoso, Alexander Halim Saputra, Rio Sari Mariyati Dewi Nataprawira Sari, Anna Rahmania Satyanagara, William Gilbert Satyanegara, William Gilbert Satyo, Yovian Timothy Septrisya, Shiera Setia, Nicholas Setiawan, Fiona Valencia Setiawan, Hardianto Setiyati, Pinka Nurashri Setyati, Pinka Nurashri Shafira, Ellyta Shirly Gunawan Singgih, Rendy Siufui Hendrawan Sjaiful Bachri Slamet Tri Wahyudi Soebrata, Linginda Soni, Yulfitra St. Laksanto Utomo Stanislas Kotska Marvel Mayello Teguh Stanley Surya Cahyadi Stefanus Gardino Stefanus Gardino Setyo D Stephanie Amadea Steve Vallery Ranonto Su, Ernawati Subhan Yudihart Sugiharto, Hans Sugiharto, Sony Sukianto, Louise Audrey Sukmawati Tan Sukmawati Tansil Tan Sukmawati Tansil Tan Sukmawati Tansil Tan Sukmawati Tansil Tan Sukmawati Tansil Tan Sukmawati Tansil Tan Sukmawati Tansil Tan Sukmawati Tansil Tan Sung Chian Suros, Angel Sharon Susi Olivia Lontoh Susy Olivia Lontoh Sutedja, Gina Triana Sutjipto, Fiolita Indranita Syachputri, Rifi Nathaznya Syarifah, Andini Ghina Sylvana, Yana Tambunan, Nicholas Albert Tan, Sukmawati T Tan, Sukmawati Tansil Teguh, Stanislas Teguh, Stanislas Kotska Marvel Mayello Tenty, Tenty Tiffany Valeri Alexandra Triyana Sari Tubagus Andri Purnama Tubagus Andri Purnama Valentino Gilbert Lumintang Valentino Gilbert Lumintang Valeria Saputra Velika Elaine Kangnata Vincent Aditya Budi Hartono Vini Claudya Agustine Rajagukguk Vini Claudya Agustine Rajagukguk W., Linda Julianti Warsito, Jonathan Hadi Wellen, Fendy Welly Hartono Ruslim Widjaya, Inge Friska Wijaya, Bryan Wijaya, Bryan Anna Wijaya, Christian Wijaya, Dean Ascha Wijaya, Hanna Wijayadi, Linda Julianti William Gilbert Satyanegara William Gilbert Satyanegara William Gilbert Setyanegara William Gilbert Setyanegara Yana Sylvana Yana Sylvana Yana Sylvana Yana Sylvana Yana Sylvana Yana Sylvana Yana Sylvana Yana Sylvana Yana Sylvana Yana Sylvana Yogie, Giovanno Sebastian Yovian Timothy Satyo Yudhitiara, Novia Yurike Indah Pratiwi Yurike Indah Pratiwi