Articles
Literature Review : Pengaruh Peran Orang Tua Terhadap Pencegahan Kenakalan Remaja dalam Kacamata Filsafat Ilmu
Hernadi Hernadi;
Sudjarwo Sudjarwo;
Muhammad Nurwahidin
Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Publisher : Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam mengelola kehidupan berumah tangga, kedua orang tua perlu memperhatikan segi keberadaan keluarga, bagaimana proses keluarga terbentuk, serta kebermanfaatan masing-masing individu dalam keluarga. Peran orang tua dalam tumbuh kembang anak usia remaja sanagt berpengaruh kepada perilaku anak di keseharian hidup. Perilaku menyimpang dapat muncul ketida perhatian yang diberikan orangtua kepada anak mereka kurang. Diperlukan perhatian yang lebih agar anak usia remaja bisa mengonrtol emosional terhdap perilaku menyimpang kenakalan remaja. Kenakalan remaja diberdakan menjadi beberapa macam, yaitu kenakalan biasa, kenakalan yang menjurus ke pelanggaran hukum, dan kenakalan khusus.penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian kualitatif dimana peneliti mengguanakan kata-kata sendiri dalam menganalisis artikel yang digunakan. Lalu, metode penelitian ini menggunakan Studi Literatur Review dengan sumber yang berjumlah 13 yang diambil dalam rentan waktu 2016 sampai 2022.Tujuan dari penelitian yang dilakuka adalah untuk membahas bagaiamana orang tua dalam peranya kepada Terhadap Pencegahan perilaku yang menyimpang anak usia remaja.
PERAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN DALAM PEMBELAJARAN ABAD 21
Muhammad Fu'ad Hadiyastama;
Muhammad Nurwahidin;
Dwi Yulianti
Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Publisher : Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Permasalahan yang paling utama dari kemajuan teknologi yaitu terletak pada kemampuan sumber daya manusia dalam mengaplikasikannya, terutama dalam proses pembelajaran. Pada hakikatnya manusia selama hidupnya tidak pernah putus dari kata belajar. Semakin berkembangnya revolusi industry 4.0 membawa dampak pada dunia pendidikan terutama dalam proses pelaksanaannya. Pembelajaran abad 21 lebih menekankan pada kemampuan stakeholder pendidikan menggunakan tekonologi seperti laptop, ponsel pintar, LCD dan masih banyak lagi media digital yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran teknologi pendidikan dalam pembelajaran abad 21 Peran teknologi pendidikan dalam pembelajaran abad 21, sangat dibutuhkan terutama dalam proses pembelajaran, guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran tentunya memiliki suatu metode pembelajaran seperti memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi. Penggunaan media pembelajaran pada proses belajar mengajar berfungsi menumbuhkan keinginan dan minat yang baru untuk siswa, menumbuhkan motivasi belajar, dan bahkan membawa pengaruh psikologis terhadap siswa. Media teknologi pembelajaran membantu memantapkan pengetahuan pada benak para peserta didik serta menghidupkan pelajaran yang dapat mempermudah pemahaman peserta didik. Manfaat penggunaan media ini diharapkan mampu menarik perhatian peserta didik dan memudahkan peserta didik dalam memahami materi.
Perbandingan Dua Teori Pembelajaran – Behaviorisme dan Konstruktivisme dalam Pembelajaran Tatap Muka dan Pembelajaran Online
Cut Hanifah Fardhany;
Muhammad Nurwahidin;
Dwi Yulianti
Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Publisher : Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Teori pembelajaran konstuktivisme dan behaviorisme merupakan teori yang akan dibahas. Pengembang utama dari aliran pemikiran behavioris yaitu Watson dan Skinner berupaya membuktikan bahwa tingkah laku bisa dikendalikan dan diprediksi (Skinner, 1974). Keduanya mempelajari bagaimana perubahan lingkungan mempengaruhi belajar. Para konstruktivis memandang bahwa belajar yaitu upaya mencari makna. Vygotsky dan Piaget menjelaskan elemen yang mempermudah dalam memperkirakan apa yang anak-anak pahami pada tahap yang tidak sama (Rummel, 2008). Dua teori ini secara rinci menjelaskan hubungan serta perbedaan antar teori konstruktivis dengan teori perilaku dalam hubungannya dengan bagaimana cara anak belajar serta bagaimana perilakunya terpengaruh. Selain itu juga menyangkut bagaimana instruksi dan kurikulum bekerja dengan berbagai teori tersebut dalam rangka mempromosikan kegiatan belajar mengajar serta cara pendidik memandang pembelajaran sehubungan dengan kedua teori juga ditinjau.
Filsafat Ilmu Sebagai Pembentuk Karakteristik Pengembangan LKPD Dalam Pembelajaran Matematika
Maiwiti Yunita Jayanti;
Muhammad Nurwahidin;
Dwi Yulianti
Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Publisher : Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Filsafat ilmu dan matematika memiliki keterkaitan dalam aspek ilmu pengetahuan yang berguna untuk membentuk karakteristik peserta didik. Logika, statistik, geometri, aljabar, kalkulus serta matematika dikatakan sebai alat untuk berpikir secara ilmiah. Lembar kerja peserta didik merupakan bahan ajar yang dipakai pendidik untuk menyampaikan materi. LKPD yang digunakan oleh pendidik digunakan agar peserta didik dapat secara efektif dalam menangkap materi yang diberikan. Standar Literatur Review yag idgunakan oleh peneliti sebagai sumber infomasi berjumlah 13 artikel. Tujuan dari penelitian yang dilakuka adalah untuk membahas filsafat ilmu sebagai pembentuk karakteristik pengembangan LKPD dalam pembelajaran matematika.
EFEKTIFITAS TEKNOLOGI PENDIDIKAN TERHADAP TEORI BELAJAR
Yuni Sugihati;
Muhammad Nurwahidin;
Dwi Yulianti
Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Publisher : Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kehadiran teknologi saat ini memberikan cahaya baru dalam dunia kehidupan bermasyarakat, baik untuk bekerja maupun untuk mengajar. Artikel ini mencoba mengkaji efektifitas teknologi pendidikan terhadap teori belajar menggunakan sebuah metode Literature Review. Data yang dikumpulkan berupa artikel pada jurnal nasional dengan rentang tahun 2014 hingga tahun 2022. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi adalah bagian penting dari zaman milenial dimana industri berevolusi dan berkembang dengan luas. Dan di dunia pendidikan, teknologi membawa hal baru pada kurikulum pembelajaran dan juga peningkatan media perangkat pembelajaran. Pelaku pendidikan bersaing dan bereksperimen menciptakan kolaborasi siklus pembelajaran antara teori belajar dan pembelajaran berbasis teknologi pendidikan. Dapat ditarik kesimpulan bahwa adanya korelasi yang saling menguntungkan antara teknologi pendidikan dan teori belajar dalam implementasi pembelajaran baik untuk siswa maupun untuk guru. Karena teknologi pendidikan dan teori belajar merupakan unit yang dibutuhkan dalam sistem pembelajaran, pendidikan dan teknologi perlu saling berintegrasi agar anak-anak sebagai bibit-bibit pilar bangsa dapat berkembang dan beradaptasi dengan kecanggihan teknologi di zaman ini.
Peran Teknologi Dalam Pelaksanaan Program Di Pondok Pesantren : A Systematic Literature Review (SLR)
Eko Wiyanto;
Sudjarwo Sudjarwo;
Muhammad Nurwahidin
Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Publisher : Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi yang dikembangkan manusiapun semakin beragam. Perkembangan teknologi ini pun telah menyentuh berbagai lini kehidupan, termasuk bidang pendidikan. Pondok pesantren sebagai model pendidikan tertua di Indonesia, dikenal dengan sistem penyelenggaraan pembelajaran dan pendidikan yang tradisional bahkan sebagian dianggap acuh terhadap perkembangan teknologi. Hal ini dilakukan untuk menjaga kondusifitas pendidikan agar tidak terganggu dunia luar. Penelitian ini dilakukan melalui studi literatur atau Systematic Literature Review (SLR) dengan tujuan untuk mengetahui peran teknologi dalam pelaksanaan program di pondok pesantren. Lalu didapatlah 15 literatur yang sesuai dengan tujuan penelitian. Setelah dianalisis, 15 literatur tersebut menunjukkan bahwa teknologi berperan efektif dalam mendukung pelaksanaan program di pondok pesantren, yakni sebagai media pembelajaran, memfasilitasi pelayanan koperasi, memudahkan pengelolaan keuangan santri dan pondok pesantren, mengembangkan sumber daya santri lewat teknologi tepat guna dan kreatifitas, serta memberikan manfaat lebih luas berupa produksi air siap minum bagi masyarakat sekitar.
Konsep Analisis Pengembangan Model TPACK Dalam Pembelajaran Bahasa Inggris
Etika Sari;
Dezy Purwitaning Rahayu;
Angga Wirayuda;
Muhammad Nurwahidin;
Dwi Yulianti
Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Publisher : Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penggunaan teknologi dalam proses belajar menjadi isu yang paling sering dibahas oleh para praktisi dan para pihak pendidikan. Adanya teknologi yang saat ini semakin berkembang,semua aspek pada keseharian hidup manusia saat ini memerlukan peran dari teknologi. Pengaruh penggunaan teknologi ini sangat besar terutama dalam memberikan ide baru terhadap pendidikan di Indonesia. Model pembelajaran dengan acuan TPACK dianggap sebagai model pembelajaran yang masih baru yang mampu menjadi alternative dalam menunjang kesuksesan proses belajar. Artikel ini membahas hasil kajian literature mengenai konsep TPACK dan memberikan analisis pengembangan model pembelajaran TPACK dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Artikel ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dimana teknik pengumpulan data diambil dari hasil observasi studi dokumen dari artikel-artikel sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan TPACK ialah salah satu model yang dapat dipakai dalam merancang konsep pembelajaran Bahasa Inggris. Model pembelajaran TPACK yang menggunakan teknologi sebagai media dan sumber belajar ialah salah satu bentuk upaya dunia pendidikan untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi masa sekarang. Hasil dari analisis artikel ini dapat menjadi rujukan bagi pengembangan model pembelajaran Bahasa Inggris dalam era baru ini.
Karakteristik Pengembangan Media Pembelajaran dan Pengembangan Sains Dengan Filsafat Sebagai Landasan Ilmu
Eimirilleikbeiraney Eimirilleikbeiraney;
Sudjarwo Sudjarwo;
Muhammad Nurwahidin
Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Publisher : Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hakikatnya manusia selalu berusaha dalam meningkatkan ilmu pengetahuannya, tidak sekedar pengetahuan namun kebenaran yang sebenar-benarnya. Mempelajari suatu pengetahuan melalui filsafat merupakann proses menghadirkan pengetahuan yang benar juga secara bjektif, baik karena tuntutan majunya zaman mau pun kepuasan diri. Dalam prosesnya pada pembelajaran, tidak sedikit terjadinya kesalah pahaman mengenai suatu materi yang disampaikan oleh guru kepada peserta didik dikarenakan kurang optimalnya aktivitas dalam pembelajaran menjadikan perbedaan penafsiran diantara peserta didik. Media pembelajaran dapat digunakan untuk menunjang meningkatkan interaksi aktif dalam proses pembelajaran jika media pembelajran didesain dan dipilih dengan tepat dengan menyesuaikan kondisi dan tujuan belajar. Memiliki peran penting, filsafat ilmu dan Pendidikan dalam pengembangan media pembelajaran, baik dari segi ide dan fakta, dimensi abstrak sampai konkret secara teoritis hingga praktis. Akan terbentuk nilai-nilai praktis yang tertuju pada kecakapan dan hasil belajar, ketika pendekatan filsafat ilmu dan Pendidikan secara ontologis, epistimologis, kemudian aksiologi dalam pengembangan media pembelajaran dirangkai menyesuaikan dengan tujuan praktisnya.
PELATIHAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI PEMBELAJARAN UNTUK SEKOLAH
Sri Sudaryanti;
Muhammad Nurwahidin;
Riswandi Riswandi
Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Publisher : Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kurikulum Merdeka Belajar dikemas sederhana dan mendalam yang difokuskan pada esensial dan pengembangan kompetensi peserta didik sesuai dengan tingkatan fasenya. Kenyataan dilapangan kesiapan guru dalam hal merancang pembelajaran sangatlah minim pengetahuan hal ini dapat diketahui dari kesiapan guru dalam merancang modul pembelajaran dalam mencapai tujuan dari kurikulum merdeka penelitian ini bertujuan untuk melakukan pelatihan modul pembelajaran berbasis teknologi pembelajaran untuk sekolah.Metode systematic literature review (SLR) dipakai pada kaji ini. Semua artikel dan dokumentasi yang relevan dipakai pada proses pengumpulan data. Simpulan dari penelitian ini berdasakan literature yang dianalisis didapatkan hasil bahwa pelatihan modul pembelajaran berbasis teknologi pembelajaran untuk sekolah sangat dibutuhkan, mengingat dengan majunya tekologi informasi dan komunikasi tentunya peranan guru sangatlah diharapkan dalam proses belajar mengajar di sekolah.
EFEKTIVITAS KURIKULUM MERDEKA PADA PEMBELAJARAN HUMANISTIK ABAD 21
Muhammad Fu'ad Hadiyastama;
Dwi Yulianti;
Muhammad Nurwahidin
Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Publisher : Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pada hidup bermasyarakat, bahasa mempunyai fungsi menjadi alat untuk berinteraksi. Bahasa bisa di katakan mempunyai peranan yang sangat penting dalam berkomunkasi antar sesama anggota masyarakat, jika tidak ada bahasa, maka komunikasi tidak akan berjalan dengan baik. Manusia selalu membutuhkan bahasa untuk bisa berhubungan dengan manusia lain. Sesuai dengan kodrat nya yaitu manusia sebagai mahluk sosial. Tinjauan ini bertujuhan guna menarasikan hal-hal yang bersangkutan pad bahasa sebagai sarana berfikir ilmiah. Metode yang dipakai pada tinjuan ini yakni kajian pustaka, sedangkan data –data yang di pergunakan adalah data-data yang bersumber dari database Google scholar sepuluh tahun terahir yang relevan dengan tinjauan ini. Hasil yang didapati dari tinjauan ini menjelaskan bahwa sangat berperan sebagai sarana berfikir ilmiah, Dengan adanya bahasa ilmu pengetahuan dapat berkembang dengan pesat dan dapat di nikmati dan di manfaat kan oleh seluruh manusia di dunia.