Articles
Penerapan Strategi Everyone Is Teacher Here Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Pada Materi Bersatu Dalam Keragaman Dan Demokrasi Akan Bertambah Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Kelas XII SMA Negeri 1 Siantan Tahun Pelajaran 2024/2025
Abdul Hamid
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : CV Putra Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58540/pijar.v3i2.754
This research aims to improve students' understanding of the material Unity in Diversity and Democracy Will Increase in Islamic Religious Education subjects using the Everyone Is Teacher Here strategy for class XII students at SMA Negeri 1 Siantan, Mempawah Regency. The form of this research is classroom action research (PTK), using a quantitative descriptive approach. The data collection technique uses direct observation using observation sheets and measurements using measurement tests and instruments for students' understanding of the material: Unity in Diversity and Democracy Will Increase. The subjects of this research were class XII students of SMA Negeri 1 Siantan, Mempawah Regency. After the data was collected and analyzed, the results of the analysis showed that using the Everyone Is Teacher Here strategy could increase students' understanding of the material: Unity in Diversity and Democracy Will Increase. In Pre-Cycle, the percentage of students who complete is 35%. After implementing the Everyone Is Teacher Here strategy in Cycle I, the percentage of students who completed it increased to 60%, and in Cycle II it increased again to 80%. So it can be concluded that the Everyone Is Teacher Here strategy in increasing students' understanding of the material Unity in Diversity and Democracy will increase in the Islamic Religious Education subject in class XII of SMA Negeri 1 Siantan, Mempawah Regency.
Edukasi Diet Seimbang pada Ibu Rumah Tangga sebagai upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) di Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir
Putri Adekayanti;
Meliana Fitri;
Abdul Hamid;
Rafi’a Rafi’a
Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan
Publisher : PPNI UNIMMAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57214/jpbidkes.v2i4.149
Non-communicable diseases (NCDs) are chronic diseases, not transmitted from person to person. PTM has a long duration and generally develops slowly. Based on the results of interviews with housewives in Poto Village, information was obtained that people regularly consume vegetables, but fruit is still very rare. Side dishes include fish, tofu and tempeh and meat made in various variants. Consuming fast food such as instant noodles and fried foods is still a habit among people. Based on the background above, educational activities related to a balanced diet need to be conveyed to the public. This service aims to increase housewives' understanding of a balanced diet as an effort to prevent NCDs in Poto Village, Moyo Hilir District. Community service activities are carried out through providing education through health instructors using power point media. To evaluate the success of outreach activities in increasing housewives' knowledge about preventing NCDs, a series of pre-test and post-test activities were carried out. The results of the service show that there is an influence of the counseling given on increasing housewives' knowledge about a balanced diet as an effort to prevent NCDs.
Analisis komparatif laju korosi pada material aluminium 5083 dan 5052 dengan menggunakan media air laut sebagai aplikasi bahan lambung kapal
Purnama, Rizky;
Mu’izzadin Wa’adulloh;
Abdul Hamid;
Sutrisno
Jurnal Universal Technic Vol. 3 No. 2 (2024): Oktober: Jurnal Universal Technic
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58192/unitech.v4i1.2593
ABSTRAK Indonesia sebagai negara kepulauan sangat bergantung pada transportasi kapal laut untuk menghubungkan antar pulau. Pada proses perencanaan konstruksi kapal, pemilihan material lambung yang terbaik sangat penting untuk menghadapi masalah korosi. Paduan aluminium dikenal memiliki ketahanan korosi yang baik, sehingga sering dipilih untuk aplikasi di lingkungan korosif, seperti laut. Paduan seri 5xxx, khususnya Aluminium 5083 dan 5052, umum digunakan dalam industri pembuatan kapal karena karakteristik mekanis dan ketahanan korosinya. Lingkungan laut yang agresif dapat mempercepat laju korosi, mengancam integritas struktural lambung kapal. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan pemahaman komparatif tentang perilaku kedua paduan ini dalam kondisi korosif seperti air laut. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan laju korosi aluminium 5083 dan 5052 dalam media air laut, dengan fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi korosi serta implikasinya terhadap pemilihan material lambung kapal dengan metode kehilangan berat (Weight Loss) sesuai dengan ketentuan dari ASTM G31-72. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan pengujian perendaman kedua jenis aluminium dalam air laut selama beberapa periode waktu (168 hingga 720 jam). Penelitian ini membandingkan laju korosi aluminium 5083 dan 5052 dalam media air laut selama periode waktu tertentu. Hasilnya menunjukkan bahwa aluminium 5083 memiliki laju korosi yang lebih rendah dibandingkan aluminium 5052 pada semua durasi perendaman. Analisis struktur mikro juga menunjukkan distribusi partikel magnesium yang lebih merata pada aluminium 5083, yang memberikan ketahanan korosi yang lebih baik. Penelitian ini menunjukkan aluminium 5083 memiliki ketahanan korosi yang lebih baik dibandingkan aluminium 5052 dalam media air laut, dengan laju korosi yang lebih rendah dan distribusi partikel magnesium yang lebih merata.
Misi Kemanusiaan Melalui Program Bantuan Sembako Dan Pengobatan Gratis Bagi Masyarakat Di Desa Muka Paya Kecamatan Hinai
azhar;
Safitri;
Abdul Hamid;
Nurul Putri Aulia
Fusion: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Maret
Publisher : peduli riset dan pengabdian masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Muka Paya Village, located in Hinai District, is one of the villages that faces major challenges in terms of economy and access to health services. Most of the villagers rely on the agricultural sector as their main source of income, but the unstable agricultural output often means that their income is not enough to meet their daily needs. In addition, access to adequate health facilities is still limited, with many residents having difficulty obtaining quality medical services. Seeing this reality, a humanitarian mission through a food aid program and free medical treatment is very important to carry out. This program aims to provide direct assistance to the people of Muka Paya Village in the form of food aid covering basic necessities such as rice, oil, sugar, and other needs. In addition, the free medical treatment program is expected to provide decent access to health for underprivileged residents, so that they no longer need to worry about high medical costs
Pendampingan Kader Posyandu Dalam Upaya Tracking Anak Zero Dose dan Missed Dose Imunisasi
Hamdin Hamdin;
Abdul Hamid
Ekspresi : Publikasi Kegiatan Pengabdian Indonesia Vol. 2 No. 2 (2025): Publikasi Kegiatan Pengabdian Indonesia
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62383/ekspresi.v2i2.551
Immunization is a strategic and cost-effective effort to reduce the morbidity and mortality of children in the world. Immunization saves around 2 to 3 million lives each year. During the COVID-19 pandemic, immunization coverage has declined dramatically. The number of children with incomplete immunization status has increased. This community service is expected to increase the knowledge of posyandu cadres about Tracking Children with Zero Dose and Missed Dose Immunization. The training provided by implementing modules and animated videos prepared by the Ministry of Health is effective in increasing the knowledge of posyandu cadres in the Alas Health Center Work Area, Sumbawa Regency. This shows that modules and videos are good media in conveying information to training participants. Increased knowledge of posyandu cadres after receiving the training materials provided, Knowledge of health cadres increased, a significant increase before training only 10% of posyandu cadres had high knowledge of immunization, while after training it increased to 90%.
Perilaku Konsumtif Mahasiswa Dalam Belanja Online Ditinjau Dari Perspektif Ekonomi Islam
Ade Fadillah FW Pospos;
Meliana Fiteri;
Abdul Hamid
Jurnal Bintang Manajemen Vol. 1 No. 1 (2023): Maret: Jurnal Bintang Manajemen
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jubima.v1i1.1280
Berbelanja secara online lebih didorong oleh keinginan semata. tanpa memperhatikan apa kegunaan barang- barang yang dibeli. Ditambah lagi dengan adanya berbagai macam penawaran mulai dari gratis ongkir, potongan harga, dan bisa bayar ditempat. Sehingga mendorong mahasiswa untuk terus berbelanja tanpa memikirkan kegunaanya. Jika hal ini diabaikan maka akan berdampak pada keungan, sehingga pengeluran semakin banyak, uang yang seharusnya di tabung atau digunakan untuk kebutuhan mendatang habis begitu saja hanya untuk membeli barang yang tidak diperlukan. Didalam Islam telah di ajarkan dalam berbelanja harus mengutamakan kebutuhan, bukan sekedar keinginan saja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku konsumtif mahasiswa dalam berbelanja secara online yang ditinjau dari ekonomi Islam dan faktor apa saja yang mempengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa FEBI IAIN Langsa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Langsa. Informan penelitiain sebanyak 7 orang . Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Teknis analis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan melalui tahap pengumpulan data melalui tahap reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menujukan bahwa perilaku konsumtif mahasiswa dalam berbelanja secara online yang ditinjau dari ekonomi Islam yaitu membeli produk demi menjaga penampilan diri dan gengsi, munculnya penilain bahwa membeli produk dengan harga yang mahal akan menimbulkan percaya diri yang tinggi, membeli produk karena adanya diskon atau potongan harga (bukan atas dasar manfaat dan kegunaanya) dan membeli produk sejenis dengan merek yang berbeda. Faktor yang mempengaruhi terjadinya perilaku konsumtif karena faktor uang saku, faktor iklan dan faktor pertemanan.Perilaku berbelanja online seperti ini tidak sesuai lagi dengan konsumsi Ekonomi Islam. Kata Kunci:
Analisis Kualitas Pelayanan Badan Layanan Umum Daerah Puskesmas Menggunakan Model Kano (Studi Kasus di Puskesmas Muara Enim)
Sandra Kurniati;
Abdul Hamid;
Nisma Aprini
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61930/jebmak.v4i1.721
Penelitian yang dilakukan penulis dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis atribut layanan yang menjadi prioritas untuk diperhatikan, dipertahankan dan ditingkatkan serta rekomendasi yang tepat dalam pengembangan produk layanan dan kepuasan pelanggan BLUD Puskesmas Muara Enim. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survey analitik. Sedangkan metode Analisis yang digunakan adalah Metode Kano. Penelitian ini diawali dengan survey pendahuluan untuk menguji validitas dan reabilitas kuesioner, lalu pengambilan data dilakukan penyebaran kuesioner ke pasien pengguna jasa BLUD Puskesmas Muara Enim selanjutnya di Analisis menggunakan metode Kano. Hasil penelitian didapat atribut layanan pada BLUD Puskesmas Muara Enim berdasarkan Kategori Model Kano berada di Kategori Must Be, One Dimentional, Attractive dan Indiferrent, Berdasarkan penilaian better and worse Dokter bersedia mendengarkan keluhan dari pasien (dimana penurunan tingkat kepuasan pasien mencapai 68 % jika pihak BLUD Puskesmas Muara Enim tidak dapat memenuhinya). Atribut pelayanan yang perlu untuk terus dipertahankan adalah Dokter melakukan pemeriksaan dengan sungguh sungguh (dimana kenaikan kepuasan pasien mencapai 84% jika terpenuhi). Pelayanan yang perlu untuk terus ditingkatkan salah satunyaKetanggapan pegawai medis dalam melakukan pemeriksaan sedangkan rekomendasi yang tepat dalam pengembangan atribut pelayanan dan Kepuasan pasien pada BLUD Puskesmas Muara Enim diantaranya Puskesmas bisa mengembangkan media komunikasi pendaftaran pasien BPJS melalui sms atau telepon untuk mempercepat pelayanan.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGOLAHAN KACANG TANAH MENJADI PRODUK YANG BERNILAI EKONOMIS DI DESA TAMEKAN KABUPATEN SUMBAWA BARAT
Jurnal Wicara;
Ismiati;
Joni Ribowo;
Sri Rohmuliaty;
Juliana;
Faradinah;
Suhayni;
Rosdayanti;
Nadila Aprianingsih;
Saeniah;
Putri Huzaifah;
Yeni Utamin;
Muchsin Idrus;
M. Adji Yudha;
Rudy Candra;
Ruslan;
Abdul Hamid;
Jun Suhardi;
Yuliana Indriani
Jurnal Wicara Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/wicara.v1i4.3494
Desa Tamekan adalah salah satu pengahasil Kacang Tanah terbesar di Kabupaten Sumbawa Barat. Hasil panen petani kacang selalu berlimpah mencapai dua kali panen dalam setahun dengan total luas lahan sekitar 7 ha dan hasil panen 11 ton per tahun. Meskipun demikian, selama ini para petani masih menjual kacang dalam bentuk mentah dan harga yang sangat rendah. Masyarakat setempat juga belum memanfaatkan ketersediaan kacang untuk diolah dalam bentuk produk pangan lainnya yang menjanjikan peluang usaha. Oleh karena itu, kelompok mahasiswa KKN Universitas Cordova mengadakan kegiatan pelatihan dan pendampingan terhadap petani kacang dan ibu-ibu PKK dalam mengolah kacang tanah menjadi produk olahan unggulan Desa Tamekan yang siap untuk dipasarkan. Melalui kegiatan tersebut, pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menghasilkan produk dari kacang meningkat secara signifikan. Adapun hasil olahan kacang tanah yang berhasil di produksi adalah kacang kribo dan kacang salut dan saat ini produk tersebut sudah dipasarkan di beberapa toko di Kabupaten Sumbawa Barat salah satunya di KSB Mall
ANALYSIS OF ACCOUNTING TREATMENT OF BIOLOGICAL ASSETS BASED ON PSAK NO. 69 AT LATONANG FARM PAREPARE CITY
Heriana;
Abdul Hamid;
Musmulyadi
Islamic Financial And Accounting Review Vol 2 No 2 (2024): Islamic Financial And Accounting Review
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Parepare
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35905/ifar.v2i2.10603
This research aims to determine the accounting treatment of biological assets based on PSAK No. 69 at Latonang Farm and to determine the accounting treatment of biological assets at Latonang Farm from a sharia perspective as well as the implications of implementing PSAK No. 69 to the financial statements of Latonang Farm's biological assets. This was done to analyze the suitability of the accounting treatment for Latonang Farm's biological assets with PSAK No. 69. This research uses qualitative methods with a case study approach and field research. The data collection and data processing techniques use observation, interview and documentation methods. The validity test of the data used in this research is the credibility test. Meanwhile, the data analysis techniques used are data reduction, data presentation and drawing conclusions. The research results show that the accounting treatment of biological assets is based on PSAK No. 69 at Latonang Farm is generally in line with the provisions of PSAK No. 69. However, there are differences regarding the measurement of fair value. Latonang Farm does not revaluate the value of biological assets, but instead uses the acquisition price with adjustments at the end of each period. This approach was chosen because of the difficulty of measuring the value of biological assets precisely. This action is permitted in accordance with the provisions of PSAK No. 69 paragraph 30. Apart from that, the accounting treatment of biological assets at Latonang Farm is also in accordance with the sharia perspective, where the principles of honesty, trust and benefit are applied.
METODE QAWA’ID WA TARJAMAH DALAM PEMBELAJARAN MAHARAH AL QIRA’AH KELAS X DI MA MAMBA’UL ULUM MARGOYOSO: Indonesia
Fathoni Mahmud;
Ruly Nadian Sari;
Abdul Hamid
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab L-DHAD Vol. 1 No. 01 (2021): Jurnal L-Dhad
Publisher : STIT Pringsewu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak طريقة القواد والترجمة هي طريقة التي تتركز إلى فهم قواعد اللغة لتحقيق مهارات القراءة والكتابة والترجمة، وهي طريقة كلاسيكية ، ولكن هذه الطريقة لا يعني غير فاعلية في تعليم اللغة العربية ، خاصة في تعليم مهارات القراءة. نوع البحث المستخدم في هذا البحث هو البحث النوعي. النتائج من هذا البحث هي أ) يقدم المعلم مقدمة وتعريف للقواعد العربية المتعلقة بمواد التعلم في ذلك الوقت. ثم يوجههم المعلم لحفظهما. ب) يشرح المعلم المفردات قبل الدخول في خطوة التقديم. ج) يعطي المعلم مادة النص العربي كمادة أساسية. د) يقرأ المعلم نص القراءة بصوت عال وبطلاقة. هـ) ثم يطلب المعلم من أحد الطلاب الذين يجيدون القراءة ليقرأها بصوت عال أمام الفصل. و) يناقش المعلم والطلاب المحتوى الوارد في نص القراءة. ز) يُطلب من الطلاب إيجاد معنى المفردات في نص القراءة. ح) يوضح المعلم معنى المفردات التي لا يستطيع الطلاب إيجادها. ط) يأمر المعلم الطلاب لترجمة نص القراءة ثم يأمره ليطابق القواعد التي تم حفظها مع نص القراءة. ي) يقوم المعلم بتصحيح أخطاء الطلاب في ترجمة نص القراءة. ك) يقدم المعلم التمارين لاختبار قدرة الطلاب على إتقان نص القراءة. بالنسبة للعوامل الداعمة والمثبطة، هي: أولاً، بعض من الطلاب هم من المعاهد. ثانياً، توافر كتب النحو والصرف والقواميس العربية والكتب الداعمة في سياق تطبيق طريقة القواعد والترجمة. ثالثًا، الخلفية التعليمية لمدرس اللغة العربية هي متخرج من قسم تعليم اللغة العربية وكذلك من المعهد. وتشمل العوامل المثبطة ما يلي: 1) العوامل الناشئة من داخل الطلاب مثل الدافع والاهتمام ووعيهم في تعلم اللغة العربية. 2) خلفيات الطلاب مختلفة. 3) مرافق دعم وبنية تحتية محدودة. Metode qawa’id wa tarjamah adalah metode yang menekankan pada pemahaman tata bahasa untuk mencapai ketrampilan membaca, menulis dan menterjemah Metode ini termasuk metode klasik, namun bukan berarti tidak efektif dalam pembelajaran bahasa Arab terutama pembelajaran keterampilan membaca (maharah qira’ah). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Adapun hasil penelitian ini adalah a) Guru memberikan pengenalan dan definisi kaidah-kaidah bahasa Arab yang berkaitan dengan materi pembelajaran pada saat itu. kemudian guru membimbing mereka untuk menghafalkan definisi dan ciri-cirinya. b) Guru menjelaskan kosakata sebelum menginjak ke langkah aplikasi.c) Guru memberikan materi teks bahasa Arab sebagai materi inti. d) Guru membacakan teks qira’ah secara nyaring dengan benar dan fasih. e) Kemudian guru meminta salah satu siswa yang bagus bacaannya untuk membaca teks qira’ah secara nyaring depan kelas. f) Guru dan siswa mendiskusikan isi yang terkandung dalam teks qira’ah. g) Siswa diminta mencari makna mufradat dalam teks qira’ah. h) Guru menunjukkan arti mufradat yang belum dapat ditemukan siswa. i) Guru memerintahkan siswa menerjemahkan teks bacaan Setelah itu para siswa disuruh untuk mencocokkan kaidah-kaidah yang telah dihafalkan dengan teks bacaan tersebut. j) Guru mengoreksi kesalahan-kesalahan siswa dalam mengartikan teks bacaan. k) Guru memberi latihan-latihan untuk menguji kemampuan siswa terhadap penguasaan teks qira’ah. Adapun faktor pendukung dan penghambatnya antara lain: Pertama, sebagian siswa merupakan santri pondok pesantren. Kedua, tersedianya kitab-kitab nahwu shorof, kamus bahasa Arab serta buku-buku penunjang dalam rangka penerapan metode qawa’id wa tarjamah. Ketiga, latar belakang pendidikan guru bahasa Arab merupakan sarjana pendidikan bahasa Arab juga Alumni Pondok pesantren. Adapun faktor Penghambatnya antara lain : 1) Faktor yang berasal dari dalam diri siswa seperti motivasi, minat dan kesadaran mereka dalam mempelajari bahasa Arab. 2) Latar belakang siswa yang berbeda. 3) Terbatasnya sarana dan prasarana yang mendukung. Kata kunci: Metode, qowaid wa tarjamah, maharah qiro’ah