Articles
Peran TV Sekolah dalam Meningkatkan Kemampuan Menyimak Anak Usia Dini
Damayanti, Yunita;
Watini, Sri
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 7 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (613.381 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v5i7.737
Tugas media inovasi sebagai energizer di era modern 4.0 telah berkembang pesat dan berfluktuasi mempengaruhi berbagai bagian kehidupan di semua kalangan, termasuk dunia anak usia dini. Salah satu bagian kehidupan yang berpengaruh adalah bahasa. Pada saat pandemi berlangsung, anak-anak memiliki banyak sekali waktu bersama media digital. Sehingga, tanpa disadari hal ini sangat berdampak terhadap perkembangan bahasa anak. Saat ini ada salah satu media yang dapat menjawab kebutuhan ini, yaitu media digital TV Sekolah. Dimana, anak, orangtua, dan guru dapat memanfaatkan fitur “Panggung Sekolah” pada channel TV Sekolah dengan berupa siaran streaming. Penelitian akan berpusat kepada peran TV Sekolah, apakah memiliki dampak yang signifikan kepada kemampuan menyimak pada anak usia dini, dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa TV Sekolah dapat memotivasi anak dalam proses perkembangan bahasa mereka, khususnya dalam kemampuan menyimak anak. Anak – anak dapat menjadikan TV Sekolah sebagai media anak untuk melatih kemampuan menyimak dan guru akan membantu anak untuk memasukkan setiap kegiatan sekolah pada TV Sekolah.
Implementasi TV Sekolah sebagai Media Pembelajaran di Kelompok Bermain Mutiara Bunda Mertoyudan Magelang
Kurniasih, Eko;
Watini, Sri
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (708.761 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v5i8.756
Media pembelajaran merupakan alat atau media yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar. Sumber media pembelajaran dapat berupa gambar, audio, grafik, video, bahkan channel TV. Hal ini dilakukan untuk merangsang minat belajar anak agar perkembangan menjadi lebih optimal. Media pembelajaran juga mampu menjadi salah satu alat pendukung keberhasilan proses belajar mengajar, serta memungkinkan kegiatan belajar mengajar dapat mencapai tujuannya secara efektif, sehingga anak dapat mencapai perkembangan yang diharapkan. Salah satu media yang digunakan di Kelompok Bermain Mutiara Bunda adalah TV Sekolah. TV sekolah merupakan salah satu solusi untuk menjadi media pembelajaran di Kelompok Bermain Mutiara Bunda Mertoyudan Magelang. Dengan memanfaatkan TV sekolah sebagai media pembelajaran, kegiatan pembelajaran di Kelompok Bermain Mutiara Bunda lebih bervariasi serta tidak monoton. Pendidikpun semakin kreatif untuk menampilkan program-program yang akan ditayangkan melalui channel TV sekolah. TV Sekolah selain dapat diakses di sekolah bersama guru dan siswa lainnya, juga dapat dinikmati di rumah bersama orangtua dan anggota keluarga lainnya. Dengan TV Sekolah, kegiatan belajar mengajar di Kelompok Bermain Mutiara Bunda lebih bervariasi, tidak monoton dan semakin kreatif. Semua siswa dan pendidik dan bahkan orangtua di Kelompok Bermain Mutiara Bunda sangat antusias menyambut TV Sekolah sebagai salah satu media pembelajaran. Dengan TV Sekolah, pembelajaran lebih bervariasi karena program-programnya dapat dirubah dan diatur sesuai keinginan dan kreativitas pendidik.
Penerapan Reward Asyik dalam Meningkatkan Minat Baca melalui Permainan Tebak Huruf di Paud Uma Kandung Tambarangan
Feka, Frida;
Watini, Sri
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (828.585 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v5i8.773
Penelitian dilakukan untuk meningkatkan minat baca anak. Permainan tebak huruf di pilih karena permainan ini ketika digunakan, ada peningkatan dalam mengenal huruf yang berpengaruh dalam meningkatkan minat baca anak. Permainan tebak huruf ini di dukung dengan reward asyik, di mana ketika anak dapat menebak huruf yang di tunjukkan oleh pendidik, anak akan di beri reward asyik oleh pendidik bersama teman lainnya. Pemberian reward asyik ini, membuat anak antusias dalam kegiatan pembelajaran. Hal ini sangat menyenangkan bagi anak, karena meningkatkan minta belajar anak. Terutama dalam penelitian ini minat baca anak. Dalam penelitian tentang penggunaan reward asyik ini, di lakukan dengan 2 siklus di mana tiap siklus ada 2 kali pertemuan. Ada beberapa tahap yang di lakukan dalam penerapan reward asyik ini yaitu: (1) Tahap perencanaan; (2) Tahap pelaksanaan; (3) Tahap pengamatan; (4) Tahap refleksi. Setelah melalui tahapan-tahapan ini, terjadi peningkatan minat baca anak yang sangat baik. Model bermain reward asyik ini, membawa dampak yang baik dalam kegiatan pembelajaran di lebaga Paud Uma Kandung Tambarangan.
Meningkatkan Percaya Diri Anak melalui Model Bermain Asyik di RA. Al Miffa
Noviampura, Fauzia Herli;
Watini, Sri
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (793.336 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v5i8.782
Pendidikan Anak Usia Dini merupakan dasar utama dalam pengembangan pribadi anak. Melalui Lembaga Pendidikan formal di bawah naungan Kementerian Agama, anak-anak Raudhatul Athfal akan dibekali nilai-nilai agama yang dapat menjadi bekal di kehidupan keseharian mereka. Salah satu hal perlu ditumbuhkan sejak dini yaitu kepercayaan diri, karena tidak semua anak usia dini memiliki rasa percaya diri yang baik. Faktor penyebab rendahnya rasa percaya diri pada anak, dapat berasal dari diri sendiri maupun pengaruh lingkungan sekitar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan percaya diri anak melalui “Reward dan Model Bermain Asyik”. Model bermain “Asyik” terutama reward “ASYIK” adalah inovasi model pembelajaran baru yang dikembangkan oleh Watini yang telah memiliki hak patent karya cipta berupa kata movitasi “Aku Bisa, Aku Hebat, Aku Berhasil, Yes!”. Peniliti menggunakan reward “Asyik” dan model bermain “Asyik” pada peserta didik usia 5-6 tahun di RA. Al Miffa Kota Bekasi sebanyak 15 anak. Sebelum memulai kegiatan anak menyanyikan lagu dan yel-yel “ASYIK”, selama berkegiatan anak menggunakan model bermain “Asyik”, dan setelah anak menyelesaikan tugasnya, guru memberikan reward “Asyik”, peneliti menyimpulkan anak menjadi bersemangat, senang dan rasa percaya dirinya semakin baik.
Implementasi Media TV Sekolah dalam Mengembangkan Motivasi Belajar pada Anak Paud Pelita Hati
Fitriani, Fitriani;
Watini, Sri
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (604.545 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v5i8.786
Undang-Undang Pendidikan Nasional menegaskan bahwa Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengabdian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, Masyarakat, Bangsa dan Negara. Penelitian ini dilatarblakangi oleh kurangnya minat anak usia dini dalam belajar, hal ini terlihat masih banyaknya anak usia dini sibuk dengan dirinya sendiri dikarenakan pada saat pembelajaran guru bersifat verbalistik tanpa menggunakan media. Sehingga anak menjadi tidak mengerti tentang apa yang diterangkan oleh guru. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini untuk membuktikan apakah media TV sekolah dapat mengembangkan motivasi belajar anak usia dini di PAUD Pelita Hati. Penelitian ini menggunakan metode Deskriftif kwalitatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa TV sekolah mampu mengembangkan motivasi belajar anak usia dini disekolah ataupun di rumah. Dengan adanya panggung sekolah yang dibuat lembaga PAUD Pelita Hati membuat anak antusias dalam belajar. Dengan media TV sekolah juga dapat mengurangi anak usia dini bermain game online yang selama ini berdampak kuranagnya minat anak untuk belajar.
Implementasi Model ATIK dalam Pembelajaran Motorik Halus melalui Media Origami di Taman Kanak Kanak
Marietta, Febriana;
Watini, Sri
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (787.365 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v5i8.794
Anak usia dini adalah anak yang berada pada rentang usia 0-6 tahun. Pada masa ini seluruh aspek perkembangan anak berkembang dengan pesat. Seluruh aspek perkembangan harus distimulasi dengan baik dan berkelanjutan. Salah satu aspek perkembangan yang penting untuk menunjang perkembangan yang lain pada anak adalah kemampuan motorik halusnya. Banyak kegiatan yang dapat dilakukan di sekolah maupun di rumah untuk membantu meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak usia dini. Kegiatan melipat kertas merupakan salah satu kegiatan yang dapat dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan model ATIK dalam pembelajaran motorik halus melalui media origami di Taman Kanak Kanak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui tahap analisa data model Miles dan Huberman dimana subjek penelitian yaitu peserta didik usia 5-6 tahun di TK Mulia Bethany Bekasi Timur. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan reduksi display dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah mengimplementasikan model ATIK kemampuan anak menekan kertas dengan ujung jari, jari-jari anak menjadi lebih lentur, serta koordinasi mata dan tangan meningkat. Sehingga hasil lipatan kertas yang dilakukan oleh anak terlihat lebih rapi, presisi dan sesuai dengan bentuk yang diinginkan tanpa bantuan guru. Bahkan anak bisa menyelesaikan lipatan sampai tahap akhir.
Implementasi Reward Asyik dalam Meningkatkan Percaya Diri pada Anak Kelompok B di TK Aisyiyah 24 Kayu Putih Pulo Gadung Jakarta Timur
Wibawati, Kurnia Ary;
Watini, Sri
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (901.3 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v5i8.811
Masa golden age merupakan masa usia awal anak, dimana pada masa itu otak anak berkembang sangat pesat. Rasa percaya diri pada anak sangatlah penting. Percaya diri sangat dibutuhkan oleh anak-anak ketika mereka bersosialisasi dan tampil di depan umum melakukan suatu kegiatan. Berdasarkan observasi peneliti yang dilakukan pada kelompok B di TK Aisyiyah 24 terlihat masih banyak anak yang belum mempunyai rasa percaya diri tinggi. Membangun percaya diri anak dapat dilakukan dengan memberikan reward. Peningkatan kepercayaan diri anak melalui reward tidak dapat dilakukan secara langsung. Sehingga diperlukan pembiasaan secara bertahap. Menggunakan metode “Reward ASYIK” yang merupakan inovasi pembelajaran model baru yang dikembangkan oleh Sri Watini telah mendapat Hak Cipta Intelektual dengan nomor pencatatan 0002020003 dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia pada tanggal 6 Juni 2014. Pada “Reward ASYIK” dengan bernyanyi dan bermain tepuk dengan menggunakan kalimat yang memotivasi dipercaya akan membangkitkan percaya diri pada anak. Adapun penelitian ini menggunakan metodologi Tindakan Kelas yang dilaksanakan 2 siklus. Adapun siklus 1nilai ketercapaian 74% dan siklus 2 meningkat menjadi 85%. Dengan implementasi “Reward ASYIK” ini terbukti meningkatkan percaya diri pada anak kelompok B TK Aisyiyah 24.
Penerapan Model Atik dalam Pengembangan Motorik Kasar pada Anak ADHD di TK Global Persada Mandiri
Jacob, Anna Maria;
Watini, Sri
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (642.108 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v5i9.841
Kegiatan bermain dan olah raga adalah kegiatan yang sangat menyenangkan yang dilakukan di satuan PAUD, karena merupakan bagian dari pengembangan motoric bagi anak yang berguna untuk mengasah kematangan dalam fisik kinestetik, pengembangan bahasa, kognitif, kontrol diri dan sosial skill. Pendidikan anak usia dini adalah suatu instansi badan penyelenggraan Pendidikan yang menitik beratkan kepada 6 pondasi dasar tumbh kembang anak yang mencangkup pengembangan agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial, emosional dan seni seperti yang tercantum di dalam (Mendikbudristek, 2021). Guru dituntut untuk mengembangkan model pembelajaran yang kreatif dan holistic, khususnya dalam mengajar anak-anak yang mempunyai karakter serta kebutuhan yang berbeda. Salah satu model pembelajaran anak usia dini yang sangat dikenal dengan model ATIK ( Amati, Tiru dan kerjakan) (Watini, 2020). Anak usia dini dalam pertumbuhannya belajar dimulai dari pengamatan yang di dapat dari stimulasi ligkungan sekitar. Anak akan memakai penginderaan dalam tubuh untuk mengamati kemudian meniru sebagai hasil pebelajaran yang di dapat. Penggunaan model ATIK dalam kegiatan pengembangan kegiatan bermain dan olah gerak tubuh di TK Global Persada Mandiri bagi siswa ADHD diharapkan dapat meningkatkan kemampuan anak dalam mengembangkan motorik kasar dengan cara mengamati, menirukan dan mempraktikan proses kegiatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang penerapan model ATIK dalam kegiatan pengembangan motoric kasar dalam bermain dan mengikuti senam tubuh anak ADHD usia 4-6 tahun di TK Global Persada Mandiri. Penelitian ini dibuat dengan menggunakan kualitatif deskriptif.
Penggunaan Channel TV Sekolah sebagai Media Pembelajaran pada Anak Kelompok B di TK Pertiwi IV Serui
Burumi, Yeni Agustina;
Watini, Sri
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (943.689 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v5i9.863
Dalam penulisan ini, penulis akan membahas tentang tujuan manfaat penggunaan Channel Tv sekolah sebagai media belajar dalam meningkatkan proses belajar mengajar di dalam dan di luar Kelas. Selain itu juga tujuan lain dari Channel TV Sekolah yaitu sebagai pesan pendidik dan juga sebagai sumber belajar yang menarik perhatian dan minat Anak Usia Dini khususnya pada anak-anak di Lembaga Tk Pertiwi IV Serui. Dalam penelitian dilapangan penulis mengumpulkan semua data kegiatan siswa sesuai dengan apa yang terjadi, yang sudah dilakukan dalam proses belajar mengajar melalui teknik Penelitian: 1.Study Pustaka 2.Observasi 3. Wawancara 4.Dokumentasi. Dari hasil kajian ini maka penulis dapat melihat manfaat penggunaan Tv Sekolah menjadi dampak positif bagi karateristik Anak Usia Dini. Oleh sebab itu dengan adanya Channel TV Sekolah maka penulis banyak mengkreasikan proses belajar mengajar yang kreatif dan bervariasi dengan menggunakan Tv Sekolah sebagai media pembelajaran dan juga dapat menciptakkan generasi anak-anak yang berakhlak mulia, bersosialisai, berkarakter, cinta tanah air menuju Bangsa Indonesia yang maju, kreatif, berjiwa Nasionalisme dalam pendidikan Nasional. Dari hasil obeservasi, wawancara dan dokumentasi maka hasil penelitian membuktikan bahwa manfaat, karakteristik dan kelebihan dari penggunaan Channel Tv Sekolah adalah sebagai media belajar yang efektif dalam proses pembelajaran pada Anak Usia Dini di TK Pertiwi IV.
Implementasi Model Bermain Asyik dalam Meningkatkan Kemampuan Interpersonal Anak di TK Negeri Dobonsolo Sentani Kabupaten Jayapura Provinsi Papua
Mogelea, Bertyn;
Watini, Sri
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1082.343 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v5i9.864
Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan interpersonal pada anak usia dini melalui model bermain “ASYIK“ di TK Negeri Dobonsolo Sentani Kabupaten Jayapura Provisi Papua. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) Populasinya adalah anak usia dini di berjumlah 16 anak terdiri dari 9 anak perempuan dan 7 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Bahwa dengan bermain “ASYIK” dapat menigkatkan kemampuan interpersonal anak, mereka dapat bertaggug jawab, percaya diri, berkomuikasi dengan sagat baik. Hal ini terbukti adanya prningkatan kemampuan interpersonal yang pada kondisi awal rata-rata hanya 44% pada siklus I tindakan 1 meningkat menjadi 51%, siklus I tindakan 2 menjadi 60%, siklus II tindakan 1 menjadi 75%, dan siklus II tindakan 2 meningkat menjadi 83%. Melalui penerapan model bermain “ASYIK” sangat mudah dilakukan dan menarik serta dapat membangun motivasi belajar anak usia dini. Dengan demikian berdasarkan hasil analisis data di atas menunjukan bahwa Implementasi Model Bermain “ASYIK” dapat meningkatkan kemampuan interpersonal anak usia dini di TK Negeri Dobonsolo Sentani Kabupaten Jayapura Provisi Papua.