Articles
Implementasi Model ATIK dalam Mengembangkan Keterampilan Pra Menulis pada Kelompok A di TKIT Rabbaanii
Diana Asa Agustina;
Hana Yasmin;
Siti Munawaroh;
Sri Watini
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i6.1479
Keterampilan menulis adalah kemampuan yang dapat membuat seseorang dapat berkomunikasi melalui tulisan. Kemampuan ini sangat dibutuhkan seorang anak dalam proses belajar kemampuan berbahasanya untuk berkomunikasi secara tidak langsung kepada orang lain. Semua pembelajaran anak nantinya akan melibatkan aktivitas menulis. Maka dari itu perlu dipelajari hal-hal yang dapat meningkatkan kemampuan menulis ini. Di antara cara yang dapat meningkatkan keterampilan ini yaitu anak harus mengetahui keterampilan pra menulis terlebih dahulu. Keterampilan pra menulis disebut juga kesiapan untuk menulis. Keterampilan ini diawali dengan memegang pensil dengan benar, menggambar, menulis, meniru bentuk, mewarnai, dan kegiatan lain yang berkaitan dengan motorik halus anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan keterampilan pra menulis anak dengan penerapan model ATIK (Amati-Tiru-Kerjakan) pada kegiatan pra menulis dengan media pasir dan batu berwarna. Metode yang dipakai adalah penelitian deskriptif kualitatif yang pengambilan datanya diperoleh melalui observasi, studi dokumentasi, dan wawancara di TKIT Rabbaanii. Hasil dari data penelitian menunjukan bahwa implementasi Model ATIK dapat mengembangkan kemampuan pra menulis di TKIT Rabbaanii. Dengan Model ATIK ini belajar menulis menjadi menyenangkan sehingga terlihat adanya capaian perkembangan yang baik dan berkembang sesuai harapan dalam keterampilan pra menulisnya.
Penerapan Model ATIK untuk Meningkatkan Kemampuan Menggambar pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Rismaba Cikarang
Rokhanah Rokhanah;
Siti Zuhrotul Afifah;
Yupitasari Yupitasari;
Sri Watini
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i6.1534
Salah satu kemampuan yang dapat meningkatkan daya imajinasi anak-anak adalah dengan menggambar. Namun pada kenyataannya, kemampuan itu berangsur menghilang saat anak mulai memasuki jenjang sekolah yang lebih tinggi yaitu Sekolah Dasar (SD). Penerapan kali ini bertujuan mengembangkan model ATIK untuk meningkatkan kemampuan menggambar anak-anak usia dini di TK Rismaba Cikarang, Bekasi. Hal ini dikarenakan telah terjadi banyak kegagalan dalam memberikan pembelajaran pada kemampuan menggambar anak usia dini, yang dibuktikan dengan hilangnya kemampuan menggambar anak saat mereka duduk di jenjang Sekolah Dasar (SD). Metode yang dilakukan dalam penerapan kali ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Instrumen yang digunakan dalam metode ini adalah observasi, wawancara serta dokumentasi berupa foto terhadap anak usia dini di dalam kelas. Hasil daripada Penerapan model ATIK ini cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan menggambar anak usia dini.
- Implementasi “Reward Asyik” untuk meningkatkan Motivasi Belajar pada Anak Usia Dini di KB Bunga Rampai: -
Ika Prastika;
Riyani Ratna Ningsih;
Singgih Sugiarti;
Dini Albasari;
Sri Watini
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i6.1558
Reward ASYIK dapat menigkatkan motivasi anak dalam “Reward ASYIK” diharapkan mampu memberikan motivasi atau semangat dalam belajar anak berupa kata-kata “Aku bisa, Aku Hebat, Aku Berhasil, Yess!! Pemberian “Reward ASYIK’ digunakan peneliti pada kelompok B usia di 5-6 dengan jumlah peserta didik 7 anak. Motivasi dipandang sebagai proses internal yang mengaktifakan, menuntun, dan mempertahankan perilaku dari waktu kewaktu. Motivasi juga disimpulkan sebagai kekuatan penggerak yang membangkitkan aktifitas pada mahluk hidup, dan menumbulkan tingkah laku serta mengarahkannya menuju tujuan tertentu. Diumur ini anak dapat menunjunkkan pentingnya memberikan perangsangan pada anak usia dini sebelum masuk Sekolah Dasar. Memotivasi anak pada dasarnya sama seperti kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang dokter dalam mengobati pasiennya. Motivasi yang harus diberikan orang tua harus sesuai dengan yang diperlukan oleh setiap masing - masing anak. Orang tua juga harus mengatur waktu untuk memberikan motivasi untuk anak. Orang tua harus mencari waktu yang tepat supaya anak bisa bersemangat dalam proses belajar mengajar. Tidak belajar maka tidak akan tahu, tidak tahu berarti tidak akan pandai. Ini adalah salah satu motivasi untuk membangun semangat belajar pada anak. Motivasi belajar pada anak biasanya akan terbentuk dengan frekuensi frekuensi yang sangat besar dengan sendirinya karena seorang anak menekuni hal-hal yang sesuai dengan minat bakatnya.
- Implementasi Metode Bernyanyi Asyik dalam Mengembangkan Rasa Percaya Diri pada Anak Usia Dini Didik di TK Fatimah Gramapuri Persada: -
Masriah Masriah;
Annisa Annisa;
Siti Soleha;
Eva Helena Lamsihar;
Sri Watini
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i6.1562
Rasa percaya diri pada anak mempunyai peranan penting dalam segala hal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan rasa percaya diri pada anak melalui metode “Bernyanyi Asyik “di TK Fatimah. Populasinya adalah anak kelompok B berjumlah 12 anak. Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Tehnik pengumpulan data yang digunakan dalam penilitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan catatan lapangan. Bahwa menyanyi lagu Asyik dapat mengembangkan rasa percaya diri anak, mereka dapat melaksanakan tugas, memperdalam pemahaman dalam hal apapun diawali dan diakhiri dengan menyanyikan lagu “ASYIK” dari pengamatan peneliti disimpulkan bahwa “Bernyanyi ASYIK” sebelum dan sesudah kegiatan sangat efektif, karena membuat anak lebih senang dan bersemangat. Sehingga muncul rasa percaya diri.
Implementasi “Reward ASYIK” untuk Mengembangkan Keaktifan Anak dalam Belajar RA Puspa Pertiwi
Carens Tecia Andini;
Syifa Fauziah;
Annisa Nurul Humaida;
Nurhalimah Nurhalimah;
Sri Watini
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i6.1573
Raudhatul Athfal (RA) adalah Pendidikan Anak Usia Dini yang memiliki ciri khas Pendidikan yang Islami. RA sama seperti Taman Kanak-kanak yang pada mumumnya berusia 4-5 tahun. Masa Usia ini disebut juga dengan masa golden age atau masa keemasan. Pada masa ini anak-anak anak usia dini sedang mengeksplorasi hal-hal baru yang ditemuinya. Mengembangkan keaktifan diri anak dapat dilakukan dengan memberikan Reward. Maka dari itu peneliti mengimplementasikan model pembelajaran ASYIK yang bertujuan untuk meningkatkan semangat dan memberikan inovasi yang baru dalam pembelajaran. Mengembangkan keaktifan anak melalui Reward tidak dapat dilakukan secara langsung, sehingga perlu dilakukan secara bertahap. Metode “Reward ASYIK” yang merupakan inovasi pembelajaran model baru yang dikembangkan oleh Sri Watini. Peneliti menggunakan metode “Reward ASYIK” pada peserta didik berusia 4-5 tahun di RA Puspa Pertiwi Kota Bekasi sebanyak dua puluh delapan (28) anak. Metode Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kwalitatif yang mana dalam metode ini Peneliti mengobservasi, wawancara, serta mendokumentasikan kegiatan serta hasil belajar anak secara lengkap, terstruktur, dan valid. Pada “Reward ASYIK” peneliti berharap mampu memberikan motivasi atau semangat dalam belajar pada anak-anak berupa kata-kata “Aku Bisa, Aku Hebat, Aku Berhasil. Yess !!” Pemberian “Reward ASYIK” digunakan peneliti di RA Puspa Pertiwi yang diberikan setelah anak selesai mengerjakan kegiatan yang di berikan terlebih dahulu, Pendidik mengatakan “KATAKAN?” kemudian anak-anak menjawab dengan bersemangat serta menunjuk ke dirinya sendiri “Aku Hebat, Aku Bisa, Aku Berhasil. Yess !!” Dari hasil pengamatan Peneliti dapat disimpulkan bahwa pemberian dan implementasi “Reward ASYIK” sangat membuat anak-anak antusias.
Implementasi Model ATIK dalam Meningkatkan Motorik Halus Menggunakan Media Kain Flanel
Maryati Maryati;
Mila Daniati;
Siti Hanan Jamilah;
Sri Watini
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i6.2082
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motorik halus dengan media kain flanel di sekolah PAUD KB Darul Ulum Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor. Hal ini di sebabkan oleh rendahnya kemampuan anak-anak dalam berkreativitas menempel di sekolah KB Darul Ulum. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas melalui dua siklus, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, hasil penelitian menunjukan Adanya peningkatan kemampuan motorik halus. Hal ini ditunjukan dari hasil hasil Pra-siklus 41%, siklus I 60% dan siklus II 89%. Dari hasil pengamatan yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan hasil yang meningkat dari 60% pada siklus I dan menjadi 89% di Siklus II artinya penelitian ini berhasil dan hipotesis dapat di terima.
Implementasi Reward Asyik Membangun Motivasi Belajar Anak Usia Dini di TK Bina Tunas Bangsa
Dwi Asti;
Eli Maryani;
Elida HS;
Harlina Harlina;
Novita Novita;
Subhan Arif;
Sri Watini
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i6.2083
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan upaya pembinaan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun. Pada masa ini, anak-anak sedang dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan yang cepat. Mereka belajar tentang dunia di sekitar mereka melalui interaksi dengan orang lain, mainan, dan lingkungannya. Untuk membangkitkan semangat anak dalam belajar tentunya adanya motivasi/dukungan guru salah satunya dengan memberikan reward. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang akan menyediakan data atau dokumen secara rinci yang lengkap, teratur, bertahap, dan berkesinambungan. Tujuan penerapan Reward Asyik yang peneliti laksanakan di dalam pembelajaran pada TK Bina Tunas Bangsa adalah sebagai penyemangat anak agar lebih aktif dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, sehingga anak didik lebih fokus dalam belajar. Penelitian ini bertujuan agar dapat meningkatkan motivasi belajar anak melalui pemberian Reward ASYIK. Hasil penelitian disimpulkan bahwa Reward ASYIK dapat memberikan rasa senang dan meningkatkan motivasi anak untuk belajar. Dengan mengatakan yel-yel “Aku Bisa, Aku Hebat, Aku Berhasil” memikili makna positif bagi anak sebagai motivasi mereka lebih percaya diri dan semangat.
Implementasi Model SIUUL dalam Mengembangkan Kemampuan Manajerial Briefing
Putri Salsa Bila Nur Syifa;
Zainal Arifin;
Obaja Krisna Siburian;
Muhammad Wahyu Fitrian;
Sri Watini
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i6.2084
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi model pembelajaran SIUUL atau Simak Ucap dan Ulang dalam meningkatkan kemampuan manajerial briefing kepada karyawan dalam meningkatkan kualitas kinerja para karyawan demi meningkatkan penjualan dari minimarket Indomaret. Implementasi SIUUL dalam brefing juga bertujuan untuk memberikan pengendalian motivasi dan pengarahan yang baik sehingga dapat meningkatkan kinerja karyawan dan dapat meningkatkan penjualan. Dalam penelitian kali ini, ada 5 tahapan untuk metode yang telah dilalui yang terdiri dari observasi, perencanaan, pelaksanaan, penerapan dan evaluasi. Hasil dari penulisan ini menunjukan bahwa implementasi model SIUUL dalam mengembangkan kemampuan manajerial briefingmampu memberikan motivasi kepada karyawan sebagai media untuk meningkatkan kinerja dan mempengaruhi tingkat penjualan pada minimarket Indomaret yang terletak di Desa Karangbaru, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, dan merupakan program yang baik karena dapat membantu Manajer minimarket Indomaret dalam memotivasi karyawan untuk meningkatkan kinerjanya.
Implementasi Model SIUUL dalam Meningkatkan Keterampilan MC pada AUD di PAUD Teratai
Hantini Dina Oktaviana;
Lulu Asriani;
Yulia Sari Dewi;
Anisya Fitriasari;
Sri Watini
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i6.2085
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan MC pada Anak Usia Dini dengan mendeskripsikan keterampilan dalam MC. Cari tahu apakah mendengar pemahaman meningkatkan kemampuan belajar anak. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi pemantauan lapangan, survey, wawancara, registrasi dan dokumentasi. Menggunakan triangulasi untuk memberikan kepercayaan data Metode analisis data yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif yang dilakukan dengan metode flow. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: anak berani tampil didepan kelas dan percaya diri. Mereka memiliki keberanian untuk membawakan acara tanpa ragu dan takut. Mereka mampu menjadi MC yang handal dan penuh percaya diri.
Implementasi Model ATIK dalam Penguatan Literasi Sains pada Percobaan Kapilaritas di PAUD Ar Rayyan Parung Bogor PSP I
Anita Anita;
Rohimah Rohimah;
Sri Watini
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i6.2086
Salah satu literasi yang bisa dikembangkan pada anak usia dini adalah literasi sains. Pembelajaran sains pada anak usia dini adalah kontekstual mengenai hal yang terdekat dengan dirinya, alam sekitar dan gejala alam. Salah satu yang bisa dikembangkan dalam literasi sains adalah kegiatan percobaan sederhana kapilaritas pada tanaman dengan menggunakan “Model ATIK”. Model ATIK adalah singkatan dari Amati, Tiru dan Kerjakan. Penggunaan model ATIK dalam kegiatan pengembangan Literasi sains di PAUD Ar Rayyan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan anak dalam penguatan literasi sains dengan cara mengamati, menirukan dan mempraktikan proses kegiatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang penerapan model ATIK dalam kegiatan penguatan literasi sains melalui percobaan kapilaritas pada tanaman usia 5-6 tahun di PAUD Ar Rayyan Parung Bogor. Penelitian ini dibuat dengan menggunakan kualitatif deskriptif. Penelitian deskriptif yaitu mengumpulkan data berdasarkan faktor-faktor yang menjadi pendukung terhadap objek penelitian, kemudian menganalisa faktor tersebut untuk dicarikan peranannya. Berdasarkan hasil penelitian implementasi Model ATIK terdapat penguatan literasi sains dalam memberikan pemahaman konsep sains dalam kehidupan sehari-hari, menumbuhkan minat anak dalam mengenal benda dan alam sekitar (tanaman), meniru dan mengaplikasikan (mengerjakan) apa yang dilihatnya serta mampu bertanya dan mengungkapkan apa yang diamati, ditiru dan dikerjakan.