p-Index From 2021 - 2026
23.302
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Manuju : Malahayati Nursing Journal SRIWIJAYA JOURNAL OF MEDICINE Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Science Midwifery Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Tambusai MAHESA : Malahayati Health Student Journal Archives of The Medicine and Case Reports Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Community Medicine and Education Journal Journal Of Human And Education (JAHE) Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Suara Pengabdian 45 NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) Tarumanagara Medical Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Sewagati: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Amanah Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Jurnal Keperawatan Bunda Delima Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Jurnal Pengabdian West Science Jurnal Abdimas Indonesia Ebers Papyrus Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Journal of Community Service and Society Empowerment Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Nian Tana Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan Jurnal Pengabdian Sosial Compromise Journal : Community Proffesional Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Health Community Service Gotong Royong Wissen: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian Kepada Masyarakat Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat ALMURTADO: Journal of Social Innovation and Community Service Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Kusuma : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Serina Abdimas
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Kadar Gula Darah dan Asam Urat terhadap Komposisi Lemak dan Massa Otot Wanita Dewasa di Jakarta: Studi Multisenter dengan Kontrol Usia: The Role of Blood Sugar and Uric Acid Levels on Fat Composition and Muscle Mass in Adult Women in Jakarta: A Multicenter Study with Age Control Sari, Triyana; Santoso, Alexander Halim; Sidarta, Erick; Wijaya, Christian; Satyanegara, William Gilbert
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 7 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v7i2.176

Abstract

Pendahuluan: Prevalensi diabetes melitus dan hiperurisemia yang meningkat pada wanita dewasa di Indonesia menjadi perhatian karena berkaitan dengan peningkatan lemak tubuh dan penurunan massa otot. Lemak viseral diketahui sebagai prediktor risiko metabolik, sementara massa otot penting dalam regulasi glukosa. Namun, studi untuk evaluasi hubungan antara kadar gula darah, asam urat, dan komposisi tubuh pada populasi wanita Indonesia masih terbatas. Metode: Penelitian ini merupakan studi potong lintang multisenter di enam kelurahan DKI Jakarta, melibatkan 325 perempuan dewasa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan gula darah puasa dan asam urat dari darah vena setelah puasa ≥8 jam, serta pengukuran komposisi tubuh menggunakan OMRON HBF-375. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson dan partial correlation dengan usia sebagai variabel kontrol. Hasil: Rerata usia responden adalah 48,7 tahun (SD 13,26). Kadar gula darah puasa berkorelasi positif signifikan dengan total lemak tubuh (r = 0.175, p = 0.002), lemak viseral (r = 0.156, p = 0.005), dan lemak subkutan (r = 0.136, p = 0.014); korelasi tetap signifikan setelah kontrol usia (p < 0.05). Kadar asam urat juga berkorelasi signifikan dengan lemak viseral (r = 0.235) dan subkutan (r = 0.210), p < 0.001. Tidak ditemukan korelasi signifikan antara kedua biomarker dengan massa otot (p > 0.05). Kesimpulan: Gula darah dan asam urat berkaitan dengan peningkatan lemak tubuh secara independen terhadap usia, sedangkan penurunan massa otot lebih dipengaruhi oleh proses penuaan.
Korelasi Lemak Viseral dan Otot Rangka dengan Kekuatan Genggaman pada Lansia di Panti Werdha Hana: Correlation of Visceral Fat and Skeletal Muscle with Handgrip Strength in Elderly at Hana Nursing Home Ruslim, Daniel; Santoso, Alexander Halim; Nathanael, Fernando; Goh, Daniel
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 7 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v7i2.181

Abstract

Latar belakang: Proses penuaan menyebabkan perubahan fisiologis seperti penurunan massa otot (sarkopenia) dan peningkatan lemak tubuh, yang berdampak pada penurunan fungsi fisik dan peningkatan risiko kesehatan lansia. Kekuatan genggaman tangan merupakan indikator penting kekuatan otot dan prediktor risiko jatuh, disabilitas, serta mortalitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan komposisi tubuh dengan kekuatan genggaman pada lansia di Panti Werdha Hana, Indonesia. Metode:Studi cross-sectional ini melibatkan 36 lansia berusia ≥60 tahun yang mampu berkomunikasi dan bergerak mandiri. Komposisi tubuh diukur dengan Omron Karada Scan HBF-375, dan kekuatan genggaman dengan Camry EH101. Hasil:Analisis Spearman menunjukkan mayoritas responden perempuan (80,6%) dengan rerata usia 76,53 tahun. Rerata lemak tubuh 36,29%, lemak viseral 8,57, dan massa otot rangka 21,54%. Kekuatan genggaman rata-rata 16,31 kg. Lemak tubuh total dan subkutan batang tubuh berkorelasi negatif signifikan dengan kekuatan tangan kiri (p<0.05). Sebaliknya, lemak viseral berkorelasi positif signifikan dengan kekuatan genggaman kanan, kiri, dan rerata (p<0.05). Massa otot rangka, terutama otot kaki, menunjukkan korelasi positif sangat kuat dengan seluruh parameter kekuatan genggaman (r=0.529–0.623; p<0.001). Kesimpulan:Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman hubungan antara komposisi tubuh dan kekuatan otot pada lansia di panti werdha, namun desain cross-sectional membatasi penegakan kausalitas dan faktor perancu perlu dipertimbangkan.
Fenomena Penurunan Kekuatan Otot pada Remaja Sekolah Menengah Atas di Tangerang Raya: The Phenomenon of Decreased Muscle Strength in High School Adolescents in Tangerang City Dewanto, Naomi Esthernita Fauzia; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian; Hendrianto, Rafindra Raja
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.87

Abstract

Kekuatan otot, khususnya kekuatan genggaman tangan, merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kebugaran fisik remaja. Penurunan kekuatan otot tidak hanya dikaitkan dengan penuaan, tetapi juga mulai ditemukan pada usia muda akibat gaya hidup sedentari dan pola makan tidak seimbang. Deteksi dini melalui skrining kekuatan genggaman tangan penting dilakukan untuk mencegah gangguan kebugaran otot di masa depan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di salah satu SMA di wilayah Tangerang Raya dengan melibatkan 144 siswa sebagai responden. Pengukuran kekuatan genggaman tangan dilakukan menggunakan CAMRY EH101 Digital Hand Dynamometer pada tangan kanan dan kiri. Kriteria kelemahan otot merujuk pada batas normal menurut AWGS 2019, yaitu <28 kg untuk laki-laki dan <18 kg untuk perempuan. Data disusun secara agregat dan dianalisis berdasarkan usia, jenis kelamin, dan kategori kekuatan otot. Sebagian besar siswa berusia 16 tahun (55,6%), dengan distribusi jenis kelamin 54,2% perempuan dan 45,8% laki-laki. Rerata kekuatan genggaman tangan kanan dan kiri lebih tinggi pada laki-laki (37,76 kg dan 35,07 kg) dibanding perempuan (23,80 kg dan 21,99 kg). Berdasarkan kriteria AWGS, sebanyak 13,9% siswa termasuk dalam kategori kelemahan otot, terdiri dari 9,7% perempuan dan 4,2% laki-laki. Skrining ini menunjukkan bahwa sebagian remaja telah mengalami penurunan kekuatan otot. Sekolah diharapkan dapat merancang intervensi preventif berbasis data, seperti peningkatan aktivitas fisik dan promosi gizi seimbang, guna mendukung kebugaran otot dan kualitas hidup siswa.
Temuan Tekanan Darah Tinggi pada Remaja Sekolah Menengah Atas Tarakanita Citra Raya: Findings of High Blood Pressure in Adolescents of Tarakanita Citra Raya High School Charissa, Olivia; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.88

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang mengalami transisi penting dalam aspek fisik dan psikososial. Sayangnya, kesadaran terhadap kesehatan, khususnya pemantauan tekanan darah, masih rendah di kalangan remaja. Padahal, hipertensi pada usia muda dapat berkembang secara asimtomatik dan berpotensi menimbulkan komplikasi di masa depan. Deteksi dini melalui skrining tekanan darah menjadi langkah strategis dalam mencegah penyakit tidak menular sejak usia sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada 5 Juni 2025 di SMA Tarakanita, Citra Raya, Tangerang. Sebanyak 144 siswa mengikuti pemeriksaan tekanan darah menggunakan sfigmomanometer digital OMRON. Kriteria tekanan darah tinggi merujuk pada nilai ?140/90 mmHg. Pengukuran dilakukan oleh tenaga terlatih dan data dicatat secara agregat untuk menjaga kerahasiaan. Mayoritas peserta berusia 15–16 tahun dengan rerata usia 15,60 tahun (SD 0,53). Komposisi jenis kelamin terdiri dari 66 laki-laki (45,8%) dan 78 perempuan (54,2%). Rata-rata tekanan darah sistolik adalah 124,24 mmHg dan diastolik 71,18 mmHg. Sebanyak 31 siswa (21,5%) tercatat memiliki tekanan darah tinggi. Proporsi remaja dengan tekanan darah tinggi cukup signifikan dan menunjukkan pentingnya skrining rutin di lingkungan sekolah. Diperlukan intervensi lanjutan berupa edukasi gizi, peningkatan aktivitas fisik, serta pemantauan kesehatan berkala untuk mencegah hipertensi sejak dini.
Temuan Ketebalan Lemak Subkutan Tinggi pada Populasi Dewasa Usia Produktif : Findings of High Subcutaneous Fat Thickness in Productive Age Adult Population Ruslim, Daniel; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian; Andersan, Jonathan; Riadi, Seravin Janet
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.89

Abstract

Distribusi lemak tubuh yang tidak seimbang, khususnya penumpukan lemak subkutan, berperan penting dalam risiko gangguan metabolik seperti dislipidemia dan penyakit kardiovaskular. Deteksi dini menggunakan pemeriksaan ketebalan lemak subkutan dengan skinfold caliper menjadi metode efektif, praktis, dan ekonomis untuk penilaian risiko tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada 87 peserta usia produktif di sekolah menegah pertama Kalam Kudus, Jakarta Barat, dengan pengukuran ketebalan lemak subkutan pada tiga titik utama: biceps, triceps, dan suprailiac. Selain skrining, peserta juga diberikan edukasi mengenai faktor risiko dan pencegahan dislipidemia melalui pola makan sehat dan aktivitas fisik teratur. Hasil skrining menunjukkan sebanyak 1 orang (1.15%), 5 orang (5.75%), dan 34 orang (39.08%) memiliki ketebalan lemak subkutan yang tinggi pada area biceps, triceps, dan suprailiac. Pemeriksaan ini efektif untuk mendeteksi risiko metabolik sejak dini. Edukasi berperan penting dalam meningkatkan kesadaran peserta terhadap gaya hidup sehat dan pencegahan komplikasi metabolik. Kegiatan ini berhasil mengidentifikasi risiko kesehatan dan meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan penyakit. Deteksi dini dan edukasi perlu dijadikan program rutin di komunitas guna meningkatkan kualitas hidup usia produktif
Deteksi Dini dan Edukasi Obesitas Sarkopenik pada Usia Lanjut: Early Detection and Education of Sarcopenic Obesity in the Elderly Frisca; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian; Edbert, Juan; Dewanto, Paulus Gegana Thery
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.90

Abstract

Perubahan komposisi tubuh pada lansia, seperti penurunan massa otot dan peningkatan lemak tubuh, berdampak signifikan terhadap kesehatan dan kualitas hidup mereka. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini obesitas sarkopenik pada lansia melalui pemeriksaan komposisi tubuh menggunakan metode Analisis Bioimpedansi (BIA) serta memberikan edukasi terkait pencegahan dan pengelolaan kondisi tersebut. Kegiatan dilaksanakan di Panti Werdha Hana, Babakan, Tangerang Selatan, dengan melibatkan 36 peserta yang terdiri atas 7 laki-laki dan 29 perempuan dengan rerata usia 76,52 tahun. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebanyak 28 orang (77,78%) memiliki total lemak tubuh sangat tinggi dan 8 orang (22,22%) tergolong tinggi, sementara 5 orang (13,89%) dan 8 orang (22,22%) memiliki lemak viseral sangat tinggi dan tinggi. Selain itu, sebanyak 34 orang (94,44%) tercatat memiliki massa otot yang rendah. Edukasi mengenai pola makan sehat dan aktivitas fisik diberikan setelah skrining, bertujuan untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup peserta. Kegiatan ini menegaskan pentingnya skrining komposisi tubuh secara rutin sebagai upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan lansia secara optimal.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat tentang Sarkopenia dengan Skrining Kekuatan Genggaman Tangan di Kelurahan Tanjung Duren Johan; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian; Putra, Heri Yanto; Putra, Muhammad Dzakwan Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.91

Abstract

Sarkopenia merupakan kondisi degeneratif yang sering terjadi pada lansia, ditandai dengan penurunan massa dan kekuatan otot yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup dan kemampuan fungsional. Kehilangan massa otot terjadi secara bertahap sejak usia 30 tahun dan meningkat tajam setelah usia 65 tahun, memicu risiko disabilitas, penyakit kardiovaskular, hingga mortalitas. Deteksi dini sarkopenia melalui pengukuran kekuatan genggaman tangan (handgrip strength) dianggap metode efektif dan praktis karena bersifat non-invasif dan mudah dilakukan di lapangan. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan skrining kekuatan genggaman tangan pada populasi dewasa di Tanjung Duren guna mendeteksi potensi sarkopenia dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kekuatan otot. Metode yang digunakan adalah pendekatan Plan-Do-Check-Action (PDCA) yang bersifat berkelanjutan terhadap suatu proses atau kegiatan. Kegiatan ini dilakukan di Kelurahan Tanjung Duren, Jakarta Barat yang diikuti oleh 107 peserta. Hasil menunjukka bahwa sebanyak 27 peserta (25.23%) memiliki kekuatan genggaman tangan dibawah normal. Skrining kekuatan genggaman efektif dalam mendeteksi risiko sarkopenia, memungkinkan intervensi dini yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan mencegah komplikasi di usia lanjut.
Skrining dan Edukasi Hipertensi pada Populasi Dewasa di Masyarakat: Hypertension Screening and Education in the Adult Population in the Community Martin, Alfianto; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian; Mashadi, Fladys Jashinta; Felicia, Ivana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.93

Abstract

Hipertensi salah satu penyakit tidak menular utama yang sering tidak terdeteksi yang bisa menyebabkan komplikasi serius pada ginjal dan sistem kardiovaskular. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah disabilitas dan kematian akibat hipertensi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan skrining tekanan darah pada 107 peserta usia dewasa di Kelurahan Tanjung Duren, Jakarta Barat. Pengukuran tekanan darah dilakukan oleh tim Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara menggunakan tensimeter digital. Hasil skrining menunjukkan bahwa 28.04% peserta mengalami hipertensi, 46.73% pre-hipertensi, dan 25.23% memiliki tekanan darah normal. Dari hasil skrining langsung dilakukan kelas edukasi pada peserta tentang  faktor risiko hipertensi, pencegahan dengan pola hidup sehat, penerapan diet DASH dan aktivitas fisik rutin.  Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya deteksi dini dan pengelolaan hipertensi. Deteksi dini dan edukasi perlu dijadikan program rutin untuk mencegah komplikasi hipertensi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Edukasi Kesehatan Mental dan Skrining DASS-42 dalam Deteksi Risiko Gangguan Kecemasan dan Stres Kronis pada Dewasa Muda Biromo, Anastasia Ratnawati; Santoso, Alexander Halim; Destra, Edwin; Kasvana; Enike, Syilvia Cendy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.94

Abstract

Gangguan kecemasan dan stres kronis pada dewasa muda dapat dideteksi melalui instrumen kuantitatif seperti Depression Anxiety Stress Scales (DASS-42). Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi risiko gangguan psikologis dan memberikan edukasi visual mengenai hubungan antara physical inactivity dengan kesehatan mental. Pemeriksaan dilakukan terhadap 71 peserta menggunakan DASS-42, kemudian hasil dikelompokkan dan dilakukan sesi edukasi berbasis poster. Mayoritas peserta berada pada kategori normal, namun tetap ditemukan proporsi gejala ringan hingga sedang pada domain kecemasan dan depresi. Edukasi kelompok berdasarkan hasil skrining membantu peserta memahami status emosional mereka serta keterkaitannya dengan gaya hidup tidak aktif. Strategi ini dapat memperkuat upaya promotif dalam pencegahan gangguan psikologis melalui pendekatan edukatif berbasis data.
Skrining Kecanduan Media Sosial Tik Tok untuk Meningkatkan Literasi Digital dan Kontrol Diri Remaja: Tik Tok Social Media Addiction Screening to Improve Adolescents' Digital Literacy and Self-Control Ernawati, Ernawati; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.95

Abstract

Perkembangan pesat teknologi digital telah membawa dampak besar terhadap perilaku remaja, khususnya dalam penggunaan media sosial seperti TikTok. Aplikasi ini memiliki potensi adiktif yang tinggi, terutama pada kelompok usia remaja yang sedang berada dalam masa transisi psikososial yang rentan terhadap pengaruh eksternal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendeteksi dini tingkat kecanduan TikTok pada remaja melalui instrumen TikTok Addiction Scale (TTAS) yang telah tervalidasi. Kegiatan dilaksanakan di salah satu SMA di wilayah Tangerang Raya pada Juni 2025, dengan melibatkan 145 siswa sebagai responden. Instrumen TTAS yang digunakan terdiri dari 20 pertanyaan yang mencakup enam dimensi, yaitu salience, mood modification, tolerance, withdrawal symptoms, conflict, dan relapse. Pengisian dilakukan secara daring melalui Google Form, dan hasil dianalisis secara agregat tanpa mencantumkan identitas individu. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah perempuan (54,5%) dengan usia rerata 15,6 tahun (SD = 0,53). Skor rerata TTAS total adalah 35,12 (SD = 12,86) dari rentang skor 20 hingga 72. Dimensi dengan skor tertinggi adalah tolerance (8,54), disusul mood modification (7,93), dan salience (6,21), yang menunjukkan bahwa sebagian besar remaja menunjukkan kecenderungan adiktif dalam penggunaan TikTok. Diperlukan intervensi edukatif dan preventif berbasis sekolah yang melibatkan pihak pendidik, orang tua, dan tenaga profesional untuk membentuk literasi digital dan kontrol diri yang lebih baik pada remaja.
Co-Authors Abizar Rafi, Muhammad Adam Adhim, Laudza Al Aditya Pratama Aditya, Raden Seliwat Agung Aditya, Vincent Adjie, Eko Kristanto Kunta Agustina Akhmad, Fariz Azril Khaidar Alexandro, Cristian Alexin, Corry Calista Alifa, Tosya Putri Alifia, Khalisya Alifia, Tosya Putri Alkarni, Muhammad Dedy Alvianto, Fidelia Alwini, Muhammad Rifat Umar Amanda, Shelma Tria Amertha, Anak Agung Ngurah Putrayoga Amimah, Ranindita Maulya Ismah Andersan, Jonathan Andria Priyana Anggraeni, Natasha Anthony, Louis Aqila, Fitri Atzmardina, Zita Aurellya, Najwa Averina, Friliesa Averina, Frilliesa Aziel, Disya Gwyneth Bachri, Fiqi Afrizal Biromo, Anastasia Ratnawati Bryan Anna Wijaya Bustam, Steve Geraldo Cahyadi, Stanley Surya Cendi, Sylvia Charissa, Olivia Chian, Sung Christiana, Catherine Chua, Jimmy Daniel Goh Darma, Timothy Halomoan Dava Pratama, Muhammad Kevin David Limanan Destra, Edwin Dewanto, Naomi Esthernita Fauzia Dewanto, Paulus Gegana Thery Dewi, Andriana Kumala Dewi, Fransiska Iriani Roesmala Dinali, Diana Drew, Clement Dwiana, Alya Dwicahyani, Julia Rahma Dzakwan, Muhammad Fikri Edbert, Bruce Edbert, Juan Edwin Destra Emilda, Emilda Enike, Syilvia Cendy Enike, Sylvia Cendy Erdiana, Grace Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Evelyn EVELYN EVELYN Evelyn Evelyn Ezra, Pasuarja Jeranding Fajarivaldi, Kresna Bambang Febriana, Nafrisca Febriastuti, Abebi Felicia, Ivana Fiona Valencia Setiawan Fransisca I. R. Dewi Fransisco, Melkior Michael Frisca Frisca Frisca Gaofman, Brian Albert Ghina, Andini Goh, Daniel Gracienne Gracienne Gracienne Gracienne, Gracienne Gunaid, Farell Christian Gunaidi, Farell Christian Gunawan, Paskalis Andrew Hardjanto, Kevin Angga Hardjanto, Kevin Shen Angga Harsono, Axsel Hartono, Eric Hartono, Vincent Aditya Budi Haryanto, Ines Hekmatyar, Haritsyah Hendrianto, Rafindra Raja Hendrianto, Rifandra Rifqi Adi Herdiman, Alicia Herdiman, Julia Heri Yanto Putra Hidayat, Fadil Huang, Daniel Irawaty Hawari Ismi, Arni Istikanto, Ferdian Harum Jap, Ayleen Nathalie Jasmine, Angelia Jaya, I Made Satya Pramana Jeri Johan Johan Johan, Richver Framanto Kadang, Fidelis Samudra Kaminto, Eric Raditya Karjadidjaja, Idawati Karjadidjaja, Idawati Kartolo, Marendra Shinery Kartolo, Marenra Shinery Kasvana Kasvana Kasvana Kasvana, Kasvana Kelnia Mellenia Khoto, Anthon Eka Prayoga Kosasih, Robert Krezentian, Amelci Kristianto, Angeline Florencia Grace Kurniawan, Joshua Kurniawan, Junius Kusuma, Kanaya Fide Lo, Geoffrey Christian Lontoh, Susi Olivia Lontoh, Susy Olivia Lucius, Steven Hizkia Lumintang, Valentino Gilbert Mahendri, Ryan Dafano Putra Mahendri, Ryan Daffano Putra Mandalika, Astin Marcella, Agnes Marcellino, Marcellino Marendra Shinery Kartolo Martin, Alfianto Mashadi, Fladys Jashinta Massie, Andrew Christian Mayvians, Tizander Moniaga, Catharina Sagita Monika, Sesilia Natalie, Michelle Ruth Nathanael, Fernando Nathaniel, Fernandho Nathaniel, Fernando Nicholas Setia Nikita Noer Saelan Tadjudin Normala, Ajeng Permatasari, Nabila Jingga Peter Ian Limas Philo, Andrew Pramana Jaya, I Made Satya Pranata, Catherine Christiana Pratama, Muhammad Kevin Dava Pratomo, Farhan Prayogo Khoto, Anthon Eka Purnomo, Yonathan Adi Putra, Feri Yanto Putra, Muhammad Dzakwan Dwi Putri, Tiara Aulia R Dewi, Fransisca Iriani Rafi, Muhammad Adam Abizar Rafif, Akhtar Nawfal Raharjo, Anthony Jason Raharjo, Budiarjo Notonagoro Ramadhani, Kenzie Rafif Ranonto, Steve Vallery Rayhan , Naufal Rayhan, Naufal Riadi, Seravin Janet Riantyarni, Tinezia Allia Rosadi Putra, Rosadi Rumawas, Marcella E Rumawas, Marcella E. Ruslim, Daniel Ruslim, Welly Hartono Ryan Dafano Putra Mahendri S, Donatila Mano Saerang, Stefanus Hnady Santoso, Frisca Sari, Triyana Sarijuwita, Alicia Sartono, Stefanny Satyanegara, William Gilbert Satyo, Timothy Satyo, Yovian Timothy Setia, Nicholas Setiawan, Fiona Valencia Shafira Putri, Nawaika Shirly Gunawan Sidarta, Erick Sidharta, Erik Sim, Alfred Sutrisno Singh, Arwinder Sitorus, Ribka Anggelline Hariesti Sitorus, Ribkha Anggeline Hariesti Siufui Hendrawan Soebrata, Linginda Soeltanong, Dianova Soni, Yulfitra Stanislas Kotska Marvel Mayello Teguh Su, Ernawati Sugiarto, Hans Sugiharto, Sony Sukianto, Louise Audrey Suros, Angel Sharon Susy Olivia Lontoh Sutedja, Gina Triana Syachputri, Rifi Nathaznya Syarifah, Andhini Ghina Syarifah, Andini Ghina Tamaro, Anggita Tambunan, Nicholas Albert Tan, Nikita Tan, Sukmawati Tansil Tantoso, Lidya Teguh, Stanislas Kotska Marvel Mayello Tiranda, Wisasti Gladys Chantika Valdes, Angeline Florencia Waltoni, Bobby Marshel Ancheloti Warsito, Jonathan Hadi Widjaja, Yoanita Wijaya, Bryan Anna Wijaya, Christian Wijaya, Dean Ascha Wijaya, Dean Ascha Wijaya Wijayadi, Linda Julianti William Gilbert Satyanegara Wohangara, Victor Sepriyadi yanto, heri Yogie, Giovanno Sebastian Yohanes Firmansyah Yudhitiara, Novia Yunita, Fenny Zhalila, Zhillan