Jagung sebagai tanaman pangan utama setelah padi mengalami berbagai kendala sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan permintaan jagung. salah satu kendalanya adalah lambatnya pertumbuhan lahan dan penurunan produktivitas sebagai dampak dari penggunaan pupuk anorganik secara terus menerus dalam jangka waktu lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kombinasi berbagai jenis pupuk organik cair dan pupuk NP pada produksi tanaman jagung. Percobaan dilakukan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan faktor pertama yaitu penggunaan jenis POC yang terdiri dari 3 taraf POC NASA (P1), POC POMI (P2), dan POC Bio Optimex (P3), sedangkan faktor kedua yaitu penambahan unsur NP yang terdiri dari 3 taraf yakni SP-36 + urea (36 P2O5 kg/ha + 23 CO(NH2)2 kg/ ha), SP-36 + urea (54 P2O5 kg/ha + 46 CO(NH2)2 kg/ ha), dan SP-36 + urea (72 P2O5 kg/ha + 69 CO(NH2)2 kg/ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pupuk organik cair (POC) Bio Optimex dan pupuk NP dengan rasio SP-36 + urea (72 P2O5 kg/ha + 69 CO(NH2)2 kg/ha) memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman (191,78 cm), jumlah daun (15,89 helai), diameter tongkol (46,48 mm), panjang tongkol (17,68 cm), dan berat segar tongkol (162,00 g). Pemberian jenis POC yang tepat dengan pupuk NP dengan dosis yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hara tanaman dapat memberikan hasil produksi sejak vegetatif hingga generatif yang lebih baik.