p-Index From 2021 - 2026
17.948
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Vegetalika Jurnal Ilmu Pertanian Agrikultura Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora El-Hayah : Jurnal Biologi Jurnal Al Bayan: Jurnal Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Analisis: Jurnal Studi Keislaman Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Produksi Tanaman Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Jurnal Pembangunan dan Alam Lestari Plantropica: Journal of Agricultural Science AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Islam Futura JAWI : Journal of Southeast Asia Islamic Contemporary Issues Ta'dibi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Humanis : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Jurnal Ilmiah Peuradeun Metodik Didaktik Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan Jurnal Moral Kemasyarakatan Al-Daulah : Jurnal Hukum dan Perundangan Islam al-Afkar, Journal For Islamic Studies Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science) JURNAL AGROHITA JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika WIDYA LAKSANA Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman Ta`Limuna : Jurnal Pendidikan Islam Journal of Moral and Civic Education Cakrawala: Jurnal Litbang Kebijakan Jurnal Dedikasi Pendidikan JURNAL PENA EDUKASI Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Tadabbur: Jurnal Peradaban Islam Agro Bali: Agricultural Journal Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam INTERAKSI : Jurnal Kependidikan Journal Civics and Social Studies Jurnal Ilmiah Al-Mu'ashirah: Media Kajian Al-Qur'an dan Al-Hadits Multi Perspektif Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa AL-MUTTAQIN : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Ulumuna Buletin Poltanesa Azzahra : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Nabawi: Journal of Hadith Studies Jurnal Pemikiran Islam (JPI) Journal Evaluation in Education (JEE) International Journal of STEM Education for Sustainability International Journal Education and Computer Studies Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an,Tafsirdan Pemikiran Islam Jurnal Bilqolam Pendidikan Islam Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy Agrivet: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian dan Peternakan Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Metakognisi : Jurnal Kajian Pendidikan Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Jurnal Pendidikan Dasar SETARA: Jurnal Studi Gender dan Anak Jurnal Review Politik QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Islamika Inside: Jurnal Keislaman dan Humaniora Jurnal Peduli : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Education and Development Research PPSDP International Journal of Education JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Jurnal Pendidikan Islam Lentera : Jurnal Kajian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Lucerna : Jurnal Riset Pendidikan dan Pembelajaran Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Global Ilmiah Indonesian Journal of Islamic and Social Science (IJISS) Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan EKSYDA: Jurnal Studi Ekonomi Syariah jle Journal of Professional Elementary Education Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan Indonesian Journal of Islamic Religious Education (INJIRE) Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity TRANSFORMATIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Pendidikan Progresif Al-Hayat: Journal of Islamic Education Agrimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian International Journal of Multidisciplinary Reseach Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Civic-Culture: Jurnal Ilmu Pendidikan PKn dan Sosial Budaya Karaton: Jurnal Riset dan Inovasi Sumenep
Claim Missing Document
Check
Articles

UJI DAYA HASIL TOMAT (Lycopersicum Esculentum Mill.) ORGANIK Tursilawati, Syehlania; Damanhuri, Damanhuri; Purnamaningsih, Sri Lestari
Produksi Tanaman Vol. 4 No. 4 (2016)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Galur-galur tanaman tomat organik telah berhasil dibentuk. Galur-galur tersebut perlu diuji daya hasil sebelum dilepas menjadi varietas. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh benih generasi F7 yang berdaya hasil tinggi pada budidaya organik. Penelitian dilakukan di Ds. Torongrejo batu pada April-Juli 2014. Bahan yang digunakan ialah delapan galur tomat organik dan satu varietas pembanding ditanam berdasarkan rancangan acak kelompok dan masing-masing galur ditanam dalam tiga kali ulangan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini meliputi karakter kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa galur-galur yang diuji menunjukkan tidak ada perbedaan yang nyata dengan varietas Mirah pada semua karakter yang diamati kecuali tinggi tanaman. Berdasarkan pada ketahanan galur terhadap serangan OPT yang ditunjukkan dalam persentase tanaman hidup, terpilih empat galur tanaman tomat organik yaitu G6 (LV.2.128.7.3.45.32),G8(LV.2.128.6.18.4.47),G5(LV.2.128.6.18.44.56),G1(LV.2.32.14.7.5.9).
EKSPLORASI DAN IDENTIFIKASI KARAKTER MORFOLOGI TANAMAN CINCAU HITAM (Mesona palustris BL ) DI PACITAN, MAGETAN DAN PONOROGO Bin Yazid, Wildan Abid; Respatijarti, Respatijarti; Damanhuri, Damanhuri
Produksi Tanaman Vol. 4 No. 4 (2016)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman cincau hitam termasuk dalam Famili Labiatae. Tanaman cincau hitam sudah mulai dikenal masyarakat luas. Sebagian kecil masyarakat Jawa Timur sudah mengusahakan tanaman cincau hitam  tetapi belum ditangani secara maksimal dan dimanfaatkan untuk tujuan pemuliaan tanaman. Oleh karena itu, perlu dilakukan kegiatan untuk melindungi dan menginventarisasi tanaman cincau hitam sebagai pengetahuan tradisional dan kekayaan intelektual dengan baik, sehingga pada saat diperlukan dapat digunakan sebagai referensi. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui keberadaan plasma nutfah, mengumpulkan dan mengoleksi semua sumber keragaman tanaman cincau di kabupaten Magetan, Ponorogo dan Pacitan dan untuk mengetahui karakter-karakter tanaman cincau hitam di kabupaten Magetan, Ponorogo dan Pacitan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan April 2014 meliputi daerah kabupaten Pacitan, Magetan dan Ponorogo. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini ialah tanaman cincau hitam dikelompokkan menjadi dua kelompok berdasarkan karakter morfologis yang diamati dengan tingkat kemiripan terendah yakni 60,44%. Kelompok 1 adalah cincau berbatang merah dengan tingkat kemiripan sebesar 79,13% dan kelompok 2 terdiri dari cincau berbatang ungu, hitam dan hijau dengan tingkat kemiripan sebesar 76,33%. Keragaman morfologi cincau hitam terjadi baik dalam satu jenis maupun antar jenis. Keragaman yang terjadi antar jenis memiliki nilai lebih besar bila dibandingkan dengan dalam satu jenis.
PENGARUH PERBEDAAN TINGKAT KEMASAKAN BUAH PADA 3 GENOTIP MENTIMUN (Cucumis sativus L.) TERHADAP KUALITAS BENIH Wulananggraeni, Retno; Damanhuri, Damanhuri; Purnamaningsih, Sri Lestari
Produksi Tanaman Vol. 4 No. 5 (2016)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu mentimun yang banyak diminati oleh masayarakat Indonesia ialah mentimun genotip lokal karena memiliki rasa yang tidak pahit dan daging tebal, namun per-tumbuhan tanaman dari genotip lokal masih belum seragam. Hal ini disebabkan karena mutu fisiologis benih yang masih rendah. Mutu fisiologis benih salah satunya di-pengaruhi oleh tingkat kemasakan buah. Penentuan kematangan buah setiap jenis tanaman akan bervariasi. Maka dari itu, perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pada per-bedaan tingkat kemasakan buah sehingga me-nghasilkan kualitas benih mentimun yang baik. Penelitian ini ber-tujuan untuk me-ngetahui pengaruh tingkat kemasakan buah pada 3 genotip mentimun terhadap kualitas benih. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai September 2013. Penelitian ini terdiri dari dua percobaan, per-cobaan pertama untuk produksi benih di-laksanakan di Desa Wringinsongo, Kabupaten Malang. Per-cobaan kedua untuk uji kualitas benih di-laksanakan di Laboratorium Mutu Benih UPT-PSBTPH Singosari.  Penelitian mengenai uji mutu benih menggunakan rancangan acak lengkap faktorial (RALF) karena dilakukan di laboratorium. Jika diperoleh interaksi antara tingkat kemasakan buah dan genotip yang nyata maka di uji lanjutan dengan BNJ 5%. Dari hasil penelitian diperoleh terjadi interaksi antara tingkat kemasakan buah dan genotip ter-hadap kualitas benih yang meliputi daya ber-kecambah, laju per-kecambahan, bobot 1000 butir, bobot  benih per-buah, ke-cepatan tumbuh, ke-serempakan tumbuh, dan berat kering kecambah normal. Pada genotip yang di-uji memiliki tingkat kemasakan buah yang berbeda ter-hadap kualitas benih. Waktu panen buah untuk kualitas benih yang optimal pada lokal Jember 18 hari setelah berbunga, lokal Malang 38 hari setelah berbunga dan lokal Blitar 18 hari setelah berbunga.
PENGARUH PERBEDAAN WAKTU EMASKULASI TERHADAP KEBERHASILAN PERSILANGAN TANAMAN PADI HITAM X PADI PUTIH (Oryza sativa L.) Prastini, Lela; Damanhuri, Damanhuri
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbaikan sifat melalui program pemuliaan dapat dilakukan dengan persilangan. Persilangan antara padi hitam dengan padi putih masih jarang dilakukan. Tanaman padi termasuk tanaman yang menyerbuk sendiri. Kegiatan emaskulasi perlu dilakukan sebelum bunga mekar. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari waktu emaskulasi yang tepat terhadap keberhasilan persilangan tanaman padi hitam dan padi putih dengan harapan dapat dihasilkan tanaman padi hitam yang berumur genjah, anakan produktif banyak dan hasilnya tinggi. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Dadaprejo, kecamatan Junrejo, kota Batu, Provinsi Jawa Timurpada bulan Desember 2014 sampai April  2015.Persilangan dilakukan secara resiprokal. Tetua yang digunakan ialah Jawa Melik, Cempo Ireng, Ciherang dan Pandanwangi. Sebelum dilakukan persilangan, bunga padi diemaskulasi dengan waktu 1, 2 dan 3 hari sebelum bunga mekar. Pengamatan meliputi karakter kuantitatif dan karakter kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1). Rerata keberhasilan persilangan pada berbagai waktu emaskulasi menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata. Perbedaan waktu emaskulasi tidak berpengaruh terhadap keberhasilan persilangan. Rerata keberhasilan persilangan pada seluruh set persilangan juga menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata. Hal tersebut menunjukkan bahwa kedua tetua mempunyai peran yang sama. 2). Rerata masa pengisian bulir padi hasil persilangan pada berbagai waktu emaskulasi dan berbagai set persilangan menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata. 3). Tetua betina padi hitam menghasilkan warna biji hasil persilangan berwarna ungu dan pada tetua betina padi putih warna biji hasil persilangan berwarna coklat muda.
ANALISIS KEKERABATAN 22 GALUR KACANG BOGOR (Vigna subterranea L. Verdcourt.) MENGGUNAKAN TEKNIK RAPD (RANDOM AMPLIFIED POLYMORPHIC DNA) Saraswati, Ika Dyah; Kuswanto, Kuswanto; Damanhuri, Damanhuri; Sugiharto, Arifin Noor
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang Bogor (Vigna subterranea (L.) Verdcourt) dapat digunakan sebagai salah satu alternatif diversifikasi pangan dalam kelompok kacang-kacangan karena nilai gizinya tidak kalah dengan jenis kacang-kacangan lainnya. Pengembangan dan perbaikan produksi kacang bogor dapat dilakukan salah satunya melalui perbaikan potensi genetik. Keragaman genetik yang tinggi penitng dalam perakitan varietas. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kekerabatan 22 galur kacang bogor menggunakan teknik RAPD. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan primer polimorfik dan mengklarifikasi adanya hubungan kekerabatan antar aksesi-aksesi kacang bogor. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 22 galur kacang bogor yang berasal dari Lamongan, Cianjur, Bangkalan, Gresik dan Sumedang dan 31 primer RAPD. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober 2013-September 2014 di Laboratorium Sentral Bioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Hasil analisis polimorfisme primer tunggal menunjukkan persentase yaitu OPA-07 16,67%, OPD-20 23,08%, OPL-12 7,14%, dan primer gabungan OPA-07xOPL-12 36,36%, OPD-20xOPC-02 11,11%. Rata-rata polimorfisme 18,87%. Koefisien kemiripan terkecil 0,9492 antara galur CCC1.5 dengan galur lainnya. Koefisien kemiripan terbesar 1,0 terdiri atas empat kelompok yaitu antara galur BBL6.1.1, BBL6.2.1, BBL6.3.1, dan BBL10.1, antara galur JLB-1, TKB-1 dan GSG3.2.1, antara galur SS3.1.2, SS3.2.2 dan SS4.3.2 dan antara galur CCC1.4.1 dan SS6.3.2. Pimer terpilih yaitu 3 primer tunggal dan 2 primer campuran menunjukkan polimorfisme sekitar 18,87%. Koefisien kemiripan 22 galur kacang Bogor yang diteliti antara 0,9492-1,00. Hal ini menunjukkan bahwa keragaman antar galur yang diujikan rendah.
EKSPLORASI DAN KARAKTERISASI PISANG MAS (Musa spp) DI KABUPATEN NGANJUK, MOJOKERTO, LUMAJANG DAN KEDIRI Simangunsong, Anggiat Demak; Respatijarti, Respatijarti; Damanhuri, Damanhuri
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 3 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia  dikenal  sebagai  kawasan  pusat  asal-usul  pisang  di  dunia  dan mempunyai jenis pisang  yang  lebih  banyak  dari  negara  lain. Lumajang merupakan daerah sentra penghasil pisang di Jawa Timur. Pisang Mas merupakan salah satu jenis pisang yang sangat diminati masyarakat khususnya masyarakat di Kabupaten Lumajang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman pisang Mas di empat Kabupaten, Lumajang, Kediri, Mojokerto dan Nganjuk. Penelitian dilaksanakan pada bulan September-November 2014 Metode penelitian Observasi lapang dan wawancara dengan petani pisang Mas. Hasil Eksplorasi dan Karakterisasi ditemukan 8 jenis pisang Mas yaitu Pisang Mas Kirana, Mas Kripik, Mas Talun, Mas Sumatra, Mas Biasa, Mas Mirah, Mas Jiranan dan Mas Obat. Di Kabupaten Lumajang ditemukan pisang Mas Kirana, Mas Kripik dan Mas Talun, Kabupaten Kediri ditemukan pisang Mas Jiranan, Mas Obat dan Mas Kirana, kabupaten Mojokerto ditemukan pisang Mas Kirana, Kabupaten Nganjuk ditemukan pisang Mas Kirana, Mas Biasa, Mas Jiranan, Mas Sumatra. Berdasarkan dendogram, pisang Mas Kirana, Mas Kripik memiliki kedekatan morfologi sebesar 97,30%. Sementara Mas Kirana, Mas Kripik memiliki kedekatan morfologi sebesar 81,0% terhadap Mas Talun. Pisang Mas yang memiliki kesamaan terjauh yaitu antara pisang Mas Kirana, Mas Kripik, Mas Talun dengan Pisang Mas Obat dengan nilai 71%.
PERBEDAAN WAKTU EMASKULASI TERHADAP KEBERHASILAN PERSILANGAN GANDUM (Triticum aestivum L.) DI CANGAR BATU Winawanti, Nanik Indah Dwi; Ardiarini, Noer Rahmi; Damanhuri, Damanhuri
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 3 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gandum (Triticum aestivum L.) ialah tanaman serealia yang berasal dari daerah subtropis. Produksi gandum pada saat ini masih terlalu rendah. Salah satu metode yang dapat ditempuh untuk meningkatkan produksi gandum adalah dengan persilangan. Diharapkan dengan adanya persilangan ini bisa menciptakan galur  yang unggul dengan umur genjah, produktivitas tinggi, dan adaptif pada dataran menengah-tinggi. Penelitian ini menggunakan tiga waktu emaskulasi yang berbeda. Emaskulasi adalah suatu tindakan membuang semua benang sari yang masih muda dari kuncup bunga betina, dengan maksud agar bunga tersebut tidak mengalami penyerbukan sendiri. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mempelajari waktu emaskulasi yang baik terhadap keberhasilan persilangan tanaman gandum. Penelitian ini dilaksanakan di kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Cangar Batu, Jawa Timur, pada bulan Oktober 2014 sampai dengan Februari 2015. Alat yang di gunakan dalam penelitian ini ialah pinset, gunting, klip, sabit, tangkil, polibag, tali rafia, cetok, gembor, selang, mistar, timbangan, kamera, colour chart, kertas label, kantong kertas transparan, benang dan alat tulis. Bahan yang di gunakan ialah empat genotip gandum, yang terdiri dari SO-3, SO-10, Dewata dan M-9. Urea, SP-36, Kcl, air, tisu dan alkohol 70%. Untuk set persilangan terdiri dari : SO-3 X M-9, SO-10 X M-9, SO-3 X DEWATA, SO-10 X DEWATA. Waktu emaskulasi yang dilakukan yaitu 1, 2, dan 3 hari sebelum persilangan. Keberhasilan persilangan pada emaskulasi 1 hari (78.75%) dan emaskulasi 3 hari  (87.50%) sebelum persilangan menunjukkan berbeda nyata. Emaskulasi yang dilakukan 3 hari sebelum persilangan (sebelum anthesis) dapat meningkatkan keberhasilan persilangan gandum.
KERAGAAN BEBERAPA GENOTIP JAGUNG PAKAN/YELLOW CORN (Zea mays L.) MUTAN KOLKISIN GENERASI M¬2 Anggraeni, Mita; Damanhuri, Damanhuri; Sugiharto, Arifin Noor
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 3 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perakitan benih unggul jagung pada saat ini telah banyak dilakukan dimana salah satunya melalui proses mutasi buatan. Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui keragaan dan variasi dari populasi setiap perlakuan kolkisin dan individu jagung pakan/yellow corn (Zea mays L.) mutan kolkisin hasil seleksi M1. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2014 – Februari 2015 di dusun Areng – Areng, kelurahan Dadaprejo, kecamatan Junrejo, Batu. Bahan yang digunakan adalah 2 galur (INC dan INF) dengan 5 perlakuan kolkisin (0 ppm, 400 ppm, 600 ppm, 0x400 ppm dan 0x600 ppm). Karakter kuantitatif yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, umur berbunga jantan, umur berbunga betina, umur panen, panjang tongkol, bobot tongkol, bobot 100 biji, panjang stomata, lebar stomata dan bobot pipilan. Sedangkan karakter kualitatif yang diamati adalah warna biji dan bentuk permukaan biji. Hasil penelitian menunjukkan tanaman perlakuan kolkisin berbeda nyata dengan kontrol pada karakter warna biji, tinggi tanaman, jumlah daun,  panjang daun, lebar daun, panjang stomata, lebar stomata, umur berbunga jantan, umur berbunga betina, umur panen, panjang tongkol, bobot tongkol, bobot pipilan dan bobot 100 biji. Individu terpilih memiliki nilai tinggi tanaman yang tinggi, jumlah daun banyak dan berukuran panjang serta lebar, umur berbunga jantan, umur berbunga betina dan umur panen standar, tongkol panjang, bobot tongkol, bobot 100 biji dan bobot pipilan tinggi serta ukuran panjang dan lebar stomata besar.
PENURUNAN KETEGARAN (INBREEDING DEPRESSION) PADA GENERASI F1, S1 DAN S2 POPULASI TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) Wulan W, Putri Nawang; Yulianah, Izmi; Damanhuri, Damanhuri
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 3 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Jagung (Zea mays L.) sangat penting bagi kehidupan manusia, untuk memperoleh hasil optimal, diantaranya dengan menggunakan varietas hibrida. Pembentukan varietas hibrida amat tergantung terhadap tersedianya galur murni sebagai tetua. Galur murni diperoleh melalui penyerbukan sendiri (selfing) selama 5-7 generasi. Selfing pada jagung akan merubah konstitusi genetiknya menjadi homozigot. Selfing terjadi tekanan silang dalam (inbreeding depression). Tujuan penelitian  ini adalah mempelajari penurunan ketegaran atau tingkat depresi silang dalam (inbreeding depression) akibat penyerbukan sendiri pada generasi F1, S1 dan S2 populasi tanaman jagung. Penelitian  dilaksanakan di Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan pada bulan Desember 2014-bulan Mei 2015. Bahan tanam berupa 24 genotip tanaman jagung yang terdiri dari 8 genotip generasi F1, 8 genotip generasi S1 dan 8 genotip generasi S2. Rancangan yang digunakan adalah blok tunggal tanpa ulangan. Setiap genotip ditanam dalam 1 baris dengan jumah 50 tananam per baris, total populasinya 1200 tanaman jagung. Data dianalisis dengan uji t taraf  nyata 5%. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan depresi silang dalam pada beberapa karakter pengamatan kuantitatif. Genotip yang tingkat depresi silang dalamnya paling tinggi adalah B1, B2, B3, B4 dan P1. Karakter kualitatif seperti bentuk dan warna biji yang diamati secara visual menunjukkan terjadi perubahan penampilan antar generasi yang diuji.
PENGELOMPOKAN 30 KULTIVAR PISANG (MUSA SPP.) BERDASARKAN GENOM DAN HUBUNGAN KEKERABATANNYA Fitriyah, Arifatul; Ariyanti, Esti Endah; Damanhuri, Damanhuri; Kuswanto, Kuswanto
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 4 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia tanaman pisang mudah dijumpai karena adaptasinya yang baik. Laporan Tahunan Kementerian Pertanian Indonesia tahun 2004-2012 menunjukkan nilai ekspor pisang lebih rendah dibandingkan nilai impornya. Hal tersebut disebabkan produk pisang dalam negeri belum mampu menandingi kualitas pisang dari luar negeri baik itu disebabkan oleh teknik budidaya, penanganan hama penyakit, panen, ataupun pengelolaan pasca panen. Tujuan penelitian ini adalah mengelompokkan 30 kultivar pisang koleksi Kebun Raya Purwodadi (KRP)  berdasarkan genom dan mendapatkan hubungan kekerabatannya. Penelitian dilaksanakan di Kebun Koleksi Pisang-KRP Pasuruan mulai bulan Februari-Mei 2015. Pengamatan dilakukan pada 30 kultivar pisang yang telah memasuki fase generatif dengan metode observasi lapang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima kelompok genom yaitu kelompok AA/AAA (M. acuminata var. tomentosa, Kreas, dan Grito), AAB (Rojo Marto, Rayap, Cici Hutan, Pulut, Susu, Kates, Blitung, Rojo Molo, Awak, Jambe, Jaran, Kayu, Usuk, Tanduk Hijau, Plembang, Berlin Kuning, Cici, Kongkong, Rojo Glintung, dan Brentol Warangan), AB (Mas Mirah, Rojo Siem, Sobo Awu, Ebung, dan Rojo Bandung), kelompok ABB (Klutuk),  kelompok BB (Klutuk Wulung). Hubungan kekerabatan berdasarkan 70 karakter membagi 30 kultivar pisang menjadi dua kelompok besar dengan nilai koefisien kemiripan 62–84%. Hal tersebut menunjukkan hubungan kekerabatan yang dekat pada 30 kultivar pisang yang diamati. Hubungan kekerabatan terdekat yaitu pisang Kongkong dengan Brentol Warangan, M. acuminata var. tomentosa dengan Grito, Klutuk dengan Klutuk Wulung pada koefisien 84%.
Co-Authors A Rumanti, Indrastuti A'yuniah*, Ivo Janatul A. Rumanti, Indrastuti Aan Subhan Pamungkas Abd A'la Abd Haris, Abd Abd. Wahid Abdurahman Abdurrahman Abror Rosyidin, Muhammad Adiredjo, Afifuddin Latif Afif Auliya Afroyim, Kunainah Agus Susanti Agustiani, Nur Wulan Ahmad Ardiansyah Ahmad Ardiyansyah Ahmad Barizi Ahmad Nur Mizan Ahmadi, Alfarabi Shidqi Ainnurrasjid, Ainnurrasjid Ainurrasjid Ainurrasjid Akbar Kusuma Al Mubarok, Ramadhani Alghofar, Wildan Arif Ali Ridho Alisha, Tarra Syifa Ana Nurhasanah Andarula Galushasti Andi Eka Putra Andi Hermawan Andri Nirwana AN Andriani, Dessy Andy Soegianto Anggraeni, Listy Anif, Yuniza Miratu Anis Fitria Anisa Fatkhul Janah Anjani, Elly Duwi Anwar, Nadiah Akifah Aprilia Meli Susanti Aprilita Hajar Ardiansyah, Ahmad Ardiyansyah, Ahmad Arifin Noor Sugiharto Arifin, Syaiful Aris Hairmansis Ariyanti, Esti Endah Armilah Hinda Wati Asadori Azhari Asy'arie, Bima Fandi Asy’arie, Bima Fandi Aziz, Wafikul Azizi, Jihad Faiz Bahrudin, Febrian Alwan Bambang Utomo Baswarsiati, Baswarsiati Bayu Akbar P, Muhammad Berliana Dian Permatasari Bin Yazid, Wildan Abid Budi Waluyo Bukhori Abdul Shomad Bunayar, Bunayar Busthomi, Yazidul Costa, Jessica Claudia Da Darmawan Saptadi, Darmawan Darmawan, Rachmat Tri Darusman, Mhd. Ricky Dewi, Destiana Dewi, Hefi Rusnita Dinar Sugiana Fitrayadi Dita Agisimanto Eliyatiningsih, Eliyatiningsih Encep Andriana Ernita Dewi Fachrul Ghazi, Fachrul Fadhilah, Umi Fadilah Azzahra Fadilla, Erita Nur Fajaryna, Gusty Ekka Fatimaturrohmah, Siti Fatimatuzzahrah, Fatimatuzzahrah Fauzah Shaumiyah Febrianty, Nita Fikri, Abdillah Dzul Firda, Amaral Fitrayadi, Dinar Sugiana FITRIYAH Fitriyah, Arifatul Habibi, M. Dani Hadianti, Fitri Nanda Halimah, Elisa Nur Hamidah, Wanda Nur Hamzah, Iri Handiana, Desti Zulvi Hanif Azhari Hanifah, Salsabila Nur Hasan, Abdur Rokhim Hasani, Aceng Hasnan Bachtiar Hazmy, Zaim Dzoel Hidayat, Sholeh Ibidoja, Olayemi Joshua Ibrahim, Mazlan Ifrahul Haqiqi ikhsan fatah yasin Ikman Nur Rahman Ikman Nurahman Ikromah, Siti Ilham Muhklisin Ilmiah, Wardatul Ilmiyah, Khikmatul Faizah Naylul Imam Nurfadho Inayah, Agustin Dwi Latiifatul INDAH SARI, NUR Indrastuti Apri Rumanti Irna Rukmana Irsyad F., Mochamad Isro, Arsan Istinganatul Ngulwiyah Ivo Rega Austi Izmi Yulianah Jamaludin , Ujang JAMILAH Jamiluddin Yacub Jamiludin Yacub Julaeha, Ela Jumari Jumari, Jumari Jumiatun Juwandi, Ronni Karjuniwati, Karjuniwati Kartika Indah Tungga Dewi Khoir, Imamul Kinanti Kinanti, Kinanti Krismiratsih, Fitri Kurniasih, Apri Kurniawan, Erly Candra Kusuma Ningrum, Dwi Rahmawati Kuswanto Kuswanto Lailatul Wahidah, Yeni Larasmita, Karina Ayu Lestari, Wulan Puji Lestari, Yunita Dewi Lita Soetopo Luciana Luciana Luqmanul Hakim M Sihombing, Theresia M. Dani Habibi M. Hidayat M. Yogi Riyantama Isjoni Maghfirah, Wina Maman Fathurrohman, Maman Maulidi, Waisul Kurni Mawardy, Shintya Maytawanti, Rury Merry Muspita Dyah Utami Miftah Hulhilman Mistiar , Wolly mistiar, Wolly Mita Anggraeni, Mita Mi’raj Mochammad Rofiq, Mochammad Mubarok, Aziz Al Ahmad Aly Syukron Mubarok, Ramadhani Al Mufiqur Rahman, Mufiqur Muhamat Arif Muhammad Akmansyah Muhammad Nizar Alwi Muhammad Nurtanto MUHAMMAD TAUFIK Muhammad Wali, Muhammad Muhammad Zaidan Hilmi Muhlisa, Muhlisa Mukhtar Mukhtar Mukti Parani, Ema Dwi N, Abd. Muid Napitupulu, Mernita Nedha, Nedha Neng Sofah Nida, Qotrun Niken Kendarini Noer Rahmi Ardiarini, Noer Rahmi Noffiyanti Noor Hamid Novi Indriani Novitasari, Adin Nugroho, Nur Abdul Kholik Nulhakim, Lukman Nunung Witono Nur Basuki Nur Farida Nur Indah Sari Nur Indahsari Nurazizah, Arisa Nurdini Khadijah Nurfalida, Maoliya Siti Nurul Khotima NURUL QOMARIYAH Nuryuliani, Sinta Permatasari, Ermanita Pernando, Juli Pertami, Rindha Rentina Darah Pirdayuni Prasetyo, Danny Hary Prastini, Lela Prattidina Hapsari Putri Awaliah Putri Istianingrum Putri, Baity Sri Purnama Putri, Della Shafryna Imani Qoidul Khoir R. Ahmad Zaky El Islami RA, Muqwin Asyim Rachma, Tri Nanda Sagita Rachmadhani, Sylvia Rahardian Wicaksono, Rizky Raharja, Reza Mauldy Rahayu, Wilda Rahmat Hidayat Ratna Sari Dewi Reksa Adya Pribadi Respatijarti Respatijarti Ria Yuni Lestari Ria Yuni Lestari, Ria Yuni Rico Hutama Sulistiyo, Rico Hutama Rifa’i, Hari Rina Hapsari Wening, Rina Hapsari Rina Yuliana Ristia, Muhib Ali Hasan Rita Zunarti Rizaldi Nawawi, Muhamad Fahmi Rizki Ramadhani Rizki, Alif Nur Rizkya, Azzalfa Alifah Robi`in, Robi`in Roibin Ronni Juwandi Rosyidah, Nurtia Ni’matur Rosyidin, Muhammad Abror Safitri, Nuri Safrilsyah Safrilsyah Salimi, Gabrielle Khaledea Sandrakirana, Ratih Saraswati, Ika Dyah Sari Agustiani Sari, Desi Kurnia Sari, Desy Kumala Sarwo Setyohadi, Dwi Putro Sekarsari, Retno Ayu Selviana, Lila Sembiring, Rinawati Septiani Selly Susanti Septiani, Istiqomah Putri Setianingrum, Huldah Nilan Setiyawan, Mohamad Doni Setyo Leksono, Amin Shibghatullah, Firgha Abhista SHODIKIN Siahaan, Anggel Veronika Simangunsong, Anggiat Demak Simbolon, Forastero siti fadilah Siti Fatimah Siti Masfufah Siti Ma’rufah Siti Qurotul Aini Siti Sumadiyah Soelaksini, Liliek Dwi Soffan Nurhaji, Soffan Sri Lestari Purnamaningsih Subhan Subhan Sucianti, Meilinda Sri Suhaedi, M. Hasan Sulaeman Deni Ramdani Sumaryati Sumeru Ashari SUPRIYONO Suroso Suud, Fitriah M. Syafi’ie, Mohammad Meizar Syafiqah, Athaya Rifqyya Syarief, Mochammad Syarifah Syarifah Syarifuddin Hasyim Syarifuddin Hasyim T. Lembong Misbah Tacia, Brigita Ade Tamaam, Muhammad Badru Thohir Zubaidi Thoriqussalam, Ahmad Tirto Wahyu Widodo Trianingsih, Alfiani Trimayang Anisa Trismahwati, Dewi Tursilawati, Syehlania Ujang jamaludin Ujang jamaludin, Ujang Ulfa, Amilia Mariam Umi Fadhilah Umi Hijriyah Ummu sa’adah, S.Th.I,M.Si Uus Fujiana Wahyuningtyas, Esther Arie Wardani Warih Marhendra, Agung Pramana Widarsiono, Batari Melyapuri Widodo, Tirto Wahyu Widya Nurussintani Widya Paramita Sari WIDYASARI, Wiwit Budi Wika Hardika Legiani Winarsih, Atik Winawanti, Nanik Indah Dwi Winda Hasma Wolly Mistiar Wulan W, Putri Nawang Wulananggraeni, Retno Yacub, Jamiluddin Yayat Ruhiat Yeni Lailatul Wahidah Yuyu Yuhana, Yuyu Zahrah, Mafhatus Zainal Abidin Zerri Rahman Hakim Zuli Dwi Rahmawati