Articles
Menumbuhkan Literasi Digital melalui aplikasi Ipusnas bagi Siswa SD
Zumrah, Zumrah;
Rizal, Rizal;
Hiola, Kalsum
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 6 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59698/afeksi.v5i6.396
Kurangnya literasi digital masyarakat Indonesia berdasarkan laporan dari Microsoft dan TRG berkenaan dengan Digital Civility Index atau Indeks Keadaban Digital tahun 2021 yang menempatkan Indonesia di posisi yang sangat buruk yakni peringkat ke-29 dari 32 negara, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkan literasi digital melalui aplikasi iPusnas bagi peserta didik kelas VI SD Negeri 8 Mamboro. Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif melalui kegiatan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan menumbuhkan literasi digital melalui aplikasi iPusnas dimulai dengan menyediakan sarana dan prasarana, mengenalkan aplikasi iPusnas, melakukan simulasi, hingga menjadwalkan pelaksanaan kegiatan ini agar menjadi suatu kebiasaan baik bagi peserta didik. Dalam proses kegiatan ini tentunya tak lepas dari kendala, ada 2 kendala besar dalam proses ini, yakni kekurangan sarana dan prasarana serta jaringan internet yang kurang stabil. Sehingga, solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut yakni dengan menggunakan sarana dan prasarana secara bergantian, serta menentukan tempat yang memiliki jaringan internet yang bagus untuk melakukan kegiatan tersebut.
Pengaruh Etika Pengelolaan Dan Persaingan Dalam Bisnis Online Shop
Rizal, Rizal;
Natzir, Andi Wirandani;
Sukmawati, Sukmawati;
Anwar, Desy Rahmawati
YUME : Journal of Management Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37531/yum.v7i1.6441
Dalam menjalankan sebuah bisnis utamanya bisnis online shop kita harus memperhatikan tentang etika dalam mengelola bisnis serta etika persaingan bisnis yang sehat sehingga tidak akan memberikan dampak yang merugikan terhadap pihak lain. Maraknya penipuan komsumen yang terjadi akibat dari kurang nya pemahaman produsen terhadap etika pengelolaan dan persaingan menjadikan mereka menghalalkan segala cara untuk meraup keuntungan walaupun dengan jalan menipu konsumen dengan dalih apa yang mereka pasarkan memiliki kualitas yang baik, namun ketika barang yang dipesan telah sampai beberapa konsumen merasa ditipu. Banyaknya bisnis dan perusahaan mulai lalai dalam beretika, bahkan penelitian terbaru telah semakin dikhususkan untuk menyelidiki masalah etika. Keadaan ini sejalan dengan kenyataan bahwa masalah etika yang ada, tidak selalu jelas dan mudah dipahami. Etika bisnis sangat terkait dengan persaingan antar pelaku usaha di dunia bisnis dan ekonomi adalah sebuah keharusan. Persaingan usaha dapat diamati dari dua sisi, yaitu sisi pelaku usaha atau produsen dan sisi konsumen. Dari sisi produsen, persaingan usaha berbicara mengenai bagaimana perusahaan menentukan strategi bersaing, apakah dilakukan secara sehat atau saling mematikan. Kata Kunci : Etika, Pengelolaan, Persaingan, Bisnis
Risk Mitigation of National Amil Zakat Agency Tanah Datar Regency
Sari, Chitra Indah;
Rizal, Rizal;
Nurhamima, Nurhamima
Al-bank: Journal of Islamic Banking and Finance Vol 5, No 1 (2025): January - June 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31958/ab.v5i1.13995
This study examines the integration of ISO 31000 into risk management practices at the National Amil Zakat Agency (BAZNAS) in Tanah Datar Regency. A qualitative field research methodology was employed, involving in-depth interviews with key informants. Data triangulation ensured the validity of the findings, while thematic analysis identified core patterns and themes. The theoretical framework utilized ISO 31000's risk management process, including risk identification, analysis, and treatment. The findings revealed ten significant risks categorized into financial, operational, strategic, and hazard risks. High-priority risks include the absence of sanctions for non-compliant zakat payers, while medium-level risks involve the failure to meet zakat targets and inaccuracies in beneficiary selection. Low-priority risks include errors in recommending zakat recipients by local officials. The integration of ISO 31000 provides a systematic approach to identifying and mitigating these risks, ensuring more transparent and accountable zakat management. The study offers actionable recommendations for BAZNAS, including strengthening public education on zakat, implementing stricter verification processes for beneficiaries, and fostering community-based approaches to encourage zakat payments
Risk Mitigation of National Amil Zakat Agency Tanah Datar Regency
Sari, Chitra Indah;
Rizal, Rizal;
Nurhamima, Nurhamima
Al-bank: Journal of Islamic Banking and Finance Vol 5, No 1 (2025): January - June 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31958/ab.v5i1.13995
This study examines the integration of ISO 31000 into risk management practices at the National Amil Zakat Agency (BAZNAS) in Tanah Datar Regency. A qualitative field research methodology was employed, involving in-depth interviews with key informants. Data triangulation ensured the validity of the findings, while thematic analysis identified core patterns and themes. The theoretical framework utilized ISO 31000's risk management process, including risk identification, analysis, and treatment. The findings revealed ten significant risks categorized into financial, operational, strategic, and hazard risks. High-priority risks include the absence of sanctions for non-compliant zakat payers, while medium-level risks involve the failure to meet zakat targets and inaccuracies in beneficiary selection. Low-priority risks include errors in recommending zakat recipients by local officials. The integration of ISO 31000 provides a systematic approach to identifying and mitigating these risks, ensuring more transparent and accountable zakat management. The study offers actionable recommendations for BAZNAS, including strengthening public education on zakat, implementing stricter verification processes for beneficiaries, and fostering community-based approaches to encourage zakat payments
Pelatihan Auto Level untuk Survei Lokasi pada SMKN 4 SPP Singkawang: Auto Level Training for Location Survey at SMKN 4 SPP Singkawang
Anggraini, Irene;
Hafiyyan, Qalbi;
Rabihati, Etty;
Ryanti, Eva;
Muhtadi, Ahmad;
Purnama, Ikhwan Arief;
Setiawan, Randy;
Rizal, Rizal;
Sasongko, Hartanto Wahyu;
Perangin Angin, Imanuel Kemenangenta
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i1.8393
SMKN 4 SPP Singkawang is one of the vocational schools that provides education with a focus on agriculture and agribusiness. The purpose of providing education at this school is to produce graduates who are skilled in agriculture. One of the important skills to have in agriculture is topographic surveying. For this reason, students at school are expected to have these skills. These skills can later be used to support various activities in agriculture, such as irrigation planning and determining plant types based on topographic conditions. Topographic surveys can be carried out effectively and efficiently using optical tools such as auto levels. Based on this, Community Service (PKM) activities in the form of auto level training were carried out by students at SMKN 4 SPP Singkawang. The purpose of this training is for students to be able to use auto levels in mapping land contours for agricultural and agribusiness purposes. The training began by providing an explanation of the optical tools that would be used for the survey. The next stage is for students to practice using the optical tools accompanied by the Community Service (PKM) team. The result of this training is that students are able to understand and practice measuring land contours using auto levels. Finally, this training is expected to improve the skills of students of SMKN 4 SPP Singkawang, which will later be able to support various activities in the fields of agriculture and agribusiness, such as irrigation planning, determining plant types, and so on.
Pelatihan Pembuatan Game Edukasi Menggunakan Aplikasi Wordwall sebagai Media Pembelajaran di SD Negeri 1 Labalawa
Unton, Ali Rahmat;
Rizal, Rizal;
Waly, Silvia Agnesi;
Masdiana, Masdiana;
Susanto, Aris;
Sudiah, Lismawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25404
Pada tahun 2022, pemerintah memberikan bantuan 10 unit chromebook kepada SD Negeri 1 Labalawa, namun belum banyak yang menggunakannya untuk pembelajaran. Sebagian guru SD Negeri 1 Labalawa yang telah mendapatkan pelatihan pembuatan media pembelajaran menggunakan PowerPoint. Media ini kurang interaktif untuk mendidik generasi yang sudah sangat melek gadget. Guru-guru yang belum mendapatkan pelatihan serupa dianggap mampu mengikuti perkembangan inovasi teknologi dan digitalisasi. Oleh karena itu, guru-guru SD Negeri 1 Labalawa perlu mendapatkan pelatihan pembuatan media pembelajaran yang lebih variatif dengan menggunakan platform digital dari yang sudah ada agar dapat memaksimalkan chromebook yang sudah ada. Salah satu Platform Digital Aplikasi Wordwall dapat dimanfaatkan dan dijalankan oleh guru untuk membuat game edukasi agar menjadi media pembelajaran yang menarik, menyenangkan, dan interaktif bagi siswa SD. Anak-anak gemar bermain game menggunakan gadget, sebagian besar aplikasi dari wordwall berpusat pada game yang menyenangkan dan menarik, oleh karena itu sangat tepat untuk pembelajaran di sekolah dasar. Kegiatan membuat media pembelajaran dengan wordwall merupakan program pelatihan dan pendampingan bagi guru. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah oleh pemateri kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan latihan membuat game edukasi sebagai media pembelajaran dengan wordwall secara berkelompok. Di akhir kegiatan pelatihan ini dilakukan presentasi kelompok terhadap media yang telah dibuat.
Penggunaan Aplikasi Gamifikasi Wordwall terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Kelas IV SDN 25 Buton
Ikram, La Ode Muhamad;
Unton, Ali Rahmat;
Rizal, Rizal;
Masdiana, Masdiana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25651
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi Gamifikas Wordwali terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA Kelas IV SDN 25 Buton. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif jenis quasi eksperimental. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa dari kelas IV SD Negeri 25 Buton dengan jumlah 18 siswa. Siswa dibagi menjadi dua kelompok penelitian, yakni 9 siswa kelompok kontrol menggunakan pembelajaran konvensional/ceramah dan sebagai kelompok perlakuan menggunakan pembelajaran metode worzwall. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini addalah tes dan observasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis data deksriptif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran Wordwall terhadap hasil belajar siswa pada materi gaya dan energi di kelas IV SD Negeri 25 Buton. Hal ini berdasarkan hasil paired sample test hasil Sig (2-tailed) sebesar 0.000 < a (0,05). Berdasarkan rata-rata nilai Posttest dari kedua kelas, menunjukkan kelas perlakuan memperoleh nilai sebesar 88,56 sedang kelas kontrol memperoleh nilai 87,33. dengan demikian pada kelas perlakuan yang belajar dengan menggunakan media pembelajaran Wordwall memperoleh skor yang lebih tinggi daripada kelas kontrol yang menggunakan metode cerama (belajar konvensional).
UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR AGAMA ISLAM KELAS 5 MELALUI METODE CERAMAH DAN SOSIODRAMA DI SDN PEKALONGAN KECAMATAN TAMBAK KABUPATEN GRESIK
Rahmawan, Adi Penata;
Rizal, Rizal
Jurnal Ilmiah Jendela Pendidikan Vol 6 No 2 (2017): Jendela Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55129/jp.v6i2.535
Latar Belakang di dalam sistem terdapat komponen-komponen , setiap komponen melaksanakan fungsinya masing-masing. Komponen yang integral yaitu bagian dari suatu sistem yang sama sekali tidak dapat dipisahkan dari sistem itu, sebab tanpa komponen integral ini tujuan akan sulit dicapai, sedangkan komponen yang tidak integral adalah apabil;a dihilangkan tidak mempengaruhi kerja sistem, sistem pembelajaran mempunyai banyak komponen, salah satu komponen yang merupakan komponen integral adalah komponen pembelajaran.               Rumusan seberapa besar “Upaya peningkatan prestasi belajar Agama Islam siswa kelas 5 malalui metode Ceramah dan Sosiodrama di SDN Pekalongan Kecamatan Tambak Kabupaten GresikTujuan ingin mengetahui seberapa besar “Upaya peningkatan prestasi belajar Agama Islam siswa kelas 5 malalui metode Ceramah dan Sosiodrama di SDN Pekalongan Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik               Metodologi penelitian yaitu dengan populasi “Upaya peningkatan prestasi belajar Agama Islam siswa kelas 5 malalui metode Ceramah dan Sosiodrama di SDN Pekalongan Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik dan sampelnya 35 Siswa kelas 5 “Upaya peningkatan prestasi belajar Agama Islam siswa kelas 5 malalui metode Ceramah dan Sosiodrama di SDN Pekalongan Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik dengan analisa data untuk menguji hipotesa dengan cara Non Statistik dengan Prosentase . Berdasarkan problematik dan tujuan penelitian ini hasil-hasil penelitian dapat dipeorleh kreteria amat baik baik “Upaya peningkatan prestasi belajar Agama Islam siswa kelas 5 malalui metode Ceramah dan Sosiodrama di SDN Pekalongan Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik.†dan terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media terhadap prestasi relajar.DOI :10.5281/zenodo.3472164
Integration of Kaili Local Culture in Learning the Theme of My Living Environment in Elementary Schools
Rizal, Rizal;
Herlina, Herlina;
Surahman, Surahman;
Yunus, Sitti Rahma;
Yaakob, Mohd Faiz Mohd
Tekno - Pedagogi : Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 15 No. 1 (2025): Tekno-Pedagogi
Publisher : Program Magister Teknologi Pendidikan Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22437/teknopedagogi.v15i1.42214
The purpose of this study is to describe local culture along with its content analysis as a source of learning on the theme of my living environment in grade IV of Elementary School. This study is a qualitative approach study and uses a phenomenological design. The subjects in this study were teachers, grade IV students of Elementary School 18 Banawa and community leaders in Banawa sub-district. The data acquisition techniques used were observation, interviews, literature studies and documentation. This study uses data analysis techniques, namely data reduction, data presentation and drawing conclusions. Based on the results of research conducted at Elementary School 18 Banawa, local culture in Banawa sub-district that can be used as a source of learning are the gonggati folklore, posisani songs and pusentase tourism. This is evidenced by the gonggati folklore, posisani songs and pusentase tourism which are local cultures that are still known by some people and are local cultures that have not been included in learning in grade IV, namely in theme 1, theme 5, theme 7, theme 8 and theme 9 making the local culture of Kaili in Banawa sub-district a source of learning that is expected to maintain local culture from generation to generation.
Analysis on the Acceptance of COVID-19 Vaccine Administration for Children in Indonesia Based on the Theory of Planned Behavior
Hasymi, Liana Fitriani;
Mardiati, Nurul;
Kusuma Dewi, Ratih Puspita;
Rizal, Rizal;
Jayanto, Imam;
Nurmansyah, Dian
Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas (Journal of Pharmaceutical Sciences and Community) Vol 21, No 2 (2024)
Publisher : Sanata Dharma University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24071/jpsc.006160
The administration of COVID-19 vaccine in children aims to control the spread of this disease in Indonesia. Parents make the decision whether to vaccinate their children against COVID-19 or not. This study was conducted to analyze parents’ acceptance of the COVID-19 vaccination for children in Indonesia based on the Theory Planned Behavior (TPB). The research design used a cross-sectional survey involving 400 parents of children aged 6-11 years in Indonesia in 34 provinces. Samples were purposively selected based on inclusion criteria: parents are older than 18 years, parents of children aged 6-11 years and live in Indonesia. The exclusion criteria were parents of children who recovered from COVID-19 less than 3 months and children with COVID-19 contraindications. The chi-squared test was conducted to determine the correlation between parents’ acceptance and TPB constructs that include attitudes, subjective norms and behavioral control. A multivariate logistic regression analysis was employed to analyze the TPB construct with the largest contribution on parents’ acceptance of the COVID-19 vaccination. The results showed high acceptance toward COVID-19 vaccination for children aged 6-11 years (98.5%). Positive subjective norms and positive behavioral control also contributed to the parental acceptance of the COVID-19 vaccine for children in Indonesia (p-value = 0.000), in which subjective norms had the largest influence (sig. 0.096 value with Exp B value of 6.203). TPB is a useful framework in developing proper interventions to raise the vaccination acceptance of parents in Indonesia.