p-Index From 2021 - 2026
29.904
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Biomedical Journal of Indonesia Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Manuju : Malahayati Nursing Journal SRIWIJAYA JOURNAL OF MEDICINE Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Science Midwifery Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Tambusai MAHESA : Malahayati Health Student Journal Archives of The Medicine and Case Reports Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Community Medicine and Education Journal Journal Of Human And Education (JAHE) Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Suara Pengabdian 45 NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) Tarumanagara Medical Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Sewagati: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Jurnal Keperawatan Bunda Delima Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Jurnal Pengabdian West Science Jurnal Abdimas Indonesia Ebers Papyrus Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Journal of Community Service and Society Empowerment Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Nian Tana Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan Jurnal Pengabdian Sosial Compromise Journal : Community Proffesional Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Health Community Service Gotong Royong Wissen: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian Kepada Masyarakat Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat ALMURTADO: Journal of Social Innovation and Community Service Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Kusuma : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Serina Abdimas
Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Kesadaran Kesehatan Metabolik melalui Pemeriksaan Profil Lipid di Kabupaten Lebak Kosasih, Robert; Santoso, Alexander Halim; Wijaya, Bryan Anna; Alvianto, Fidelia; Pratama, Aditya
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v2i4.615

Abstract

Dislipidemia merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang masih menjadi penyebab morbiditas dan mortalitas tinggi secara global. Pemeriksaan profil lipid berbasis komunitas menjadi langkah strategis untuk deteksi dini dan edukasi kesehatan metabolik. Kegiatan ini bertujuan memperoleh gambaran status lipid masyarakat Kabupaten Lebak serta meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pencegahan penyakit kardiometabolik. Penelitian dilaksanakan pada 59 peserta dewasa menggunakan metode point-of-care testing (POCT) untuk menilai kadar kolesterol total, HDL, LDL, dan trigliserida. Hasil menunjukkan rerata kolesterol total 184,27 ± 32,78 mg/dL, trigliserida 186,42 ± 88,44 mg/dL, HDL 38,39 ± 11,67 mg/dL, dan LDL 110,5 ± 22,42 mg/dL. Sebanyak 35,6% responden berada pada kategori batas tinggi kolesterol total dan 40,7% memiliki kadar trigliserida di atas normal. Perempuan menunjukkan kadar kolesterol total, LDL, dan trigliserida lebih tinggi dibandingkan laki-laki, yang dapat dijelaskan oleh pengaruh hormonal, terutama penurunan estrogen pada fase perimenopause. Selain itu, kadar lipid cenderung meningkat pada usia >40 tahun akibat penurunan aktivitas enzim lipoprotein lipase dan reseptor LDL serta meningkatnya resistensi insulin. Temuan ini menegaskan pentingnya skrining profil lipid sebagai intervensi promotif–preventif untuk mendukung pengendalian faktor risiko metabolik di tingkat komunitas.
Pemeriksaan Enzim Transaminase sebagai Upaya Promotif–Preventif dalam Menekan Risiko Sirosis Hepatik pada Masyarakat di Kabupaten Lebak Sari, Triyana; Santoso, Alexander Halim; Wijaya, Bryan Anna; Lucius, Steven Hizkia; Kristianto, Angeline Florencia Grace
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v2i4.616

Abstract

Sirosis hepatis merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas global yang sering berkembang secara asimtomatik dari gangguan hepatik ringan. Deteksi dini disfungsi hati melalui pemeriksaan enzim transaminase memiliki nilai strategis dalam mencegah progresivitas penyakit menuju sirosis dan komplikasi lanjutannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran kesehatan hepatik melalui edukasi dan skrining enzim transaminase (SGOT dan SGPT) diKabupaten Lebak, Banten. Sebanyak 59 partisipan dewasa berpartisipasi secara sukarela. Pemeriksaan dilakukan dengan metode spektrofotometri enzimatik menggunakan sampel darah vena, disertai konseling mengenai gaya hidup sehat dan pencegahan faktor hepatotoksik. Hasil menunjukkan rerata kadar SGPT 31,1 ± 13,71 U/L dan SGOT 26,12 ± 10,78 U/L, dengan mayoritas partisipan (81,4%) berada dalam batas normal dan 18,6% menunjukkan peningkatan ringan. Perbedaan kadar transaminase antara jenis kelamin menunjukkan rerata lebih tinggi pada perempuan, sedangkan distribusi berdasarkan usia tidak memperlihatkan pola peningkatan bermakna. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemeriksaan fungsi hati sederhana berbasis komunitas efektif sebagai strategi promotif–preventif, memberikan deteksi dini terhadap individu berisiko, serta meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Integrasi skrining transaminase dengan edukasi berbasis bukti diharapkan dapat menurunkan risiko sirosis hepatis dan memperkuat ketahanan kesehatan hepatik masyarakat secara berkelanjutan.
Optimalisasi Skrining Kesehatan Mental melalui DASS-42 pada Masyarakat Kabupaten Lebak sebagai Upaya Promotif dan Preventif Biromo, Anastasia Ratnawati; Santoso, Alexander Halim; Wijaya, Bryan Anna; Alexandro, Cristian; Johan, Richver Framanto
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v3i1.617

Abstract

Gangguan kesehatan mental seperti depresi, ansietas, dan stres masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang sering tidak terdeteksi, terutama di komunitas dengan keterbatasan akses layanan medis formal seperti masyarakat di Kabupaten Lebak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan skrining kesehatan mental melalui penggunaan Depression, Anxiety, and Stress Scale-42 (DASS-42) sebagai alat deteksi dini yang sederhana, valid, dan mudah diimplementasikan. Program dilaksanakan pada 111 partisipan dewasa dengan pendekatan Plan–Do–Check–Action (PDCA), mencakup pengisian instrumen DASS-42, edukasi kesehatan mental, serta konseling individual bagi peserta berisiko. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas partisipan berada pada kategori normal untuk stres (96,4%), ansietas (90,1%), dan depresi (74,7%), dengan proporsi kecil mengalami gejala ringan hingga sedang. Perempuan lebih sering melaporkan gejala emosional dibanding laki-laki, sementara peningkatan skor cenderung ditemukan pada kelompok usia paruh baya hingga lanjut. Implementasi skrining DASS-42, yang dipadukan dengan edukasi tentang manajemen stres, peningkatan resiliensi, dan gaya hidup sehat, terbukti meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental. Program ini juga memperkuat peran kader dan tokoh adat dalam mendukung upaya promotif–preventif di tingkat komunitas. Dengan demikian, optimalisasi penggunaan DASS-42 dapat menjadi model intervensi berbasis komunitas yang efektif untuk deteksi dini, pencegahan gangguan emosional, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat adat secara berkelanjutan.
Peran Antropometri Lingkar Tubuh dan Tebal Lemak Subkutan dalam Deteksi Dini Sindrom Metabolik Ariwibowo, David; Santoso, Alexander Halim; Wijaya, Bryan Anna; Setiady, Brandon Alexander; Hekmatyar, Haritsyah
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v3i1.618

Abstract

Sindrom metabolik merupakan kumpulan gangguan metabolik yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, diabetes melitus tipe 2, dan komplikasi metabolik lainnya. Salah satu determinan utama sindrom ini adalah penumpukan lemak abdominal yang dapat diidentifikasi melalui parameter antropometri sederhana seperti lingkar tubuh dan tebal lipatan lemak subkutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menilai peran pengukuran antropometri dalam deteksi dini risiko sindrom metabolik pada Kabupaten Lebak, Banten. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Plan–Do–Check–Action (PDCA) dengan melibatkan pemeriksaan lingkar perut, panggul, lengan, leher, dan tebal lemak bawah kulit pada beberapa titik anatomis (biseps, triseps, suprailiaka, dan subskapular) menggunakan skinfold caliper terkalibrasi. Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki indeks massa tubuh dalam kategori normal hingga overweight, dengan kecenderungan peningkatan lingkar perut dan panggul terutama pada perempuan. Distribusi lemak subkutan yang lebih tinggi pada perempuan dibandingkan laki-laki mencerminkan pengaruh hormonal terhadap penyimpanan lemak perifer. Pola ini menunjukkan adanya pergeseran gaya hidup dan pola konsumsi yang berpotensi meningkatkan risiko metabolik pada usia produktif. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemantauan status gizi dan pencegahan obesitas sentral melalui edukasi gizi dan aktivitas fisik. Pengukuran antropometri sederhana terbukti efektif, murah, dan kontekstual sebagai alat skrining dini risiko sindrom metabolik berbasis komunitas, sekaligus menjadi dasar pengembangan intervensi kesehatan preventif berkelanjutan di wilayah semi-tradisional.
Deteksi Dini Status Hidrasi Kulit sebagai Indikator Kesehatan Fisik dan Kualitas Hidup pada Komunitas Lebak Moniaga, Catharina Sagita; Santoso, Alexander Halim
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v3i1.626

Abstract

Kulit merupakan organ terbesar yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan fisiologis tubuh. Hidrasi kulit mencerminkan integritas sawar epidermal dan dapat digunakan sebagai indikator kesehatan fisik serta kualitas hidup. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini status hidrasi kulit pada komunitas Lebak, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perawatan kulit dan keseimbangan cairan tubuh. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Plan–Do–Check–Act (PDCA) yang mencakup perencanaan, pemeriksaan, evaluasi, dan tindak lanjut edukatif. Pemeriksaan kadar air, minyak, dan hidrasi kulit dilakukan secara non-invasif menggunakan skin analyzer pada 69 partisipan dewasa. Hasil menunjukkan mayoritas partisipan memiliki kadar minyak dan air kulit yang tergolong kering (72,5% dan 71,1%), namun tingkat hidrasi kulit umumnya berada pada kategori baik (moist, 87%). Temuan ini mengindikasikan adanya adaptasi fisiologis terhadap lingkungan alami serta pola hidup tradisional yang relatif minim paparan bahan kimia. Terdapat pula kecenderungan penurunan hidrasi kulit seiring bertambahnya usia, dan perbedaan kadar minyak–air antara laki-laki dan perempuan yang dipengaruhi oleh faktor hormonal. Kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi kesehatan masyarakat dan memperkuat peran kader lokal dalam upaya promotif–preventif berbasis komunitas. Deteksi dini hidrasi kulit direkomendasikan sebagai skrining sederhana dan aplikatif untuk menilai kesehatan fisik serta kualitas hidup masyarakat di wilayah pedesaan.
Skrining Fungsi Hati melalui Pemeriksaan Enzim Transaminase pada Masyarakat Dewasa di Kelurahan Jelambar Santoso, Alexander Halim; Wijaya, Bryan Anna; Amertha, Anak Agung Ngurah Putrayoga; Alwini, Muhammad Rifat Umar
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v3i1.629

Abstract

Penyakit hati kronik merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di Indonesia, dengan sirosis hepatik sebagai tahap akhir yang sering terlambat terdeteksi. Rendahnya akses terhadap pemeriksaan laboratorium dan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap faktor risiko menjadikan deteksi dini masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan skrining fungsi hati melalui pemeriksaan enzim transaminase pada masyarakat dewasa di Kelurahan Jelambar, Jakarta Barat, serta meningkatkan literasi kesehatan hepatik. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan promotif–preventif berbasis komunitas melalui edukasi kesehatan dan pemeriksaan kadar SGOT dan SGPT dengan analisis spektrofotometri. Sebanyak 46 partisipan berusia 20–63 tahun berpartisipasi secara sukarela. Hasil menunjukkan rerata kadar SGOT 26,46 ± 7,69 U/L dan SGPT 25,11 ± 6,3 U/L, dengan sebagian besar peserta memiliki nilai dalam batas normal, meskipun 17,4% menunjukkan peningkatan SGOT dan 2,2% peningkatan SGPT. Hasil ini mengindikasikan adanya sebagian kecil individu dengan potensi gangguan fungsi hati subklinis. Pelaksanaan skrining di tingkat komunitas terbukti efektif dan mudah diterapkan sebagai upaya deteksi dini sekaligus sarana edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan hati. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model replikasi program promotif–preventif dalam pengendalian penyakit hati kronik di tingkat layanan primer.
Skrining Kekuatan Genggaman Tangan sebagai Deteksi Dini Risiko Kesehatan pada Karyawan Perkantoran Daerah Sudirman Frisca, Frisca; Santoso, Alexander Halim; Teguh, Stanislas Kotska Marvel Mayello; Hartono, Eric; Soeltanong, Dianova
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/j7qtpe97

Abstract

Pendahuluan: Kekuatan genggaman tangan (handgrip strength) merupakan indikator penting untuk menilai kapasitas otot, status fungsional, serta risiko kesehatan jangka panjang. Pekerja perkantoran, termasuk karyawan di daerah Sudirman, rentan mengalami penurunan kekuatan otot akibat pola kerja sedentari. Oleh karena itu, diperlukan skrining sederhana yang dapat mendeteksi dini penurunan kapasitas fisik sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan otot. Metode: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan pada karyawan perkantoran di daerah Sudirman dengan tahapan persiapan, edukasi, skrining, tindak lanjut, dan evaluasi. Edukasi kesehatan diberikan secara interaktif melalui presentasi, diskusi, dan leaflet mengenai pentingnya aktivitas fisik. Skrining dilakukan dengan mengukur handgrip strength menggunakan alat digital standar pada tangan dominan. Hasil pengukuran dicatat secara individual, kemudian diklasifikasikan sesuai nilai referensi normal dan potensi penurunan kapasitas fisik. Peserta dengan nilai di bawah normal diberikan konseling singkat dan rekomendasi gaya hidup sehat. Evaluasi dilakukan melalui keterlibatan peserta dan distribusi hasil pengukuran. Hasil: Sebanyak 57 karyawan mengikuti kegiatan dengan distribusi 56,1% laki-laki dan 43,9% perempuan, serta rata-rata usia 36 tahun. Mayoritas peserta memiliki latar belakang pendidikan S1 (89,5%). Rata-rata handgrip strength tangan kanan adalah 32,26 kg dan tangan kiri 29,68 kg, dengan variasi antarindividu yang dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas fisik. Sebagian besar peserta memiliki nilai dalam kategori normal, namun ditemukan beberapa individu dengan kekuatan genggaman rendah yang memerlukan perhatian terhadap aktivitas fisik. Kesimpulan: Skrining handgrip strength efektif sebagai deteksi dini penurunan kapasitas fisik dan sarana edukasi kesehatan bagi karyawan perkantoran. Program ini bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran peserta dalam menjaga kekuatan otot dan kebugaran melalui pola hidup sehat serta aktivitas fisik rutin. Integrasi kegiatan semacam ini ke dalam program kesehatan kerja berkelanjutan dapat membantu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan jangka panjang pekerja.
Skrining Hidrasi, Kandungan Air, dan Sebum Lengan Bawah Kanan–Kiri pada Pekerja Perkantoran di Daerah Sudirman W, Linda Yulianti; Santoso, Alexander Halim; Teguh, Stanislas Kotska Marvel Mayello; Kasvana, Kasvana; Tan, Nikita
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/hjmxc053

Abstract

Pendahuluan: Kesehatan pekerja perkantoran seringkali terabaikan akibat tuntutan pekerjaan yang tinggi dan pola aktivitas sedentari. Kondisi ini dapat berdampak pada komposisi tubuh dan keseimbangan hidrasi yang menjadi indikator penting kesehatan. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan untuk melakukan skrining kesehatan sederhana pada karyawan kantoran di kawasan Sudirman. Metode: Metode yang digunakan adalah pendekatan Plan-Do-Check-Act (PDCA) melalui pemeriksaan komposisi tubuh, meliputi parameter Oil, Water, dan Hidrasi. Sebanyak 57 responden yang merupakan karyawan aktif kantoran berpartisipasi dalam kegiatan ini. Data diperoleh melalui pengukuran langsung menggunakan alat analisis tubuh dan dianalisis secara deskriptif berdasarkan distribusi frekuensi, nilai rata-rata, simpangan baku, median, serta rentang nilai minimum–maksimum. Hasil: Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya variasi antarindividu dalam distribusi komposisi tubuh. Rerata nilai Oil, Water, dan Hidrasi memberikan gambaran awal kondisi kesehatan karyawan, dengan temuan bahwa sebagian besar responden berada dalam rentang hidrasi yang cukup meskipun terdapat variasi luas. Temuan ini menegaskan bahwa pekerja kantoran, dengan karakteristik lingkungan kerja sedentari, berisiko mengalami ketidakseimbangan tubuh apabila tidak menjaga pola hidup sehat. Kesimpulan: Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa skrining sederhana yang dilakukan di lingkungan kerja mampu memberikan informasi awal kondisi kesehatan karyawan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan tubuh. Program ini berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut melalui edukasi berkelanjutan dan dukungan fasilitas kesehatan di tempat kerja.
Skrining Kesehatan Kolesterol dan HDL pada Pekerja Perkantoran di Sudirman Gunawan, Paskalis Andrew; Santoso, Alexander Halim; Teguh, Stanislas Kotska Marvel Mayello; Rayhan, Naufal; Kristianto, Angeline Florencia Grace
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/54rzsv57

Abstract

Pendahuluan: Kesehatan metabolik pekerja perkantoran sering terabaikan akibat pola kerja sedentari dan tekanan pekerjaan yang tinggi. Profil lipid, khususnya kolesterol total dan HDL, merupakan indikator penting dalam mendeteksi risiko penyakit kardiovaskular pada kelompok usia produktif. Metode: Kegiatan PKM ini menggunakan pendekatan Plan-Do-Check-Act (PDCA) melalui pemeriksaan kadar kolesterol dan HDL. Sebanyak 57 karyawan aktif daerah Sudirman berpartisipasi dalam kegiatan ini. Data diperoleh melalui pengukuran langsung menggunakan alat pemeriksa digital dan dianalisis secara deskriptif untuk mendapatkan distribusi frekuensi, nilai rata-rata, simpangan baku, median, serta rentang nilai minimum–maksimum. Hasil: Pemeriksaan menunjukkan adanya variasi antarindividu pada kadar kolesterol dan HDL. Nilai rata-rata yang diperoleh memberikan gambaran awal mengenai kondisi profil lipid karyawan, dengan sebagian besar responden berada dalam rentang yang masih perlu diwaspadai. Hasil ini menunjukkan bahwa kelompok pekerja perkantoran memiliki potensi risiko dislipidemia apabila tidak disertai dengan penerapan pola hidup sehat. Kesimpulan: Skrining sederhana di lingkungan kerja terbukti mampu memberikan deteksi dini kondisi kesehatan karyawan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga profil lipid. Program ini berpotensi dikembangkan lebih lanjut melalui edukasi kesehatan berkelanjutan dan dukungan fasilitas dari perusahaan untuk menekan risiko penyakit kardiovaskular.
Gambaran Kadar Trigliserida Karyawan Perkantoran di Sudirman Yunita, Fenny; Santoso, Alexander Halim; Teguh, Stanislas Kotska Marvel Mayello; Tan, Nikita
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/tw97k576

Abstract

Pendahuluan: Kesehatan metabolik karyawan perkantoran rentan terabaikan akibat aktivitas kerja yang sedentari dan pola makan praktis tinggi lemak. Kadar trigliserida merupakan indikator penting yang perlu dipantau karena berhubungan langsung dengan risiko penyakit kardiovaskular. Metode: Kegiatan PKM ini menggunakan pendekatan Plan-Do-Check-Act (PDCA). Skrining kadar trigliserida dilakukan pada 57 karyawan aktif perkantoran daerah Sudirman melalui pemeriksaan darah kapiler dengan alat digital. Data hasil pemeriksaan dianalisis secara deskriptif untuk mendapatkan distribusi frekuensi, nilai rata-rata, simpangan baku, median, serta rentang nilai minimum–maksimum. Hasil: Pemeriksaan menunjukkan adanya variasi kadar trigliserida antarindividu, dengan nilai rata-rata yang memberikan gambaran awal mengenai kondisi metabolik karyawan. Sebagian responden berada pada rentang yang memerlukan kewaspadaan, yang mencerminkan potensi risiko metabolik di kalangan pekerja perkantoran. Kesimpulan: Skrining sederhana di lingkungan kerja terbukti bermanfaat sebagai deteksi dini sekaligus meningkatkan kesadaran pekerja mengenai pentingnya menjaga kadar trigliserida dalam batas normal. Program ini memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut melalui edukasi berkelanjutan dan dukungan fasilitas kesehatan dari perusahaan.
Co-Authors Abizar Rafi, Muhammad Adam Adhim, Laudza Al Aditya Pratama Aditya, Raden Seliwat Agung Aditya, Vincent Adjie, Eko Kristanto Kunta Agustina Akhmad, Fariz Azril Khaidar Alexandro, Cristian Alexin, Corry Calista Alifa, Tosya Putri Alifia, Khalisya Alifia, Tosya Putri Alkarni, Muhammad Dedy Alvianto, Fidelia Alwini, Muhammad Rifat Umar Amanda, Shelma Tria Amertha, Anak Agung Ngurah Putrayoga Amimah, Ranindita Maulya Ismah Andersan, Jonathan Andria Priyana Anggraeni, Natasha Anthony, Louis Aqila, Fitri Atzmardina, Zita Aurellya, Najwa Averina, Friliesa Averina, Frilliesa Aziel, Disya Gwyneth Bachri, Fiqi Afrizal Bambang, Kresna Biromo, Anastasia Ratnawati Bryan Anna Wijaya Bustam, Steve Geraldo Cahyadi, Stanley Surya Cendi, Sylvia Charissa, Olivia Chian, Sung Christiana, Catherine Chua, Jimmy Daniel Goh Daniel Ruslim Darma, Timothy Halomoan Dava Pratama, Muhammad Kevin David Ariwibowo David Limanan Destra, Edwin Dewanto, Naomi Esthernita Fauzia Dewanto, Paulus Gegana Thery Dewi, Andriana Kumala Dewi, Fransiska Iriani Roesmala Dinali, Diana Drew, Clement Dwiana, Alya Dwicahyani, Julia Rahma Dzakwan, Muhammad Fikri Edbert, Bruce Edbert, Juan Edwin Destra Emilda, Emilda Enike, Syilvia Cendy Enike, Sylvia Cendy Erdiana, Grace Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Evelyn Evelyn Evelyn EVELYN EVELYN Ezra, Pasuarja Jeranding Fadil Hidayat Fajarivaldi, Kresna Bambang Febriana, Nafrisca Febriastuti, Abebi Felicia, Ivana Fiona Valencia Setiawan Fransisca I. R. Dewi Fransisco, Melkior Michael Frisca Frisca Frisca Gaofman, Brian Albert Ghina, Andini Goh, Daneil Goh, Daniel Gracienne Gracienne Gracienne Gracienne, Gracienne Gunaid, Farell Christian Gunaidi, Farell Christian Gunawan, Paskalis Andrew Hadisono, Hadisono Hardjanto, Kevin Angga Hardjanto, Kevin Shen Angga Harsono, Axsel Hartono, Eric Hartono, Vincent Aditya Budi Haryanto, Ines Hekmatyar, Haritsyah Hendrianto, Rafindra Raja Hendrianto, Rafindra Raja Adi Hendrianto, Rifandra Rifqi Adi Herdiman, Alicia Herdiman, Julia Heri Yanto Putra Hidayat, Fadil Huang, Daniel Hung, Jennifer Irawaty Hawari Ismi, Arni Istikanto, Ferdian Harum Jabbar, Abrar Abdul Jap, Ayleen Nathalie Jasmine, Angelia Jaya, I Made Satya Pramana Jeffrey Jeffrey Jeri Johan Johan Johan Johan Johan, Richver Framanto Kadang, Fidelis Samudra Kaminto, Eric Raditya Karjadidjaja, Idawati Karjadidjaja, Idawati Kartolo, Marendra Shinery Kartolo, Marenra Shinery Kasvana Kasvana Kasvana Kasvana, Kasvana Kelnia Mellenia Khoto, Anthon Eka Prayoga Kosasih, Robert Krezentian, Amelci Kristianto, Angeline Florencia Grace Kurniawan, Joshua Kurniawan, Junius Kusuma, Kanaya Fide Lo, Geoffrey Christian Lontoh, Susi Olivia Lontoh, Susy Olivia Lucius, Steven Hizkia Lumintang, Valentino Gilbert Mahendri, Ryan Dafano Putra Mahendri, Ryan Daffano Putra Mandalika, Astin Mano S., Donatila Marcella, Agnes Marcellino, Marcellino Marendra Shinery Kartolo Martin, Alfianto Mashadi, Fladys Jashinta Massie, Andrew Christian Mayvians, Tizander Mijaata, Djoko Micni Moniaga, Catharina Sagita Monika, Sesilia Mulyono, Alya Dwiana Natalie, Michelle Ruth Nathanael, Fernando Nathaniel, Fernandho Nathaniel, Fernando Nicholas Setia Nikita Noer Saelan Tadjudin Normala, Ajeng Olivia Charissa Permatasari, Nabila Jingga Peter Ian Limas Philo, Andrew Pramana Jaya, I Made Satya Pranata, Catherine Christiana Pratama, Muhammad Kevin Dava Pratana, Catherine Christiana Pratomo, Farhan Prayogo Khoto, Anthon Eka Purnomo, Yonathan Adi Putra, Feri Yanto Putra, Muhammad Dzakwan Dwi Putri, Tiara Aulia R Dewi, Fransisca Iriani Rafi, Muhammad Adam Abizar Rafif, Akhtar Nawfal Raharjo, Anthony Jason Raharjo, Budiarjo Notonagoro Ramadhani, Kenzie Rafif Ranonto, Steve Vallery Rayhan , Naufal Rayhan, Naufal Riadi, Seravin Janet Riantyarni, Tinezia Allia Rosadi Putra, Rosadi Rumawas, Marcella E Rumawas, Marcella E. Ruslim, Daniel Ruslim, Welly Hartono Ryan Dafano Putra Mahendri S, Donatila Mano S., Donatila Mano Saerang, Stefanus Hnady Santoso, Frisca Sari Mariyati Dewi Nataprawira Sarijuwita, Alicia Sartono, Stefanny Satyanegara, William Gilbert Satyo, Timothy Satyo, Yovian Timothy Setia, Nicholas Setiady, Brandon Alexander Setiawan, Fiona Valencia Shafira Putri, Nawaika Shirly Gunawan Sidarta, Erick Sidharta, Erik Sim, Alfred Sutrisno Singh, Arwinder Sitorus, Ribka Anggelline Hariesti Sitorus, Ribkha Anggeline Hariesti Siufui Hendrawan Soebrata, Linginda Soeltanong, Dianova Soni, Yulfitra Sony, Yulfitra Stanislas Kotska Marvel Mayello Teguh Su, Ernawati Sugiarto, Hans Sugiharto, Sony Sukianto, Louise Audrey Suros, Angel Sharon Susy Olivia Lontoh Sutedja, Gina Triana Syachputri, Rifi Nathaznya Syarifah, Andhini Ghina Syarifah, Andini Ghina Tamaro, Anggita Tambunan, Nicholas Albert Tan, Nikita Tan, Sukmawati Tansil Tantoso, Lidya Tantoso, Lydia Teguh, Stanislas Kotska Marvel Mayello Tiranda, Wisasti Gladys Chantika Tjie Haming Setiadi Triyana Sari Umar Alwini, Muhammad Rifat Valdes, Angeline Florencia W, Linda Yulianti Waltoni, Bobby Marshel Ancheloti Warsito, Jonathan Hadi Widjaja, Yoanita Wijaya, Brayan Anna Wijaya, Bryan Anna Wijaya, Christian Wijaya, Dean Ascha Wijaya, Dean Ascha Wijaya Wijaya, Inge Friska Wijayadi, Linda Julianti William Gilbert Satyanegara Wohangara, Victor Sepriyadi yanto, heri Yogie, Giovanno Sebastian Yohanes Firmansyah Yudhitiara, Novia Yunita, Fenny Zhalila, Zhillan