Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi relevansi konsep-konsep spiritual dalam Kimiya’ al-Sa‘adah karya Imam Al-Ghazali bagi kesehatan mental generasi Z. Menggunakan metode library research kualitatif, penelitian ini menelaah prinsip spiritual Al-Ghazali, seperti tazkiyatun nafs, riyadhah, dan as-sa‘adah. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketiga konsep tersebut membentuk kerangka spiritual-psikologis yang relevan untuk mengatasi problem mental kontemporer. Tazkiyatun nafs berfungsi sebagai terapi batin untuk meredakan kecemasan dan stres akibat tekanan sosial-digital. Riyadhah mengajarkan disiplin spiritual yang melatih kontrol diri terhadap godaan instan dunia maya. Sementara itu, as-sa‘adah memberikan orientasi hidup yang mendalam dengan menekankan kebahagiaan sejati melalui kedekatan dengan Allah SWT. Kebaruan penelitian ini terletak pada upaya menghubungkan literatur tasawuf klasik dengan krisis psikologis generasi Z. Implikasi praktisnya menegaskan bahwa pendidikan, khususnya pendidikan Islam, merupakan sarana paling efektif untuk menginternalisasi nilai-nilai spiritual tersebut melalui kurikulum, pembinaan akhlak, dan praktik muhasabah. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi dalam membangun ketahanan mental dan kesejahteraan psikologis generasi muda di era digital.