Articles
Transformasi Pemikiran Dan Gerakan Islam Indonesia Kontemporer Menurut Muhammadiyah
Pahlevi, Muhammad Syahreza;
Maksum, Muh. Nur Rochim
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 4 No. 02 (2024): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37680/almikraj.v4i02.5486
Penelitian ini mengeksplorasi transformasi pemikiran dan peran Muhammadiyah dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial di Indonesia. Dengan pendekatan kualitatif dan studi literatur, kami mengungkap evolusi pemikiran Muhammadiyah dan dampaknya dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan beradab. Temuan menyoroti komitmen Muhammadiyah dalam memadukan nilai-nilai Islam dengan kebutuhan praktis masyarakat modern, menjelajahi berbagai inisiatif dari pendidikan progresif hingga pelayanan kesehatan yang terjangkau. Peran sosialnya juga ditekankan melalui upaya pemberdayaan ekonomi dan advokasi hak asasi manusia, yang menandai kontribusi signifikan Muhammadiyah dalam pembangunan sosial di Indonesia.
Pengaruh Blended Learning terhadap Motivasi Belajar dengan Digital Literacy Sebagai Variabel Mediasi
Fitri, Anisa;
Shohib, Muhammad Wildan;
Maksum, Muh. Nur Rochim
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2024): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62775/edukasia.v5i1.886
Motivation is the main key to the success of the education and teaching process. Therefore, it is necessary to explore more deeply what are the important factors in fostering learning motivation. Learning motivation can be grown through things that are related or directly related to student interactions on campus, such as the friendship environment, digital literacy, or the learning methods used. The purpose of this study is to determine the effect of Blended Learning on Learning Motivation and the effect of Digital Literacy as a mediating variable between the independent variable and the dependent variable. In addition, this research is expected to add insight in the field of education in order to improve things that can affect learning motivation. This type of research is field research and uses quantitative methods. This study involved 100 respondents from Islamic Religion students at Muhammadiyah University of Surakarta. The results of this study indicate a positive and significant influence between Blended Learing on Learning Motivation, and also a positive and significant effect of the influence of Digital Literacy as a mediating variable between the independent variable (Blended Learning) and the dependent variable (Learning Motivation).
Partisipasi NU terhadap Agenda Politik di Indonesia
Maksum, Muh. Nur Rochim;
Leoninda, Maysriva Wahyu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Nahdlatul Ulama (NU), sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia, telah memainkan peran penting dalam lanskap politik nasional sejak era kemerdekaan (Fealy, 2007). Menurut Bush (2009), keterlibatan NU dalam politik Indonesia telah mengalami berbagai transformasi, mencerminkan dinamika hubungan antara agama dan negara dalam konteks negara multikultur.Penelitian ini mengkaji partisipasi Nahdlatul Ulama (NU) dalam agenda politik Indonesia dari masa kemerdekaan hingga era reformasi. Dengan menggunakan metode analisis historis dan studi literatur, penelitian ini menyelidiki peran NU dalam membentuk lanskap politik nasional, transformasi organisasinya dari partai politik menjadi organisasi sosial-keagamaan, serta pengaruhnya terhadap kebijakan pemerintah dan dinamika politik kontemporer.
Pengembangan Mutu Sekolah Melalui Penerapan Ekstrakurikuler Berbasis Pendidikan Karakter Di Smp Kota Sragen
Nirwati, Nirwati;
Supriyanto, Eko;
Maksum, Muh. Nur Rochim;
Mustofa, Triono Ali;
Ramdhani, Deddy
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jime.v9i2.4976
This research is purpose to describe a model for developing school quality through the implementation of character education-based extracurricular at Birrul Walidain’s Muhammadiyah Middle School and Integrated Islamic Junior High School’s Az-Zahro Sragen. The type of this research used Field Research, with a qualitative approach. The object of this research are Birrul walidain’s Muhammadiyah Middle School and Integrated Islamic Junior High School’s Az-Zahro Sragen. The subject of this research include the Headmaster, vise principal of student affairs, extracurricular coordinator and students. Data collection techniques were carried out by observation, interviews and documentation. Data validity using triangulation. Data analysis was carried out in a qualitative descriptive manner.The result of the study show that the implementation of improving school quality through the implementation of character education-based extracurricular is carried out in the following steps (1) Making continuous improvement. School always make continuous improvement to unsure that all component of education providers can realize the vision, mission and goals of the school. (2) Setting quality standards. The intended quality standard is to determine the quality assurance of student’s character. Ownership of these character becomes specifications for student’s graduation which consists of object, aspect, and assessment instrument. (3) Carrying out cultural changes. The purpose of this concept is to form a school culture that respect quality as the orientation of all school stakeholder. (4) Changing the organization. This change concern the duties and authorities and responsibilities of teachers carried out through a decentralized approach. (5) maintaining good relations with customers to obtain customer satisfaction.The goal of extracurricular in character education is to integrated extracurricular materials with the noble values of the nation so it can be internalized into behavior that is manifested in student’s daily activities so it can become a habit. Keyword:education quality, extracurricular, and character education.
Peningkatan Kompetensi Guru PAI dalam Menerapan Metode Pembelajaran Aktif pada Proses Pembelajaran Guna Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di Pesantren Muhammadiyah Se-Kabupaten Boyolali
Ibnu Rushd, Dartim;
Mohamad Ali;
Nurul Latifatul Inayati;
Muh. Nur Rochim Maksum;
Mahasri Shobahiya
Abdi Psikonomi Vol 4, No 3 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/psikonomi.vi.3928
Metode pembelajaran aktif atau Active Learning adalah urutan kegiatan proses pembelajaran yang sistematik dan berfokus terhadap keaktifan siswa, di mana guru memiliki posisi sebagai fasilitator yang membuat suasana belajar menjadi lebih ideal dan menghidupkan suasana agar peserta didik menjadi aktif. Pembelajaran aktif berprinsip bahwa yang belajar adalah siswa. Maka tugas guru adalah membantu siswa belajar dengan baik. Kurangnya tenaga pendidik yang ahli dalam metode pembelajaran aktif menjadi permasalahan tersendiri bagi kalangan akademisi. Terutama di lingkungan pondok pesatren yang menyebabkan siswa kurang termotivasi dalam belajar. Kenyataannya di dalam proses pembelajaran, baik di dalam pembelajaran nasional maupun pembelajaran yang bersifat agama cenderung banyak terpusat pada strategi pembelajaran klasik yang kurang adanya interaksi antara guru dan siswa. Di mana siswa hanya lebih banyak pasif sebagai pendengar. Maka penulis memberikan solusi sebagai bentuk kegiatan pengabdian: pertama, melakukan pelatihan dan sosialisasi berupa Workshop kepada para guru dan staff kependidikan Pesantren Muhammadiyah se-Boyolali mengenai strategi pembelajaran aktif. Solusi tersebut diharapkan mampu memberikan bekal pengetahuan dan skill mengenai pembelajaran aktif dan dapat diaplikasikan dalam proses pembelajaran sehingga dapat lebih maksimal dan berdampak pada semangat belajar siswa yang meningkat. Kedua, di sisi lain di saat yang sama melakukan pendampingan kepada para guru ketika menerapkan strategi pembelajaran aktif ketika mengajar siswa, harapannya ada feedback dan evaluasi terhadap strategi pembelajaran aktif yang sudah dilakukan sehingga dapat dilakukan perbaikan-perbaikan yang dapat menjadikan lebih baik lagi dalam proses pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran aktif.
Dinamika Politik Identitas Dalam Sumber Ajaran Islam di Indonesia : Studi Kasus Pemilu
Miftahul Huda N M;
Muh. Nur Rochim Maksum
Terang : Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 1 No. 3 (2024): September : Terang : Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik dan Hukum
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62383/terang.v1i3.406
: Identity politics is political strategy that uses social identities such as ethnicity, religion, and gender to gain electoral support. This article explains how the phenomenon and influence of identity politics in Indonesia, the issue of identity politics in the 2024 elections and identity politics based on Islamic teaching sources. Identity politics can be positive or negative. Positive in nature means that it makes an impetus to recognize and accommodate the existence of comparisons, even to the extent of recognizing the predicate or privilege of a region or nation due to a basis that can be understood historically and logically. It is negative when there is a difference between one group and another, for example the domination between the majority and the minority. Identity politics grows over a social group that considers intimidated and discriminated against by government and state power in regulating government order, this condition which then becomes the basis for the birth of identity politics in state issues.
Pendidikan Multikultural dalam Al-Quran dan Hadits
Yaqin, M. Ainul;
Maksum, Muh Nur Rochim
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1915
Religious plurality anywhere in the world, except for certain places, is a reality that cannot be denied. Contacts between communities of different cultures are increasing. Indonesia is known as a pluralistic society, this can be seen from the existing social reality. Evidence of its plurality can also be proven through the motto Bhinneka Tunggal Ika. multicultural education is a solution to calm as well as a solution to education in Indonesia. This work was compiled based on data in the form of library research with a philological-phenomenological approach. From this study, it was found that the values of multicultural education can be found in the Qur'an and Hadith and can be implemented by implementing several things such as building an inclusive religious paradigm in the school environment, respecting language diversity in schools, building gender sensitive attitudes in schools, building critical understanding of social differences, building anti-ethnic discrimination attitudes, respecting differences in abilities, and respecting age differences.
Implementasi Pendidikan Seksual pada Santri Pondok Pesantren MA Ma’ahid Kudus
Inayati, Fauziah;
Rochim Maksum, Muh. Nur;
Mustofa, Triono Ali;
Rafsanjani, Toni Ardi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69896/modeling.v10i4.2100
Sexual education in Islamic boarding schools has an important role in shaping the social life of students and protecting them from the risk of sexual violence. However, with the times and needs, there is a need for a more assertive sexual education system, so that the students want to obey the rules. This study aims to identify the implementation of sexual education in the MA Ma'ahid Kudus Islamic boarding school. The research involved respondents and relevant sources and then analyzed sex education at the MA Ma'ahid Kudus Islamic boarding school. This research invites parents, surrounding people, and asatidz to care about sexual education for students so that students can be guided and stay on the right path, and can respond so that sexual harassment does not occur.
Strategi Guru dalam Mengembangkan Sikap Toleransi pada Siswa di SMP 1 Muhammadiyah Kartasura
Utami, Hanida Putri;
Azzani, Mohammad Zakki;
Rochim Maksum, Muh Nur
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69896/modeling.v10i4.2104
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan sikap toleransi peserta didik di SMP Muhammadiyah 1 Kartasura. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif, dengan pendekatan penelitian berupa fenomenologi. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan teknik analis model Miles dan Huberman dengan melalui 3 tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru telah melakukan berbagai upaya dalam mengembangkan sikap toleransi kepada siswa di SMP Muhammadiyah 1 Kartasura sehingga peserta didik normal dan berkebutuhan khusus mendapatkan kesempatan dan hak yang sama dalam memperoleh pendidikan. Dari penelitian tersebut diperoleh kesimpulan bahwa strategi guru dalam menanamkan sikap toleransi peserta didik di sekolah tersebut adalah dengan: penyusunan RPP, memberikan nasihat atau teguran kepada peserta didik, menjadi contoh atau teladan dalam berperilaku, menggunakan metode diskusi kelompok dalam pembelajaran, dan membiasakan semua peserta didik untuk saling berbaur melalui kegiatan rutin sekolah tanpa membeda-bedakan mereka.
Penerapan Pelaksanaan Bimbingan Karir Terhadap Pengarahan Kelanjutan Studi Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)
Nurul Fatimah Nur Mukharomah;
Muh. Nur Rochim Maksum
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6142
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tahapan pelaksanaan bimbingan karir dan kebermanfaatan pelaksanaan bimbingan karir. Metode penelitian yaitu kualitatif yang menggunakan jenis penelitian penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data yaitu Guru Bimbingan dan Konseling (Guru BK), Guru Mata Pelajaran, dan Siswa kelas XII SMA Muhammadiyah Al-Kautsar PK Kartasura penelitian menunjukkan bahwa bimbingan karir di SMA Muhammadiyah Al-Kautsar PK Kartasura memiliki empat tahapan yaitu tahap penyadaran diri, tahap penjagaan pilihan (eksplorasi), tahap mengampil keputusan, tahap perencanaan tindakan. Bimbingan karir di SMA Muhammadiyah Al-Kautsar PK Kartasura bermanfaat karena dengan adanya bimbingan karir dapat meningkatkan minat siswa untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Kesimpulannya yaitu bimbingan karir terbukti memberikan manfaat yang baik dalam membantu siswa, khususnya di kelas dua belas SMA Muhammadiyah Al-Kautsar PK Kartasura, untuk meningkatkan kematangan mereka dalam mengeksplorasi pilihan karir. Aspek sikap dan kompetensi siswa mengalami perkembangan positif melalui layanan bimbingan karir. Kata kunci: bimbingan karir, studi lanjutan , tahapan bimbingan karir