p-Index From 2021 - 2026
25.283
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Ulum Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Conciencia Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Jaqfi : Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam AJIS : Academic Journal of Islamic Studies MODELING: Jurnal Program Studi PGMI JURNAL PENDIDIKAN GLASSER al-Afkar, Journal For Islamic Studies Jurnal As-Salam Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan JURNAL TARBIYAH Nizhamiyah JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Journal Analytica Islamica Attazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Edu Riligia: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu AT-TA`DIB Journal on Education Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) AT-TURAS: Jurnal Studi Keislaman Journal of Humanities and Social Studies EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Reflektika Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Al-Fatih: Jurnal Pendidikan dan Keislaman JURNAL ANSIRU PAI : Jurnal Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Instructional Development Journal SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Hikmah SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam EDU RILIGIA: Journal of Islamic and Religious Education JURMA : Jurnal Program Mahasiswa Kreatif Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Didaktika: Jurnal Kependidikan Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Al-Fikru: Jurnal Ilmiah Pendekatan Kebijakan Publik dalam Politik Pendidikan Islam Fitrah: Journal of Islamic Education Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Tarbiatuna: Journal of Islamic Education Studies Bulletin of Science Education Journal of Education Research Journal of Social Research Educate: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Bilqolam Pendidikan Islam Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Mudabbir: Journal Research and Education Studies Southeast Asian Journal of Islamic Education AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Journal of Educational Sciences Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Jurnal Basicedu Bunayya: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Indonesian Research Journal on Education Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Solo International Collaboration and Publication of Social Sciences and Humanities Riwayat: Educational Journal of History and Humanities SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Jurnal Pendidikan Islam Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora SENSEI INTERNATIONAL JOURNAL OF EDUCATION AND LINGUISTICS (SIJEL) Pedagogik : Jurnal Pendidikan dan Riset Journal of Islamic Thought and Philosophy Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Jurnal Kualitas Pendidikan Journal of Social Work and Science Education FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Reflektika Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Modul Basic Training (Latihan Kader I) Berbasis Digital pada Perkaderan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Langkat Putra, Alwanda; Mardianto, Mardianto; Salminawati, Salminawati
FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol. 14 No. 2 (2025): In Progress
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jf.v14i2.1144

Abstract

This study aims to develop and test the feasibility and effectiveness of a digital-based Basic Training module (Latihan Kader I) to support the regeneration process of the Langkat Branch of HMI. The method used is research and development (R&D) with the ADDIE model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data were obtained through observation, interviews, questionnaires, pre- and post-tests, and documentation, then analysed descriptively using paired t-statistical tests. The validation results showed that the module met the "outstanding" category, with scores of 92.5% (subject matter experts), 90% (design experts), 93.3%–94.2% (instructors), and 90.5%–95.6% (participants). Effectiveness testing on 20 participants showed a significant increase in the average score from 61.75 (pre-test) to 87.75 (post-test), t(19) = 17.09, p < 0.000001, with Cohen's d = 3.82 (huge effect). The module's effectiveness was supported by applying the principles of the Cognitive Theory of Multimedia Learning, which integrates text, visuals, and interactive exercises to reduce cognitive load and enhance retention. Despite the positive findings, limitations of the study include the absence of a control group, small sample size, potential novelty effect, and limited generalizability. This module has the potential for broader adoption with replication in different contexts, implementing follow-up tests, and measuring skills and attitudes. Further research is recommended to identify the most influential components of the module, assess user acceptance through TAM or UTAUT, and evaluate the impact on organisational performance.
Perkembangan Filsafat dan SAINS pada Zaman Islam Puteri, Aulia Rahmah; Salminawati, Salminawati; Asmiralda, Febrina; Miftahuljannah, Viona; Pratama, Ilham Putra
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1746

Abstract

Penelitian ini membahas Perkembangan Filsafat dan Sains pada Zaman Islam. Dimulai dengan latar belakang bahwa filsafat Ilmu dan Agama memiliki keterkaitan yang saling tersambung satu sama lain dalam menunjang kemampuan manusia. Hasil penelitian ini menunjukka bahwa Filsafat ilmu dan agama memiliki hubungan yang saling terhubung satu sama lain. Hubungan yang saling terhubung ini terdapat pada tiga potensi utama manusia yaitu akal, budi serta keyakinan. Sejarah munculnya filsafat ilmu sendiri berasal dari Keldania Mesir Yunani, Suryani hingga tiba di Arab. Hadirnya filsafat di tengah bangsa Arab bersamaan dengan masuknya Islam disana. Dari jaman Jahiliyah, bangsa Arab sudah memiliki ketertarikan akan ilmu pengetahuan, lalu dengan hadirnya Islam yang mana selain disebabkan beberapa faktor yang salah satunya adalah penyebaran dakwah Islam, saat itu banyak buku-buku para filosof seperti Aritoteles yang telah diterjemahkan.. Filsafat mulai terlihat dalam membangun peradaban Islam ketika di masa Abbasiyah yaitu sekitar abad ke 9 M. Perkembangan filsafat Islam mulai berjaya dan berkembang dengan pesatnya pada tahun ke-9-12M yaitu: dalam khazanah ilmu pengetahuan dan masyarakat Muslim. Mengenai tokoh-tokoh filosof yang termasyhur pada zaman Islam ini, diantaranya yaitu sebagai berikut: Al-Kindi (801-866 M), Al-Razi (864-926 M, Al-Farabi (870-950 M), Ibnu Sina (980-1037 M), Al-Ghazali (1058-1111M).
Ontologi, Epistemologi dan Aksiologi dalam Perspektif Barat dan Islam Salminawati, Salminawati; Fathimah, Laila; Handayani, Irma; Lutfiah, Izmi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1845

Abstract

Penelitian ini membahas tentang “Ontologi, Epistemologi dan Aksiologi dalam Perspektif Barat dan Islam”. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana pengertian dari Ontologi, Epistemologi dan Aksiologi dalam perspektif Barat dan Islam, seperti apa contoh dari masing-masing pengertian tersebut. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini adalah: 1) Apa pengertian dari Ontologi, Epistemologi dan Aksiologi dalam Perspektif Barat dan Islam? 2) Apa saja sumber dari Ontologi, Epistemologi dan Aksiologi dalam Perspektif Barat dan Islam? 3) Bagaimana pandangan pokok dan ruang lingkup dari Ontologi, Epistemologi dan Aksiologi dalam Perspektif Barat dan Islam? Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan library research (penelitian pustaka). Sumber data penelitian ini meliputi buku-buku Filsafat Ilmu dan jurnal-jurnal yang berkaitan dengan filsafat.
Telaah Tiga Pilar Utama Filsafat Sains Menurut Perspektif Barat dan Islam Wibowo, Mas Teguh; Salminawati, Salminawati; Sitepu, Nur Alfina Sari; Nasution, Nurhadani
PEMA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i1.694

Abstract

Ilmu pengetahuan saat ini sering kali menghadapi dilema tantangan moral dan etika karena kemajuan teknologi yang sering tidak diiringi dengan nilai-nilai etika yang jelas. Tiga pilar utama filsafat sains, yaitu ontologi, epistemologi, dan aksiologi, berperan sebagai pedoman dalam mengembangkan ilmu pengetahuan secara bijak dan bertanggung jawab. Ontologi membahas tentang keberadaan dan hakikat sesuatu, epistemologi menjelaskan cara mendapatkan pengetahuan, dan aksiologi menilai penggunaan ilmu berdasarkan manfaat dan nilai-nilai etika. Dalam pandangan Barat, ketiga pilar ini dibangun dengan pendekatan sekuler yang mengutamakan logika dan bukti empiris. Sebaliknya, pandangan Islam mengintegrasikan wahyu sebagai sumber utama, sehingga ilmu diarahkan untuk ibadah dan kemaslahatan manusia. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dan analisis komparatif untuk mempelajari teori serta melihat perbedaan dan persamaan pendekatan Barat dan Islam dalam memahami tiga pilar filsafat sains. Pendekatan ini membantu menggali pandangan yang lebih luas dari kedua tradisi. Penelitian ini penting karena dibutuhkan ilmu yang tidak hanya benar secara ilmiah tetapi juga mengandung nilai - nilai etis dan spiritual. Dalam hal ini, Islam, dengan pendekatan yang menggabungkan wahyu dan akal, dapat melengkapi pendekatan Barat yang berbasis rasionalitas. Sinergi ini diharapkan mampu mengarahkan ilmu pengetahuan ke tujuan yang lebih bermakna. Sebagai solusi, disarankan untuk mengembangkan paradigma baru yang menggabungkan nilai-nilai spiritual Islam dengan pendekatan rasional Barat. Langkah ini bertujuan menciptakan ilmu pengetahuan yang menyeluruh dan bermanfaat. Penelitian lanjutan diperlukan untuk melihat penerapan sinergi ini, misalnya dalam teknologi, pendidikan, dan kebijakan publik, agar dapat mendukung pembangunan peradaban yang adil, seimbang, dan berkelanjutan.
Paradigma Wahdatul Ulum dan Pemahaman Integrasi Ilmu dan Agama pada Pandangan Gen Z di Era Digital Afdhalurrahman, Afdhalurrahman; Hasibuan, Asril Azhari; Khairani, Dia Ayu; Jannah, Miftahul; Salminawati, Salminawati
PEMA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i1.728

Abstract

Paradigma Wahdatul Ulum menawarkan integrasi ilmu dan agama yang menyatukan nilai spiritual dan rasionalitas dalam menghadapi tantangan zaman. Generasi Z, sebagai kelompok digital native, memiliki potensi besar untuk memahami konsep ini, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan Generasi Z terhadap integrasi ilmu dan agama dalam kerangka Wahdatul Ulum. Pendekatan kualitatif digunakan melalui wawancara mendalam dengan mahasiswa dan pelajar dari lembaga pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Generasi Z memahami pentingnya integrasi ilmu dan agama, pengaruh konten digital dan globalisasi menjadi tantangan signifikan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pendidikan yang inovatif berbasis Wahdatul Ulum untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dalam konteks keilmuan modern.
The Issue of Islamic Education Politics in Realizing Muslim Identity in Modern Islamic Boarding School Hamonangan, Domu; Salminawati, Salminawati; Usiono, Usiono; Rusdi, Muhammad
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Vol. 9 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/educative.v9i1.8573

Abstract

This research focused on the political issues of Islamic education in contemporary Islamic boarding schools, particularly in the process of forming Muslim identity. Secularism, as a paradigm underlying the modernization of education in Indonesia, influenced national education policy, including policies regarding Islamic boarding schools. One of the main problems was the poor quality of teachers in Islamic educational institutions, which was exacerbated by the dominance of secular policies in the national education system. The aim of this research was to examine how secularism as an educational paradigm impacted modern Islamic boarding schools, as well as how the quality of teachers influenced the formation of Muslim identity in the Islamic boarding school environment. The method used was a literature review or library study, where the researcher examined relevant literature on secularism in education, teacher quality, and the political dynamics of Islamic education. The research results indicated that secularism in education tended to overlook fundamental Islamic values in the curriculum of Islamic boarding schools, making it difficult for these institutions to maintain their Islamic identity. The struggle to produce a competitive Muslim generation that adhered firmly to Islamic principles was also hindered by the low quality of teachers. The implication was that teachers and Islamic boarding schools should be given more freedom to create curricula that aligned with Islamic principles and met the demands of the times. Penelitian ini berkonsentrasi pada isu-isu politik pendidikan Islam di pondok pesantren kontemporer, terutama dalam proses pembentukan identitas Muslim. Sekularisme sebagai paradigma yang mendasari modernisasi pendidikan di Indonesia memengaruhi kebijakan pendidikan nasional, termasuk kebijakan pesantren. Salah satu masalah utama adalah kualitas guru yang buruk di institusi pendidikan Islam, yang diperparah oleh dominasi kebijakan sekular dalam sistem pendidikan nasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana sekularisme sebagai paradigma pendidikan berdampak pada pesantren modern, serta bagaimana kualitas guru mempengaruhi pembentukan identitas Muslim di lingkungan pesantren. Metode yang digunakan adalah penelitian pustaka atau studi pustaka, di mana peneliti mengkaji literatur yang relevan mengenai sekularisme dalam pendidikan, kualitas guru, dan dinamika politik pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekularisme dalam pendidikan cenderung mengabaikan nilai-nilai Islam yang mendasar dalam kurikulum pesantren, yang membuat sulit bagi pesantren untuk mempertahankan identitas keislaman mereka. Perjuangan untuk menghasilkan generasi Muslim yang kompetitif dan berpegang teguh pada prinsip Islam juga dihambat oleh kualitas guru yang rendah. Implimkasinya adalah kepada guru dan pesantren harus diberi lebih banyak kebebasan untuk membuat kurikulum yang sejalan dengan prinsip Islam dan sesuai dengan tuntutan zaman.
Pengaruh Media Gambar Tunggal Terhadap Keterampilan Menulis Paragraf Deskripsi Siswa Kelas V MIN 11 Kota Medan Nova Purnama Sari Br. Sitepu; Salminawati Salminawati; Riris Nurkholidah Rambe
JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL (JUPENDIS) Vol. 1 No. 4 (2023): OKTOBER : JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jupendis.v1i4.929

Abstract

The purpose of this study was 1) to determine the significant influence of using single image media on students' writing skills in the experimental class, 2) to find out the skills of writing description paragraphs without using students' single image media, 3) to find out the significant use of single image media on students' writing skills in class V experimental class Madrasah Ibtidaiyah Negeri 11 Medan City. The research methodology uses a quantitative approach with the type of Quasy Experiment in the form of Nonequivalent Control Group Design. This research was conducted at MIN 11 Medan City, Kec. Medan Selayang. The population and sample of this study were all students of class V MIN 11 Medan City consisting of 2 classes totaling 72 students and the test instrument used was in the form of an essay. This type of data analysis was carried out by analyzing the paired sampel test. The results of this study indicate 1) the learning outcomes of students who do not use media images obtain an average pretest score of 61,13. 2) the learning outcomes of students who use media images obtain an average posttest score of 75.41. 3) this has a significant effect on media images on the skills of writing descriptive paragraphs as evidenced by the results of the paired simple t test with a value that the t-count is 3,494. After looking at the t-table, namely 2,000. This means that t-count > t-table (3,494 > 2,000) means that Ha is accepted and Ho is rejected.
Sejarah Perkembangan Filsafat dan Sains pada Zaman Reinaisance Modern Daulat, Daulat; Saragih, Elida; Ansyah, Ridho; Salminawati, Salminawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12806

Abstract

Filsafat dan Sains saling terkait. Ilmu pengetahuan diciptakan berdasarkan nalar, demikian pula ilmu pengetahuan menambah kemajuan filsafat. Filsafat terus berubah dalam seiring berjalannya waktu. Hal ini karena pemikiran manusia terus berkembang ke arah yang lebih baik. Jauh pada periode sebelum peristiwa luar biasa yang kita kenal sebagai renaisans terjadi. Munculnya Renaisance merupakan awal dari abad modern. Adapun tujuan artikel ini untuk menganalisa sejarah perkembangan filsafat dan sains pada zaman reinaisance modern. Metode yang digunakan peneliti ialah metode kepustakaan. berfikir dengan filosofis dan lahirnya pemikiran secara kritis sudah ada sejak zaman Yunani Kuno, yaitu di Milite, salah satu kota di Yunani. Ketika yang berkembang adalah filsafat Barat. Kelahiran pemikiran filsafat ini berawal dari abad ke-6 SM dengan runtuhnya mite-mite dan dongeng-dongeng atau mitologi yang selama ini dipercayai oleh bangsa Yunani yang merupakan legitimasi dari setiap keanehan yang terjadi saat itu. Ilmu pengetahuan Islam yang terkandung dalam Al-Qur'an memberi makna bahwa segala keanehan yang terjadi di alam semesta merupakan petunjuk dari Allah dan menunjukkan hakikat firman-Nya serta menunjukkan keterbatasan akal manusia untuk memahami Allah secarautuh meskipun wahyu-Nya tidak bertentangan dengan akal. Hal ini menunjukkan penjelasan bahwa Sang Pencipta tidak bisa disamakan dengan apa yang Ia ciptakan.
Dasar Pengetahuan dan Teori Kebenaran dalam Perspektif Barat dan Islam Harahap, Winda Yani; Siregar, Pipi Darsina; Hasibuan, Muhammad Zakir; Salminawati, Salminawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan dan kebenaran merupakan dua konsep fundamental yang saling berkaitan erat dalam membangun peradaban manusia. Artikel ini membahas dasar pengetahuan dan teori kebenaran dari perspektif Barat dan Islam, termasuk aspek penalaran, logika, dan sumber pengetahuan. Dalam tradisi Barat, pengetahuan sering didasarkan pada empirisme, rasionalisme, dan pragmatisme, sementara dalam Islam, pengetahuan bersumber dari wahyu (naqli) dan akal (aqli), yang berintegrasi dalam pandangan tauhidi. Konsep kebenaran dalam Islam bersifat universal dan mutlak, berlandaskan pada Al-Qur’an dan Sunnah, sedangkan dalam Barat, teori kebenaran seperti koherensi, korespondensi, dan pragmatik sering digunakan untuk menguji validitas pengetahuan. Studi ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat perbedaan metodologis dan epistemologis, kedua tradisi memiliki tujuan yang sama, yaitu mencari kebenaran yang hakiki untuk memberikan manfaat bagi kehidupan manusia.
Foundations of Modern Science: Ancient Greek Rationality and Epistemic Transformation Hidayati, Yusranida; Salminawati, Salminawati
Journal of Islamic Thought and Philosophy Vol. 4 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jitp.2025.4.1.23-38

Abstract

This study examines the transformation of philosophical and scientific thought in Ancient Greece. The academic concern driving this research is the limited understanding of how Greek society shifted from myth-based beliefs to a rational mindset that gave rise to philosophy and science. The study employs a qualitative method using a library research approach and descriptive-analytical analysis. The findings reveal that rational thought in Ancient Greece laid the foundation for modern scientific methods through the contributions of figures such as Thales, Heraclitus, Democritus, Socrates, Plato, and Aristotle. They developed rational approaches to nature, ethics, logic, and epistemology. The study also finds that this intellectual shift was influenced by the socio-political dynamics of Ancient Greece, which encouraged the pursuit of knowledge more systematically and objectively.
Co-Authors Abdi, Hasnan Abdul Hafizh Azizi Batubara Abdul Rasyid Rosandi Lubis Abdullah, Radhinal Achyar Zein Achyar Zein Achyar Zein, Achyar Addurun Nafis Harahap Ade Ilfah Ade Lestari Afdhalurrahman Afdhalurrahman, Afdhalurrahman Ahmad Ridwan Ahmad Ridwan Ahmad Rifai Ahmad Syukri Ahmad Syukri Ahmadi, Salman Aidil Ridwan Daulay Aimanun Aimanun Aina Nur Hilmy Aini, Saripah Aisyah Aminy Ajeng Sestya Ningrum Akbar, Sabila Ali Imran Sinaga Amiruddin Siahaan Amiruddin Siahaan Amroeni Drajat Amroeni Drajat Amroeni Drajat Amroeni Drajat Amroeni Drajat Amroeni Drajat, Amroeni Ananda, Fauzi Anas, Maulidah Hasnah Andika Novriadi Cibro Andina Halimsyah Rambe Andre Nova Frarera Andreani, Annisa Riftah Angga Fahmi Annisa Muharmina Ansyah, Ridho Anwar, Wan Tasya Luthfiah Apniar Apniar Asmiralda, Febrina Asrin, Ahmad Assannur, Assannur Assingkily, Muhammad Shaleh Aulia Febrianti Saragih Azwar, Boyke Azzuhro, Manisha Baiti, Nanda Nurul Batubara, Nur Khafifah Indriyani Br Purba, Alvira Asri Br Tarigan, Ira Wahyuni Budianti, Yusnaili Dabutar, Roni R. Dahlan, Zaini Dalimunthe, Aldi Wijaya Dalmi Iskandar Sultani Darajat, Amroeni Daulat, Daulat Daulay, Lily Sardiani Dede Khairani Dedek Husairi Dedek Husairi Dedi Sahputra Napitupulu Dedi Sahputra Napitupulu Desfita, Vivi Desnita Diba, Latifah Didi Maslan Diki Arwinsyah Dita Ayu R Pratiwi Doni Doni Duma Sari Siregar Ega Diana Elly Damayanti Pulungan Elmi, Nur Ernawati, Tuti Fahri Agung Nasution Farida Isroani Fathimah, Laila Fatkhur Rohman Fauziah Nur Fawziyah Tansya Febrian, M Agil Fhiqri Markhabi Fiki Robi Handoko Harahap Frarera, Andre Nova Fusvita Dewi Ginting, Shynta Sri Wahyuni Gunawan Gunawan hadi Sufyan Haidir Haidir, Haidir Hairil Anwar Hamonangan, Domu Hanifa Azmi Hanum, Azizah Harahap, Hotmasarih Harahap, Ida Marina Harahap, Nazri Adlani Harahap, Sri Wahyuni Harahap, Winda Yani Harahap, Yudhi Septian Hasibuan, Asril Azhari Hasibuan, Azimahrani Hasibuan, Fachri Husaini Hasibuan, Fahmi Nurjannah Hasibuan, Muhammad Zakir Hasnan Abdi Helfinasyam Helfinasyam Helfinasyam, Helfinasyam Hendra Alsa Fahmi Hidayana, Rika Hidayat, Azmar Hidayati, Yusranida Husairi, Dedek Ibnu Alwi Jarkasih Hrp Ida Marina Harahap Ilham Adiansyah Harahap Iqbal Maulana Ira Suryani Irma Handayani, Irma Irmi, Rana Farras Irwan S Isminar, Isminar Jamilatul Husna Jul, Irwansyah Junida Fitriani Sitorus K, Putri Halimaini kader munir Khadijah Khadijah Khairani, Dia Ayu Khairi, Ziaul Khairul Fahmi Khairunnisa Harahap Khairunnisah, Widya Khoirini, Khoirini Khoiruddin Khoiruddin Kurniawan, Pandi Lailatun Nur Kamalia Siregar Latif R, Abd. Lidra Agustina Tanjung Lingga, Salman Al Farisi Lubis, Dwi Muthia Ridha Lubis, Faizal Lubis, Indah Syafiq Lubis, Indah Syafiqah Lubis, Parentah Lubis, Sopian Lubis, Zulham Lutfiah, Izmi Luthfiah, Naurah M Nanda Azhari Manalu, Sri Rahmayani Mardianto Mardianto mariyati mariyati Mariyati Mariyati Maslan, Didi Masri, Dedi Maulida Ulfa Mayang Mustika Dewi Mesiono, Mesiono Miftahul Jannah Miftahuljannah, Viona Misra Nova Dayantri Muhammad Adyan Simanjuntak Muhammad Amin Muhammad Amin Muhammad Azhar Muhammad Azhar Muhammad Hafiz Muhammad Rapono Muhammad Rapono Muhammad Rusdi Muhammad Rusdi Murali, Murali Murtadho, Wildan Mustaqim, Ahmad Nadya Zain Ritonga Nahar, Syamsu Nailah Rizkiyah Lubis Nanda Nurul Baiti Nasril, Yeny Nasution, Mhd. Irfan Nasution, Mona Hijriah Nasution, Nurhadani Nasution, Nurul Liza Naurah Luthfiah Nelly Agustina Nelly Rahmita Neysa Vania Nasution Ningsih, Titik Nisa Yusuf, Raudhatun Nova Purnama Sari Br. Sitepu Novita Sari Nunzairina Nunzairina, Nunzairina Nur Ardilla Nur Atika Nur Ikhwan Harahap Nur Khafifah Indriyani Batubara Nur, Fauziah Nurman Hasibuan Nurmawati Nurmawati Nurmawati Nurmawati Nurmawati Nurmawati Nurul Aini Nurul Izzah Tanjung Okastina, Astri Hikmayati Parapat, Ilham Karim Parentah Lubis Pratama, Ilham Putra Pratiwi, Dita Ayu R Purba, M. Rizqi Aslami Purnama Sari Hrp, Putri Puteri, Aulia Rahmah Putra, Alwanda Rabiatul Adawiyah Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmad Hidayat Rahmat, Ilham Rahmita, Nelly Rakhmawati, Fibri Ramadhan, Muhammad Roshan Rana Farras Irmi Repi, Predi Ari Rika Hidayana Riris Nur Kholidah Rambe Riris Nurkholidah Rambe Riris Nurkholidah Rambe Riris Nurkholidah Rambe Riris Nurkholidah Rambe Risma Br Purba Rita Novita Rizka Amalia Rahmadhani S, Irwan Sabila Akbar Sakban, Wahyu Sakdah, Maya Siti Salum, Raisa Nur sapri sapri Saragih, Elida Sariakin Sariakin Saripah Aini Selamat Pasaribu Selamat Pasaribu, Selamat Shah, Akmal Sheilla Fahira Khadna Sheilla Fahira Khadna Shindy Lestari Sholihatul Hamidah Daulay Shynta Sri Wahyuni Ginting Siagian, Nisa Silaen, Irma Sulistia Sinaga, Ali Imran Sindi Pramita Sirait, Azyana Alda Siregar, Lailan Syahfitri Siregar, Nur Jamilah Siregar, Pipi Darsina Siska Diyah Syahfitri Sitepu, Nur Alfina Sari Siti Chairun Nisya Siti Halimah Siti Khairunnisa Lubis Siti Marisa Siti Nurhaliza Siti Nurhaliza Sitorus, Junida Fitriani Solihah Titin Sumanti, Solihah Titin Sopian Lubis Sri Rahmayani Manalu Sripiyani br Sitepu Piyani Suhardi Suhardi Suherlan, Ano Sukandi Sukandi Sukandi, Sukandi Sulastri Sulastri Sulis Mawar Dani Supriatin Supriatin, Supriatin Surianto Surianto Surya Bakti Syahfitri, Siska Diyah Syarbaini Syarbaini Syarifuddin Syaukani Syaukani Tara Pratiwi Tiara Arfiandini Titik Ningsih Tri Abdi Syahputra Tuti Ernawati Umar*, Asril Ummi Nadrah Nasution Usiono Usiono Usiono Usiono Usiono Usiono Usiono Usiono Usiono Usiono Usiono Usiono Usiono Vera Yunita Siregar Wibowo, Mas Teguh Widya Khairunnisah Yudhi Septian Harahap Yumita Anisa Putri yuna, adinda Yusnaili Budianti Zaini Dahlan Zaman, Rb Mhd Marhot Khoirud Ziaul Khairi Zulham Lubis Zulhedd Zulhedd Zulheddi Zulheddi Zulheddi, Zulheddi Zulkipli Nasution