Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh work-life balance dan profesionalisme terhadap kinerja pegawai dengan kualitas pelayanan publik sebagai variabel intervening di Ditlantas Polda Sumatera Barat. Penelitian dilakukan terhadap 82 responden dari total 468 personil menggunakan metode SEM dengan SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan publik dan kinerja pegawai. Profesionalisme juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan publik dan kinerja pegawai. Kualitas pelayanan publik terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Namun, pengaruh work-life balance terhadap kinerja melalui kualitas pelayanan publik tidak signifikan. Sebaliknya, profesionalisme memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja melalui kualitas pelayanan publik sebagai variabel intervening. Hal ini menunjukkan bahwa keseimbangan kehidupan kerja dan profesionalisme sama-sama penting untuk meningkatkan kinerja. Namun, profesionalisme memiliki peran mediasi yang lebih kuat melalui kualitas pelayanan publik. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan profesionalisme dan perhatian terhadap work-life balance dalam upaya memperbaiki pelayanan publik dan kinerja pegawai di Ditlantas Polda Sumatera Barat.