p-Index From 2021 - 2026
19.283
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Jurnal Cakrawala Kependidikan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora SEMIRATA 2015 Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika (JEPIN) JIPMat (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Wacana Akademika : Majalah Ilmiah Kependidikan JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Jurnal Pembelajaran Prospektif Jurnal PGSD: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan International Journal on Emerging Mathematics Education JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Etika Demokrasi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Journal on Education JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Jambura Journal of Mathematics FONDATIA Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Konseling JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Asimtot : Jurnal Kependidikan Matematika Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini jurnal ilmu keolahragaan Variabel Jurnal Paedagogy Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Educational Review and Research IJPD (International Journal Of Public Devotion) ABDIMASY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Cahaya Mandalika CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal AlphaEuclidEdu Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora JPKM (JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) UNTAN Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Berajah Journal ABDI EQUATOR International Journal of Social Service and Research Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan International Journal of Science and Society (IJSOC) Jurnal Dunia Pendidikan Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika ADIBA: Journal of Education Innovative: Journal Of Social Science Research Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IndoMath: Indonesia Mathematics Education Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Matematika Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kuningan Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Media Pendidikan Matematika Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Claim Missing Document
Check
Articles

Korelasi antara Self-Efficacy dan Berpikir Kreatif Matematis terhadap Kemampuan Spasial Peserta Didik Vallencia, Vallencia; Bistari, Bistari; Rustam, Rustam
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 16 No 1 (2026): Edumatica: Jurnal Pendidikan matematika (April 2026)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/edumatica.v16i1.44042

Abstract

Finding out how senior high school students' spatial abilities relate to their self-efficacy and mathematical creativity is the primary goal of this study. The purpose of this research was to identify the factors that affect students' spatial ability, with an emphasis on mathematical creativity and self-efficacy. The researchers in this study employed a correlational research design and quantitative approach. Maranatha Christian High School twelfth graders (n=96) were the subjects of the study, from which 37 were selected at random. A spatial ability test, a math creative thinking exam, and a self-efficacy questionnaire were the instruments used. Two methods that are often used for analyzing data are multiple correlation and Pearson product-moment correlation. First, the study found that there is a strong positive correlation between self-efficacy and spatial ability (Pearson Product-moment correlation = 0.809, > 0.325), and second, there is a strong positive correlation between mathematical creativity and spatial ability (Pearson Product-Moment correlation = 0.647, > 0.325). The multiple correlation coefficient for self-efficacy and mathematical creativity in relation to spatial ability is 0.809. This suggests a strong and favorable link. Future research may further explore variable relationships through qualitative analysis and improved, more specific instruments.
Peran Guru Dalam Pembentukan Karakter Bernalar Kritis Pada Tema Suara Demokrasi P5 Kegiatan Pemilihan Osis SMPN 13 Sungai Raya Nur Sutari; Bistari; Adhalia Zatalini; Sulistyarini; Tri Utami
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v7i1.5651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru sebagai fasilitator, motivator, dan inisiator dalam pembentukan karakter bernalar kritis pada tema suara demokrasi dalam kegiatan pemilihan OSIS di SMPN 13 Sungai Raya. Pendidikan karakter yang baik sangat penting untuk menciptakan generasi yang mampu berkontribusi positif bagi masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan aktif dalam membimbing siswa melalui berbagai tahapan pemilihan OSIS, mulai dari persiapan hingga pelantikan pengurus baru. Sebagai fasilitator, guru membantu siswa memahami proses pemilihan dan pentingnya partisipasi dalam demokrasi. Sebagai motivator, guru mendorong siswa untuk berani menyampaikan pendapat dan berpartisipasi aktif. Sebagai inisiator, guru merancang kegiatan yang mendukung pengembangan karakter bernalar kritis siswa. Namun, terdapat faktor penghambat, seperti kurangnya pemahaman siswa tentang demokrasi. Dukungan dari lingkungan sekolah dan antusiasme siswa menjadi faktor pendukung keberhasilan kegiatan ini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan karakter dan demokrasi di sekolah
Deep learning Berbasis Pesan Moral Meminimalisir Math Anxiety Mahasiswa pada Matakuliah Geometri Bistari Bistari; Rustam Rustam; Rani Rani; Dea Walhadiyah; Sari Mulyani
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2026): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v8i1.6265

Abstract

Geometry learning does not only require cognitive ability but is also influenced by students’ Math Anxiety. The integration of deep learning based on moral messages as a learning strategy that combines cognitive, affective, and character aspects is still rarely explored and has the potential to become a novelty in minimizing mathematics anxiety. This study involved 32 students of the Mathematics Education Study Program, FKIP Untan, using the Design and Development Research (DDR) method simplified into the stages of needs analysis, design, development, and limited trials. The study aimed to develop and test a deep learning model based on moral messages to minimize students’ Math Anxiety through Paired Sample T-test and SEM-PLS analysis. The results showed that deep learning based on moral messages was effective in minimizing students’ Math Anxiety through strengthening emotional regulation and creating a safe learning environment. After the treatment, students’ anxiety was no longer general in nature, but became milder, situational, and more focused on cognitive aspects, enabling students to better control their emotions and understand geometry concepts. Furthermore, this approach contributed 61.6% to changes in students’ conditions by reducing social anxiety, increasing academic courage, and fostering more positive learning engagement. These findings are important because they indicate that mathematics learning based on deep learning and moral messages can improve conceptual understanding while also enhancing students’ psychological conditions, making learning more humanistic, safe, and supportive of students’ academic confidence in mathematics.Keywords: Deep learning; Math Anxiety; Moral Messages.
Pelaksanaan Pembelajaran Efektif Oleh Guru Pada Mata Pelajaran PPKn Di SMA Kristen Abdi Wacana Pontianak Okta Putri Okta; Sulistyarini; Shilmy Purnama; Bistari; Tri Utami
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i7.4218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran efektif oleh guru pada mata Pelajaran PPKn di SMA Kristen Abdi Wacana Pontianak. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini ialah pihak sekolah, guru PPKn, Peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti mengunakan tahapan-tahapan analisis data yaitu berupa pengumpulan data, reduksi data dan penyajian data serta penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pembelajaran efektif oleh guru pada mata Pelajaran PPKn di SMA Kristen Abdi Wacana Pontianak, pembukaan dengan salam pembuka, Berdoa, Memeriksa kehadiran peserta didik, tujuan pembelajaran, Penyampaian materi pembelajaran. Peran guru PPKn dalam menciptakan suasana pembelajaran efektif pada mata Pelajaran PPKn di SMA Kristen Abdi wacana Pontianak yaitu, sebagai Fasilitator, sebagai mediator, sebagai demonstrator, sebagai evaluator. Faktor Pendukung pelaksanaan pembelajaran efektif yaitu: Kompetensi Profesional guru, Kompetensi pedagogik, Kompetensi kepribadian, motivasi, dan komitmen mengajar, Kreativitas dan Inovatif. Adapun faktor pengambatnya, proses pelaksanaan pembelajaran yaitu, Sarana dan Prasarana, Perhatian Orang Tua, dan Keadaan Keluarga.
Teori dan Praktik Deep Learning Berbasis Pesan Moral pada Guru di Kabupaten Mempawah Atmaja, Thomy Sastra; Bistari, Bistari; Sulistyarini, Sulistyarini; Purnama, Shilmy; Utami, Tri
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 17, No 2 (2026): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v17i2.25225

Abstract

Guru sebagai agen transformasi pendidikan perlu memahami konsep deep learning tidak hanya dari sisi teknologi, tetapi juga bagaimana penerapannya dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai moral dan Pancasila. Kabupaten Mempawah dipilih karena masih terdapat keterbatasan guru dalam mengaplikasikan pembelajaran bermakna yang berorientasi pada penguatan karakter. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang serta melaksanakan deep learning berbasis pesan moral. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, ceramah interaktif, diskusi, dan simulasi pembelajaran. Peserta kegiatan terdiri dari guru-guru PPKn dari jenjang pendidikan SMP dan SMA di Kabupaten Mempawah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap konsep deep learning meningkat secara signifikan. Sebelum pelatihan, guru mengenal deep learning hanya sebagai pendekatan pembelajaran berbasis teknologi, namun setelah mengikuti kegiatan, mereka mampu memahami bahwa deep learning dapat menjadi sarana internalisasi nilai moral, seperti kejujuran, tanggung jawab, keadilan, dan toleransi. Guru juga mampu merancang pembelajaran yang memadukan aspek intelektual, emosional, dan spiritual secara holistik. Kegiatan ini berdampak positif terhadap penguatan kapasitas pedagogik guru dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pembelajaran PPKn yang berorientasi pada karakter dan moral. PKM ini menjadi model pembelajaran yang relevan dengan tuntutan Kurikulum Merdeka dan perkembangan teknologi pendidikan saat ini. Secara keseluruhan, kegiatan PKM ini berhasil mencapai tujuannya, yakni memperluas wawasan dan kompetensi guru dalam menerapkan deep learning berbasis pesan moral sebagai strategi pembelajaran yang inovatif, reflektif, dan berkarakter.
Analisis Pendekatan Pembelajaran Deep Learning Dalam Mendorong Kedisiplinan Siswa pada Pelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas XA SMAN 10 Pontianak Febrian Dwi Saputra; Nuraini Astriati; Shilmy Purnama; Bistari Bistari; Syamsuri Syamsuri
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 11 No 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v11i2.13772

Abstract

This research aims to analyze the application of the deep learning approach in encouraging student discipline in Pendidikan Pancasila lessons in class XA SMAN 10 Pontianak. The main problem addressed is low student discipline which impacts learning quality and character building. The research focus includes planning, implementation, and the contribution of the deep learning approach to the formation of student discipline. This study uses a qualitative approach with a descriptive method, where data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation studies. The results indicate that lesson planning has systematically integrated the principles of mindful, meaningful, and joyful learning in the Deep Learning Lesson Plan (RPM). Lesson implementation was active, reflective, and contextual through discussions, two-way communication, and linking material with students' real-life experiences. The deep learning approach contributes positively to increasing student compliance with school rules, better learning time management, and the ability to accept sanctions reflectively. The discipline formed develops not through coercion, but as a form of self-awareness and intrinsic motivation in students. In conclusion, the deep learning approach is an effective strategy in forming student discipline character through meaningful, relevant, and joyful Pendidikan Pancasila learning.
Efektivitas Model Problem Based Learning dalam Meningkatkan Kemandirian dan Hasil Belajar pada Pembelajaran Matematika: Studi pada siswa Kelas IVB SD Negeri 16 Pontianak Timur Rizka Aspriliana; Yulis Jamiah; Dede Suratman; Agung Hartoyo; Bistari
Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/alwatzikhoebillah.v11i1.1908

Abstract

The purpose of this study describes the effectiveness of the Problem Based Learning model in increasing learning independence and learning outcomes of grade IV students in mathematics learning in elementary schools. The research method used is an experimental method with quasi-experimental design, the form of one group pretest – posttest design. Data collection tools in the form of observation sheets for the implementation of the Problem Based Learning model, learning independence questionnaires and student learning outcomes test sheets in the form of essays totaling 10 questions. Based on the results of the study, the average implementation of the learning model in the very good category was 90% at the first meeting and 95% at the second meeting. The Problem Based Learning model is effective in increasing learning independence and student learning outcomes as evidenced by the results of hypothesis tests obtained by the variables of learning independence and learning outcomes based on GIS (2-tailed) is 0.000 < 0.05. The variables of learning independence and learning outcomes obtained a significance value of 0.000 which is smaller than the significance of 0.005. Based on statistical calculations, the average learning outcomes of students before treatment was 62.39 and the average learning outcomes of students after treatment were 77.75. This means that the use of the Problem Based Learning model is effective in increasing learning independence, and the learning outcomes of grade IV students in mathematics learning in elementary schools.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau Dari Miskonsepsi Bis-VOLKS Pada Materi Bangun Ruang Kelas V SD Negeri 11 Pontianak Timur Shafa Rahmadita; Bistari Bistari; Asmayani Salimi
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 9, No 3 (2024): VOLUME 9 NUMBER 3 SEPTEMBER 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v9i3.5901

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian campuran (mixed methods) dengan model sequential explanatory. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan memahami masalah, kemampuan membuat rencana penyelesaian, kemampuan melaksanakan rencana penyelesaian, dan kemampuan memeriksa kembali pada peserta didik kelas V sekolah dasar yang ditinjau dari miskonsepsi Bis-VOLKS pada materi bangun ruang. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 11 Pontianak Timur dengan jumlah populasi sebanyak 23 peserta didik dan sampel sebanyak 6 peserta didik yang dipilih berdasarkan kriteria yaitu 2 peserta didik yang memperoleh skor terendah pada setiap tahap pemecahan masalah Polya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengukuran dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif. Data yang diperoleh menyimpulkan bahwa persentase kemampuan peserta didik pada tahap memahami masalah sebesar 49,66% dan ditemukan 2 peserta didik mengalami miskonsepsi yang dominan yaitu miskonsepsi visual, operasional, dan korelasional. Persentase kemampuan peserta didik pada tahap membuat rencana penyelesaian sebesar 15,54% dan ditemukan 2 peserta didik mengalami miskonsepsi yang dominan yaitu miskonsepsi operasional dan korelasional. Persentase kemampuan peserta didik pada tahap melaksanakan rencana penyelesaian sebesar 22,01% dan ditemukan 2 peserta didik mengalami miskonsepsi yang dominan yaitu miskonsepsi visual dan literasional. Persentase kemampuan peserta didik pada tahap memeriksa kembali sebesar 12,79% dan ditemukan 2 peserta didik mengalami miskonsepsi yang dominan yaitu miskonsepsi visual, operasional, literasional, korelasional, dan spasial.
The "VLOKS" Geometrical Thinking Model of Students in Relation to Meaningful Learning Processes and Teacher Pedagogy Bistari Bistari; Rustam Rustam; Tomo Tomo; Marlinda Marlinda
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 11, No 1 (2026): Volume 11 Number 1, March 2026
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpmi.v11i1.7876

Abstract

Understanding geometry is an essential aspect of mathematics learning as it plays a central role in developing students’ spatial, visual, and logical reasoning abilities. However, previous studies indicate that students often encounter difficulties in comprehending geometric concepts deeply due to learning approaches that remain largely procedural and insufficiently emphasize visualization or conceptual connections. This study aims to explore students’ geometric thinking profiles through the VLOKS model (Visual, Literational, Operational, Correlational, Spatial), examine their perceptions of meaningful learning, and analyze the relationship between geometric thinking abilities and teachers’ pedagogical competence. A mixed-methods approach was employed using a sequential explanatory design, beginning with quantitative data collection through a VLOKS-based geometric thinking test and a meaningful learning questionnaire, followed by qualitative data through classroom observations of teachers’ pedagogy and in-depth interviews. The research subjects consisted of 33 tenth-grade students at SMAN 7 Pontianak and 31 students at SMAN 2 Teluk Keramat, along with mathematics teachers applying meaningful learning approaches. The findings reveal that students at SMAN 7 Pontianak achieved a moderate average score (70.4%), with their strongest performance in the literational dimension (79%), while their weaknesses were found in the operational (67%) and correlational dimensions, partly due to technical aspects of the test items. In contrast, students at SMAN 2 Teluk Keramat attained a relatively low average score (31.6%) across all VLOKS dimensions without significant dominance in any particular aspect. Qualitative data further indicate that teachers in both schools attempted to implement meaningful learning through contextual approaches, problem-based learning, and remedial strategies, though the implementation proved more effective at SMAN 7 than at SMAN 2. This study concludes that integrating the VLOKS model, meaningful learning processes, and teachers’ pedagogical competence significantly strengthens students’ understanding of geometry, highlighting the need for contextual, reflective, and adaptive instructional designs aligned with students’ thinking processes within the framework of the Merdeka Curriculum.Model Berpikir Geometris “VLOKS” Siswa Dikaitkan Dengan Proses Pembelajaran Bermakna Dan Pedagogis GuruABSTRAKPemahaman terhadap geometri merupakan aspek penting dalam pembelajaran matematika karena berperan dalam mengembangkan kemampuan spasial, visual, serta berpikir logis siswa, namun berbagai penelitian menunjukkan bahwa siswa kerap mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep geometri secara mendalam akibat pendekatan pembelajaran yang masih dominan bersifat prosedural dan kurang menekankan visualisasi maupun koneksi antar konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi profil berpikir geometris siswa melalui model VLOKS (Visual, Literasional, Operasional, Korelasional, Spasial), mengkaji persepsi siswa terhadap pembelajaran bermakna, serta menganalisis hubungan antara kemampuan berpikir geometris dengan kompetensi pedagogis guru. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods dengan desain eksplanatoris sekuensial, dimulai dari pengumpulan data kuantitatif melalui tes kemampuan berpikir geometris berbasis VLOKS dan kuesioner pembelajaran bermakna, kemudian dilanjutkan dengan data kualitatif berupa observasi pedagogis guru dan wawancara mendalam. Subjek penelitian adalah siswa kelas X di SMAN 7 Pontianak (33 siswa) dan SMAN 2 Teluk Keramat (31 siswa), serta guru matematika yang menerapkan pendekatan pembelajaran bermakna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa SMAN 7 Pontianak memiliki capaian rata-rata cukup baik (70,4%), dengan kekuatan utama pada dimensi literasional (79%), sementara kelemahan terdapat pada dimensi operasional (67%) dan korelasional akibat faktor teknis soal. Sebaliknya, siswa SMAN 2 Teluk Keramat memperoleh rata-rata skor rendah (31,6%) pada seluruh dimensi VLOKS tanpa ada dominasi yang signifikan. Data kualitatif mengungkap bahwa guru di kedua sekolah telah berupaya menerapkan pembelajaran bermakna melalui pendekatan kontekstual, problem-based learning, serta strategi remedial, namun implementasinya lebih efektif di SMAN 7 dibandingkan di SMAN 2 Teluk Keramat. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi antara VLOKS, pembelajaran bermakna, dan kompetensi pedagogis guru berkontribusi penting terhadap penguatan pemahaman geometri siswa, serta menekankan perlunya pengembangan desain pembelajaran yang kontekstual, reflektif, dan adaptif terhadap cara berpikir siswa dalam kerangka Kurikulum Merdeka.Kata Kunci :Model Berpikir Geometris “VLOKS”; Proses Pembelajaran Bermakna; Pedagogis Guru
Deep Learning Workshop Based On Moral Messages In Mathematics Learning: Design, Implementation And Assessment For Junior High School Teachers In Sanggau District Edy Yusmin; Revi Lestari Pasaribu; Ade Mirza; Dona Fitriawan; Nadya Febriani Meldi; Metia Novianti; Agus Winarji; Bistari; Dede Suratman
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mathematics education plays a crucial role in shaping critical thinking skills and the character of 21st-century students. However, mathematics learning at the junior high school level, particularly in Sanggau Regency, still faces challenges in implementing methods that promote in-depth understanding and application. One relevant approach to address this issue is moral-based Deep Learning, which emphasizes not only cognitive aspects but also affective aspects and character values. This Community Service (PKM) activity was conducted by lecturers from the Mathematics Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Tanjungpura University, with the aim of improving the competence of junior high school teachers in designing, implementing, and evaluating Deep Learning-based mathematics learning. The activity methods included workshops, mentoring, and practical training in developing learning tools that integrate moral values. The results of the activity showed an increase in teachers' understanding of the Deep Learning concept and their ability to develop meaningful, contextual, and character-based learning designs. This activity is expected to contribute to improving the quality of mathematics learning in Sanggau Regency and encourage the emergence of a generation of students who are intellectually intelligent and strong in morality.
Co-Authors . Arief, . . Viniarsih ., Sugiyatno Abdurrasyiid, Imam Zaky Achmad Yani Achmadi Achmadi Achmadi Achmadi Ade Elbani Ade Mirza Adilla, Rizki Adinda Cintya Wulandari Afrizal - Agnes Ervinda Noventika Agung Hartoyo Agus Winarji Agustina Listiawati ahmad yani Ahmad Yani T Ainiya Tamira Aisha, Hulul Aisyah Aisyah Aktris Nuryanti, Aktris Aldian Tomia Alfiah Pratiwi Alhadiansyah Ambarwati, Tria Aminarti, Dwi Amrazi Zakso Andi Ihwan Andika Putri Sabrina Andre Andre Andre Rahmadin Andriani, Riska Putri Angelina Angelina Angelina Elisabet Anisa Novita Sari Aprilia, Angela Florisa Ari Ariansyah Ariyani, Dian Frista Armawita, Natasa Armiyansyah Armiyansyah Arumiseh, Neni Eka Aryanti, Jopani Ratna Asanti, Fitri Nur Asep Nursangaji Ashari Ashari Asmawarni, Asmawarni Asmayani Salimi Asni Hidayatullah Asriah Nurdini M. Asriati , Nuraini Astuti, Ririn Novia Aswandi - Aunnurahman Ayuningrumi, Uthamy Badriyatul Muniroh, Badriyatul Bela Febriyanti Bela, Acytri BENI SETIAWAN Budiman Tampubolon Claudia Titin Tutu Sari Constanius Putra Bepa Damayanti, Alvani Daniarti, Daniarti Dasela, Tarina Dayang Kartika Sari Dea Muziani Dea Muziani Dea Walhadiyah Dede Novianti Dede Suratman Delisbeth Delisbeth Desi Ariani desi haryanti Desi Rohani Devi Devi, Devi Dewantara, Jagad Aditya Dewi Dewi, Yeti Kurnia Dian Ahmad Dian Ahmad BS Dian Ahmad BS Dian Kurnianto Dilla Tri Aprilia Dinda Dinda Dwi Larasati Dona Fitriawan Dwi Zulfita Dyoty Auliya Vilda Ghasya Edy Suasono Edy Tandililing Edy Yusmin Eka Safitri Eka Safitri Elly Suharlina Emilia Winda Sinom Emran Udi Raharjo Endang Maya pratiwi Endang Uliyanti Eriza Christiana Ernawati Ernawati Erni Djun Astuti Erwin Eva Dolorosa Evi Kustiani F04208013, lusiana Fahrurrazi, . Fandi, Fandi Zahri Febrian Dwi Saputra Febrianti Siska Ferry Hadary Fitri Imansyah Florentinie Crisik Ating Fransiska Fransiska Fredi Ganda Putra Geogorius Addwarma Sejlistu, Geogorius Addwarma Gita Vania, Maria Celza Hafizd Sholehudin Hairunisa Hairunisa, Hairunisa Halini - Halini . Halini Halini Hamdan Hamdan Hamdani - Hamdani . Hamdani Hamdani Hamdani Hamdani Hamdani Hamdani Hamdani, H Harun Harun Hasian Nauli Hastari, Nana Herawati, Henny Heriyanto Heriyanto Heriyanto Hermaulina, Tri Herry Sujaini Hery Kresnadi Hery Kresnadi Hery Kresnadi Hery Kresnadi Hery Kresnady Holyness Nurdin Singadimedja Homsih Homsih Husna Husna Imam Ghozali Imran Imran Indah Nur Rahmah Indah Yuliastuti, Indah Irfan Najib Irma Helenia Irwandi Irwandi Iryani, Desy Isma Nuriza Ismawartati - Istari, Putri Ita Sartika Jamilah Jamilah Junarti Juni Firman Karisma K, Tri Nataline Kamiyo, Angela Janita Kania Indira Putri Kardiyono Kardiyono Kartika S, Libri Kartono , Kartono Kartono Kartono Kartono Khairah, Ummy Khairunnisa, Nuriah Kurita Ayunina Kurniasari Kurniasari Kurniati, Paskaria Erni Laksamana, Rio Laksono Trisnantoro Laurensia Panwina Lavenda, Sonia Lely Shinta herawati Lestari, Revi Lidwina Beatrix Rinda Lisliana, . Lisma Nurazizi Luhur Wicaksono Lukman Nurhakim LUKMAN NURHAKIM, LUKMAN M. Rifat Maharani Gunawan, Desty Anisa Margawati, Maria Marlena Marlena Marlena Marlena Marlinda Marlinda Martin Suhendra Martina, Dina Maryani, Utami Sulis Mashudi Mashudi , Mashudi , Mashudi Mashudi Mashudi Maulana, Iman Meilini, . Meiran Panggabean Meldi, Nadya Febriani Melisa Melisa Memet Agustiar Metia Novianti Miftahul Hasanah, Miftahul Mikraj, Hamdani Miya Dwi Rochana Mochammad Meddy Danial mohamad rifat Mohamad Rif’at Mohamad Toha Monisa, Selvi Muanuddin - Muhamat Hidayatul Ridho Muhammad Afif Muhammad Ikhsan Muhammad Iqbal Muhammad Jailani Muhammad Rif’at Muhammad Toha Anshori Muhammad Yusuf Muhsin Muhsin Mumtazah, Nadia Wardah Munaldus . Muskania, Ricka Tesi Mustika Hadi Permatasari Mutmainah, Heti Qodar Nabila Muthia Ayu Nabila Qudratunnada Nabila Rusvayana Nadia Wardah Mumtazah Natalia Itut Nida Farida Niko Juliansyah Nina Ayuni Ningsih, Kurnia ningtyas, claudia dwi Nisa, Annisa Tri Wulandari nunung nunung Nur Awaluddin, Muhammad Risky Nur Sutari Nuraini Asriati Nuraini Astriati Nurfadilah Nurfadilah Nurfadilah Siregar Nurfatin, Nafisa Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah, Amelia Nurmainah - Nurul Innayah Okianna Okianna Okianna Okta Putri Okta Oktapiani, Metha Olenggius Jiran Dores, Olenggius Jiran Pasaribu, Revi Lestari Paternus Surya Dino Pranata, Rio Prasodjo, Bayu Priska Amanda Priyo Saptomo Purnama , Shilmy Purnama, Shilmy Purwaningsih - Putri Sholehah Hasanah Putri Sholehah Hasanah Putri, Tessa Felyani Rachmawati Rahayu, Parniati Puji Rahmania, Siti Rahmi, Dayang Nur Rahmidiyani - Rani Rani Rasip, Rasip Ratna Herawatiningsih Renfita Renfita Renni Dwi Wahyuni Resti Widi Yanny Resty Rahayu Widiastuti Revi Pasaribu Ria Firsta Mutiara Ria Nursanti Riduansyah - Ridwan Ridwan Rinda Kusmayanti Rio Pranata Ririn Ririn Riska Hiro Santi Rizka Aspriliana Rizka Aspriliana Rohmah Pila Khoriyani Rointan Simare Mare Romahlina Marbun, Eka Maria Rommy Patra Rosmiati Rosmiati Rusdiono, Rusdiono Rusdiyono Rusihan, Rusihan Rustam Rustam Rustam Rustam Rustam Rustam Rustam Rustam Rustam Rustiyarso Rustiyarso Rustiyarso, Rustiyarso Ruzniar, Riza Salsabila, Kintan Salsals, Haura Nur Santi Widyawati Sapinah Sapinah Saputra, Ali Saputra, Wahyu Dwi Sari Mulyani Sari Rusmita Sausan, Nida Selvi Monisa Septi Fikriani Septiadi, Irwan Seri Rahayu Latmawati Setia Budi Shafa Rahmadita Shaleha, Raudhatun Shilmy Purnama Sholva, Yus Silvia Sayu Silvia Sayu silvia sayu - Silvia Uslianti Silviana Simanjuntak, Sepriani Relia Simin Simin Sinthia, Desti Siti Fatimah Siti Hadijah Siti Halidjah Siti Halidjah Siti Halidjah Siti Halidjah Siti Zulaiha Sofia, Tika Sayyidah Sri Maryuni, Sri Sri Rahmadhanningsih Sri Wahyuni Stepanus Sahala Sitompul Sudiansyah Sugiatno . Sugiatno Sugiatno Sugiyono Sugiyono Sugiyono Sugiyono Sulistyarini , Sulistyarini Sulistyarini, Sulistyarini Supadmi, Supadmi suparjan suparjan Suparjan Suparjan Suparjan Suparjan Surachman - susanto F04108009 Susilawati Susilawati Sy. Hasyim Azizurrahman Syahruda Syahruda Syaifurrahman Syaifurrahman SYAMSURI Syamsuri Syamsuri Syamsuri Syamswisna , Syarifah Wardatul Fitri, Syarifah Wardatul Syf. Rizekia Zulaikha Assegaf Tahmid Sabri Tahmid Sabri Tahmid Sabri Tarina Dashela Thomy Sastra Atmaja Thomy Sastra Atmaja Tiara Titin Nurul Huda Tomo Tomo Tri Utami Tri Utami Tri Utami Tri Utami Urmila Umardianti Uti Asikin Valeria Fransiska Vallencia, Vallencia Veven, Veven Vivi Bachtiar Viviana, Viviana Walidi . Waluyo, Sugeng Puji Wendy Weni Widayanti Wenni Herviani Wicaksono, Raden Fajar Septiary Widayanti, Weni Winarji, Agus Windhu Putra Wira Lusiana Witarsa - Wulan Suci Wulandari Wulandari Y. Touvan Juni Samodra yarso, Noviani Yavira Zahwa Primadia Yohanes Gatot Sutapa Yulia Harni Yanti Yuliana, Adisti Yuliana, Gatot Yuline - Yulis Jamiah Yulis Jamiah Yundari, Yundari Yuni Apriani Zainal Zainal Zhopri Deswandi Zubaidah R Zubaidah R Zubaidah R Zubaidah R Zubaidah R, Zubaidah Zubaidah Zubaidah Zubaidah Zubaidah Zulfa, Aini Zulkarnain, Rezkie Zuri Astari