p-Index From 2021 - 2026
25.794
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter Cakrawala Pendidikan JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN Jurnal IPTA Paradigma : Journal of Science, Religion and Culture Studies Jurnal Pendidikan Seni Rupa Grenek: Jurnal Seni Musik El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam JOGED Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Irfani Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Dakwah Tabligh Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Potensia PIONIR: Jurnal Pendidikan KOMUNITAS JURNAL PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM Jurnal Pendidikan Islam ANIDA : Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture) Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial DERIVATIF Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Edukasia Islamika Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Penelitian Hukum De Jure JURNAL LENTERA : Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam International Journal Pedagogy of Social Studies JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Jurnal Ekonomi Islam Studia Religia: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Transformatif Indonesian Journal of Primary Education Purwadita : Jurnal Agama dan Budaya Nun : Jurnal Studi Alquran dan Tafsir di Nusantara Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI PARAMUROBI Jurnal Basicedu Journal on Education MUHARRIK: JURNAL DAKWAH DAN SOSIAL Abdi Seni Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education) Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda) EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Dialogia: Jurnal Studi Islam dan Sosial Harmoni Jurnal Ilmu Dakwah Saliha : Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Madinah: Jurnal Studi Islam Tunas Siliwangi : Jurnal Program Studi Pendidikan Guru PAUD STKIP Siliwangi Bandung ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Mawaizh : Jurnal Dakwah dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan LISAN AL-HAL: Jurnal Pengembangan Pemikiran dan Kebudayaan Studi Budaya Nusantara Maha Widya Bhuwana: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam Journal Civics and Social Studies AL-ADABIYA: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan AL-FIKR: Jurnal Pendidikan Islam Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat At-Tarbawi : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Al-Fath Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Jurnal Kajian Ilmiah Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Jendela Inovasi Daerah Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Atta'dib Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya TASAMUH: Jurnal Studi Islam Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan Edupedia: Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam Taklim : Jurnal Pendidikan Agama Islam Mukaddimah: Jurnal Studi Islam Religio Education (RE) TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Tsaqila Jurnal Pendidikan dan Teknologi International Journal of Humanities Education and Social Sciences Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Wanita dan Keluarga Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Didaktika Religia Jurnal Studi Pesantren Mazahib: Jurnal Pemikiran Hukum Islam Islam Realitas: Journal of Islamic and Social Studies Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Jurnal Basicedu KOMUNIDA: Media Komunikasi dan Dakwah ANWARUL: Jurnal Pendidikan dan Dakwah Journal of Innovation and Research in Primary Education Millah: Journal of Religious Studies Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Jurnal Pendidikan Islam Staatsrecht: Jurnal Hukum Kenegaraan dan Politik Islam Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Ad-DA’WAH: Dakwah dan Komunikasi Islam Journal of Islamic Education Studies Action Research Journal Indonesia (ARJI) Jurnal Ekonomi Islam Socio Politica : Jurnal Ilmiah Jurusan Sosiologi HIKMAH: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam Musala : Jurnal Pesantren dan Kebudayaan Islam Nusantara Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, Dan Sosial Humaniora Ihsanika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Quality : Journal of Education, Arabic and Islamic Studies Indonesian Journal of Economics and Social Sciences Jurnal Pendidikan Islam Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Intellektika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Jurnal Pendidikan Ekonomi Indonesia Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman Iklila: Jurnal Studi Islam dan Sosial Indonesian Journal of Islamic Religious Education (INJIRE) NALAR FIQH: Jurnal Hukum Islam Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam Linuhung: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Indonesian Journal of Primary Education Jurnal Cendekia Ilmiah PESHUM Jurnal Pendidikan Progresif AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Jotika Research in Business Law Hidayah : Cendekia Pendidikan Islam dan Hukum Syariah Educational Research Indonesia Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Al-Irfan: Journal Of Arabic Literature and Islamic Studies At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam ALFIHRIS: Jurnal Inspirasi Pendidikan SAMAWA: Jurnal Hukum Keluarga Islam Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)
Claim Missing Document
Check
Articles

RELEVANSI PEMIKIRAN AL-GHAZALI TERHADAP TANTANGAN SEKULARISME DALAM PENDIDIKAN ISLAM MODERN Tahira, Kayla Nurul; Putri, Dinda Nauli; Shodri, Wridan Fauzi Rahman; Qolbiyah, Aini; Parhan, Muhamad
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 9 No. 2 (2025): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article discusses the relevance of Al-Ghazali’s thought in addressing the challenges of secularism in modern Islamic education. The main problem explored is how secularism, which separates religious values from the educational system, can weaken the character and spirituality of Muslim students. This study employs a qualitative approach through literature review of Al-Ghazali’s works and related Islamic educational literature. The findings indicate that Al-Ghazali emphasizes the integration of knowledge and spiritual values, so that education is not only oriented toward intellectual achievement but also moral and ethical development. The proposed solution is the implementation of Al-Ghazali’s holistic educational concept, which balances aqli (rational) and naqli (revealed) sciences. The main finding of this article confirms that Al-Ghazali’s thought is highly relevant for overcoming the dichotomy between religious and secular sciences caused by secularism, and for strengthening Islamic identity in the era of globalization. The conclusion of this study highlights the importance of revitalizing the role of teachers and developing an integrative curriculum based on Islamic values to build a high-quality and competitive Islamic education. Abstrak Artikel ini membahas relevansi pemikiran Al-Ghazali dalam menghadapi tantangan sekularisme pada pendidikan Islam modern. Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana sekularisme, yang memisahkan nilai agama dari sistem pendidikan, dapat melemahkan pembentukan karakter dan spiritualitas peserta didik Muslim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka terhadap karya-karya Al-Ghazali dan literatur terkait pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Ghazali menekankan pentingnya integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai spiritual, sehingga pendidikan tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan moral dan akhlak. Solusi yang diusulkan adalah penerapan konsep pendidikan menurut Al-Ghazali, yang menggabungkan ilmu aqli dan naqli secara seimbang. Temuan utama artikel ini menegaskan bahwa pemikiran Al-Ghazali sangat relevan untuk mengatasi dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum akibat sekularisme, serta memperkuat identitas keislaman di era globalisasi. Simpulan dari kajian ini adalah perlunya revitalisasi peran guru dan pengembangan kurikulum integratif berbasis nilai-nilai Islam untuk membangun pendidikan Islam yang berkualitas dan berdaya saing.
MENELUSURI JEJAK PEMIKIRAN AL-GHAZALI: DARI KRITIK FILSAFAT HINGGA SINTESIS ILMU DAN SPIRITUALITAS Haq, Muhammad Zaky Dhiyaul; Brenda; Azahra, Najwa; Parhan, Muhamad
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 9 No. 2 (2025): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji pemikiran Imam Al-Ghazali (1058-1111 M), salah satu tokoh intelektual terkemuka dalam sejarah Islam yang dikenal dengan gelar Hujjat al-Islam. Melalui pendekatan historis dan analisis kritis terhadap karya-karyanya, penelitian ini menggali kontribusi signifikan Al-Ghazali dalam bidang filsafat, teologi, dan tasawuf, serta sintesis komprehensif yang ia bangun di antara berbagai dimensi keilmuan Islam. Kajian ini membahas latar belakang sosio-politik masa Al-Ghazali, perjalanan intelektual dan spiritualnya, serta karya-karya monumentalnya seperti Tahafut al-Falasifah dan Ihya' Ulum al-Din. Fokus utama penelitian adalah epistemologi Al-Ghazali, kritiknya terhadap rasionalisme filosofis, konsepsi tentang hubungan akal dan wahyu, serta kontribusinya dalam melegitimasi tasawuf ke dalam ortodoksi Islam. Lebih jauh, artikel ini menganalisis relevansi pemikiran Al-Ghazali dalam konteks modern, terutama dalam menjawab tantangan globalisasi, sekularisasi, dan krisis moralitas. Temuan menunjukkan bahwa pemikiran Al-Ghazali menawarkan kerangka integratif yang menyeimbangkan rasionalitas dan spiritualitas, serta memiliki potensi kontributif dalam pengembangan pendidikan Islam kontemporer dan dialog antara tradisi dan modernitas. Penelitian ini memperkaya diskursus akademik dengan menyajikan perspektif komprehensif tentang warisan intelektual Al-Ghazali dan signifikansinya bagi pemikiran Islam saat ini. Abstract This article examines the thought of Imam Al-Ghazali (1058–1111 CE), one of the most prominent intellectual figures in Islamic history, renowned by the title Hujjat al-Islam. Through a historical approach and critical analysis of his works, this study explores Al-Ghazali’s significant contributions to philosophy, theology, and Sufism, as well as the comprehensive synthesis he constructed among various dimensions of Islamic knowledge. The research discusses the socio-political background of Al-Ghazali's era, his intellectual and spiritual journey, and his monumental works such as Tahafut al-Falasifah and Ihya' Ulum al-Din. The main focus of this study is Al-Ghazali's epistemology, his critique of philosophical rationalism, his conception of the relationship between reason and revelation, and his contribution to legitimizing Sufism within Islamic orthodoxy. Furthermore, this article analyzes the relevance of Al-Ghazali’s thought in the modern context, particularly in addressing the challenges of globalization, secularization, and moral crisis. The findings suggest that Al-Ghazali’s thought offers an integrative framework that balances rationality and spirituality, and holds significant potential for contributing to the development of contemporary Islamic education and the dialogue between tradition and modernity. This study enriches academic discourse by presenting a comprehensive perspective on Al-Ghazali's intellectual legacy and its significance for contemporary Islamic thought.
Reinforcing School Culture through Religious-Based Habituation Hidayah, Ilmi Nur; Kurniawaty, Imas; Parhan, Muhamad
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Directorate of Research and Community Service, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpka.v16i2.88704

Abstract

This study aims to examine more deeply the existence and procedural stages of religious habituation in strengthening the school culture at SDN 116 Cicaheum, as well as to determine the influence of religious habituation on reinforcing school culture to enhance students' religious character. The background of this research is based on the importance of forming students’ religious character through consistent and internalized religious practices within school life. This study employed a mixed-method approach with a sequential exploratory design. Qualitative data were collected through observation and in-depth interviews with classroom teachers, Islamic education teachers, the principal, and students. Meanwhile, quantitative data were obtained by distributing questionnaires to 30 students and analyzed using simple linear regression with the help of SPSS software. The results showed that religious habituation was implemented through various daily and weekly activities, such as communal prayers, recitation of short Qur’anic verses, Dhuha prayer, and religious mini projects. Quantitative findings revealed that religious habituation significantly influenced the strengthening of religious school culture, with a significance value of less than 0.001 and a regression coefficient of 1.645. In conclusion, religious habituation plays an essential role in shaping a religious school environment and promoting the sustainable and systematic development of students’ religious character
IMPLEMENTATION OF PEDAGOGIC COMPETENCE THROUGH HUMANIST LEARNING PERSPECTIVE OF KI HADJAR DEWANTARA Gilang Arya Alghifari; Fahmi Ibrahim; Muhamad Parhan
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 12 No. 3 (2023): June
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v12i3.9685

Abstract

Education aims to construct students to become independent human beings physically and spiritually. To make this happen, educators must have pedagogic competence, which is necessary to support them as professional educators. The pedagogic concept is inseparable from a well-known figure in the world of education, namely Ki Hadjar Dewantara, who gave birth to the concepts of Momong, Among, and Ngemong, based on the concept of humanist education that shows the cultural characteristics of the Indonesian nation. The research method used is qualitative with a Case Study approach, which aims to find out the humanist concept of increasing teacher understanding. The research results indicate that to understand and protect the needs of students, it is necessary to understand pedagogical competency standards to become professional educators, and educators need to be involved in self-development, and collaboration in achieving humanist learning that includes students’ understanding, class management skills, and the ability to provide constructive feedback by determining one of which that refers to the educational concept of Ki Hadjar Dewantara.
The Transformation of Islamic Politics in the Prabowo Subianto Era: The Coalition of Islamic Party Organizations and Its Implications for Indonesian Democracy Alghifari Hafizh Matin; Clarisa Agustina; Najla Qanita Khairunnisa; Muhamad Parhan
JURNAL TAPIS Vol 21 No 2 (2025): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v22i2.28840

Abstract

This study analyzes the role of Islamic parties in the Indonesia Onward Coalition after the 2024 elections and its impact on the quality of democracy in Indonesia. This research is a descriptive qualitative analytical-interpretive study, using primary data in the form of official documents from the four main Islamic parties: PKB, PAN, PPP, and PKS, regulations, and jurisprudence, as well as secondary data in the form of scientific articles, previous research, and media reports, with data analysis using content analysis. The results show that most Islamic parties chose a political strategy by joining the government coalition to gain policy influence, rather than to fight for ideology. PKS is the only Islamic party that consistently remains in the opposition and functions as a counterweight to democracy. The involvement of Islamic parties in the Indonesia Coalition strengthens political stability, but also implements democratic oversight mechanisms due to the reduced role of the opposition.
The Implementation of Cooperative Learning Method: Revitalizing the Learning Process of Islamic Religious Eduation Wahyuni Eka Sandy; Agus Fakhruddin; Muhamad Parhan
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Vol. 9 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/educative.v9i2.8677

Abstract

Good classroom management is the key to creating active learning in Islamic Religious Education (IRE) learning. Cooperative learning is an alternative method for teachers to revitalize IRE learning to be more enjoyable and increase student activity. The purpose of this study was to evaluate the impact of the cooperative learning method in increasing student activity in IRE learning in schools, especially at SMP Putra Pakuan Bogor. The research method used in this study was a descriptive qualitative approach with observation and interviews with teachers and students as data collection techniques. Data were analyzed using thematic analysis to identify core themes related to student activity in IRE learning. The results showed that the application of the cooperative learning method succeeded in increasing student activity in IRE learning in schools. By creating a fun learning environment, students become active participants in learning so that it has an impact on students in understanding the material more easily. From this study, the author recommends that teachers consistently apply the cooperative learning method in IRE learning to continue to increase student activity and understanding of the material being taught. Pengelolaan kelas yang baik menjadi kunci untuk menciptakan pembelajaran yang aktif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Cooperative learning menjadi alternatif metode bagi guru untuk merevitalisasi pembelajaran PAI menjadi lebih menyenangkan dan meningkatkan keaktifan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak metode pembelajaran cooperative learning dalam meningkatkan keaktifan siswa dalam Pembelajaran PAI di sekolah, khususnya di SMP Putra Pakuan Bogor. Metode penelitan yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi dan wawancara terhadap guru dan siswa sebagai teknik pengumpulan data. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi tema inti yang terkait dengan keaktifan siswa dalam pembelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode cooperative learning berhasil meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran PAI di sekolah. Dengan menciptakan lingkungan pembelajaran yang menyenangkan membuat siswa menjadi aktif berpartisipasi dalam pembelajaran sehingga hal tersebut berdampak pada siswa dalam memahami materi menjadi lebih mudah. Dari penelitian ini penulis merekomendasikan agar guru secara konsisten menerapkan metode cooperative learning dalam pembelajaran PAI untuk terus meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan.
Transformasi Pembelajaran Berbasis Model Ulul Ilmi: Integrasi Nilai-Nilai Islam dan Keterampilan Abad ke-21 dalam Pengembangan Kurikulum Perguruan Tinggi Menuju Indonesia Emas 2045 Muhamad Parhan; Nurti Budiyanti; Kokom Siti Komariah
International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS) Vol 5 No 3 (2025): IJHESS DECEMBER 2025
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhess.v5i3.2124

Abstract

The transformation of learning in higher education is an urgent need to face global challenges and realize the vision of Golden Indonesia 2045. This article aims to examine and formulate the development of a higher education curriculum based on the Ulul Ilmi Model that integrates Islamic values ​​with 21st-century skills. The Ulul Ilmi Model is understood as a learning paradigm that emphasizes the unity between spiritual depth, intellectual breadth, and analytical acumen in the educational process. The research method used is a systematic literature study with a qualitative-analytical approach to relevant primary and secondary sources, including studies of the Qur'an, Islamic educational thought, national education policies, and literature on 21st-century skills. The results of the study indicate that the integration of Islamic values ​​such as monotheism, morality, scientific ethos, and social responsibility with 21st-century skills including critical thinking, creativity, collaboration, communication, and digital literacy can shape the profile of graduates who are intellectually superior, have character, and are adaptive to changing times. The implementation of the Ulul Ilmi Model in curriculum development encourages holistic, contextual learning, and is oriented towards strengthening character and global competence. This article is expected to provide a conceptual contribution to the development of a higher education curriculum that is based on Islamic values ​​and is responsive to the demands of the nation's future towards Golden Indonesia 2045
RELIGIOUS-BASED HABITUATION AND THE CULTIVATION OF INTERRELIGIOUS HARMONY IN SCHOOL CULTURE Ilmi Nur Hidayah; Imas Kurniawaty; Muhamad Parhan
Harmoni Vol. 24 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Research and Development Center for Guidance for Religious Societies and Religious Services, the Research and Development and Education and Training Agency of the Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia (MORA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32488/harmoni.v24i2.855

Abstract

This study examines how religious-based habituation strengthens school culture and fosters interreligious harmony in a religiously diverse public elementary school. Although previous research has explored school culture and religious habituation separately, empirical evidence is limited on how daily religious routines can function as inclusive social mechanisms that promote interfaith tolerance. This study addresses this gap by analyzing the implementation and impact of religious habituation at SDN 116 Cicaheum. A mixed-methods sequential exploratory design was employed. Qualitative data were collected through observations, interviews with the principal, teachers, and students, and documentation. Quantitative data were obtained from questionnaires administered to 30 sixth-grade students and analyzed using validity and reliability testing, followed by simple linear regression. The findings show that religious habituation is implemented through daily routines such as the 5S movement, collective prayers, and Qur’anic recitation, as well as weekly activities including Dhuha prayer, short sermons, and mini religious projects. These practices are designed inclusively, allowing students of different faiths to participate through alternative moral and social activities. Quantitative analysis indicates a positive and significant effect of religious habituation on school culture, with a regression coefficient of 1.645 and a significance value below 0.001. The study demonstrates that inclusive religious habituation not only strengthens students’ spiritual character but also creates structured opportunities for interfaith interaction aligned with Intergroup Contact Theory. It concludes that adaptive habituation programs can be effective strategies for cultivating tolerance and a a harmonious school culture in multicultural educational settings. AbstrakPenelitian ini mengkaji bagaimana habituasi berbasis religius berkontribusi pada penguatan budaya sekolah dan penumbuhan harmoni antarumat beragama di sebuah sekolah dasar negeri yang memiliki keragaman agama. Meskipun penelitian sebelumnya telah membahas budaya sekolah dan habituasi religius secara terpisah, masih terbatas bukti empiris yang menjelaskan bagaimana rutinitas keagamaan harian dapat berfungsi sebagai mekanisme sosial inklusif yang mendorong toleransi antaragama. Penelitian ini mengisi kesenjangan tersebut dengan menganalisis implementasi dan dampak habituasi religius di SDN 116 Cicaheum. Penelitian ini menggunakan desain mixed methods sequential exploratory. Data kualitatif dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, serta dokumentasi. Data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner yang diberikan kepada 30 siswa kelas VI dan dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, serta regresi linier sederhana. Temuan menunjukkan bahwa habituasi religius dilaksanakan melalui kegiatan harian seperti gerakan 5S, doa bersama, dan pembacaan Al‑Qur’an, serta kegiatan mingguan seperti salat Dhuha, kultum, dan proyek religius mini. Praktik-praktik ini dirancang secara inklusif sehingga siswa dari berbagai agama dapat berpartisipasi melalui aktivitas moral dan sosial alternatif. Analisis kuantitatif menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan habituasi religius terhadap budaya sekolah, dengan koefisien regresi sebesar 1,645 dan nilai signifikansi di bawah 0,001. Penelitian ini menunjukkan bahwa habituasi religius yang inklusif tidak hanya memperkuat karakter spiritual siswa tetapi juga menciptakan peluang interaksi antaragama yang terstruktur sesuai dengan Intergroup Contact Theory. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program habituasi yang adaptif dapat menjadi strategi efektif untuk menumbuhkan toleransi dan budaya sekolah yang harmonis dalam konteks pendidikan multikultural.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN JOYFUL LEARNING DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN BERMAKNA: ANALISIS ONTOLOGIS DAN EPISTEMOLOGIS DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA DIGITAL Tsaqiilaa Qurrata'ayun; Miftahul Haera; Intan Anisa Fauziah Azahra; Azfa Taqiyya; Muhamad Parhan
Jurnal Studi Pesantren Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Studi Pesantren
Publisher : Pascasarjana Universitas Al-Qolam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/studipesantren.v6i1.1926

Abstract

This research examines the implementation of joyful learning approaches to enhance meaningful learning in Islamic Religious Education from ontological and epistemological perspectives. Using qualitative literature review methodology, the study analyzes how joyful learning strategies can transform abstract religious concepts into engaging educational experiences. Findings reveal that integrating tarbiyah, ta'lim, and ta'dib concepts with interactive teaching methods significantly improves student engagement and spiritual development. The epistemological framework combining bayani and burhani methods provides a comprehensive foundation for knowledge acquisition. Technology integration, humor-based teaching, and participatory activities demonstrate practical effectiveness in creating transformative learning environments. The study concludes that philosophically-grounded joyful learning approaches holistically prepare students to navigate 21st-century challenges while maintaining Islamic values.
TINJAUAN HUKUM TENTANG PERJANJIAN PRANIKAH DALAM ISLAM Atsuraya, Naila Fatimah; Sari, Dina Novita; Gunadi, Rizka Syifa; Angraeni, Saskia Nur; Elaha, Naela; Parhan, Muhamad
Jotika Research in Business Law Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan dalam Islam dipandang sebagai ikatan sosial dan ibadah dengan tujuan membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Meskipun demikian banyak pernikahan yang terlibat rmenyebabkan perceraian. Salah satu cara untuk mencegah konflik adalah perjanjian pranikah, yang berarti kesepakatan yang dibuat sebelum atau saat pernikahan berlangsung. Dalam artikel ini, hukum Islam dan hukum positif Indonesia digunakan untuk melihat perjanjian pranikah. Penelitian menunjukkan bahwa perjanjian pranikah dapat dilakukan secara sukarela, dengan ketentuan yang jelas, dan sesuai dengan syariat. Konsep ini sejalan dengan maqashid al-syari’ah dalam hukum Islam, khususnya dalam hal hifzh al-mal dan hifzh al-nasl yang berkaitan dengan perlindungan harta dan keturunan. Namun, perjanjian pranikah diakui dalam hukum positif oleh Undang-Undang Perdata, Undang-Undang Perkawinan, dan Kompilasi Hukum Islam. Oleh karena itu, perjanjian pranikah dapat menjadi cara yang sah, syar’i, dan relevan untuk menghindari konflik keluarga.
Co-Authors Aam Abdussalam Aam Abdussalam Aam Abdussalam, Aam Ababil, Salza Nabila Abda Abda Abdulah, Mulyana Abizar Khairulimam Abizar Khairulimam Abu Warasy Batula Aceng Kosasih, Aceng Achmad Faqihuddin Achmad Ghiyats Setiawan Ade Sartika Ade Sucipto Adhe Noer Sholehah Adhimas Bagaskara Adiasta, Muhamad Akmal Adilla Tieky I. D Afifah Sahlah Aghnia Aghnia Agus Fakhruddin Ahmad Dimyati Ridwan Ahmad Djubaeri Ramdani Ahmad Farohi Ahmad Fuaddin Ahmad Fu’adin Ahmad Ihsan Nur Solehudin Ahmad Syakir Wildani Ahmad, Nurwadjah Aisyah Kurniati, Nanda Aisyah Munadiya Khoirah Aisyah, Wina Siti Ajeng Irma H. S Ajmal Hadi Maulana Akbar Subagja, Nadzar Al Haq, Ramadane Tepi Al Husna Al-Ghani, Muhammad Revashah Alawiyah, Risa Alfajrin, Muhammad Fakih Alfira Andhini Alghifari Hafizh Matin Aliyya, Salwa Maysa Alma Nur Fadilah Alni Dahlena Alwan Hafidz Darmawan Amaliah, Putti Nur Amanda Sephira Nuraini Amanda, Restu Rizki Amelia Putri, Nadia Amelia, Rika Amnasriyah, Aliyah Ana Sopanah, Ana Ananda Indriani Andewi Suhartini Andewi Suhartini, Andewi Andini Fitriani Anggi Anggella Hikhmalia Anggi Nur Pramesti Angraeni, Saskia Nur Ani Adistyani Anisa Khotimah, Farida Annatasya Dwi Fadilah Annisa Faujiah, Erlina Annisa Gilang Fitriah Anugrah, Eri Anwar Taufik Rakhmat Anwar Taufik Rakhmat Taufik Rakhmat Apriliyani, Dita Aprilliawan, Muhamad Nursalam Apriyanti, Susan Apsari, Witri Kartika Ari Kartiko, Ari Arie Budiawan Ariska Sara Arissaputra, Restu Arizka, Nessa Ahsani Arnis Susnita Arrasyid, Riko Aryas, Elza Izzul Asofah, Indri Asri Ananda Afsari A Rosid Asyiyah, Ilma Nur Atikah Salma Hidayati Atsuraya, Naila Fatimah Audini, Yunisa Aulia Cahya Nur Aulia Jasmine Maharani Aulia Tegar Wicaksono Aulia, Diva Nazira Aulia, Naura Rahma Aulia, Selena Auliya Fitria Auralia Putri Ramona Ayu Wulandari AYU WULANDARI Ayumi, Rahma Arindani Az-Zahra Khoirul Qolbi Azahra Harianti Azahra Hariyanti Azahra, Najwa Azfa Taqiyya Azhar Ghaida Kurniawan Azila Ramadhani Azizah Azzahra, Audree Azzuri, Denisa Panseria Baari, Rosmalati Muthiatil Bagaskara, Adhimas Balqissa, Shagia Bangkit Nugraha Bastiar, Randis Dwi Nugraha Berliani Ninta Tribrata Billy Ramadhan Bilqis Nafilah Febrianti Bilqisty Nur Arasshifa Brenda Cahyadi, Merdifa Chiquita Kayla Cahyadi, Shadrina Fakhrana Fildzah Cesya Hanifa Febryerko Choirunisa Mukaromah Choirunisa Mukaromah Cici Sari Puspita Dewi Cindiawati, Astria Cindy Anugrah Pratiwi Citra Ayu, Laela Clarisa Agustina Cucu Cahyati Cucu Surahman Dadi M. Nugraha Dalmeri Dalmeri Damayanti, Rike Dara Salsabila Rahman Defira Salma Salamah Delia, Ananda Delima Widi Astuti Della Putri Aprillianti Deni Abdul Ghoni Desti Septiana Devi Indah Nur'aeni Lukman Dhea Nadila Violita Dhia Shabrina Shaheeb Dhitkya Pradana Diana Dwi Pratiwi Dimas Febriansyah Krisna Dwiputra Dimas Meifal Nazry Dina Mayadiana Suwarma Dina Siti Logayah Dini Amalia Salsabila Dini Siti Rahmawati Dwi, Melan Deciani Dwiyanti, Siti Khafifah Eka Nur Lia Sukma Elaha, Naela Elan Sumarna Elsa Lysandra Elsa Salsabila Emiliawati, Emil Endah Ainurrohmah Eri Susan Eva Fauziah K Fachri Ahmad Yasin Fadhilah, Annatasya Dwi Fadia, Rahma Fadila Siti Hajar Fadlillah, Muhammad Fakhri Fahmi Ibrahim Fahmi Ibrahim Fahra Putri Wulandari Fahrudin Fahrudin Fahrudin Fahrudin Fahrudy, Dhaefan Faiz Firdaus Fajar Islamy, Mohammad Rindu Fajar Pratama, Zacky Fakhira Nishfillailya Ramadhany Fariel Vernain Fatima, Sofi Nurani Fauzia, Adel Diba Fauziah, Intan Anisa Fauziah, Syifa Samrotul Fayzah Atsariyya Faza Aulia Az-Zahra, Putri Feby Auliya Rahmah Febyana Carolyna Felawati Figlia Mutmainnah Syakura Fikri Ilham Nugraha Firdaus, Faiz Firna Sabila Diria Fitri Regina Prayoga Fitriah, Annisa Gilang Fitriyani, Anindyta Ganjar Eka Subakti Gartiani, Prili Dwi George, Julia Relita Gilang Arya Alghifari Gilang Arya Alghifari Gina Fauzia Adnin Gunadi, Rizka Syifa H Udin Supriadi Hadiana Nasrullah Hafidz Noor Haifa Auliya Rahma Haikal, Muhammad Fajrin Hakam, Ahmad Hakim, Wildan Nasrun Hanifah, Bilqis Zahra Hanifah, Rifa Hanipa Nurul Nisa Haq, Muhammad Zaky Dhiyaul Haris Mubarak Haritsahrizal, Muhammad Zaid Hartiyani, Suci Hartono, Alya Khairina Haryani, Evril Rizkya Hasna Aisyah Rastiadi Hasna Ramadhanti Hidayat Hayati, Inna Kamilah Hayatunnisa Hayatunnisa Hayatunnisa Hayatunnisa Helmy Abdullah Helmy Hendring, Muhammad Rama Herlianingrat, Ratu Stevanny Hidayah, Ilmi Nur Hikayat, Bunga Anisa Hikmatiar, Zidny Hilma Aulia Hilmiyah, Alifah Hisyam, Ilham Muhammad Humayra, Zahra Siti Husein, Salima Muhammad Hyangsewu, Pandu Ibrahim, Adil Hasan Ibrahim, Rafi Malik Iin Ulfa Royani Ilham Kurnia Gustavakuan Ilham Muhammad Hisyam Ilma Hasanah Ilma Nur Asyiyah Ilmi Nur Hidayah Ilmika Noer Humaedi Ilyasa, Faisal Fauzan Imas Kurniawaty Imelda Rara Rahmawati Indana Sulfa, Fadhila Indra Chepy, Indra Indra Hadi Kurniawan Indri Asofah Intan Anisa Fauziah Azahra Islahuddin, Islahuddin Isma Afina Salsabila Istiqliana, Aisya Izdihar, Najla Zalfa Izmi Nurul Azizah Jauza, Alfiyah Zahra Jenika Fejrin Jenika Fejrin Jenuri Julia Relita George Julianti, Chantika Marsa Julianti, Sapna Junjunan, Bintang Akalla Justika Ainun Mufti Kama Abdulhakam Karyana Tri Utama Kesya Arla Kusnadi Khairulimam, Abizar Khairunisa Nurkhasanah Khairunnisa, Nurlaila Khalisha Syaifullah Khansa Meisoora Raisa Dentri Putri Khansa Ufairah, Marsa Asy-Syifa Khari, Asma Kharimah, Alma Nur Kokom Siti Komariah Komariah, Kokom Siti Komariah, Kokom Siti Ksatria Mahardika Dwi Putra Wibowo Kusnadi, Kesya Arla Kusuma, Veliza Meliani Putri Lailatus Sa’adah Latifah, Syifa Asma Lestari Kusuma Dewi Lia Sylvia Dewi Lintang Ardiansyah Listy Tilania Listy Tilania Lulub Nurkhaliza Lutfi, Andi Luthiya Zahira Shofa Lutviya Zahira Shofa M. Abdul Somad M. Aqva Wibiyana F. M. Rid Fadhilah M. Rindu Fajar Islami M. Taufiq M. Yogi Riyantama Isjoni MA Muhammad Buchori Mah Kimkim Maolani, Ogi Maraya Rabbani Marwal Blantara Susetyo Maulana, Muhammad Irfan Maulia D. Kembara Maulia Depriya Kembara Maysaroh Maysaroh Mazaya Elya Sakinah Mediyanti, Risma Melan Deciani Dwi Melan Deciani Dwi Mhd. Aksaril Huda Ritonga Mia Amanda Miftahul Haera Milki Salwa Nor Azizah Milki Salwa Nor Azizah Mita Nurfitriyani Mita Nurfitriyani Mohammad Bagas Rafif Mohammad Rindu Fajar Islamy Mohammad Rindu Fajar Islamy Mohammad Rindu Fajar Islamy Mokh. Iman Firmansyah Muhamad Agus Firmansyah Muhamad Akmal Adiasta Muhamad Hilman Muhamad ilham Muhamad Ilham Muhamad Mauris Faruqi Ali Muhamad Rafli Chrismawan Muhamad Ridwan Sudaryat Muhamad Shendyka Muhammad Abyan Ashshidqi Muhammad Agam Nalf Saujani Muhammad Agus Firmansyah Muhammad Aldam Shaka Pradipta Muhammad Alviazha Qinthara Muhammad Alwan Fathurrobbanie Muhammad Azzara Muhammad Bahagia Ramdami Muhammad Bahrul Ulum Muhammad Fadly Al-Ghifari Muhammad Fahri Aminuddin Muhammad Hizba Aulia Muhammad Mursyid Mumtaz Muhammad Rama Hendring Muhammad Riziq Falah Muhammad Rofiudin Muhammad Shafiq Al-Ghifari Muhammad Suyadi Badar Muhammad Thoriq Alfaiza Muhammad Zaky Dhiyaul Haq Muhammad Zulfikar Mukaromah, Choirunisa Mulyadi, Syifa Friscilla Mulyana Abdullah Mumtaz, Muhammad Mursyid Munawar Rahmat Mupid Hidayat Mustika, Azmi Dian Mutiara Efrillia Shanaz Aurora Mutmainnah, Siti Nasywa Nabila Alwini Saleh Nabila Putri Rahmadhani Nabila Qatrunada Nabila Zalfina Rahmah Nabila, Disah Alya nabila, Nabila Hasna Rafilah Nabilah Safira Salamat Nada Dwiyasyah Nadiya Nadiya, Nadiya Nadzira Hasna Naila Khairunnisa Naila Nur Hikmah Najla Qanita Khairunnisa Najla Zalfa Izdihar Najla’ Pinkan Putri Suryadi Najmina Nasywa Syamila Najwa Azahra Najwa Muniq Layalia Naresta Putri Karimah Nasrudin, Ega Nawawi Kurniawan , Mochammad Ramadhan Nayla Yuliandri Nazhan, Faiz Aswa Nazwa Tamailla Kanza Neng Sumarni Neti Sunarti Nirmala, Fatra Lena Nisa Setiawati Nisrina Fitri Ghaida Nizar, Alif Naf'an Noor, Hafidz Nova Nafisah Zulfa Novianti Novianti Nugraha, Fikri Ilham Nur Amanah, Syarifah Nur Eliyah Nur Fauziah, Rosdiana Nur Wulan Ramadhani Nurafifah, Nabilla Putri Nurfitriyani, Mita Nurhalim, Ikhsan Nurhaliza Rizki Avrilla Nurirvan, Sopi Nurmaulid, Aghnia Nurpadlillah, Senja Khoerunnisa Nurpina, Ainun Nursani Awal Artha Nugraha Nursyabana, Muhamad Fadhilah Nurti Budiyanti nurul latifah Nurwadjah Ahmad Oktavia Fitriani Olpia Anggraeni Haqqu Paramarini, Indira Sechan Paramesthi, Amanda Penti Septiani Permadi, Rizki Adit Permadi, Salma Fadhillah Permana, Rizal Phitaloka, Maharani Intan Pitra Gosha Patriasya Praja Gumulya, Saskia Prajihan Nisrina Pratama, Gamma Cipta Surya Prihatini Riezky A Prili Dwi Gartiani Puput Rahmania Puspa, Celyna Isnaeni Septia Putri Aghniya Dhitareka Putri, Dinda Nauli Putri, Sifa Alya Putri, Zahra Nindianti Putti Nur Amaliah Putti Nur Amaliah Qolbiyah, Aini Qonita Sofyatul Karima Rabani Azahra, Rayi Rafif Hartawan Mukmin Rahayu, Dini Nur Oktavia Rahayu, Risma Putri Rahma Arindani Ayumi Rahma Dhita Syakirah Rahma, Ellana Ardelia Jovita Rahma, Haifa Auliya Rahma, Zakiyyah Rahmadhani, Asri Suci Rahmadina, Fadila Rahman, Nazwa Nur Aulia Rahmatunnisa Ramadhani Raid, M. Raissa Vera Ivanna Raka Surya Ramadhan Rama Wijaya A. Rozak Rama Wijaya Abdul Rojak Rama Wijaya Abdul Rozak Ramadhan, Ahmad Faishal Ramadhani, Rahmatunnisa Ranti Ayu Sriwahyuni Rasyid, Erlinda Alya Ratna Fitria Ratna Primada Dewi Refi Wijaya Regina Candrika Regina Regina Renita Ratriana Resti Nurfaujiah Reviana, Alma Shafira Reza, Sopian Muhamad Rheina Fatimah Azzahra Riansyah, Rafa Ridwan, Rizki Muhamad Rifa Hanifah Rifqi Fathan Saepudin Muzakki Rika Agustina Rike Damayanti Rini Utari Rini Utari, Rini Rio Azfa Malik Riska Siti Nurjanah Rispiyanti Siti N Risris Hari Nugraha Rizka Ade Purnama Rizki Alfarizi, Bayu Rizki Ananda Rodilah Syafitri Rosmayati Rosmayati Rosy, Marshanda Rufaidah Kamalia Ahsani Sabila, Nadzira Hasna Sadiya, Sofia Rafa Saefi, Masropah Humaya Saepul Anwar Safhira Rajibah Safira Puspa Nugraha Safira, Putri Sahrudin, Rahmazani Salima Muhammad Husein Salis Salis Salma Aulia Riyanti Salma Maelani Marwah Salma Rahma Dina Salman Septiana Rohendi Salsa Nurul Aini Salsa Sabila Firmansyah Salsabila, Dini Amalia Salwa Rihadatul Aisy Salza Nabila Ababil Salza Nabila Ababil Samsul Ma’arif Sandy, Wahyuni Eka Sangaswari, Galuh Oktianjani Sarah Alifa Sari, Dina Novita Sa’bani, Muhammad Sahlan Selfi Verawati Senja Khoerunnisa Nurpadlillah Sephia Musyaffa Nur Aulia Septia R Mutmainah Setyaningrum, Ika Shadrina Fakhrana Fildzah Cahyadi Shakhilla Wijayanti Putri Shakylla Putri Ragiel Utami Shalu Tannya Yanwar Sheleisya, Adinda Hasna Sherly Lorenza Bunga Edelweis Shifa Syalsa Agistina Shodri, Wridan Fauzi Rahman Shofa Sofia Rohimat Sholehah, Adhe Noer Silvia Siti Rachmawaty Sipa Sipa, Sipa Siti Habibah Siti Nuriatus Zahroh Siti Sarah, Siti Siti Syabana Rahmananda Siti Syahrina Sofwan Harun Al Rasyid Sofyan, Rhisma Al-Vyanie Solly Aryza Somad, Momod Abdul Sonia, Gina Sri Lestari Sri Nurhayati Suabuana, Cik Subadri, Sheila Mitha Nurahmi Subrata, Gabriela Oktaviani Suci Hartiyani Sukaenah, Sukaenah Sukma, Eka Nur Lia Supriadi, H Udin Suprima Susan Apriyanti SUSAN, ERI Sutari, Bunga Maretianti Sutedja, Bambang Syahidin Syahidin Syahidin Syahidin Syahidin Syahidin Syahidin, Syahidin Syahidin, S. Syaifullah, Husen Indarno Syakila Nurdini Syakura, Figlia Muthmainnah Syalla Azzahrra Sya’ban, Bildan Muhammad Syifa Samrotul Fauziyah Sylvi Nur Aisyah Syulizar Andien, Hersa Tahira, Kayla Nurul Tajrian Akasyah Tarishah Aulia Tasya Meilani Tausiah, Azizah Tazkia Zharifa Ramadhani Tiara Sisdayanti Tiktiek Kurniawati Tsaqiilaa Qurrata'ayun Tya Fauzyyah Suciyanti Udin Supriadi Ul’haq, Dhiya Usup Romli Usyanu, Yudan Utama, Karyana Tri Verananda, Ezita Vicka Wulandari Vini A. Hadian Wahyudi, Arbiansyah Wahyuni Eka Sandy Wardani Wardani Wawan Hermawan Wawan Hermawan Wayan Gastiadirrijal Wayan Gastiadirrijal Wijayanti, Indri Winda Dwihadiyanti Suhada Winiarti, Winiarti Wita Purnama Wiyana, Resa Wulan Gustiani WULAN PURNAMASARI, WULAN Wulandari, Dhea Suci Yudan Usyanu Yuni Rahmawati Yurana Qiyasa Zahara Zahara Zahroh, Siti Nuriatus Zalfina, Nabila Zidan Ramadan Muhammad Darda Zidan Ramadan Muhammad Darda Zilallah, Maimunah Zulfaqar Syah Rafsanjani Zurrahmah Zurrahmah