p-Index From 2021 - 2026
16.916
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Islam Futura Jurnal Al-Tadzkiyyah Jurnal Pendidikan Islam PSYMPATHIC EDUKASI: Jurnal Pendidikan Islam Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Jurnal Tadris Kimiya Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Al-Wijdan : Journal of Islamic Education Studies Edukasi: Jurnal Pendidikan Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam AL ISHLAH Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Jurnal Pendidikan Islam Al-Hayat: Journal of Islamic Education Jurnal Ilmiah AL-Jauhari Jurnal Studi Islam dan Interdisipliner Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam At-Ta'dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam JPPI | Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Esteem Journal of English Study Programme Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Jurnal Pelita PAUD Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Basicedu Jurnal Sains Sosio Humaniora Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) Misykat: Jurnal Ilmu-ilmu Al-QurÆan, Hadist, Syariah dan Tarbiyah Journal of Humanities and Social Studies JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Murobbi: Jurnal Ilmu Pendidikan Education and Human Development Journal Jurnal Pendidikan dan Konseling Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam EDUTEC : Journal of Education And Technology Buana Ilmu Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal IKA PGSD : Ikatan Alumni PGSD UNARS Jurnal Educatio FKIP UNMA Jurnal Dirosah Islamiyah JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Asatiza: Jurnal Pendidikan Jurnal Paedagogy Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan, dan Hukum Islam FORUM PAEDAGOGIK Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) International Journal of Arabic Language Teaching IJALT Asyahid Journal of Islamic and Quranic Studies (AJIQS) Al-Mubin: Islamic Scientific Journal Didaktika: Jurnal Kependidikan Journal Corner of Education, Linguistics, and Literature Tarbiatuna: Journal of Islamic Education Studies International Journal of Social Service and Research Bulletin of Science Education Waniambey: Journal of Islamic Education Ensiklopedia: Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Saburai INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan International Journal of Social Science, Education, Communication and Economics Journal of Social And Economics Research Journal of Scientech Research and Development Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Basicedu Jurnal Sosial dan Sains International Journal of Education and Digital Learning (IJEDL) KOLONI Cross-border Gunung Djati Conference Series Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Al Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam TOFEDU: The Future of Education Journal Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam Fastabiq: Jurnal Studi Islam Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Islam Nuansa: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Indonesian Journal of Interdisciplinary Islamic Studies (IJIIS) Jurnal Pendidikan Islam Indonesian Journal of Islamic Education Studies (INJURIES) International Journal of Contemporary Sciences (IJCS) journal of social and economic research FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Jurnal Pelita PAUD Eduprof Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Proyeksi dan Kritik terhadap Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar, Menengah dan Perguruan Tinggi Sopian, Asep; Najili, Hakin; Arifin, Bambang Samsul; Ruswandi, Uus
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.302 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i11.1199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat kajian terkait fenomena pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Islam di sekolah tingkat dasar, menengah dan perguruan tinggi umum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pustaka. Hasil kajian menunjukan bahwa Pendidikan agama Islam memiliki peran yang sangat penting sebagai pelaksanaan amanat Undang-Undang Nasional nomor 20 tahun 2003. Fenomena hasil pendidikan agama Islam yang terjadi dalam lembaga pendidikan tingkat dasar, menengah dan tinggi sehingga menemukan beberapa permasalahan dan problematika yang terjadi di tengah-tengah masyarakat serta respon masyarakat terhadap hasil pendidikan agama Islam di lembaga pendidikan dasar, menengah dan perguruan tinggi. Dengan adanya fenomena terjadi di masyarakat lembaga-lembaga pendidikan perlu meninjau ulang model pembelajaran agama Islam yang lebih inovatif dan kreatif sehingga bisa diterima di tengah-tengah masyarakat.
Problematika Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Sekolah Dasar dan Menengah Irawati, Dini; Anwar, Andi Saefulloh; Ruswandi, Uus; Arifin, Bambang Samsul
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.35 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i12.1279

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyak permasalahan yang dihadapi oleh sekolah dalam menghasilkan pembelajaran PAI yang bermutu. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan problematika pembelajaran pendidikan agama Islam dan solusi pemecahan permasalahan pembelajaran agama Islam yang ada di SMPN 47 dan 67 Kota Bandung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa problem yang dihadapi dalam pengajaran bidang studi pendidikan agama Islam di SMPN 47 dan 67 yakni siswa banyak yang belum bisa membaca dan menulis Al-Quran dengan baik, sehingga kemampuan siswa dalam memahami pendidikan agama Islam kurang, siswa yang belum siap mendukung dalam pembelajaran pendidikan agama Islam, kemampuan guru PAI dalam hal pengelolaan pembelajaran dan pengenalan karakteristik peserta didik masih rendah. Solusi terhadap permasalahan yang dilakukan di SMPN 47 dan 67 Kota Bandung yaitu memotivasi peserta didik dalam kegiatan pembelajaran, memberikan bimbingan khusus membaca alquran dengan metode iqro di sela-sela pembelajaran, metode tutor sebaya, melakukan pembiasaan membaca alquran sebelum memulai pembelajaran. Selain itu juga dari faktor pendidik secara intensif guru melaksanakan pengembangan keprofesian berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kemampuan pedagogik khususnya dalam mengelola pembelajaran.
Eksistensi dan Urgensi Kurikulum Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum Juhana, Hendri; Yamin, Mohammad; Arifin, Bambang Samsul; Ruswandi, Uus
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.28 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i12.1290

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana eksistensi dan urgensi kurikulum pembelajaran Pendidikan Agama Islam diPerguruan Tinggi Umum menghadapi era modern saat ini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan adanya upaya pengembangan dan penerapan pembelajaran PAI di PTU sebagai mata kuliah terapan yang mana Dosen PAI lebih ditekankan harapan kepada mahasiswa supaya mampu dan konsisten dalam pengimplementasian nilai-nilai ajaran Islam baik ajaran Ibadah maupun ajaran moral yang ditujukan untuk mencari keridhoan Allah SWT. Pola internalisasi nilai-nilai kurikulum PAI berkorelasi dengan pembentukan karakter mahasiswa moderat. Konten kurikulum menjelaskan metodologi memahami Islam, ijtihad sebagai proses pengembangan hukum Islam, ragam persoalan khilafiyah dalam Islam, konsep akhlak dan pengaplikasiannya dalam berperilaku, konsep dakwah dan amar ma’ruf nahi munkar dalam Islam, konsep jihad dalam Islam dan perwujudannya. Terkait eksistensi, Pendidikan Agama Islam di perguruan tinggi umum sejak era reformasi hingga saat ini telah mengalami perubahan sebanyak tiga kali. Kurikulum PAI Tahun 2000 merupakan kelanjutan dari paradigma kurikulum era Orde Baru, yang berorientasi murni pada akidah, syariah, dan akhlak. Adapun Kurikulum PAI Tahun 2002 mengindikasikan pergeseran paradigma dan perubahan materi secara radikal di mana agama diletakkan dalam konteks realitas yang selalu dinamis. Sedangkan Kurikulum PAI Tahun 2013 itu lebih menonjolkan pendekatan pembelajaran berbasis proses keilmuan dan aktivitas.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM Palah; 2Ayub Ahmad FA; Uus Ruswandi; Bambang Samsul Arifin
Jurnal Genta Mulia Vol. 12 No. 2 (2021): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v12i2.208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendalami tentang pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka yaitu dengan menganalisis sumber rujukan, data dan fakta serta berbagai literatur yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil dari penelitian, meliputi: Pertama, Peningkatan kualitas pembelajaran pendidikan agama Islam pada perguruan tinggi sangat besar perannya dalam konteks pembangunan manusia.. Kedua, Program pendidikan agama Islam didorong untuk mampu mengembangkan keimanan dan ketakwaan mahasiswa sebagai calon ilmuwan dan tenaga profesional. Ketiga, Tingkat pencapaian mahasiswa diarahkan pada tiga domain yaitu: dari segi kognitif, seharusnya pendidikan agama Islam telah memasuki tingkat analisis, sintesis, dan evaluasi. Dari segi afektif seharusnya telah sampai pada tingkat valuing, organizing, characteristic. Dan dari segi psikomotorik seharusnya telah sampai pada tingkat precision, articulation, naturalization. Keempat, langkah-langkah pembelajaran Pendidikan Agama Islam meliputi: menentukan tujuan, mempelajari karakteristik peserta didik, menentukan proses pembelajaran, dan cara memotivasi, memilih dan melaksanakan pengajaran, dan melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran.
INOVASI PEMBELAJARAN PAI BERBASIS ONLINE DENGAN MODEL ASSURE Palahudin Palahudin; Uus Ruswandi
Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam (JIPAI) Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Islamic Religious Education Study Program Postgraduate Program UIN Sunan Gunung Djati Band

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.416 KB) | DOI: 10.15575/jipai.v1i1.10962

Abstract

Abstrak: pada masa pandemic covid-19 pembelajaran PAI perlu mengadakan inovasi dan kreativitas yang baik untuk menjadikan pembelajaran yang asik dan menyenangkan. Tentunya tujuan yang diharapkan dari kompetensi dasarpun terpenuhi secara baik. Pendidik dituntut untuk mampu mengoperasikan teknologi secara baik dan kreatif agar terciptanya pembelajaran online aktif, komunikatif dan kreatif. Model ASSURE merupakan salah satu alternatif yang mampu meningkatkan hal tersebut. Penelitian ini merupakan kualitatif, dimana pembelajaran PAI materi wudhu dengan menggunakan model ASSURE. Selanjutnya hasil yang diperoleh akan dideskripsikan. Pelaksanaannya tetap mengikuti sintak  model tersebut namun sedikit dimodifikasi sesuai pembelajaran online. Hasil yang diperoleh mengenai kemampuan berwudhu peserta didik dilihat dari niat wudhu naik 16%, tata cara wudhu naik 4%, bacaan wudhu naik 3% dan melafalkan do’a setelah wudhu naik 9%.Kata kunci: covid-19, model ASSURE, Pendidikan Agama IslamAbstract: During the Covid-19 pandemic, PAI learning needs to carry out good innovation and creativity to make learning fun and enjoyable. Of course, the objectives expected from basic competencies are fulfilled properly. Educators are required to be able to operate technology well and creatively in order to create active, communicative and creative online learning. The ASSURE model is an alternative that can improve this. This research is a qualitative study, where the learning of Islamic teaching on ablution material using the ASSURE model. Furthermore, the results obtained will be described. The implementation still follows the syntax of the model but is slightly modified according to online learning. The results obtained regarding the ability of students to perform ablution were seen from the intention of ablution to increase by 16%, the procedures for ablution increased by 4%, the reading of ablution increased by 3% and reciting prayers after wudu increased by 9%.Keywords: Covid-19, the ASSURE model, Islamic Religious Education
KONSEP DASAR PENDIDIKAN MULTIKULURAL DALAM PERSPEKTIF ISLAM Ima Frima Fatimah; Uus Ruswandi; Eri Herdiana
FASTABIQ: JURNAL STUDI ISLAM Vol 2, No 1 (2021): FASTABIQ: Jurnal Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47281/fas.v2i1.42

Abstract

This article aims to analyze the basic concepts of multicultural education from an Islamic perspective. Multicultural education is an understanding of differences, tolerance, mutual respect among human beings. Islam as religion that applies to all mankind troughtout his life and the al quran as a guide for muslims contains multicultural values. The importance of multicultural education is expected to be a solution to the reality heterogeneity of religion, language, and culture. The research method used in this research is to use a qualitatif aprroach library research, by analyzing comprehensively the studies related to multicultural education in an Islamic perspektive. The result showed that Islam essentially teaches its folloers universal valuaes and flexibility in responding to the demands of growing era. Al quran teaches people to appreciate and respect equality of rights, religion, language, and culture so that there is a harmonious relationship, the growth of love among humans, because that is actually an important goal of multicultural education. Keywords: Education, Multicultural, and Islam.AbstrakArtikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep dasar pendidikan multikultural dalam perspektif Islam. Pendidikan multikultural merupakan pemahaman akan perbedaan, toleransi, rasa saling menghargai dan menghormati antar sesama manusia.  Islam sebagai agama yang berlaku untuk seluruh umat manusia sepanjang hidupnya dan Al Quran sebagai pedoman umat Islam di dalamnya terkandung nilai-nilai multikultural. Pentingnya pendidikan mulrikultural diharapkan menjadi solusi akan realitas masyarakat yang beragam dan berbudaya sebagai sebuah proses pengembangan potensi yang dapat menghargai pluralitas dan heterogenitas agama, bahasa dan budaya. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif studi pustaka, dengan menganalisis secara komprehensif kajian yang terkait dengan pendidikan multikultural dalam perspektif Islam. Hasil penelitian menunjukkan pendidikan multikultural dalam persepktif Islam secara esensial mengajarkan kepada manusia untuk bersikap egaliter, meskipun berbeda. Mampu membangun kepercayaan dengan pribadi yang berbeda suku, agama, bangsa, bahasa, dan lain-lain. Kemudian muncul perilaku saling menghargai satu sama lain, sebagai upaya untuk menghindari konflik dan pada gilirannya agar hidup berdampingan dengan saling peduli agar tercipta perdamaian di dunia.Keywords: Pendidikan, Multikultural, dan Islam.
Kajian Teoretis Tentang Kemampuan Bangsa Dalam Menghadapi Globalisasi Dalam Perspektif Anthony Giddens Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Islam Muhammad Syauqi Mubarok; Muhammad Taufik; Muhammad Ridwan Fauzi; Uus Ruswandi
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan bangsa dalam menghadapi globalisasi dalam perspektif Anthony Giddens dan relevansinya dengan Pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan (library research), dengan menggunakan metode penelitian analisis deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selain pada dimensi sosial politik, masyarakat indonesia cenderung tidak siap dalam mengahdapi fenomena globalisasi pada dimensi sosial ekonomi, dimensi sosial budaya, dimensi Pendidikan dan dimensi teknologi informasi dan komunikasi.
Isu-Isu Global dan Kesiapan Guru Madrasah Menghadapi Isu-Isu Global: Studi Kasus di Madrasah Aliyah Al-Huda Pameungpeuk Bandung Deni Solehudin; Mohamad Erihadiana; Uus Ruswandi
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-imperatif.v4i4.277

Abstract

Pendahuluan: Dampak globalisasi sebagai hasil dari kemajuan dalam bidang informasi merujuk pada pengaruh yang menyebar secara global. Keterbukaan terhadap aliran informasi yang melibatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam era globalisasi juga berdampak pada lingkungan dan Masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat kesiapan guru madrasah dalam menghadapi isu-isu global. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh guru Madrasah Aliyah Al-huda Pameungpeuk Kabupaten Bandung pada tahun 2022 sebanyak 32 orang guru. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah dengan teknik komunikasi tidak langsung dengan cara pengamatan terhadap kegiatan guru. Wawancara dengan media googleform. Teknik dan alat tersebut digunakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan guru-guru dalam menghadapi tantangan globalisasi. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukan kesiapan guru di MA Al-Huda Pameungpeuk sudah cukup baik dan siap dalam menghadapi isu-isu global. Kesiapan seorang guru baik fisik dan mental, kompetensi guru yang mencakup kemampuan, keterampilan dan pengetahuan akan teknologi menjadi faktor utama dalam mengikuti perkembangan globalisasi. Kesimpulan: Ketersediaan sarana dan prasarana dalam pelaksanaan pembelajaran daring utamanya kemudahan akses internet di MA Al-Huda Pameungpeuk telah tersedia dengan baik sebagai pendukung kegiatan proses pembelajaran dan meningkatkan kinerja guru dalam menghadapi isu-isu global.
The Internationalization of Taqwa Values in Framing Multicultural Education Maman Maman; Yanti Nurdiyanti; Uus Ruswandi
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2022): Islamic Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v5i3.2280

Abstract

Internalization of religious values ​is needed so that religion always becomes the spiritual, moral, and ethical foundation in the lives of individuals, society, nation, and state, while respect for the diversity of religious understanding and practice is intended to encourage moderate religious life. Taqwa is one of the essences of religion that guides a person in carrying out his life. This research is library research. The source of this research data is the 2019 Ministry of Religion Moderation Book of Religion as the basis for the study, as well as books and research results related to taqwa values ​and multicultural education. Data analysis used the Milles and Huberman technique which consists of data collection, data reduction, and data presentation to conclude. The actualization of taqwa is carried out in the form of carrying out all His commands and staying away from everything He forbids. The values ​​of taqwa manifest in the form; Maintain a relationship with Allah SWT (Hablum Minallah), maintaining relationships with fellow human beings (Hablum Minannas), Relationships with oneself, and Relationships with the environment. The forms of internalization of taqwa in multicultural education are carried out in several ways; 1) Internalization in the learning process 2) Internalization through example and 3) Internalization through class culture, culture, school, and family culture.
PERSPEKTIF ISLAM TENTANG KONSEP LIFE SKILLS EDUCATION Muhammad Syauqi Mubarok; Muhammad Taufik; Muhammad Ridwan Fauzi; Uus Ruswandi
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 07 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami Januari 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (964.24 KB) | DOI: 10.30868/ei.v4i07.67

Abstract

Co-Authors 2Ayub Ahmad FA Aan Hasanah Abduloh, Agus Yosep Abdusalam, Agus Aceng Amrullah Achmad Fauzi Fauzi Achmad Jaelani Adah Aliyah Adam, Deden Kurnia Ade Anang ADI ROSADI Adrivat, Zul Adya Winata, Koko Aflah Azifa Alhak Agung Mardani Agus Ali Agus Nurdiana Agus Ruswandi Agus Salim Mansyur Agus Yosep Abduloh Ahmad Arif Baihaki Ahmad Hapidin Ahmad Husni Ahmad Sarbini, Ahmad Ahmad     Husni Hamim Aidil Akhyar Aisah, Heti Aji Saepurahman Aji Saepurahman Akhmad Faisal Al Fajar, Fahrurroji Firman al-Bahri, Adel Ahmed Ali Alam , Ika Purnama Alawi, Dindin Alhak, Aflah Azifa Alya Azzahra Furqon Amaly, Abdul Mun'im Amar Khatami Amarullah, Risal Qori Amet, Amet Amirudin, Ja’far Amrullah, Fiqih Andewi Suhartini, Andewi Andry Setiawan, Andry Anggia Yusuf, Iqbal Ani Fatimah Zahra Saifi Annisa Mayasari Anwar, Andi Saefulloh Ari Prayoga Arif Rahman Hakim Arifin, Bambang Samsul Asep Bahria Asep Nursobah, Asep Asep Saepulmillah Asep Sopian Asep Supriyadi Asyari, Hobir As’ad, Mahrus Atik Rosanti Aulia Salsabila Rachma Awaliyah, Siti Aini Latifah Azhar Lujjatul Widad Aziz, Asep Abdul Baihaqi, Wildan Bambang Syamsul Arifin, Bambang Syamsul Chaerul Rochman Cucu Zenab Subarkah Dadun Abdul Kohar Dandy Sobron Muhyiddin Darojat, Jajat Dede Ahmad Ramdani Dede Indra Setiabudi Deden Heri Deni Solehudin Deni Sopiansyah Deny Setiawan DEWI FITRIANI Dian Nursyamsidawati Dindin Alawi Dini Irawati Dion Dharmawan Dodo Suhada Eko Budi Prasetyo Elin Marliana Enoh Eri Hadiana Eri Herdiana Erni Susilawati Erni Susilawati, Erni Erwin Muslimin Euis Komala Fadilah, Raden Muhamad Yasin Fathurrahman Fatimah, Ima Frima Fauzi, Muhammad Ridwan Fauzi, Rai Ahmad Fauziah, Nadia Kurnia Ferianto Ferianto Fiqih Amrullah Firdaus, Janatun Fitri Handayani Fitri Meliani Fitri, Sofia Ratna Awaliyah Gozali Hadiana, Eri Hadiana, M. Eri Hadiansah, Hadiansah Haditsa Qur'ani Nurhakim Hafid Hafid, Hafid Hafidin Nurhadi Handayani, Dita Harkit Rahmawati Harsing, Harsing Hasan Basri Hasan Basri Hasbiyallah Hasbiyallah Hasbiyallah, Hasbiyallah Hendri Juhana Herdian Kertayasa Herdiana, Yayan Herniawati, Ani Heti Aisah Hidayat Aji Permana Hidayatullah, Ajat Syarif Hidayatulloh, Yayat Hikmah Maulani Hisam Ahyani Hisam Ahyani Hisny Fajrussalam Hobir Asyari Iim Ibrohim ilmi, irpan Ima Siti Mukarromah Imam Fauji Indah Wahyu Ningsih Indra Taupik Saleh Insan Nulyaman Iqbal Amar Muzaki Irawati, Dini Ismail, Shalahudin Isnaini, Nurul Azizatul Iwan Sanusi Jaenudin, Erik Jamal Jamal Jamil, Zamzam Lukmanul Jayawarsa, A.A. Ketut JOKO SETIONO Juhana, Hendri Kertayasa, Herdian Khambali, Khambali Khoeriyah, Yayah Komala, Ela Komala, Euis Kurnia Adam, Deden Kurnia, Asep Kusuma, Deni Tata Latuconsinah, Zainal Abidin Leo, Kardi M. Makbul Mahdi, Ahmad Mahmudin, Wildan Maman Maman Mamun Zahrudin Mamun Zahrudin Mansyur, Agus Salim Mappaenre, Andi Marlina, yuli Maspuroh Maspuroh Masruroh, Imas Maulana Restu, Yanto Mayasari, Annisa Meliana, Siska Miftahul Huda Mimin Tjasmini, Mimin Mirwan4, Mirwan4 Moh Yusuf Saepuloh Jamal Moh. Hifzul Muiz Mohamad Erihadiana, Mohamad Mohamad Yamin Mohammad Yamin, Mohammad Mohammed al-Azzani, Gamil Taher Ahmed Muaz Muaz Muaz, Muaz Mubarok, Mochamad Gilang Ardela muflihah muflihah Muh. Hasan Marwiji Muhammad Abdul Aziz Muhammad Hasan Basari Muhammad Maky Muhammad Syauqi Mubarok Muhammad Syauqi Mubarok, Muhammad Syauqi Muhammad Taufik MUHAMMAD TAUFIK Muhammad Tisna Nugraha, Muhammad Tisna Muhammad, Giantomi Muhibbin Syah Muhidin Muhidin Muhidin, R Marpu Muliawati, Teti Mumu, Mumu MUNASIR Munawaroh, Cucu Musthafa, Luqman Al-Hakim Mutmainah, Naeli Naeli Mutmainah Nahar, Agus Samsul Najili, Hakin Nasution, Ahmad Jaelani Ningsih, Nur Wahyu Ni’mawati Ni’mawati Nur Hidayat Nuraini, Yeni nurhadi, hafidin Nurhadianto Nurhadianto, Nurhadianto Nurhakim, Aam Nurhakim, Riki Rahman Nurti Budiyanti NURUL AZIZAH Oban Sobandi Pahrizal Palah Palahudin Palahudin Pauzi, Ali Roswan Polem, Muhammad Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahman, Adun Rahman, Asep Andi Ramayanti, Ani Ratnasari Ratnasari Riandiani, Ani Rida Nurfarida Riyan Nuryadin Rochman, Chaerul Rofiani, R Ruslandi, Ruslandi Rustandi, Feri Sabarudin, Mohammad Saefuddin, Asis Saepulmilah, Ceceng Saepurahman, Aji Saputri, Septia Nur Sari Sari Sartono Sartono, Sartono Satria Wiwaha, Rizzaldy Selamet Shalahudin Ismail Shalahudin Ismail Shalahudin Ismail Ismail Siswanto, Nopri Dwi Siti Julaeha Siti Nurmela Sofia Ratna Awaliyah Fitri Solahudin, Deni Solly Aryza Sugiana, Yusuf Suhartini, Andewi Suhendi, Saca Suhendri Sumringah, Mada Sunandar, Dikdik Supiana, Supiana Supiyardi Suzana Suzana Tahir Nubatonis Tamim, Ahmad Tarsono Tarsono Tatang Muh Nasir Tatang Sudrajat Taufik Mustofa Teti Nurhalizah Ujang Miftahudin Uwoh Saepuloh Wahyudin Wahyudin Warto, Priawon Cendra Winata, Koko Adya Wulandari, Reksahati Yanti Nurdiyanti Yasykur, Luthfi Yayat Hidayatulloh Yeti Haryati Yeti Heryati Yudi Yudi Yudiyanto, Mohamad Yuli Supriani Yulianti Yulianti, Ferina Yusuf Hidayat Yusuf, Iqbal Anggia Zahra Saifi, Ani Fatimah Zahrudin, Mamun Zezen Futuhal Aripin