p-Index From 2021 - 2026
18.431
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran International Journal of Nusantara Islam Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Islam Futura Jurnal Al-Tadzkiyyah Jurnal Pendidikan Islam PSYMPATHIC EDUKASI: Jurnal Pendidikan Islam Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Tadris Kimiya Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Al-Wijdan : Journal of Islamic Education Studies Edukasi: Jurnal Pendidikan Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Al Ishlah Jurnal Pendidikan Arabiyatuna : Jurnal Bahasa Arab Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Jurnal Pendidikan Islam Al-Hayat: Journal of Islamic Education Jurnal Ilmiah AL-Jauhari Jurnal Studi Islam dan Interdisipliner Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam At-Ta'dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam JPPI | Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Esteem Journal of English Study Programme Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Jurnal Pelita PAUD Jurnal Basicedu Jurnal Sains Sosio Humaniora Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) Misykat: Jurnal Ilmu-ilmu Al-QurÆan, Hadist, Syariah dan Tarbiyah Journal of Humanities and Social Studies JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Murobbi: Jurnal Ilmu Pendidikan Education and Human Development Journal Jurnal Pendidikan dan Konseling EDUTEC : Journal of Education And Technology Buana Ilmu Jurnal IKA PGSD : Ikatan Alumni PGSD UNARS Jurnal Educatio FKIP UNMA Jurnal Dirosah Islamiyah JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Asatiza: Jurnal Pendidikan Jurnal Paedagogy Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan, dan Hukum Islam FORUM PAEDAGOGIK Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) International Journal of Arabic Language Teaching IJALT Asyahid Journal of Islamic and Quranic Studies (AJIQS) Al-Mubin: Islamic Scientific Journal Didaktika: Jurnal Kependidikan Journal Corner of Education, Linguistics, and Literature Tarbiatuna: Journal of Islamic Education Studies International Journal of Social Service and Research Bulletin of Science Education Waniambey: Journal of Islamic Education Ensiklopedia: Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Saburai INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan International Journal of Social Science, Education, Communication and Economics Journal of Social And Economics Research Journal of Scientech Research and Development Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Basicedu Jurnal Sosial dan Sains International Journal of Education and Digital Learning (IJEDL) Cross-border Gunung Djati Conference Series Innovative: Journal Of Social Science Research TOFEDU: The Future of Education Journal Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam Fastabiq: Jurnal Studi Islam Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Islam International Journal of Nusantara Islam Nuansa: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Indonesian Journal of Interdisciplinary Islamic Studies (IJIIS) Jurnal Pendidikan Islam Indonesian Journal of Islamic Education Studies (INJURIES) Journal of Leadership, Management and Policy in Education Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah International Journal of Contemporary Sciences (IJCS) FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Jurnal Greenation Sosial dan Politik Jurnal Pelita PAUD Eduprof Journal of Islamic Education Edumaspul: Jurnal Pendidikan Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan dan Hukum Islam ABDUSSALAM: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Islam Edueksos: Journal Pendidikan Sosial dan Ekonomi Genta Mulia
Claim Missing Document
Check
Articles

KONSEP DASAR PENDIDIKAN MULTIKULURAL DALAM PERSPEKTIF ISLAM Ima Frima Fatimah; Uus Ruswandi; Eri Herdiana
FASTABIQ: JURNAL STUDI ISLAM Vol 2, No 1 (2021): FASTABIQ: Jurnal Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47281/fas.v2i1.42

Abstract

This article aims to analyze the basic concepts of multicultural education from an Islamic perspective. Multicultural education is an understanding of differences, tolerance, mutual respect among human beings. Islam as religion that applies to all mankind troughtout his life and the al quran as a guide for muslims contains multicultural values. The importance of multicultural education is expected to be a solution to the reality heterogeneity of religion, language, and culture. The research method used in this research is to use a qualitatif aprroach library research, by analyzing comprehensively the studies related to multicultural education in an Islamic perspektive. The result showed that Islam essentially teaches its folloers universal valuaes and flexibility in responding to the demands of growing era. Al quran teaches people to appreciate and respect equality of rights, religion, language, and culture so that there is a harmonious relationship, the growth of love among humans, because that is actually an important goal of multicultural education. Keywords: Education, Multicultural, and Islam.AbstrakArtikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep dasar pendidikan multikultural dalam perspektif Islam. Pendidikan multikultural merupakan pemahaman akan perbedaan, toleransi, rasa saling menghargai dan menghormati antar sesama manusia.  Islam sebagai agama yang berlaku untuk seluruh umat manusia sepanjang hidupnya dan Al Quran sebagai pedoman umat Islam di dalamnya terkandung nilai-nilai multikultural. Pentingnya pendidikan mulrikultural diharapkan menjadi solusi akan realitas masyarakat yang beragam dan berbudaya sebagai sebuah proses pengembangan potensi yang dapat menghargai pluralitas dan heterogenitas agama, bahasa dan budaya. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif studi pustaka, dengan menganalisis secara komprehensif kajian yang terkait dengan pendidikan multikultural dalam perspektif Islam. Hasil penelitian menunjukkan pendidikan multikultural dalam persepktif Islam secara esensial mengajarkan kepada manusia untuk bersikap egaliter, meskipun berbeda. Mampu membangun kepercayaan dengan pribadi yang berbeda suku, agama, bangsa, bahasa, dan lain-lain. Kemudian muncul perilaku saling menghargai satu sama lain, sebagai upaya untuk menghindari konflik dan pada gilirannya agar hidup berdampingan dengan saling peduli agar tercipta perdamaian di dunia.Keywords: Pendidikan, Multikultural, dan Islam.
Kajian Teoretis Tentang Kemampuan Bangsa Dalam Menghadapi Globalisasi Dalam Perspektif Anthony Giddens Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Islam Muhammad Syauqi Mubarok; Muhammad Taufik; Muhammad Ridwan Fauzi; Uus Ruswandi
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan bangsa dalam menghadapi globalisasi dalam perspektif Anthony Giddens dan relevansinya dengan Pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan (library research), dengan menggunakan metode penelitian analisis deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selain pada dimensi sosial politik, masyarakat indonesia cenderung tidak siap dalam mengahdapi fenomena globalisasi pada dimensi sosial ekonomi, dimensi sosial budaya, dimensi Pendidikan dan dimensi teknologi informasi dan komunikasi.
Isu-Isu Global dan Kesiapan Guru Madrasah Menghadapi Isu-Isu Global: Studi Kasus di Madrasah Aliyah Al-Huda Pameungpeuk Bandung Deni Solehudin; Mohamad Erihadiana; Uus Ruswandi
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-imperatif.v4i4.277

Abstract

Pendahuluan: Dampak globalisasi sebagai hasil dari kemajuan dalam bidang informasi merujuk pada pengaruh yang menyebar secara global. Keterbukaan terhadap aliran informasi yang melibatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam era globalisasi juga berdampak pada lingkungan dan Masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat kesiapan guru madrasah dalam menghadapi isu-isu global. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh guru Madrasah Aliyah Al-huda Pameungpeuk Kabupaten Bandung pada tahun 2022 sebanyak 32 orang guru. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah dengan teknik komunikasi tidak langsung dengan cara pengamatan terhadap kegiatan guru. Wawancara dengan media googleform. Teknik dan alat tersebut digunakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan guru-guru dalam menghadapi tantangan globalisasi. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukan kesiapan guru di MA Al-Huda Pameungpeuk sudah cukup baik dan siap dalam menghadapi isu-isu global. Kesiapan seorang guru baik fisik dan mental, kompetensi guru yang mencakup kemampuan, keterampilan dan pengetahuan akan teknologi menjadi faktor utama dalam mengikuti perkembangan globalisasi. Kesimpulan: Ketersediaan sarana dan prasarana dalam pelaksanaan pembelajaran daring utamanya kemudahan akses internet di MA Al-Huda Pameungpeuk telah tersedia dengan baik sebagai pendukung kegiatan proses pembelajaran dan meningkatkan kinerja guru dalam menghadapi isu-isu global.
The Internationalization of Taqwa Values in Framing Multicultural Education Maman Maman; Yanti Nurdiyanti; Uus Ruswandi
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2022): Islamic Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v5i3.2280

Abstract

Internalization of religious values ​is needed so that religion always becomes the spiritual, moral, and ethical foundation in the lives of individuals, society, nation, and state, while respect for the diversity of religious understanding and practice is intended to encourage moderate religious life. Taqwa is one of the essences of religion that guides a person in carrying out his life. This research is library research. The source of this research data is the 2019 Ministry of Religion Moderation Book of Religion as the basis for the study, as well as books and research results related to taqwa values ​and multicultural education. Data analysis used the Milles and Huberman technique which consists of data collection, data reduction, and data presentation to conclude. The actualization of taqwa is carried out in the form of carrying out all His commands and staying away from everything He forbids. The values ​​of taqwa manifest in the form; Maintain a relationship with Allah SWT (Hablum Minallah), maintaining relationships with fellow human beings (Hablum Minannas), Relationships with oneself, and Relationships with the environment. The forms of internalization of taqwa in multicultural education are carried out in several ways; 1) Internalization in the learning process 2) Internalization through example and 3) Internalization through class culture, culture, school, and family culture.
PERSPEKTIF ISLAM TENTANG KONSEP LIFE SKILLS EDUCATION Muhammad Syauqi Mubarok; Muhammad Taufik; Muhammad Ridwan Fauzi; Uus Ruswandi
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 07 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami Januari 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (964.24 KB) | DOI: 10.30868/ei.v4i07.67

Abstract

DESIGN, IMPLEMENTATION, AND EVALUATION OF PAI LEARNING (Research Study at Nurul Islam Karawang Integrated Quran Elementary School) Iqbal Amar Muzaki; Sofia Ratna Awaliyah Fitri; Aji Saepurahman; Uus Ruswandi
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i03.3969

Abstract

Evaluation or assessment is an integral part of the learning process. Evaluation is a component in the learning process carried out by applying several principles, namely continuity, comprehensive, cooperative, objective and practical.  Islamic Religious Education at the Integrated Quran Dasat School (SDQT) Nurul Islam consists of combining government curriculum subjects and Foundation and extracurricular curricula.  This study used two research methods.  Field Research  and Library Research. Therefore, this research is included in the qualitative research category. The results showed that the learning evaluation design process at the Nurul Islam Integrated Quran Elementary School (SDQT) refers to the principle of learning by applying formative and summative assessment patterns.
The Internationalization of Taqwa Values in Framing Multicultural Education Maman Maman; Yanti Nurdiyanti; Uus Ruswandi
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2022): Islamic Education
Publisher : Universitas Pesantren Kh Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v5i3.2280

Abstract

Internalization of religious values ​is needed so that religion always becomes the spiritual, moral, and ethical foundation in the lives of individuals, society, nation, and state, while respect for the diversity of religious understanding and practice is intended to encourage moderate religious life. Taqwa is one of the essences of religion that guides a person in carrying out his life. This research is library research. The source of this research data is the 2019 Ministry of Religion Moderation Book of Religion as the basis for the study, as well as books and research results related to taqwa values ​and multicultural education. Data analysis used the Milles and Huberman technique which consists of data collection, data reduction, and data presentation to conclude. The actualization of taqwa is carried out in the form of carrying out all His commands and staying away from everything He forbids. The values ​​of taqwa manifest in the form; Maintain a relationship with Allah SWT (Hablum Minallah), maintaining relationships with fellow human beings (Hablum Minannas), Relationships with oneself, and Relationships with the environment. The forms of internalization of taqwa in multicultural education are carried out in several ways; 1) Internalization in the learning process 2) Internalization through example and 3) Internalization through class culture, culture, school, and family culture.
TANTANGAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN PAI DI PERGURUAN TINGGI UMUM Herdian Kertayasa; Asep Andi Rahman; Uus Ruswandi; Bambang Samsul Arifin
BUANA ILMU Vol 8 No 2 (2024): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v8i2.7235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Tantangan Pengelolaan Pembelajaran PAI di Perguruan Tinggi Umum. Dalam visi PAI untuk Perguruan Tinggi disebutkan bahwa PAI bervisi menjadikan ajaran Islam sebagai sumber nilai dan pedoman yang mengantarkan mahasiswa dalam pengembangan profesi dan kepribadian Islami. Dalam dinamika pengelolaan pembelajaran PAI di Perguruan Tinggi harus diperkuat dengan strategi dan penguatan kebaragaman serta terbuka dalam teknologi informasi. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan pada metodologi yang menyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah manusia. Pada pendekatan ini, peneliti membuat suatu gambaran kompleks, meneliti kata-kata, laporan terinci dari pandangan responden, dan melakukan studi pada situasi yang alami. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan pembelajaran PAI harus merujuk kepada penguatan pemahaman agama berlandaskan Iman, Islam dan Ihsan. Pendekatan yang dapat digunakan dalam pengajaran dan pembelajaran PAI; pendekatan psikologis, sosio kultural, dan saintifik. Dari segi kutikulum, mahasiswa seharusnya diajarkan dan dibiasakan tidak hanya dengan materi-materi yang bersifat normatif-doktrinal-deduktif namun juga materi yang bersifat historis-empiris-induktif. Dalam mengadapi tantangannya seperti; banyaknya mahasiswa yang belum lancar membaca al-Qur’an, masih terkontaminasi pemahaman liar dari penggunan gadget, pergaulan di luar norma dan kesusilaan, berkenaan dengan alokasi waktu belajar yang 2 sks, dan menghadapi dunia global tentunya harus disiapkan secara utuh dengan penguatan nilai-nilai Islam dan karakter kebangsaan agar terciptanya pendidikan yang berkualitas dan keunggulan dalam menjawab tantangan zaman.
Analisis Kritik Terhadap Pelaksanaan Pembelajaran PAI di Sekolah Shalahudin Ismail Ismail; Asep Saepulmillah; Uus Ruswandi; Bambang Samsul Arifin
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jpi.v11i2.5901

Abstract

The purpose of this study was to analyze the implementation of Islamic Education learning in schools. The method used in this research is library research, where the author bases on data sources or references in the form of text from the opinions of experts that have been formulated in the form of books, journals, and others. The results show that the critical analysis in the implementation of Islamic Education learning in schools is that the level of concern of the teachers to present a good and systematic planning, implementation and evaluation of learning, and their level of expertise in their respective scientific disciplines is not sufficient to be able to design a learning concept. The solution in the implementation of effective Islamic education learning is that Islamic education teachers must have the ability to understand the characteristics and desires of their students through the use of various methods that can arouse student creativity so that they can be motivated to learn Islamic education. Also the teacher must be communicative so that it can adapt to the conditions of the students. The teacher must also provide opportunities for students to express opinions so that a learning process occurs which is not only a transfer of material from teacher to student but also a reciprocal process between the two.
The Readiness of Islamic Religious Education Teachers in Implementing the Merdeka Curriculum Taufik Mustofa; Agus Ruswandi; Ahmad Hapidin; Uus Ruswandi; Ferianto Ferianto; M Makbul
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 4 (2023): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i4.4557

Abstract

Despite the rollout of the Merdeka Curriculum, its adoption in some madrasas remains incomplete. This study explores the readiness of PAI (Islamic Religious Education) instructors in Madrasah Tsanawiyah and Madrasah Aliyah to implement the Curriculum Merdeka, focusing on the challenges posed by limited socialization opportunities and a general lack of motivation among teachers. Utilizing a qualitative research design, this study employed descriptive methodologies to gather insights. Data was collected through questionnaires from 36 respondents and analyzed using a systematic approach involving data reduction, data display, and verification processes. The findings reveal significant gaps in the readiness of PAI teachers to effectively implement the Curriculum Merdeka. Only 16.67% of teachers demonstrated a high level of awareness of the curriculum’s content. About 11.11% of the instructors showed a deep understanding of its fundamental principles and could distinguish it from the previous curriculum. Furthermore, only 16.67% had access to the necessary curriculum and learning documents, and a mere 11.11% possessed adequate learning resources to apply the Curriculum Merdeka effectively. This study underscores the need for enhanced training and resource allocation to ensure the successful adoption of the Curriculum Merdeka in madrasas.
Co-Authors 2Ayub Ahmad FA Aan Hasanah Abdullah, Rifki Abduloh, Agus Yosep Abdusalam, Agus Abu Hanifah Aceng Amrullah Acep Ruskandar Achmad Fauzi Fauzi Achmad Jaelani Adah Aliyah Ade Abdullah Sidiq Ade Anang ADI ROSADI Adrivat, Zul Aflah Azifa Alhak Agung Mardani Agus Ali Agus Nurdiana Agus Ruswandi Agus Salim Mansyur Agus Yosep Abduloh Ahmad Arif Baihaki Ahmad Hapidin Ahmad Husni Ahmad Sarbini Ahmad Sarbini, Ahmad Ahmad     Husni Hamim Aidil Akhyar Aisah, Heti Aji Saepurahman Aji Saepurahman Akhmad Faisal Al Fajar, Fahrurroji Firman al-Bahri, Adel Ahmed Ali Alam , Ika Purnama Alawi, Dindin Alhak, Aflah Azifa Alya Azzahra Furqon Amaly, Abdul Mun'im Amar Khatami Amarullah, Risal Qori Amet, Amet Amirudin, Ja’far Amrullah, Fiqih Andewi Suhartini, Andewi andry setiawan Andry Setiawan, Andry Anggia Yusuf, Iqbal Ani Fatimah Zahra Saifi Annisa Mayasari Anwar, Andi Saefulloh Ari Prayoga Arif Rahman Hakim Arif Rahman Hakim Arifin, Bambang Samsul Asep Bahria Asep Nursobah, Asep Asep Saepulmillah Asep Sopian Asep Supriyadi Asy'ari Asy'ari Asy'ari, Asy'ari Asyari, Hobir As’ad, Mahrus Atep Muhammad Lutfi Atik Rosanti Aulia Rahmi Aulia Salsabila Rachma Awaliyah, Siti Aini Latifah Azhar Lujjatul Widad Aziz, Asep Abdul Badrudin Baihaqi, Wildan Bambang Syamsul Arifin, Bambang Syamsul Basuki Basuki Chaerul Rochman Cucu Zenab Subarkah Dadun Abdul Kohar Dandy Sobron Muhyiddin Darojat, Jajat Dede Ahmad Ramdani Dede Indra Setiabudi Deden Heri Deden Kurnia Adam Dedi Junaedi Deni Solehudin Deni Sopiansyah Deny Setiawan Dian Nursyamsidawati Dian Wildan Dindin Alawi Dini Irawati Dion Dharmawan Dodo Suhada Dwi Ajeng Maulidya Makalao Eko Budi Prasetyo Elin Marliana Enoh Eri Hadiana Eri Herdiana Erni Susilawati Erwin Muslimin Euis Komala Eva Saufana Fadilah, Raden Muhamad Yasin Fahad Abdusomad Fathurrahman Fatimah, Ima Frima Fauzi, Rai Ahmad Fauziah, Nadia Kurnia Feri Rustandi Ferianto Ferianto Fiqih Amrullah Firdaus, Janatun Fitri Handayani Fitri Meliani Fitri, Sofia Ratna Awaliyah Ghufran Akbar Giantomi Muhammad Gozali Habibie, Dienha Hadiana, Eri Hadiana, M. Eri Hadiansah, Hadiansah Haditsa Qur'ani Nurhakim Hafid Hafid, Hafid Hafidin Nurhadi Handayani, Dita Harkit Rahmawati Harmanto Raharjo Harsing, Harsing Hasan Basri Hasan Basri Hasbiyallah Hasbiyallah Hasbiyallah, Hasbiyallah Hendri Juhana Herdian Kertayasa Herdiana, Yayan Herniawati, Ani Heti Aisah Heti Aisah Hidayat Aji Permana Hidayatullah, Ajat Syarif Hikmah Maulani Hisam Ahyani Hisam Ahyani Hisny Fajrussalam Hobir Asyari Iim Ibrohim ilmi, irpan Ima Siti Mukarromah Imam Fauji Indah Wahyu Ningsih Indra Taupik Saleh Insan Nulyaman Iqbal Amar Muzaki Irawati, Dini Iska Fatmawati Islahiah, A’idatul Ismail, Shalahudin Isnaini, Nurul Azizatul Isti Khomah Jaenudin, Erik Jamal Jamal Jamil, Zamzam Lukmanul Jayawarsa, A.A. Ketut JOKO SETIONO Juhana, Hendri Kertayasa, Herdian Khoeriyah, Yayah Komala, Ela Kurnia Adam, Deden Kurnia, Asep Kusuma, Deni Tata Latuconsinah, Zainal Abidin Leo, Kardi M. Makbul M. Shalahuddin Mahdi, Ahmad Mahmudin, Wildan Maman Maman Mamun Zahrudin Mamun Zahrudin Mappaenre, Andi Marlina, yuli Maspuroh Maspuroh Masruroh, Imas Maulana Restu, Yanto Maulidya Makalao, Dwi Ajeng Mayasari, Annisa Meliana, Siska Miftahul Huda Mimin Tjasmini, Mimin Mirwan4, Mirwan4 Moh Yusuf Saepuloh Jamal Moh. Hifzul Muiz Mohamad Erihadiana, Mohamad Mohamad Yamin Mohammad Ridwan Mohammad Yamin, Mohammad Mohammed al-Azzani, Gamil Taher Ahmed Muaz Muaz Muaz, Muaz Mubarok, Mochamad Gilang Ardela Muh. Hasan Marwiji Muhammad Abdul Aziz Muhammad Hasan Basari Muhammad Maky Muhammad Miqdad Arromy Muhammad Syauqi Mubarok Muhammad Syauqi Mubarok, Muhammad Syauqi Muhammad Taufik MUHAMMAD TAUFIK Muhammad Tisna Nugraha, Muhammad Tisna Muhibbin Syah Muhidin Muhidin Muhidin, R Marpu Muliawati, Teti Mulyadi Mulyadi Mumu, Mumu MUNASIR Munawaroh, Cucu Mutmainah, Naeli Naeli Mutmainah Nahar, Agus Samsul Naih Nurjanah Najili, Hakin Ni’mawati Nina Indriana Ningsih, Nur Wahyu Nur Hidayat Nuraini, Yeni nurhadi, hafidin Nurhakim, Aam Nurhakim, Riki Rahman Nurobiyanto Nurti Budiyanti NURUL AZIZAH Oban Sobandi Pahrizal Palah Palahudin Palahudin Pauzi, Ali Roswan Polem, Muhammad Qiqi Yuliati Zaqiah, Qiqi Yuliati Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahman, Adun Rahman, Asep Andi Ramayanti, Ani Ratnasari Ratnasari Rida Nurfarida Ridwan Fauzi, Muhammad Riyan Nuryadin Rochman, Chaerul Rofiani, R Ruslandi, Ruslandi Sabarudin, Mohammad Saefuddin, Asis Saepurahman, Aji Sahliah Sahliah Sally Badriya Hisniati Sanusi, Iwan Sari Sari Sari, Yuni Purnama Sartono Sartono, Sartono Satria Wiwaha, Rizzaldy Selamet Shalahudin Ismail Shalahudin Ismail Shalahudin Ismail Ismail Siswanto, Nopri Dwi Siti Julaeha Siti Nurmela Siti Nurmela Sofia Ratna Awaliyah Fitri Solahudin, Deni Solehuddin Syaf Sugiana, Yusuf Suhartini, Andewi Suhendi, Saca Suhendri Sumringah, Mada Sunandar, Dikdik Supiana, Supiana Supiyardi Suzana Suzana Tahir Nubatonis Tamim, Ahmad Tarsono Tarsono Tatang Muh Nasir Tatang Sudrajat Taufik Mustofa Teti Nurhalizah Ujang Miftahudin Uwoh Saepuloh Wahyudin Wahyudin Warto, Priawon Cendra Widia Yusuf, Ilham Agustian Winata, Koko Adya Wulandari, Reksahati Yanti Nurdiyanti Yasykur, Luthfi Yayat Hidayatulloh Yeti Haryati Yeti Heryati Yudi Yudi Yudiyanto, Mohamad Yuli Supriani Yulianti Yulianti, Ferina Yusuf Hidayat Yusuf, Iqbal Anggia Zahrudin, Mamun Zezen Futuhal Aripin