Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Hukum Terhadap Tindak Pidana Korupsi: Studi Kasus Putusan No. 86/Pid.Sus-Tpk/2022/Pn.Jkt.Pst Dan Implikasinya Terhadap Perekonomian Negara Flugencius Janssen Willyams; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini berfokus pada analisis tindak pidana korupsi berdasarkan Putusan No. 86/Pid.Sus-TPK/2022/PN.Jkt.Pst, yang memberikan gambaran tentang kompleksitas kasus korupsi dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia. Korupsi, yang sering kali muncul akibat lemahnya sistem pengawasan dan budaya permisif, tidak hanya menguras keuangan negara tetapi juga menciptakan ketidakadilan sosial dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk memahami bagaimana sistem hukum menangani pelaku korupsi dan sejauh mana efektivitasnya dalam menciptakan efek jera. Hasilnya menyoroti pentingnya reformasi dalam sistem pengawasan keuangan negara dan penegakan hukum yang lebih tegas untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
KRIMINALISASI DAN STIGMATISASI TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA NARKOTIKA: PENDEKATAN KRIMINOLOGI DAN HUKUM PIDANA DI INDONESIA Ilham Fathir Arifuddin; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas kebijakan hukum pidana di Indonesia terhadap pelaku tindak pidana narkotika, khususnya pengguna, serta bentuk dan dampak stigmatisasi sosial yang mereka alami setelah menjalani proses hukum. Meskipun Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika membuka ruang bagi rehabilitasi, implementasinya masih sangat terbatas dan pendekatan represif lebih dominan. Pengguna narkotika cenderung dipidana tanpa mempertimbangkan faktor sosial dan psikologis yang melatarbelakanginya. Selain itu, stigmatisasi sosial menyebabkan mereka kesulitan untuk kembali diterima di masyarakat. Oleh karena itu, pendekatan kriminologi ditawarkan sebagai alternatif penanganan yang lebih humanis dan efektif, dengan menekankan rehabilitasi, reintegrasi sosial, dan dekriminalisasi secara selektif. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual.
PERLIDUNGAN HUKUM TERHADAP PEDAGANG KAKI LIMA BARANG BEKAS (LOAK) DALAM BERTRANSAKSI Moh. Kabul Arpin Siregar; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembegalán terjadi karena adanya kesempatan yang didapatkan oleh pembegal, pembegalan biasanya dilakukan di tempat sepi, seperti dijalanan sepi yang terjadi di Bundaran Pondok Indah Tahun 2018, pembegalan sepeda balap Cervelo S2 seharga 80 juta yang melibatkan 6 pelaku begal. Sepeda seharga puluhan juta rupiah yang di begal di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Akibat perbuatannya, kelima pelaku pembegalan terancam Pasal 365 KUHP Tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman 9 tahun penjara. Sumber (Tempo begal sepeda di pondo indah tahun 2018). Keterlibatan pedagang barang bekas loak di Pasar Kebayoran Lama Jakarta Selatan, dikarenakan pedagang membeli sepeda tersebut dengan harga Rp.1.000.000 dan menjual kembali, tampa mengetahui asal usul barang tersebut. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kejahatan pembegalan, Faktor, Faktor Pendidikan, Faktor Lingkungan, Faktor Pekerjaan dan Faktor Narkoba. Upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk menanggulangi tindak pidana penadahan yang dilakukan oleh pedagang barang bekas adalah dengan melakukan pencegahan sebelum dilakukannya transaksi terhadap barang bekas, seperti memeriksa kelengkapan identitas suatu barang, menanyakan asal usul barang, dan tidak bertransaksi pada malam hari atau tempat tersembunyi.  
PENGARUH FAKTOR SOSIAL EKONOMI TERHADAP TINGKAT KRIMINALITAS DI KOTA METROPOLITAN Hudi Yusuf; Selfiana Zanudin
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 Mei (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap tingkat kriminalitas di kota metropolitan, dengan fokus pada wilayah Jakarta dan sekitarnya. Latar belakang penelitian didasarkan pada tingginya angka kriminalitas di kawasan urban yang diduga erat kaitannya dengan ketimpangan ekonomi, pengangguran, dan rendahnya tingkat pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis data sekunder dari Badan Pusat Statistik dan Kepolisian selama periode 2018–2023, serta analisis regresi linier untuk menguji hubungan antara variabel sosial ekonomi dan tingkat kriminalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenjangan ekonomi, tingkat pengangguran, dan kemiskinan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan angka kriminalitas, sementara pertumbuhan ekonomi yang merata cenderung menurunkan tingkat kejahatan. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan multidimensi yang mengintegrasikan perbaikan sosial ekonomi dan penegakan hukum untuk menekan angka kriminalitas di kota metropolitan.
Analisis Kriminologi terhadap Kejahatan Pembajakan Produk Berbasis Hak Paten di Indonesia Hudi Yusuf; Tarsisius Tukijan
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 Mei (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas kejahatan pembajakan produk berbasis hak paten di Indonesia melalui pendekatan kriminologi struktural dan kritis. Kejahatan ini bukan sekadar pelanggaran hukum administratif, melainkan bentuk white-collar crime yang mencerminkan ketimpangan dalam sistem perlindungan kekayaan intelektual. Di tengah pertumbuhan inovasi teknologi dan ekonomi berbasis pengetahuan, pembajakan hak paten terjadi akibat lemahnya penegakan hukum, kompleksitas birokrasi, dan dominasi korporasi besar atas sumber daya produksi dan hukum. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif yuridis-normatif serta analisis pustaka terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, jurnal akademik, dan laporan advokasi masyarakat sipil. Temuan menunjukkan bahwa pembajakan hak paten berdampak luas secara ekonomi meliputi hilangnya potensi royalti, disinsentif terhadap riset dan pengembangan dan secara sosial, seperti marginalisasi inventor kecil serta menurunnya kepercayaan terhadap sistem hukum. Perspektif kriminologi kritis menggarisbawahi bahwa pembajakan ini difasilitasi oleh struktur hukum yang timpang dan keberpihakan negara terhadap kapital. Oleh karena itu, reformasi regulasi, peningkatan kapasitas institusi hukum, dan penguatan perlindungan bagi inventor independen menjadi urgensi utama. Penelitian ini merekomendasikan strategi berbasis keadilan inovatif untuk menciptakan sistem perlindungan paten yang lebih adil, transparan, dan berkelanjutan.
PENERAPAN TEORI TEORI KRIMINOLOGI DALAM SISTEM KONTROL SOSIAL Achmad Faried; Hudi Yusuf
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 Mei (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan cepat di lingkungan perkotaan memberikan efek besar pada meningkatnya angka kejahatan dan kerumitan sosial. Tulisan ini membahas penerapan berbagai teori kriminologi dalam sistem pengawasan sosial dengan mengandalkan empat pendekatan utama: Teori Strain, Teori Labeling, Teori Kontrol Sosial, dan Teori Pembelajaran Diferensial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sumber kejahatan dalam lingkungan perkotaan, menyoroti hubungan antara teori-teori kriminologi dan peristiwa tersebut, serta menilai seberapa efektif penerapannya dalam sistem kontrol sosial yang formal maupun informal. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, ditemukan bahwa meski teori-teori ini memberikan landasan teoritis yang menyeluruh, pelaksanaannya sering kali terhalang oleh faktor struktural, stigma sosial, kelemahan institusi sosial, dan keterbatasan dalam sumber daya. Dengan demikian, penggabungan pendekatan teori dengan kebijakan publik yang berorientasi pada keadilan sosial dan pendekatan restoratif menjadi langkah krusial dalam membangun kontrol sosial yang efisien dan berkelanjutan.
ANALISIS KRIMINOLOGIS TERHADAP PERKEMBANGAN PERJUDIAN ONLINE DI INDONESIA Domu Sama Ria Tumanggger; Hudi Yusuf
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 Mei (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perjudian adalah tindakan atau aktivitas mempertaruhkan uang. Perjudian merupakan bentuk hiburan. Berjudi mempertaruhkan uang atau barang berharga pada suatu peristiwa dengan harapan mendapatkan keuntungan berupa uang atau barang lainnya. Berkembangnya teknologi, juga mempengaruhi bentuk dan jenis perjudian. Dahulu bentuk perjudian seperti adu ayam, adu sapi, permainan kartu dan permainan dadu, kini telah berkembang mengikuti perkembangan teknologi. Judi hari ini bisa dilakukan melalui online.  Perjudian online di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat meskipun dilarang secara hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena perjudian online dari perspektif kriminologi, khususnya dengan pendekatan kriminologi kritis. Penelitian mengidentifikasi faktor-faktor penyebab tingginya minat terhadap perjudian online, termasuk aspek ekonomi, sosial, serta lemahnya pengawasan digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) dan analisis konten untuk memahami fenomena perjudian online di Indonesia dari sudut pandang kriminologis. Diperlukan pendekatan multidisipliner dalam penanggulangan perjudian online yang melibatkan teknologi, edukasi publik, serta reformasi regulasi. Analisis data dilakukan secara deskripsi kualitatif. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan mengapa, bagaimana, dan siapa yang terlibat dalam perilaku judi online, serta dampak sosial dan strategi pencegahan yang dapat diterapkan. Hal tersebut menunjukan pertumbuhan perjudian online sangat cepat dan massif di Indonesia. Kemudahan akses dan anonimitas menjadi faktor kunci yang menyebabkan masyarakat lebih mudah tergoda dan tidak merasa sedang melakukan tindak kriminal secara langsung. Media sosial berperan besar dalam penyebaran dan promosi, serta lemahnya penegakan hukum dan regulasi membuat judi online semakin berkembang pesat saat ini. Dibutuhkan program rehabilitasi dan edukasi publik serta undang-undang khusus yang mengatur perjudian digital secara komprehensif untuk menekan perjudian online di Indonesia.
KRIMINOLOGI LINGKUNGAN DAN UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP: STUDI KASUS PAGAR LAUT DI TANGERANG Wine Firza Wibowo; Hudi Yusuf
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 Mei (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena pemasangan pagar laut di wilayah pesisir Tangerang sejak 2016 menimbulkan kontroversi yang kompleks, tidak hanya dalam konteks perizinan administratif, tetapi juga dalam bingkai kejahatan lingkungan struktural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis praktik reklamasi dan pemagaran wilayah pesisir yang dilakukan tanpa Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan tanpa partisipasi masyarakat terdampak. Temuan menunjukkan bahwa pagar laut tidak hanya merusak ekosistem mangrove dan mengganggu keseimbangan ekologi laut, tetapi juga menghambat akses nelayan terhadap wilayah tangkapan tradisional, sehingga memicu krisis sosial-ekonomi dan memarjinalkan komunitas pesisir. Dalam kerangka green criminology, praktik ini dikategorikan sebagai corporate environmental crime yang terjadi karena kolusi atau kelalaian negara dalam melindungi hak-hak ekologis warganya. Penelitian ini menyoroti pentingnya keadilan ekologis dan partisipasi masyarakat dalam setiap proses pembangunan, serta mendorong reformasi kebijakan lingkungan yang lebih inklusif dan akuntabel. Hasil studi menegaskan bahwa kejahatan lingkungan harus dipahami bukan hanya sebagai pelanggaran hukum formal, tetapi juga sebagai bentuk ketidakadilan struktural yang menuntut intervensi multidisipliner untuk mewujudkan keberlanjutan dan keadilan sosial di kawasan pesisir.
FAKTOR PENYEBAB TINDAK PIDANA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA: PERSPEKTIF KRIMINOLOGI STRUKTURAL DAN PILIHAN RASIONAL Eva Monalisa; Hudi Yusuf
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 Mei (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab terjadinya tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) melalui perspektif kriminologi struktural dan pilihan rasional. KDRT merupakan salah satu bentuk kejahatan yang kerap tersembunyi dan tidak dilaporkan, meskipun memiliki dampak serius baik secara fisik maupun psikis. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengkaji data sekunder dari dokumen hukum, literatur, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pemicu KDRT meliputi sikap patriarki, ketidakmampuan mengendalikan emosi, perselingkuhan, masalah ekonomi, perjudian, serta penyalahgunaan narkoba. Perspektif kriminologi struktural memandang KDRT sebagai akibat dari struktur sosial yang timpang dan budaya patriarki yang mengakar, sementara perspektif pilihan rasional memandang pelaku KDRT sebagai individu yang mempertimbangkan untung rugi dari setiap tindakannya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya pencegahan KDRT memerlukan pendekatan yang komprehensif, baik dari sisi hukum maupun edukasi sosial, untuk membangun kesadaran dan memutus rantai kekerasan di dalam keluarga.
PERAN KRIMINOLOGI DALAM PENEGAKAN HUKUM DAN KEADILAN: STUDI KASUS PENEMBAKAN BOS RENTAL MOBIL OLEH OKNUM TNI Neneng Sofiati; Hudi Yusuf
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 Mei (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran kriminologi dalam memahami dan menganalisis kasus kekerasan oleh aparat negara, dengan fokus pada insiden penembakan terhadap seorang pengusaha rental mobil oleh oknum anggota TNI di Jawa Tengah pada tahun 2024. Kasus ini menjadi representasi dari bentuk state crime, yaitu kejahatan yang dilakukan oleh agen negara yang didukung oleh kelemahan sistem hukum dan pengawasan internal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang dikombinasikan dengan teori kriminologi kritis, kontrol sosial, labeling, dan cultural criminology. Hasil analisis menunjukkan bahwa tindakan kekerasan aparat tidak hanya bersumber dari motif individual, melainkan juga dari struktur institusional yang tertutup, budaya maskulinitas militer, serta minimnya akuntabilitas publik. Penelitian ini merekomendasikan reformasi sistem peradilan militer, pembentukan lembaga pengawas independen, serta penerapan pendekatan keadilan restoratif sebagai upaya pencegahan dan pemulihan. Dengan menempatkan kriminologi sebagai alat analisis multidimensional, studi ini menekankan pentingnya integrasi perspektif sosial, hukum, dan moral dalam menata ulang sistem keadilan yang lebih setara dan manusiawi di Indonesia. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat supremasi sipil dan perlindungan hak asasi manusia dalam sistem hukum nasional.
Co-Authors A M Naitul Jaya Kusuma Abidah Ardelia Ghaisani Achmad Faried Adib Wajih Al-Irfani Adib Wajih Alirfani Aghis Rufaida Agnia Nabilla Gitamelia Agung Praptono Agus Sofyan Aisyah Meidian Sulaeman Albert Setiawan Waruwu Aldy Widhana Alfemba Ramadhan Alfiah Aulia Ali Zakariya Alpi Sahrin Alpiah Handayani Kembaren Amalia Dwi Yanti Amanda Amalia Putri Anastasya Yuliarta Simamora Andi Ahmad Munajat Andreas Hutajulu Andreras Jengkui Nofrianto Liefofid Angelina Saraswaty Anisa Anisa Anisa Anisa Anwar Kholis Aquino C M D Santos Arfin flori Artemisya Christian Aryani, Reni Asdenia Sellya Ilham Mustopa Atinus laia Audrey Aulia Putri Ayu Lestari Bayu Stiawan Bintatar Artadewa Maratua Pardede Calvin harmon kamil Chika Chrystofel Babys Cindy Yuli Wandita Daris Andalusia Daysiah Nur Fathli Tanjung Deni Saputra Deva Wira Pramudya Devy Widya Arum Dhika Fauzi Saputra Diah Ayu Zalsa Bilah Dian Sita Hapsari DINI GUSDIAN Diva Clarisa Putri Domu Sama Ria Tumanggger Dorteis Yenjau Dwi Nurmayanti dwi, Dwiyanti utami Dwiyanti Utami Efraim Elu Elisa Umami Elok Triyo Kusumo Elzan Syahza Stesia Ramadhani Endy Mahenda Suhendra Eriska Tiara Rosa Mayora Ester Vania Silalahi Eva Monalisa Evri Daud Fachry Ramadhan Fahmi Rahmatullah Fathiyah Rizkiyatun Nisa Fidelis Kevin Yudhistira Fifi Defianti Flugencius Janssen Willyams Framesti Janah Ocktaviani Frans Marzuki Fredy Agustono Frengky Desiroto Friska Larasati George Mason Ghina Nurjannah Gibran febryano Ginanjar Ginanjar Gomulia Oscar Hafid Ramadhon Haniv Aulia Harry Yusuf Adegdaha Laksana Harun Kim Matthew Hasan Haripin Heidy Andriani Helmin Porang Timori Hemestiana Matilda Sun Henry Afrillo Heri Mudjiyono Ilham Fathir Arifuddin Ina Lestari Ishak Hasian Jabbar Nur Davi Jeremy Miracle Joshua Moang Leo Alberto Dela Cruz Jovanca Stiffany Ineke Kevin Adhitya Herawan Kevin Pierre Armando Leatemia Krisna Nur Alfian Siswanto Kumpul Sianturi Kurnaen Kurnaen Kusnanto Lalu Apriliansah Lia Lestiani Lie Amat Linzy Maylika Husna Liwanto Hosman Lusiana Luvi Andiansyah Markus Taena Maruba Manurung Marusaha Simarmata Matthew Saputra Anando Pinistar Simamora Moh. Kabul Arpin Siregar Mokhmad Anton Hermawan Eka Putra Muhamad Afandimunir Muhammad Andre Marcelleno Genadi Muhammad Attar Rabbiefashya Muhammad Fahrudin Abisyfa Muhammad Ikhsan Muhammad Kamarulzaman Satria MUHAMMAD YUSUF Muhammad Yusuf Fauzi Nabila Jauharah Nabila Rinjani Sayidatun Nisa Nadia Putri Irawan Nadila Fitriyani Nathania Pattipeilohy Nayla Nur Salsabila Neneng Sofiati Noferlius Gulo Nofianus Elu Noval Sulaiman Nurfitri Fathonah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurul Fitria Hapsari Mamesah Oki Purnomo Ollcyalliztacyra Baktinadi Pareres, Supratono Karel Paska Richardo Situmorang Pesman Laia Petrus Ruben Kolgigon Phokus Rilo Pambudi Prasya Putri Ramadhani Putri Apri Amanda Rafi Thalita Ridha Fajri Rafika Pudya Agustini Rafles Dioniki Rafles Rionaldo Dioniki Rafly Maulana Akbar Rahul Kristian Sitompul Raimundus Uhe Hurint Randiha Divaresky Rati Rati Regita Citrazalzabilla Ria Fitriah Riand Foreman Napa Rifky Syahputra Rifky Syaputra Rio Dewa Angga Rr Savita Helena Affandy Rr. Savita Helena Affandy Sabrina Widagdo Sadiidaa Az Zahrah An Nahl Salsabila Ananda Nurhaliza Sampe Hermanto Sarah Putri Rahmawati Sebastian Nayaka Arella Taufano Selfiana Zainuddin Selfiana Zanudin Selvin Nazara Sofyan Manullang Sonny V Tulung Sri Ariany Sebahi Sri Susanti Stefanus Mardjuki Sudrajat Sudrajat sudrajat Suhendar, Uus Supratono Karel Pareres Syahril Syafiq Corebima Tarsisius Tukijan Tika Julaika Tira Tira Tota Roganda Siahaan Tri Wani Andini Triana Khaidira Tukijan Tukijan Uus Suhendar Veronica Sarah Vincentia Audia Kirana Putri Vini Andita Vini Novilia Vira Ayu Maysela Weriza Ulfah Wihelmus Asal Brahi Kamis Willy Yohanes Wine Firza Wibowo Wulan Dwita Yayang Naelu Rohmah Yeremias Leto, Pankrasius Yohanes Jonianus Taek Yohannes Don Bosco Ketty Rasong Yolanda Manurung Yoseph Ratu Mbasa Yosua Rony Yougi Yulianto Yudho Akbar Ramadhan Yulianus Frayen Febro Arto Zahra Destu Mulyani Zefanya Basania Zicove Sitanggang Zixy Mahar Nurtias