Articles
Gambaran Faktor Risiko Kejadian Stroke di RSHS Bandung Periode Januari 2015 Desember 2016
;
Amalia, Lisda;
Suwarman, S
Jurnal Neuroanestesi Indonesia Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : https://snacc.org/wp-content/uploads/2019/fall/Intl-news3.html
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (436.553 KB)
|
DOI: 10.24244/jni.vol7i3.18
Latar Belakang dan Tujuan: Stroke merupakan masalah kesehatan di dunia yang menjadi penyebab kematian kedua tertinggi. Epidemiologi pasien stroke berdasarkan faktor risikonya masih sangat bervariasi dan belum ada data yang melaporkan di Jawa Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor risiko kejadian stroke. Subjek dan Metode: Penelitian ini menggunakan studi desain deskriptif dengan rancangan potong lintang. Data diambil secara retrospektif dengan metode total sampling dari rekam medis pasien stroke di bangsal neurologi RSUP Dr. Hasan Sadikin periode Januari 2015Desember 2016 yang memenuhi kriteri inklusi dan eksklusi.Hasil: Didapatkan 1044 subjek terdiri dari 486 laki-laki dan 558 perempuan. Kelompok usia 55-64 tahun (33,3%), pendidikan tamat SD (45,3%), dan tidak bekerja (56,4%) merupakan prevalensi tertinggi dari subjek yang diteliti. Stroke iskemik memiliki prevalensi lebih tinggi dibandingkan stroke perdarahan dengan lokasi sistem karotis lebih tinggi (89,6%) dibandingkan sistem vertebrobasilar (10,4%). Faktor risiko tertinggi yaitu hipertensi. Simpulan: Insidensi pasien stroke lebih tinggi terjadi pada wanita, kelompok usia tua, pendidikan rendah, dan tidak bekerja. Kasus pasien stroke iskemik lebih sering terjadi dibandingkan dengan stroke perdarahan dengan lokasi sistem karotis lebih banyak dibandingkan sistem vertebrobasilar. Hipertensi merupakan faktor risiko paling sering mengakibatkan stroke.Profile of Stroke Risk Factors in Hasan Sadikin General Hospital Bandung During January 2015December 2016Background and Objective: Stroke is an important health issue causing the second most death worldwide. Epidemiology of stroke patients based on risk factors is highly variable without data to report regarding risk factors of stroke in West Java. Aim of this study is to find out profile of stroke risk factor.Subject and Method: This study is a descriptive study with cross section design. Data acquired retrospectively with total sampling method from medical records of stroke patients in Hasan Sadikin General Hospital from January 2015December 2016 that fulfills inclusion criteria and exclusion criteria.Result: Obtained 1044 subjects consisted of 486 males and 558 females. Subjects with age 5564 years old (33.3%), elementary school graduate (45.3%), and no occupation (56.4%) were the highest prevalence of studied subject. Ischaemic stroke had higher prevalence than haemorrhagic stroke with carotid system (89.6%) higher than vertebrobasilar (10.4%). Highest risk factor were hypertension. Conclusion: Incidence of stroke patients are higher in women, older age group, low education, and no occupation. Ischaemic stroke case patients were found more often than haemorrhagic stroke with carotid system more than vertebrobasilar system. Hypertension is the most common risk factor causing stroke.
Pengaruh Model Guided Discovery Learning dengan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMPN 12 Bekasi
Sari Lingga Buana, Yunan
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta Volume 6, Nomor 1, Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika jenjang Magister, FMIPA, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21009/jrpmj.v6i1.29023
The purpose of this study was to determine the effect of guided discovery learning model with Indonesian realistic mathematics education approach on students' creative thinking ability. This research method is a quasi-experiment method with posttest only control group design. The sampling technique used cluster random sampling so that the samples obtained were VII.A and VII.C classes. The data collection technique used a description test of students' creative thinking skills. Data analysis was carried out twice, namely before and after the research was conducted. Based on the results of hypothesis testing using t-test with a significance level of α = 0.05 it shows that the average creative thinking ability of students in the experimental class is higher than the average creative thinking ability of students in the control class. The value of the influence with Cohen's effect size shows a percentage of 66%. Based on the results of the study, it can be concluded that there is an effect of the application of the guided discovery learning model with an Indonesian realistic mathematics education approach on the creative thinking skills of students at SMP Negeri 12 Bekasi. Translated with DeepL.com (free version)
Kemampuan Berpikir Kreatif di Indonesia : Sebuah Kajian Literatur
Utomo Aji, Singgih
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta Volume 6, Nomor 1, Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika jenjang Magister, FMIPA, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21009/jrpmj.v6i1.29025
Creative thinking is one of the HOT skills that students in Indonesia are required to have. The reality in the field states that there are quite a few students whose creative thinking abilities are not honed in learning mathematics at school. This research aims to determine the concept of creative thinking and the application of creative thinking skills in Indonesia. This research is a Systematic Literature Review (SLR) research. Of the 18 articles obtained and reviewed, it is stated that creative thinking is a person's ability to obtain various new and original ideas or ideas to find solutions to problems so as to obtain several other alternative answers. The trend of research in Indonesia is to focus on creative thinking using an open ended approach.
Integrasi Computational Thinking dalam Pengembangan Media Pembelajaran melalui Konstruktivisme: computational thinking, media pembelajaran, kontruktivisme
yuliana, rosa
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta Volume 6, Nomor 1, Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika jenjang Magister, FMIPA, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21009/jrpmj.v6i1.29027
Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengembagan media pembelajaran berbasis computational thinking melalui konstruktivisme. Proses pengembangan media pembelajaran ini sangat dibutuhkan bagi pendidik dalam menyampaikan pesan atau materi dalam proses pembelajaran agar terasa lebih menarik dan tidak membosankan bagi peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah SLR ( Systematic Literature Review). Peneliti menggumpulkan berbagai artikal atau jurnal nasional yang terkait dengan tema yang dibahas. Dari hasil penelitian ini diperoleh dua hal yang terpenting dalam pengembangan media pembelajaran matematika yang pertama adalah konten materi pembelajaran dari media tersebut yang kedua adalah terkait dengan penyajian visualisai dari media tersebut baik dari tampilan, audio dan tulisan dari media pembelajaran tersebut. Konstruktivisme semua pengetahuan dapat dikonstruksikan (dibangun) untuk meningkatkan pengetahuannya melalui pengalaman atau proses evaluasi pembelajaran sebelumnya. Berdasarkan analisis data yang dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran sangatlah penting dalam proses pembelajaran matematika di kelas. Dengan penggunaan media pembelajaran matematika berbasis computational thinking melalui konstruktivisme sebagai media pembelajaran peserta didik mampu menciptakan suasana proses pembelajaran yang menarik dan membangun suasan baru dalam aktivitas proses pembelajaran matematika.
Studi Literatur: Pemilihan Media Pembelajaran Matematika untuk Siswa Sekolah Menengah Atas
Cahyani, Adinda
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta Volume 6, Nomor 1, Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika jenjang Magister, FMIPA, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21009/jrpmj.v6i1.290238
One of the factors that determine the success of learning mathematics is the learning media used. Learning media can help students to make abstract math understandable to students. In addition to media, meaningful learning is learning that is tailored to the cognitive development of students. The research method used in this research is Systematic Literature Review (SLR). Data collection was carried out by documenting and reviewing all articles related to mathematics education from 2010 to 2020. A total of 20 accredited national and international journal articles were used in this study, which were obtained from Google Scholar, Research Gate, SINTA, Scopus, and Taylor & Francis. Based on this research, it was found that learning media can help students to make abstract mathematics more concrete. In addition, meaningful learning is learning that is tailored to students' cognitive development. The use of learning media in accordance with the cognitive level of high school students is one of the alternatives to learning mathematics, such as the use of interactive multimedia, edpuzzle interactive media, and the use of geogebra learning media to help abstract concepts become concrete so that they are understood by students. It is expected that teachers in delivering material by utilizing and using learning media to improve student learning outcomes in learning
IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH DASAR
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 10 No 1 (2023): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Untuk memahami implementasi aktual program di sekolah luar biasa dan variabel yang memfasilitasi dan menghambat implementasinya, penelitian tentang gerakan literasi sekolah sangat penting. Metodologi kualitatif deskriptif adalah teknik penelitian yang digunakan. Kepala sekolah, guru kelas, ABK yang ada di sekolah dasar dijadikan sebagai subjek penelitian. Temuan studi menunjukkan bahwa di sekolah dasar, guru kelas melaksanakan program literasi untuk siswa berkebutuhan khusus dimulai dari tahap pembiasaan, yaitu membacakan buku pelajaran 15 menit sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Guru atau pendamping anak berkebutuhan khusus membacakan dengan suara keras atau membantu mereka memahami apa yang dibacakan dengan menggunakan ekspresi wajah dan gerakan tangan. Setelah tahap pembiasaan, tahap pembelajaran yang merupakan perluasan dari dua tahap pertama, dilanjutkan dengan tahap pengembangan. Setiap kelas memiliki area baca di mana siswa dapat mengakses bahan bacaan mereka. Kata Kunci: ABK, Literasi, Sekolah Dasar
PEMBERDAYAAN GURU DARI INSTITUSI
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 10 No 1 (2023): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Pucangan1 Kartasura dengan tujuan untuk mengetahui upaya institusi atau sekolah dalam memberdayakan guru. Peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif di dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan secara alamiah (natural setting). Dari hasil penelitian pemberdayaan guru di SD Negeri Pucangan 1 Kartasura dapat menunjukkan bahwa: 1) Guru di SD Negeri Pucangan 1 Kartasura melakukan pemberdayaan diri dengan cara mengikuti pelatihan, seminar, dan beberapa guru di SD Negeri Pucangan 1 Kartasura memberdayakan diri dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi; 2) SD Negeri Pucangan 1 Kartasura melengkapi fasilitas yang ada di sekolah sebagai upaya memberdayakan guru; 3) SD Negeri Pucangan 1 Kartasura memberikan kebebasan terhadap guru dalam menggunakan strategi, metode, kretivitas dan inovasi pada proses pembelajaran; 4) SD Negeri Pucangan 1 Kartasura menampung aspirasi yang dikemukakan oleh guru, sehingga guru menyelesaikan tugas yang diberikan dengan penuh tanggung jawab. Keterlibatan Institusi atau sekolah dalam pemberdayaan guru sangat penting karena institusi atau sekolah merupakan wadah bagi guru untuk mentransfer ilmu pengetahuan, perkembangan peserta didik dan sekolah menjadi lebih baik. Memberikan ruang pada guru untuk berkembang dan mengekspresikan kemampuannya membuat mutu yang dimiliki seorang guru semakin meningkat.
PENGARUH MEDIA SOSIAL TIK TOK TERHADAP PERILAKU SISWA KELAS TINGGI SD NEGERI 03 BANJARHARJO KEBAKKRAMAT KARANGANYAR
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 10 No 1 (2023): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) Apakah yang dimaksud dengan media sosial tik tok, (2) Bagaimana perilaku siswa kelas tinggi di SD Negeri 03 Banjarharjo Kebakkramat Karanganyar, (3) Apakah ada pengaruh media sosial tik tok terhadap perilaku siswa kelas tinggi SD Negeri 03 Banjarharjo Kebakkramat Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 68 siswa yang ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu media sosial tik tok, sedangkan variabel dependennya yaitu perilaku siswa. Teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara, observasi, dan menggunakan angket/ kuesioner. Uji prasyarat terdiri dari uji normalitas dan uji linieritas. Setelah data normal dan linier kemudian dilanjutkan dengan analisis akhir. Analisis data penelitian menggunakan regresi linier sederhana, koefisien determinasi dan uji T. Berdasarkan hasil analisis pada penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh yang signifikan antara media sosial tik tok terhadap perilaku siswa kelas tinggi dengan hasil penelitian diperoleh thitung > ttabel (15,804 > 2,024), maka Ha diterima dan HO ditolak. (2) Persentase sumbangan pengaruh media sosial tik tok terhadap perilaku siswa kelas tinggi yaitu sebesar 86,8%. Hal ini menunjukkan bahwa 86,8% perilaku siswa kelas tinggi dipengaruhi oleh media sosial tik tok, sedangkan 13,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.
PENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA MEMBACA PERMULAAN MELALUI STRATEGI BIMBINGAN LANGSUNG PADA SISWA KELAS 1 SEKOLAH DASAR
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 10 No 1 (2023): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah melalui model pembelajaran strategi bimbingan langsung dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 di SD. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan dengan menggunakan strategi bimbingan langsung. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas 1 dengan jumlah siswa 22 orang. Lokasi penelitian adalah di SD Kartasura. Tekhnik pengumpulan datanya dengan observasi, dan tes. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil observasi guru dan siswa pada penelitian ini rata- rata sudah berada pada kategori baik. Penelitian ini menunjukkan, (1) Untuk perencanaan pembelajaran dengan strategi bimbingan langsung dilakukan dengan persiapan berupa rencana pelaksanaan pembelajaran, metode, strategi dan media berupa rancangan sumber bacaan melalui lembar teks. (2) Implementasi strategi bimbingan langsung telah meningkatkan pembelajaran membaca siswa, sehingga suasana pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, (3) Hasil pembelajaran dengan strategi bimbingan langsung telah mampu meningkatkan kemampuan membaca permulaan. Hal ini dibuktikan dengan hasil tes pada siklus satu dengan nilai rata-rata kelas yaitu 68,2% atau berada pada kategori cukup. Pada siklus dua siswa sudah mengalami peningkatan nilai rata-rata kelas yaitu 90,9% atau berada pada kategori sangat baik.
PENERAPAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS VI SD
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 10 No 1 (2023): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Media adalah alat penghubung yang mampu menghubungkan atau mengkomunikasikan. Karenanya, media adalah sesuatu yang penting bagi kelancaran proses pembelajaran. Media juga merupakan alat untuk memberikan perangsang bagi siswa. Media gambar berperan penting pada kegiatan proses pembelajaran, pesan yang disampaikan melalui media gambar melalui indera penglihatan. Media gambar menjadi sarana pembelajaran untuk penyampaian materi dari guru kepada siswa yang bertujuan untuk memudahkan siswa memahami materi, mengingat-ingat isi materi yang dijelaskan oleh guru, menambah wawasan siswa, membantu minat siswa untuk mengikuti pembelajaran serta memfasilitasi aktivitas dalam proses pembelajaran. Penelitian ini membahas penerapan media gambar untuk meningkatkan hasil belajar IPA. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain penelitian model Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian dilaksanakan di SD. Subjek penelitian melibatkan 20 siswa, 11 Laki-laki dan 9 Perempuan. Hasil belajar yang diperoleh dari pra siklus, siklus I, dan siklus II adalah terdapat peningkatan. Selama siklus I nilai rata-rata yang diperoleh 75.25 dan ketuntasan klasikal 75% meningkat dari ketuntasan klasikal pra siklus. Sedangkan pada siklus II dengan nilai rata-rata 85.50 dan ketuntasan klasikal yang menunjukkan angka 90%. Dalam hal ini, dapat dikatakan tercapainya tujuan media gambar dalam meningkatkan hasil belajar siswa di SDN 011 Sungai Salak SD.